Sukabumi,Bidik-kasusnews.com-Bupati Sukabumi, H Asep Japar memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang digelar di Halaman Parkir Sekretariat Daerah, Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Selasa (8/3/2025). Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan sejumlah hal penting kepada jajaran aparatur sipil negara (ASN). Salah satu poin utama adalah dukungan terhadap program yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bertajuk “Satu Pejabat Satu Ibu Asuh”. “Tadi malam kita melakukan virtual dengan Pak Gubernur Jawa Barat. Beliau menyampaikan bahwa seluruh perangkat daerah di Jawa Barat diminta mendukung program “Satu Pejabat Satu Ibu Asuh”. Program tersebut bertujuan untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada lansia yang membutuhkan. “Saya minta seluruh pejabat di Kabupaten Sukabumi turut serta dalam program ini sesuai arahan dari Bapak Gubernur,” pintanya. Lebih lanjut Bupati menekankan pentingnya kerja sama yang baik antar pegawai, peningkatan kedisiplinan, serta menjaga kebersihan dan penataan lingkungan kantor demi menciptakan suasana kerja yang aman dan nyaman. “Seluruh staf yang hadir, apabila ada kebijakan yang kurang dipahami silahkan dimusyawarahkan. Jangan sampai menimbulkan ketidakpuasan. Saya ingin setiap kepala dinas, camat, dan kepala bagian kompak dalam bekerja,” tegasnya. H Asep juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh terhadap permasalahan yang dihadapi masing-masing dinas. “Saya mengajak seluruh jajaran untuk bekerja dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya. Usai apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan acara halal bihalal dalam rangka perayaan Idulfitri 1446 Hijriah yang diikuti oleh seluruh pegawai Pemda Kabupaten Sukabumi.( JS )

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Penyelidikan dugaan korupsi dalam tata niaga komoditas timah terus bergulir. Kejaksaan Agung RI melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) kembali memanggil dua orang saksi yang memiliki hubungan keluarga dengan tersangka utama berinisial HL.(8/4/25) Dua saksi tersebut adalah CL, yang merupakan anak dari tersangka HL, dan LL, istri dari tersangka. Keduanya diperiksa intensif oleh Tim Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan JAM PIDSUS untuk mendalami alur dugaan korupsi yang menyeret nama korporasi besar Refined Bangka Tin dan pihak lainnya. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan untuk memperkuat alat bukti serta melengkapi berkas perkara terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk, yang terjadi sepanjang tahun 2015 hingga 2022. Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan kerugian negara dalam jumlah besar dan membuka tabir praktik tata niaga komoditas yang diduga penuh penyimpangan. Pemeriksaan terhadap anggota keluarga tersangka menjadi langkah strategis dalam mengungkap aliran dana dan keterlibatan lebih luas dari pihak-pihak terkait. Kejaksaan menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan akuntabel demi menjaga kepercayaan publik terhadap supremasi hukum. (Agus)

Majalengka,Bidik-kasusnews.com– Tim Pengawasan Operasi (Wasops) Itwasda Polda Jabar melaksanakan kegiatan Wasops Ketupat Lodaya 2025 yang bertempat di Polres Sumedang, pada Selasa (08/04/2025). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Irbid Itwasda Polda Jabar, AKBP Haryo Tejo Wicaksono, S.I.K., S.H., selaku ketua tim. Kegiatan ini diikuti oleh tiga Polres, yakni Polres Sumedang, Polres Indramayu, dan Polres Majalengka. Perwakilan dari Polres Majalengka dipimpin oleh Kabag Ops Polres Majalengka dan diikuti oleh para operator Satgas yang terlibat dalam Operasi Mantap Praja Lodaya 2024. Kapolres Majalengka, AKBP Willy Adrian, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Polres Majalengka, Kompol Jaja Gardaja, menjelaskan bahwa pelaksanaan pengawasan ini merupakan bagian dari program Wasops Ketupat Lodaya 2025 yang dilakukan oleh Tim Itwasda Polda Jabar. “Kegiatan Wasops yang dilakukan secara langsung oleh Tim Itwasda Polda Jabar ini bertujuan untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan penggunaan anggaran, serta memastikan bahwa hasil pelaksanaan operasi berjalan sesuai dengan rencana dan kondisi di masing-masing wilayah,” ujar Kompol Jaja Gardaja. Ia menambahkan, melalui pengawasan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2025, serta menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Pengawasan ini penting untuk memastikan bahwa operasi berjalan secara efektif dan efisien, serta tepat sasaran dan sesuai dengan target yang telah ditentukan,” pungkas Kompol Jaja Gardaja. Asep Rusliman

Jakarta, BIDIK-KASUSnews.com — Setelah melewati momen Idulfitri bersama keluarga, seluruh prajurit Batalyon Arhanud 6/BAY kembali menunjukkan kesiapan mereka dalam Apel Konsolidasi Cuti Lebaran yang digelar di Lapangan Rangkok. Apel yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh personel kembali dalam kondisi prima dan siap menjalankan tugas negara.(8/4/2025) Dalam kegiatan yang berlangsung pada Selasa pagi ini, suasana kekeluargaan terasa hangat saat seluruh anggota melanjutkan acara dengan halal bihalal. Tradisi ini tak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan antar prajurit. Komandan Batalyon Arhanud 6/BAY dalam amanatnya menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan anggota yang telah menyelesaikan cuti tepat waktu. Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat dan kesiapsiagaan dalam menghadapi tugas-tugas ke depan. “Setelah menikmati waktu berharga bersama keluarga, kini saatnya kembali fokus pada tanggung jawab kita sebagai prajurit TNI. Jaga semangat, jaga kekompakan, dan tetap profesional,” tegasnya. Dengan semangat #RangkokTetapSemangat, momen ini menjadi awal baru untuk kembali mengabdi dengan penuh dedikasi dan loyalitas di satuan Arhanud 6/BAY.(Agus)

Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Hari ini hari Terakhir pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2025 tingkat Polres Majalengka, Apel Pengecekan yang bertempat di Pos Pengamanan Idul Fitri Terminal Maja Polres Majalengka 2025 di Pimpin oleh PADAL POS PAM I Pengamanan Terminal Maja IPTU Siswanto dengan Anggota sebanyak 7 (Tujuh) Personil. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh personel Polri Operasi Ketupat Lodaya 2025 di Pospam Idul Fitri Terminal Maja. Apel ini dilaksanakan oleh anggota Pos Pam Idul Fitri Terminal Maja, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Selasa (8/4/2025). Tak hanya turut serta mendapat dukungan personel dari Instansi terkait di wilayah hukum Polres Majalengka. Saat itu, Iptu Siswanto turut melakukan pengawasan pelaksanaan pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2025. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian,S.H.,S.I.K.,M.H. melalui Padal Pos Pam Idul Fitri 1446 H Operasi Ketupat Lodaya 2025 AKP Kenedy Joko Lelono mengatakan, apel ini merupakan langkah awal bersama sebelum melaksanakan tugas pengamanan. Dimana ini bertujuan untuk melihat kesiapan setiap personel untuk melakukan pengamanan 24 jam non stop mengantisipasi gangguan kamtibmas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2025 tingkat Polres Majalengka Polda Jabar. “Apel ini apel hari ini hari terakhir Pengamanan Ops Ketupat Lodaya 2025 dan hari terakhir untuk melihat kesiapan sekaligus menyamakan persepsi pelaksanaan tugas dilapangan setiap anggota masing-masing. Sehingga selama pelaksanaan pengamanan baik di Pos Pengamanan maupun sedang berkeliling dan pengamanan objek vital dapat berjalan lancar sesuai dengan yang direncanakan,” kata AKP Kenedy. Padal Pos Pam terminal Maja Ops Ketupat Lodaya 2025 berpesan kepada setiap personel agar selalu menjaga kesehatan dan kebugaran sehingga pelaksanaan tugas dilapangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Arus Balik 2025 berjalan lancar dan kondusif. “Tetap selalu jaga kesehatan dan kebugaran dengan selalu menjaga pola makan dan beristirahat yang cukup. Kalo kita sehat tentunya pelaksanaan tugas akan semakin maksimal dan masyarakat merasa nyaman serta aman di dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari,” pungkas AKP Kenedy Joko Lelono. Asep Rusliman

Majalengka,Bidik-kasusnews.com – Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto mendampingi Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus sambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Desa Randegan Wetan Kecamatam Jatitujuh Kabupaten Majalengka dalam rangka Panen Raya serentak di 14 Provinsi, Minggu (7/4/2025). Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana mengatakan panen raya yang dilakukan langsung Presiden, merupakan simbol produktivitas pertanian secara nasional. Sebab, kata dia, panen raya tersebut juga diikuti di 14 Provinsi dan 157 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sehingga panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim nasional, Tetapi juga bukti nyata dari peningkatan produktivitas pertanian nasional,” kata Yusuf dalam keterangannya. Sementara itu, dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto langsung melakukan panen raya dengan menaiki mesin panen padi modern (harvester) di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka. Usai melakukan panen raya padi di Kabupaten Majalengka tersebut, Kepala Negara juga akan langsung kembali melakukan penanaman padi untuk menyiapkan musim panen selanjutnya. Ditempat terpisah Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Desa Randegan Wetan Kecamatam Jatitujuh Kabupaten Majalengka dalam rangka Panen Raya serentak di 14 Provinsi. Selama kegiatan tersebut mendapat pengamanan dari Polres Majalengka bersama dengan unsur pengamanan lainya dari TNI dan stakeholder terkait, Polres Majalengka menerjunkan sedikitnya 200 Personil untuk mengamankan Kunker Presiden RI Prabowo Subianto dilakukan baik secara terbuka dan tertutup dibawah kendali dari Paspampres. Terang Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto. Polres Majalengka dibantu Personil gabungan TNI-Polri dan dinas terkait melaksanakan pengamanan dengan sebelumnya sudah mengantisipasi kerawanan yang akan menimbulkan gangguan, sampai dengan selesai, sehingga kunjungan kerja Presiden RI diwilayah Majalengka berjalan kondusif. Pungkasnya. Asep Rusliman

Majalengka,Bidik-kasusnews.com – Bersama dengan unsur pengamanan lainya dari TNI dan stakeholder terkait, Polres Majalengka Polda Jawa Barat menerjunkan ratusan personelnya untuk mengamankan kunjungan kerja (Kunker) Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Majalengka, Senin (7/4/2025). Kunjungan Presiden yang didampingi sejumlah Menteri tersebut dalam Rangka Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi Sentra Utama Padi. Sedikitnya 200 personel Polres Majalengka diterjunkan untuk pengamanan disekitar lokasi ataupun jalur yang dilalui oleh Presiden RI tersebut. Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto bersama Dandim 0617/Majalengka sebelumnya juga memimpin apel kesiapan pengamanan yang digelar di halaman BIJB Kertajati Majalengka. Kapolres Majalengka bersama Dandim mengungkapkan pengamanan dilakukan baik secara terbuka dan tertutup dibawah kendali dari Paspampres. Pelaksanaan Kunjungan kerja Presiden diwilayah Majalengka berjalan lancar dan kondusif, seluruh personil Polres Majalengka yang terlibat pengamanan melakukan pengamanan semaksimal mungkin. Begitupun para personil yang melakukan pengamanan jalur melaksanakan tugas pokok masing-masing dengan menguasai wilayah-wilayah yang sudah ditempatkan atau diploting. Polres Majalengka dibantu Personil gabungan TNI-Polri dan dinas terkait melaksanakan pengamanan dengan sebelumnya sudah mengantisipasi kerawanan yang akan menimbulkan gangguan, berharap kunjungan kerja Presiden RI diwilayah Majalengka berjalan kondusif. Dari pantauan dilapangn Presiden RI tiba dilokasi sekitar pukul 10.00 Wib, Ribuan masyarakat Majalengka ikut menyambut kedatangan Presiden RI beserta rombongan, saat ini masih berlangsung kegiatan acara Panen raya Padi. Asep Rusliman

SUKABUMI, BIDIK-KASUSnews.com – Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui partisipasi dalam kegiatan Panen Raya Nasional 2025 yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, Senin (7/4/2025). Wali Kota H. Ayep Zaki bersama Wakil Wali Kota Bobby Maulana serta jajaran Forkopimda mengikuti kegiatan ini secara daring dari Kota Sukabumi. Mereka juga turut serta dalam panen padi lokal bersama petani di lahan persawahan kota sebagai bentuk nyata dukungan terhadap sektor pertanian. Kegiatan utama dipusatkan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, di mana Presiden Prabowo Subianto memimpin panen raya di lahan pertanian seluas 25 hektar milik petani di Desa Randegan Wetan. Presiden juga menyoroti pentingnya modernisasi pertanian dengan penggunaan alat panen mekanis. Tak hanya petani, pelajar dan masyarakat Sukabumi turut menyaksikan kegiatan ini secara langsung sebagai bagian dari edukasi dan peningkatan kesadaran publik terhadap peran penting pertanian. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman menyebutkan harga gabah yang meningkat serta penyederhanaan distribusi pupuk sebagai capaian positif yang berdampak pada kesejahteraan petani. Ia juga menekankan perlunya peningkatan kualitas dan kuantitas produksi ke depan. Meski dihadapkan pada tantangan iklim, sektor pertanian Indonesia dinilai tetap tangguh. Cadangan beras nasional telah mencapai 2,4 juta ton, mendekati target 3 juta ton pada akhir April. Dengan kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian pangan nasional secara berkelanjutan. (UM)

SUKABUMI, BIDIK-KASUSnews.com – Lima orang wisatawan asal kota hujan Bogor, Senin (7/4/2025) sekitar pukul 06.30 WIB terseret ganasnya ombak Karanghawu Kecamatan Cisolok Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, saat berenang di tepi pantai. Kelima korban tersebut masih berstatus pelajar. Mereka adalah Sukron Apriadi, Rifki, Akbar dan Daus berhasil diselamatkan Tim SAR gabungan yang terdiri dari Polairud Polres Sukabumi, Balawista dan relawan. Nahas, satu orang diantara keempat remaja terseret bernama Fatah diduga terseret jauh ke laut lepas dan hingga saat ini korban masih belum diketemukan. Salah seorang korban selamat Sukron menuturkan, mereka berlima tenggelam terseret ombak besar. “Alhamdulillah, kami berempat berhasil diselamatkan. Tapi teman kami Fatah, hingga saat ini belum ditemukan. Kami berharap Fatah bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya. Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Nandang membenarkan kejadian itu. Menurutnya hingga saat ini tim gabungan dikerahkan untuk mencari korban yang hilang. “Benar, peristiwa itu terjadi tadi pagi. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian. Semoga korban bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Kami mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat berenang di pantai karena ombak besar bisa muncul tiba-tiba,” ujarnya. (DICKY)

Insiden kekerasan terhadap jurnalis kembali mencoreng wajah demokrasi di Indonesia. AJI dan PFI Semarang desak tindakan tegas dari Kapolri. Semarang, BIDIK-KASUSnews.com – Sebuah peristiwa mencoreng kembali catatan kebebasan pers di Indonesia. Seorang ajudan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, diduga melakukan kekerasan fisik terhadap jurnalis saat peliputan di Stasiun Tawang, Semarang, pada Sabtu (5/4) petang. Insiden bermula ketika Kapolri tengah menyapa penumpang pengguna kursi roda dalam rangka peninjauan arus balik Lebaran. Di saat itulah, jurnalis dari berbagai media dan staf humas mengambil gambar dari jarak yang profesional. Namun situasi berubah menegangkan. Salah satu ajudan Kapolri justru mendorong jurnalis secara kasar agar mundur. Pewarta foto Kantor Berita Antara, Makna Zaezar, menjadi korban kekerasan setelah dihampiri dan dipukul di bagian kepala. Ironisnya, bukan hanya tindakan fisik yang terjadi. Ancaman verbal juga dilontarkan. “Kalian pers, saya tempeleng satu-satu,” ucap ajudan itu dengan nada tinggi. Beberapa jurnalis lain turut mengalami intimidasi, dorongan, hingga cekikan. Ketua Divisi Advokasi AJI Semarang, M. Dafi Yusuf, menilai insiden ini sebagai pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. “Ini adalah bentuk nyata pembungkaman kerja jurnalistik di ruang publik,” ujarnya, Minggu (6/4). Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Semarang mengecam keras kejadian tersebut dan menyatakan lima tuntutan utama: Mengutuk keras kekerasan aparat terhadap jurnalis. Mendesak permintaan maaf terbuka dari pelaku. Menuntut sanksi tegas dari institusi Polri kepada oknum pelaku. Meminta adanya reformasi internal di tubuh kepolisian dalam menyikapi kerja pers. Mengajak publik, organisasi pers, dan elemen masyarakat sipil untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. Insiden ini bukan hanya soal satu tamparan. Ini tentang bagaimana ruang aman bagi pers, sebagai salah satu pilar demokrasi, semakin menyempit. Bila tak ada tindakan tegas, bukan tak mungkin kamera akan selalu dianggap ancaman oleh kekuasaan.(Tim)