SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Warga Kampung Puncakmanis, Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, bersepakat membangun portal palang pintu buka tutup pada jalan desa penghubung antar Desa. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga kondisi jalan agar tidak cepat rusak. Alasannya cukup masuk akal. Bagaimana tidak jalan desa kerap dilalui kendaraan pengangkut kayu bertonase besar. Jalan tersebut diketahui belum lama selesai dibangun menggunakan anggaran Dana Desa. Namun, dalam perjalanannya, warga menilai jalan rawan mendalami kerusakan akibat sering dilalui kendaraan bermuatan berat, khususnya truk pengangkut kayu. Salah seorang warga setempat, Imaduddin, mengatakan bahwa beban kendaraan roda empat bermuatan berat tidak seimbang dengan spesifikasi jalan desa yang ada. Jika dibiarkan, kondisi jalan dikhawatirkan cepat rusak. “Pengguna jalan, Terutama mobil truk pengangkut kayu, bebannya terlalu berat. Kalau terus dibiarkan, jalan ini tidak akan bertahan lama,” ujarnya melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (27/12/2025). Ia menegaskan, warga tidak melarang aktivitas pengangkutan barang, namun berharap ada kesadaran untuk menyesuaikan jenis kendaraan dengan kondisi jalan. “Kami berharap warga yang mengangkut barang atau kayu tidak memaksakan menggunakan truk besar. Cukup menggunakan kendaraan seperti L300 atau mobil SS,” katanya. Menurutnya, meskipun jalan tersebut merupakan fasilitas umum, pengguna jalan tetap harus memperhatikan daya dukung jalan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Imaduddin juga mengungkapkan bahwa pembangunan jalan desa bukan perkara mudah, mengingat keterbatasan anggaran. Jalan tersebut dibangun murni dari Dana Desa, sementara masih banyak ruas jalan lain yang belum tersentuh Pembangunan. “Anggaran pembangunan jalan sangat terbatas. Karena itu, kami bersama warga lainnya sepakat berinisiatif membuat palang pintu buka tutup agar jalan ini tidak cepat rusak dan bisa dimanfaatkan lebih lama oleh masyarakat,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengapresiasi kinerja Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi yang konsisten hadir melayani, membina, serta memberikan solusi keagamaan bagi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Family Gathering Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi di kawasan Salabintana, Sabtu, 27 Desember 2025. Menurut bupati, kegiatan family gathering bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi wujud nyata komitmen membangun solidaritas internal yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik. “Soliditas dan kekompakan internal akan melahirkan pelayanan yang prima bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus dirawat,” ujar Asep Japar. Ia pun mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi menjadikan momentum HAB ke-80 sebagai ruang saling menguatkan dan mendukung satu sama lain. “Jadikan keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi sebagai teladan dalam kerukunan dan kekompakan,” tegasnya. Lebih lanjut, bupati menilai tema HAB ke-80 menjadi panggilan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan keagamaan. “Kabupaten Sukabumi membutuhkan Kementerian Agama yang kuat, profesional, dan dicintai masyarakat. Semoga semangat kekeluargaan ini terus terjaga,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi H. Dadang Ramdani menyampaikan bahwa kegiatan family gathering digelar untuk mempererat tali kekeluargaan dan keharmonisan internal. “Semoga pertemuan ini semakin menyatukan seluruh keluarga besar Kementerian Agama, sehingga layanan kepada masyarakat semakin berkualitas dan dirasakan seluruh umat,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki memanfaatkan momentum Pekan Kopi Sukabumi untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi daerah yang menitikberatkan pada penguatan industri kreatif dan kepastian berusaha. Ayep menyebut, meski Kota Sukabumi tidak memiliki perkebunan kopi, nilai ekonomi justru lahir dari proses hilirisasi. Biji kopi dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara diracik oleh barista lokal menjadi produk bernilai tinggi yang siap bersaing. “Kota Sukabumi tidak menghasilkan bahan baku kopi, tapi menghasilkan kualitas dan kreativitas,” kata Ayep, usai acara, Sabtu (27/12/2025). Ia menegaskan, pengembangan usaha tidak bisa dilepaskan dari rasa aman dan kepercayaan. Karena itu, pemerintah membuka ruang kerja sama antara pelaku usaha, perbankan, dan pemerintah daerah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Dalam kesempatan tersebut, Ayep secara tegas menyatakan komitmennya memberantas pungutan liar yang kerap menjadi penghambat dunia usaha. Ia memastikan seluruh aparatur pemerintah bekerja sesuai aturan dan akan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran. “Tidak boleh ada pungutan liar dalam bentuk apa pun. Pemerintah hadir untuk melindungi pelaku usaha, bukan membebani,” tegasnya. Ayep juga menekankan pentingnya pajak sebagai tulang punggung pembangunan daerah. Seluruh pajak perusahaan akan masuk ke kas daerah dan dikelola secara terbuka untuk kepentingan masyarakat. Ia mencontohkan, apabila Pendapatan Asli Daerah mencapai Rp200 miliar, maka anggaran tersebut akan dialokasikan secara proporsional untuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta dukungan terhadap unsur pemerintahan dan Forkopimda. Ayep memastikan tidak ada rencana menaikkan pajak. Pemerintah justru akan meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pendekatan langsung dan transparan, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas. “Tanpa pajak, pembangunan tidak mungkin berjalan. Karena itu, kejujuran dan integritas menjadi kunci,” ujarnya. Ia menutup dengan menegaskan bahwa seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Sukabumi, di semua tingkatan, dituntut memiliki kompetensi dan integritas sebagai fondasi pemerintahan yang bersih dan dipercaya dunia usaha. (Usep)

  SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi H. Bobby Maulana menegaskan bahwa khitan merupakan kewajiban agama bagi laki-laki dalam Madzhab Syafi’i. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan khitanan massal di Kota Sukabumi, Sabtu (27/12/2025). Bobby menekankan, khitan bukan hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga bagian penting dari pelaksanaan Syariat Islam. “Khitan adalah bentuk menunaikan Syariat Islam. Dalam Madzhab Syafi’i, hukumnya wajib bagi laki-laki,” tegasnya. Ia berharap kegiatan khitanan massal tersebut membawa keberkahan bagi anak-anak yang dikhitan maupun orang tua mereka. Bobby juga mendoakan agar para peserta kelak tumbuh menjadi Muslim yang taat, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. “Kita harapkan mereka menjadi generasi yang berpegang teguh pada ajaran agama dan memiliki integritas,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia Iwan Hamid menyampaikan, jumlah peserta khitanan massal tahun ini mencapai 228 anak yang berasal dari Kota dan Kabupaten Sukabumi. “Kegiatan ini sudah memasuki pelaksanaan kesembilan, dengan total peserta sejak awal mencapai 1.198 anak,” jelasnya. Ia menambahkan, panitia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat tanpa membatasi wilayah asal peserta. Di tempat yang sama, Ustadz Ade Mulyana menuturkan bahwa khitanan massal ini merupakan bagian dari implementasi kajian keislaman rutin yang diselenggarakan Yayasan Atthaim setiap Malam Sabtu. Ia berharap para peserta tumbuh menjadi anak yang saleh, taat beragama, dan berbakti kepada orang tua. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, jajaran Polsek Ciracap Polres Sukabumi melakukan monitoring ke sejumlah objek wisata di wilayah Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/12/2025). ‎ ‎Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengamanan adalah kawasan konservasi Penyu Pantai Pangumbahan di Desa Pangumbahan. Kawasan ini diprediksi mengalami lonjakan pengunjung seiring meningkatnya aktivitas wisata pada libur akhir tahun. ‎ ‎Monitoring dilakukan sebagai bagian dari pengamanan terpadu guna memastikan kegiatan wisata masyarakat berlangsung aman, tertib, dan nyaman. ‎ ‎Pengamanan tidak hanya melibatkan personel kepolisian, tetapi juga didukung berbagai unsur lintas sektor, antara lain TNI AL Pos Ujunggenteng, Koramil 2214 Ciracap, BPBD, ‎ ‎Karang Taruna, UPT Konservasi Penyu, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Balawista, serta unsur masyarakat setempat. ‎ ‎Kapolsek Ciracap Iptu Taufick Hadian mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut perintah pimpinan dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru, khususnya di kawasan wisata yang menjadi tujuan utama wisatawan. ‎ ‎“Kami melaksanakan perintah pimpinan dengan mendirikan pos pengamanan wisata di wilayah Ujunggenteng. Pos ini berfungsi untuk memonitor aktivitas wisatawan agar liburan dapat berlangsung aman, tenteram, dan nyaman,” ujarnya. ‎ ‎Lebih lanjut Iptu Taufick menjelaskan, meskipun terdapat beberapa objek wisata di wilayah Ciracap, pihaknya menyiagakan satu pos pengamanan dan satu pos pelayanan wisata sebagai pusat kendali. Dari pos tersebut, personel secara aktif melakukan patroli ke lokasi wisata lainnya. ‎ ‎“Pospam dan pos pelayanan masing-masing satu titik, namun anggota tetap mobile melakukan patroli ke objek wisata lain untuk memastikan situasi tetap kondusif,” jelasnya. ‎ ‎Terkait kekuatan personel, Polsek Ciracap menurunkan enam personel sesuai ketentuan dari Polres Sukabumi, didukung personel Satpolairud, TNI AL Pos Ujunggenteng, Koramil 2214 Ciracap, serta personel internal Polsek Ciracap. ‎ ‎“Selain enam personel di pos pengamanan, kami juga mendapat dukungan dari unsur TNI untuk memperkuat pengamanan,” tambahnya. ‎ ‎Melalui sinergi lintas sektor dan kesiapsiagaan petugas di lapangan, Kapolsek Ciracap berharap seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Kecamatan Ciracap dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. ‎ ‎“Kami berharap tidak ada gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol, khususnya pada malam pergantian tahun, sehingga masyarakat dan wisatawan merasa aman dan nyaman,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polsek Surade Polres Sukabumi menggelar Apel Konsolidasi Kesiapan Pengamanan Malam Natal dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2025, Rabu malam, 24 Desember 2025. ‎ ‎Apel berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, dan dipimpin langsung Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, S.Pd. ‎ ‎Apel konsolidasi ini dilaksanakan sebagai langkah awal memastikan kesiapan personel serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengamanan perayaan Malam Natal agar berjalan aman, tertib, dan kondusif. ‎ ‎Peserta apel melibatkan unsur gabungan, terdiri dari personel Polri, TNI, Forkopimcam Surade, Pemadam Kebakaran Surade, Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Surade, Dinas Perhubungan UPTD Surade, serta ORARI Surade. ‎ ‎Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, dalam amanatnya menegaskan bahwa pengamanan Malam Natal merupakan kegiatan kemanusiaan yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan profesionalisme. ‎ ‎“Pengamanan Malam Natal ini adalah kegiatan kemanusiaan. Saya harapkan seluruh personel yang terlibat dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, dan mengutamakan keselamatan masyarakat,” ujar Iptu Ade Hendra. ‎ ‎Ia menambahkan, seluruh stakeholder memiliki harapan yang sama agar pelaksanaan pengamanan perayaan Natal di wilayah Surade dapat berlangsung aman dan lancar tanpa gangguan yang berarti. ‎ ‎Kapolsek juga menekankan pentingnya kewaspadaan serta kesiapsiagaan seluruh personel selama bertugas, termasuk menjaga keselamatan pribadi, kesehatan, dan kesadaran terhadap pengawasan publik. ‎ ‎“Seluruh personel diminta tetap waspada, menjaga keselamatan dan kesehatan, serta cepat merespons setiap kejadian yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Setiap peristiwa agar segera dilaporkan pada kesempatan pertama,” tegasnya. ‎ ‎Selain itu, ia mengingatkan pentingnya koordinasi dan sinergi antarinstansi, dengan mengedepankan kerja sama yang harmonis bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas. ‎ ‎Dalam pelaksanaan tugas pengamanan, Kapolsek Surade juga menekankan agar seluruh personel memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sikap santun, wajar, dan humanis, serta menghindari sikap arogan dan perilaku yang tidak terpuji. ‎ ‎Apel Konsolidasi Kesiapan Pengamanan Malam Natal dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2025 di wilayah hukum Polsek Surade selesai dilaksanakan sekitar pukul 20.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. ‎ ‎Polsek Surade memastikan seluruh rangkaian pengamanan Malam Natal terus dilaksanakan secara maksimal guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah dan aktivitas perayaan Natal. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi melakukan monitoring kesiapan pengamanan ibadah Malam Natal 2025 di sejumlah gereja wilayah Kecamatan Palabuhanratu, Rabu (24/12/2025) sore. ‎ ‎Monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan aman, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E.. ‎ ‎Turut hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Asisten Daerah Kabupaten Sukabumi, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, perwakilan TNI AL, serta Kesbangpol Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎Adapun gereja yang menjadi sasaran pengecekan meliputi Gereja Gakesia Bukit Zaitun, Gereja HKBP Palabuhanratu, Gereja Katolik St. Fransiskus Asisi, dan Gereja GPIB Galilea Palabuhanratu. ‎ ‎Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian menjelaskan bahwa monitoring tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025 guna menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah. ‎ ‎“Kami memastikan seluruh rangkaian ibadah Malam Natal berlangsung aman dan khidmat. Personel pengamanan telah disiagakan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Kapolres. ‎ ‎Ia menambahkan, pengamanan dilaksanakan secara humanis dengan mengedepankan sinergi lintas sektor serta menjaga semangat toleransi antarumat beragama. ‎ ‎Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E. mengapresiasi kesiapan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. ‎ ‎“Kehadiran pemerintah daerah bersama TNI dan Polri merupakan bentuk dukungan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh ketenangan,” ujarnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia H. Muhammad Tito Karnavian secara daring dari Pendopo Sukabumi, Rabu, 24 Desember 2025. ‎ ‎Rakor nasional yang diikuti para kepala daerah se-Indonesia tersebut membahas evaluasi realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025. ‎ ‎Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa evaluasi realisasi APBD merupakan kewajiban pemerintah daerah sebagai bentuk akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan. ‎ ‎Setiap daerah diminta menyampaikan progres pendapatan dan belanja secara transparan dan terukur. ‎ ‎Ia mendorong agar target pendapatan daerah dapat tercapai secara optimal, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan. ‎ ‎“Target pendapatan diharapkan bisa mencapai 100 persen. Jika lebih, itu merupakan sebuah prestasi,” ujarnya. ‎ ‎Selain pendapatan, percepatan belanja APBD juga menjadi perhatian utama. Menurut Mendagri, belanja pemerintah daerah berperan penting dalam menjaga perputaran uang di masyarakat serta memperkuat daya beli. ‎ ‎“Belanja pemerintah daerah sangat penting untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan menghidupkan sektor swasta,” katanya. ‎ ‎Ia menambahkan, daerah dengan sektor swasta yang tumbuh akan memiliki perekonomian yang lebih kuat dan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari pajak dan retribusi. ‎ ‎“Sumber utama PAD berasal dari aktivitas swasta,” ungkapnya. ‎ ‎Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga mengingatkan agar kinerja kepala daerah terus ditingkatkan, baik dari sisi pendapatan maupun belanja daerah, agar capaian tahun 2025 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. (Dicky)

CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Perbaikan infrastruktur kembali dilakukan di ruas Jalan Fatahillah Weru–Sumber, Kabupaten Cirebon, melalui kegiatan penambalan dan pengaspalan pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan. ‎ ‎Upaya ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai cepat, tepat sasaran, dan langsung meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. ‎ ‎Pekerjaan tersebut berada di bawah pengawasan Balai Pengelolaan Jalan Provinsi. Pengawas lapangan, Yanto, memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan. ‎ ‎Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya administratif, tetapi juga teknis di lapangan, mulai dari kesiapan material, proses pengerjaan, hingga hasil akhir pengaspalan. ‎ ‎Langkah ini penting mengingat Jalan Fatahillah merupakan jalur strategis dengan intensitas lalu lintas yang cukup tinggi. ‎ ‎“Penanganan ruas jalan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga konektivitas antarwilayah serta mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Yanto di sela kegiatan, Rabu (24/12/2025). ‎ ‎Sejumlah warga dan pengguna jalan menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah dalam menangani kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan. ‎ ‎Perbaikan tersebut dinilai mampu mengurangi risiko kecelakaan dan memberikan rasa aman saat berkendara. ‎ ‎Dengan pengawasan yang optimal dari Balai Provinsi, kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Cirebon, khususnya ruas Weru–Sumber, diharapkan tetap terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (Amin)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengungkapkan bahwa sektor parkir memiliki potensi signifikan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun pemanfaatannya saat ini dinilai masih jauh dari optimal. ‎ ‎Ayep menyebutkan, jumlah kendaraan bermotor di Kota Sukabumi berdasarkan data Samsat telah melampaui 100 ribu unit, mayoritas sepeda motor. Namun kondisi tersebut belum sebanding dengan capaian retribusi parkir yang tahun ini hanya ditargetkan sebesar Rp1,7 miliar. ‎ ‎Pernyataan tersebut disampaikan Ayep Zaki dalam kegiatan Sosialisasi Juru Parkir terkait peningkatan kinerja dan optimalisasi retribusi parkir, yang dirangkaikan dengan pembukaan rekening tabungan juru parkir di Aula Bank BJB, Selasa, 23 Desember 2025. ‎ ‎Menurutnya, dari sekitar 289 titik parkir aktif yang ada saat ini, potensi pendapatan sebenarnya sangat menjanjikan. ‎ ‎Dengan setoran minimal Rp50 ribu per hari saja, penerimaan parkir dapat menembus lebih dari Rp5 miliar per tahun. Nilai tersebut masih bisa meningkat, mengingat di sejumlah lokasi pendapatan jukir mencapai Rp80 ribu per hari. ‎ ‎“Angka itu baru hitungan dasar. Jika pengelolaan dilakukan secara serius dan terukur, potensi PAD dari parkir bisa jauh lebih besar,” ujarnya. ‎ ‎Ia menegaskan perlunya pembenahan sistem secara menyeluruh, mulai dari penataan titik parkir, mekanisme pemungutan retribusi, hingga pengawasan agar tidak terjadi kebocoran. ‎ ‎Ayep juga mendorong penerapan pola penyetoran yang lebih transparan dan disiplin, termasuk setoran harian sesuai ketentuan tarif resmi. ‎ ‎Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi Iskandar Ifhan menyampaikan bahwa realisasi retribusi parkir saat ini hampir mencapai target. Dari target Rp1,7 miliar setelah perubahan anggaran, capaian telah menyentuh 99,9 persen. ‎ ‎“Capaian ini menunjukkan kinerja yang cukup baik, meskipun masih ada ruang untuk perbaikan,” katanya. ‎ ‎Iskandar mengakui hingga kini pengelolaan parkir masih dilakukan secara internal karena belum adanya regulasi baru yang memungkinkan keterlibatan pihak ketiga. ‎ ‎Terkait pembukaan rekening Bank BJB bagi 289 juru parkir, ia menjelaskan langkah tersebut sebagai upaya penataan administrasi dan peningkatan literasi keuangan jukir. ‎ ‎“Rekening ini tanpa setoran awal, lebih aman, dan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran juru parkir terhadap kontribusinya dalam meningkatkan PAD,” tutupnya. (Usep)