BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Kobaran api melalap habis Bengkel Krisna Motor yang berlokasi di Jalan Garuda No. 5 & 6, Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Kamis (13/11) siang. Diduga kuat kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting pada genset, dan menimbulkan kerugian material mencapai sekitar Rp 8 miliar. Menurut laporan Babinsa Kelurahan Beringin Raya, Sertu Edwin A.P., peristiwa bermula sekitar pukul 14.30 WIB, ketika salah satu karyawan bengkel, Heru (32), menyalakan genset untuk keperluan operasional. “Sekitar satu jam setelah dinyalakan, genset diduga mengalami korsleting dan memercikkan api. Percikan itu menjalar ke bahan-bahan yang mudah terbakar di sekitar bengkel,” jelas Sertu Edwin di lokasi kejadian. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan bengkel. Bahkan, kobaran api turut menjalar hingga ke dua dapur rumah warga di sekitar lokasi. Suasana panik pun melanda kawasan padat penduduk tersebut. Tim Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung yang tiba di lokasi segera melakukan upaya pemadaman. Sebanyak 17 unit mobil pemadam dan 1 unit water cannon Polresta Bandar Lampung diterjunkan. Proses pemadaman berlangsung dramatis dan menguras tenaga, mengingat banyaknya material mudah terbakar seperti oli, tiner, dan ban kendaraan. Hingga pukul 17.30 WIB, petugas masih melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa. Proses pemadaman dipimpin langsung oleh Kapolres Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jakob Tilukay, bersama jajaran Polsek Kemiling dan instansi terkait. Pemilik bengkel, Cristopher Tri Agung (42), tampak terpukul menyaksikan tempat usahanya ludes terbakar. “Ini musibah yang sangat berat bagi saya. Semua habis terbakar, tapi saya tetap bersyukur karena tidak ada korban jiwa,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca. Kerugian Material yang Diderita: 1 unit mobil Toyota Innova Zenix 2 unit sepeda motor (Mio Girl dan Honda PCX) Seluruh peralatan bengkel (genset, oli, ban, pilok, tiner, dan alat servis lainnya) Dua dapur rumah warga milik Hadi Deswanto dan Ibu Susanti (dihuni Bapak Titus) Pejabat dan Aparat yang Terlibat di Lokasi: Iptu Ratih Ayu – Kapolsek Kemiling Andi – Camat Kemiling Yuliana – Lurah Beringin Raya Personel Damkar Kota Bandar Lampung Anggota Polsek Kemiling dan Babinsa Koramil setempat Sertu Edwin A.P. menegaskan pentingnya koordinasi cepat lintas instansi dalam penanganan keadaan darurat. “Kami bersama petugas Damkar, Polsek, dan aparatur kelurahan bergerak cepat agar api tidak menjalar ke permukiman lain,” tegasnya. Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di area usaha atau rumah yang menggunakan genset. Imbauan Petugas Damkar: Lakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik dan genset Hindari menyimpan bahan mudah terbakar dekat sumber panas atau api Siapkan alat pemadam api ringan (APAR) di tempat usaha Pastikan akses jalan menuju lokasi selalu terbuka bagi kendaraan darurat Hingga kini, pihak kepolisian bersama tim pemadam masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara para korban dievakuasi dan mengungsi sementara di rumah kerabat terdekat. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Suasana pemakaman umum Desa Kerso, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, tampak ramai sejak Kamis (13/11/2025) pagi. Warga berdatangan menyaksikan proses pembongkaran makam seorang asisten rumah tangga (ART) yang sebelumnya meninggal dunia secara misterius di rumah majikannya. Langkah ekshumasi atau pembongkaran makam itu dilakukan oleh Polres Jepara untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban berinisial K (54), warga Desa Kerso. Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menjelaskan, proses ekshumasi melibatkan sejumlah tim dari Polda Jawa Tengah, termasuk Unit Identifikasi, Bidlabfor, dan Biddokkes. “Tim gabungan melakukan ekshumasi untuk mendapatkan kepastian penyebab kematian korban. Semua langkah ini dilakukan secara ilmiah melalui metode Scientific Crime Investigation,” ujar AKP Dwi Prayitna. Ia mengatakan, penyelidikan dilakukan karena ada sejumlah kejanggalan dari kasus meninggalnya korban di rumah majikan di Kecamatan Batealit, Sabtu (8/11/2025) lalu. Meski hasil pemeriksaan awal dari Puskesmas Batealit tidak menemukan tanda kekerasan, petugas sempat mencatat adanya lebam pada bagian wajah korban. “Dari pemeriksaan awal memang tidak ada tanda kekerasan, namun lebam di wajah menjadi perhatian kami. Karena itu, penyelidikan dilanjutkan dengan pembongkaran makam,” jelasnya. Proses ekshumasi berlangsung cukup lama dan menarik perhatian warga sekitar. Pihak keluarga korban turut hadir dan berharap penyelidikan ini dapat menjawab penyebab pasti kematian anggota keluarga mereka. Sementara itu, hasil pemeriksaan forensik dari tim Polda Jateng masih menunggu. Polisi menegaskan, semua langkah yang diambil bertujuan mencari kebenaran dan memastikan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – 13-November-2025-Rutan Kelas IIB Jepara kembali menggelar penggeledahan kamar, barang, dan badan bagi warga binaan pada 13 November 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Jepara, Benny Apridona, didampingi Regu Pengamanan Rutan. Dalam operasi ini, secara bergantian kamar tahanan dan narapidana diperiksa secara menyeluruh, termasuk barang-barang pribadi dan fasilitas yang berada di dalam ruang hunian. Pemeriksaan badan juga dilakukan untuk memastikan tidak adanya barang terlarang yang disembunyikan oleh penghuni. Benny Apridona menyampaikan bahwa penggeledahan rutin ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan Jepara serta mencegah masuknya barang terlarang, khususnya handphone dan narkoba. “Alhamdulillah, dalam penggeledahan kali ini tidak ditemukan handphone maupun narkoba di lingkungan Rutan Jepara. Ini menunjukkan kedisiplinan para penghuni dalam mematuhi aturan,” ujarnya. Regu Pengamanan Rutan juga memastikan seluruh proses penggeledahan berjalan tertib dan sesuai prosedur, serta dilakukan dengan tetap menghormati hak narapidana. Kepala Kesatuan Pengamanan menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di rutan. Penghuni Rutan Jepara diharapkan tetap mematuhi peraturan dan menjaga lingkungan yang kondusif agar rutan tetap aman bagi seluruh penghuni maupun petugas.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 11 November 2025 — Sidang perkara gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) antara Fiyan Andika, warga Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, melawan PT BNI Multifinance Semarang dan PT Satya Mandiri kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jepara, Kamis (13/11/2025). Sidang dengan nomor perkara 39/Pdt.G/2025/PN JPN ini berlangsung di Ruang Cakra sekitar pukul 11.00 WIB. Majelis hakim dipimpin oleh Erven Langgeng Kasih, S.H., M.H. dengan hakim anggota Yuristi Laprimoni, S.H. dan Parlin Mangatas Bonatua, S.H., M.H.. Dari pihak penggugat hadir kuasa hukum Sofyan Hadi, S.H., C.L.S.C., M.E., sementara pihak Perwakilan Pegawai BNI Multifinance dan PT Satya Mandiri diwakili oleh perwakilan kuasa hukumnya . Turut hadir pula perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam persidangan tersebut, pihak penggugat menghadirkan tiga orang saksi, salah satunya Agus, kakak kandung Fiyan, yang memberikan kesaksian terkait tindakan penagihan utang oleh pihak debt collector. Agus menceritakan bahwa mobil Daihatsu Gran Max tahun 2023 milik adiknya sempat dipinjam oleh teman Fiyan untuk membeli barang di Pasar Kliwon, Kudus. Namun, tidak lama kemudian, mobil tersebut didatangi oleh enam orang debt collector dari pihak penagihan. “Ibu saya ditelepon teman Fiyan, katanya mobilnya didatangi orang. Saya langsung ke Kudus bawa dua kali angsuran untuk diserahkan, tapi pihak penagihan tidak mau terima,” jelas Agus di hadapan majelis hakim. Ia kemudian dibawa ke kantor BNI Multifinance Kudus dan diminta menandatangani sejumlah dokumen meskipun bukan atas nama dirinya. Agus menuturkan bahwa saat itu, salah satu debt collector sempat menawarkan jalan damai dengan syarat membayar sejumlah uang. > “Saya sudah bilang, saya bukan atas nama. Tapi mereka bilang tidak apa-apa, yang penting tanda tangan. Terus ada yang bilang, kalau mau damai, siapkan uang Rp15 juta,” ujar Agus di persidangan. Sementara itu, dua saksi lainnya, yakni Suratin dan Shelly, turut memberikan keterangan pendukung. Suratin menerangkan soal aliran dana transfer ke BNI Multifinance yang sempat kembali masuk ke rekeningnya, sedangkan Shelly, sales mobil Daihatsu, menjelaskan awal mula proses pembelian kendaraan hingga kontrak kredit ditandatangani oleh Fiyan di rumahnya. Sidang berjalan dengan tertib hingga siang hari. Majelis hakim kemudian menunda persidangan dan menjadwalkan lanjutan agenda saksi tergugat pada kamis pekan depan.(Wely-jateng)

HULU SUNGAI UTARA, BIDIK-KASUSNEWS.COM Jajaran Polsek Banjang Polres Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil mengamankan seorang pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam tanpa izin saat pelaksanaan Operasi Sikat di wilayah hukum Kecamatan Banjang, Rabu malam (12/11/2025). Pelaku diketahui bernama Ahmad Yani (21), warga Desa Kaludan Kecil, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Ia diamankan petugas sekitar pukul 22.00 WITA di Jalan Jermani Husin Km 7, Desa Beringin, setelah kedapatan membawa senjata tajam jenis badik dengan panjang sekitar 22 cm yang disimpan di dalam tas selempang berwarna cokelat. Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., yang memimpin langsung operasi tersebut, menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari kegiatan rutin Operasi Sikat yang digelar untuk menekan angka kejahatan di wilayah hukum Polsek Banjang. “Saat anggota melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor, petugas menemukan sebilah badik di dalam tas milik pelaku. Yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan surat izin kepemilikan senjata tajam, sehingga langsung diamankan ke Mapolsek Banjang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Robby Ansharie, Rabu malam. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis badik bergagang kayu warna hitam dan tas selempang cokelat merk Spirit. Selain itu, turut diamankan sepeda motor Honda Vario 150 warna abu-abu bernomor polisi DA 6947 DAP yang digunakan pelaku saat kejadian. Pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Banjang dan dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak membawa atau menyimpan senjata tajam tanpa keperluan dan izin yang sah. Kepolisian akan terus melakukan razia untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Banjang,” tegas Kapolsek. Penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Hulu Sungai Utara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui operasi kepolisian yang berkelanjutan. Dengan semangat “Hebat, Sigap, Unggul untuk Masyarakat”, jajaran Polsek Banjang bertekad menekan angka kejahatan di wilayahnya. (Agus)

Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025, Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Barat Kompol Mujiono, S.H., M.H. memberikan pembekalan kepada para pelajar SMK Negeri 1 Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang. Selasa-11-Nov-2025 Mengusung tema “Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Sekolah”, sebagai bentuk kepedulian Brimob terhadap generasi muda agar terhindar dari perilaku menyimpang dan tindak kekerasan, baik fisik maupun verbal, di lingkungan pendidikan.   Dalam penyampaiannya, Danyon C Pelopor menjelaskan pentingnya menumbuhkan rasa saling menghargai, empati, dan kebersamaan antar siswa. Kekerasan dalam bentuk apapun, termasuk perundungan (bullying), dapat merusak karakter, menurunkan semangat belajar, serta menciptakan lingkungan sekolah yang tidak sehat. “Semangat kepahlawanan di masa kini bukan lagi mengangkat senjata, tetapi bagaimana kita bisa menjadi pribadi yang berani berbuat benar, melindungi teman, dan menolak segala bentuk kekerasan,” ujar Kompol Mujiono dalam arahannya Kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif seputar penerimaan Polri dan tahapan seleksi tes. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai motivasi, persiapan fisik, serta nilai-nilai integritas yang harus dimiliki seorang calon anggota Polri. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan dengan menanamkan disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan di lingkungan sekolah. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar atas kegiatan pembinaan ini. Sinergi antara aparat kepolisian dan dunia pendidikan diharapkan terus terjalin guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Wartawan Si Juli

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Di bawah terik matahari siang yang menyengat, semangat gotong royong justru membara di lahan persawahan Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung. Babinsa Koramil 410-04/TKT, Serma Agus Raharjo, bersama para petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), bahu-membahu menanam padi dalam kegiatan bertajuk “Giat Tanam Padi” sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Kegiatan yang digelar di lahan seluas satu hektare ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menggerakkan perekonomian di sektor pertanian. Lahan yang sebelumnya tidak tergarap kini mulai menghijau kembali dengan bibit padi unggulan. Dengan baju loreng yang berlumur lumpur, Serma Agus terlihat sigap memimpin jalannya penanaman, membagi tugas kepada warga, serta memastikan setiap bibit tertanam dengan baik. “Tugas kami tidak hanya menjaga pertahanan negara. Di masa sulit seperti sekarang, membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan adalah bentuk pengabdian kami. Turun ke sawah adalah cara kami membangun ketahanan nasional dari desa,” ujar Serma Agus Raharjo di sela-sela kegiatan. Kolaborasi antara Babinsa dan PPL menjadi kunci sukses pelaksanaan kegiatan ini. PPL memberikan pendampingan teknis terkait pemilihan bibit, jarak tanam, dan pemupukan, sementara Babinsa berperan menggerakkan semangat gotong royong masyarakat agar program berjalan lancar. “Ini adalah bentuk sinergi yang nyata. Ilmu dari PPL, tenaga dan semangat dari Babinsa, serta dukungan warga menjadi kekuatan bersama. Kami optimis hasil panen nanti bisa meningkatkan kesejahteraan petani di Way Kandis,” tambah Serma Agus. Antusiasme warga terlihat jelas. Mereka menyambut kehadiran para prajurit dengan sukacita, bahkan menjuluki mereka sebagai “tentara sawah” yang siap turun tangan membantu rakyat. “Alhamdulillah, dengan bantuan Babinsa dan PPL, pekerjaan kami lebih ringan dan bersemangat. Biasanya kami hanya bertani sendiri, sekarang ada tentara yang ikut turun ke sawah. Ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Parjo, salah seorang petani setempat. Kegiatan “Giat Tanam Padi” ini diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi TNI dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Langkah yang diinisiasi Koramil 410-04/TKT tersebut menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat, bukan hanya di medan pertempuran, tetapi juga dalam perjuangan mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan bangsa. (Agus)

Temanggung -Bidik-KasusNews.Com – Para Tenaga Kesehatan unjuk Gigi pada Resepsi Hari Kesehatan Nasional ( HKN)ke 61. Digedung Graha Bumipala. Wakil Bupati Temanggung drg. Nadia Muna menyebut tenaga kesehatan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Pasalnya, mereka bekerja tanpa lelah dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat. Hal itu disampaikan dalam resepsi Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Gedung Graha Bumi Phala Temanggung, Rabu (12/11/2025). Nadia menegaskan, HKN bukan hanya milik para tenaga medis. Tetapi momentum bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bersama membangun budaya hidup sehat. “Kesehatan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau tenaga medis. HKN ini menjadi semangat untuk melayani dan memberdayakan masyarakat agar mandiri menjaga kesehatannya,” tuturnya. Tema HKN ke-61 tahun ini, Generasi Sehat, Masa Depan Hebat. Hal itu menggambarkan pentingnya membentuk generasi tangguh, sehat jasmani dan rohani, sejak usia dini. Dalam resepsi HKN ini, menampilkan bakat sejumlah tenaga kesehatan maupun medis di Kabupaten Temanggung. Ada yang unjuk kebolehan bernyanyi, drama, hingga menari. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Temanggung, dr. Intan Pandanwangi, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan enam pilar transformasi sistem kesehatan nasional. Dimulai dari layanan primer hingga peningkatan SDM kesehatan. “Kami sudah melatih lebih dari 8.600 kader dari total 9.645 yang ada di Temanggung. Ini bagian dari upaya memastikan layanan kesehatan sampai tingkat desa,” pungkasnya. Jurnalis ( trm )

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kota Sukabumi kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berkat kerja keras seluruh elemen masyarakat, kota ini berhasil menurunkan angka stunting dari 26,4 persen menjadi 19,2 persen, dan memperoleh insentif fiskal sebesar Rp5,5 miliar dari pemerintah pusat. ‎ ‎Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, pada acara Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting 2025 yang digelar Kementerian Kesehatan di Jakarta, Rabu (12/11/2025). ‎ ‎Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras tenaga kesehatan, kader PKK, dan Posyandu yang selama ini aktif di lapangan. ‎ ‎“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Kami akan terus berupaya menekan angka stunting agar bisa di bawah 14 persen pada 2029,” ujarnya. ‎ ‎Ayep menambahkan, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Pemkot terus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak serta edukasi gizi di tingkat keluarga agar pencegahan stunting berjalan berkelanjutan. ‎ ‎Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa untuk pertama kalinya sejak 2013, angka stunting nasional berhasil turun di bawah 20 persen. ‎ ‎“Tahun 2024, prevalensi stunting nasional mencapai 19 persen. Ini hasil nyata kerja sama pusat dan daerah,” katanya. ‎ ‎Kepala BKKBN, Wihaji, juga memberikan apresiasi kepada Kota Sukabumi yang dinilai konsisten dan menjadi contoh praktik baik bagi daerah lain. Ia menegaskan bahwa penurunan stunting kini menjadi agenda strategis nasional dalam RPJMN 2025–2029. ‎ ‎Dalam arahannya, Wapres Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya menjaga sinergi lintas sektor. ‎ ‎“Penurunan stunting tidak bisa dicapai oleh satu lembaga. Ini hasil gotong royong semua pihak yang peduli pada masa depan anak Indonesia,” ucapnya. ‎ ‎Keberhasilan Kota Sukabumi menekan angka stunting sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045. (Usep)

JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa mental bertanding yang kuat dan disiplin tinggi merupakan faktor penentu kemenangan dalam setiap ajang kompetisi, termasuk dalam kejuaraan bergengsi ASEAN Army Rifle Meet (AARM) ke-33 Tahun 2025 yang akan digelar di Singapura. Pesan tersebut disampaikan Kasad saat meninjau kesiapan sekaligus melepas Tim Tembak TNI Angkatan Darat di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Rabu (12/11/2025). Acara pelepasan dihadiri oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, serta para pejabat utama TNI AD. Dalam arahannya, Jenderal Maruli menekankan bahwa mental bertanding menjadi pondasi utama bagi seorang prajurit, terlebih ketika berhadapan dengan kompetisi tingkat internasional. “Dalam bertanding itu yang paling penting adalah mental. Kalau mental sudah terbentuk, kamu hanya perlu mengendalikan diri agar bisa tampil maksimal. Seperti motto kita, berlatih seperti bertempur, bertempur seperti berlatih,” ujar Kasad tegas. Ia juga menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat dan profesionalisme para prajurit terbaik TNI AD yang dipercaya mewakili Indonesia. Menurutnya, keikutsertaan dalam AARM bukan sekadar kompetisi, melainkan bentuk kehormatan dan kebanggaan bangsa di mata dunia. Lebih lanjut, Kasad menyoroti pentingnya latihan berkesinambungan, disiplin tinggi, dan fokus dalam setiap tahapan lomba. Ia mengingatkan agar para prajurit tidak terlena oleh kondisi di lapangan dan tetap menjaga konsentrasi hingga akhir pertandingan. “Disiplin adalah kunci utama. Jangan pernah lengah dalam situasi apa pun. Fokus sampai akhir karena kemenangan tidak hanya soal kemampuan, tapi juga ketenangan dan kendali diri,” tambah Jenderal Maruli. Adapun Kontingen TNI AD yang diberangkatkan ke AARM ke-33 di Singapura berjumlah 44 personel, terdiri atas 25 atlet petembak (20 putra dan 5 putri) serta 19 orang official, dengan Komandan Kontingen Letkol Inf Indra Widiyanto. Tim Tembak TNI AD akan berlaga dalam berbagai kategori, seperti pistol putra dan putri, karaben, senapan, serta senapan otomatis (SO). Kompetisi bergengsi antarangkatan darat se-Asia Tenggara ini akan berlangsung pada 21–27 November 2025. Melalui ajang ini, Kasad berharap para prajurit dapat menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional, sekaligus menunjukkan bahwa TNI AD bukan hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga unggul dalam profesionalisme dan sportivitas. (Agus)