SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik menyusul penanganan kasus dugaan korupsi kredit oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi. Menariknya, kasus tersebut justru terungkap berkat hasil pengawasan internal BRI sendiri. Temuan itu kemudian ditindaklanjuti secara tegas oleh manajemen dengan menyerahkan penanganan hukum kepada aparat berwenang. Pemimpin Cabang BRI Sukabumi, Zul Hendra, menyampaikan bahwa langkah tersebut menjadi bukti nyata penerapan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik di lingkungan BRI. “Kami memiliki sistem pengawasan internal yang berjalan efektif. Dari sana, kami menemukan indikasi penyimpangan dan langsung mengambil langkah tegas. Ini bentuk nyata komitmen BRI terhadap prinsip zero tolerance terhadap kecurangan,” ujar Zul, Kamis (9/10/2025). Zul menambahkan, terhadap oknum yang terlibat, BRI telah menjatuhkan sanksi pemutusan hubungan kerja (PHK) dan melaporkan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. BRI juga menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan. “Kami menghargai langkah cepat Kejari Kota Sukabumi dalam menangani laporan ini. BRI akan terus bekerja sama dan mengawal proses hukum hingga tuntas,” tegasnya. Sebagai bank milik negara, BRI memastikan langkah korektif tersebut tidak mengganggu layanan kepada masyarakat. Seluruh kegiatan perbankan tetap berjalan normal dengan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang konsisten. “Kepercayaan nasabah merupakan prioritas utama kami. Karena itu, BRI akan terus memperkuat sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup Zul. (Reno)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Gapura Pancawaluya SMAN 1 Surade dengan bangga mempersembahkan program SMAN 1 Surade JAWARA (Jati Waluya Rancage). Salah satu program unggulannya adalah PALISADE (Peduli Lingkungan Satu Surade) yang berfokus pada kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah. Kepala SMAN 1 Surade, Suhendi, memimpin langsung kegiatan bersih-bersih lingkungan di area sekolah. Ia menyampaikan bahwa program PALISADE merupakan bentuk komitmen sekolah dalam menjaga kebersihan, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus membentuk karakter siswa yang Cageur, Bageur, dan Singer. “Lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat menjadi faktor penting dalam mendukung kenyamanan serta keberhasilan proses pembelajaran,” ujar Suhendi pada media, Kamis (9/10/2025). Senada dengan itu, Ina Eka Sulastri, Koordinator Kebersihan SMAN 1 Surade, menuturkan bahwa program PALISADE sejalan dengan salah satu dari sembilan langkah pembangunan karakter di Jawa Barat, yakni kebersihan lingkungan. ”Melalui kegiatan ini, seluruh warga sekolah mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik terlibat aktif dalam menjaga kebersihan ruang kelas, taman, dan area umum sekolah,” tuturnya. Gotong royong tersebut diharapkan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan sekitar. Selain kegiatan rutin kebersihan, program PALISADE juga akan dikembangkan melalui lomba kebersihan antarkelas, penanaman pohon, serta edukasi pengelolaan sampah ramah lingkungan. Dengan langkah nyata ini, SMAN 1 Surade bertekad menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun karakter dan budaya peduli lingkungan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0622/Kabupaten Sukabumi dari Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra P, S.H., M.Si., kepada penggantinya, Letkol Inf. Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., di Aula Sekretariat Daerah, Kamis (9/10/2025) malam. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, Bupati Sukabumi periode 2015–2025 H. Marwan Hamami, Ketua DPRD, serta unsur Forkopimda, Forkopimcam, dan tamu undangan lainnya. Dalam kesempatan itu, Letkol Kav. Andhi Ardana yang kini dipercaya sebagai Waasves Kodam XVIII/Kasuari, Papua Barat, menyampaikan terima kasih atas kebersamaan seluruh pihak selama ia bertugas. “Selama satu tahun tiga bulan di Sukabumi, banyak kenangan berharga. Masyarakatnya kompak dan sangat mendukung kegiatan TNI, termasuk TMMD. Saya pamit membawa banyak kenangan baik dari daerah ini,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemkab Sukabumi dan masyarakat dalam berbagai situasi, terutama penanganan bencana. Sementara itu, Dandim 0622 yang baru, Letkol Inf. Agung Ariwibowo sebelumnya menjabat Danyonif 318/Adhirajasa, Kabupaten Lebak, Banten menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kerja sama yang telah terbangun. “Pergantian pimpinan hal biasa di TNI, namun tujuannya tetap sama: menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan daerah. Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan Forkopimda dan masyarakat Sukabumi,” katanya. Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas dalam sambutannya memberikan apresiasi atas pengabdian Letkol Andhi yang dinilai aktif dan sigap dalam berbagai kegiatan, termasuk saat penanganan bencana. “Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan selamat bertugas di tempat baru. Beliau selalu terdepan dan aktif di lapangan,” ungkapnya. Wabup juga menyambut Dandim baru dengan optimisme, bahwa sinergi TNI dan pemerintah daerah akan semakin kuat untuk mewujudkan Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarokah). “Kami yakin Dandim baru dapat melanjutkan semangat kebersamaan untuk membangun Sukabumi yang lebih baik,” tandasnya. Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada Letkol Kav. Andhi Ardana sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Suara komando tegas menggema di Halaman Kantor Kecamatan Surade, Kamis (9/10/2025). Camat Surade, Unang Suryana, memimpin langsung apel pagi mingguan yang diikuti seluruh perangkat kecamatan dan staf. Apel yang dimulai pukul 07.30 WIB berlangsung khidmat dan penuh semangat. Seluruh peserta tampil rapi dalam seragam dinas, mencerminkan disiplin dan profesionalitas aparatur sipil negara (ASN). Dalam amanatnya, Camat Unang menegaskan pentingnya disiplin dan semangat melayani masyarakat. “Apel pagi bukan sekadar rutinitas, tapi momentum untuk menyamakan visi dan memperkuat komitmen sebagai abdi negara. Ikhlas melayani, jujur, bersih, dan transparan harus menjadi prinsip dalam setiap tugas,” ujarnya. Selain penyampaian amanat, apel juga dimanfaatkan untuk membahas program kerja mingguan, evaluasi capaian, dan pengarahan terhadap pelaksanaan tugas ke depan. Camat Unang juga mengingatkan seluruh pegawai agar terus meningkatkan kedisiplinan waktu dan etos kerja, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran ASN di kantor tepat waktu menjadi bentuk tanggung jawab moral sekaligus cerminan budaya kerja yang baik. Ia menambahkan, semangat melayani masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan tanpa pungutan liar. “Masyarakat datang ke kantor kecamatan bukan untuk dipersulit, tetapi untuk dibantu dan dilayani dengan sepenuh hati,” tegasnya. Di akhir amanatnya, Camat Unang mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat koordinasi antarbidang serta menjaga kebersamaan di lingkungan kerja. Ia menekankan bahwa pelayanan prima hanya dapat terwujud jika seluruh perangkat memiliki komitmen dan solidaritas yang kuat dalam menjalankan tugas masing-masing. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menegaskan komitmen reformasi birokrasi melalui pelantikan empat pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) dan satu Direktur BPR hasil seleksi terbuka (open bidding) di Balai Kota Sukabumi, Rabu (8/10/2025). Pejabat yang dilantik adalah Novian Restiadi sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ida Halimah sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Taufik Hidayah sebagai Kepala BKPSDM, Yan Yan Rusyandi sebagai Direktur RSUD R. Syamsudin, S.H., serta Direktur BPR Kota Sukabumi. Dalam arahannya, Wali Kota menekankan bahwa pengisian jabatan strategis dilakukan sepenuhnya berdasarkan prinsip meritokrasi. “Seleksi ini bagian dari pembenahan sistem. Tidak ada faktor kedekatan, yang diukur hanyalah integritas dan kompetensi,” tegas Ayep. Ia menambahkan, model rekrutmen terbuka menjadi fondasi birokrasi profesional, transparan, dan akuntabel. Pejabat yang baru dilantik diharapkan segera menunjukkan kinerja terukur, mempercepat capaian program prioritas, dan meningkatkan pelayanan publik. “Kita butuh pemimpin yang berani mengambil inisiatif dan memberi solusi, bukan sekadar menunggu perintah,” ujarnya. Wali Kota juga menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah. “Keberhasilan daerah bukan hasil kerja individu, tapi kerja tim yang solid. Kolaborasi dan komunikasi menjadi kunci,” katanya. Selain itu, Ayep menyoroti peran strategis Direktur BPR dalam memperkuat kemandirian ekonomi daerah. Ia berharap BPR menjadi motor penggerak sektor UMKM dan inklusi keuangan masyarakat. “Saya ingin BPR tumbuh sehat, transparan, dan berpihak pada ekonomi rakyat,” ungkapnya. Pelantikan ini menandai babak baru tata kelola pemerintahan Kota Sukabumi yang lebih terbuka dan berbasis kinerja. Seluruh pejabat wajib menandatangani pakta integritas sebagai komitmen bekerja profesional dan bebas dari praktik koruptif. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Bappeda Kota Sukabumi mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program pembangunan pada Triwulan III 2025. Lewat cara ini Bappeda ingin memastikan seluruh program prioritas pemerintah daerah berjalan sesuai target dan tepat sasaran. Kepala Bappeda, Hasan Asari, menyampaikan bahwa evaluasi melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagai pelaksana kegiatan. “Evaluasi triwulanan bukan sekadar rutinitas, tetapi sarana untuk memetakan kemajuan, mengidentifikasi kendala, dan merumuskan langkah perbaikan agar program bisa selesai tepat waktu,” ujar Hasan, Rabu (8/10/2025). Dari hasil pembahasan awal, beberapa SKPD masih menghadapi kendala teknis dan administratif, termasuk keterlambatan pelaporan dan realisasi kegiatan. Hasan juga menekankan pentingnya transparansi dalam penyampaian data capaian kinerja agar pemerintah daerah dapat mengambil keputusan lebih cepat dan tepat sasaran. Modernisasi pengendalian dan evaluasi juga diterapkan melalui Sistem Informasi Pengendalian dan Evaluasi Kinerja (SIPEKA), yang memungkinkan pemantauan progres pembangunan secara real time dan terukur. “Meski ada beberapa tantangan yang harus diselesaikan, dengan kerja sama lintas SKPD dan dukungan pimpinan daerah, kami optimistis seluruh target pembangunan Kota Sukabumi dapat tercapai dengan baik,” tutup Hasan. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Sukabumi melaksanakan rotasi dan promosi besar-besaran di jajaran aparatur sipil negara (ASN). Sebanyak 293 pejabat dilantik oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/10/2025). Pelantikan mencakup 25 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), 125 pejabat administrator (eselon III), 136 pejabat pengawas (eselon IV), serta 7 kepala puskesmas. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakil Bupati H. Andreas dan Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman. Bupati Asep Japar menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penataan birokrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, serta akuntabel. “Pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi proses regenerasi birokrasi agar organisasi berjalan dinamis dan profesional,” ujarnya. Ia menjelaskan, mutasi dan promosi jabatan dilakukan secara transparan dan berbasis norma, standar, prosedur, serta kriteria (NSPK) melalui platform digital kepegawaian. “Pelantikan ini bagian dari manajemen ASN yang akuntabel dan sesuai regulasi,” tambahnya. Menurut Bupati, regenerasi penting untuk menjamin kesinambungan pemerintahan sekaligus memberikan ruang bagi ASN berprestasi untuk menempati posisi strategis. “Kita harus memastikan pejabat berkapabilitas tidak gagal promosi hanya karena sistem yang tidak mendukung,” tegasnya. Bupati juga mengingatkan para pejabat untuk segera beradaptasi di tempat tugas baru, memperkuat kinerja organisasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Saya mengingatkan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab,” pesannya. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja maksimal dalam mendukung pelaksanaan program strategis daerah serta mempercepat terwujudnya visi Sukabumi Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah). Adapun pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik antara lain Hj. Lina Evelin Marlina, S.IP., M.M. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Drs. Gun Gun Gunardi, M.A.P. sebagai Asisten Administrasi Umum Setda, Drs. Eki Radiana Rizki, M.Si. sebagai Kepala Pelaksana BPBD. Drs. Tri Romadhono Suwardianto, A.P., M.A.P. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan. Selain itu, Ir. Toha Wildan Athoilah, M.T. kini menjabat Kepala Bappelitbangda; Ir. Bambang Widyantoro, M.T. sebagai Kepala Dinas Sosial, Jujun Juaeni, S.Sos., M.M. sebagai Kepala Badan Kesbangpol; dan dr. Gatot Sugiharto, Sp.B. sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Lalu Drs. Hari Riyadi, M.M. dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik dan Nunung Nurhayati, S.Sos., Kp., M.Si. sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Yang juga dilantik hari ini Sri Hastuty Harahap, S.P., M.S.E., M.A. sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, serta Agus Sanusi, S.K.M., M.Si. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kemudian Drs. Budianto, M.Si. menjabat Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan; Ahmad Samsul Bahri, S.Sos., M.A.P. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; Drs. Uus Pirdaus, M.M. sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum. Mubtadi Latip, S.IP. sebagai Kepala Dinas Perhubungan, dan Sigit Widarmadi, S.E. sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Selanjutnya Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H. memimpin Dinas Pariwisata, Aep Majmudin, S.E., M.M. menakhodai Dinas Pertanian. Drs. Dede Rukaya, M.M. menjabat Kepala DPMPTSP, Yulipri, S.T., M.T. sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian serta Sendi Apriadi, S.STP., M.Si. memimpin Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Sementara itu, Eka Nandang Nugraha, S.IP., M.M. dilantik sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Deden Sumpena, S.Pd.I., Kp., M.Si. sebagai Kepala Dinas Pendidikan; dan Wawan Godawan Saputra, S.IP., M.A.P. sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Sukabumi. Pelantikan ini menandai komitmen Pemkab Sukabumi untuk membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi hasil, guna mempercepat pencapaian target pembangunan serta memperkuat kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Puskesmas Buniwangi, Yogianto, bersama tim tenaga kesehatan (nakes) melakukan pembinaan dan pengawasan ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasiripis di Kampung Pamotan, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/10/2025). Kegiatan tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan program pemenuhan gizi berjalan sesuai standar, baik dari sisi kebersihan, kelayakan bahan, hingga pemenuhan nilai nutrisi. “SPPG merupakan unit yang bertugas menyediakan makanan bergizi untuk berbagai program, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Pembinaan ini untuk menjamin standar higienis, sanitasi, dan kualitas gizi tetap terjaga,” ujar Yogianto. Dalam kegiatan tersebut, tim Puskesmas memeriksa kebersihan area dapur, alat masak, serta bahan makanan guna mencegah kontaminasi dan keracunan. Evaluasi juga dilakukan terhadap kualitas dan kesegaran bahan makanan, porsi dan komposisi gizi, hingga proses pengolahan dan penyimpanan makanan. Selain itu, tim meninjau kelayakan fasilitas dapur, termasuk sarana prasarana, peralatan, tempat penyimpanan, serta sistem pengelolaan limbah. Sebagai penanggung jawab, Kepala Puskesmas Buniwangi memimpin langsung kegiatan monitoring dan pengawasan dan pembinaan dengan melibatkan enam tenaga kesehatan, terdiri dari ahli gizi, sanitarian, serta perawat. Masing-masing bertugas memastikan aspek gizi, kebersihan, dan proses distribusi makanan berjalan sesuai ketentuan. Yogianto menegaskan, hal ini penting untuk menjamin program pemenuhan gizi mencapai tujuannya, yakni menyediakan makanan sehat dan aman bagi kelompok rentan seperti anak sekolah, ibu hamil, dan balita. “Hasil kegiatan akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan program di masa mendatang agar semakin optimal dalam menekan risiko masalah gizi seperti stunting,” tandasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Hujan deras disertai butiran es dan angin kencang melanda Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Hembusan angin yang tiba-tiba berubah ganas membuat warga di Desa Sindangresmi dan Desa Jampangtengah panik. Dalam hitungan menit, puluhan atap rumah beterbangan, pohon tumbang menimpa jalan, dan sejumlah fasilitas umum rusak berat. “Awalnya hanya mendung tebal dan hujan biasa, tapi tiba-tiba anginnya berputar kencang disertai es kecil-kecil. Suaranya keras sekali, warga langsung berlarian menyelamatkan diri,” tutur Dadi Supardi, Petugas P2BK Kecamatan Jampangtengah, Rabu pagi (8/10/2025). Menurut data awal P2BK, sedikitnya 65 rumah warga rusak akibat terjangan angin kencang 64 rumah di Desa Sindangresmi dan satu rumah di Desa Jampangtengah. Dari jumlah itu, tiga rumah mengalami rusak berat, enam rusak sedang, dan sisanya rusak ringan. Sebanyak 3 kepala keluarga atau 12 jiwa terpaksa mengungsi sementara di rumah kerabat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Begitu menerima laporan, tim gabungan yang terdiri atas P2BK Jampangtengah, Forkopimcam, personel TNI–Polri, serta Dinas PU Provinsi langsung bergerak cepat ke lokasi. Mereka mengevakuasi pohon tumbang yang menutup akses jalan kabupaten dan provinsi di enam titik serta membantu warga memperbaiki rumah. “Begitu kondisi memungkinkan, kami langsung turun ke lapangan. Evakuasi kami lakukan bersama unsur Forkopimcam, PU Provinsi, dan warga setempat. Prioritas kami membuka akses jalan dan memastikan tidak ada warga yang terjebak,” ujar Dadi. Hingga malam hari, sebagian besar akses jalan yang sempat tertutup telah berhasil dibuka. Warga juga mulai memperbaiki rumah masing-masing dengan gotong royong. Meski demikian, P2BK tetap mengimbau agar masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. “Cuaca akhir-akhir ini sulit diprediksi. Kami minta warga tetap waspada, apalagi di wilayah perbukitan seperti Jampangtengah yang rawan longsor dan angin puting beliung,” tambah Dadi. P2BK bersama pemerintah desa kini tengah melakukan pendataan lanjutan untuk memperbarui jumlah kerusakan dan kebutuhan bantuan darurat, termasuk material bangunan serta kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Peristiwa yang berlangsung singkat namun memporak-porandakan dua desa itu menjadi pengingat kuat bahwa kesiapsiagaan dan kerja cepat tim gabungan merupakan benteng pertama dalam menghadapi bencana alam di Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Sukabumi menargetkan pertumbuhan aset signifikan, dari Rp50 miliar menjadi Rp500 miliar dalam lima tahun mendatang. Target besar ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Sukabumi untuk memperkuat kemandirian keuangan daerah melalui peningkatan kinerja badan usaha milik daerah (BUMD). Direktur BPR Kota Sukabumi, Sutrisno, menilai target tersebut realistis jika dibarengi penguatan kepercayaan publik. Ia menyebut kondisi keuangan BPR saat ini berada pada posisi yang sangat sehat. “Secara fundamental, kami kuat. Rasio permodalan mencapai 60 persen, ROA 5 persen, dan BOPO di angka 69 persen. Ini menunjukkan efisiensi dan stabilitas yang baik,” ungkapnya usai pelantikan, Rabu (8/10/2025). Meski begitu, Sutrisno mengakui tantangan utama ada pada penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang masih terbatas. Hingga akhir 2024, total DPK baru menyentuh Rp22,8 miliar. “Kami ingin memperluas basis nasabah, tidak hanya ASN, tapi juga masyarakat umum dan pelaku usaha,” jelasnya. Untuk mendorong pertumbuhan itu, BPR akan menghadirkan berbagai inovasi produk, seperti tabungan pendidikan, tabungan umroh, dan tabungan hari raya. Langkah tersebut , sekaligus memperkuat segmen pembiayaan produktif seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan pembiayaan proyek pemerintah dengan sistem tertutup. “Kami tidak ingin pasif menunggu, tapi menjemput bola. Kuncinya adalah membangun kepercayaan masyarakat agar mau menabung di BPR,” tegas Sutrisno. Ia optimistis, dengan meningkatnya DPK, biaya dana (cost of fund) akan turun dan BPR bisa bersaing dengan bank umum. Ke depan, BPR juga diarahkan untuk tumbuh secara mandiri tanpa ketergantungan pada penyertaan modal pemerintah. “Kami ingin BPR ini berdiri di atas kekuatannya sendiri. Kalau aset menembus Rp500 miliar, laba bisa mencapai Rp25 miliar dan modal tumbuh dua kali lipat. Itu bukan mimpi,” katanya. Sutrisno menutup dengan ajakan agar masyarakat menjadi bagian dari perjalanan BPR menuju kemandirian. “Pertumbuhan tidak bisa dicapai sendirian. Kalau masyarakat percaya dan ikut berpartisipasi, BPR akan menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya. (Usep)