Banjang, Bidik-kasusnews.com — Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera dan Aceh, Polsek Banjang menggelar kegiatan doa bersama pada Rabu siang di Mapolsek Banjang. Kegiatan berlangsung mulai pukul 11.30 WITA hingga selesai dengan suasana khidmat dan penuh empati.(10/12/2025) Doa bersama tersebut dipimpin oleh jajaran Polsek Banjang yang terdiri dari Kanit Turjawali Aiptu Soeyatmin, SH; Panit Intel Aipda Marjuni; Kanit Binmas Aipda H. Sukadi; serta seluruh anggota dan PNS Polsek Banjang. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud perhatian Polri terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah. “Melalui doa bersama ini, kami berharap para korban diberi kekuatan, ketabahan, dan keselamatan. Semoga upaya penanganan bencana di Sumatera dan Aceh berjalan lancar dan situasi segera pulih,” ujar Kapolsek. Selain mempererat kebersamaan internal, doa bersama ini juga menjadi pengingat bagi seluruh personel Polri untuk terus sigap dan peka terhadap kondisi kemanusiaan di berbagai daerah. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. (Agus)
JATENG-Kasusnews.com Jepara- 10-Desember-2025-Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara terus melakukan proses pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) terkait dugaan tindakan fraud yang melibatkan oknum pekerja Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Jepara. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari pihak BRI mengenai dugaan penggelapan dana dan penyalahgunaan prosedur kredit terhadap nasabah atas nama Guntur. Dalam proses awal penyelidikan, sejumlah dokumen dan data terkait fasilitas kredit telah diminta oleh penyidik untuk memastikan kecocokan antara laporan internal bank, keterangan saksi, dan bukti administratif yang berkaitan dengan kasus tersebut. Salah satu bagian yang turut diproses Kejaksaan adalah status agunan yang sebelumnya dijaminkan oleh nasabah. Hingga kini, agunan tersebut masih berada di bawah penanganan Kejaksaan. Pihak BRI menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang berjalan dan siap mendukung semua kebutuhan data yang diperlukan penyidik. Kasi Pidsus: Masih Tahap Pulbaket Saat dikonfirmasi Bidik-Kasusnews pada via WhatsApp Rabu, 10 Desember 2025, Kasi Pidsus Kejari Jepara menjelaskan bahwa prosesnya memasuki tahap lanjutan. > “Masih pendalaman, bang. Pulbaket dan data,” ujarnya singkat. Pernyataan tersebut menandakan bahwa penyidik masih memeriksa kelengkapan dokumen, menghimpun informasi dari pihak-pihak terkait, serta menyesuaikan data yang diperlukan untuk menentukan langkah hukum berikutnya. BRI Ambil Tindakan Internal Sementara itu, BRI Jepara menyampaikan bahwa oknum pekerja yang diduga terlibat telah diberikan sanksi tegas berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Selain itu, BRI memastikan bahwa penanganan internal terhadap hak-hak nasabah tetap dilakukan sesuai ketentuan. Proses Hukum Berjalan Kejaksaan menegaskan bahwa seluruh proses penyelidikan dilakukan secara bertahap dan sesuai prosedur. Publik diharapkan bersabar menunggu hasil akhir dari pengumpulan bahan keterangan sebelum kasus memasuki fase yang lebih lanjut.(Wely-jateng)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama TNI. Hal itu terlihat dari penguatan Posko Siaga Bencana di Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, yang menjadi pusat koordinasi lintas instansi pada Selasa malam (09/12/2025) mulai pukul 20.30 WIB. Posko yang berlokasi di Kantor Kelurahan Kangkung, Jalan Ikan Bawal Gudang Lelang tersebut diisi oleh personel dari berbagai unsur, yaitu dua personel TNI—termasuk Babinsa setempat—sepuluh personel BPBD, lima petugas Damkar, lima anggota Satpol PP, dibantu pamong kelurahan, Linmas, serta dua perwakilan media. Kehadiran Babinsa bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga menjadi penggerak dalam memastikan sinergi antarinstansi berjalan efektif. Babinsa turut membantu penataan logistik, verifikasi data penanganan bencana, hingga komunikasi dengan masyarakat agar informasi kebencanaan tersampaikan secara cepat dan tepat. “Kondisi saat ini dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ada kejadian luar biasa yang dilaporkan. Keberadaan posko ini sebagai bentuk kewaspadaan dini, sehingga jika terjadi sesuatu, respon bisa dilakukan secara cepat dan terkoordinasi,” ujar Babinsa yang bertugas di lokasi. Pemantauan berlangsung hingga tengah malam dan ditutup dengan evaluasi singkat untuk memastikan kesiapan peralatan, kelancaran jalur komunikasi, serta prosedur penanganan bencana tetap dalam kondisi siaga. Dokumentasi kegiatan juga disertakan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelayanan kepada masyarakat. (Agus)
SORONG, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan kesiapan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) sebagai kekuatan baru TNI AD dalam mendukung percepatan program pemerintah dan membantu masyarakat, terutama pada penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar di berbagai daerah. Hal tersebut disampaikan Kasad saat melakukan kunjungan kerja di Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (9/12/2025). Kasad menyampaikan bahwa keberadaan Yon TP telah memberikan kontribusi nyata, terutama dalam berbagai operasi kemanusiaan di wilayah Sumatera beberapa waktu terakhir. Kecepatan satuan ini dalam membantu pemulihan wilayah terdampak bencana, termasuk pembangunan jembatan darurat dan pembukaan akses isolasi, dinilai menjadi bukti efektivitas penugasan mereka. “Kita membuat jembatan yang cepat dan efektif. Kalau jembatan yang besar dan lebih panjang serta membutuhkan pondasi kuat tetap akan dikerjakan Kementerian PU. Tapi untuk kebutuhan mendesak masyarakat, terutama akses sekolah dan mobilitas warga, kita lebih fokuskan agar bisa segera terdukung,” ujar Kasad. Dalam arahannya kepada prajurit Yonif TP 806/Satya Inyomusi dan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 20/PPA, Kasad menegaskan bahwa kemampuan personel harus terus dipelihara melalui penyediaan fasilitas latihan yang memadai. Ia menekankan pentingnya kesiapan operasional satuan teritorial pembangunan agar dapat bergerak cepat di lapangan dan memberikan respons efektif dalam setiap penugasan, termasuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan wilayah teritori terpencil. “Fasilitas latihan akan kita penuhi agar kemampuan para prajurit dapat terus terasah dan terjaga,” tegasnya. Selain meninjau Yonif TP, Kasad juga melakukan peresmian fasilitas air bersih Program TNI AD Manunggal Air di wilayah Kodam XVIII/Kasuari dan juga meresmikan TK Kartika bersama Ketua Umum Persit KCK Ny. Uli Simanjuntak. Untuk program Manunggal Air sendiri, telah menghasilkan 133 titik sumber air yang kini dimanfaatkan ribuan warga. Kasad menyebut pembangunan akses air bersih sebagai salah satu bagian dari perintah Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar rakyat, namun ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan program-program pemerintah ke depan sangat bergantung pada kesiapan satuan-satuan seperti Yon TP yang berada langsung di lapangan. Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyampaikan apresiasi kepada Kasad atas kontribusi TNI AD, termasuk kehadiran prajurit Yon TP yang dinilai sangat membantu masyarakat. “Spirit kita sama, komitmen itulah yang membuat kita terus berjuang dan bergerak melakukan apa yang bisa dikerjakan,” ujarnya. Kasad menambahkan bahwa seluruh satuan TNI AD, termasuk Yon TP dan satuan zeni, harus terus menjaga kekompakan untuk memastikan program pemerintah dapat dirasakan merata oleh seluruh masyarakat. Ia menegaskan bahwa TNI AD akan terus memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mempercepat pembangunan di daerah-daerah yang membutuhkan. (Agus)
Temanggung- Bidik-KasusNews.com – Mendaki Gunung Menjadi primadona Dikalangan Remaja.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengimbau bagi para pendaki yang hendak melakukan pendakian di Gunung Sumbing, Sindoro, dan Prahu, agar memperhatikan cuaca ekstrem.Senin/8/12/25 Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto, Senin, mengatakan pihaknya telah membuat siaga darurat terkait cuaca ekstrem ini hingga Februari 2026. “Terkait dengan para pendaki, terutama pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Kemendagri terkait imbauan-imbauan, dan untuk cuaca ekstrem ini, khususnya di Kabupaten Temanggung, kami telah membuat siaga darurat sampai dengan akhir bulan Februari 2026, tuturnya. Di sisi lain BPBD Temanggung juga terus melakukan koordinasi dengan basecamp pendakian untuk melakukan pengecekan serta edukasi kepada para pendaki. “Untuk teman-teman di basecamp pastinya bisa mengedukasi para pendaki terkait SOP pendakian, bagaimana mereka menanyakan kemampuan pendaki, logistik yang dibawa pendaki, serta jam-jam tertentu yang memperbolehkan melakukan pendakian, itu semua agar lebih diperketat, Ia memastikan agar para pendaki wajib mempersiapkan peralatan pendukung, seperti jas hujan, dry bag, pakaian berlapis untuk menjaga suhu tubuh, serta jangan ragu membatalkan atau menunda pendakian jika cuaca benar-benar mengkhawatirkan. Terkait informasi cuaca pendaki bisa melihatnya di aplikasi BMKG, itu sangat penting dan pendaki wajib memperhatikan cuaca ekstrem karena risiko utamanya adalah hipotermia, pungkasnya. Jurnalis ( trm )
JATENG:Bidik-Kasusnews.com Jepara – Rutan Kelas IIB Jepara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan budidaya cabai di area pembinaan. Sebagai bentuk sinergi berkelanjutan, Perumda Kabupaten Jepara melakukan kunjungan dan monitoring langsung terhadap perkembangan tanaman cabai pada Selasa (9 Desember 2025). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara detail kondisi pertumbuhan tanaman, mengevaluasi proses perawatan, serta memastikan bahwa kerja sama antara Perumda Jepara dan Rutan Kelas IIB Jepara berjalan optimal. Tim Perumda disambut langsung oleh jajaran struktural dan petugas pembina kemandirian yang mengelola kegiatan pertanian warga binaan. Dalam peninjauan tersebut, tim mengecek kualitas media tanam, pola penyiraman, pemupukan, pemberian insektisida, serta metode pemeliharaan yang diterapkan. Perumda juga memberikan sejumlah rekomendasi teknis untuk meningkatkan produktivitas tanaman agar hasil panen dapat lebih maksimal. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan apresiasi atas dukungan Perumda Jepara dalam mendampingi program pertanian yang dijalankan di dalam rutan. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan pendampingan dari Perumda Jepara. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam membangun kolaborasi yang bermanfaat, sekaligus memperkuat program ketahanan pangan di wilayah Jepara. Selain itu, kegiatan ini memberi dampak positif bagi warga binaan melalui pembinaan keterampilan pertanian,” ujarnya. Renza menegaskan bahwa Rutan Jepara akan terus menjaga sinergi dan meningkatkan kualitas program budidaya pangan. “Kami siap mendukung penuh program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Budidaya cabai ini menjadi salah satu kontribusi nyata kami dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif dan bermanfaat,” tambahnya. Sementara itu, pihak Perumda Kabupaten Jepara memberikan apresiasi atas keseriusan Rutan Jepara yang mampu mengelola lahan pertanian dengan baik. Mereka menyatakan akan terus memberikan pendampingan teknis untuk memastikan kualitas dan produktivitas tanaman dapat meningkat dari waktu ke waktu. Program budidaya cabai di Rutan Kelas IIB Jepara merupakan salah satu kegiatan pembinaan kemandirian yang melibatkan warga binaan dalam proses penanaman, perawatan, hingga panen. Selain menambah keterampilan kerja, kegiatan ini juga membangun rasa tanggung jawab dan kemandirian yang bermanfaat bagi mereka setelah kembali ke masyarakat. Dengan monitoring rutin dan dukungan teknis dari Perumda Jepara, kerja sama ini diharapkan terus memberi dampak positif bagi ketahanan pangan daerah serta mendukung pembinaan berkelanjutan bagi warga binaan di Rutan Kelas IIB Jepara.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan Jepara
Aceh Tengah, Bidik-kasusnews.com — Akses terputus akibat banjir dan tanah longsor tidak menyurutkan langkah prajurit kesehatan Kodam Iskandar Muda untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Personel dari Brigif TP 90/Yudha Giri Dhanu dan Yonif TP 854/Dharma Kersaka menembus medan licin dan berbatu menuju dua desa terisolir, yakni Desa Pameu dan Desa Lut Jaya, Kecamatan Rusip Antara, Selasa (9/12/2025). Bencana yang melanda kawasan tersebut menutup jalur penghubung dan memutus akses vital masyarakat terhadap layanan kesehatan maupun pasokan obat-obatan. Menyikapi kondisi darurat itu, Kodam Iskandar Muda mengerahkan tim kesehatan dengan membawa berbagai jenis obat secara manual—melintasi jalur yang hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Obat-obatan esensial seperti antibiotik, obat diare, vitamin, obat penyakit kulit, serta obat umum lainnya dibawa langsung oleh prajurit demi memastikan kebutuhan dasar warga segera terpenuhi. Perjalanan panjang dengan risiko tinggi tidak menyurutkan semangat tim untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain menyalurkan obat, para personel kesehatan juga membuka layanan medis di lokasi. Warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi medis, hingga penyuluhan mengenai pencegahan penyakit yang rawan muncul pascabencana, seperti ISPA, diare, dan infeksi kulit. Kehadiran tim kesehatan ini menjadi angin segar bagi warga yang selama beberapa hari terakhir terisolasi tanpa bantuan tenaga medis. Upaya ini mendapat dukungan penuh dari Brigif TP 90/Yudha Giri Dhanu dan Yonif TP 854/Dharma Kersaka serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar distribusi bantuan dan pemulihan kondisi masyarakat dapat berjalan maksimal. Kodam Iskandar Muda menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam penanggulangan bencana, memastikan setiap wilayah—tak peduli seberapa sulit dijangkau—tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Menyambut peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia dan meningkatnya potensi cuaca ekstrem, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung menggelar Apel Siaga di Lapangan Makodim, Selasa pagi (9/12/2025). Apel yang dipimpin langsung Komandan Kodim (Dandim), Kolonel Arm. Roni Hermawan, S.H., M.M., ini menegaskan pentingnya kesiapan operasional yang dikomandoi Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops). Letkol Inf. Arief Santoso selaku Pasi Ops menjadi figur sentral dalam penyusunan dan pengendalian rencana operasi menghadapi dua tantangan besar sekaligus: potensi aksi masyarakat pada Hari HAM dan ancaman bencana hidrometeorologi. Fokus pertama berkaitan dengan pengamanan unjuk rasa. Melalui skenario operasi yang telah disiapkan, Pasi Ops memastikan setiap unsur pengamanan—termasuk para Babinsa—menerapkan pendekatan humanis, profesional, dan proporsional. “Kami menyiapkan pola pengamanan berlapis sesuai arahan Dandim. Pendekatan dialog dan pencegahan menjadi prioritas, sambil tetap menjaga stabilitas dan menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat,” ujar Letkol Arief usai apel. Fokus kedua adalah kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Pasi Ops telah mengaktifkan posko siaga bencana serta menyusun pemetaan wilayah rawan banjir dan longsor. Dalam pelaksanaannya, Babinsa menjadi garda terdepan pemantauan lapangan. “Seluruh Babinsa telah kami perintahkan meningkatkan patroli dan memantau titik rawan. Setiap laporan mereka langsung kami analisis di posko untuk menentukan langkah cepat bersama BPBD dan instansi lain,” jelasnya. Dalam apel tersebut, Dandim Kolonel Roni Hermawan menegaskan agar seluruh keputusan operasi berbasis data faktual. Ia menginstruksikan Pasi Ops untuk memastikan seluruh personel tidak terjebak informasi media sosial yang kerap menimbulkan misinterpretasi. “Saya tekankan prinsip feet on the ground. Setiap laporan harus hasil verifikasi lapangan, bukan dari informasi yang tidak jelas sumbernya,” tegas Dandim. Konsolidasi yang dipimpin Pasi Ops ini menegaskan komitmen Kodim 0410/KBL dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat melalui operasi yang responsif, akurat, dan terkoordinasi. Dengan kesiapan personel dari tingkat staf hingga Babinsa, Kodim memastikan seluruh potensi ancaman—baik sosial maupun alam—dapat direspons cepat dan tepat. Apel Siaga ini menjadi langkah strategis Kodim 0410/KBL dalam mematangkan kesiapan menghadapi pekan yang diprediksi penuh dinamika di Kota Bandar Lampung. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi dinamika keamanan serta ancaman bencana alam, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung menggelar Apel Siaga di Lapangan Apel Makodim, Selasa pagi (9/12/2025). Apel dipimpin langsung oleh Dandim 0410/KBL, Kolonel Arm. Roni Hermawan, S.H., M.M., sebagai bentuk konsolidasi dan penguatan tugas seluruh personel di lapangan. Dalam arahannya, Kolonel Roni menyampaikan dua fokus utama yang harus menjadi perhatian prajurit. Pertama, kesiapsiagaan dalam mengantisipasi kemungkinan unjuk rasa pada peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia yang jatuh pada 10 Desember. Ia menegaskan bahwa pengamanan harus dilakukan secara profesional dan proporsional tanpa mengabaikan hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. “Tugas kita adalah menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus melindungi hak-hak asasi manusia. Laksanakan dengan kewaspadaan dan tetap profesional,” tegas Dandim. Fokus kedua adalah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Dandim menekankan perlunya respons cepat, koordinasi antarlembaga, serta kepekaan terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaan. “Kita harus responsif terhadap setiap potensi ancaman alam dan siap bekerja sama dengan instansi terkait untuk memberikan bantuan tepat waktu kepada masyarakat,” tambahnya. Satu hal penting yang kembali ditekankan Kolonel Roni adalah pentingnya verifikasi informasi langsung di lapangan. Ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak mengandalkan informasi media sosial yang rawan dilebih-lebihkan. “Kita harus turun ke lapangan, melihat kondisi sebenarnya, dan berbicara langsung dengan masyarakat. Informasi faktual sangat menentukan ketepatan langkah kita,” paparnya. Dengan informasi yang akurat dan responsivitas yang tinggi, Dandim meyakini bahwa satuan akan mampu memberikan pelayanan terbaik baik dalam sektor pengamanan maupun penanganan kebencanaan. “Respons cepat dan data yang benar akan membantu kita mengurangi dampak kejadian, serta memperkuat kepercayaan publik,” pungkasnya. Apel siaga ini menjadi tanda kesiapan operasional Kodim 0410/KBL dalam menghadapi pekan yang diprediksi penuh dinamika, baik dari aspek keamanan maupun kondisi cuaca di Kota Bandar Lampung.(Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Menyikapi potensi dinamika keamanan sekaligus meningkatnya risiko bencana alam pada akhir tahun, Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung menggelar Apel Siaga di Lapangan Makodim, Selasa pagi (9/12/2025). Apel dipimpin langsung oleh Komandan Kodim, Kolonel Arm. Roni Hermawan, S.H., M.M., yang menegaskan kesiapan penuh jajarannya, terutama para Bintara Pembina Desa (Babinsa), sebagai ujung tombak pengamanan dan mitigasi. Dalam arahannya, Kolonel Roni menyampaikan bahwa ada dua agenda penting yang menjadi fokus kewaspadaan. Pertama, potensi unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia yang jatuh pada 10 Desember. Dandim menekankan pentingnya peran Babinsa sebagai pendamping masyarakat yang humanis namun tetap profesional. “Tugas kita bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Komunikasi yang baik, pendekatan humanis, dan kewaspadaan tetap menjadi kunci,” ujar Dandim. Fokus kedua adalah ancaman cuaca ekstrem dan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. Kolonel Roni menegaskan bahwa seluruh Babinsa wajib meningkatkan kesiapsiagaan dan memantau potensi kerawanan di wilayah masing-masing, terutama mengingat intensitas hujan yang tengah meningkat. “Babinsa harus proaktif memetakan titik rawan, memastikan jalur evakuasi, dan menjadi penghubung utama antara masyarakat, kepala daerah, dan instansi terkait untuk mempercepat respons,” tambahnya. Dandim juga memberikan instruksi khusus agar Babinsa tidak bergantung pada informasi yang bersumber dari media sosial. Setiap laporan harus diverifikasi langsung di lapangan untuk memastikan keakuratan data sebelum diteruskan ke komando atas. “Babinsa adalah mata dan telinga satuan. Informasi yang mereka dapatkan dari lapangan jauh lebih penting daripada isu yang beredar di media sosial,” tegas Kolonel Roni. Ia menilai, peran aktif Babinsa dalam pemantauan wilayah akan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD. Kehadiran mereka di tengah warga menjadi penentu cepat atau lambatnya penanganan baik dalam situasi keamanan maupun bencana. “Dengan ketanggapan Babinsa, tindakan kita bisa lebih efektif dan tepat sasaran. Ini menjadi bentuk pelayanan nyata TNI kepada masyarakat,” pungkasnya. Apel Siaga ini menjadi penanda kesiapan penuh Kodim 0410/KBL dalam menghadapi pekan yang diprediksi penuh dinamika, baik dari aspek keamanan maupun ancaman cuaca ekstrem. Seluruh personel kini berada pada status siaga optimal dengan Babinsa sebagai garda terdepan. (Agus)