Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Keluarga Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng, istri tercinta dari Almarhum Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, tokoh legendaris Polri yang dikenal luas atas integritas dan keteladanannya. Kapolri, bersama Ketua Umum Bhayangkari, menyampaikan belasungkawa tersebut mewakili seluruh keluarga besar institusi Polri dan Bhayangkari. Dalam pernyataannya, Kapolri menyebut almarhumah yang akrab disapa Eyang Meri sebagai sosok istimewa yang memiliki peran besar dalam sejarah dan perjalanan moral institusi Polri. “Polri sangat kehilangan sosok Eyang Meri. Beliau bukan hanya saksi sejarah, namun juga pelita keteladanan yang memberikan inspirasi bagi generasi penerus Polri dan Bhayangkari dalam menjaga marwah dan nilai-nilai luhur institusi,” ungkap Kapolri. Semasa hidupnya, Eyang Meri dikenal sebagai figur sederhana, kuat, dan penuh keteguhan dalam mendampingi Almarhum Jenderal Hoegeng Iman Santoso. Nilai kejujuran, pengabdian, dan kesahajaan yang ditunjukkan almarhumah menjadi teladan yang terus dikenang oleh keluarga besar Polri. Kapolri turut mendoakan agar seluruh jasa dan amal ibadah almarhumah diterima oleh Allah SWT, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Ucapan doa dan simpati juga disampaikan kepada keluarga besar yang ditinggalkan agar senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi masa duka. “Atas nama keluarga besar Polri, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan keteguhan hati,” tutup Kapolri. Kepergian Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi Polri dan Bhayangkari yang menjadikan keteladanan beliau sebagai warisan nilai moral dan integritas bagi generasi mendatang. (Agung)

BEKASI KOTA, Bidik-kasusnews.com– Personil Polres Metro Bekasi Kota berhasil menggagalkan upaya peredaran obat-obatan terlarang jenis daftar G di wilayah Bekasi Selatan, Minggu malam (01/02/2026). Dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan sekitar pukul 23.30 WIB di wilayah Jakasetia, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial RR (23) yang diduga kuat tengah bersiap melakukan transaksi. Langkah tegas ini merupakan bagian dari komitmen Polres Metro Bekasi Kota dalam memberantas peredaran obat keras ilegal yang kerap menyasar generasi muda di wilayah Kota Bekasi. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa keberhasilan ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta segera melakukan observasi dan penyisiran di lokasi yang dimaksud. “Respons cepat atas laporan warga menjadi prioritas kami. Di lokasi, petugas menemukan tersangka dengan barang bukti ribuan butir obat keras yang disimpan dalam kantong plastik hitam,” tegas Kombes Pol Kusumo. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti yang cukup signifikan, di antaranya 1.100 butir Tramadol, 400 butir Eximer, serta 90 butir Arfazolam. Selain ribuan butir obat keras tersebut, petugas juga mengamankan satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk sarana transaksi, serta satu unit sepeda motor milik pelaku. Banyaknya barang bukti yang ditemukan menunjukkan bahwa tersangka terlibat dalam jaringan peredaran obat terlarang dengan skala yang cukup besar di wilayah pemukiman warga. Sisi penegakan hukum ini dilakukan sebagai upaya proteksi terhadap masyarakat dari dampak buruk penyalahgunaan obat keras tanpa izin edar. Kapolres menekankan bahwa peredaran obat daftar G secara ilegal seringkali menjadi pemicu timbulnya gangguan kamtibmas lainnya, seperti tawuran remaja hingga aksi tindak kekerasan jalanan. Dengan memutus mata rantai distribusi obat terlarang ini, kepolisian berharap dapat menciptakan situasi lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi warga Bekasi Selatan dan sekitarnya. Selanjutnya di bawa ke Polres Metro Bekasi Kota untuk di proses lebih lanjut. (Agung)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com — Ketua Kelompok Kerja Persatuan Wartawan Indonesia (Pokja PWI) Kepolisian Jakarta Barat, Teuku Faisal, secara resmi menyerahkan Sertifikat Jabatan Ketua Dewan Penasihat (Wanhat) kepada Krt. Romo Asun Gautama, S.Dt.B., M.H., yang kembali dipercaya mengemban amanah untuk periode 2026–2029. Penyerahan sertifikat jabatan sekaligus Surat Keputusan (SK) tersebut berlangsung di Aula Restoran Saung Kito, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (3/2/2026), dalam suasana khidmat dan penuh keakraban. Teuku Faisal menyampaikan harapannya agar Romo Asun terus memberikan masukan, arahan, serta pengawasan strategis demi kemajuan organisasi, khususnya Pokja PWI Kepolisian Jakarta Barat. “Ini kedua kalinya Romo Asun kembali menjabat Ketua Wanhat. Saya berharap pada periode kedua kepemimpinan saya ini, Pokja PWI Kepolisian Jakarta Barat semakin berkembang di bawah pengawasan dan bimbingan Romo,” ujar Faisal. Ia juga menegaskan bahwa peran Romo Asun selama ini sangat terasa dalam perjalanan organisasi. “Sebagai Wanhat, Romo Asun selalu tampil di depan dalam berbagai hal. Ini menandakan kecintaan dan komitmen beliau terhadap organisasi PWI Kepolisian Jakarta Barat tidak diragukan lagi,” pungkasnya. Sementara itu, usai menerima Sertifikat Jabatan dan SK, Romo Asun Gautama mengungkapkan rasa bangga dan kecintaannya terhadap organisasi PWI. “Sejak dulu, sejak saya mengikuti OKK PWI Jaya, saya sudah mencintai organisasi kewartawanan yang bernama PWI. Karena itu, hingga sekarang saya terus mengabdikan diri, khususnya di Pokja PWI Kepolisian Jakarta Barat,” kata Romo Asun. Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan Teuku Faisal. “Saya yakin Pokja PWI Kepolisian Jakarta Barat di bawah kepemimpinan abang kita Teuku Faisal akan semakin maju dan solid,” ujarnya. Acara tersebut turut dihadiri oleh Babinsa Pegadungan Peltu Abdul Rahman serta Ketua Ormas FBR Kalideres, Arief Rachman, yang menambah kekhidmatan dan dukungan lintas elemen terhadap kegiatan organisasi kewartawanan tersebut. (Heri)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polsek Banjang Polres Hulu Sungai Utara (HSU) memastikan seluruh pasien yang sempat dirawat akibat terpapar bakteri setelah mengonsumsi es buah pada acara hajatan warga di Desa Baruh Tabing, Kecamatan Banjang, telah dinyatakan sembuh dan dalam kondisi sehat. Hal tersebut disampaikan berdasarkan hasil monitoring perkembangan pasien terakhir yang dilakukan pada Selasa (03/02/2026) sekitar pukul 10.00 WITA di Rumah Sakit Pambalah Batung Amuntai. Kapolsek Banjang menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat delapan orang pasien yang menjalani perawatan inap, terdiri dari anak-anak dan orang dewasa. Berdasarkan keterangan dokter jaga pada pemeriksaan terakhir, seluruh pasien telah pulih 100 persen tanpa keluhan kesehatan lanjutan. Adapun delapan pasien tersebut masing-masing adalah Nafia Azzaha, M. Fathan Arsya, M. Zakir, Hanifa Rusyida (anak-anak), serta Norhayah, Lisnawati, Fathul Jannah, dan Aniah (dewasa). “Berdasarkan pantauan medis terakhir, dokter menyatakan seluruh pasien dalam kondisi sehat dan telah diperbolehkan keluar dari rumah sakit,” ujar Kapolsek Banjang. Monitoring ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat, sekaligus memastikan penanganan pascakejadian berjalan dengan baik dan transparan. Kapolsek Banjang juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kebersihan dan keamanan makanan dan minuman, khususnya pada kegiatan hajatan atau acara yang melibatkan konsumsi massal, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. Polsek Banjang Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi Kamtibmas dan kesehatan masyarakat, serta siap berkoordinasi dengan pihak terkait demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta keselamatan berlalu lintas, Polsek Banjang Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan patroli dan pengaturan lalu lintas di wilayah hukumnya, Selasa (03/02/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA hingga selesai ini dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Banjang dan melibatkan personel Polsek Banjang. Patroli difokuskan pada area rawan aktivitas masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, antara lain Sekolah Ukhuwah, Sekolah Iyuns, dan MIN 28 Kalintamui. Patroli dan pengaturan lalu lintas ini bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus mencegah terjadinya tawuran pelajar, balap liar, serta aksi kejahatan jalanan (street crime) di wilayah hukum Polres HSU. Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, personel juga memberikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat dan pengguna jalan agar selalu tertib, mematuhi peraturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama. Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu AIPTU Soeyatmin, S.H., AIPDA Hery, AIPDA H. Sukadi, dan Brigadir Fahmi Rahman, dengan menggunakan sarana patroli kendaraan roda dua (R2). Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam rangka pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan, sekaligus membangun rasa aman dan nyaman bagi warga, khususnya para pelajar dan tenaga pendidik. “Hasil dari kegiatan ini, situasi Kamtibmas di wilayah Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar,” ujar Kapolsek. Polsek Banjang Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan patroli dan pengamanan secara berkelanjutan sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi yang prediktif, responsif, dan transparan berkeadilan, demi mewujudkan keamanan yang berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan apel pagi dan kegiatan pengamanan serta pengaturan lalu lintas (Pam/Tur Pagi) di sejumlah titik rawan kepadatan arus kendaraan di wilayah hukum Polres HSU, Selasa (03/02/2026). Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WITA hingga selesai, menyasar ruas-ruas jalan utama dan persimpangan strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat pada pagi hari, di antaranya Jalan A. Yani Amuntai, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Pangeran Antasari, Jalan Palampitan, Jalan Banua Lima, Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Empu Jatmika, Jalan Negara Dipa, Jalan Kuripan, serta Jalan Rakha. Apel pagi dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres HSU didampingi KBO Satlantas, serta diikuti oleh para Kanit dan seluruh personel Satlantas Polres HSU. Apel ini bertujuan untuk melakukan pengecekan kesiapan personel, sekaligus penyampaian Arahan Pimpinan (APP) sebelum pelaksanaan tugas di lapangan. Dalam arahannya, Kasat Lantas Polres HSU menekankan pentingnya meningkatkan semangat kerja, menjaga integritas, serta saling mengingatkan antar personel agar tidak melakukan pelanggaran maupun penyimpangan dalam bertugas. Personel juga diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis, memberikan teguran secara persuasif kepada pelanggar lalu lintas, serta memperkuat pengaturan di persimpangan yang belum dilengkapi traffic light, seperti Simpang 4 TVRI Sungai Malang. Usai apel, personel langsung melaksanakan pengaturan dan pengamanan arus lalu lintas pagi, disertai himbauan melalui public address kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan. Teguran juga diberikan kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran sebagai upaya edukasi dan pencegahan kecelakaan. Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres HSU berharap dapat mewujudkan situasi Kamseltibcarlantas yang kondusif, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, serta menghadirkan sosok polisi yang humanis, profesional, dan dekat dengan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengaturan dan pengamanan lalu lintas pagi berjalan aman, tertib, dan terkendali, personel memahami serta melaksanakan arahan pimpinan dengan baik, serta terjadi peningkatan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Satlantas Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang ikhlas, konsisten, dan bermartabat, sejalan dengan semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan.” (Agus]

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan live report pemantauan arus kedatangan jamaah dalam rangka kegiatan Malam Nisfu Sya’ban 1447 Hijriah yang dipusatkan di Majelis Guru Danau, Desa Danau Panggang RT 01, Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (02/02/2026). Kegiatan pemantauan dimulai sejak pukul 17.00 WITA hingga selesai, seiring meningkatnya mobilitas jamaah yang datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti rangkaian ibadah Malam Nisfu Sya’ban. Personel Satlantas Polres HSU diterjunkan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, keamanan pengguna jalan, serta mencegah potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Kasat Lantas Polres HSU menjelaskan bahwa live report ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, dengan menyajikan informasi lalu lintas secara real-time melalui media sosial resmi Polres HSU. “Melalui live report ini, masyarakat dapat mengetahui kondisi terkini arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan, sekaligus mendapatkan imbauan keselamatan berkendara,” ujarnya. Selain melakukan pemantauan, petugas di lapangan juga aktif memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar tetap tertib, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Dengan adanya kegiatan live report ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan merencanakan perjalanan dengan baik, sehingga aktivitas ibadah Malam Nisfu Sya’ban dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan lalu lintas. Satlantas Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang presisi, modern, dan humanis, sejalan dengan semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan.” Safety for Humanity Bertaqwa, Loyal, Profesional, Solid, dan Sinergi untuk Indonesia Emas POLANTAS BANUA PRESISI, MODERN, DEKAT DAN BERSAHABAT POLRES HSU – Hebat, Sigap, Unggul untuk Masyarakat (Agus)

Temanggung  | Bidik-kasusnews.com-TPQ Sabilul Rosyad Dusun Karang Anyar Gentan, Kranggan , Temanggung mengadakan Haul dan Haflah Akhirussanah pda swnin (2/22026). Acara ini merupakan puncak khataman Al-Qur’an dengan hafalan ayat-ayat Al-Qur’an dan pembagian hadiah bagi santri putra-putri. Seluruh warga Gentan khususnya Dusun Traju datang dalam acara tersebut. Baik dari anak-anak kecil sebagai santri TPQ hingga orang tua sebagai wali santri. Meski sempat hujan namun tidak mengurangi semangat anak-anak untuk mengikuti jalannya acara. Pengasuh TPQ, Bapak Mokhamad Khoirun, dan pengajar Musharofah & Nurul Inayah, turut serta dalam acara ini. Haul dan Haflah Akhirussanah ini diadakan setiap tahun menjelang bulan suci Ramadhan sebagai bentuk syukuran dan apresiasi atas upaya santri dalam mempelajari Al-Qur’an. “Semoga acara Haul dan Haflah Akhirussanah TPQ Sabilul Rosyad dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Apresiasi yang tinggi kepada Bapak Mokhamad Khoirun dan tim pengajar atas dedikasi mereka dalam membimbing anak-anak mempelajari Al-Qur’an,” tambah salah satu panitia acara. (Yusuf)

Temanggung | Bidik-KasusNew.com – Tumpah Ruah Ratusan warga di Dusun Candi, Desa Candisari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menggelar tradisi Grebeg Gumuk Kembang, mingu ( 1/2/26 ) “Tradisi Grebeg Gumuk Kembang ini rutin digelar setiap tahunnya, sebagai wujud syukur warga atas diberi Keslamatan Sehingga Bisa Menggarap Tanah Pertanian hasil bumi yang melimpah,” tutur pemangku adat Sareng widodo. Ia mengatakan sebelum berebut gunungan, tradisi Grebeg Gumuk Kembang diawali dengan kirab gunungan tumpeng dan hasil bumi keliling desa. Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan air suci di sumber mata air desa. “Prosesi grebek diawali dengan pengambilan air suci dari sumber air di desa. Setelah itu dilakukan penjamasan atau mencuci lingga dan yoni, serta pacul bawak atau cangkul kuno yang berada di situs ini,” tuturnya. Setelah prosesi selesai, sesepuh desa dan masyarakat yang datang melakukan doa bersama. Selain memanjatkan syukur, juga berdoa untuk keberlangsungan bertani. “Kami bersama-sama melakukan doa agar diberi keselamatan, rejeki yang melimpah, kesehatan, serta keberlangsungn bertani agar tanaman tumbuh subur dan diberi hasil panen yang melimpah,” tegasnya. Di sisi lain, Parwadi mengharapkan dengan tradisi Gumuk Kembang ini dapat mempererat persatuan dan kerukunan warga. Terlebih nanti sebentar lagi memasuki tahun politik, diharapkan tetap rukun meski nanti berbeda pilihan. “Yang terpenting itu kebersamaan dan kerukunan antar warga agar terus dijaga,” tegasnya. Seorang pengomjong dari luar Desa yuliyanto mengatakan dirinya sengaja ikut berebut gunungan hasil bumi untuk mendapat berkah bagi keluarganya. “Saya berharap hasil pertanian pada musim tanam ini terus membaik, karena masyarakat di sini mayoritas sebagai petani. Jika hasil pertanian bagus, maka kesejahteraan masyarakat juga meningkat, seperti sekarang ini harga cabai tinggi, dan Alhamdulillah kami diberi kelimpahan rezeki.pungkasnya Jurnalis ( trm )

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM, Perkembangan kasus dugaan keracunan massal akibat konsumsi es buah pada acara hajatan di Desa Baruh Tabing, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), terus dipantau aparat kepolisian bersama tenaga medis. Pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, jajaran Polsek Banjang melakukan monitoring kondisi terkini delapan pasien yang sebelumnya menjalani rawat inap di Rumah Sakit Pembalah Batung Amuntai akibat terpapar bakteri setelah mengonsumsi minuman es buah dalam acara hajatan milik seorang warga setempat. Berdasarkan keterangan dokter jaga, kondisi kesehatan para pasien menunjukkan perkembangan positif. Tiga pasien dewasa dinyatakan membaik dan telah diperbolehkan pulang, yakni Norhayah, Lisnawati, dan Fathul Jannah. Sementara itu, lima pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif, terdiri dari empat anak-anak dan satu pasien dewasa, dengan kondisi yang terus dipantau secara ketat oleh tim medis. Kelima pasien tersebut adalah Nafia Azzaha, M. Fathan Arsya, M. Zakir, Hanifa Rusyida, serta Aniah. Pihak kepolisian memastikan koordinasi dengan rumah sakit dan instansi terkait tetap dilakukan guna menjamin penanganan medis berjalan optimal serta memastikan keamanan dan ketenangan keluarga pasien. Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat sebelumnya puluhan warga sempat mengalami gejala serupa usai menghadiri hajatan tersebut. Aparat juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan pangan, khususnya dalam penyajian makanan dan minuman pada kegiatan yang melibatkan banyak orang. Polsek Banjang menegaskan akan terus memantau perkembangan kondisi pasien serta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui secara pasti penyebab kontaminasi, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. (Agus)