BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Acara Pengukuhan Pengurus Paguyuban Jamur Kesuma Provinsi Lampung Masa Bakti 2024–2030 berlangsung tertib dan meriah di Lapangan Saburai, Enggal, pada Minggu (23/11/2025). Babinsa Koramil 410-05/Tanjung Karang Pusat, Sertu Heri Hermawan, turut melakukan pemantauan dan pengamanan demi memastikan kegiatan berjalan aman dari pagi hingga siang hari. Kegiatan yang digelar secara khidmat ini dihadiri sejumlah pejabat penting dari unsur militer dan pemerintah daerah. Gubernur Lampung diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Lampung, Dr. Senen Mustakim, S.Sos., M.Si., sementara Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M. hadir langsung memberikan dukungan. Turut hadir pula perwakilan Korem 043/Gatam yang diwakili Mayor Inf Agus Waluyo, Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono, serta unsur Dinas Koperasi dan UKM. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mendukung kegiatan sosial dan budaya di Lampung. “Keberhasilan acara ini adalah bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat. Kami dari Koramil TKP berkomitmen menjaga situasi kamtibmas agar setiap agenda masyarakat dapat berlangsung aman,” ujar Sertu Heri Hermawan dalam laporannya. Rangkaian acara dikemas dengan sentuhan budaya. Setelah pembukaan, doa, dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, lapangan Saburai semakin semarak dengan penampilan Tari Sembah dan tarian khas Jawa Timur, mencerminkan keberagaman budaya yang menjadi identitas paguyuban tersebut. Puncak kegiatan ditandai dengan pengukuhan pengurus baru Paguyuban Jamur Kesuma Provinsi Lampung untuk periode 2024–2030. Prosesi pengukuhan dipimpin Kolonel Inf (Purn) Sutomo, S.I.P., selaku penasehat organisasi. Setelah itu, Ketua Umum H. Bambang Joko DS, S.H., M.H. menyampaikan sambutan dan memaparkan arah gerak organisasi di periode baru. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Ketua Paguyuban Puja Kesuma Provinsi Lampung Hi. Nuryono, perwakilan partai politik, dan tamu undangan lainnya. Dengan resmi dikukuhkannya pengurus baru, Paguyuban Jamur Kesuma Provinsi Lampung memulai masa pengabdian 2024–2030 dengan dukungan penuh dari TNI dan Pemerintah Daerah. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah kebersamaan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan sosial, budaya, dan kemasyarakatan di Provinsi Lampung. (Agus)

JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wali Kota Jakarta Pusat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) 2025 bertema “Meningkatkan Profesionalisme Wartawan Melalui Pemahaman Hukum dan Etika Jurnalistik di Era Digital.” Kegiatan yang berlangsung di Jakarta ini menghadirkan pemateri dari PWI Provinsi DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi dan integritas wartawan, Selasa (—/—/2025). Hadir sebagai narasumber, Ketua PWI Provinsi DKI Jakarta Kesit Budi Handoyo, anggota Dewan Penasehat PWI Jaya Penglihatan Simatupang, serta Sekretaris PWI DKI Arman Suparman. Bimtek turut mendapat dukungan Yayasan Rumah Penasihat, lembaga yang selama ini aktif mendukung berbagai pelatihan jurnalisme di Indonesia. Dalam sesi pembukaan, Kesit Budi Handoyo menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme wartawan di tengah dinamika arus informasi digital. Menurutnya, wartawan PWI harus mampu menyajikan karya jurnalistik yang akuntabel, berimbang, serta mematuhi Kode Etik Jurnalistik dan regulasi yang berlaku. “Teman-teman wartawan perlu meningkatkan kualitas pemberitaan agar mudah dipahami publik dan tetap menjaga akuntabilitas. Kita wajib mengedepankan etika, mematuhi UU Keterbukaan Informasi Publik, serta memastikan media tempat bekerja berbadan hukum,” ujar Kesit. Ia juga menyoroti peran Pokja sebagai wadah penting dalam menjaga soliditas organisasi. “Pokja berfungsi mengatur dan menyelesaikan persoalan internal di kelompok kerjanya. Jika diperlukan, PWI akan memperkuat struktur Pokja agar organisasi semakin kokoh,” tambahnya. Pada sesi diskusi, para narasumber mengingatkan pentingnya verifikasi dan keberimbangan informasi di tengah maraknya penyebaran hoaks. Publikasi yang berkualitas, kata mereka, harus mendukung pelayanan publik, pembangunan daerah, dan memberikan informasi yang akurat serta bermanfaat bagi masyarakat. Para pemateri juga menegaskan bahwa Pokja PWI di berbagai instansi—termasuk yang bermitra dengan Polres—harus menjadi mitra strategis pemerintah. “Wartawan PWI harus disegani karena profesionalismenya, bukan ditakuti. Kita harus menjaga marwah organisasi,” tegas salah satu narasumber. Bimtek PWI 2025 ini diikuti peserta dari lima wilayah DKI Jakarta dan berlangsung interaktif. Melalui kegiatan ini, Pokja PWI Jakarta Pusat berharap kapasitas wartawan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara PWI, pemerintah, dan lembaga publik dalam menghadirkan jurnalisme yang kredibel dan bertanggung jawab. ( Heri. W)

LUMAJANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Respons cepat terus dilakukan TNI bersama pemerintah daerah dalam penanganan dampak erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Pronojiwo. Pada Sabtu (22/11/2025), jajaran Korem 083/Baladhika Jaya bersama Kodam V/Brawijaya turun langsung meninjau lokasi pengungsian dan wilayah paling terdampak untuk memastikan seluruh proses penanganan darurat berjalan aman, cepat, dan terkoordinasi. Peninjauan awal dilakukan di SDN 04 Supiturang, yang menjadi lokasi utama pengungsian warga. Di titik ini, personel TNI bersama unsur BPBD, pemerintah daerah, tenaga medis, dan relawan memeriksa ketersediaan layanan kesehatan, suplai logistik harian, perlindungan untuk kelompok rentan, serta kesiapan fasilitas pengungsian. TNI juga membantu pengamanan area sekitar, mobilitas pengungsi, serta penataan jalur evakuasi agar tetap aman dan mudah dilalui. Sebagai dukungan kemanusiaan, rombongan menyalurkan 19 item bantuan, termasuk selimut, pakaian anak, kebutuhan balita, perlengkapan mandi, sembako, dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut disalurkan untuk menjamin pemenuhan kebutuhan awal para pengungsi selama masa tanggap darurat. Dari lokasi pengungsian, tim bergerak menuju Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, salah satu kawasan dengan paparan material vulkanik paling berat. Di sana, TNI melakukan asesmen langsung terhadap kondisi permukiman, sebaran material erupsi, kerusakan infrastruktur, serta akses evakuasi. Hasil peninjauan ini akan menjadi dasar penguatan langkah pascabencana oleh seluruh pemangku kepentingan. “TNI akan selalu hadir untuk rakyat, terutama dalam kondisi darurat seperti ini. Sejak erupsi terjadi, kami langsung bergerak membantu evakuasi, pengamanan jalur, dan memastikan bantuan sampai ke masyarakat,” ujar Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir saat meninjau lokasi. Ia menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, terukur, dan berempati, dengan keselamatan warga sebagai prioritas utama. Aktivitas Gunung Semeru yang masih berada pada tingkat kewaspadaan membuat personel TNI tetap disiagakan untuk mengantisipasi dinamika situasi di lapangan. Sinergi lintas lembaga menjadi kunci keberhasilan operasi kemanusiaan ini. TNI berkolaborasi dengan BPBD, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat setempat untuk memastikan distribusi bantuan lancar, evakuasi aman, serta pemulihan berjalan lebih cepat. Dengan kerja terpadu dan kehadiran aparat di lapangan, upaya penanggulangan erupsi Semeru diharapkan dapat memberikan perlindungan maksimal bagi warga terdampak dan mempercepat proses stabilisasi wilayah. (Agus)

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Untuk memastikan keamanan kota tetap kondusif pada akhir pekan, Kodim 0410/KBL mengerahkan Tim Siap Saat Siap Bergerak (S3B) dalam patroli gabungan malam di sejumlah titik vital Kota Bandar Lampung, Sabtu (22/11/2025). Patroli yang dimulai pukul 20.00 hingga 23.15 WIB itu melibatkan sepuluh personel TNI dari berbagai Koramil dan staf Kodim, serta dua anggota ormas GRIB. Operasi pengamanan ini menggunakan satu unit kendaraan tempur jenis panser guna memperkuat mobilitas dan daya cegah tim di lapangan. Sejumlah lokasi strategis menjadi fokus penyisiran, di antaranya Rumah Dinas Gubernur, Rumah Dinas Wali Kota, Rumah Dinas Pangdam, serta Danrem. Tim juga melakukan pemantauan di Kantor DPRD Provinsi Lampung, DPRD Kota Bandar Lampung, Kantor Wali Kota, dan Bundaran Al-Furqon sebagai salah satu titik keramaian kota. “Ini adalah bentuk komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Keamanan dan kenyamanan warga adalah prioritas,” ujar Letda Inf Suwardi, Pa Jaga Kodim 0410/KBL yang memimpin pengamanan malam itu, melalui keterangan resminya. Hasil pemantauan menunjukkan situasi seluruh titik dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan atau indikasi ancaman selama patroli berlangsung. Laporan resmi menyebutkan kondisi nihil Haljol (hal yang menjolok). Keberhasilan patroli tersebut dinilai sebagai bukti kuatnya kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman. Kehadiran aparat di lapangan juga memberikan efek deteren terhadap potensi gangguan keamanan. Kodim 0410/KBL memastikan kegiatan patroli gabungan akan dilakukan secara rutin. Langkah ini diharapkan dapat terus memberikan rasa tenang bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan Kota Bandar Lampung dari berbagai potensi kerawanan. (Agus)

Lampung, Bidik-kasusnews.com — Upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar berhasil digagalkan berkat respons cepat dua prajurit TNI AD di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) KM 136 jalur B, Kamis (20/11/2025). Penemuan 90.000 butir ekstasi itu berawal dari kecelakaan sebuah Nissan X-Trail hitam yang ditemukan ringsek tanpa pengemudi pada dini hari. Insiden terjadi sekitar pukul 05.25 WIB ketika Sertu Eko Wahyudi, Babinsa Koramil 0411-11/Terbanggi Besar, melihat kendaraan tersebut dalam kondisi rusak parah. Saat melakukan pengecekan area di bawah Jembatan Tol Karang Endah, ia menemukan enam tas mencurigakan yang kemudian dicek bersama Serda Maradang Simanjuntak dari Kumrem 043/ Garuda Hitam. Hasil pemeriksaan awal memunculkan temuan mengejutkan: 34 kantong berisi pil ekstasi dengan estimasi sekitar 90 ribu butir. Menyadari bahwa temuan ini berkaitan dengan peredaran narkotika skala besar, keduanya segera melaporkan kepada pimpinan dan pihak kepolisian. Sekitar pukul 08.45 WIB, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni bersama Dirresnarkoba Polda Lampung Kombes Pol Dwi Handoko tiba di lokasi untuk penanganan dan pendalaman perkara. Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, yang juga turun langsung, memastikan koordinasi sinergis antara TNI dan Polri dalam penanganan kasus. Seluruh barang bukti—terdiri dari 1 unit SUV Nissan X-Trail dan enam tas berisi 34 kantong ekstasi—resmi diserahkan kepada Ditresnarkoba Polda Lampung. Hingga saat ini, pengemudi kendaraan belum ditemukan dan diduga kabur sesaat setelah kecelakaan terjadi. Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan menyampaikan apresiasi atas kecermatan kedua anggotanya. “Ketepatan laporan anggota sangat membantu polisi dalam membuka penyelidikan kasus yang diduga terkait jaringan narkoba ini,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kejadian ini menunjukkan kuatnya komitmen serta sinergi TNI–Polri dalam memerangi peredaran narkotika di Lampung. “Polda Lampung akan melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan pelaku di balik penyelundupan puluhan ribu pil ekstasi ini,” tegasnya. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Aksi penyampaian aspirasi yang digelar Ormas Grib di kawasan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sunter berlangsung kondusif pada Selasa siang. Polda Metro Jaya, melalui Subdit Dalmas Direktorat Samapta, menurunkan ratusan personel untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan masyarakat dapat menyampaikan pendapat secara aman. Komandan Batalyon 1 Subdit Dalmas Polda Metro Jaya, Kompol M. Ronny, menjelaskan bahwa pihaknya menerima penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polres Metro Jakarta Utara untuk memberikan pelayanan selama unjuk rasa berlangsung. “Kami dari Subdit Dalmas Dit Samapta Polda Metro Jaya hari ini di-BKO-kan ke Polres Jakarta Utara untuk kegiatan pelayanan aspirasi dari masyarakat, khususnya kelompok Ormas Grib,” ujar Kompol Ronny. Sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) — sekitar 160 personel — diterjunkan sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Selama tiga jam aksi berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib. Kompol Ronny menyebutkan bahwa pendekatan pelayanan menjadi kunci terciptanya suasana kondusif. “Alhamdulillah, mereka tertib dalam menyampaikan aspirasi. Kami juga memberikan pelayanan dengan baik sehingga kedua belah pihak dapat saling memahami,” tuturnya. Massa aksi membubarkan diri sekitar pukul 13.00 WIB setelah berkoordinasi dengan para korlap dan kembali ke kediaman masing-masing tanpa insiden. Terkait tuntutan yang disampaikan Grib, Kompol Ronny mengatakan bahwa PT Astra Daihatsu Motor akan menjadwalkan ulang pertemuan lanjutan. “Kami menunggu kelanjutan keputusan dari pihak Daihatsu,” jelasnya. Untuk kemungkinan adanya aksi susulan, pihak kepolisian menyatakan siap memberikan pelayanan kembali. “Kami menunggu koordinasi lebih lanjut dari Grib dan pihak Daihatsu, tentunya melalui Polres Metro Jakarta Utara,” tambahnya. Di akhir pernyataan, Kompol Ronny menegaskan bahwa kepolisian kini mengutamakan pendekatan humanis dan pelayanan dalam setiap kegiatan penyampaian pendapat. “Pola kami sekarang bukan lagi sekadar pengamanan, tetapi pelayanan unjuk rasa — agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan nyaman dan tertib,” ujarnya. (Heri) 

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Menyambut datangnya musim penghujan, Babinsa Kelurahan Sidodadi Serka B. Lubis memimpin kegiatan Jumat Bersih dengan fokus membersihkan saluran drainase di Jalan Gajah, RT 02 Lingkungan I, Jumat (21/11/2025). Aksi gotong royong ini dilakukan untuk mencegah genangan air dan potensi banjir akibat tersumbatnya aliran drainase. Kegiatan berlangsung dengan melibatkan sinergi antara TNI, Pemerintah Kelurahan, aparat keamanan, dan masyarakat setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Sidodadi, para Kepala Lingkungan, Ketua RT se-Kelurahan Sidodadi, personel Linmas, serta puluhan warga yang turun langsung membersihkan tumpukan sampah dan sedimentasi di sepanjang saluran air. Serka B. Lubis, yang mewakili Koramil 410-06/Kedaton, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan, khususnya pada area rawan banjir. “Drainase yang tersumbat sampah dan lumpur adalah salah satu penyebab utama banjir lokal saat hujan deras. Lewat kerja bakti seperti ini, kita bukan hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga melakukan pencegahan dini agar banjir tidak terjadi. Semoga kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujarnya. Lurah Sidodadi turut memberikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang terlibat. “Ini bukti bahwa ketika pemerintah, TNI, dan masyarakat bersinergi, pekerjaan seberat apa pun bisa diselesaikan dengan ringan. Semangat gotong royong seperti inilah yang harus terus kita jaga,” tuturnya. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung tertib dan lancar. Pemerintah kelurahan bersama Babinsa berharap aksi bersih-bersih ini dapat mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kesehatan masyarakat Sidodadi pada musim penghujan mendatang. (Agus)

Bangka, Bidik-kasusnews.com — TNI menggelar Latihan Terintegrasi 2025 dengan pengerahan kekuatan besar mencapai 68.395 prajurit di dua wilayah strategis: Bangka Belitung dan Morowali, Sulawesi Tengah. Latihan ini merupakan unjuk kekuatan nasional sekaligus bukti komitmen pemerintah dalam menjaga sumber daya alam (SDA) yang rawan eksploitasi ilegal. Kegiatan di Bangka dipusatkan di Titik Tinjau Desa Mabat, Rabu (19/11/2025), dan disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta sejumlah pejabat negara. Di Bangka Belitung, latihan melibatkan 41.397 personel TNI dari tiga matra. Serangkaian demonstrasi tempur dilakukan, mulai dari Serangan Udara Langsung (SUL) oleh F-16 Wing Udara 31, penerjunan taktis Yonif 501, simulasi penangkapan ponton ilegal, hingga peninjauan lokasi galian pasir. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menguji interoperabilitas pasukan sekaligus kesiapan alutsista. Sementara itu, di Morowali, sebanyak 26.998 prajurit dikerahkan dalam latihan Komando Gabungan TNI. Menhan Sjafrie dan Panglima TNI juga meninjau langsung pelaksanaan latihan, termasuk operasi perebutan pangkalan, penerjunan KDOL, aksi sabotase sasaran strategis, hingga skenario force down terhadap pesawat pelanggar. Latihan ini dirancang sebagai penguatan kemampuan tempur sekaligus implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) terkait pengamanan wilayah rawan, khususnya di sektor pertambangan. Bangka Belitung dan Morowali dipilih sebagai lokasi latihan karena keduanya merupakan pusat SDA bernilai tinggi, namun juga rentan terhadap praktik penambangan ilegal. Sebelumnya, Presiden RI mengungkapkan adanya sekitar 1.000 titik tambang ilegal di Bangka Belitung yang menyebabkan hilangnya hingga 80 persen produksi timah nasional. Presiden pun memerintahkan TNI melakukan pengamanan ketat seluruh jalur pergerakan material timah. “Saya perintahkan TNI untuk memblokir seluruh jalur masuk dan keluar di Pulau Bangka dan Belitung. Negara harus mengetahui secara pasti apa yang keluar dan apa yang masuk. Kita tidak boleh terus dirugikan,” tegas Presiden. Sebagai tindak lanjut, TNI menggelar kekuatan besar berikut alutsista strategis, antara lain Rantis Maung, drone taktis, KRI dan KAL, pesawat F-16, Hercules, CN-295, serta helikopter Caracal dan Super Puma. Penggelaran ini mempertegas bahwa perlindungan SDA adalah bagian integral dari tugas menjaga kedaulatan negara. Menhan Sjafrie menegaskan bahwa latihan ini bukan sekadar demonstrasi kekuatan, tetapi langkah nyata negara dalam menegakkan aturan dan mencegah eksploitasi SDA. “Tujuannya satu: negara harus mampu menegakkan peraturan dan melakukan penertiban demi pengamanan sumber daya alam sebagai bagian dari kedaulatan NKRI,” ujarnya di hadapan media. Latihan Terintegrasi TNI 2025 juga menampilkan berbagai skenario operasi gabungan, termasuk OP3U, KDOL, operasi laut terhadap kapal pelaku aktivitas ilegal, serta berbagai manuver yang menguji respons cepat dan kesiapsiagaan pasukan pada berbagai domain operasi. (Agus)

Morowali, Bidik-kasusnews.com — Ratusan prajurit TNI dari berbagai satuan lintas matra melaksanakan penerjunan Operasi Perebutan dan Pengendalian Pangkalan Udara (OP3U) serta penerjunan lintas udara (linud) dalam rangkaian Latihan Terintegrasi TNI Tahun 2025 di kawasan Bandara PT IMIP, Morowali, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu momen krusial dalam pengujian kemampuan pasukan untuk merebut dan menguasai sasaran strategis secara cepat dan terukur. Pada sorti pertama, peterjun dari Yonko 466 Korpasgat sukses menuntaskan misi penerjunan OP3U. Aksi diawali oleh infiltrasi tim Dalpur yang lebih dahulu mengamankan sekutu sasaran dan menyiapkan Dropping Zone (DZ). Tahap awal ini menjadi penentu kelancaran operasi dan menunjukkan kesiapan unsur udara dalam membuka jalur perebutan pangkalan dengan standar taktis tinggi. Selanjutnya, sorti kedua melibatkan peterjun dari Yonif 432 dan Yonif 433 Kostrad yang melaksanakan penerjunan linud untuk menguasai target strategis. Menggunakan formasi tempur modern dan didukung kemampuan navigasi canggih, penerjunan ini memperlihatkan sinergi antarsatuan dalam skenario operasi gabungan. Seluruh penerjunan dilaksanakan menggunakan pesawat angkut taktis C-130. Latihan ini turut disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI, Jaksa Agung, Kepala BPKP, serta pejabat tinggi negara lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen pemerintah terhadap penguatan profesionalisme dan kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi ancaman nasional yang semakin kompleks. Kegiatan penerjunan dalam latihan ini tidak hanya menguji kemampuan teknis para prajurit, tetapi juga memastikan kesiapan satuan dalam mengamankan objek vital, termasuk bandara dan kawasan industri pertambangan. Dengan operasi yang membutuhkan respons cepat dan presisi tinggi, latihan ini menjadi bukti nyata kesiapan TNI dalam menjaga keamanan nasional di sektor-sektor strategis. (Agus)

Morowali, Bidik-kasusnews.com — Sebanyak 26.998 prajurit TNI dari tiga matra diterjunkan dalam Latihan Komando Gabungan (Kogab) TNI Terintegrasi 2025 yang digelar di kawasan Bandara PT IMIP, Morowali, Kamis (20/11/2025). Latihan berskala besar ini disaksikan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala BPKP Muhammad Yusuf, serta sejumlah pejabat terkait. Latihan terpadu ini dirancang untuk menguji ketangguhan TNI dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, termasuk potensi gangguan terhadap pengelolaan sumber daya alam (SDA) nasional. Integrasi kekuatan darat, laut, dan udara menampilkan tingkat interoperabilitas yang semakin matang dan terukur. Dalam keterangannya kepada media, Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, selaku Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional dan mewakili tim penertiban kawasan hutan terkait isu pertambangan, menegaskan bahwa latihan ini memiliki tujuan strategis. “Tujuannya satu: memastikan negara memiliki kemampuan menegakkan aturan dan melakukan penertiban demi pengamanan sumber daya alam, yang merupakan bagian dari kedaulatan NKRI,” ujarnya. Ia juga menyoroti maraknya pelanggaran di sektor pertambangan. Menurutnya, berbagai modus terus dimunculkan oleh kelompok berkepentingan untuk meraup keuntungan pribadi dengan memanfaatkan celah hukum. Kondisi tersebut mendorong pemerintah melakukan langkah penertiban yang lebih konsisten dan terstruktur. Menhan menegaskan bahwa setiap temuan pelanggaran akan langsung diproses sesuai aturan hukum. “Ini bentuk kehadiran negara terhadap kegiatan ilegal yang merugikan negara. Setiap pelanggaran akan ditindak tegas,” tegasnya. Lebih jauh, ia menekankan bahwa penertiban tidak hanya dilakukan di wilayah-wilayah seperti Bangka dan Morowali, tetapi mencakup seluruh Indonesia. “Pesan kita jelas: pemerintah bekerja untuk kepentingan rakyat dan penegakan aturan dilakukan tanpa memandang latar belakang siapa pun,” pungkasnya. Pelaksanaan latihan Kogab TNI 2025 menampilkan berbagai skenario operasi, mulai dari manuver terjun KDOL, aksi penerjun OP3U, force down pesawat pelanggar, hingga simulasi sabotase sasaran strategis. TNI AL turut menunjukkan ketegasan melalui operasi penindakan terhadap kapal yang diduga melakukan aktivitas ilegal di laut. Seluruh rangkaian latihan ini dirancang untuk mengukur kesiapsiagaan, kecepatan respons, serta efektivitas operasi gabungan dalam menghadapi ancaman lintas domain. (Agus)