BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus menggencarkan edukasi keselamatan berkendara melalui program Police Go To School. Kali ini, kegiatan tersebut menyasar para siswa di SMP IT Ihsanul Amal Kabupaten HSU, Senin (6/4/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA itu dipimpin oleh KBO Satlantas Polres HSU, IPDA Amin Mulyadi Jaya, S.H., M.A., bersama Kanit Kamsel AIPDA Eddy Gusfa dan Banit Kamsel BRIPDA Rio Dwian Putra. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mendasar mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Materi yang disampaikan meliputi aturan-aturan lalu lintas, kewajiban penggunaan helm, serta larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi anak di bawah umur. Petugas juga mengedukasi para siswa tentang risiko dan dampak buruk yang dapat ditimbulkan akibat pelanggaran lalu lintas, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Penyampaian materi dikemas secara interaktif sehingga mudah dipahami dan menarik perhatian para siswa. Sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan pesan keselamatan, siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar diberikan hadiah berupa helm. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perlindungan diri saat berkendara. Kasat Lantas Polres HSU melalui kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi sejak dini merupakan kunci utama dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan generasi muda dapat menjadi pelopor keselamatan di jalan raya. Program Police Go To School ini juga bertujuan membentuk karakter disiplin, meningkatkan kepatuhan terhadap aturan, serta menanamkan etika berlalu lintas yang baik di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa serta pihak sekolah. Satlantas Polres HSU berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui edukasi preventif demi menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Dengan semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”, diharapkan kesadaran berlalu lintas dapat tumbuh kuat sejak dini demi mewujudkan keamanan dan keselamatan bersama. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur di daerah kembali diperkuat dengan dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Tangkawang, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (6/4/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting, dipimpin langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc. Acara ini turut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) HSU, di antaranya Bupati HSU H. Sahrujani, Ketua DPRD HSU H. Fadillah, Dandim 1001 HSU-Balongan Letkol Inf Endra Retno Erowanto, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, serta perwakilan Kejaksaan Negeri, Kepala Dinas PUPR, Camat Haur Gading, Danramil Amuntai Utara, Kapolsek Amuntai Utara, Kepala Desa Tangkawang, dan masyarakat setempat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penayangan video rencana pembangunan jembatan, serta sambutan Pangdam XXII/Tambun Bungai. Momentum utama ditandai dengan peletakan batu pertama oleh unsur Forkopimda HSU sebagai simbol dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat Desa Tangkawang sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan pemotongan nasi tumpeng yang menjadi simbol rasa syukur atas dimulainya proyek tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai penunjang konektivitas wilayah dan peningkatan perekonomian masyarakat. Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat memperlancar akses transportasi serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah HSU, khususnya Kecamatan Haur Gading. Kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 10.20 WITA tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat TNI-Polri bersama pemerintah daerah menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Desa Tangkawang menyambut positif dan berharap jembatan tersebut segera rampung sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi aktivitas sehari-hari. (Agus)
AMUNTAI | Bidik-kasusnews.com – Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Utara (HSU) tengah menyelidiki kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan dan/atau penganiayaan berat yang menimpa seorang pelajar berinisial MKA (18). Insiden berdarah tersebut terjadi di kawasan Desa Penangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara pada Sabtu (4/4/2026) malam, sekitar pukul 21.30 WITA. Akibat kejadian ini, korban mengalami sejumlah luka tusuk dan robek yang cukup parah sehingga harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim, AKP Teguh Kuatman, S.H., membenarkan adanya peristiwa tindak kekerasan tersebut. “Benar, kami telah menerima Laporan Polisi dengan nomor: LP/B/08/IV/2026/SPKT/POLRES HSU/POLDA KALSEL. Kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan berat yang merujuk pada Pasal 262 KUHPidana dan/atau Pasal 466 Ayat (2) KUHPidana ini sedang dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh tim kami,” ujar AKP Teguh Kuatman, SH dalam keterangan resminya, Senin (6/4/2026). Lebih lanjut, AKP Teguh Kuatman, SH membeberkan kronologi kejadian yang bermula dari kesalahpahaman. Pada malam kejadian, korban MKA bersama rekan-rekannya, yakni H, S, MF, Au, CP, dan Am, tengah berkendara menggunakan sepeda motor. Saat melewati sekelompok pemuda di kawasan tersebut, rombongan korban kemudian singgah di ujung jalan bypass. Tidak lama berselang, saksi S datang dan memberitahukan bahwa salah satu terduga pelaku berinisial A sedang mencari orang yang mengenakan masker di rombongan mereka, yang kebetulan saat itu dipakai oleh saksi MF. Mendapat informasi tersebut, rekan korban berinisial H, Au, MF, bersama korban MKA berinisiatif mendatangi kelompok A yang sedang berkumpul di sebuah warung untuk mengklarifikasi masalah. Setibanya di lokasi, H mencoba bertanya secara baik-baik kepada kelompok A, “Ada salah apa kami, mencari yang bermasker?”. Namun nahas, pertanyaan tersebut justru direspons dengan tindak kekerasan. H tiba-tiba dipukul di bagian kepala oleh orang tak dikenal dari kelompok tersebut, sementara MF juga langsung mendapat serangan. Menyadari situasi yang tidak kondusif dan demi menghindari bentrokan yang lebih besar, H kemudian mengajak MF dan korban MKA untuk segera pergi meninggalkan lokasi kejadian. Di tengah jalan, rombongan ini berhenti dan baru menyadari bahwa dua rekan perempuan mereka, yakni Au dan CP, tertinggal di area warung tempat keributan terjadi. Tanpa pikir panjang, MKA dengan niat baik kembali ke lokasi untuk menjemput kedua rekannya tersebut. Tragisnya, niat tulus MKA berujung pada petaka. Sesampainya di lokasi, korban justru langsung dikeroyok secara membabi buta oleh terduga pelaku A bersama teman-temannya. Dalam insiden pengeroyokan tersebut, terlihat jelas keterlibatan A beserta rekannya yang berinisial L dan D di tempat kejadian perkara (TKP). Serangan kelompok tersebut membuat korban tidak berdaya dan mengalami luka-luka yang sangat serius. “Akibat pengeroyokan tersebut, korban MKA menderita luka tusuk di bagian leher, punggung, dan pinggang sebelah kanan. Selain itu, korban juga mengalami luka robek yang cukup parah di bagian wajah, tepatnya di dekat bibir. Korban yang bersimbah darah langsung dilarikan ke RSUD Pambalah Batung Amuntai untuk mendapatkan pertolongan medis,” tegas AKP Teguh merinci kondisi korban. Pihak keluarga korban melalui pelapor berinisial DP (22) segera melaporkan kejadian ini ke Mapolres HSU agar diproses secara hukum. Dari pihak pelapor, kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian, yakni satu lembar jaket hoodie berwarna hitam dan satu lembar baju kaos berwarna hitam yang keduanya dalam kondisi robek. Menutup keterangannya, Kasat Reskrim AKP Teguh Kuatman, SH memberikan peringatan keras kepada para terduga pelaku agar bersikap kooperatif. “Kami sudah mengantongi identitas para terduga pelaku, yakni A, L, D, dan kawan-kawan. Kami imbau agar mereka segera menyerahkan diri ke pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sebelum kami melakukan tindakan tegas. Kami juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada kepolisian,” pungkasnya. (Agus)
JAKARTA | Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., memimpin upacara pelepasan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat melaksanakan tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB yang tergabung dalam Satgas _United Nations Interim Force in Lebanon_ (UNIFIL) di Lebanon Selatan, bertempat di Apron VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026). Ketiga jenazah tiba di Jakarta sekitar pukul 17.00 WIB dengan penerbangan dari Turki. Presiden RI Prabowo Subianto turut hadir memberikan penghormatan terakhir saat jenazah disemayamkan di ruang VIP Terminal 3 sebelum diberangkatkan ke daerah masing-masing untuk dimakamkan secara militer. Prosesi diawali dengan penyerahan jenazah dari kesatuan kepada negara yang diterima langsung oleh Kasad. Upacara pelepasan berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada tiga prajurit terbaik bangsa, yaitu Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon, yang gugur dalam menjalankan misi perdamaian dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa. “Hari ini kita menerima kepulangan jenazah tiga prajurit terbaik bangsa yang gugur dalam pelaksanaan tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon. Kami sangat kehilangan. Mereka adalah putra-putra terbaik yang kami pilih untuk melaksanakan tugas perdamaian,” ujar Kasad. Kasad menegaskan, gugurnya ketiga prajurit tersebut menjadi duka mendalam bagi TNI, khususnya TNI AD. Namun, pengorbanan mereka juga menjadi pengingat bahwa setiap penugasan prajurit selalu mengandung risiko dan pengorbanan yang tulus demi bangsa dan kemanusiaan. Meski demikian, lanjut Kasad, pengorbanan tersebut tidak akan mengurangi komitmen TNI dan TNI AD untuk terus berkontribusi dalam misi perdamaian dunia. Justru semangat, dedikasi, dan keberanian para prajurit yang gugur harus menjadi teladan bagi seluruh prajurit di manapun berada dan bertugas. Kasad juga memastikan bahwa seluruh hak para prajurit yang gugur akan dipenuhi, dan keluarga yang ditinggalkan akan tetap menjadi bagian dari keluarga besar TNI AD. Negara, tegasnya, juga akan terus memberikan perhatian dan dukungan penuh. Usai upacara, jenazah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar selanjutnya diberangkatkan ke Bandung untuk dimakamkan di TMP Cikutra, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan ke Magelang untuk dimakamkan di TMP Giri Dharmoloyo II, sementara Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon ke Kulonprogo untuk dimakamkan di TMP Giripeni. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Upaya mempererat sinergi antar lembaga terus dilakukan jajaran kepolisian. Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU) AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melaksanakan kunjungan ke kediaman Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan di Desa Danau Panggang, Kecamatan Danau Panggang, Minggu (5/4/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WITA tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Bupati HSU, Wakil Bupati HSU, Dandim 1001 HSU-Balangan Letkol Inf Endra Retno Erowanto, S.Sos., M.I.P., serta para pejabat utama pemerintah daerah dan camat se-Kabupaten HSU. Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan diisi dengan agenda santai berupa mancing bersama. Momen tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antara Polri dan unsur pemerintahan daerah. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang harmonis lintas institusi. Menurutnya, sinergi yang baik antara aparat keamanan dan pemerintah daerah merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan pelayanan kepada masyarakat. “Melalui kegiatan seperti ini, hubungan kerja sama semakin solid, sehingga koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian juga memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa hambatan. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai wujud implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Perayaan Hari Raya Paskah (Kebangkitan Yesus Kristus) Tahun 2026 yang digelar umat Kristiani di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berlangsung dengan khidmat, aman, dan tertib pada Minggu (5/4/2026). Kegiatan ibadah yang dilaksanakan oleh jemaat GKE Amuntai ini dipimpin oleh Pendeta Mira Andayani, S.Th, dengan mengangkat tema “Memperingati Wafatnya Yesus Kristus” serta subtema “Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga” (Yohanes 20:26). Ibadah berlangsung di Barak Dalmas Parama Satwika Polres HSU, Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai. Perayaan tersebut dihadiri oleh sekitar 40 jemaat yang terdiri dari anggota TNI/Polri beragama Kristen, PNS, serta masyarakat dari Kabupaten HSU dan Balangan. Suasana ibadah berlangsung penuh kekhusyukan melalui rangkaian acara, mulai dari doa pembukaan, pujian, pembacaan Alkitab, khotbah, hingga perjamuan kudus. Kapolsek Amuntai Tengah menyampaikan bahwa pihaknya bersama Polres HSU telah melakukan pengamanan secara maksimal guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. “Kami berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh umat Kristiani dalam menjalankan ibadah, baik pada peringatan Jumat Agung maupun Hari Raya Paskah,” ujarnya. Selain itu, aparat kepolisian juga aktif melakukan koordinasi dengan panitia, tokoh agama, dan tokoh masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif sebelum, saat, dan setelah pelaksanaan ibadah. Dengan sinergi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat, perayaan Paskah di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Polres HSU menegaskan akan terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat sebagai bentuk pelayanan, perlindungan, dan pengayoman demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan harmonis di tengah keberagaman. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Jumat Agung, Polres Hulu Sungai Utara melaksanakan pengamanan secara maksimal pada kegiatan ibadah yang digelar bersama Jemaat GKE Amuntai, Jumat (03/04/2026). Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di Barak Dalmas Polres HSU, dengan melibatkan personel gabungan dari Polres HSU dan Polsek Amuntai Tengah. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Amuntai Tengah Ipda Sulistono, S.Sos. Sebelum pelaksanaan ibadah dimulai, terlebih dahulu dilaksanakan apel kesiapan pengamanan guna memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab di lapangan. Dalam apel tersebut, ditekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, serta tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Sebagai langkah preventif, personel Sat Samapta Polres HSU juga melakukan sterilisasi di area lokasi ibadah untuk memastikan tidak adanya potensi gangguan keamanan. Selain itu, pemeriksaan terhadap jemaat yang hadir dilakukan secara selektif menggunakan metal detector di pintu masuk guna menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan. Pengamanan juga dilakukan melalui ploting personel secara terbuka dan tertutup di sekitar lokasi kegiatan, sehingga setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini. Hal ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya kegiatan keagamaan. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan ibadah merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beragama serta menjaga toleransi antar umat beragama di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. “Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah. Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Polres HSU akan terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan, baik keagamaan maupun sosial, sebagai wujud nyata Polri yang Presisi dan humanis. Seluruh rangkaian kegiatan ibadah Jumat Agung berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara tetap terjaga kondusif, mencerminkan sinergi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga toleransi dan kerukunan. (Agus)
Jakarta | Bidik-kasusnews.com– Kepala Kelompok Staf Ahli Panglima Korps Marinir (Kapok Sahli Pangkormar) Brigjen TNI (Mar) Sandy Muchjidin Latief, S.IP., M.M. mewakili Panglima Korps Marinir (Pangkormar), Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. menghadiri acara Peresmian Wall of Fame serta Pelaksanaan Progress Test Pelatnas Angkat Besi 2026, Rabu (01/04/2026). Kapok Sahli Pangkormar dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala Dinas Provos Korps Marinir (Kadisprov Kormar) Kolonel Marinir Afin Dudun Abisantha, S.E., M.M., M.Tr.Hanla. Acara digelar di Gedung Pelatnas Angkat Besi, Pangkalan Marinir Jakarta (Lanmar Jakarta) Jalan Kwini II No.6 Senen, Jakarta Pusat. Dalam rangkaian acara tersebut, Kapoksahli Pangkormar dan Kadisprov Kormar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pembukaan oleh MC, peresmian, sambutan hingga penyerahan cinderamata kepada sejumlah tokoh olahraga dan Olympian legendaris Indonesia, Peresmian Wall of Fame ini menjadi momentum bersejarah bagi Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) untuk mengabadikan jejak emas para patriot olahraga. Usai prosesi peresmian, Kapok Sahli Pangkormar dan Kadisprov Kormar mengikuti kegiatan Progress Test untuk memantau perkembangan fisik dan teknik para atlet Pelatnas, baik putra maupun putri. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Memasuki hari kedua pencarian dua mahasiswi yang hanyut akibat banjir bandang di sungai terusan Way Betung, Taman Wisata Wiragarden, Kecamatan Teluk Betung Barat, Babinsa Kelurahan Batu Putuk, Sertu Agus Nuri, kembali menunjukkan dedikasi luar biasa. Kamis (2/4/2026), sejak pukul 08.00 WIB, ia bersama tim gabungan memantau dan mengoordinasikan proses pencarian yang sempat dihentikan sementara pada hari sebelumnya. Bertempat di Jalan Wan Abdul Rahman RT 03 LK 1 Kelurahan Batu Putuk, Sertu Agus Nuri tidak hanya sekadar hadir. Ia aktif berkoordinasi dengan Tim Basarnas, BPBD Bandar Lampung, aparat terkait Teluk Betung Timur, Tim aparat terkait Bandar Lampung, Lurah Batu Putuk, serta puluhan linmas dan relawan. Pencarian hari kedua difokuskan pada penyisiran sungai dan muara menuju pesisir. “Kami terus bergerak bersama tim. Hari ini kami perkuat koordinasi di lapangan, memastikan setiap titik rawan diperiksa. Semangat keluarga korban menjadi energi kami untuk tidak berhenti mencari,” ujar Sertu Agus Nuri di sela-sela pemantauan. Identitas kedua korban yang hilang sebelumnya adalah: 1. Fatmawati (22 tahun), warga Kelurahan Indraloka Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat, mahasiswi FMIPA Universitas Lampung. 2. Bunga Rosana (22 tahun), warga Kelurahan Hadi Mulyo, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, juga mahasiswi Unila. Puncak pencarian hari kedua membawa duka. Sekitar pukul 11.00 WIB, tim gabungan memperoleh informasi dari nelayan bahwa terdapat dua sosok mayat mengambang di perairan laut sekitar Pulau Pasaran, Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim SAR gabungan langsung meluncur ke lokasi. Babinsa Kelurahan Kota Karang turut memonitor babinsa pulau pesawaran sertu Muklis, proses evakuasi bersama Sertu Agus Nuri yang sigap berpindah ke lokasi penemuan. Pada pukul 11.00 WIB, kedua korban berhasil dievakuasi ke daratan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, Dan aparat terkait langsung menangani dan membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Lampung untuk dilakukan visum et repertum. Situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan terkendali. Kepiawaian Sertu Agus Nuri Babinsa 410-03/TBU dalam memantau dan menjaga sinergi antarinstitusi patut diapresiasi. Mulai dari pemantauan pencarian hari kedua di Wiragarden hingga koordinasi evakuasi di perairan Pulau Pasaran, Babinsa Batu Putuk ini terus berada di garda terdepan. Meski hasil akhir membawa kesedihan, upaya maksimalnya menjadi contoh nyata kepedulian TNI AD terhadap keselamatan warga, bahkan di tengah medan yang sulit. Pencarian resmi dinyatakan selesai. Keluarga korban telah menerima penjelasan dari tim gabungan. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara, 2 April 2026 – Seorang warga lanjut usia dilaporkan ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di aliran Sungai Haur Gading, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kamis pagi. Korban diketahui bernama Hj. Sawasa (78), warga Desa Haur Gading RT 001. Penemuan jenazah korban merupakan hasil pencarian yang dilakukan sejak Rabu sore (1/4/2026) setelah korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Peristiwa bermula saat saksi Hj. Rosina, yang merupakan keponakan korban, mendatangi rumah untuk mengantarkan makanan sekitar pukul 17.30 WITA. Namun, setibanya di lokasi, korban tidak berada di rumah meski pintu dalam kondisi terbuka. Upaya pencarian awal dilakukan bersama warga sekitar, namun tidak membuahkan hasil. Hingga akhirnya, di sekitar bantaran sungai ditemukan tongkat dan penutup kepala milik korban, yang menguatkan dugaan bahwa korban terjatuh ke sungai. Laporan kemudian diteruskan kepada Satuan Polisi Air dan Udara Polres Hulu Sungai Utara bersama instansi terkait, termasuk BPBD dan relawan, untuk melakukan pencarian lanjutan. Setelah dilakukan penyisiran intensif, korban ditemukan pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 06.20 WITA di aliran sungai dengan jarak kurang lebih lima kilometer dari lokasi awal, dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Berdasarkan keterangan saksi, korban sehari-hari kerap beraktivitas di sekitar sungai untuk memeriksa saluran air menuju rumahnya. Selain itu, korban diketahui menggunakan tongkat bantu jalan dan memiliki keterbatasan penglihatan pada salah satu mata. Pihak kepolisian menyatakan bahwa kejadian ini masih dalam penanganan, namun dugaan sementara korban terjatuh ke sungai saat beraktivitas di sekitar lokasi. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya lansia, untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di area berisiko seperti bantaran sungai, serta pentingnya pendampingan dari keluarga guna mencegah kejadian serupa. (Agus)