BIDIK-KASUSNEWS.COM Manokwari – Pangdam XVIII/Kasuari melaksanakan peninjauan pembangunan rumah singgah Brigif TP 84/Uggor Abireso yang berlokasi di Kota Manokwari sebagai bentuk perhatian dan dukungan pimpinan terhadap upaya peningkatan kesejahteraan prajurit beserta keluarganya. Rumah singgah tersebut merupakan hasil swadaya satuan yang dibangun dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kebutuhan anggota, khususnya bagi prajurit Brigif TP 84/UA yang memiliki keterbatasan akses akibat lokasi satuan yang berada jauh dari ibu kota provinsi. Kehadiran fasilitas ini juga mendapat dukungan penuh dari Pangdam XVIII/Kasuari sebagai wujud komitmen pimpinan dalam membantu satuan jajaran, terutama dalam memberikan kemudahan bagi prajurit dan keluarga yang membutuhkan tempat tinggal sementara saat berada di Manokwari. Rumah singgah ini dilengkapi fasilitas yang memadai, terdiri dari 5 kamar tidur, 3 kamar mandi, 1 ruang tamu, dan 1 dapur, serta mampu menampung sekitar 20 orang. Untuk menunjang kenyamanan, bangunan tersebut juga telah dilengkapi tempat tidur, lemari, AC, dan perlengkapan pendukung lainnya. Fasilitas ini diperuntukkan bagi prajurit dan keluarga besar Brigif TP 84/UA, terutama yang sedang menjalani rawat jalan di Rumkit Tk. III J.A. Dimara Manokwari, serta dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain yang mendukung pelaksanaan tugas. Diharapkan keberadaan rumah singgah ini dapat memberikan kemudahan, kenyamanan, serta membantu meringankan beban prajurit dan keluarga dalam memperoleh pelayanan kesehatan maupun kebutuhan lainnya selama berada di Manokwari. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Mojokerto – Upaya membangun kekuatan bangsa dari tingkat desa terus digalakkan melalui berbagai inovasi pemberdayaan wilayah. Hal ini ditunjukkan oleh Kolonel Marinir Kakung Priyambodo yang menginisiasi pembinaan generasi muda bahari berbasis potensi lokal di Desa Kwatu, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Melalui program Jung Kwatu, Kolonel Kakung menghadirkan konsep pembinaan yang tidak hanya berfokus pada olahraga dayung, tetapi juga mengintegrasikan penguatan kapasitas wilayah sebagai pusat pertumbuhan sosial, ekonomi, dan pembentukan karakter generasi muda. Dengan mengusung semangat “laut adalah masa depan”, potensi perairan di Desa Kwatu dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan yang produktif. Jung Kwatu kini berkembang menjadi pusat aktivitas yang memadukan olahraga air, edukasi kebaharian, serta pembentukan kepemimpinan bagi generasi muda. Para peserta pembinaan tidak hanya diarahkan untuk meraih prestasi olahraga, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter kuat, dan memiliki semangat kebangsaan. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang berperan aktif dalam pembangunan masyarakat. Selain pembinaan generasi muda, program ini juga berdampak pada pemberdayaan ekonomi lokal. Kawasan long storage Desa Kwatu yang sebelumnya terbatas pemanfaatannya kini bertransformasi menjadi pusat olahraga air sekaligus destinasi wisata berbasis masyarakat. Kehadiran aktivitas ini turut mendorong tumbuhnya usaha mikro, kuliner, serta sektor pendukung lainnya. Kepala Desa Kwatu, Chosim, menyampaikan bahwa program tersebut membawa perubahan signifikan bagi masyarakat. Menurutnya, generasi muda kini memiliki ruang positif untuk berkembang, sementara desa semakin dikenal sebagai kawasan yang produktif dan inspiratif. “Pembinaan ini memberikan dampak nyata. Anak-anak muda lebih terarah, dan ekonomi warga juga ikut bergerak,” ujarnya. Penguatan karakter juga menjadi bagian penting dalam program ini, dengan mengintegrasikan nilai-nilai kepramukaan seperti kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, serta cinta tanah air. Pendekatan tersebut dinilai mampu menciptakan generasi yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial. Kolonel Kakung Priyambodo menegaskan bahwa generasi muda merupakan kunci dalam mewujudkan kebangkitan maritim Indonesia. Ia menilai, sinergi antara pemberdayaan potensi wilayah dan pembinaan generasi bahari menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan kemandirian dan daya saing bangsa. Program Jung Kwatu pun menjadi contoh konkret bagaimana pembinaan berbasis potensi lokal mampu mendorong transformasi desa menjadi pusat pertumbuhan yang berkelanjutan serta berdaya saing di masa depan. (Agus)
Mojokerto, Bidik-kasusnews.com – Kolonel Marinir Kakung Priyambodo menegaskan peran strategisnya dalam membangun kekuatan bangsa dari akar rumput melalui pemberdayaan potensi wilayah yang terintegrasi dengan pembinaan generasi muda bahari. Melalui Jung Kwatu di Desa Kwatu Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto, ia menghadirkan pendekatan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga dayung, tetapi juga pada penguatan kapasitas wilayah sebagai pusat pertumbuhan sosial, ekonomi, dan karakter. Model ini menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda dapat menjadi katalisator transformasi desa menuju kemandirian dan daya saing. Dengan mengusung filosofi laut adalah masa depan, Kolonel Kakung memanfaatkan potensi perairan lokal sebagai ruang strategis pembinaan. Jung Kwatu berkembang menjadi pusat aktivitas produktif yang memadukan olahraga, edukasi kebaharian, dan pembentukan karakter kepemimpinan. Para atlet tidak hanya dilatih untuk meraih prestasi, tetapi juga dibentuk sebagai agen perubahan yang membawa nilai disiplin, militansi, dan semangat kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat. Pemberdayaan potensi wilayah diwujudkan melalui optimalisasi kawasan long storage Desa Kwatu yang kini bertransformasi menjadi pusat olahraga air dan destinasi wisata berbasis masyarakat. Aktivitas yang tumbuh di kawasan ini mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui kehadiran UMKM, kuliner, serta sektor pendukung lainnya. Sinergi antara pembinaan olahraga dan pemberdayaan ekonomi menjadikan desa sebagai ruang hidup yang produktif, inspiratif, dan berkelanjutan. Penguatan karakter generasi muda juga dilakukan melalui integrasi nilai nilai kepramukaan yang selaras dengan semangat kebaharian. Kemandirian, kepemimpinan, kedisiplinan, dan cinta tanah air ditanamkan secara konsisten, sehingga melahirkan generasi yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian terhadap lingkungan. Pendekatan ini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi unggul yang mampu menghadapi tantangan global. Kepala Desa Kwatu, Chosim, menyampaikan bahwa kehadiran Jung Kwatu telah membawa dampak nyata bagi masyarakat. Generasi muda kini memiliki arah dan semangat baru, sementara desa semakin dikenal sebagai pusat kegiatan positif yang produktif. Perubahan ini menunjukkan bahwa pembinaan yang tepat mampu mengangkat potensi wilayah menjadi kekuatan strategis pembangunan. Sebagai pembina, Kolonel Kakung Priyambodo menempatkan generasi muda sebagai kekuatan utama dalam mewujudkan kebangkitan maritim Indonesia. Baginya, pemberdayaan potensi wilayah yang dipadukan dengan pembinaan generasi bahari adalah investasi jangka panjang bangsa untuk menciptakan kemandirian, kesejahteraan, dan kejayaan maritim Indonesia di masa depan. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Menjelang serah terima jabatan Kepala Dinas Pemeliharaan Material Korps Marinir ( Kadisharmat Kormar), Kolonel Marinir Tommy Dwijanto, CTMP., CRMP., melaksanakan memorandum kepada Kolonel Marinir Ukik Ari Nursanto, M.Tr.Hanla.,M.M. bertempat di Ruang Rapat Disharmat Kormar. Jalan Kwini Jakarta Pusat. Kamis (25/03/2026). Memorandum ini merupakan bagian dari proses kesinambungan kepemimpinan yang memuat gambaran tugas, capaian operasional, evaluasi, serta rekomendasi strategis guna mendukung kesiapan operasional Korps Marinir ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Kadisharmat Kormar menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh jajaran selama masa jabatannya, serta keyakinannya bahwa pejabat pengganti mampu melanjutkan dan meningkatkan kinerja yang telah dicapai. Sementara itu, Kolonel Marinir Ukik Ari Nursanto, M.Tr.Hanla.,M.M. menyatakan kesiapan untuk mengemban amanah sebagai Kadisharmat Kormar, dengan komitmen melanjutkan program yang telah berjalan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas. Serah terima jabatan Kadisharmat Kormar akan dilaksanakan besok 26 Maret 2026 sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan guna mendukung tugas Korps Marinir TNI AL dalam menjaga kedaulatan negara. (Agus)
PALEMBANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM, Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kombes Pol Susnadi, S.I.K. selaku Komandan Satuan Brigade Mobil (Dansat Brimob) Polda Sumatera Selatan memimpin langsung kegiatan halal bihalal yang digelar di lingkungan Mako Satbrimob Polda Sumsel, Kamis (26/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah apel kesatuan dan diikuti oleh seluruh personel Satbrimob Polda Sumsel. Dalam pelaksanaannya, Dansat Brimob didampingi oleh Danyon A Pelopor, Danden Gegana, serta para Pejabat Utama (PJU) Satbrimob Polda Sumsel. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan halal bihalal tersebut. Momen ini dimanfaatkan sebagai sarana untuk saling bersilaturahmi, mempererat hubungan antar personel, serta meningkatkan soliditas dan kebersamaan di lingkungan Satbrimob Polda Sumsel. Dalam sambutannya, Kombes Pol Susnadi menyampaikan bahwa halal bihalal bukan hanya tradisi, tetapi juga menjadi momentum untuk saling memaafkan serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan, profesionalisme, dan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan agar tetap aman dan kondusif. Kegiatan ditutup dengan saling bersalaman antar personel sebagai simbol saling memaafkan di Hari Raya Idul Fitri, yang berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Cirebon – Intensitas hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, mengakibatkan sebuah rumah milik warga bernama Turyadi ambruk pada Sabtu 28/03/2026. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17:05 Wib di Jalan Telaga Remis Blok 3, Desa Cikalahang. Berdasarkan informasi di lapangan, hujan dengan curah tinggi yang berlangsung cukup lama diduga menjadi penyebab utama robohnya bangunan rumah tersebut. Struktur bangunan yang tidak mampu menahan derasnya air hujan akhirnya runtuh dan mengalami kerusakan cukup parah. Kuwu (Kepala Desa) Cikalahang, Kusnan, langsung bergerak cepat dengan turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan kondisi serta memastikan keselamatan warga sekitar. Dalam keterangannya, Kusnan menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Alhamdulillah, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Kami sudah meninjau langsung ke lokasi dan memastikan kondisi aman,” ujarnya. Selain melakukan peninjauan, pihak desa juga berkoordinasi dengan warga setempat untuk melakukan langkah-langkah penanganan awal, termasuk membantu evakuasi barang-barang milik korban yang masih bisa diselamatkan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Warga diimbau untuk memastikan kondisi bangunan rumah tetap kokoh serta memperhatikan lingkungan sekitar guna meminimalisir risiko bencana. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan kondusif dan terkendali. Pihak desa akan terus memantau perkembangan serta memberikan bantuan yang diperlukan kepada warga terdampak. (Amin)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bandar Lampung mengakibatkan bencana tanah longsor yang menimpa sebuah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Kelurahan Sukadanaham. Di tengah kondisi darurat tersebut, sosok Babinsa Kelurahan Sukadanaham, Peltu Giarto, tampil sebagai garda terdepan yang cepat tanggap. Dengan sigap, ia langsung turun ke lokasi untuk melakukan monitoring sekaligus memastikan proses penanganan bencana berjalan dengan aman dan lancar, Sabtu (28/03/2026) malam. Bencana yang terjadi di Majelis Pengajian/TPA yang berlokasi di Jalan Kebersihan, RT 02 LK 3, Kelurahan Sukadanaham, Kecamatan Tanjung Karang Pusat (TKB) ini, menyebabkan talut sepanjang 10 meter longsor dan menimpa bangunan TPA, mengakibatkan dinding sebelah bangunan roboh. Berdasarkan laporan awal, kerugian material ditaksir mencapai Rp15.000.000, dengan korban jiwa nihil. Mendapat laporan kejadian, Peltu Giarto tanpa menunda waktu segera bergerak menuju lokasi. Kehadirannya tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai penggerak koordinasi antar instansi. Dengan kepemimpinan yang tenang namun tegas, ia langsung berkoordinasi dengan Lurah Sukadanaham, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), hingga tokoh masyarakat dan keluarga terdampak. “Kami harus memastikan keselamatan warga adalah yang utama. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Saat ini, kami fokus pada penanganan darurat dan pembersihan puing-puing longsor,” ujar Peltu Giarto di sela-sela memantau proses evakuasi ringan. Berkat inisiatif dan komunikasi efektif yang dibangun oleh Babinsa, penanganan bencana dapat berjalan cepat. Tim BPBD Bandar Lampung yang hadir di lokasi langsung melakukan asesmen dan penanganan awal, sementara proses pembersihan secara menyeluruh dijadwalkan akan dilaksanakan pada esok pagi (29/03) dengan melibatkan unsur kelurahan, petugas kebersihan, serta gotong royong warga sekitar. Lurah Sukadanaham yang turut hadir di lokasi menyampaikan apresiasinya atas dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh Peltu Giarto. “Babinsa kami sangat luar biasa. Beliau selalu menjadi yang pertama hadir di setiap musibah. Kehadirannya sangat membantu koordinasi kami di lapangan,” ungkapnya. Kegiatan monitoring dan pendampingan yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai itu berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Kehadiran Peltu Giarto tidak hanya membawa rasa aman bagi warga terdampak, tetapi juga memastikan seluruh elemen di lapangan bekerja dalam satu komando yang solid. Koramil 410-05/TKP pun mengapresiasi kinerja anggotanya. “Semangat ‘Pantang Menyerah’ yang selalu dipegang teguh Babinsa kita ini menjadi energi positif bagi warga yang sedang tertimpa musibah. Kami perintahkan untuk terus memantau proses pembersihan hingga benar-benar tuntas,” ujar Danramil. Musibah tanah longsor ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dini di musim hujan. Namun, di balik musibah tersebut, terpancar solidaritas yang kuat antara aparat kewilayahan dan masyarakat, yang salah satunya digerakkan oleh dedikasi seorang Babinsa Peltu Giarto yang terus semangat dalam menjalankan tugas. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung, 28 Maret 2026 – Intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kota Bandar Lampung sejak pagi hari menyebabkan saluran air di Jalan Ir. Sukarno Hatta, tepatnya di Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, mengalami penyumbatan parah. Akibatnya, air meluap ke badan jalan utama, mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas. Berawal dari laporan warga sekitar pukul 07.00 WIB mengenai gorong-gorong yang tersumbat lumpur dan bebatuan, Babinsa Kelurahan Way Gubak, Sertu Aan Asrori dari Koramil 410-01/Panjang, segera bergerak cepat. Pukul 08.30 WIB, kondisi semakin kritis ketika air mulai naik ke permukaan jalan di kawasan Kampung Ketapang Atas dan Ketapang Bawah, RT 01 Lk I. Genangan air setinggi 40 cm membuat sejumlah pengendara sepeda motor terjebak dan tidak berani melintas, memicu kemacetan panjang di ruas jalan tersebut. Hadir di lokasi, Sertu Aan Asrori tidak hanya memantau situasi, tetapi juga langsung berkoordinasi dengan warga setempat untuk melakukan pembukaan sumbatan secara manual. Dengan sigap, ia turun ke lokasi gorong-gorong yang tersumbat, membantu membersihkan material lumpur dan bebatuan yang menghalangi aliran air. “Kami menerima informasi dari warga terkait genangan yang semakin tinggi. Jika dibiarkan, ini akan sangat membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas ekonomi warga. Kami langsung bergerak untuk membantu membersihkan sumbatan dan mengatur lalu lintas,” ujar Sertu Aan Asrori di sela-sela kegiatannya. Berkat kerja cepat Babinsa bersama warga, pada pukul 10.00 WIB, genangan air mulai berangsur surut. Meskipun jalur belum sepenuhnya dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat secara normal, sistem buka tutup jalur lintas yang diterapkan bersama petugas setempat mampu mengurai kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan. Kehadiran Sertu Aan Asrori di tengah masyarakat menjadi bukti nyata kepedulian TNI, khususnya Babinsa, dalam mengatasi kesulitan warga. Sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat ini dinilai sangat efektif dalam menanggulangi dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir dan genangan air secara cepat dan tanggap. “Hari ini kami melihat langsung bagaimana Pak Babinsa tidak hanya memerintah, tapi ikut terjun membersihkan gorong-gorong. Kami sangat terbantu, apalagi air cepat surut meskipun tadinya sempat tinggi,” ujar salah seorang warga setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa dalam membantu kesulitan rakyat di wilayah binaannya, sekaligus menjaga stabilitas dan kelancaran aktivitas masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara, 28 Maret 2026 – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) diwarnai dengan kegiatan yang penuh kebersamaan dan manfaat bagi masyarakat. Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Paminggir, Sabtu (28/3/2026), digelar senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, serta halal bihalal yang diikuti ratusan warga. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 10.30 Wita ini menjadi momentum untuk meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat. Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Bupati HSU Hero Setiawan, anggota DPRD HSU, Kasat Polairud Polres HSU IPTU Marwan Susandy Ahmad, S.H., Danramil Danau Panggang, Camat Paminggir Ahmad Yani, S.Sos, para kepala desa se-Kecamatan Paminggir, serta unsur aparat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Rangkaian acara diawali dengan senam bersama yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Selanjutnya, masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan panitia sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga. Momentum halal bihalal juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan emosional dan kebersamaan antar unsur pemerintah dan masyarakat, terutama dalam suasana pasca-Ramadan. Kasat Polairud Polres HSU IPTU Marwan Susandy Ahmad menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan, tetapi juga membangun kedekatan antara aparat dan masyarakat. “Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat semakin solid, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat,” ujarnya. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Warga dari berbagai desa di Kecamatan Paminggir tampak aktif mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh semangat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kuatnya kebersamaan dalam membangun daerah, sejalan dengan semangat HUT ke-74 Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Temanggung-Bidik-KasusNews.com menggelar kegiatan Halal Bihalal sederhana pasca Hari Raya Idulfitri di Aula Dinkominfo, Kamis (26/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Dinkominfo, LPPL Temanggung TV, serta LPPL Radio eRTe FM. Kadinkominfo, Gotri Wijianto Wuriatmojo, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran media mainstream dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus media sosial. Menurutnya, media yang terstandarisasi dan terverifikasi, seperti Temanggung TV dan eRTe FM, bahkan Media Swasta lainnya memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang akurat dan sesuai kaidah jurnalistik. Ketika menyampaikan informasi, harus berpikir dua kali. Ada kaidah hukum dan etika yang harus dipatuhi, Tutur Gotri Ia mengutip pandangan Dewan Pers yang menganalogikan kondisi saat ini sebagai “pertarungan” antara media sosial dan media mainstream. Dalam konteks itu, media mainstream dinilai memiliki keunggulan, karena dikelola oleh wartawan terverifikasi dengan standar kerja yang jelas. Sebaliknya, media sosial kerap menjadi ruang tanpa batas. Informasi dapat disebarkan secara cepat tanpa proses verifikasi yang memadai. “Di media sosial, berita bisa langsung tersebar tanpa filter. Sementara media mainstream memiliki mekanisme penyuntingan dan kaidah yang jelas, ujarnya Gotri mengingatkan, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, terutama bagi penyelenggara pemerintahan. Ia menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi, baik secara pribadi, maupun institusional. Ia juga mendorong seluruh pengelola media di lingkungan pemerintah daerah untuk menghadirkan konten yang edukatif dan bertanggung jawab. Menurutnya, penyebaran informasi yang benar menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat. “Bagaimana kita menyajikan diseminasi informasi ini agar menjadi media yang edukatif dan bisa menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya. Selain itu, Gotri mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kapasitas diri, saling belajar, serta memperkuat kolaborasi antar lembaga media daerah. Ia menyebut Temanggung TV dan Radio LPPL eRTe FM Temanggung, serta Media Center Temanggung sebagai salah satu media terpercaya yang dapat menjadi rujukan dalam penyebaran informasi publik. Selanjutnya, kegiatan Halal Bihalal tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pegawai dan insan media. Di akhir sambutannya, Gotri menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh peserta. “Intinya adalah saling memaafkan. Saya pribadi mohon maaf apabila ada tutur kata maupun perbuatan yang kurang berkenan,” pungkasnya. Jurnalis ( trm )