Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon mengamankan pengedar narkoba jenis sabu-sabu berinisial AA (36). Pelaku diamankan di rumahnya yang berada wilayah Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (29/6/2025) kira-kira pukul 21.30 WIB. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, jajarannya turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan tersangka. Diantaranya dua paket sabu-sabu yang beratnya mencapai 1,09 gram, handphone, dan lainnya. Menurutnya, petugas pun langsung mengamankan tersangka AA berikut barang bukti tersebut untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, tersangka AA juga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Cirebon. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Juncto Pasal 112 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Selasa (1/7/2025). Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya termasuk OKT di wilayah Kabupaten Cirebon. “Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan narkoba melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Cirebon menyelenggarakan kegiatan Bhakti Kesehatan Khitanan Massal sebagai wujud nyata komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus meningkatkan derajat kesehatan anak-anak. Kegiatan berlangsung pada hari Selasa, 1 Juli 2025, mulai pukul 07.30 WIB di Aula Pesatgatra Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No.1, Sumber, Kabupaten Cirebon. Acara khitanan massal ini diikuti oleh 60 anak dari berbagai kecamatan di wilayah hukum Polresta Cirebon, dan diselenggarakan secara gratis, dengan dukungan penuh dari tim medis Polresta Cirebon dan berbagai pihak terkait. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung kegiatan tersebut. Turut hadir mendampingi Kasat Intelkam Kompol Joni Surya Nugraha, S.I.P., M.H., Kasi Dokkes AKP H. Ilyas, S.Sos., serta jajaran pejabat utama Polresta Cirebon. Dalam sambutannya, Kapolresta menekankan pentingnya khitan sebagai bagian dari ajaran agama dan juga bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh personel, khususnya tim Dokkes, yang telah bekerja keras dan menunjukkan konsistensi dalam pelaksanaan bakti kesehatan di lingkungan Polresta Cirebon. “Khitanan ini bukan hanya perintah agama, namun juga memiliki manfaat besar secara medis, seperti menjaga kebersihan dan mencegah infeksi. Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini,” ujar Kombes Pol. Sumarni dalam sambutannya. Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih aktif menjaga anak-anak dari pengaruh negatif, seperti kegiatan geng motor atau konten yang meresahkan di media sosial. “Jangan mudah menyebarkan video kejadian. Segera laporkan ke polisi melalui 110 agar bisa ditangani lebih cepat dan tidak menimbulkan kepanikan publik,” pesannya. Sejak pagi, peserta beserta orang tua terlihat memadati aula dengan penuh semangat. Anak-anak yang mengikuti khitanan massal mendapatkan layanan medis dari tenaga kesehatan profesional yang telah bekerja sama dengan Dokkes Polresta Cirebon. Seluruh proses berjalan tertib, lancar, dan dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Polresta Cirebon juga memberikan bingkisan menarik dan hadiah untuk anak-anak sebagai bentuk apresiasi dan upaya menghilangkan rasa takut selama menjalani proses khitan. “Saya senang sekali anak saya bisa khitan gratis di sini. Pelayanannya sangat baik, tempatnya bersih, dan anak saya juga senang karena dapat hadiah,” ungkap Ibu Lina, salah satu orang tua peserta dari Kecamatan Talun. Masyarakat yang hadir memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya khitanan massal ini. Banyak di antara mereka mengaku terbantu, terutama karena khitanan sering menjadi beban biaya tersendiri bagi keluarga dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. “Kegiatan seperti ini sangat membantu. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, kehadiran Polri memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Pak Budi, warga Kecamatan Sumber. Melalui kegiatan ini, Polresta Cirebon berharap dapat terus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan, khususnya di bidang kesehatan anak-anak. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi inspirasi untuk terus memperluas jangkauan pelayanan sosial dan kesehatan, serta mempererat ikatan kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Cirebon. (Asep Rusliman)

CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Meski diguyur hujan sejak pagi, semangat pengabdian dan dedikasi tetap terasa kuat dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025 yang digelar oleh Polresta Cirebon di halaman Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 1, Sumber, Kabupaten Cirebon. Guyuran hujan yang membasahi lapangan tak menyurutkan khidmatnya prosesi upacara yang berlangsung tertib dan penuh semangat. Dengan seragam yang tetap tegap meski basah, seluruh peserta upacara berdiri kokoh menunjukkan sikap hormat dan profesionalisme yang tinggi. Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Perwira Upacara dijabat Kabag SDM KOMPOL DIDIN JARUDIN, S.Sos., M.M., dan Komandan Upacara oleh Wakasat Reskrim AKP IWA MASHADI, S.H., M.H. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Cirebon, Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, Wakapolresta, para pejabat utama Polresta, Bhayangkari, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan instansi pemerintahan, serta tamu undangan lainnya. Sebanyak 14 pleton dari jajaran Polri, TNI, instansi sipil, hingga kelompok masyarakat turut berpartisipasi dalam upacara ini. Mereka berdiri dalam formasi lengkap di bawah rintik hujan, menunjukkan loyalitas dan dedikasi dalam memperingati momen bersejarah ini. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat justru menghadirkan simbol keteguhan dan semangat tak kenal lelah dari seluruh peserta, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara yang ke-79. Upacara tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, sebagai bentuk komitmen bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, namun juga sebagai pelayan dan pelindung masyarakat. Dalam amanatnya, Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa usia ke-79 ini menjadi refleksi panjang perjalanan Polri dalam menjaga keamanan negara. Ia mengajak seluruh personel untuk terus memperkuat integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang humanis. “Meski hujan, kita tetap berdiri tegak karena inilah simbol pengabdian kita. Tugas Polri tak pernah mengenal cuaca. Tema tahun ini menegaskan bahwa kehadiran kita adalah untuk masyarakat, dalam situasi apapun,” ucap Kapolresta dengan tegas. Ia juga mengingatkan akan pentingnya kolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam menghadapi tantangan keamanan modern seperti kejahatan transnasional, siber, dan radikalisme. Kapolresta memberikan beberapa arahan strategis, antara lain: 1. Menjaga stabilitas kamtibmas yang kondusif. 2. Menegakkan hukum secara adil dan profesional. 3. Mengutamakan pelayanan kepada masyarakat yang humanis. 4. Memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan. 5. Menjadi Polri yang bermoral, modern, dan dipercaya. Upacara yang digelar di tengah hujan ini justru memberikan makna yang lebih dalam. Bagi peserta dan hadirin, suasana tersebut menjadi simbol nyata bahwa pengabdian Polri tidak mengenal rintangan. “Kami percaya, guyuran hujan hari ini adalah berkah. Ini menjadi saksi bahwa semangat kami untuk melindungi dan melayani masyarakat tidak pernah padam,” ujar Kapolresta Cirebon. Upacara ini juga tidak sekadar menjadi simbol peringatan, namun juga menjadi refleksi institusional atas capaian, tantangan, dan langkah strategis ke depan dalam memperkuat pelayanan Polri kepada masyarakat. “Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita dalam setiap tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Kapolresta. Kegiatan ditutup dengan sesi doa bersama, foto bersama unsur Forkopimda dan tamu undangan, serta syukuran sederhana sebagai ungkapan rasa syukur atas pengabdian Polri yang telah memasuki usia ke-79 tahun. (Asep Rusliman)

Bandung Bidik-kasusnews.com,.Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat bagi personel Polri dan PNS Polri dalam rangka periode 1 Juli 2025, yang dilaksanakan pada bertempat di Lapangan Mapolda Jabar, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar Irjen. Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., serta dihadiri Wakapolda, Pejabat Utama, Bhayangkari, dan para keluarga personel yang naik pangkat. Senin (30/6/2025). Dalam amanatnya, Kapolda Jabar menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat, yaitu 38 Pamen, 115 Pama, 2.295 Brigadir, 36 Tamtama, dan 32 PNS Polri. Dari total tersebut, 672 personel melaksanakan Korps Raport secara langsung di Mapolda Jabar, sementara selebihnya mengikuti upacara serentak di jajaran Polres/Ta/Tabes masing-masing. “Kenaikan pangkat bukan sekadar simbol di pundak, tetapi wujud penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas. Ini adalah buah dari kerja keras yang harus dibalas dengan semangat baru, etika profesi, dan peningkatan kualitas kinerja,” tegas Kapolda Jabar. Ia juga mengingatkan bahwa pangkat adalah bentuk kepercayaan dan amanah yang harus disyukuri dengan bekerja lebih baik, lebih profesional, dan lebih humanis. Kapolda Jabar juga menyoroti momen simbolik yang ditampilkan melalui “Pohon Harapan”, yaitu kumpulan pesan dan doa dari keluarga yang dibacakan sebagai bentuk motivasi moral. Ia meminta agar seluruh personel membaca dan merenungkan pesan-pesan tersebut sebagai pengingat akan tanggung jawab terhadap keluarga dan masyarakat. “Jadilah polisi yang bisa diandalkan, bukan hanya oleh institusi, tapi juga oleh rakyat yang kita layani,” tuturnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa momen kenaikan pangkat ini adalah bukti nyata bahwa Polri menghargai kerja keras dan prestasi anggotanya. “Ini adalah bentuk reward yang harus dijadikan pendorong untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Harapan kami, pangkat baru membawa semangat baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Barat,” tutupnya. (Redaksi)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian,S.H.,S.I.K.,M.H memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara bertema “Polri untuk Masyarakat”, Selasa (1/7/2025). Upacara yang berlangsung di Halaman Mako Polres Majalengka, diikuti Bupati Majalengka, Wakil Bupati, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Majalengka, jajaran Polres Majalengka, jajaran TNI, SAR Majalengka, Kejaksaan Negeri Majalengka dan anggota keamanan lainnya di Kabupaten Majalengka. Amanat Kapolri yang disampaikan Kapolres Majalengka, selama 79 tahun pengabdiannya, Polri telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia. “Selama ini tantangan yang kita hadapi semakin kompleks, namun dengan semangat kebersamaan dan sinergitas kita tentunya akan mampu mengatasinya,” katanya. Sebagai bentuk evaluasi dan upaya perbaikan berkelanjutan, kata Kapolres, Polri senantiasa menerima masukan dan harapan dari seluruh masyarakat. Salah satu indikator penting yaitu hasil survei citra polri. “Berdasarkan hasil survei terbaru, kita patut bersyukur bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri menunjukkan tren yang positif ini adalah buah dari kerja keras dan komitmen seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Masih banyak yang harus kita benahi, terutama terkait transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap tindakan,” ucapnya. Kapolres mengajak seluruh personel untuk terus introspeksi, memperbaiki diri, dan senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang sejati. Diakhir Upacara Hari Bhayangkara ke-79, Kapolres Majalengka memberikan piagam penghargaan kepada Anggota yang berprestasi terdiri dari Pengungkapan Kasus C3, Pengungkapan Kasus Pencabulan dan Bhabinkamtibmas yang berprestasi dalam hal Ketahanan pangan. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, memimpin Upacara Korps Rapot Kenaikan Pangkat Periode Januari 2025 di Mapolresta Cirebon, Senin (30/6/2025). Dalam upacara tersebut sebanyak 90 personel Polresta Cirebon dan Polsek jajaran dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi dari sebelumnya. Di antaranya, satu personel naik pangkat dari AKP ke Kompol, satu personel naik pangkat dari IPDA ke IPTU, satu orang naik pangkat menjadi IPDA dari AIPTU, 15 orang naik pangkat dari AIPDA ke AIPTU, 62 orang naik pangkat dari BRIPKA ke AIPDA, sembilan orang naik pangkat dari BRIPDA ke BRIPTU, dan satu ASN Polresta Cirebon. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, kenaikan pangkat kali ini patut disyukuri. Pasalnya, hal itu merupakan hasil kerja keras, dedikasi dan pengabdian para personel selama ini sehingga mendapat ganjaran dari Negara. Karenanya, kenaikan pangkat harus dijadikan momentum untuk meningkatkan motivasi dan semangat dalam bekerja. Terutama dalam hal melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat yang menjadi tugas utama Polri. “Konsekuensi naik pangkat ini membuat tugas yang diemban semakin berat, sehingga harus meningkatkan kinerjanya demi kemajuan Polri, khususnya Polresta Cirebon,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Ia mengatakan, para personel juga harus selalu menjaga nama baik institusi dan menjadi teladan bagi masyarakat serta sesama anggota Polri. Pasalnya, seiring dengan kenaikan pangkat terdapat tanggung jawab yang lebih tinggi dibanding sebelumnya. “Saya selaku pimpinan Polresta Cirebon mengucapkan selamat dan berharap seluruh personel yang naik pangkat selalu memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat. Sehingga kelak dapat diceritakan kepada anak cucu sebagai suatu kebanggaan,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka Polda Jabar menggelar upacara laporan kenaikan pangkat Polri periode 1 Juli 2025 kepada 78 personel yang terdiri dari 77 Bintara dan 1 PNS, kegiatan dilakukan di halaman Mako Polres Majalengka, Senin (30/6/2025). Bertindak sebagai inspektur upacara Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian,S.H., S.I.K.,M.H., yang diikuti oleh Wakapolres, Para Kabag, Kasat, Kapolsek Jajaran, Perwira Staf, anggota dan Bhayangkari Cabang Majalengka. Usai upacara, penyiraman air bunga kepada perwakilan Personil dan penyiraman air kepada seluruh personel yang naik pangkat, kemudian pemberian ucapan selamat. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian mengatakan, kenaikan pangkat pengabdian Polri, merupakan suatu penghargaan Negara terhadap dedikasi dan kinerja bagi anggota Polri yang telah melaksanakan tugas dengan baik melalui proses panjang. “Tentunya dengan menyandang pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadikan Personel yang naik pangkat berkomitmen untuk lebih meningkatkan dedikasi dan kinerjanya sesuai tugas masing-masing,” ungkapnya. Dalam rangka Polri yang presisi, lanjut dia, bahwa Polri dituntut untuk merubah pola pikir dan lebih semangat dalam pelaksanaan tugas. “Selamat atas kepercayaan dan penghargaan yang telah diterima sehingga dalam pelaksanaan tugas lebih baik lagi,” ucap dia. Menurut dia, kenaikan pangkat bagi anggota polri merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan dalam meniti karir di lingkungan Polri, hal tersebut juga merupakan pembinaan Polri dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri. Lebih lanjut, ia berpesan kepada seluruh personel bahwa kenaikan pangkat tidak didapatkan dengan sendirinya, namun harus dilandasi dengan loyalitas serta tanggung jawab dan kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas. “Tentunya anggota harus disiplin dan mempunyai dedikasi,” tuturnya. Ia berharap, dengan kenaikan pangkat, setiap personil terus memotivasi diri untuk mengembangkan kemampuan dan profesionalismenya dalam melaksanakan tugas sehingga mampu menghadapi tantangan kerja yang semakin berat dan kompleks seiring dinamika masyarakat yang terjadi. “Kenaikan pangkat juga merupakan sebuah tanggung jawab untuk melaksanakan tugas yang lebih baik lagi, terutama sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Majalengka, Polda Jawa Barat, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Sepanjang bulan Mei hingga Juni 2025, sebanyak 11 kasus tindak pidana narkoba berhasil diungkap di wilayah hukum Kabupaten Majalengka. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 14 tersangka, terdiri dari 13 laki-laki dan 1 perempuan. Dari 11 kasus tersebut, sebanyak 6 kasus berkaitan dengan narkotika jenis sabu, 1 kasus tembakau sintetis, dan 4 kasus peredaran obat keras/bebas terbatas. Para tersangka ditangkap di sejumlah kecamatan, seperti Kertajati, Ligung, Sumberjaya, Majalengka, Sindangwangi, Rajagaluh, Lemahsugih, dan Sukahaji. Berikut rincian pengungkapan kasus narkoba oleh Satresnarkoba Polres Majalengka, 8 (Delapan) tersangka terlibat kasus narkotika jenis sabu, 2 (Dua) tersangka terkait tembakau sintetis, 4 (Empat) tersangka terlibat dalam tindak pidana peredaran obat keras tanpa izin. Total terdapat 11 kasus yang tersebar di berbagai kecamatan, di antaranya 2 kasus di Kertajati, 1 kasus di Ligung, 1 kasus di Sumberjaya, 2 kasus di Majalengka, 1 kasus di Sindangwangi, 2 kasus di Rajagaluh, 1 kasus di Lemahsugih dan 1 kasus di Sukahaji. Modus Operandi yang Dilanggar, “Dalam aksinya, para pelaku menggunakan dua modus operandi utama, yakni sistem tempel (peta/lokasi) dan tatap muka langsung (Cash on Delivery/COD),” ujar Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian didampingi Kasat Narkoba AKP Sigit Purnomo, Senin (30/6/2025). Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yaitu : Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) untuk kepemilikan narkotika golongan I seperti sabu dan ganja (ancaman minimal 4 tahun penjara). Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jika jumlah barang bukti melebihi ambang batas tertentu (ancaman minimal 5 tahun penjara). Pasal 435 Jo Pasal 138 UU No. 17/2023 tentang Kesehatan bagi pelaku peredaran obat farmasi tanpa izin edar (ancaman maksimal 12 tahun penjara). Kapolres menegaskan akan terus melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku tindak pidana narkoba. Dengan kerja sama masyarakat dan dukungan semua pihak, diharapkan peredaran narkotika dapat ditekan demi menjaga generasi muda dari bahaya laten narkoba. “Ini adalah bentuk keseriusan Polres Majalengka dalam menindak segala bentuk kejahatan narkotika. Kepada masyarakat, kami imbau agar aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing,” ucapnya. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA Bidik-kasusnews.com,. Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan peresmian pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) di Blok Bantarujeg RT 03/RW 05, Desa dan Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Minggu (29/6/2025). Kegiatan sosial ini merupakan kolaborasi antara Polres Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, dan Komunitas Bagong Mogok Indonesia (BMI) yang didirikan oleh Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Pol. Asep Guntur Rahayu. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Majalengka Drs. Eman Suherman, Wakil Bupati Dena M Ramadhan, jajaran Forkopimda Majalengka, Muspika Bantarujeg, dan ratusan warga setempat. Rumah yang dibangun merupakan milik Lukman (50), seorang warga kurang mampu, dengan ukuran 4×6 meter. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2025, sebagai bagian dari program sosial yang lebih luas untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Majalengka. Selain meresmikan pembangunan rumah, Kapolres Majalengka bersama BMI juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga sekitar. Bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang dipusatkan pada semangat pelayanan dan kedekatan Polri dengan masyarakat. “Melalui kegiatan RUTILAHU dan pemberian bansos ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat dan membantu meringankan beban mereka,” ujar AKBP Willy Andrian. Kapolres juga menyampaikan apresiasi atas sinergi antara komunitas sosial dan pemerintah daerah. Menurutnya, langkah kolaboratif seperti ini menjadi kunci keberhasilan pembangunan sosial yang berkelanjutan. Bupati Majalengka Eman Suherman dalam sambutannya kembali menegaskan pentingnya gotong royong dalam membangun kesejahteraan bersama. Ia menyebut, pembangunan rumah warga ini bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga membangun harapan dan semangat hidup masyarakat. Sementara itu, pendiri Komunitas Bagong Mogok, Brigjen Pol. Asep Guntur, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan cerminan dari nilai-nilai empati dan kepedulian sosial yang harus terus dipupuk di tengah masyarakat. Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang acara. Tak sedikit dari mereka yang menyampaikan terima kasih secara langsung atas perhatian yang diberikan pemerintah dan kepolisian. Semangat kebersamaan, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi wajah utama dari peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Majalengka tahun ini—mewujudkan kehadiran negara yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka melaksanakan kegiatan pengamanan dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di beberapa titik keramaian wilayah Kota Majalengka, di antaranya Creative Center Majalengka, Alun-Alun Majalengka, dan kawasan Munjul Majalengka. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Majalengka Kompol Asep Agustoni, S.E., M.M. bersama sejumlah personel gabungan. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. melalui Wakapolres Kompol Asep Agustoni, S.E., M.M. menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan KRYD ini adalah untuk memberikan imbauan secara persuasif kepada masyarakat yang berkerumun agar senantiasa menjaga ketertiban dan menghindari potensi gangguan terhadap harkamtibmas. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu (28/06/2025). Dengan adanya kehadiran personel Polri di tengah masyarakat, diharapkan dapat menciptakan rasa aman serta meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di ruang terbuka, khususnya pada akhir pekan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang publik. (Asep Rusliman)