Sumsel, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2026 di wilayah Sumatera Selatan, Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. Susnadi, S.I.K. mengikuti kegiatan Apel Kesiapsiagaan dan Penutupan Pelatihan Pencegahan serta Penanggulangan Karhutla yang diselenggarakan oleh Polda Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergitas antarinstansi guna mengantisipasi dan menangani potensi kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi saat musim kemarau di wilayah Sumatera Selatan. Apel kesiapsiagaan diikuti oleh personel gabungan dari unsur Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, serta berbagai stakeholder terkait lainnya. Dalam kegiatan tersebut, personel Satbrimob Polda Sumsel turut menunjukkan kesiapan peralatan dan kemampuan personel yang telah mengikuti pelatihan pencegahan serta penanggulangan Karhutla. Kehadiran Dansat Brimob Polda Sumsel menjadi wujud dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kapasitas personel dalam menghadapi potensi bencana Karhutla tahun 2026. Satuan Brimob Polda Sumsel siap mendukung langkah-langkah preventif maupun penanganan cepat di lapangan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan, guna meminimalisir dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan. Melalui kegiatan apel kesiapsiagaan dan penutupan pelatihan ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat mampu meningkatkan koordinasi, profesionalisme, serta respons cepat dalam menghadapi situasi darurat Karhutla, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA-22-Mei-2026- Seorang pria asal Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, diamankan anggota Unit Intel Kodim 0719/Jepara setelah diduga mengaku sebagai personel Badan Intelijen Negara (BIN). Tindakan tersebut dilakukan menyusul laporan warga yang merasa resah atas aktivitas pria tersebut. Pria yang diketahui bernama Ngadiran alias Aji itu diamankan di kediamannya pada Kamis (21/5/2026). Proses pengamanan berlangsung tanpa perlawanan. Perwira Seksi Intelijen Kodim 0719/Jepara, Lettu Inf. Devi Norma J.T., S.T., menjelaskan bahwa pihaknya menerima aduan masyarakat mengenai adanya seseorang yang sering mencatut nama BIN dalam aktivitas sehari-hari. “Setelah menerima laporan, kami melakukan pendalaman dan pengecekan identitas. Dari hasil awal ditemukan indikasi penggunaan identitas yang tidak sesuai,” ungkap Devi Jumat (22/5/2026). Tim Intel Kodim kemudian bergerak menuju lokasi tempat tinggal yang bersangkutan untuk melakukan klarifikasi. Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sejumlah atribut berlogo BIN yang diduga digunakan oleh pria tersebut. Menurut Devi, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian terkait penanganan kasus tersebut. Namun hingga kini proses hukum belum dapat dilanjutkan karena belum ada laporan resmi dari korban yang dirugikan secara langsung. “Karena belum ada pihak yang membuat laporan sebagai korban, unsur pidananya masih perlu didalami lebih lanjut,” katanya. Kodim 0719/Jepara mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai anggota lembaga negara maupun aparat tertentu tanpa dapat menunjukkan identitas resmi. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan tindakan serupa yang berpotensi menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.(Wely)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Sebuah peristiwa duka berupa tindakan bunuh diri terjadi di Kontrakan 12 Pintu, Jalan Sasonoloyo Gang Wiraswasta 1, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, pada Kamis (21/5/2026) malam. Namun, di tengah musibah ini, kehadiran dan langkah cepat Babinsa Raden Intan dari Koramil 410-04/TKT menjadi sorotan utama. Babinsa tidak hanya sigap mengamankan lokasi, tetapi juga menunjukkan pendekatan humanis yang menenangkan warga. Kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB, ketika korban bernama Diah Nor Indah Sari (25) warga Desa Bumi Sari, Kec. Natar, Lampung Selatan, ditemukan meninggal dunia di kamar kontrakannya. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga nekat mengakhiri hidup karena cekcok dengan pacarnya, Nauval, yang gagal mengantarnya menghadiri interview pekerjaan. Begitu menerima laporan, Babinsa Raden Intan bergerak cepat. Bersama unsur TNI lainnya dari Danpos Way Halim, beliau langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengambil langkah-langkah strategis: 1. Pengamanan TKP Secara Cepat: Babinsa langsung mengamankan lokasi untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan serta menjaga keutuhan barang bukti sebelum tim Inafis Polresta Bandar Lampung tiba. 2. Koordinasi Lintas Sektor: Dengan sigap, Babinsa menghubungi dan berkoordinasi dengan aparat terkait, Camat Way Halim, Lurah Gunung Sulah, serta linmas setempat. Sinergi ini memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur. 3. Pendampingan Keluarga dan Saksi: Babinsa turut mendampingi penjaga kontrakan (M. Yusuf) dan pacar korban (Nauval) saat dimintai keterangan, memastikan mereka mendapatkan perlindungan dan tidak mengalami tekanan psikologis lebih lanjut. 4. Pengumpulan Barang Bukti yang Tepat: Bersama aparat kepolisian, Babinsa membantu memastikan barang bukti berupa KTP, handphone korban, serta tali plastik yang digunakan dikelola dengan baik untuk proses hukum dan autopsi. Hingga pukul 20.45 WIB, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Jenazah korban saat ini berada di RS Bhayangkara menunggu kedatangan pihak keluarga untuk proses autopsi. Babinsa Raden Intan terus berada di lokasi hingga situasi benar-benar pulih, memberikan rasa aman bagi warga sekitar. “Kehadiran Babinsa sangat membantu. Beliau tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menenangkan warga yang kaget dan sedih. Kami melihat langsung profesionalisme TNI di lapangan,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya. Komandan Kodim 0410/KBL melalui jajaran Koramil 410-04/TKT memberikan apresiasi tinggi kepada Babinsa Raden Intan. “Ini bukti nyata bahwa Babinsa adalah garda terdepan dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, bahkan dalam situasi darurat sekalipun. Cepat, tepat, dan humanis,” demikian isi apresiasi yang disampaikan secara internal. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com, Aparat kewilayahan dari Koramil 410-04/TKT, Serma Selamet (Babinsa Kalibalau Kencana), menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Jumat dini hari (22/05/2026), Serma Selamet turut serta memonitoring langsung aksi penggerebekan tempat praktik prostitusi terselubung (open BO) oleh warga di wilayah Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian. Penggerebekan berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah kos milik Bapak Izul, yang beralamat di Jalan P. Antasari Gang Waru 1, RT 01 LK 3, Kelurahan Kalibalau Kencana. Aksi warga ini dipicu oleh keresahan masyarakat terhadap aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Dalam kegiatan tersebut, Serma Selamet bertindak tidak hanya sebagai pengamat, tetapi juga sebagai pengendali lapangan yang memastikan proses penggerebekan berjalan tanpa anarkis. Kehadirannya memberikan rasa aman bagi warga yang bertindak, sekaligus mencegah terjadinya main hakim sendiri. Babinsa Serma Selamet juga aktif berkoordinasi langsung dengan aparat terkait lainnya di lokasi kejadian. Berkat kecepatan dan ketenangan Serma Selamet dalam memonitoring situasi, seluruh proses pengamanan dan evakuasi terduga pelaku dapat berlangsung kondusif. Tidak terjadi benturan berarti antara warga dan pihak yang digerebek. Dari penggerebekan tersebut, warga bersama aparat yang hadir berhasil mengamankan lima orang terduga, terdiri dari: · Empat orang perempuan yang diduga sebagai pekerja open BO. · Satu orang laki-laki yang diduga sebagai mucikari atau pelanggan. Kelima terduga berikut barang bukti langsung dibawa ke Polsek setempat (Polsek Tkt) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berikut identitas keempat wanita yang diamankan: 1. Aquila Rahma (TTL: Gisting, 01-11-2005), alamat Tanggamus. 2. Dewi Inriyani (TTL: Bakauheni, 03-05-1996), alamat Bakauheni, Lampung Selatan. 3. Sastri Hapsari (TTL: Kota Agung, 24-04-2003), alamat Desa Suoh, Kota Agung. 4. Liana Wati (TTL: Tanjung Karang, 05-10-1994), alamat Enggal, Bandar Lampung. Dalam kegiatan monitoring ini, Serma Selamet didampingi oleh unsur aparat terkait (sebagai pengganti istilah Bhabinkamtibmas), serta tokoh masyarakat setempat, yaitu: · Kepala Lingkungan (Kaling) 3 · Ketua RT 01 LK 3 · Warga setempat Kerja sama yang solid antara Babinsa, aparat terkait, dan warga menjadi kunci suksesnya penggerebekan ini tanpa menimbulkan korban maupun eskalasi konflik. Situasi Terkini Hingga berita ini dirilis, suasana di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Serma Selamet masih berada di lapangan bersama unsur terkait untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan dari kejadian tersebut. Pihak kepolisian saat ini terus mendalami kasus ini lebih lanjut. Kodim 0410/KBL mengapresiasi langkah cepat dan sigap Serma Selamet beserta aparat terkait dan warga Kalibalau Kencana yang telah bahu-membahu menjaga lingkungan dari praktik maksiat dan gangguan ketertiban umum. (Agus)
Bekasi – Bidik-kasusnews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0507/Kota Bekasi resmi ditutup di lapangan Bola Eraska, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Kamis (21/5/2026). Penutupan dilakukan oleh Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno. Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, yang dibacakan oleh Danpusterad pada upacara penutupan, disampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan TMMD yang berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026. Program tersebut dinilai berhasil mencapai target sasaran fisik maupun nonfisik berkat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai unsur pendukung lainnya. “Kolaborasi ini menjadi kunci utama yang memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” bunyi amanat tersebut. Penghargaan juga diberikan kepada personel Satgas TMMD, pemerintah daerah, mitra TNI AD, masyarakat, hingga insan media yang turut berperan dalam menyukseskan program melalui semangat gotong royong dan sinergi tanpa batas. Pada pelaksanaan TMMD Ke-128 di wilayah Kodim 0507/Kota Bekasi, sejumlah sasaran fisik berhasil diselesaikan sesuai kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi pengecoran jalan sepanjang 823,3 meter, pembangunan drainase sepanjang 913 meter menggunakan u-ditch ukuran 40 x 40 cm, rehabilitasi 15 unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan 5 titik fasilitas air bersih, serta pembangunan 5 unit MCK. Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai program nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di antaranya penanganan stunting melalui pemberian 200 paket sembako serta penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan kelompok tani lele sepanjang 500 meter. Program unggulan TMMD juga disinergikan dengan berbagai program TNI AD lainnya seperti penghijauan, pembersihan fasilitas umum dan fasilitas sosial, pembangunan sanitasi, serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berlangsung di Kota Bekasi, tetapi juga dilaksanakan secara simultan di 46 kabupaten/kota lainnya sebagai bentuk dukungan TNI AD terhadap percepatan pembangunan nasional, khususnya di wilayah pedesaan, terpencil, dan daerah dengan karakteristik khusus. Tema TMMD Ke-128 tahun ini, “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” dinilai menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat. Menutup amanatnya, Kasad mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan merawat seluruh hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui program TMMD. “Dengan merawatnya bersama-sama, kita memastikan bahwa sarana tersebut tidak hanya bermanfaat hari ini, tetapi juga dapat dinikmati oleh generasi penerus di masa depan,” tutup amanat tersebut. Turut hadir dalam upacara tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi, Pangdam Jaya, Wakil Wali Kota Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Kota, serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bekasi. Hadir pula usur pemerintah Daerah, tamu undangan, dan warga masyarakat setempat. (Agus)
Bidik-kasusnews.com – Bandar Lampung Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat kembali menunjukkan peran penting TNI dalam mendukung program kemanusiaan dan pelayanan sosial. Hal tersebut tampak saat Babinsa Kelurahan Kampung Baru Koramil 410-06/KDT Kodim 0410/KBL, Kopka Ferdi Sopyansah, melakukan monitoring penyaluran bantuan beras bagi warga Kecamatan Labuhan Ratu, Kamis (21/5/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor Kelurahan Kampung Baru Raya mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai. Bantuan beras dari Dinas Sosial Kota Bandar Lampung tersebut disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat dari sejumlah wilayah di Kecamatan Labuhan Ratu. Dalam kegiatan itu, Kopka Ferdi bersama aparat pemerintah setempat turut memastikan proses distribusi bantuan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Kehadiran Babinsa dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran serta kondusivitas selama penyaluran bantuan berlangsung. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Labuhan Ratu, Lurah Kampung Baru, kepala lingkungan, para ketua RT, serta warga penerima bantuan. Selain melakukan pengawasan, Babinsa juga aktif berinteraksi dan berdialog langsung dengan masyarakat guna memastikan tidak ada kendala dalam proses penerimaan bantuan sosial tersebut. “Kami ingin memastikan bantuan dari pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Kehadiran kami juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung,” ujar Kopka Ferdi di sela kegiatan. Warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang dinilai aktif membantu masyarakat serta hadir langsung dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Komandan Kodim 0410/KBL melalui laporan Ba Jaga Koramil 410-06/KDT turut memberikan apresiasi atas dedikasi Babinsa dalam mendampingi kegiatan sosial di wilayah binaannya. Monitoring kegiatan kemanusiaan disebut sebagai bagian dari tugas Babinsa dalam membantu pemerintah daerah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam menghadapi berbagai persoalan sosial. Kegiatan penyaluran bantuan beras tersebut berlangsung lancar dan ditutup dalam suasana aman serta penuh kebersamaan. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com, Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., menghadiri kegiatan Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda Sumsel Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dirangkaikan dengan pembacaan Pengendalian Hasil Audit (PHA), Kamis (21/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Mapolda Sumsel tersebut dipimpin oleh jajaran Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sumsel dan dihadiri para pejabat utama, kepala satuan kerja, serta Kapolres jajaran di lingkungan Polda Sumatera Selatan. Audit kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan sebagai bagian dari mekanisme pengawasan internal Polri untuk memastikan pelaksanaan program kerja, administrasi, serta penggunaan anggaran berjalan sesuai prosedur dan prinsip akuntabilitas. Dalam taklimat akhir tersebut, tim audit memaparkan hasil pemeriksaan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di masing-masing satuan kerja. Selain itu, pembacaan PHA dilakukan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut guna meningkatkan kualitas tata kelola organisasi di lingkungan Polda Sumsel. Kombes Pol. Susnadi menyampaikan bahwa audit kinerja memiliki peran penting dalam memperkuat disiplin organisasi, meningkatkan tertib administrasi, serta mendorong profesionalisme personel dalam menjalankan tugas kepolisian. “Melalui audit kinerja ini diharapkan seluruh personel semakin meningkatkan tanggung jawab pelaksanaan tugas, memperkuat tertib administrasi, dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, hasil audit juga menjadi sarana evaluasi yang konstruktif dalam memperbaiki sistem kerja serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lingkungan Satuan Brimob Polda Sumsel. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar sebagai bentuk komitmen Polri Presisi dalam membangun institusi yang profesional, modern, transparan, dan terpercaya di tengah masyarakat. (Agus)
Amuntai – Bidik-kasusnews.com – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan edukatif bertajuk “Polisi Sahabat Anak” yang dilaksanakan di Mapolres HSU, Kamis (21/05/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 Wita tersebut berlangsung penuh keceriaan dan antusiasme anak-anak yang hadir mengikuti rangkaian edukasi dari personel Sat Lantas Polres HSU. Kegiatan Polisi Sahabat Anak dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres HSU IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd bersama personel Unit Kamsel Sat Lantas Polres HSU. Program ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun kedekatan emosional dengan anak-anak melalui pendekatan yang humanis, edukatif dan menyenangkan. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diberikan pemahaman tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas melalui metode belajar sambil bermain. Personel Sat Lantas mengenalkan berbagai rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan yang aman, pentingnya menggunakan helm, hingga pengenalan dasar tertib berlalu lintas sejak usia dini. Selain menerima materi edukasi, para peserta juga diajak berkeliling lingkungan Polres HSU untuk mengenal tugas dan fungsi kepolisian secara langsung. Anak-anak tampak antusias saat diperkenalkan dengan kendaraan patroli milik Polres HSU serta berbagai perlengkapan yang digunakan anggota kepolisian dalam menjalankan tugas sehari-hari. Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para personel Sat Lantas berinteraksi secara ramah dengan anak-anak sehingga tercipta suasana yang menyenangkan dan tidak menegangkan. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan anak-anak dapat memandang polisi sebagai sahabat yang melindungi, mengayomi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa program Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu bentuk pembinaan kepada generasi muda sejak usia dini agar memiliki karakter disiplin, peduli dan taat terhadap aturan. “Program Polisi Sahabat Anak ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak sejak dini, khususnya mengenai disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Kami ingin membangun kedekatan emosional agar anak-anak merasa aman dan nyaman dengan kehadiran polisi,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Lebih lanjut disampaikan bahwa pendidikan keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak sangat penting sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Dengan pengenalan sejak dini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sadar hukum, disiplin dan memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri maupun orang lain. Kegiatan Polisi Sahabat Anak di Polres HSU berlangsung dengan aman, tertib dan penuh semangat. Polres HSU berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. (Agus)
Amuntai – Bidik-kasusnews.com – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat menghadapi kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Bersubsidi (GPM), Kamis (21/05/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman TK Putera Darma RT 1 Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat. Gerakan Pangan Murah Bersubsidi ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten HSU melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskuperindag) Kabupaten HSU bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten HSU. Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.30 Wita hingga selesai dan berjalan dengan aman, tertib, serta lancar berkat dukungan seluruh pihak terkait. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Perdagangan Diskuperindag Kabupaten HSU Rosiyanah, S.T., M.M., mewakili Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten HSU. Selain itu hadir pula Kabid Distribusi dan Cadangan Ketahanan Pangan Rahman Hakim, S.T., mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten HSU, Plh Camat Banjang Ahmad Ma’rifatullah, S.STP., M.IP, Kapolsek Banjang yang diwakili Bhabinkamtibmas Briptu Abdul Wahid Muzakir, Babinsa Pratu Jatmiko, Kepala Desa Pulau Damar Abdul Halim, aparatur desa, serta masyarakat penerima bantuan. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan kesempatan membeli bahan pokok bersubsidi dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga pasar. Paket kebutuhan pokok yang dijual antara lain minyak goreng 2 liter dan gula pasir 2 kilogram dengan harga Rp60.000,- per paket, serta paket bawang merah dan bawang putih dengan harga Rp15.000,-. Selain itu, tersedia pula berbagai produk UMKM lokal binaan Diskuperindag Kabupaten HSU berupa aneka cemilan khas daerah. Sebanyak kurang lebih 500 kupon bantuan dari Diskuperindag dan 200 kupon bantuan sembako dari Dinas Ketahanan Pangan dibagikan kepada masyarakat Desa Pulau Damar. Kehadiran program ini dinilai sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, khususnya menjelang momentum HBKN yang biasanya diiringi kenaikan harga sejumlah bahan pokok di pasaran. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh setiap program pemerintah daerah yang bertujuan membantu masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten HSU. “Polres HSU bersama jajaran siap mendukung dan mengamankan seluruh kegiatan pemerintah daerah yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Gerakan Pangan Murah Bersubsidi ini merupakan langkah nyata dalam membantu warga menghadapi kebutuhan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional sekaligus upaya pengendalian inflasi daerah,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menambahkan bahwa kehadiran personel Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas pengamanan, namun juga memastikan kegiatan pelayanan publik berjalan aman, nyaman, dan tepat sasaran. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat. Kegiatan Gerakan Pangan Murah Bersubsidi (GPM) berakhir sekitar pukul 12.25 Wita dalam situasi yang kondusif. Masyarakat Desa Pulau Damar mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di wilayah mereka pada kesempatan mendatang. (Agus)
HSU – Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka meningkatkan pemahaman hukum serta memperkuat disiplin dan profesionalisme anggota Polri, Tim Bidang Hukum (Bidkum) Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi Hukum kepada personel Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (21/5/2026) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Jananuraga Polres HSU dan diikuti oleh jajaran personel Polres maupun Polsek. Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.30 Wita dan dibuka secara resmi oleh Waka Polres HSU KOMPOL Sony F.L. Gaol, S.E., M.M. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran Polres HSU, para penyidik dan penyidik pembantu, serta anggota Polres dan Polsek jajaran Polres HSU. Tim penyuluhan hukum dari Bidkum Polda Kalsel dipimpin langsung oleh KOMPOL Muhammad Fitriansyah selaku Ketua Tim bersama anggota tim lainnya. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan hukum terkait Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana serta materi mengenai peningkatan disiplin dan kepatuhan anggota Polri terhadap aturan internal guna menghindari pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri (KKEP). Dalam sambutannya, Waka Polres HSU menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan penyuluhan hukum tersebut. Menurutnya, pembinaan hukum kepada personel sangat penting sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri agar semakin profesional, humanis dan memahami perkembangan regulasi hukum yang berlaku. Penyampaian materi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan, khususnya terkait implementasi UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana yang menjadi salah satu dasar penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan hukum ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman personel terhadap aturan hukum dan etika profesi kepolisian. Menurutnya, personel Polri dituntut tidak hanya profesional dalam bertugas, namun juga harus memahami aspek hukum secara menyeluruh agar dapat menjalankan tugas secara tepat dan bertanggung jawab. “Dengan adanya penyuluhan hukum ini diharapkan seluruh personel Polres HSU semakin memahami aturan perundang-undangan yang berlaku serta meningkatkan disiplin dan kepatuhan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Hal ini penting guna mencegah terjadinya pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri,” ujar IPTU Asep Hudzainur menyampaikan pernyataan Kapolres HSU. Ia juga menambahkan bahwa Polres HSU terus berkomitmen melakukan pembinaan internal secara berkelanjutan guna mewujudkan institusi Polri yang Presisi di tengah masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan seluruh personel mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga marwah institusi Polri. (Agus)