Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Babirik menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) di wilayah pedesaan dengan menggelar pendampingan pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara pada Selasa (18/11/2025) pukul 09.30 WITA. Kegiatan berlangsung di Ruang Tata Usaha MTsN 3 HSU Babirik, Jalan Maju Sepakat No. 8, Kecamatan Babirik. Pendampingan ini bertujuan membantu siswa yang berminat melanjutkan pendidikan di sekolah taruna, sekaligus memberikan pemahaman tentang standar kedisiplinan, kurikulum berasrama, dan nilai-nilai kebhayangkaraan yang menjadi ciri khas SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Tim Polsek Babirik dipimpin Kapolsek Babirik Iptu Fajar H., S.H., didampingi Ps. Kanit Binmas Aiptu Denny F. dan Ba SPKT Bripda M. Jhodi Rahman. Kehadiran jajaran lengkap ini mempertegas peran Polri yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pembinaan karakter generasi muda. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapat penjelasan menyeluruh mengenai profil sekolah, pola pendidikan berasrama, hingga persyaratan administrasi yang harus dipenuhi. Pendampingan juga membantu orang tua memahami komitmen dan kesiapan mental yang dibutuhkan calon taruna. Dari 10 siswa yang awalnya menunjukkan minat mendaftar, hanya dua pelajar yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi serta lulus verifikasi awal untuk melanjutkan proses seleksi di tahap berikutnya. Hasil ini menggambarkan ketatnya standar yang diterapkan, serta kualitas calon peserta didik yang benar-benar harus siap secara akademik dan mental. PS. Kasi Humas Polres HSU, IPTU Asep Hudzainur, menyampaikan pesan Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., yang mengapresiasi inisiatif Polsek Babirik. “Bapak Kapolres menegaskan bahwa Polri juga memiliki tanggung jawab membina generasi muda. SMA Kemala Taruna Bhayangkara adalah wadah yang tepat untuk membentuk karakter disiplin, nasionalisme, serta etika yang baik,” ujarnya. IPTU Asep menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari implementasi visi HEBAT–SIGAP–UNGGUL UNTUK MASYARAKAT. “Kami ingin memastikan bahwa potensi-potensi muda di HSU tidak tertinggal dalam mendapatkan akses pendidikan unggulan. Kami berharap dua siswa yang lolos verifikasi dapat melanjutkan seleksi berikutnya dengan hasil terbaik,” katanya. Kegiatan pendampingan berlangsung aman dan tertib. Selain memperkuat hubungan antara Polsek Babirik dan pihak sekolah, kegiatan ini juga membuka peluang lebih luas bagi para pelajar di wilayah pedesaan untuk menempuh pendidikan berkualitas. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Danau Panggang intensif melakukan langkah pencegahan tindak pidana perikanan dengan menggelar sosialisasi bahaya dan sanksi illegal fishing di Desa Rintisan, Kecamatan Danau Panggang, pada Selasa (18/11/2025) mulai pukul 08.30 WITA. Kegiatan ini menyasar para nelayan dan kelompok perikanan sebagai upaya menjaga keberlanjutan ekosistem perairan dan sumber daya ikan setempat. Sosialisasi dipimpin oleh personel Polsek Danau Panggang, Brigpol Becklin Sidea dan Bripda M. Aldi Rahman, yang berkolaborasi dengan Kasi Pengawas Perikanan, Iwan, S.Pd.. Sinergi dengan instansi teknis tersebut memastikan informasi yang diberikan mencakup aspek hukum sekaligus regulasi perikanan yang berlaku. Menggunakan Speedboat Dinas Polsek Danau Panggang, tim menyusuri wilayah perairan untuk menjangkau titik-titik kumpul masyarakat nelayan. Kehadiran langsung aparat dan pengawas perikanan di tengah aktivitas warga mempertegas komitmen pemerintah dalam memberantas penangkapan ikan dengan cara merusak. Materi sosialisasi berfokus pada larangan penggunaan alat tangkap yang dilarang—seperti setrum, racun, dan bahan peledak—yang dapat memusnahkan biota air secara luas. Praktik tersebut tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam keberlanjutan mata pencaharian nelayan. Masyarakat diimbau beralih ke alat tangkap ramah lingkungan sesuai aturan perikanan daerah. PS. Kasi Humas Polres HSU, IPTU Asep Hudzainur, menyampaikan pesan Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga kelestarian perairan. “Bapak Kapolres menegaskan bahwa sungai dan danau adalah masa depan kita. Edukasi ini dilakukan untuk melindungi sumber daya alam dan memastikan kesejahteraan para nelayan tetap terjaga,” ujar IPTU Asep. Ia menambahkan bahwa tindakan hukum tetap akan dilakukan bila ditemukan pelanggaran berat. “Kami mengutamakan penyuluhan dan himbauan. Namun bila ada praktik illegal fishing yang nyata-nyata merusak lingkungan, Polsek Danau Panggang akan bertindak tegas. Ini sejalan dengan visi HEBAT–SIGAP–UNGGUL untuk masyarakat,” tegasnya. Sosialisasi berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari warga Desa Rintisan. Para nelayan menyatakan siap mendukung pemberantasan illegal fishing demi kelestarian perairan dan keberlanjutan hasil tangkapan di masa mendatang. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial MFA (44) ditangkap pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 15.10 WITA di Jalan Pembalah Batung, Kelurahan Paliwara, Kecamatan Amuntai Tengah. Penangkapan dilakukan setelah polisi menemukan 2,19 gram sabu yang disimpan tersangka di dalam kotak rokok. Penindakan bermula dari laporan masyarakat mengenai seseorang yang dicurigai membawa narkotika menggunakan sepeda motor. Merespons cepat informasi itu, anggota Sat Resnarkoba langsung menuju lokasi dan melakukan pemantauan. Saat dihentikan untuk pemeriksaan, MFA—warga Desa Telaga Itar, Kabupaten Tabalong—memperlihatkan gelagat mencurigakan. Dari penggeledahan awal, petugas menemukan kotak rokok Sampoerna Mild berisi satu paket sabu dengan berat keseluruhan 2,47 gram (berat bersih 2,19 gram) yang dibungkus plastik klip transparan. Barang bukti tersebut menjadi dasar polisi untuk membawa MFA ke Mapolres HSU guna pemeriksaan lebih lanjut. Selain sabu, polisi turut mengamankan handphone Vivo V2026 warna biru lengkap dengan SIM card yang diduga digunakan untuk berkomunikasi terkait transaksi narkotika. Kendaraan yang dipakai tersangka, Honda Beat merah putih DA 6313 UBF, juga disita sebagai bagian dari proses penyidikan. Kasat Resnarkoba Polres HSU, AKP Sutargo, S.H., menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bukti kesigapan jajarannya menindak setiap bentuk peredaran narkoba. “Informasi dari masyarakat sangat membantu. Kami akan terus melakukan penindakan tanpa kompromi terhadap para pelaku narkotika,” ujarnya. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si, melalui Kasat Resnarkoba, juga mengajak warga untuk aktif memberikan informasi apabila mengetahui aktivitas mencurigakan terkait narkoba. “Peran masyarakat sangat penting. Kami pastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti,” tegasnya. Dalam pemeriksaan awal, MFA mengakui bahwa sabu tersebut berada dalam penguasaannya. Namun penyidik masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terkait. Tidak ditemukan barang bukti tambahan saat penggeledahan badan, namun seluruh perangkat komunikasi, kendaraan, dan paket sabu telah disita untuk memperkuat proses hukum. Tersangka kini ditahan di Sat Resnarkoba Polres HSU dan dijerat Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Polres HSU menegaskan akan terus meningkatkan intensitas pemberantasan peredaran narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman dan melindungi generasi muda dari ancaman narkotika. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com — Aksi cepat dan profesional ditunjukkan Babinsa Koramil 0410-05/TKP, Pelda Supranoto, saat menyelamatkan seorang terduga pelaku pencurian dari amukan massa di Kelurahan Pasir Gintung, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Selasa pagi (18/11/2025). Tindakan sigap Babinsa ini berhasil mencegah terjadinya kekerasan lebih jauh dan menjaga situasi tetap kondusif. Pelaku berinisial AM (40), warga Gang Senen, Kelurahan Kaliawi, diduga mencuri handphone dan tabung gas milik warga RT 09 Lingkungan 2 Pasir Gintung. Ia telah diamankan warga, namun situasi mulai memanas karena emosi massa yang sulit dikendalikan. Informasi awal diterima Pelda Supranoto sekitar pukul 05.50 WIB dari perangkat RT dan warga Kelurahan Gunung Sari. Saat itu, ia tengah melaksanakan dinas jaga di Koramil 0410-05/TKP. Menyadari potensi bahaya, ia segera menuju lokasi dan melakukan pendekatan persuasif kepada warga. Dengan koordinasi bersama RT dan tokoh masyarakat, Pelda Supranoto berhasil menenangkan massa dan mengevakuasi pelaku ke Koramil untuk mencegah tindakan main hakim sendiri. “Tindakan pertama kami adalah menyelamatkan nyawa pelaku dan meredam ketegangan. Keamanan dan keselamatan semua pihak adalah prioritas,” ujar Pelda Supranoto. Setelah situasi terkendali, proses hukum langsung dilanjutkan. Pada pukul 07.30 WIB, Pelda Supranoto menyerahkan pelaku beserta barang bukti kepada Kepolisian Sektor Tanjung Karang Barat. Tim Unit Reskrim Polresta Bandar Lampung yang dipimpin AKP Ono Karyono, S.H., M.H. kemudian melakukan langkah penyidikan lanjutan. “Kami mengapresiasi sinergi cepat antara TNI, Polri, dan masyarakat. Pelaku sudah kami terima untuk pemeriksaan lebih mendalam,” kata AKP Ono. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Peran aktif Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga Pasir Gintung dan Gunung Sari menunjukkan kuatnya sistem keamanan berbasis komunitas di wilayah itu. Kejadian ini sekaligus mencerminkan semangat RADIN INTEN (Rajin, Intensif, dan Terintegrasi) dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat, serta komitmen TNI untuk selalu hadir membantu dan melindungi warga di tingkat akar rumput. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Marinir TNI Angkatan Laut di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2025), berlangsung meriah. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah memadati lokasi sejak pagi untuk menyaksikan rangkaian upacara sekaligus atraksi alutsista khas Korps Marinir. Antusiasme warga semakin memuncak ketika momen pengangkatan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir ke-49 diumumkan secara langsung dalam upacara tersebut. Sejumlah kendaraan tempur seperti Tank BMP-3F, Ranfib BTR-50, hingga Roket MLRS menjadi pusat perhatian. Usai upacara, masyarakat dipersilakan mendekat untuk melihat lebih dekat sekaligus menaiki alutsista kebanggaan Marinir. Kesempatan berinteraksi dan berfoto dengan prajurit menjadi momen yang paling banyak diburu warga. Anak-anak tampak paling antusias. Banyak yang berebut mencoba mengenakan helm tempur dan baret prajurit sambil berfoto. Kehadiran keluarga prajurit serta warga umum membuat suasana peringatan semakin hangat dan penuh keceriaan. Panglima Korps Marinir, Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menyampaikan apresiasi atas kehadiran masyarakat yang turut memeriahkan peringatan HUT kali ini. Menurutnya, antusiasme publik menjadi bukti eratnya hubungan antara Marinir dan rakyat. “Kami bangga karena hari ini rakyat hadir dan merayakan bersama kami. Ini menunjukkan bahwa Marinir tidak terpisahkan dari rakyat,” ujarnya. Lebih dari sekadar peringatan, keterlibatan masyarakat menjadi ajang edukasi publik mengenai peran Korps Marinir dalam menjaga pertahanan negara. Kehangatan dan kedekatan yang tercipta sejalan dengan tema HUT tahun ini: “Korps Marinir TNI AL Bersama Rakyat Membangun Indonesia Maju.” (Her.W)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Marinir TNI Angkatan Laut berlangsung khidmat di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan. Dalam momentum bersejarah tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., resmi dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir ke-49. (17/11/2025) Pengukuhan dilakukan melalui prosesi militer yang menjadi salah satu rangkaian utama upacara. Sebagai Inspektur Upacara, Jenderal Agus menerima Baret Ungu Kehormatan yang disematkan langsung oleh Panglima Korps Marinir (Pangkormar), Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. Penyematan ini menegaskan posisi Panglima TNI sebagai bagian dari keluarga besar Korps Marinir. Dalam amanatnya, Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. “Tidak ada ungkapan yang tepat selain rasa bangga menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir,” ujarnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit Marinir atas loyalitas, pengabdian, dan profesionalisme dalam menjaga kedaulatan negara. “Dirgahayu Korps Marinir ke-80. Semoga semakin profesional dan semakin dicintai rakyat,” tegasnya. Peringatan HUT kali ini juga diwarnai sorotan terkait validasi organisasi Korps Marinir yang baru diresmikan Presiden RI Jenderal TNI (HOR) (Purn.) H. Prabowo Subianto pada 10 Agustus 2025. Lewat kebijakan tersebut, jabatan Komandan Korps Marinir resmi berubah menjadi Panglima Korps Marinir berbintang tiga. Panglima TNI mendorong seluruh prajurit agar terus memperkuat profesionalisme dan menjaga kedekatan dengan rakyat, sejalan dengan tema peringatan tahun ini: “Korps Marinir TNI AL, Bersama Rakyat Membangun Indonesia Maju.” Rangkaian acara HUT turut mendapat antusiasme besar dari masyarakat. Ribuan warga menghadiri upacara, berfoto bersama prajurit Marinir, serta mengikuti kegiatan Bakti Sosial, Bakti Kesehatan, hingga Program Bedah Rumah yang dilaksanakan serentak di berbagai satuan Marinir di seluruh Indonesia. Kehadiran publik menunjukkan tingginya kecintaan masyarakat terhadap Korps Marinir. Dengan dikukuhkannya Panglima TNI sebagai Warga Kehormatan ke-49, Korps Marinir kembali menegaskan komitmennya menjaga tradisi, memperkuat jati diri sebagai pasukan pendarat yang tangguh, dan melanjutkan pengabdian sebagai garda terdepan TNI AL untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Heri.W)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Upaya menjaga kebersihan lingkungan terus digalakkan Babinsa Koramil 410-01/Panjang bersama masyarakat Kelurahan Way Dadi melalui kegiatan gotong royong pembersihan sampah yang digelar pada Senin pagi. Kegiatan difokuskan di Jalan Endro Suratmin, RT 03, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame. (17/11/25) Aksi dimulai sejak pukul 08.30 WIB dan menyasar tumpukan sampah organik maupun non-organik yang menyumbat aliran drainase. Pembersihan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan serta mencegah potensi banjir yang kerap muncul akibat saluran air tidak berfungsi optimal. Lurah Way Dadi bersama sekretaris kelurahan, staf, pamong, ketua RT, Linmas, Babinsa setempat, dan puluhan warga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini memperlihatkan kuatnya komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. “Kegiatan gotong royong seperti ini sangat penting untuk menjaga keharmonisan dan kebersihan lingkungan. Kami mengapresiasi semangat warga dan dukungan dari Babinsa. Dengan lingkungan bersih, kita semua bisa hidup lebih nyaman dan sehat,” ujar salah satu perwakilan warga. Selain membersihkan drainase, kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mempererat komunikasi serta kepedulian terhadap lingkungan. Babinsa Koramil 410-01/Panjang kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan sekitar. Gotong royong berakhir pada pukul 10.10 WIB dengan situasi aman dan lancar. Lingkungan sekitar pun tampak lebih bersih dan tertata, menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Babinsa dan warga masih menjadi kekuatan penting dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. (Agus)

Pekanbaru, Bidik-kasusnews.com — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD) sebagai upaya meningkatkan kapasitas seluruh jaksa dalam penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) serta memperdalam pemahaman terkait penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) nasional yang mulai berlaku pada Januari 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Sasana H.M. Prasetyo, Gedung Satya Adhi Wicaksana Kejati Riau. (15/11/2025) Kepala Kejati Riau, Sutikno, S.H., M.H., membuka kegiatan secara langsung dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jaksa yang hadir. Ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi aparat penegak hukum sangat penting di tengah dinamika regulasi dan kompleksitas kasus Tipikor. “FGD ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat pemahaman teknis dan substansi hukum, baik dalam penanganan Tipikor maupun penerapan KUHP baru. Saya berharap kegiatan ini diikuti secara serius,” ujar Sutikno dalam sambutannya. Sesi materi pertama disampaikan oleh Kepala BPKP Provinsi Riau, Evenri Sihombing, yang menekankan pentingnya sinkronisasi pendekatan akuntansi dan hukum dalam menetapkan nilai kerugian keuangan negara. Ia menyebut koordinasi antara penyidik dan auditor sejak tahap awal sangat berpengaruh terhadap kecepatan dan akurasi penyidikan Tipikor. “Sinergi sejak awal antara aparat penegak hukum dan auditor merupakan kunci agar perhitungan kerugian negara dapat dipertanggungjawabkan dan memenuhi standar pembuktian,” tegasnya. Ia juga menyoroti strategi percepatan dalam memperoleh eviden terkait kerugian negara. Materi selanjutnya dibawakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu, Dr. Ratih Andrawina Seminar, S.H., M.H., yang menjelaskan perubahan fundamental dalam filosofi dan struktur KUHP nasional. Beberapa poin penting mencakup konsep living law, penguatan prinsip keseimbangan antara perbuatan dan sikap batin, pertanggungjawaban pidana korporasi, serta ruang yang lebih luas bagi hakim dalam menentukan sanksi. Dr. Ratih juga mengulas perkembangan hukum pidana pasca disahkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, yang menjadi dasar reformasi hukum pidana nasional. Kegiatan FGD ini menegaskan komitmen Kejati Riau untuk meningkatkan profesionalisme jaksa, mempererat koordinasi antarinstansi, serta memastikan penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan terbaru dan lebih responsif terhadap perkembangan hukum modern. (Heri.W)

Lampung Selatan, Bidik-kasusnews.com Polres Lampung Selatan mengawali pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2025 dengan menggelar Apel Pasukan di Lapangan Mapolres Lampung Selatan, Senin pagi. Apel dipimpin Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, yang secara simbolis menyematkan pita operasi kepada perwakilan personel sebagai tanda dimulainya operasi skala nasional tersebut.(17/11/2025) Operasi Zebra Krakatau 2025 berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, dan digelar serentak di seluruh Indonesia. Fokus utama operasi ini ialah meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) melalui kegiatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum yang tetap mengedepankan pendekatan humanis. Dalam amanat yang dibacakan Kapolres, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan bahwa apel gelar pasukan penting dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan strategi pelaksanaan operasi. “Pertumbuhan kendaraan dan mobilitas masyarakat yang meningkat menimbulkan dinamika baru di bidang lalu lintas. Polri harus hadir dengan pelayanan yang cepat, profesional, dan inovatif, termasuk melalui Operasi Zebra 2025,” demikian pesan Kapolda. Operasi Zebra Krakatau 2025 menetapkan beberapa sasaran utama, di antaranya: Potensi Gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG), dan Gangguan Nyata (GN) yang dapat menimbulkan kemacetan dan kecelakaan. Pelanggaran prioritas seperti aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong, yang dinilai meresahkan masyarakat serta meningkatkan risiko kecelakaan. Selain menertibkan pelanggaran, Operasi Zebra juga menjadi tahap awal dalam mempersiapkan pengamanan arus mudik dan mobilitas masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang nantinya akan dilanjutkan melalui Operasi Lilin 2025. Kapolres AKBP Toni Kasmiri dalam arahannya menekankan pentingnya profesionalisme seluruh personel selama menjalankan tugas. Ia mengingatkan agar anggota selalu berhati-hati di lapangan dan mengutamakan keselamatan bersama. “Utamakan sikap humanis dalam setiap tindakan. Penegakan hukum harus tegas, namun tetap mengedepankan empati dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. AKBP Toni Kasmiri juga menggarisbawahi bahwa keberhasilan operasi tidak hanya dilihat dari banyaknya penindakan, tetapi dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. “Kita bukan hanya menindak, tetapi mendidik. Tampilkan sosok Polri yang ramah, santun, dan profesional,” tambahnya. Sebelum apel ditutup, Kapolres kembali menegaskan pentingnya mematuhi SOP, menjaga citra Polri, serta melaksanakan operasi dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Dengan kolaborasi yang solid dan disiplin pelaksanaan, diharapkan Operasi Zebra Krakatau 2025 mampu menekan angka pelanggaran serta menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman bagi seluruh masyarakat Lampung Selatan. (Mg)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) secara resmi menggelar Apel Pasukan Operasi Kewilayahan “Zebra Intan 2025” di Halaman Mapolres HSU, Senin pagi pukul 08.30 Wita. Apel ini menjadi tanda dimulainya operasi penertiban lalu lintas besar-besaran yang akan berlangsung selama dua pekan dengan fokus peningkatan disiplin dan keselamatan masyarakat di jalan raya. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., yang menegaskan bahwa Operasi Zebra Intan 2025 mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum yang proporsional dan humanis. Operasi ini menyasar pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan fatal, terutama di momen meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang akhir tahun. Apel gelar pasukan turut menunjukkan dukungan penuh dari jajaran Forkopimda HSU. Hadir di lokasi Bupati HSU H. Sahrujani, Ketua DPRD Kabupaten HSU, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, serta perwakilan Kodim 1001 HSU–BLG. Instansi terkait seperti PT Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP juga ikut memperkuat barisan. Pelaksanaan apel melibatkan 10 pleton, terdiri dari unsur TNI, Samapta, Sat Lantas sebagai garda depan operasi, serta gabungan personel Satreskrim, Sat Narkoba, dan Sat Intelkam. Tidak ketinggalan, dishub, Satpol PP, dan Senkom turut ambil bagian sebagai wujud kolaborasi lintas instansi. Kapolres HSU melakukan pengecekan pasukan dan pemasangan pita operasi sebagai simbol kesiapan seluruh personel. Dalam amanat yang disampaikan, Kapolres menegaskan bahwa sasaran utama operasi tahun ini mencakup pelanggaran yang paling berisiko menimbulkan kecelakaan, seperti: Pengendara di bawah umur Tidak menggunakan helm SNI Berkendara melawan arus Menggunakan ponsel saat mengemudi Pelanggaran lain yang berpotensi fatal Melalui Ps. Kasi Humas Polres HSU, IPTU Asep Hudzainur, Kapolres menyampaikan pesan penting kepada masyarakat. “Operasi Zebra Intan 2025 adalah bentuk nyata komitmen Polri bersama TNI dan pemerintah daerah untuk melindungi keselamatan warga. Tujuan kami bukan menakut-nakuti, tetapi mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas,” ujar IPTU Asep. Ia menambahkan bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya kewajiban hukum, tetapi kebutuhan untuk menjaga nyawa. “Kapolres mengajak seluruh masyarakat HSU untuk mendukung Operasi Zebra Intan 2025. Lengkapi surat-surat, patuhi rambu, gunakan helm, dan kurangi kecepatan. Keselamatan selalu lebih penting dari segalanya,” tegasnya. Dengan dimulainya Operasi Zebra Intan 2025, Polres HSU berharap tercipta perubahan perilaku berlalu lintas yang lebih disiplin serta penurunan signifikan angka kecelakaan di wilayah Hulu Sungai Utara. (Agus)