PALEMBANG-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya mempercepat agenda efisiensi dan penghematan energi nasional terus diperkuat melalui keterlibatan langsung berbagai pemangku kepentingan. Hal tersebut tercermin dalam Seminar Efisiensi dan Penghematan Energi yang digelar di Kota Palembang, Senin (15/12/2025). ‎ ‎Kegiatan ini diinisiasi oleh Garuda Mas dengan dukungan PT Pupuk Indonesia (Persero) serta Komisi VI DPR RI, sebagai bentuk sinergi antara dunia usaha, BUMN, dan lembaga legislatif dalam mendorong pemanfaatan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan. ‎ ‎Seminar diikuti oleh beragam kalangan, mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga perwakilan sektor industri. Partisipasi lintas sektor ini menegaskan bahwa isu efisiensi energi bukan hanya urusan industri besar, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. ‎ ‎Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya pengelolaan energi secara bijak, baik dari sisi perilaku konsumsi sehari-hari hingga kebijakan jangka panjang yang berdampak pada perekonomian nasional dan kelestarian lingkungan. ‎ ‎Praktisi energi Maharani Septiani Putri, S.Pd, menekankan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana di tingkat rumah tangga. Menurutnya, pengaturan penggunaan listrik, pemilihan peralatan hemat energi, serta perencanaan anggaran energi yang tepat merupakan fondasi awal efisiensi energi. ‎ ‎Ia menilai kebiasaan hemat energi tidak hanya menekan biaya pengeluaran, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga serta berkontribusi pada pengurangan dampak lingkungan secara kolektif. ‎ ‎Sementara itu, akademisi Mahmud Alfan Jamil, M.Ir Kh, menyoroti peran strategis industri dan BUMN sebagai lokomotif penerapan efisiensi energi. Ia menegaskan bahwa konsistensi BUMN dalam menerapkan efisiensi energi akan menciptakan efek teladan yang mendorong perubahan perilaku masyarakat secara lebih luas. ‎ ‎Menurutnya, keberhasilan efisiensi energi membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, DPR RI, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat agar tercipta ekosistem energi yang berkelanjutan. ‎ ‎Menariknya, seminar ini juga mengaitkan efisiensi energi dengan literasi dan inklusi keuangan. Pemahaman keuangan dinilai penting dalam membentuk pola konsumsi energi yang rasional, termasuk dalam pengambilan keputusan investasi teknologi hemat energi dan pemanfaatan akses pembiayaan secara produktif. ‎ ‎Dukungan Komisi VI DPR RI dalam kegiatan ini dipandang sebagai penguatan peran legislatif dalam mendorong kebijakan sektor industri dan BUMN yang berorientasi pada efisiensi energi. Sementara keterlibatan PT Pupuk Indonesia (Persero) menegaskan komitmen BUMN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. ‎ ‎Melalui kegiatan ini, Garuda Mas berharap kesadaran publik terhadap pentingnya efisiensi dan penghematan energi semakin tumbuh, serta mampu mendorong lahirnya aksi nyata yang berdampak langsung bagi ekonomi, lingkungan, dan keberlanjutan pembangunan, khususnya di Kota Palembang. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sukabumi, Jawa Barat, terus menjadi tujuan wisata alternatif bagi warga perkotaan yang ingin melepas penat. ‎ ‎Salah satu destinasi yang tetap diminati adalah Curug Cikaso di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, yang dikenal memiliki panorama alam eksotis dengan tiga aliran air terjun sekaligus. ‎ ‎Curug Cikaso terdiri dari Curug Asepan, Curug Meong, dan Curug Aki. Ketiga air terjun ini berdampingan dengan ketinggian sekitar 80 meter dan lebar tebing mencapai 100 meter, menjadikannya salah satu air terjun terindah di Sukabumi. ‎ ‎Salah seorang wisatawan, Suta Widhya, mengaku sangat menikmati kunjungannya ke Curug Cikaso. Menurutnya, keindahan alam dan suasana alami kawasan tersebut menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin berlibur dari hiruk-pikuk kota. ‎ ‎“Kami menikmati sekali liburan di sini. Alamnya masih bagus dan suasananya menenangkan,” ujar Suta saat ditemui di lokasi, Minggu (14/12/2025) siang. ‎ ‎Namun demikian, Suta juga menyoroti perlunya peningkatan pada aspek kebersihan dan keselamatan. Ia berharap pengelola lebih memperhatikan kondisi bebatuan di sekitar air terjun yang licin dan berpotensi membahayakan pengunjung. ‎ ‎“Yang perlu diperbaiki adalah kebersihan lingkungan, termasuk bebatuan di bawah air terjun agar tidak licin. Kalau sampai orang jatuh, bisa mencelakai wisatawan,” tambahnya. ‎ ‎Curug Cikaso berlokasi di Kampung Ciniti, Desa Cibitung, dan dapat diakses menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum dari Kota Sukabumi. ‎ ‎Di kawasan wisata ini tersedia fasilitas parkir, warung makan, toilet, mushola, serta aktivitas wisata seperti susur Sungai Cikaso menggunakan perahu, trekking ringan, berenang, dan berfoto. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bentuk kepedulian terhadap fasilitas pelayanan publik ditunjukkan Hermawan dengan memperbaiki jalan masuk menuju Kantor Polsek Surade, Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎Perbaikan dilakukan pada Minggu, 14 Desember 2025, setelah melihat kondisi jalan yang sudah mengalami kerusakan. ‎Perbaikan dilakukan menggunakan aspal hotmix pada ruas jalan sepanjang kurang lebih sekitar 15 meter dengan lebar 4 meter. ‎ ‎Seluruh pekerjaan tersebut murni dilakukan secara pribadi tanpa menggunakan anggaran pemerintah. ‎Hermawan mengatakan, apa yang dilakukannya semata-mata diniatkan sebagai ibadah. ‎ ‎”Ibadah tidak hanya terbatas pada salat, tetapi juga melalui perbuatan baik yang bermanfaat bagi orang lain,” kata Hermawan. ‎ ‎Ia berharap perbaikan jalan tersebut dapat memudahkan aktivitas anggota Polsek Surade maupun masyarakat yang memiliki kepentingan di kantor kepolisian. ‎ ‎Sementara itu, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian  Hermawan. ‎ ‎Ia mendoakan agar kebaikan tersebut mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT dan membawa manfaat bagi banyak pihak. ‎ ‎”Kami mengapresiasi bantuan dari beliau dan warga sekitar yang begitu memperhatikan kondisi daerah. Semoga bantuan nyata dalam bentuk perbaikan jalan yang merupakan akses masuk keluar Polsek Surade,” ujar Iptu Ade. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Di balik dinamika pembangunan kota, ribuan pekerja sektor informal masih bekerja tanpa jaring pengaman yang memadai. Mereka tetap berjuang setiap hari, meski risiko kecelakaan kerja dan kehilangan nafkah sewaktu-waktu mengintai. ‎ ‎Kondisi inilah yang menjadi perhatian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi. Ketua PWI Kota Sukabumi, Ikbal Zaelani Saptari, memandang kolaborasi sebagai kunci untuk menjawab persoalan tersebut. ‎ ‎Ia menyambut baik inisiatif BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi yang menawarkan kerja sama dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja informal. ‎ ‎“Masih banyak tenaga kerja informal yang belum terlindungi. Padahal ketika risiko terjadi, keluarga mereka berada pada posisi yang paling rentan,” ujar Ikbal usai pertemuan dengan jajaran BPJS Ketenagakerjaan, Minggu (14/12/2025). ‎ ‎Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bentuk kehadiran negara dalam melindungi warganya. ‎ ‎Namun, rendahnya literasi dan minimnya akses informasi membuat sebagian masyarakat belum memahami manfaat perlindungan tersebut. ‎ ‎Di sinilah peran edukasi menjadi penting. Ikbal menilai, gagasan BPJS Ketenagakerjaan untuk menghadirkan konten edukatif melalui podcast merupakan langkah adaptif di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. ‎ ‎Media digital dinilai mampu menjembatani informasi formal agar lebih mudah dipahami dan menjangkau khalayak lebih luas. ‎ ‎“Edukasi yang disampaikan dengan bahasa yang ringan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari akan lebih mudah diterima masyarakat,” katanya. ‎ ‎Sebagai organisasi profesi wartawan, PWI Kota Sukabumi melihat kolaborasi ini tidak hanya sebatas kerja sama kelembagaan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial pers dalam mendorong perlindungan hak-hak dasar pekerja. ‎ ‎Meski demikian, Ikbal menegaskan bahwa setiap bentuk kerja sama akan melalui pembahasan internal organisasi sebelum diputuskan secara resmi. ‎ ‎“Prinsipnya kami terbuka untuk berkolaborasi. Selama tujuannya memberi manfaat bagi masyarakat, tentu akan kami dukung,” pungkasnya. (usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) kembali memperkuat struktur organisasinya dengan melantik dua Dewan Pimpinan Cabang (DPC), yakni DPC JTM Kecamatan Jampangkulon dan DPC JTM Kecamatan Cibitung. ‎ ‎Pelantikan dipusatkan di Desa Bojonggenteng, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Minggu (14/12/2025). ‎ ‎Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan sarat nuansa kebersamaan. Sejumlah unsur hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Forkopimcam Jampangkulon dan Cibitung. ‎ ‎Turut hadir jajaran Dewan Pimpinan Pusat JTM, pengurus PAC JTM, Koordinator Wilayah Sukabumi Utara, KNPI Jampangkulon, YSFBBP, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat. ‎ ‎Ketua Umum JTM, H. Hendra Permana, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa pelantikan dua DPC ini menjadi bagian penting dari agenda konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kecamatan. ‎ ‎Dia menambahkan, penguatan struktur merupakan langkah strategis agar JTM semakin efektif menjalankan peran sosial dan kultural di tengah masyarakat. ‎ ‎“Alhamdulillah, pelantikan ini melanjutkan proses konsolidasi setelah sebelumnya kami melantik DPC Cidolog. Dalam waktu dekat, kami juga akan melaksanakan pelantikan JTM Koordinator Wilayah Sukabumi Utara,” ujar Hendra Permana. ‎ ‎Ia menegaskan, DPC memiliki peran vital sebagai ujung tombak organisasi dalam menggerakkan program sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Jampang. ‎ ‎Sementara itu, Ketua DPC JTM Kecamatan Cibitung, Asep Gumelar, menilai pelantikan ini sebagai simbol persatuan masyarakat Jampang yang dirangkum dalam filosofi “Ngahiji ngajadi hiji”. ‎ ‎“JTM hadir sebagai perekat semangat kolektif masyarakat Pajampangan. Ini bukan sekadar organisasi, tetapi wadah kebersamaan untuk bergerak membangun daerah,” ungkapnya. ‎ ‎Asep juga menekankan pentingnya sinergi antara JTM, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan serta pengembangan potensi lokal. ‎ ‎Dukungan datang dari unsur Forkopimcam. Kapolsek Jampangkulon, Iptu Muhlis, yang mewakili Forkopimcam, mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus DPC JTM Jampangkulon dan Cibitung. ‎ ‎Ia berharap JTM dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah. ‎ ‎“Semoga kepengurusan JTM yang baru dapat bersinergi dengan Forkopimcam dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan wilayah Jampangkulon yang aman dan kondusif,” ujarnya. ‎ ‎Di akhir JTM juga menggelar aksi sosial berupa santunan kepada puluhan anak yatim dan yatim piatu, sebagai wujud kepedulian dan komitmen organisasi terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Mangunjaya, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Proses pemungutan suara digelar di halaman Kantor Desa Mangunjaya, Minggu (14/12/2025). ‎ ‎Dari total 121 pemilih yang merupakan perwakilan sembilan unsur strategis masyarakat, H. Irman Firmansyah nomor urut 03 berhasil meraih suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Kepala Desa Mangunjaya PAW, menggantikan almarhum H. Nedin. ‎ ‎Dalam pemungutan suara terbuka tersebut, H. Irman Firmansyah memperoleh 51 suara, unggul atas dua calon lainnya, yakni Erni Nuraeni nomor urut 01 dengan 45 suara dan Adi Supriatna nomor urut 02 yang meraih 25 suara. Dengan hasil ini, H. Irman Firmansyah akan melanjutkan sisa masa jabatan Kepala Desa selama dua tahun ke depan. ‎ ‎Ketua Panitia Pemilihan, Deni Miharja, menjelaskan bahwa mekanisme Pilkades PAW berbeda dengan pemilihan reguler karena pemilih merupakan perwakilan dari sembilan unsur masyarakat, meliputi tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh pendidikan, tokoh perlindungan anak, ketua RT, ketua RW, serta perangkat desa. ‎ ‎“Sembilan unsur tersebut menjadi representasi masyarakat Desa Mangunjaya dan diberi mandat untuk menentukan pemimpin desa,” ujar Deni Miharja kepada awak media usai kegiatan. ‎ ‎Ia menambahkan, seluruh tahapan pemilihan berjalan transparan dan sesuai ketentuan, mulai dari pembentukan panitia, sosialisasi, penjaringan calon, verifikasi administrasi hingga penetapan tiga calon final. Tingkat partisipasi pemilih pun mencapai 100 persen. ‎ ‎“Ini menunjukkan kedewasaan dan kesadaran demokrasi masyarakat Mangunjaya sudah sangat baik,” ungkapnya. ‎ ‎Camat Waluran, Habiburoman, turut mengapresiasi kelancaran pelaksanaan Pilkades PAW tersebut. Ia menilai proses pemilihan berlangsung rapi, partisipatif, serta bebas dari konflik. ‎ ‎“Alhamdulillah, seluruh tahapan berjalan lancar, jujur, dan adil tanpa adanya gesekan maupun aduan. Kami berharap Kepala Desa terpilih dapat memimpin secara inklusif dan mempercepat pembangunan desa,” tuturnya. ‎ ‎Usai dinyatakan terpilih, H. Irman Firmansyah menyampaikan rasa syukur dan harunya atas kepercayaan yang diberikan masyarakat. ‎ ‎“Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah besar dan kemenangan seluruh masyarakat Desa Mangunjaya. Insyaallah akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ucapnya. ‎ ‎Selama proses pemilihan berlangsung, pengamanan dilakukan secara ketat oleh personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, serta Linmas Desa Mangunjaya. Pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Ciracap IPTU Taufik Hadian, dengan situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan selesai. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Musyawarah Daerah ke-XVI DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Sukabumi menorehkan babak baru kepemimpinan pemuda. ‎ ‎Melalui forum Musda yang digelar di salah satu hotel di Jalan Bhayangkara, Sabtu (13/12/2025), Tantan Sutandi resmi ditetapkan sebagai Ketua KNPI Kota Sukabumi periode 2025–2028 secara aklamasi. ‎ ‎Penetapan tersebut menjadi penanda soliditas organisasi kepemudaan di Kota Sukabumi. Seluruh peserta Musda sepakat memberikan mandat kepemimpinan kepada Tantan setelah rangkaian sidang berlangsung tertib, dinamis, dan penuh semangat kebersamaan. ‎ ‎Dalam pernyataannya, Tantan menegaskan bahwa kepengurusan KNPI ke depan tidak akan berhenti pada agenda seremonial, melainkan bergerak aktif menghadirkan program kepemudaan yang nyata dan berkelanjutan. ‎ ‎KNPI, kata dia, akan memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah daerah sekaligus mitra kritis yang konstruktif, demi mendorong terwujudnya Kota Sukabumi yang ramah, adil, dan layak bagi pemuda. ‎ ‎Tantan juga memperkenalkan arah besar gerakan KNPI periode 2025–2028 melalui jargon “Pemuda Berlentara Menuju Kota Sukabumi Bercahaya”. ‎ ‎Berlentara dimaknai sebagai pemuda yang berprinsip kuat, berkarakter kepemimpinan, berjiwa wirausaha, serta memiliki daya tahan dan kemandirian dalam menghadapi tantangan zaman. ‎ ‎Ia menjelaskan, penguatan kepemimpinan pemuda akan menjadi fokus utama, melalui pelatihan, kaderisasi, dan kolaborasi lintas sektor. Di sisi lain, pengembangan kewirausahaan pemuda akan didorong sebagai jawaban atas tantangan kemandirian ekonomi generasi muda. ‎ ‎“KNPI harus menjadi ruang tumbuh bagi pemuda yang berani mengambil peran, menciptakan peluang, dan memberi dampak,” tegasnya. ‎ ‎Dalam forum yang turut dihadiri Deputi Lemhannas Mayjen TNI Rido tersebut, Tantan mengajak seluruh pengurus dan OKP untuk menjadi agen perubahan sekaligus investor perubahan bagi masa depan Kota Sukabumi. ‎ ‎Ia menambahkan, kepengurusan periode ini memiliki nilai historis karena berada di ambang satu abad Sumpah Pemuda pada 2028, sehingga menuntut kepemimpinan pemuda yang visioner, inklusif, dan berorientasi masa depan. ‎ ‎“Ini bukan sekadar amanah organisasi, tetapi tanggung jawab sejarah yang harus kita jawab dengan karya dan kontribusi nyata,” pungkasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menanggapi video yang beredar luas di media sosial TikTok, Kabag Tata Usaha RSUD Jampangkulon, Ramdan Nugraha menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelayanan yang diterima dirasakan belum optimal. ‎ ‎Pihak rumah sakit, kata dia, sangat menghargai kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. ‎ ‎“RSUD Jampangkulon saat ini telah menerapkan sistem antrean online, sehingga pasien tidak perlu lagi datang sejak dini hari untuk mengambil nomor antrean. Pasien cukup hadir 30 hingga 60 menit sebelum estimasi waktu pelayanan yang tertera pada aplikasi pendaftaran online,” jelas Ramdan, Sabtu (13/12/2025). ‎ ‎Ia juga menjelaskan terkait kehadiran dokter pada salah satu poliklinik yang terekam dalam video, yakni Poli Saraf. Menurutnya, pada hari Kamis sesuai waktu pengunggahan video tersebut, dokter yang bertugas merupakan dokter tamu yang juga memiliki jadwal praktik di rumah sakit lain. ‎ ‎“Dokter harus terlebih dahulu melaksanakan visitasi di rumah sakit asal sebelum menuju RSUD Jampangkulon, dengan waktu tempuh sekitar satu hingga dua jam. Karena itu, pelayanan baru dapat dimulai sekitar pukul 10.00 WIB,” ujarnya. ‎ ‎Sementara itu, Humas RSUD Jampangkulon Lia Desti menuturkan, kondisi serupa juga terjadi pada pelayanan dokter bedah. Meski bukan dokter tamu, dokter bedah memiliki kewajiban melaksanakan visitasi setiap pagi, mulai dari IGD hingga ruang rawat inap. ‎ ‎“Visitasi ini penting untuk memastikan kondisi pasien pascaoperasi serta menjamin seluruh pelayanan medis berjalan optimal,” tambahnya. ‎ ‎Terkait lokasi pengambilan video, Lia menegaskan bahwa rekaman tersebut dilakukan di area Farmasi Rawat Jalan. “Artinya, sebagian besar pasien sudah mendapatkan pelayanan medis di poliklinik dan saat itu tinggal menunggu pengambilan obat,” jelasnya. ‎ ‎Lia Desti menegaskan, pihaknya memandang video tersebut sebagai masukan yang konstruktif. RSUD Jampangkulon, lanjutnya, akan terus melakukan pembenahan dan meningkatkan komitmen pelayanan dengan dukungan serta partisipasi masyarakat. ‎ ‎“Kami berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik, aman, dan profesional bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat kepemudaan kembali bergelora di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. ‎Pasalnya, Karang Taruna Desa Cipeundeuy resmi terbentuk. ‎ ‎Karang Taruna terbentuk di tingkat RT 08 RW 03 Cicariu melalui proses pemilihan yang berlangsung demokratis, tertib, dan penuh antusiasme, Sabtu malam (13/12/2025). ‎Pemilihan diikuti dua calon ketua, yakni Harun nomor urut 01 dan Odet nomor urut 02. Dari 21 pemilih yang hadir, Harun berhasil meraih dukungan mayoritas dengan perolehan 16 suara. ‎ ‎Dementara calon lainnya, Odet memperoleh 5 suara. Hasil ini menandai dimulainya babak baru gerakan kepemudaan di lingkungan RT 08 Cicariu. ‎ ‎Ketua Karang Taruna Desa Cipeundeuy, Abag Beken, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kebangkitan pemuda di tingkat RT. ‎ ‎Menurutnya, semangat berkumpul dan berorganisasi menjadi modal penting dalam membangun desa dari lapisan paling bawah. ‎ ‎“Kami bangga melihat rekan-rekan pemuda masih memiliki kepedulian dan kecintaan terhadap lingkungannya. Ini bukti bahwa semangat gotong royong dan jiwa sosial pemuda Cicariu masih hidup,” ujar Abag Beken. ‎ ‎Ia berharap kepengurusan baru mampu menjadi motor perubahan, sekaligus mitra strategis pemerintah desa dalam membangun sumber daya manusia, khususnya generasi muda. ‎ ‎“Siapa pun yang terpilih harus mampu mengayomi, menyatukan, dan mempererat kekompakan pemuda-pemudi. Karang Taruna harus hadir sebagai ruang tumbuh dan bergerak bersama,” tegasnya. ‎ ‎Kegiatan pembentukan pengurus ini dilaksanakan sebagai upaya membangkitkan kembali peran pemuda dalam menjaga lingkungan sosial dan mendorong kegiatan positif di masyarakat. ‎ ‎Seluruh rangkaian kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, yang selama ini konsisten mendorong aktivitas kepemudaan. ‎ ‎Acara tersebut dihadiri sekitar 35 peserta, terdiri dari pengurus Karang Taruna Desa Cipeundeuy, Ketua LPM, Ketua RW 03, Ketua RT 08 Cicariu, Ketua RT 07 Tugu, serta para pemuda setempat. ‎ ‎Ketua Karang Taruna RT 08 Cicariu terpilih, Harun, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen menjadikan Karang Taruna sebagai wadah pemersatu dan penggerak kreativitas pemuda. ‎ ‎“Alhamdulillah, terima kasih atas amanah ini. Ke depan kita punya satu tujuan, yaitu membangun kekompakan dan memajukan pemuda-pemudi RT 08 Cicariu agar lebih solid dan produktif,” kata Harun. ‎ ‎Ia juga mengajak seluruh pemuda untuk terus berinovasi, berani bermimpi, dan bergerak bersama demi masa depan yang lebih baik. ‎ ‎Sebagai informasi, Karang Taruna Desa Cipeundeuy terus aktif mendorong penguatan kapasitas pemuda, termasuk melalui pengembangan jiwa kewirausahaan. ‎ ‎Ke depan, para pemuda diarahkan untuk belajar mandiri, membuka usaha, bahkan menciptakan lapangan kerja dari lingkungan sendiri. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melakukan penyegaran pada jajaran pimpinan tinggi pratama dengan melantik empat pejabat eselon IIb di Pendopo Sukabumi, Jumat, 12 Desember 2025. Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar. ‎ ‎Empat pejabat yang dipercaya menempati posisi baru tersebut yaitu Haerul Imam sebagai Kepala BPKAD, Sri Padmoko sebagai Kepala Dinas Perikanan, Masykur Alawi sebagai Kepala Dinas Kesehatan, dan dr. Asep Suherman sebagai Direktur RSUD Sekarwangi. ‎ ‎Keempat pejabat tersebut merupakan hasil seleksi terbuka yang dinilai objektif dan sesuai ketentuan. ‎ ‎Dalam arahannya, Bupati Asep Japar menyebut bahwa penugasan ini merupakan bentuk penguatan organisasi agar pelayanan pemerintahan dapat berjalan lebih efektif. ‎ ‎Ia mengingatkan agar para pejabat mampu mengelola perangkat daerahnya dengan kepemimpinan yang kuat, cermat, dan berorientasi hasil. ‎ ‎Bupati juga menggarisbawahi pentingnya membangun pola kerja yang sehat dan harmonis di lingkungan birokrasi. Ia menilai bahwa sinergi antara pimpinan dan staf menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. ‎ ‎“Ciptakan lingkungan kerja yang saling mendukung. Ketika kekompakan terjaga, kinerja perangkat daerah akan meningkat,” ujar bupati. ‎ ‎Ia menambahkan bahwa pelantikan ini sekaligus mengisi sejumlah posisi yang sempat lowong sehingga jalannya pemerintahan dapat kembali optimal. ‎ ‎Bupati menegaskan bahwa pejabat yang dilantik merupakan figur dengan kompetensi terbaik sesuai hasil proses seleksi. ‎ ‎Acara ditutup dengan harapan agar pejabat yang baru dikukuhkan dapat menunjukkan dedikasi tinggi serta membawa perubahan positif bagi peningkatan layanan publik di Kabupaten Sukabumi. ( Dicky)