JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa mental bertanding yang kuat dan disiplin tinggi merupakan faktor penentu kemenangan dalam setiap ajang kompetisi, termasuk dalam kejuaraan bergengsi ASEAN Army Rifle Meet (AARM) ke-33 Tahun 2025 yang akan digelar di Singapura. Pesan tersebut disampaikan Kasad saat meninjau kesiapan sekaligus melepas Tim Tembak TNI Angkatan Darat di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Rabu (12/11/2025). Acara pelepasan dihadiri oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, serta para pejabat utama TNI AD. Dalam arahannya, Jenderal Maruli menekankan bahwa mental bertanding menjadi pondasi utama bagi seorang prajurit, terlebih ketika berhadapan dengan kompetisi tingkat internasional. “Dalam bertanding itu yang paling penting adalah mental. Kalau mental sudah terbentuk, kamu hanya perlu mengendalikan diri agar bisa tampil maksimal. Seperti motto kita, berlatih seperti bertempur, bertempur seperti berlatih,” ujar Kasad tegas. Ia juga menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat dan profesionalisme para prajurit terbaik TNI AD yang dipercaya mewakili Indonesia. Menurutnya, keikutsertaan dalam AARM bukan sekadar kompetisi, melainkan bentuk kehormatan dan kebanggaan bangsa di mata dunia. Lebih lanjut, Kasad menyoroti pentingnya latihan berkesinambungan, disiplin tinggi, dan fokus dalam setiap tahapan lomba. Ia mengingatkan agar para prajurit tidak terlena oleh kondisi di lapangan dan tetap menjaga konsentrasi hingga akhir pertandingan. “Disiplin adalah kunci utama. Jangan pernah lengah dalam situasi apa pun. Fokus sampai akhir karena kemenangan tidak hanya soal kemampuan, tapi juga ketenangan dan kendali diri,” tambah Jenderal Maruli. Adapun Kontingen TNI AD yang diberangkatkan ke AARM ke-33 di Singapura berjumlah 44 personel, terdiri atas 25 atlet petembak (20 putra dan 5 putri) serta 19 orang official, dengan Komandan Kontingen Letkol Inf Indra Widiyanto. Tim Tembak TNI AD akan berlaga dalam berbagai kategori, seperti pistol putra dan putri, karaben, senapan, serta senapan otomatis (SO). Kompetisi bergengsi antarangkatan darat se-Asia Tenggara ini akan berlangsung pada 21–27 November 2025. Melalui ajang ini, Kasad berharap para prajurit dapat menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional, sekaligus menunjukkan bahwa TNI AD bukan hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga unggul dalam profesionalisme dan sportivitas. (Agus)

HULU SUNGAI UTARA, BIDIK-KASUSNEWS.COM Dalam upaya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit menular di lingkungan kerja, Polsek Banjang Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Pospindu) Khusus Rutin 4 Bulanan yang digelar di Mapolsek Banjang, Rabu (12/11/2025) pukul 09.00 Wita. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Banjang yang dipimpin oleh Ibu Rahmida, S.KM, bersama tiga tenaga medis lainnya. Sebanyak 11 personel Polsek Banjang, dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., turut mengikuti pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Pospindu di tempat kerja merupakan program rutin empat bulanan hasil kerja sama antara Puskesmas Banjang dan Polsek Banjang sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan pegawai, anggota Polri, serta ASN yang bertugas di lingkungan Polsek. Dalam kegiatan ini, para personel menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan berkala, meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mendeteksi dini potensi penyakit tidak menular (PTM) serta memastikan kondisi kesehatan para anggota tetap prima dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada pihak Puskesmas Banjang yang telah melaksanakan pemeriksaan rutin ini. Kesehatan personel merupakan faktor penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara maksimal dan berkesinambungan,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan dari Puskesmas Banjang, Rahmida, S.KM, menjelaskan bahwa kegiatan Pospindu ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Kesehatan dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat produktif, termasuk di lingkungan kerja. “Dengan pemeriksaan berkala, kita bisa mendeteksi lebih awal risiko penyakit seperti hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi. Langkah ini juga sebagai bentuk pencegahan agar petugas tetap sehat dan bugar saat bertugas,” ungkapnya. Kegiatan Pospindu di Mapolsek Banjang berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh keakraban antara tenaga kesehatan dan peserta. Selain pemeriksaan, petugas medis juga memberikan edukasi mengenai gaya hidup sehat, pentingnya olahraga, serta pola makan seimbang. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan tenaga kesehatan terus terjalin, serta semakin menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental bagi para aparat dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di wilayah hukum Polsek Banjang. (Agus)

HULU SUNGAI UTARA, BIDIK-KASUSNEWS.COM Dalam upaya meningkatkan kinerja dan memperkuat sinergi internal, Polsek Banjang Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Sitkamtibmas sekaligus silaturahmi antara personel Polri, ASN, dan PHL di lingkungan Polsek Banjang. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolsek Banjang mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai, dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M. Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kanit Turjawali Aiptu Soeyatmin, S.H., Kanit Reskrim Aipda Slamet Rianto, Kanit Binmas Aipda H. Sukadi, Panit Intelkam Aipda Marjuni, Kanit Provost Aipda Deddy Susanto, serta seluruh anggota Polsek Banjang. Dalam rapat Anev tersebut, dibahas secara komprehensif situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) periode September–Oktober 2025, meliputi empat aspek utama: kegiatan operasional Polsek, tindak pidana menonjol, potensi kerawanan wilayah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Kapolsek AKP Robby Ansharie Bahasuan dalam arahannya menyampaikan pentingnya kegiatan Anev sebagai instrumen evaluasi dan pembenahan kinerja agar pelaksanaan tugas kepolisian berjalan lebih efektif dan sesuai dengan harapan masyarakat. “Anev ini menjadi sarana refleksi bagi seluruh personel untuk melihat kembali apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu ditingkatkan. Kami ingin memastikan setiap fungsi kepolisian, mulai dari pelayanan publik hingga penegakan hukum, dapat berjalan sesuai standar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kapolsek Banjang. Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan silaturahmi bersama Bhayangkari dan staf PHL Polsek Banjang sebagai bentuk mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan kerja. Dalam suasana keakraban, Kapolsek menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi antar personel untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang solid dan harmonis. “Kinerja yang baik lahir dari tim yang kompak dan saling mendukung. Silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat rasa kebersamaan serta meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya. Melalui kegiatan Anev Sitkamtibmas ini, Polsek Banjang menegaskan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme, mengontrol kinerja personel sesuai SOP, serta memperkuat peran Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan soliditas dan kesiapan jajaran Polsek Banjang dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Agus)

HULU SUNGAI UTARA, BIDIK-KASUSNEWS.COM Jajaran Polsek Amuntai Utara Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Polda Kalimantan Selatan, kembali menorehkan prestasi dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial S (34) alias Udin, warga Desa Pakacangan, Kecamatan Amuntai Utara, berhasil diamankan karena diduga kuat terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Penangkapan berlangsung pada Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 13.30 Wita, di rumah tersangka yang berlokasi di Jalan Keramat RT 005, Desa Pakacangan. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan keterlibatan tersangka dalam kepemilikan dan penyimpanan narkotika golongan I tersebut. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba AKP Sutargo, S.H., membenarkan adanya pengungkapan kasus ini. Ia menyebutkan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal pelaku. “Berbekal informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Amuntai Utara langsung melakukan penyelidikan. Setelah memastikan kebenaran laporan, petugas segera melakukan penindakan dan berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti,” ujar AKP Sutargo. Dalam penggeledahan yang disaksikan Kepala Desa Pakacangan, polisi menemukan tiga paket kecil sabu yang disimpan di saku depan celana pendek warna abu-abu milik tersangka. Total berat sabu mencapai 0,76 gram (berat bersih 0,25 gram) yang dikemas dalam plastik klip transparan dan dibungkus aluminium foil warna kuning. Selain itu, polisi turut mengamankan uang tunai Rp161.000,-, dua unit handphone (Redmi Note 6 Pro dan Samsung J5 Pro), sendok takar dari sedotan plastik, serta beberapa perlengkapan lain yang diduga digunakan dalam aktivitas transaksi maupun konsumsi narkoba. “Tersangka S alias Udin kami amankan di rumahnya setelah kedapatan menyimpan dan menguasai narkotika jenis sabu. Saat ini, yang bersangkutan sudah kami bawa ke Polsek Amuntai Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terang AKP Sutargo. Ia menambahkan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dari bahaya narkoba. “Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat yang peduli melaporkan aktivitas mencurigakan. Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi kami,” tegasnya. Atas perbuatannya, tersangka S dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara hingga 20 tahun. Sementara itu, Kapolres HSU melalui IPTU Asep Hudzainur mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba. “Perang terhadap narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum, tetapi memerlukan dukungan semua elemen masyarakat. Laporkan segera bila mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkotika di sekitar lingkungan,” ujarnya. Dengan pengungkapan ini, Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus melindungi generasi muda dari ancaman narkotika dan mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, serta bebas dari pengaruh obat terlarang. (Agus)

HULU SUNGAI UTARA, BIDIK-KASUSNEWS.COM Dalam wujud kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga, Kasat Intelkam Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Kapolsek Babirik beserta anggota melakukan kunjungan ke kediaman Hartono alias Busra, warga Desa Sungai Durait Hulu, Gang Keramat RT 01, Kecamatan Babirik, Kabupaten HSU, baru-baru ini. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi dan keadaan kesehatan Hartono, yang diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sebelumnya, Hartono sempat menjalani perawatan selama 17 hari di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, Kota Banjarbaru. Selain meninjau kondisi fisik dan mental Hartono, pihak kepolisian juga memastikan ketersediaan obat-obatan yang dibutuhkan untuk menjaga stabilitas kesehatannya pasca perawatan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri dalam memperhatikan warga yang memiliki kebutuhan khusus di wilayah hukumnya. “Melalui kunjungan ini, kami ingin memastikan bahwa warga seperti Saudara Hartono mendapat perhatian dan penanganan yang layak, termasuk dalam hal ketersediaan obat-obatannya,” ujar salah satu anggota yang turut hadir di lokasi. Kegiatan ini mendapat respon positif dari keluarga dan masyarakat sekitar, yang merasa senang dengan perhatian aparat kepolisian terhadap warganya. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, serta meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di lingkungan sekitar. (Agus)

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) resmi memulai program Karya Bakti Imbangan Tahun Anggaran 2025 di Kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Barat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam membangun infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaannya. Kegiatan yang dibuka pada Selasa (11/11/2025) tersebut diawali dengan dua pekerjaan utama, yakni pembongkaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan penggalian awal saluran drainase. Aksi gotong royong ini menjadi tanda dimulainya rangkaian pembangunan yang mencakup lima sasaran fisik utama. Berdasarkan laporan Ba Jaga Koramil 410-03/TBU kepada pimpinan Kodim 0410/KBL, kelima sasaran pembangunan itu meliputi: Pembangunan rabat beton sepanjang 100 meter dengan lebar 1 meter. Pembuatan saluran drainase sepanjang 100 meter dengan lebar 50 cm dan kedalaman bervariasi 50–100 cm. Pembangunan talud atau dinding penahan tanah setinggi 1 meter sepanjang 100 meter. Pembuatan sumur bor sedalam 80–90 meter untuk penyediaan air bersih warga. Renovasi total satu unit rumah tidak layak huni (RTLH) berukuran 5×6 meter. Yang menarik, pelaksanaan Karya Bakti Imbangan ini mengusung model kolaborasi lintas Koramil. Kodim 0410/KBL tidak hanya mengandalkan satu satuan, melainkan menggabungkan tenaga terampil dan pembantu tukang dari enam Koramil berbeda. Pola kerja bersama ini menunjukkan kemampuan TNI dalam mengelola sumber daya secara efisien dan terarah untuk pembangunan masyarakat. Selama hari pertama pelaksanaan, dari pukul 07.30 hingga 16.00 WIB, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Tim lapangan berhasil menyelesaikan sebagian besar pembongkaran RTLH dan memulai penggalian tanah untuk saluran drainase baru. Dandim 0410/KBL melalui jajaran pelaksananya berharap, keberhasilan program Karya Bakti ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan taraf hidup warga Batu Putuk. Selain manfaat fisik berupa infrastruktur baru, kegiatan ini juga menjadi bukti kehadiran negara melalui peran aktif TNI di tengah masyarakat. Kegiatan Karya Bakti Imbangan Tahun 2025 ini akan terus berlanjut hingga seluruh target pembangunan rampung sesuai rencana. Program tersebut sekaligus menegaskan semangat TNI untuk hadir, bekerja, dan mengabdi bersama rakyat. ( Agus)

HULU SUNGAI UTARA, BIDIK-KASUSNEWS.COM Dalam rangka Operasi Sikat Intan 2025, jajaran Polsek Babirik kembali mencatat prestasi dalam pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria bernama Rahmat Iswandi alias Jadam (31) warga Desa Babirik Hilir, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil diamankan karena diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran sabu. Penangkapan dilakukan pada Senin (10/11/2025) sekitar pukul 11.00 Wita di sebuah rumah di Desa Babirik Hilir RT 001 RW 001, Kecamatan Babirik. Saat dilakukan penggerebekan, tersangka sempat membuang barang bukti berupa satu paket sabu dengan berat bersih 0,21 gram ke rumah warga, namun berhasil ditemukan kembali oleh petugas. “Dari hasil penggeledahan, kami mengamankan satu paket sabu, satu plastik klip transparan, satu unit ponsel merek Vivo Y21A, dan satu celana jeans yang digunakan tersangka saat kejadian,” ungkap Kapolsek Babirik, melalui laporan resminya kepada Kapolres Hulu Sungai Utara. Barang bukti tersebut kemudian diuji menggunakan narkotest kit dan terbukti positif mengandung zat narkotika jenis sabu. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk warga setempat yang sempat menemukan barang bukti yang dibuang tersangka. Kapolsek Babirik menjelaskan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras tim Reskrim Polsek Babirik dalam menindaklanjuti informasi masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di wilayah tersebut. “Tersangka sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan peredaran sabu di daerah Babirik dan sekitarnya,” tegas Kapolsek. Atas perbuatannya, Rahmat Iswandi alias Jadam dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Polsek Babirik menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya sebagai wujud nyata implementasi program Polri Presisi. (Agus)

MALANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Perkembangan baru muncul dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dan pemanfaatan aset tanah milik Pemerintah Kota Malang di Jl. Dieng No. 18, Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, yang berlangsung sejak tahun 2011 hingga 2025. Pada Selasa (11/11/2025), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang melalui Seksi Tindak Pidana Khusus menerima penitipan pembayaran kerugian keuangan negara dari tersangka berinisial KS, dengan nilai mencapai Rp 2.149.171.000 atau dua miliar seratus empat puluh sembilan juta seratus tujuh puluh satu ribu rupiah. Langkah ini dilakukan oleh KS melalui kuasa hukum dan perwakilan keluarga, sebagai bentuk tanggung jawab atas kerugian negara yang timbul dari pemanfaatan aset tanah Pemkot Malang di lokasi tersebut. “Uang penitipan sebesar Rp 2,1 miliar telah kami terima dan langsung dilakukan penyitaan. Selanjutnya, dana tersebut akan kami titipkan ke Rekening Penitipan Lainnya (RPL) milik Kejaksaan Negeri Kota Malang di Bank BNI Cabang Malang,” ungkap pihak Kejari dalam keterangan resmi. Sebelumnya, pada 16 Oktober 2025, penyidik Kejari Kota Malang telah menetapkan KS sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi yang merugikan keuangan daerah. Berdasarkan Laporan Hasil Audit Investigasi Khusus dari Inspektorat Daerah Kota Malang Nomor: 700.1.2.1/97/35.73.300/2025 tertanggal 23 September 2025, ditemukan adanya kerugian daerah sebesar Rp 2,149 miliar. Kejari Kota Malang menegaskan, penitipan uang kerugian negara ini tidak serta-merta menghapus proses hukum yang sedang berjalan. Namun, hal tersebut akan menjadi pertimbangan positif dalam penegakan hukum dan pemulihan kerugian negara. “Penitipan pembayaran kerugian negara ini menunjukkan bentuk itikad baik dari pihak tersangka. Namun, penyidikan tetap berlanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya. Kejaksaan Negeri Kota Malang menegaskan komitmennya untuk mengembalikan seluruh kerugian keuangan negara dan memastikan setiap rupiah yang hilang akibat korupsi dapat dipulihkan demi kepentingan publik. ( Agus)

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Dalam upaya mendukung kelancaran pelaksanaan Rekrutmen Indonesia Kerja Cepat (RIKPSI) berbasis Computer Assisted Test (CAT) Online, Babinsa Koramil 410-02/TBS, Sertu Hendri Yanto, melaksanakan pemantauan langsung di SMK Negeri 8 Bandar Lampung, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gelombang III Tahun Anggaran 2025 untuk peserta Kartu Kuning (KKRI), yang digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia. Pelaksanaan tes di SMK N 8 Bandar Lampung dimulai pukul 07.30 WIB dan dihadiri oleh Bati Wanwil Siter Dim 0410/KBL mewakili Kodim 0410/KBL, serta Kepala Sekolah SMK N 8 Bandar Lampung, Desi, bersama para guru pendamping. Menurut Sertu Hendri Yanto, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. “Alhamdulillah, pelaksanaan RIKPSI CAT Online Peserta KKRI Gelombang III TA 2025 di SMK N 8 Bandar Lampung berlangsung tertib dan aman. Kami hadir untuk memastikan kegiatan ini berjalan sesuai prosedur dan peserta dapat mengikuti tes dengan nyaman,” ujarnya. Kepala Sekolah SMK N 8 Bandar Lampung, Desi, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI melalui Babinsa dalam kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Babinsa yang turut memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peserta. Semoga dengan pendampingan ini, siswa maupun masyarakat yang ikut tes bisa fokus dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkapnya. Program Rekrutmen Indonesia Kerja Cepat (RIKPSI) merupakan salah satu inisiatif strategis pemerintah dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja dan menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas. Melalui dukungan lintas sektor, termasuk TNI, kegiatan ini diharapkan berjalan transparan, tertib, dan berkualitas, sehingga menghasilkan tenaga kerja unggul yang siap bersaing di dunia kerja. (Agus)

JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi mental pelajar pasca-insiden ledakan di sekolah, Polda Metro Jaya bersama sejumlah instansi terkait menggelar kegiatan trauma healing di SMA Negeri 72 Jakarta Timur, Senin (10/11/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu siswa dan guru memulihkan kondisi psikologis agar kembali merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas di lingkungan sekolah. Program pendampingan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, di antaranya Polri, Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara 2, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), Tim SPAB Kemendikdasmen, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), serta Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memastikan para siswa dapat pulih secara emosional dan tidak mengalami trauma berkepanjangan. “Pendampingan ini penting agar anak-anak tidak takut kembali ke sekolah dan tetap semangat belajar. Kami pastikan Polri hadir bukan hanya dalam proses penyelidikan, tapi juga dalam tahap pemulihan,” ujar Kombes Budi. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mengikuti sejumlah aktivitas seperti sesi komunikasi interaktif, permainan edukatif, dan konseling ringan yang dipandu oleh para psikolog profesional. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali rasa percaya diri, keceriaan, dan semangat belajar di kalangan pelajar SMA 72. Selain fokus pada pemulihan psikologis, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan responsif terhadap bencana maupun krisis psikologis. Kombes Budi menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Jaga Jakarta+ yang digagas Polda Metro Jaya untuk memperkuat ketahanan sosial di sekolah-sekolah. “Ini bentuk kolaborasi nyata antara kepolisian, pemerintah daerah, dan para psikolog. Kami ingin memastikan pemulihan berjalan menyeluruh dan berkelanjutan,” tutupnya. (Agus)