Cirebon kota, Bidik-kasusnews.com,.Viral di media sosial, sebuah video yang diduga menampilkan aktivitas pesta komunitas LGBT, di salah satu tempat hiburan malam menimbulkan keresahan masyarakat Cirebon.Teknologi Pemantauan Kota Menyikapi hal tersebut, Polres Cirebon Kota bergerak cepat dengan mengamankan dua orang terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar membenarkan adanya penanganan terhadap kasus tersebut. Ia mengatakan, video yang beredar diduga memuat tindakan yang melanggar norma kesusilaan dan terjadi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. “Memang benar ada video viral yang menunjukkan dugaan pelanggaran kesusilaan oleh dua orang sesama jenis di wilayah hukum kami. Saat ini, kedua orang tersebut sudah kami amankan untuk didalami dan dilakukan pemeriksaan,” ujar AKBP Eko Iskandar, Kamis (22/1/26) malam. Dua orang yang diamankan masing-masing berinisial I (25) dan Y (26). Kapolres menegaskan, langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kepolisian dalam memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab keresahan masyarakat. “Respons masyarakat sangat besar karena ini dinilai meresahkan, khususnya bagi warga Cirebon. Kami berkewajiban menjamin kepastian hukum dan memastikan hal ini tidak berkembang menjadi sesuatu yang berdampak buruk di tengah masyarakat,” tegasnya.Teknologi Pemantauan Kota AKBP Eko menambahkan, proses pemeriksaan masih terus berlangsung. Polisi akan mendalami peran masing-masing pihak, termasuk konteks kejadian dan dugaan pelanggaran yang terjadi. Platform Berita Lokal “Masih kami dalami dan lakukan pemeriksaan. Nanti perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” pungkasnya. (Asep.R)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Kepedulian terhadap warga kurang mampu terus ditunjukkan jajaran Polres Indramayu Polda Jabar. Melalui kegiatan Jumat Berkah, personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Indramayu menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada seorang janda lansia yang hidup sebatang kara, Jumat (23/1/2026). Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan di wilayah Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Kegiatan Jumat Berkah ini dipimpin langsung oleh KBO Sat Binmas Polres Indramayu IPTU Tasim, S.IP., bersama sejumlah personel Sat Binmas, di antaranya AIPTU Asikin, AIPDA Siti Maya Sofa, S.H., AIPDA Poppy Diana F., AIPDA Murni Suhaeni, S.H., BRIPKA Teguh SP, BRIG Triono J.A., S.H., M.Si., serta BRIPDA Ferdyan Jaya Nugraha. “Sasaran bantuan adalah seorang janda lanjut usia bernama Wartiah (75), yang tinggal seorang diri di rumah sederhana di kawasan komplek pemakaman umum desa setempat,” kata Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui KBO Sat Binmas Polres Indramayu IPTU Tasim. Dalam kegiatan ini, Sat Binmas menyambangi langsung kediaman Wartiah untuk menyerahkan bantuan sembako sekaligus memberikan dukungan moral dan perhatian, sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat yang membutuhkan. IPTU Tasim menambahkan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial anggota Polri terhadap masyarakat. “Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin hadir langsung membantu warga yang benar-benar membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban hidup dan menjadi penyemangat bagi beliau,” ujar IPTU Tasim. Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian yang tersedia. “Jika menemukan potensi gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 atau layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp di nomor 0819-9970-0110,” tutup AKP Tarno. (Asep.R)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah genangan air saat musim hujan terus dilakukan di wilayah Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi. Babinsa Kelurahan Campang Jaya Koramil 410-01/PJG, Serka Agus Triawan, memimpin kegiatan gotong royong rutin bersama warga pada Sabtu (24/01/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung di Gang Lestari Wonosari RT 01/02 ini dimulai pukul 08.00 WIB dan melibatkan unsur pemerintah kelurahan serta masyarakat. Turut hadir dalam gotong royong tersebut Lurah Campang Jaya, kepala lingkungan, para ketua RT se-Kelurahan Campang Jaya, personel Linmas, serta warga sekitar yang antusias turun langsung membersihkan area selokan. Fokus kegiatan diarahkan pada dua pekerjaan utama, yakni membersihkan rumput liar yang menghambat aliran air serta mengangkat sampah non-organik yang menumpuk di pinggir dan dasar selokan. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh agar saluran air kembali lancar dan lingkungan menjadi lebih tertata. Serka Agus Triawan mengatakan, gotong royong ini tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko genangan saat hujan deras, sekaligus mencegah munculnya penyakit akibat lingkungan yang kotor. “Ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi upaya pencegahan agar tidak terjadi genangan air dan meminimalisir penyebaran penyakit yang dapat mengganggu kesehatan warga,” ujarnya usai kegiatan yang selesai sekitar pukul 09.00 WIB. Sementara itu, Lurah Campang Jaya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Babinsa dan jajaran Koramil yang terus aktif mendampingi masyarakat dalam kegiatan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi antara aparat dan warga menjadi kunci keberhasilan program kebersihan dan peningkatan kualitas lingkungan di Kota Bandar Lampung. “Kami sangat menghargai keterlibatan Babinsa dan Koramil. Dengan kerja sama seperti ini, lingkungan akan lebih nyaman dan sehat untuk seluruh warga,” katanya. Gotong royong rutin ini menjadi wujud sinergi nyata antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan wilayah, sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap lingkungan. Kegiatan serupa direncanakan terus dilakukan secara berkala sebagai komitmen menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. (Agus)

Jakarta,  Bidik-kasusnews.com – Kodam Jaya/Jayakarta melalui Kodim 0502/Jakarta Utara bersama Yonif TP 843 PYV dan Yonif TP 899/BSG menunjukkan kepedulian dan respons cepat dalam membantu warga terdampak banjir di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (23/1/2026). Banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan meluapnya aliran kali dan merendam permukiman warga. Menyikapi kondisi tersebut, personel Kodim 0502/Jakarta Utara dan unsur BKO dari Yonif TP 843 PYV dan Yonif TP 899/BSG segera turun ke lapangan untuk membantu evakuasi warga serta penanganan dampak banjir. Dalam pelaksanaannya, TNI mengerahkan perahu Landing Craft Rubber (LCR) guna menjangkau wilayah yang terisolasi dan mempermudah mobilisasi personel maupun pendistribusian bantuan. Selain itu, disalurkan juga makanan bergizi kepada warga terdampak serta mengerahkan tenaga kesehatan lengkap dengan perlengkapan medis untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat terdampak banjir merupakan wujud nyata peran TNI dalam operasi kemanusiaan, khususnya penanggulangan bencana alam. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat. Kodam Jaya/Jayakarta menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh unsur terkait dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat akibat bencana banjir. Melalui aksi nyata di lapangan, TNI tidak hanya menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga hadir sebagai solusi bagi masyarakat di saat-saat sulit. (Agus) Sumber: Pendam Jaya

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Kodam Jaya/Jayakarta melalui Kodim 0509/Kabupaten Bekasi dan Yonif TP 843/PYV menunjukkan komitmen nyata dalam membantu penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta dan Bekasi. Sejak terjadinya banjir akibat curah hujan tinggi, Kodam Jaya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi terkait bergerak cepat melaksanakan langkah-langkah tanggap darurat, Jumat (23/1/2026). Prajurit Kodam Jaya yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta, khususnya satuan jajaran Kodim di daerah terdampak, dengan sigap diterjunkan ke lapangan. Selain membantu proses evakuasi warga, para prajurit juga menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir. Sementara itu, di wilayah Bekasi, prajurit Yonif TP 843/PYV Kodam Jaya bersama Babinsa, masyarakat setempat, serta unsur terkait lainnya bahu-membahu melaksanakan penanganan tanggul sungai yang jebol di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Jebolnya tanggul tersebut mengakibatkan banjir yang merendam permukiman warga. Sebagai langkah cepat dan darurat, prajurit Kodam Jaya melakukan perbaikan tanggul sementara dengan menggunakan karung pasir. Upaya ini dilakukan untuk menahan laju air sekaligus mengurangi ketinggian genangan di rumah-rumah warga. Selain perbaikan tanggul, Kodam Jaya melalui Kodim 0509/Kabupaten Bekasi juga menyalurkan bantuan kemanusiaan di Kampung Bendungan RT 03 RW 05 Dusun III, lokasi tanggul jebol. Bantuan yang disalurkan berupa 2.000 karung pasir, mie instan, roti, serta karpet, dan diserahkan secara simbolis kepada Kepala Desa Pantai Bakti sebagai wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat. Kodam Jaya menegaskan bahwa kehadiran prajurit di lokasi bencana merupakan bentuk nyata pengabdian TNI dalam melindungi keselamatan dan kesejahteraan rakyat. Kodam Jaya akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait hingga kondisi wilayah terdampak kembali aman, kondusif, dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal. (Agus)

BANJANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka memastikan kelancaran kegiatan keagamaan di wilayah Kecamatan Banjang, Kapolsek Banjang memberikan arahan kepada seluruh personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam pengamanan rangkaian acara Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW serta sejumlah kegiatan haul yang diperkirakan dihadiri masyarakat dalam jumlah besar. Arahan tersebut mencakup pengamanan pada kegiatan Haul Abah Guru Sekumpul, Haul Syekh Abdul Karim, hingga kegiatan keagamaan di wilayah Guru Lokbangkai, yang menjadi agenda rutin masyarakat dan memiliki tingkat antusiasme tinggi. Kapolsek Banjang AKP Robby menekankan agar seluruh anggota melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta keikhlasan, mengingat kegiatan melibatkan jamaah dari berbagai desa dan berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas maupun kerawanan kamtibmas. Dalam pelaksanaan pengamanan, personel diminta menerapkan pola pengamanan terpadu, baik secara terbuka maupun tertutup, dengan mengedepankan langkah preventif untuk mencegah gangguan keamanan, kemacetan, maupun potensi gangguan lainnya. Selain itu, Kapolsek juga mengingatkan pentingnya pendekatan yang humanis dan santun. Seluruh personel diwajibkan bersikap ramah terhadap jamaah, tokoh agama, panitia, serta masyarakat umum, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, koordinasi lintas sektor juga menjadi perhatian utama. Kapolsek Banjang meminta personel memperkuat sinergitas dengan panitia kegiatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur TNI, serta instansi terkait agar seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar. Dalam aspek lalu lintas, anggota juga diperintahkan melakukan pengaturan arus kendaraan secara optimal di sekitar lokasi kegiatan dan jalur yang dilalui jamaah, guna menghindari kemacetan serta mencegah kecelakaan lalu lintas. Kapolsek Banjang menegaskan, seluruh personel harus menjaga netralitas dan profesionalitas selama bertugas serta menghindari tindakan yang dapat mencederai citra Polri. Ia juga mengajak anggota menjadikan pengamanan kegiatan keagamaan ini sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan kesiapan personel dan dukungan masyarakat, Polsek Banjang berharap seluruh kegiatan Isra Mi’raj dan rangkaian haul di Kecamatan Banjang dapat berlangsung aman, kondusif, dan penuh khidmat. (Agus)

BANJANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polsek Banjang melakukan pengamanan jalur dan kegiatan keagamaan pada peringatan Haul Syekh Abdul Karim sekaligus Haul Abah Guru Sekumpul (KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani) ke-21, yang digelar di Kubah Syekh Abdul Karim, Desa Kaludan Besar RT 3, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat (23/01/2026) malam. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 Wita tersebut dihadiri kurang lebih 350 jamaah laki-laki dan perempuan dari berbagai wilayah, terutama masyarakat Desa Kaludan Besar, Kaludan Kecil, serta sejumlah jamaah dari daerah sekitar. Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai penceramah Habib Asadullah bin Alwi Al Iderus, Pimpinan Ponpes Darutta’lim Wadawah, Malang, Jawa Timur. Turut hadir pula KH Kaspul Anwar selaku ulama Desa Kaludan Besar, jajaran Polsek Banjang yang diwakili Kanit SPKT Aiptu Noryadi bersama personel, Kades Banjang H. Mustafa, para alim ulama, guru agama, rombongan Maulid Al Habsyi Kaludan Besar, serta jamaah Masjid Jamiyatul Muttaqin. Rangkaian acara berlangsung khidmat dengan susunan kegiatan meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan panitia, ceramah agama, pembacaan doa, hingga penutup. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan tahlil untuk Abah Guru Sekumpul dan pembacaan Maulid Al Habsyi, yang menambah kekhusyukan suasana haul. Kapolsek Banjang melalui petugas di lapangan menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, serta mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu jalannya acara, mengingat jumlah jamaah yang hadir cukup banyak. Pengamanan turut didukung oleh relawan BPK Kaludan Besar, yang membantu mengatur jalur dan kelancaran arus jamaah di sekitar lokasi kegiatan. Secara umum, kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Tingginya antusiasme masyarakat dinilai menjadi hal positif dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjaga kerukunan sosial di wilayah Kecamatan Banjang. (Agus)

YOGYAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua Umum Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI), Dr. TM Luthfi Yazid, S.H., LL.M., menyatakan dukungan penuh terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 145/PUU-XXIII/2025 yang menegaskan perlindungan hukum bagi wartawan dan menolak praktik kriminalisasi terhadap karya jurnalistik. Pernyataan tersebut disampaikan Luthfi Yazid usai dilantik sebagai anggota Dewan Pakar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2025–2030, dalam rangkaian pelantikan pengurus PWI DIY yang digelar di Kompleks Kepatihan, Pusat Pemerintahan DIY. Menurut Luthfi Yazid, putusan MK yang dibacakan Ketua MK Suhartoyo pada Senin, 19 Januari 2026, merupakan tonggak penting dalam menjaga kemerdekaan pers. MK menegaskan bahwa frasa “perlindungan hukum” dalam Pasal 8 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers harus dimaknai bahwa sanksi pidana maupun perdata terhadap wartawan hanya dapat diterapkan setelah mekanisme hak jawab, hak koreksi, serta penilaian Dewan Pers tidak mencapai kesepakatan, sebagai bagian dari prinsip restorative justice. “Putusan ini wajib dilaksanakan dan ditaati. Selama ini banyak wartawan dikriminalisasi karena karya jurnalistiknya, dijerat UU ITE atau pasal pencemaran nama baik di KUHP. Dengan putusan MK, hal itu tidak bisa lagi dilakukan secara serta-merta,” tegas Luthfi Yazid. Ia menilai, kebebasan pers merupakan bagian tak terpisahkan dari demokrasi. Karena itu, setiap sengketa pemberitaan harus diselesaikan terlebih dahulu melalui mekanisme yang telah diatur dalam UU Pers, bukan langsung dibawa ke ranah pidana. Pelantikan pengurus PWI DIY tersebut juga dihadiri Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang dalam sambutannya menyampaikan dukungan terhadap kemajuan PWI. Sri Sultan, yang juga dianugerahi kartu anggota kehormatan PWI, mengingatkan insan pers agar senantiasa menjaga profesionalisme, etika, moral, serta prinsip demokrasi dalam menjalankan tugas jurnalistik. Menanggapi gagasan menjadikan Yogyakarta sebagai Pusat Pers Pancasila, Sri Sultan menyarankan agar dilakukan kajian akademik terlebih dahulu. Apabila kajian tersebut memberikan hasil positif, Sri Sultan menyatakan siap berkomunikasi dengan DPRD DIY untuk menindaklanjuti gagasan tersebut. Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menegaskan pentingnya meneguhkan idealisme pers di tengah disrupsi media dan maraknya informasi yang sulit diverifikasi. Menurutnya, tantangan terbesar pers saat ini adalah menjaga kepercayaan publik di tengah banjir hoaks dan disinformasi. Dalam kesempatan yang sama, Luthfi Yazid juga menyoroti urgensi regulasi media sosial, mengingat perannya yang kian besar dalam membentuk opini publik. Ia menyebut media sosial kini kerap disebut sebagai The Fifth Estate of Democracy atau pilar kelima demokrasi, sehingga diperlukan batasan tegas antara karya jurnalistik dan konten non-jurnalistik. “Jika perlu, harus ada redefinisi tentang pers di era digital. Media sosial dapat memproduksi hoaks dan post-truth melalui influencer dan buzzer. Ini tantangan serius,” ujarnya. Lebih jauh, Luthfi Yazid menyinggung perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan rule of algorithm yang memerlukan perangkat hukum memadai. Ia menilai, kebebasan berpendapat dan berekspresi sebagaimana diatur dalam Pasal 28E dan 28F UUD 1945 harus tetap menjadi landasan utama dalam pengembangan pers nasional ke depan, termasuk dalam menghadapi tantangan media sosial dan kecerdasan buatan. (Heri)

Pangkep, Bidik-kasusnews.com — Operasi pencarian dan evakuasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, resmi tuntas. Setelah tujuh hari menembus medan terjal dan cuaca ekstrem, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban yang sebelumnya dinyatakan hilang, Jumat (23/1/2026). Di hari ketujuh operasi, dua jenazah terakhir berhasil ditemukan, melengkapi hasil pencarian hari sebelumnya. Dengan demikian, total sepuluh korban pesawat ATR 42-500 telah ditemukan seluruhnya. Penemuan korban terakhir dilaporkan langsung dari lokasi oleh Letda Inf Sudirman Danton 1 Kipan A Yonif 700/Wira Yudha Cakti selaku ketua tim di lapangan. “Alhamdulillah kita berhasil menemukan korban terakhir atau kesepuluh. Terima kasih atas doa seluruh masyarakat Indonesia dan terima kasih atas arahan Bapak Pangdam XIV/Hasanuddin, Asops dan Asrem Kasdam serta seluruh pimpinan TNI,” ujarnya melalui radio komunikasi. Selama operasi, Tim SAR Gabungan menghadapi tantangan berat berupa kontur pegunungan ekstrem, hutan lebat, jarak pandang terbatas, serta cuaca yang berubah cepat. Meski demikian, operasi tetap dilaksanakan secara terukur dengan mengedepankan keselamatan personel dan koordinasi lintas instansi. Atas keberhasilan tersebut, Asops Kasdam XIV/Hasanuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan atas dedikasi, ketangguhan, dan semangat kemanusiaan yang ditunjukkan di lapangan. “Terima kasih kepada seluruh teman-teman di depan. Kita bangga, kita hormat kepada rekan-rekan Tim SAR Gabungan, kepada anggota kita yang berada di lokasi,” ungkapnya dari Posko Aju Desa Tompobulu. Keberhasilan ini menegaskan komitmen TNI AD untuk selalu hadir di garda terdepan dalam setiap misi kemanusiaan, bersinergi dengan seluruh komponen bangsa, serta menjawab panggilan tugas negara di medan seberat apa pun. Seluruh jenazah selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk proses identifikasi. (Agus)

AMUNTAI, BIDIK-KASUSNEWS.COM  Kepolisian Resor Hulu Sungai Utara (Polres HSU) melaksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) Semester I Tahun Anggaran 2026 yang dipusatkan di Lapangan Pahlawan Amuntai, Jumat (23/01/2026). Kegiatan ini menjadi agenda rutin untuk memastikan seluruh personel tetap berada dalam kondisi fisik prima guna mendukung pelaksanaan tugas operasional dan pelayanan kepada masyarakat. Sebanyak 153 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi dan polsek jajaran mengikuti kegiatan tersebut sejak pukul 07.30 WITA hingga selesai. Pelaksanaan TKJ dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan serta pengawasan ketat agar berjalan sesuai prosedur. Sebelum mengikuti rangkaian tes, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Sidokkes Polres HSU. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, pengukuran berat badan, hingga pemeriksaan profil darah seperti asam urat, kolesterol, dan glukosa. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan, guna memastikan personel yang mengikuti tes dalam kondisi sehat dan layak secara medis. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, para peserta melaksanakan pemanasan bersama untuk meminimalisir risiko cedera. Adapun materi tes kesamaptaan yang diujikan mencakup lari 12 menit, dilanjutkan pull up, push up, dan sit up masing-masing selama satu menit, serta ditutup dengan shuttle run (lari angka delapan) untuk mengukur kelincahan dan kecepatan. Kegiatan ini dipantau oleh panitia Kesjas serta tim Sipropam Polres HSU untuk memastikan disiplin, transparansi, dan objektivitas penilaian. Sejumlah perlengkapan pendukung seperti nomor dada, stopwatch, hingga peralatan medis darurat turut disiagakan di lokasi sebagai antisipasi jika terjadi gangguan kesehatan saat tes berlangsung. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Iptu Asep Hudzainur, menegaskan bahwa tes kesamaptaan jasmani merupakan bagian penting dalam manajemen pembinaan personel Polri. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan fisik personel secara berkala. Sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, personel Polri harus selalu siap dan memiliki stamina yang baik dalam setiap situasi,” ujar Iptu Asep. Ia menambahkan, selain menjadi evaluasi kebugaran, kegiatan ini juga memperkuat kekompakan internal personel di tengah padatnya tugas kepolisian. Dengan kondisi fisik yang sehat dan soliditas yang terjaga, Polres HSU optimistis pelayanan kepada masyarakat akan semakin maksimal dan profesional. (Agus)