Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Sinergi aparat kewilayahan kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 410-02/Teluk Betung Selatan bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bandar Lampung. Mereka bergerak cepat membersihkan tumpahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang membahayakan pengguna jalan di Jalan Wan Abdurrahman, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Selasa (13/1/26) siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 WIB, setelah Babinsa setempat, Serka Nanang, menerima laporan dari warga mengenai adanya cairan licin yang menyebar di badan jalan. Setelah dilakukan pengecekan langsung, diketahui solar tumpah akibat kebocoran pada bagian bawah mobil tangki BBM yang melintas di kawasan tersebut. Tumpahan solar tidak hanya menggenang di satu titik, namun mengalir sepanjang kurang lebih 100 meter dan menutupi dua jalur lalu lintas utama. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor, karena berpotensi menyebabkan kecelakaan akibat jalan menjadi licin. “Solar yang tumpah di jalan raya sangat berisiko. Selain membahayakan pengguna jalan, juga berpotensi mencemari lingkungan dan menimbulkan bahaya lanjutan jika terkena sumber panas,” ujar Serka Nanang di lokasi kejadian. Menyadari urgensi situasi tersebut, Babinsa segera berkoordinasi dengan Dinas Damkar Kota Bandar Lampung. Tak berselang lama, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan membawa perlengkapan pembersihan yang diperlukan. Proses pembersihan dilakukan secara terpadu antara personel Babinsa dan Damkar. Selain membersihkan solar menggunakan bahan penyerap dan semprotan air, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas sementara guna memastikan keselamatan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi. Setelah kurang lebih satu jam penanganan, pembersihan tumpahan solar dinyatakan selesai pada pukul 14.15 WIB. Kondisi jalan kembali normal dan aman untuk dilalui kendaraan. Warga sekitar menyampaikan apresiasi atas respons cepat aparat. Mereka menilai langkah sigap tersebut berhasil mencegah potensi kecelakaan lalu lintas yang bisa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil. Dalam laporan resmi kepada Dandim 0410/KBL dengan tembusan Pasi Intel Dim 0410/KBL, dijelaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam penanganan tumpahan solar tersebut merupakan bagian dari tugas kewilayahan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Tindakan cepat ini mencerminkan komitmen TNI AD, khususnya Babinsa, dalam hadir di tengah masyarakat serta bersinergi dengan instansi terkait demi menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” demikian disampaikan dalam laporan tersebut. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Warga binaan beragama Kristen di Rumah Tahanan Negara Jepara mengikuti kegiatan ibadah rohani setiap Selasa dan Sabtu yang berlangsung di Gereja Sion Rutan Jepara. Kegiatan ibadah ini dipimpin oleh Pendeta dari Jepara serta Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Jepara sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan penguatan iman warga binaan. Dalam kesempatan ini ibadah dipimpin oleh Pendeta Siswanto, beliau menekankan bahwa iman tidak hanya sebatas pemahaman, tetapi harus diwujudkan melalui perbuatan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak warga binaan untuk tidak hanya mengetahui kebaikan, tetapi juga setia melakukannya. “Jika kita sudah mengerti tentang kebaikan tetapi tidak melakukannya, maka itu adalah dosa,” tegas Pendeta Siswanto dalam penyampaian firman Tuhan. Ibadah diikuti dengan penuh antusias oleh warga binaan Kristiani. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pujian, doa bersama, hingga renungan firman Tuhan, berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini menjadi sarana refleksi diri serta motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki sikap dan perilaku selama menjalani masa pembinaan. Petugas Rutan menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan secara rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual warga binaan, sekaligus pemenuhan hak beribadah sesuai dengan keyakinan masing-masing. Melalui kegiatan ini diharapkan warga binaan dapat menanamkan nilai-nilai kebaikan dan menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat. Kegiatan ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, bersama para pementor memberikan pengarahan dan bimbingan kepada peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini menjadi pembekalan dan evaluasi bagi pemagang di Rutan Jepara. Tidak terasa peserta magang telah melaksanakan kegiatan magang di Rutan Jepara selama kurang lebih dua bulan, evaluasi yang berkelanjutan perlu dilakukan untuk menilai kedisiplinan, kinerja, serta perkembangan kompetensi peserta. Dalam arahannya, Renza Maisetyo menekankan bahwa program magang merupakan kesempatan penting untuk membentuk karakter dan etos kerja. “Manfaatkan masa magang ini sebagai sarana belajar dan mengembangkan diri. Junjung tinggi integritas, kedisiplinan, serta patuhi seluruh aturan yang berlaku di lingkungan Rutan Jepara,” tegasnya. Selain pengarahan dari Kepala Rutan, para pementor turut memberikan bimbingan teknis terkait alur kerja, pembagian tugas, serta standar operasional prosedur (SOP) yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh peserta magang. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai keamanan dan ketertiban sebagai bagian penting dalam lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, yang mencerminkan antusiasme peserta magang dalam mengikuti program ini. Interaksi tersebut diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik antara peserta magang dan jajaran Rutan Jepara. Melalui kegiatan pengarahan dan bimbingan ini, diharapkan peserta magang Kemenaker mampu menjalani program magang dengan optimal, memperoleh pengalaman kerja yang nyata, serta meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sebagai bekal memasuki dunia kerja di masa depan. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
Kuningan, Bidik-kasusnews.com – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke mata air Telaga Remis dan Telaga Nilem di Desa Cikalahang, Kabupaten Kuningan, Selasa (13/1/2026). Sidak dilakukan bersama Pemerintah Desa Cikalahang dengan pendampingan Badan Bantuan Hukum (BBKH) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Cirebon. Langkah ini diambil untuk meninjau langsung kondisi mata air sekaligus menindaklanjuti pemanfaatan sumber daya air oleh PDAM Tirta Kemuning, khususnya menyangkut aspek legalitas perizinan pengambilan air serta dampaknya terhadap ketersediaan air bagi masyarakat desa. Di lokasi, tim BBWS melakukan pemeriksaan debit air, kondisi fisik mata air, serta lingkungan sekitarnya. Selain itu, dilakukan pencocokan pemanfaatan air di lapangan dengan ketentuan regulasi yang berlaku. Kuwu Desa Cikalahang, Kusnan, menegaskan bahwa pemerintah desa tidak menolak pemanfaatan air untuk kepentingan umum, namun menuntut kejelasan hukum dan transparansi pengelolaan. “Kami tidak anti terhadap PDAM atau pelayanan publik, tetapi izin dan mekanisme pengelolaannya harus jelas. Jangan sampai masyarakat kami justru terdampak kekurangan air,” ujar Kusnan. Pengawasan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, khususnya Pasal 2 yang menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya air harus berasaskan keberlanjutan, kemanfaatan umum, keterpaduan, keadilan, serta transparansi dan akuntabilitas. Undang-undang tersebut menempatkan air sebagai kebutuhan dasar rakyat yang wajib dijamin oleh negara. Perwakilan BBWS menyampaikan bahwa setiap pemanfaatan sumber daya air, termasuk oleh badan usaha milik daerah, wajib mengantongi izin resmi sesuai peraturan perundang-undangan. BBWS akan melakukan evaluasi terhadap dokumen perizinan PDAM Tirta Kemuning untuk memastikan tidak adanya pelanggaran administratif maupun substansi pemanfaatan air. Dalam kesempatan yang sama, Kuwu Kusnan menyampaikan apresiasi kepada BBKH Untag Cirebon yang telah memberikan pendampingan hukum kepada pemerintah desa dan masyarakat. “Pendampingan ini penting agar aspirasi dan hak masyarakat tetap diperjuangkan secara konstitusional dan tidak keluar dari koridor hukum,” ujarnya. Menurut Kusnan, pendampingan hukum menjadi bentuk perlindungan terhadap hak masyarakat desa atas sumber daya air yang selama ini menjadi tumpuan kehidupan warga. “Air adalah hak dasar masyarakat. Pengelolaannya harus adil, transparan, dan tidak merugikan desa sebagai wilayah sumber,” tambahnya. Sidak BBWS ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi penertiban pemanfaatan sumber daya air di wilayah Desa Cikalahang, sekaligus memastikan bahwa kebijakan pengelolaan air benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (Amin)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM — Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU) AKBP Agus Nuryanto bersama Wakapolres HSU turun langsung ke lapangan untuk mengatur arus lalu lintas usai rangkaian peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Haul Abah Guru Danau pada Momen 21 Rajab 1447 Hijriah, Senin (13/1/2026) dini hari. Pantauan di lapangan, pengaturan lalu lintas dilakukan hingga sekitar pukul 02.00 Wita, seiring dengan mulai bergeraknya arus balik jamaah yang meninggalkan lokasi kegiatan. Kehadiran langsung pimpinan Polres HSU tersebut bertujuan memastikan kelancaran arus kendaraan serta keselamatan para jamaah. Kapolres HSU didampingi Wakapolres dan personel gabungan dari berbagai satuan. Turut serta dalam pengamanan dan pengaturan lalu lintas, Aiptu M. Sayuti selaku Bintara Tinggi Polsek Sungai Pandan, yang bersama para relawan membantu mengurai kepadatan kendaraan di sejumlah titik. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terpantau aman dan kondusif. Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar dari awal hingga akhir tanpa adanya gangguan yang berarti. Dalam keterangannya, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menyampaikan imbauan kepada seluruh jamaah agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan pulang, mengingat kondisi jalan yang masih tergenang air akibat luapan sungai. “Situasi terkini kegiatan Momen 21 Rajab atau Haul Guru Danau telah selesai dan jamaah mulai meninggalkan lokasi. Cuaca malam ini cerah, namun masih terdapat genangan air sekitar 5 hingga 25 sentimeter di beberapa titik. Kami mengimbau kepada seluruh jamaah agar tetap berhati-hati, memastikan barang bawaan tidak tertinggal, serta mengutamakan keselamatan di jalan,” ujar Kapolres. Ia juga mengingatkan agar para pengendara tidak memaksakan diri apabila merasa lelah dan disarankan beristirahat di rest area terdekat demi menghindari risiko kecelakaan lalu lintas. “Kami dari Polres Hulu Sungai Utara terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tutup AKBP Agus Nuryanto. Pengamanan dan pengaturan lalu lintas tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres HSU dalam mendukung kelancaran kegiatan keagamaan berskala besar serta menjaga keselamatan masyarakat hingga seluruh jamaah kembali ke tujuan masing-masing dengan aman. (Agus)
Jakarta | Bidik-kasusnews.com — Kepala Unit Pengelola Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Administrasi Jakarta Timur, Erwin, menerima kunjungan Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Walikota Jakarta Timur di ruang rapat UP PMPTSP Jakarta Timur, Selasa (13/1/2026). Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Pokja PWI Walikota Jakarta Timur, Rudolf Simbolon, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang publikasi dan penyebarluasan informasi publik. Dalam pertemuan tersebut, Rudolf menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh Kepala PMPTSP Jakarta Timur beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa kehadiran Pokja PWI bertujuan untuk membangun kolaborasi yang konstruktif dan profesional, sesuai dengan peran pers sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan Pak Erwin dan jajaran. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjalin sinergi, khususnya dalam mendukung publikasi kegiatan dan layanan PMPTSP Jakarta Timur secara objektif dan informatif,” ujar Rudolf. Rudolf menjelaskan, saat ini Pokja PWI Walikota Jakarta Timur tengah menjalankan program utama bertajuk SINERGI, yang merupakan akronim dari Sosialisasi, Informasi, Edukasi, Riset, Gerakan, dan Inovasi. Program tersebut dirancang untuk memperkuat peran pers dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di wilayah Jakarta Timur. Menurutnya, melalui program SINERGI, Pokja PWI berupaya menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi yang akurat, transparan, dan mudah dipahami oleh masyarakat. “Kami berharap program SINERGI ini dapat menjadi ruang kolaborasi yang positif antara insan pers dan PMPTSP Jakarta Timur. Kami juga membuka diri agar PMPTSP tidak ragu menyampaikan berbagai kegiatan dan inovasi pelayanan kepada Pokja PWI,” tambahnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala UP PMPTSP Jakarta Timur, Erwin, menyambut baik kunjungan Pokja PWI Walikota Jakarta Timur dan menyatakan komitmennya untuk terus menjalin kerja sama dengan media. Erwin menuturkan bahwa PMPTSP Jakarta Timur memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan perizinan dan non-perizinan secara terpadu, sekaligus mengelola urusan penanaman modal. Seluruh layanan tersebut diarahkan untuk memberikan kemudahan, kecepatan, transparansi, dan kepastian bagi masyarakat. “Kami sangat terbuka untuk bersinergi dengan rekan-rekan media.Peran pers sangat penting agar masyarakat mengetahui berbagai program, layanan, dan upaya yang kami lakukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Erwin. Ia pun berharap kolaborasi tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan demi terciptanya keterbukaan informasi publik di Jakarta Timur. Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran PMPTSP Jakarta Timur serta anggota Pokja PWI Walikota Jakarta Timur, dan berlangsung dalam suasana dialogis serta penuh semangat kolaborasi. (Heri/Jkt)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-13-januari-2026-Kasus dugaan korupsi dana bantuan keuangan provinsi (Banprov) di Desa Dudakawu, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara kini memasuki tahap baru dalam proses hukum. Perkara yang melibatkan perangkat desa berinisial HS, yang menjabat sebagai Kasi Kesejahteraan, resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jepara dan sudah masuk Tahap II. Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara S.H.M.H membenarkan bahwa pada hari Selasa, 13 Januari 2026, berkas perkara bersama tersangka dan barang bukti sudah diterima dari penyidik Polres Jepara. Penyerahan tersebut dilakukan sekitar pukul 11.30 WIB, di mana HS juga hadir didampingi kuasa hukumnya, T. Mangaratus Simbolon dan rekannya. “Perkara ini telah masuk tahap II, artinya sudah siap untuk proses penuntutan,” ujar Kajari Jepara saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews 13/1/2026. Setelah pelimpahan tahap II, HS langsung ditahan di Rumah Tahanan Wanita Semarang karena sidang perkara nantinya akan digelar di Pengadilan Tipikor Semarang. Dalam perkara ini, HS diduga menyelewengkan dana Banprov Tahun Anggaran 2024 yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur desa. Pasal yang dikenakan adalah Pasal 603 KUHP baru dan Pasal 3 UU Tipikor. Perkiraan kerugian negara akibat penyimpangan tersebut mencapai Rp212 juta. Meski hingga saat ini belum ada pengembalian kerugian negara, pihak Kejaksaan berencana melakukan asset tracing untuk menelusuri dan mengamankan aset hasil tindak pidana korupsi tersebut. Kejaksaan Negeri Jepara memastikan akan mengawal proses hukum ini secara transparan dan profesional hingga perkara selesai. Reporter; wely-jateng
KUPANG | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa setiap prajurit dan anggota keluarga besar TNI memiliki potensi untuk menjadi jembatan kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadirkan berbagai program pemerintah agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memberikan sambutan pada Perayaan Natal Bersama Tahun 2025 Keluarga Besar TNI dan Polri yang digelar di Grha Cendana Universitas Nusa Cendana (Undana), Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (12/1/2026). Dalam perayaan Natal yang diselenggarakan oleh Dinas Pembinaan Mental Angkatan Darat (Disbintalad) tersebut, Kasad mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI untuk memaknai Natal sebagai momentum refleksi sekaligus panggilan pengabdian. Mengusung tema “Hikmah Natal Menghadirkan Suka Cita dan Damai Sejahtera kepada Prajurit dan ASN TNI yang Prima untuk Indonesia”, Kasad menekankan makna kata “menghadirkan” sebagai nilai utama dalam pengabdian. “Saya suka dengan kata menghadirkan. Seiring perkembangan situasi dan zaman, kita ternyata punya potensi untuk menghadirkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kasad. Kasad mencontohkan Program Manunggal Air yang dijalankan TNI AD di berbagai daerah sebagai bentuk konkret kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang mengalami kesulitan air bersih. Menurutnya, prajurit di lapangan memiliki peran strategis, setidaknya dengan menyampaikan informasi kondisi wilayah agar solusi dapat dihadirkan secara tepat. “Kita bisa dan mampu menghadirkan program pemerintah agar sampai langsung ke masyarakat. Di mana pun bertugas, jika memiliki kemampuan dan pengalaman dalam kepedulian, prajurit dapat menjadi penghubung kebutuhan rakyat,” tegasnya. Kasad juga mengajak seluruh keluarga besar TNI untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meningkatkan kepedulian sosial, terutama bagi masyarakat di wilayah yang membutuhkan perhatian dan sentuhan kemanusiaan. Perayaan Natal Bersama ini dihadiri prajurit TNI AD, AL, AU, PNS TNI, keluarga besar TNI dan Polri, mahasiswa Universitas Pertahanan, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat. Suasana khidmat dan penuh sukacita semakin terasa melalui ibadah Natal, puji-pujian, serta pesan Natal yang disampaikan Uskup Agung Kupang, Hironimus Pakaenoni. Melalui perayaan ini, Kasad berharap semangat Natal dapat menjadi kekuatan moral bagi seluruh prajurit dan keluarga besar TNI dalam menjalankan tugas dengan tulus, profesional, dan penuh tanggung jawab demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Agus)
KUPANG | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wujud kepedulian TNI AD terhadap masa depan generasi penerus bangsa kembali ditunjukkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dengan meninjau langsung hasil renovasi sejumlah panti asuhan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (12/1/2026). Peninjauan tersebut dilakukan usai Kasad menghadiri Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar TNI AD dan masyarakat Kupang di Grha Cendana Undana. Adapun panti asuhan yang mendapatkan bantuan renovasi meliputi Panti Asuhan Alma Bhakti Luhur, Panti Asuhan Syalom, dan Panti Asuhan Lois. Di Panti Asuhan Alma Bhakti Luhur, Kasad melihat langsung hasil renovasi berbagai fasilitas, mulai dari ruang tidur, ruang belajar, dapur, hingga sarana sanitasi yang kini lebih layak, bersih, dan nyaman untuk mendukung aktivitas anak-anak panti sehari-hari. Kasad menegaskan bahwa renovasi panti asuhan merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. “Anak-anak ini adalah masa depan bangsa. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan mereka tumbuh di lingkungan yang layak, sehat, dan penuh harapan,” ujar Kasad. Selain meninjau fasilitas, Kasad juga berinteraksi langsung dengan para pengurus dan anak-anak panti asuhan, memberikan motivasi dan semangat agar mereka terus belajar dan berani bermimpi meraih cita-cita setinggi mungkin. Pada kesempatan tersebut, Kasad yang didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak turut menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril bagi anak-anak panti asuhan. Pengurus panti asuhan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD atas bantuan renovasi yang telah diberikan. Mereka menilai kepedulian dan kehadiran Kasad menjadi dorongan moral tersendiri bagi anak-anak panti dalam menatap masa depan. Melalui kegiatan ini, TNI AD menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur. ( Gs)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya mencegah terjadinya banjir sekaligus menjaga kebersihan lingkungan, anggota Koramil 410-06/Kedaton (KDT) bersama elemen masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan selokan dan saluran air di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Senin (12/1/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut dipusatkan di Jalan Onta RT 01 Lingkungan I. Gotong royong ini merupakan bagian dari program kerja sama TNI dengan masyarakat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari genangan air saat musim hujan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Danramil 410-06/KDT Peltu Mansyah, Lurah Sidodadi Afif Faishal, personel Koramil 410-06/KDT, Ketua RT, Kepala Lingkungan, anggota Linmas, serta puluhan warga yang secara sukarela ikut ambil bagian. Peltu Mansyah menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan selokan dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar dan tidak tersumbat oleh sampah. Menurutnya, penyumbatan saluran air kerap menjadi salah satu penyebab utama banjir di kawasan permukiman. “Dengan membersihkan selokan secara bersama-sama, kita tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mengurangi risiko banjir yang dapat merugikan masyarakat, khususnya saat curah hujan tinggi,” ujar Peltu Mansyah. Sementara itu, Lurah Sidodadi Afif Faishal menyampaikan apresiasi atas inisiatif Koramil 410-06/KDT yang telah menggerakkan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia menilai kolaborasi antara TNI dan warga menjadi contoh nyata kepedulian bersama terhadap kenyamanan dan keselamatan lingkungan. “Masalah selokan tersumbat sudah lama menjadi perhatian warga. Kegiatan ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” ungkapnya. Dalam pelaksanaannya, peserta gotong royong dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja untuk membersihkan bagian selokan yang berbeda, mulai dari mengangkat sampah di dasar saluran, membersihkan tepi selokan, hingga mengangkut sampah ke tempat pembuangan sementara. Antusiasme warga terlihat tinggi, termasuk keterlibatan generasi muda. Salah satu warga, Siti Aminah (45), mengaku senang dengan kegiatan tersebut karena memberikan dampak langsung bagi lingkungan. “Selokan yang tadinya penuh sampah sekarang sudah bersih. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar lingkungan kami tetap sehat dan terhindar dari banjir,” katanya. Setelah beberapa jam bekerja, seluruh saluran air di wilayah RT 01 Lingkungan I berhasil dibersihkan. Sebanyak lima karung besar sampah kemudian diangkut ke TPS yang telah disiapkan. Kegiatan berjalan tertib, aman, dan tanpa kendala. Ke depan, pihak kelurahan bersama Koramil 410-06/KDT berencana melakukan pemantauan rutin serta menggelar kegiatan serupa secara berkala. Selain itu, penambahan fasilitas tempat sampah juga akan dilakukan guna mendorong masyarakat membuang sampah pada tempatnya. (Agus)