SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota dan DPRD Kota Sukabumi mulai membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026. Pembahasan ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan arah kebijakan pembangunan dan keuangan daerah untuk tahun depan. ‎ ‎Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Senin (10/11/2025), menjadi forum resmi penyampaian penjelasan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengenai rancangan APBD 2026. Menurutnya, penyusunan anggaran dilakukan sesuai ketentuan PP Nomor 12 Tahun 2019 dengan prinsip kehati-hatian dan transparansi. ‎ ‎“Rancangan ini kami serahkan ke DPRD sejak 29 September lalu. Semuanya disusun berdasarkan kondisi ekonomi terkini dan kemampuan fiskal daerah,” ujar Ayep. ‎ ‎Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah ditargetkan Rp1,175 triliun, belanja daerah Rp1,186 triliun, dan pembiayaan daerah Rp10,861 miliar. Angka itu menggambarkan komitmen Pemkot menjaga keseimbangan fiskal di tengah tantangan ekonomi nasional. ‎ ‎Ayep juga menyinggung adanya pengurangan dana sekitar Rp159 miliar dari pemerintah pusat. “Kami tidak tinggal diam. Bersama DPRD, kami akan ke Kementerian Keuangan untuk memperjuangkan agar pengurangan ini bisa dikoreksi,” ujarnya. ‎ ‎Ia menegaskan bahwa pos belanja utama seperti kebutuhan masyarakat, insentif pegawai, dan kegiatan sosial tetap dipertahankan. “Efisiensi kami lakukan pada operasional dan pembangunan fisik, agar program prioritas tetap berjalan,” tambahnya. ‎ ‎Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda menyampaikan dukungan terhadap langkah Pemkot memperjuangkan hak fiskal daerah. ‎ ‎“Pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dilakukan secara nasional, padahal Sukabumi memiliki kinerja keuangan terbaik. Serapan anggaran tinggi, pendapatan stabil. Ini justru layak diapresiasi,” katanya. ‎ ‎Pemkot dan DPRD bersepakat menjaga soliditas dalam pembahasan RAPBD 2026 agar setiap kebijakan anggaran benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUS.NEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15, Komunitas Wartawan Sukabumi (KOWASI) menggelar kegiatan temu media dan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim piatu di Cafe Tepi Kali, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/11/2025). ‎ ‎Secara simbolis, santunan diberikan oleh Kepala Bidang Diskominfo Kabupaten Sukabumi, Kiki Avilian, bersama Hj. Ely, Ketua Umum KOWASI Yudi Suyudi, serta sejumlah pengurus lainnya. ‎ ‎Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Ketua Dewan Penasihat KOWASI H. Asep Saepudin, S.Ag, Dewan Pembina H. Budi Widaya, Sekjen Heri Setiawan, Bendahara Umum Dodi Surya Darma, serta puluhan jurnalis dari berbagai media. ‎ ‎Dalam sambutannya, Ketua Umum KOWASI Yudi Suyudi menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-15 kali ini mengusung tema “Bersama Kita Bisa”. Menurutnya, meski digelar secara sederhana, kegiatan tersebut tetap bermakna karena mengedepankan kepedulian sosial terhadap masyarakat. ‎ ‎”Kami ingin HUT KOWASI ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarjurnalis, tetapi juga momentum berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah temu media agar para insan pers bisa saling mengenal dan memperkuat solidaritas,” ujar Yudi. ‎ ‎Ia menegaskan, KOWASI akan terus menjalin kerja sama dengan seluruh unsur pemerintahan dalam menyampaikan informasi yang positif dan membangun bagi masyarakat Sukabumi. ‎ ‎Sementara itu, perwakilan Diskominfo Kabupaten Sukabumi, Kiki Avilian, dalam sambutannya mewakili Bupati Sukabumi H. Asep Japar, menyampaikan apresiasi atas kiprah KOWASI yang telah menjadi mitra pemerintah dalam penyebaran informasi pembangunan daerah. ‎ ‎“Kerja sama antara Pemkab Sukabumi dan KOWASI sudah terjalin lama. Kami berharap sinergi ini terus ditingkatkan agar informasi pembangunan dapat tersampaikan secara luas dan objektif kepada masyarakat,” ungkapnya. ‎ ‎Ketua Dewan Penasihat KOWASI, H. Asep Saepudin, S.Ag, menambahkan bahwa pihaknya akan selalu mendukung langkah dan program KOWASI yang berorientasi pada kepentingan publik. ‎ ‎”Kami menyambut baik kegiatan ini. Semoga KOWASI semakin solid dan terus berkontribusi dalam membantu pemerintah serta masyarakat melalui karya jurnalistik yang mencerahkan,” ujarnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komunitas Wartawan Sukabumi (KOWASI) menandai perjalanan ke-15 tahun kiprahnya dengan menggelar perayaan HUT ke-XV di Cafe Tepi Kali Kompa Parungkuda, Senin besok. ‎ ‎Ketua Umum KOWASI Yudi Suyudi berharap acara yang telah dirancang jauh-jauh hari berjalan lancar tanpa kendala berarti. Tema tahun ini “Bersama Kita Bisa”. ‎ ‎”Acara ini merupakan agenda rutin setiap tahun. Kita berharap semua berjalan lancar. InsyaAllah, acara akan dihadiri para anggota, pengurus, serta mitra dari berbagai instansi,” ujarnya, Minggu (9/11/2025). ‎ ‎Yudi mengajak segenap peserta yang merupakan utusan dari berbagai media untuk bisa menghadiri rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh jajaran panitia dengan jadwal terlampir. ‎ ‎Dia menyampaikan permohonan maaf, jika perayaan kali ini panitia tidak menyediakan atribut berupa kostum bernuansa kegiatan seperti tahun-tahun sebelumnya. ‎ ‎”Kami membebaskan bagi peserta untuk mengenakan kaos atau atribut media masing-masing atau menggunakan kaos putih agar hubungan emosional makin terasa dan ke depan lebih kompak lagi,” ujarnya. ‎ ‎Masih kata Yudi, acara akan diawali dengan penerimaan kedatangan para anggota yang disambut dengan kopi santai dan hiburan musik. ‎ ‎Setelah itu, acara resmi dimulai dengan pemutaran video ucapan HUT KOWASI ke-15 yang dipandu oleh Dody Suryadarma, dilanjutkan dengan seremoni pembukaan. ‎ ‎”Rangkaian pembukaan diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars KOWASI lama, serta Mars KOWASI versi terbaru,”kata dia. ‎ ‎Selanjutnya dilaksanakan sesi sambutan dari pengurus dan tamu undangan, kemudian penyerahan santunan bagi anak yatim-piatu dari Desa Pompa, Kecamatan Parungkuda, sebagai bentuk kepedulian sosial. ‎ ‎Usai istirahat dan santap siang, acara memasuki puncak peringatan HUT ke-15 KOWASI yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh jajaran pengurus dan dewan pembina. ‎ ‎Momen ini menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi jurnalis tertua di Sukabumi tersebut. ‎ ‎Rangkaian acara dilanjutkan dengan pengumuman penerima KOWASI Awards 2025, sebagai bentuk penghargaan terhadap insan pers dan mitra yang dinilai berkontribusi dalam penguatan ekosistem informasi di wilayah Sukabumi. ‎ ‎Kemeriahan acara semakin terasa dengan hiburan musik dan interaksi hangat antarsesama anggota. ‎ ‎Momentum ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan refleksi atas perjalanan panjang KOWASI dalam mengawal kebebasan pers serta membangun sinergi positif dengan berbagai pihak. ‎ ‎Acara ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya peringatan HUT ke-15 KOWASI dengan harapan agar organisasi ini semakin solid, profesional, dan terus berinovasi dalam dunia jurnalistik di masa mendatang. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Rencana pembangunan jaringan listrik tegangan menengah di sepanjang jalan kabupaten yang melintasi Kampung Tegallaja hingga Cikaramat, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, disambut antusias warga Desa Buniwangi. ‎Ratusan warga Buniwangi yang memiliki lahan di wilayah tersebut berencana pindah dan membangun rumah di tanah miliknya masing-masing. ‎ ‎Selama ini mereka tinggal di permukiman padat penduduk di Kampung Ciherang, Ciranca, Cibuntu, dan Curugmalang, Desa Buniwangi, yang sudah tidak memiliki ruang lagi untuk pembangunan rumah baru. ‎ ‎“Satu-satunya harapan warga adalah bisa membangun rumah di lahan miliknya yang berada di antara Tegallaja–Cikaramat. Bahkan, sudah ada beberapa warga yang memesan alat berat untuk meratakan tanah,” ujar Asep Rohmatulloh, salah satu tokoh masyarakat setempat, Sabtu (8/11/2025). ‎ ‎Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’adi, membenarkan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan resmi kepada PLN untuk pembangunan jaringan listrik tegangan menengah tersebut. Jalur yang diusulkan akan melintasi Kampung Cikaramat, Tegallaja, hingga berakhir di Kampung Cimandala. ‎ ‎“Pengajuan ini berdasarkan aspirasi masyarakat. Dari hasil pendataan, ada sekitar 145 warga yang sudah mengajukan permohonan sambungan listrik,” ungkap Bakang. ‎ ‎Lebih lanjut, Bakang menjelaskan bahwa jaringan listrik ini juga sangat dibutuhkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang akan membangun kantor, gerai, dan gudang di Kampung Cicadas di atas lahan kas desa yang berada di antara Kampung Tegallaja dan Cikaramat. ‎ ‎“Pembangunan fasilitas koperasi ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden agar segera direalisasikan. Namun saat ini terkendala karena jaringan listrik belum tersedia,” jelasnya. ‎ ‎Ia menegaskan, keberadaan jaringan listrik tegangan menengah akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat aktivitas usaha di kawasan Cimandala dan sekitarnya. ‎ ‎“Jika jaringan listrik ini terealisasi, bukan hanya membantu warga, tapi juga mempercepat terwujudnya program Jabar Ca’ang,” pungkas Bakang. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Serah terima jabatan (sertijab) dan pisah sambut Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Surade berlangsung khidmat di aula sekolah setempat, Jumat (7/11/2025). ‎ ‎Kegiatan ini menjadi bagian dari proses rotasi dan penyegaran pimpinan dalam dunia pendidikan di sekolah tersebut. ‎ ‎Dalam sertijab tersebut, Suhendi, S.Pd., M.Pd., resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kepala SMA Negeri 1 Surade kepada penggantinya, Hardika, S.Pd. ‎ ‎Sebelumnya Hardika menjabat Kepala SMA Negeri 1 Kalibunder. Sementara itu, Suhendi akan mengemban amanah baru sebagai Kepala SMA Negeri 2 Kota Bekasi. ‎ ‎Acara dihadiri oleh jajaran wakil kepala sekolah, kepala tata usaha, staf TU, ketua komite sekolah H. Hendra Permana, S.Sos., M.M., guru, serta seluruh siswa SMA Negeri 1 Surade. ‎ ‎Rangkaian kegiatan dimulai dengan sambutan Kepala Sekolah lama dan baru, dilanjutkan penyampaian pesan dari komite sekolah. ‎ ‎Saat bersamaan juga dilakukan penyerahan cinderamata sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian Suhendi selama lebih dari tiga tahun memimpin SMA Negeri 1 Surade. ‎ ‎Suasana haru mewarnai momen perpisahan tersebut. Keluarga besar SMA Negeri 1 Surade menyampaikan terima kasih dan doa terbaik bagi Bapak Suhendi agar sukses dan amanah di tempat tugas yang baru. ‎ ‎Di sisi lain, kehadiran Bapak Hardika disambut dengan penuh semangat dan harapan baru untuk membawa SMA Negeri 1 Surade semakin maju dan berprestasi. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 56 kelompok tani guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian daerah. ‎ ‎Penyerahan dilakukan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pendistribusian dan Pengelolaan Alsintan di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/11/2025), yang dihadiri Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas. ‎ ‎Bantuan tersebut meliputi 30 unit traktor dan 129 unit hand sprayer. Wabup Andreas menegaskan, dukungan alsintan menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani. ‎ ‎“Dengan alat pertanian ini, petani bisa bekerja lebih mudah dan cepat. Produksi meningkat, efisiensi juga bertambah. Pemerintah berkomitmen agar petani sejahtera, mulai dari alat, pupuk, hingga bibitnya,” ujar Andreas. ‎ ‎Ia juga menyoroti besarnya perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian melalui program subsidi pupuk. “Subsidi pupuk dari pemerintah pusat luar biasa besar, dan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya. ‎ ‎Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menjelaskan bahwa proses penginputan data penerima pupuk bersubsidi tahun 2026 melalui aplikasi e-RDKK telah rampung. ‎ ‎Sebanyak 208.405 petani terdaftar dengan total kebutuhan pupuk urea 68.378 ton, NPK 67.513 ton, dan pupuk organik 750 ton. ‎ ‎Menurut Aep, terjadi penurunan jumlah penerima dibanding tahun sebelumnya, yang dinilai positif karena memastikan penyaluran lebih tepat sasaran. ‎ ‎“Petani yang terdaftar benar-benar memenuhi kriteria, memiliki lahan maksimal dua hektare, dan membutuhkan pupuk subsidi,” jelasnya. ‎ ‎Adapun sepanjang tahun 2025, pemerintah telah menyalurkan berbagai bantuan alsintan, di antaranya traktor roda empat sebanyak 6 unit, traktor roda crawler (rotavator) 2 unit, combine harvester besar 5 unit, traktor roda dua 24 unit, power thresher 35 unit, dan hand sprayer 13 unit. ‎ ‎“Ke depan, kami juga akan menyalurkan bantuan tambahan dari Kementerian Pertanian secara bertahap, berupa 30 unit traktor roda dua, 421 unit hand sprayer, dan 122 unit pompa air,” pungkas Aep. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi meluruskan kabar yang beredar di kalangan aparatur sipil negara (ASN) terkait isu pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk menutup temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pemerintah menegaskan, informasi tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Andang Tjahjandi, mengatakan bahwa hingga kini tidak ada kebijakan ataupun rencana pemotongan TPP ASN pada tahun 2025. Seluruh pembayaran dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan akan diberikan penuh selama 12 bulan. “Tidak ada pemotongan apa pun. Hak pegawai tetap dibayarkan secara utuh, bahkan Pemkot juga sudah menyiapkan pembayaran TPP ke-13 dan ke-14,” ujar Andang, Kamis (6/11/2025). Menurutnya, pemberian TPP diatur dalam Peraturan Wali Kota Sukabumi Nomor 7 Tahun 2023 tentang Kebijakan Pemberian TPP Berbasis Kinerja. ‎Aturan itu menegaskan bahwa TPP merupakan hak ASN berdasarkan kinerja dan disiplin kerja, sehingga tidak bisa digunakan untuk menutup pos anggaran lain, termasuk hasil temuan audit. Andang menambahkan, setiap temuan BPK memiliki mekanisme penyelesaian tersendiri, yaitu melalui pengembalian ke kas daerah oleh pihak yang bertanggung jawab. “Jadi prosesnya administratif dan sama sekali tidak ada kaitan dengan TPP pegawai,” jelasnya. Ia juga meminta seluruh ASN agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. “Kalau ada kabar seperti ini, sebaiknya konfirmasi dulu ke pimpinan OPD atau sumber resmi pemerintah. Jangan sampai isu seperti ini menimbulkan keresahan,” tuturnya. Sekda menegaskan, Pemkot Sukabumi berkomitmen menjaga keterbukaan dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia memastikan setiap kebijakan yang menyangkut hak pegawai akan selalu didasarkan pada regulasi dan kemampuan keuangan daerah. “Pemkot berkomitmen menjalankan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Kami berharap seluruh ASN tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Andang. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat “Jabar Ca’ang”, warga bersama Pemerintah Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, berharap PLN segera membangun jaringan listrik tegangan menengah menuju wilayah Kadusunan Cimandala. ‎ ‎Harapan itu muncul karena kawasan Cimandala kini terus berkembang dan dinilai layak mendapatkan pasokan listrik. Dua tokoh masyarakat, H. Baroy dan H. Emuh, menyebut Cimandala memiliki posisi strategis dan potensi besar untuk menjadi kawasan padat penduduk. ‎”Wilayah Cimandala bersentuhan langsung dengan sejumlah objek wisata pantai dan danau. Sekarang juga sudah ada lokasi wisata Kalaju yang mulai ramai dikunjungi wisatawan,” ujar H. Emuh, Kamis (6/11/2025). ‎ ‎Ia menuturkan, dirinya tengah melakukan uji coba pengolahan sampah di wilayah Cimandala, namun terkendala karena belum adanya aliran listrik PLN. “Ke lokasi saya belum ada jaringan listrik sama sekali, jadi kegiatan masih terhambat,” katanya. ‎ ‎Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’adi, mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah mengajukan permohonan resmi pembangunan jaringan tegangan menengah kepada PLN. ‎ ‎Rencana jalur tersebut akan melintasi Kampung Cikaramat, Kampung Tegallaja, hingga berakhir di Kampung Cimandala. ‎ ‎“Pengajuan ini berdasarkan aspirasi masyarakat. Dari hasil pendataan, ada sekitar 145 warga yang telah mengajukan permohonan sambungan listrik,” ujar Kades Bakang. ‎ ‎Selain untuk kebutuhan warga, jaringan listrik juga dibutuhkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berencana membangun kantor, gerai, dan gudang di Kampung Cicadas lokasi di antara Kampung Tegallaja dan Kampung Cikaramat di atas lahan kas desa. ‎ ‎“Pembangunan fasilitas koperasi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden agar segera direalisasikan. Namun saat ini terkendala karena jaringan listrik belum tersedia,” jelas Bakang. ‎ ‎Ia menambahkan, keberadaan jaringan tegangan menengah akan mendukung pertumbuhan ekonomi warga dan memperkuat aktivitas usaha di wilayah Cimandala. ‎ ‎“Jika jaringan listrik ini terealisasi, bukan hanya membantu warga, tapi juga mempercepat terwujudnya program Jabar Ca’ang,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Kampung Cipeuncit, RT 05/06, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (5/11/2025) malam sekitar pukul 22.30 WIB. ‎ ‎Dikabarkan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Berdasarkan pantaun di lapangan puluhan ribuan ayam serta fasilitas kandang hangus terbakar. ‎ ‎Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Cikembar, Leni Nurliah, menjelaskan kebakaran diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung gas di area kandang. ‎ “Kebakaran berawal dari kebocoran gas yang kemudian menyambar material bangunan kandang yang mudah terbakar. Api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian kandang,” ujar Leni, Kamis (6/11/2025). ‎ ‎Kandang dua tingkat tersebut diketahui milik Ibu Maria, dengan ayam ternak milik Heri. Informasi yang diterima sekitar 20 ribu ekor ayam serta seluruh peralatan peternakan hangus dilalap api. Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp480 juta. ‎ ‎Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 24.56 WIB setelah warga, perangkat desa, dan tiga unit armada Damkar Cibadak turun ke lokasi membantu proses pemadaman. ‎ ‎“Api berhasil dipadamkan setelah sekitar dua jam. Tidak ada korban jiwa, namun aktivitas peternakan terhenti total,” tambah Leni. ‎ ‎Pemerintah Desa dan Polsek Cikembar langsung melakukan pengecekan lokasi serta berkoordinasi untuk penanganan pascakebakaran. ‎ ‎Cuaca cerah saat kejadian turut membantu proses pemadaman, meski seluruh bangunan kandang sudah ludes. ‎ ‎Pemerintah Kecamatan Cikembar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam penggunaan peralatan berbahan bakar gas, khususnya di area usaha yang berpotensi mudah terbakar. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, kembali menggelar kegiatan Syahriahan tingkat desa sebagai upaya mempererat silaturahmi dan membangun sinergi antara ulama, umaro, dan masyarakat, Rabu (5/11/2025) malam. Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Desa Cipeundeuy diawali dengan pembacaan tawasul oleh Ustadz Iman, dilanjutkan barzanji oleh Ustadz M. Ridwan dan Ustadz Didin secara bergantian, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Mahmud. Ketua MUI Desa Cipeundeuy, Ustadz Sahudin, menjelaskan bahwa syahriahan merupakan agenda rutin bulanan. Kali ini, penceramah yang dihadirkan adalah KH. Muhammad Usman dengan tema “Iman, Islam, Ihsan.” “Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Desa Cipeundeuy Bakang Anwar As’Adi, unsur BPD, LPM, Linmas, Karang Taruna, para RT-RW, tokoh ulama, serta tokoh masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Cipeundeuy Bakang Anwar As’Adi menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga sarana mempererat kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat. “Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap sinergitas antara ulama, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa semakin kuat. Semoga setiap program desa berjalan lancar demi terwujudnya Cipeundeuy yang agamis, aman, damai, dan sejahtera,” ungkapnya. Ia menambahkan, syahriahan juga menjadi wadah penting untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat Desa. (Dicky)