HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan debit air Sungai Balangan sebagai langkah antisipasi potensi banjir, terutama saat curah hujan masih tinggi di wilayah sekitar. Monitoring tersebut dilaksanakan pada Kamis (22/01/2026) sekitar pukul 10.10 WITA hingga 10.30 WITA, dengan titik pemantauan di Pintu Air Desa Beringin, wilayah hukum Polsek Banjang. Berdasarkan hasil pantauan, ketinggian air di Pintu Air Desa Beringin tercatat mencapai 1,10 meter, kemudian mengalami penurunan sekitar 1 sentimeter menjadi 1,09 meter. Kondisi tersebut dinyatakan sudah masuk batas normal, sehingga situasi perairan terpantau relatif aman. Meski demikian, Polsek Banjang tetap menekankan kewaspadaan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai. Petugas memberikan imbauan agar warga selalu berhati-hati dan siaga terhadap potensi banjir bandang yang bisa terjadi sewaktu-waktu apabila debit air kembali meningkat secara mendadak. Sementara itu, berdasarkan pemantauan terbaru, tidak ditemukan wilayah terdampak banjir di Kecamatan Banjang. Adapun kondisi fasilitas umum juga terpantau aman, meliputi: • Sekolah: nihil terdampak • Tempat ibadah: nihil terdampak • Jalan umum: nihil terdampak • Rumah penduduk: nihil terdampak Dalam menghadapi kemungkinan perubahan cuaca dan peningkatan debit air, Polsek Banjang juga melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa untuk memastikan informasi kondisi wilayah dapat diterima secara cepat dan akurat. Selain itu, langkah antisipatif turut disiapkan berupa rencana pembentukan Posko Tanggap Darurat, lengkap dengan kesiapan personel dan perlengkapan penanganan banjir dadakan. Kapolsek Banjang melalui petugas di lapangan menyampaikan, apabila dalam beberapa waktu ke depan curah hujan di wilayah Kabupaten Balangan masih tinggi, maka debit air Sungai Balangan berpotensi kembali mengalami peningkatan. Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Polsek Banjang juga menyiapkan posko sementara di Mako Polsek Banjang dengan dukungan perlengkapan darurat, seperti: • ban dalam (pelampung), • tali-temali, • sepatu bot, • jas hujan, • obat-obatan. Polsek Banjang memastikan pemantauan debit air akan terus dilakukan secara berkala dan perkembangan situasi akan dilaporkan sesuai kondisi terbaru di lapangan. (Agus)
BREBES | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dugaan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite oleh mobil siaga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, di SPBU 44.522.20 Bangsri–Bulakamba–Brebes, memicu perhatian publik dan menjadi bahan diskusi terkait ketepatan sasaran subsidi energi. Temuan tersebut diperoleh tim investigasi Media Bidik-Kasus saat melakukan pemantauan lapangan, Kamis (22/1/2026). Pihak media kemudian melakukan konfirmasi sebagai bagian dari tugas jurnalistik dan fungsi kontrol sosial terhadap penggunaan subsidi negara. Operator: Mobil Siaga untuk Layanan Warga, BBM Dibebankan ke Pengguna Saat dimintai keterangan, operator mobil siaga Desa Grinting menjelaskan bahwa kendaraan tersebut digunakan untuk kepentingan pelayanan masyarakat. Salah satunya, mengantar warga bernama Sunardi, RT 12 RW 02 Desa Grinting, menuju RS Permata Insani Brebes. Operator juga menyampaikan bahwa biaya operasional BBM mobil siaga desa tidak sepenuhnya ditanggung pemerintah desa, melainkan dibebankan kepada warga pengguna layanan. Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat yang sebagian besar tergolong tidak mampu menjadi alasan penggunaan BBM non-subsidi seperti Pertamax dinilai memberatkan. “Karena pertimbangan itu, selama ini mobil siaga desa menggunakan BBM jenis Pertalite,” ujar operator, seraya menegaskan penggunaan tersebut dilakukan semata untuk pelayanan sosial warga. Niat Baik Tak Menghapus Kewajiban Taat Aturan Meski alasan kemanusiaan menjadi latar penggunaan mobil siaga, persoalan tidak berhenti pada niat baik. Mobil siaga desa merupakan kendaraan operasional pemerintahan desa yang umumnya bersumber dari anggaran negara atau daerah dan berstatus aset pemerintah. Artinya, penggunaan kendaraan tersebut—termasuk jenis BBM yang digunakan—semestinya mengikuti aturan yang berlaku, bukan berdasarkan kebiasaan di lapangan. Regulasi Subsidi Tegas, SPBU Wajib Waspada Merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014, Permen ESDM Nomor 37 Tahun 2022, serta ketentuan pengawasan BPH Migas, BBM bersubsidi diperuntukkan bagi konsumen tertentu dengan kriteria yang jelas dan mekanisme pengawasan yang ketat. Dalam konteks ini, kendaraan operasional pemerintahan—termasuk kendaraan desa—tidak otomatis masuk kategori penerima BBM bersubsidi, kecuali terdapat kebijakan khusus yang sah, tertulis, dan terverifikasi. Sorotan juga mengarah pada pihak SPBU, karena secara prinsip penyaluran BBM bersubsidi menuntut kehati-hatian dan kepatuhan terhadap ketentuan penjualan, termasuk memastikan BBM subsidi tidak keluar dari sasaran yang ditetapkan negara. Titik Kritis: Status Mobil Siaga, Verifikasi SPBU, dan Potensi Normalisasi Praktik Peristiwa ini memunculkan beberapa pertanyaan yang patut dievaluasi, di antaranya: 1. Apakah mobil siaga desa memiliki dasar hukum yang jelas untuk menggunakan Pertalite? 2. Bagaimana mekanisme verifikasi dan pengawasan di SPBU 44.522.20 Bangsri terhadap kendaraan yang mengisi BBM subsidi? 3. Apakah praktik serupa sudah berlangsung lama dan menjadi kebiasaan yang dinormalisasi atas nama pelayanan sosial? Jika tidak ada kejelasan kebijakan, praktik semacam ini dikhawatirkan membuka ruang penyimpangan dan berpotensi menggeser hak masyarakat kecil yang menjadi sasaran utama subsidi energi. Media Buka Ruang Hak Jawab Pemberitaan ini merupakan bagian dari fungsi pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yakni menjalankan kontrol sosial, pengawasan publik, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas layanan pemerintahan. Media Bidik-Kasumnews.com menegaskan bahwa berita ini disusun berdasarkan itikad baik, Kode Etik Jurnalistik, dan asas keberimbangan, serta membuka ruang hak jawab dan klarifikasi lanjutan kepada: • Pemerintah Desa Grinting • Pengelola SPBU 44.522.20 Bangsri • Instansi terkait seperti Dinas PMD, Pertamina, dan BPH Migas Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai dasar hukum penggunaan Pertalite oleh mobil siaga desa serta mekanisme pengawasan yang diterapkan di lapangan. Publik berhak mengetahui. Negara wajib hadir memastikan subsidi tepat sasaran, bukan berjalan di luar aturan meski berbalut alasan kemanusiaan. (Amin)
PANGKEP, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Setelah lima hari berjibaku dengan kerasnya alam pegunungan Bulusaraung, prajurit TNI AD yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan berhasil menemukan _black box_ pesawat ATR 42-500 di wilayah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/2026). _Black box_ berhasil ditemukan usai melewati pencarian intensif di medan ekstrem berupa tebing terjal, hutan lebat, serta cuaca yang berubah cepat dan kerap diselimuti kabut. Berbekal disiplin, ketangguhan fisik, dan koordinasi yang solid lintas instansi, tim terus menyisir area reruntuhan pesawat hingga akhirnya menemukan perangkat penting tersebut. Di lapangan, tim dari Yonif 700/WYC, Jasdam spes mountenering serta tim reaksi cepat PT. Tonasa dan Basarnas yang bertugas menyisir bagian ekor pesawat memastikan _black box_ yang ditemukan terdiri dari dua unit benda berwarna oranye dan berada di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Perangkat tersebut selanjutnya diamankan untuk diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna mendukung proses investigasi penyebab kecelakaan. Penemuan _black box_ ini menjadi perkembangan signifikan dalam operasi pencarian dan penyelamatan pesawat ATR 42-500. Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian dan evakuasi korban lainnya dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel. Keberhasilan tersebut menegaskan komitmen TNI AD dalam operasi kemanusiaan, yang senantiasa hadir dan berperan aktif membantu penanganan musibah, meski harus menghadapi tantangan alam yang berat dan berisiko tinggi. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah terjadinya genangan air saat musim hujan, Babinsa Kelurahan Rajabasa Koramil 410-06/Kedaton, Serma Merwansyah, menginisiasi kegiatan gotong royong pembersihan parit dan saluran air yang tersumbat sampah di Jalan Indra Bangsawan Gang H. Hasan RT 05 LK 01, Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/1/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial TNI AD, khususnya dalam membantu masyarakat menyelesaikan persoalan lingkungan di wilayah binaan. Sebelum pelaksanaan, Babinsa terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak Kelurahan Rajabasa agar kegiatan berjalan efektif dan melibatkan berbagai unsur terkait. Gotong royong tersebut melibatkan Lurah Rajabasa beserta Sekretaris Kelurahan, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, staf kelurahan, unsur kepala lingkungan (kaling) dari tiap RW, Ketua RT 05, anggota Linmas, serta puluhan warga yang secara sukarela turut ambil bagian. Sebelum pembersihan dimulai, Serma Merwansyah memberikan arahan singkat kepada peserta kegiatan. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan saluran air guna mencegah genangan, banjir lokal, serta potensi munculnya berbagai penyakit akibat air yang tercemar. Ia juga mengingatkan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya saluran air di lingkungan permukiman. Dalam pelaksanaannya, Babinsa tidak hanya berperan sebagai penggerak dan pengarah, tetapi juga turun langsung membersihkan parit, mengangkat tumpukan sampah yang menyumbat aliran air, serta membantu memindahkan sampah ke kendaraan pengangkut yang telah disiapkan oleh pihak kelurahan dan Damkar. Antusiasme warga terlihat tinggi, bahkan sebagian membawa peralatan sendiri seperti sekop dan ember untuk mempercepat proses pembersihan. Selain kerja bakti, Babinsa juga memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah yang baik, termasuk pentingnya memilah sampah rumah tangga dan tidak membuang sampah ke parit maupun saluran air. Ia turut mengajak warga membentuk kepedulian bersama melalui kegiatan rutin menjaga kebersihan lingkungan. Setelah beberapa jam pelaksanaan, kegiatan pembersihan berhasil diselesaikan dengan aman dan tertib. Saluran air yang sebelumnya tersumbat kini kembali lancar, sehingga diharapkan mampu mencegah terjadinya genangan saat hujan deras. Warga pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Babinsa serta seluruh pihak yang terlibat, karena kegiatan tersebut dinilai sangat membantu dan memberikan dampak langsung bagi kenyamanan lingkungan tempat tinggal mereka. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jajaran Polsek Babirik, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melaksanakan pengecekan dan monitoring debit air di wilayah Kecamatan Babirik sebagai upaya memastikan kondisi keamanan serta kenyamanan masyarakat pascagenangan air. Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan pada Rabu (21/01/2025), mulai pukul 09.30 WITA hingga 10.30 WITA, dengan lokasi pengecekan difokuskan pada pintu air (polder) di Desa Kalumpang Luar, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pengecekan debit air ini dilakukan oleh personel Polsek Babirik, yakni Aiptu Hendra KA, Aiptu Denny F, dan Brigpol M. Arvin P. Siregar, S.Kom, menggunakan sarana kendaraan dinas roda empat (R4). Dari hasil monitoring di lapangan, diketahui bahwa kondisi debit air di wilayah Kecamatan Babirik mengalami penurunan. Sejumlah ruas jalan yang sebelumnya tergenang kini sudah mulai mengering, meskipun masih terdapat beberapa titik genangan. Namun demikian, genangan tersebut masih dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Dengan kondisi yang terus membaik, aktivitas masyarakat di Kecamatan Babirik terpantau kembali berjalan normal, dan warga sudah dapat menjalankan kegiatan sehari-hari seperti biasa. Kapolsek Babirik menyampaikan bahwa kegiatan monitoring debit air ini bertujuan untuk memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif, sekaligus sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi dampak lanjutan akibat perubahan kondisi cuaca dan air. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta akan terus dilakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Babirik. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Danau Panggang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dengan melakukan monitoring perkembangan debit air sungai di wilayah hukumnya. Pemantauan tersebut dilaksanakan pada Rabu (21/01/2026) mulai pukul 10.00 WITA hingga 11.00 WITA, sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca dan kenaikan debit air sungai di Kecamatan Danau Panggang. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, Desa Palukahan menjadi wilayah yang terdampak banjir. Selain permukiman warga, sejumlah fasilitas umum juga terendam air, di antaranya Puskesmas Danau Panggang, Kantor Polsek Danau Panggang, serta Kantor Desa Palukahan. Sementara itu, hasil pemantauan di jalur jalan tembus antar kecamatan menunjukkan adanya penurunan ketinggian air sekitar 13 sentimeter, yang mengindikasikan debit air sungai mulai berangsur surut, meskipun kondisi masih perlu terus diawasi. Kapolsek Danau Panggang melalui personel yang bertugas menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah preventif guna meminimalisir risiko yang ditimbulkan akibat banjir. Di antaranya dengan memberikan imbauan kepada warga yang bermukim di bantaran sungai agar tetap waspada, serta melarang anak-anak bermain di tepi sungai guna mencegah kejadian hanyut atau tenggelam. Selain itu, Polsek Danau Panggang juga menjalin koordinasi aktif dengan Pemerintah Desa, agar setiap perkembangan kondisi banjir di wilayah terdampak dapat segera diinformasikan dan ditangani secara cepat dan tepat. Dalam upaya kesiapsiagaan, Polsek Danau Panggang turut menyediakan peralatan pendukung penanganan banjir, seperti ban dalam sebagai alat pelampung, tali, serta sepatu bot, yang dapat digunakan sewaktu-waktu dalam membantu evakuasi atau pertolongan kepada warga. Polsek Danau Panggang memastikan pemantauan debit air sungai akan terus dilakukan secara berkala dan perkembangan situasi akan dilaporkan lebih lanjut sesuai kondisi di lapangan. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menjelang operasional penyaluran Makanan Bergizi Gratis bagi pelajar, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), mendapat kunjungan monitoring, evaluasi, dan pengawasan dari Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Kalimantan Selatan, Selasa (20/1/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BGN Regional Kalimantan Selatan, Siti Fatimah, didampingi dua orang staf. Turut hadir Kasat Intelkam Polres HSU AKP Agus Murti Widodo, Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., serta H. Barkati selaku pihak ketiga yang terlibat dalam pembangunan SPPG. Monitoring ini bertujuan untuk melakukan penilaian akhir terhadap kesiapan sarana dan prasarana SPPG sebelum resmi dioperasikan dalam mendukung program penyaluran makanan bergizi kepada siswa-siswi usia sekolah yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari di wilayah HSU. Dalam hasil evaluasi sementara, BGN Regional Kalsel memberikan sejumlah catatan penting sebagai bagian dari standar keamanan, kesehatan, dan kelayakan operasional. Di antaranya adalah perlunya pemasangan termometer di setiap ruangan untuk menjaga suhu dan kelembapan, pemasangan oil trap sebelum limbah minyak masuk ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta pemasangan mosquito killer guna mencegah berkembangnya serangga di area dapur dan pengolahan makanan. Selain itu, juga direkomendasikan penyediaan genset sebagai cadangan listrik, ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap titik strategis, serta pemasangan sistem penyaringan air berbasis sinar ultraviolet pada aliran air yang digunakan untuk memasak dan mencuci bahan makanan agar terhindar dari bakteri berbahaya. Sebagai bagian dari kelengkapan administrasi dan verifikasi, pihak SPPG Kemala Bhayangkari HSU juga diwajibkan melengkapi sejumlah data pendukung berupa dokumentasi fasilitas, peralatan dapur, instalasi listrik dan gas, bangunan, tenaga kerja lokal, alat K3, hingga video alur keluar-masuk bahan pangan. Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan tahapan krusial sebelum SPPG resmi beroperasi. Ia menegaskan bahwa Polsek Banjang bersama jajaran Polres HSU siap mendukung pengamanan dan kelancaran program strategis tersebut. “Monitoring ini menjadi langkah akhir untuk memastikan seluruh aspek keamanan, kebersihan, dan kelayakan operasional telah terpenuhi sebelum SPPG menyalurkan makanan bergizi gratis kepada para pelajar,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Saat ini, pihak pengelola SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari HSU masih menunggu rekomendasi resmi dari BGN Pusat sebagai dasar dimulainya operasional penuh layanan pemenuhan gizi bagi siswa-siswi di wilayah Hulu Sungai Utara. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Polri dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program nasional peningkatan gizi anak sekolah, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang prediktif, responsif, dan berkeadilan. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Banjang jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan patroli sekaligus pengaturan lalu lintas pada Rabu pagi (21/1/2026). Kegiatan ini difokuskan pada jam rawan aktivitas masyarakat guna mencegah berbagai potensi gangguan keamanan. Patroli yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA tersebut dipimpin oleh personel Unit Samapta Polsek Banjang dengan sasaran kawasan sekolah dan ruas jalan yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi, khususnya di sekitar Sekolah Ukhuwah, Sekolah Iyuns, serta MIN 28 Kalintamui. Kapolsek Banjang menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. Selain pengaturan arus lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat, pelajar, serta pengguna jalan. “Patroli dan pengaturan lalu lintas ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tawuran, balap liar, serta berbagai aksi kejahatan jalanan atau street crime yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujarnya. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut melibatkan empat personel, yakni Aiptu Soeyatmin, S.H., Aipda Dedi Susanto, Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir, dengan menggunakan sarana patroli roda dua untuk menjangkau lokasi secara efektif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan situasi Kamtibmas di wilayah Polsek Banjang terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas berjalan lancar, serta aktivitas masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, dapat berlangsung dengan tertib. Polsek Banjang menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan kegiatan preventif secara berkelanjutan sebagai wujud pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Primer Koperasi Kartika Gatam 10 secara resmi menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025 di Makodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Bandar Lampung, Selasa (20/1/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.20 WIB tersebut menjadi forum evaluasi kinerja koperasi sekaligus penetapan arah kebijakan ke depan. RAT dihadiri langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung Riana Apriana, para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0410/KBL, Kepala Koperasi Gatam Kapten Inf Arif, Kepala Koperasi Kartika Gatam 10 Kapten Inf Sunarto, serta Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS Kodim 0410/KBL. Dalam sambutannya, Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan menegaskan bahwa RAT merupakan amanat organisasi yang wajib dilaksanakan secara jujur, terbuka, dan objektif. Menurutnya, koperasi harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika zaman tanpa meninggalkan tujuan utama, yakni meningkatkan kesejahteraan anggota. “Koperasi yang sehat adalah koperasi yang dikelola secara profesional, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan anggotanya. Saya mengapresiasi kinerja pengurus dan pengawas yang telah bekerja dengan baik selama satu tahun terakhir,” ujarnya. Dandim juga mengajak seluruh anggota untuk menjadikan hasil RAT sebagai komitmen bersama dalam membangun koperasi yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan di lingkungan Kodim 0410/KBL. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, memberikan apresiasi atas terselenggaranya RAT tepat waktu. Ia menilai hal tersebut mencerminkan tata kelola koperasi yang tertib dan bertanggung jawab. Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan nilai kekeluargaan dan kebersamaan, bukan semata-mata berorientasi pada keuntungan. RAT, sebagai forum tertinggi koperasi, menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian kinerja sekaligus menyusun rencana kerja yang lebih adaptif. “Ke depan, koperasi dituntut untuk terus berinovasi, mengembangkan unit usaha baru, serta memanfaatkan teknologi digital agar mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks,” pungkasnya. Pelaksanaan RAT Primer Koperasi Kartika Gatam 10 Tutup Buku Tahun 2025 berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan komitmen bersama seluruh anggota dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar kesejahteraan prajurit dan keluarga besar Kodim 0410/KBL. (Agus)
WAY TUBA, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Tahun 2026, Persit Ranting 9 Lanudad Gatot Soebroto turut ambil bagian dalam Lomba Posyandu Seluruh Nusantara yang digelar di Pangkalan Udara Lanudad Gatot Soebroto Puspenerbad, Senin (19/1/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Persit Ranting 9 Lanudad Gatot Soebroto, Ny. Yuni Putu Arry, yang memimpin Posyandu Candra Kirana Lanudad Gatot Soebroto sebagai peserta lomba. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran Persit dalam mendukung program kesehatan ibu dan anak serta peningkatan kesejahteraan keluarga prajurit. Ny. Yuni Putu Arry menyampaikan bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), sekaligus mendorong penerapan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS) di tengah masyarakat. “Melalui lomba ini, diharapkan seluruh kader dan pengurus Posyandu mendapatkan wawasan baru serta semangat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil, bayi, balita, dan keluarga,” ujarnya. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Ketua Persit Ranting 9 turut didampingi Ketua Persit Ranting 10 Skadron 12/Amur Jaya Yudha, Ny. Mega Bayu, sebagai bentuk sinergi dan dukungan antarorganisasi Persit di lingkungan Lanudad Gatot Soebroto. Penilaian lomba dilakukan oleh tim dewan juri lintas instansi yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan, BKKBN Kabupaten Way Kanan, serta Tim Pembina Posyandu Kabupaten Way Kanan. Kehadiran para juri bertujuan memastikan seluruh aspek pelayanan Posyandu, mulai dari administrasi, inovasi layanan, hingga partisipasi masyarakat, berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Kegiatan Lomba Posyandu ini berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Selain menjadi ajang evaluasi dan apresiasi, lomba ini juga diharapkan mampu memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di masyarakat, sejalan dengan semangat HUT ke-88 Persit Kartika Chandra Kiranа. (Agus)