SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan pengolahan kayu (gesekan kayu) di Kampung Lio, RT 002 RW 005, Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (25/7/2025) malam. Dikabarkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik bangunan diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp120 juta. Kapolsek Lengkong, AKP Bayu Sunarti Agustina, S.E., menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Bangunan yang terbakar berukuran sekitar 9 x 12 meter persegi dan terbuat dari kayu, sehingga api dengan cepat membesar. Menurut keterangan saksi, percikan api diduga berasal dari knalpot mesin pemotong kayu yang sebelumnya digunakan oleh para pekerja, yakni Sdr. Rodin selaku pemilik bangunan, bersama tiga orang lainnya: Musa, Maman, dan Jeko. ‎“Sekitar pukul 16.30 WIB, mereka selesai bekerja dan melihat adanya percikan dari knalpot mesin yang mengenai tumpukan serbuk kayu. Serbuk tersebut sempat dibersihkan dan dibuang keluar, namun diduga masih ada sisa percikan api yang akhirnya menyulut kebakaran,” terang Kapolsek. ‎Warga sekitar pertama kali melihat api berkobar dari kejauhan sekitar pukul 19.00 WIB. Upaya pemadaman secara manual sempat dilakukan dengan alat seadanya. ‎Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB setelah satu unit mobil pemadam dari Cikembar dan kendaraan pemadam dari perkebunan tiba di lokasi. Petugas gabungan dari Polsek Lengkong, Koramil, P2BK Kecamatan Lengkong, perangkat desa, serta warga setempat turut membantu proses pemadaman. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp120 juta. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan alat-alat yang berpotensi menimbulkan api, terutama di lingkungan kerja yang mudah terbakar,” kata AKP Bayu. Polsek Lengkong telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan menyampaikan laporan kepada pimpinan sebagai tindak lanjut dari kejadian tersebut. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemerintah Kota Sukabumi menjatuhkan sanksi tegas kepada seorang aparatur sipil negara (ASN) bernama Yudi Rahman Setiadi alias Koko. ASN tersebut diberhentikan secara tidak hormat setelah terbukti melakukan dua pelanggaran disiplin berat. Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan tim internal, Yudi melanggar ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021, khususnya Pasal 4 huruf c dan Pasal 5 huruf a. “Yang bersangkutan tercatat tidak masuk kerja selama 28 hari kerja dalam satu tahun atau 10 hari berturut-turut tanpa keterangan sah, serta menyalahgunakan wewenang,” ujar Ayep, Jumat (25/7/2025). Atas pelanggaran tersebut, Pemkot menjatuhkan sanksi disiplin berat berupa pemberhentian tidak dengan hormat atas permintaan sendiri, sesuai Pasal 8 ayat 4 dan Pasal 11 ayat 3. Proses administrasi pemberhentian telah diajukan ke Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sejak 14 Juli 2025 dan saat ini masih dalam penanganan. ‎Ayep menegaskan, segala urusan yang bersifat pribadi dengan yang bersangkutan tidak lagi menjadi tanggung jawab pemerintah. “Jika ada pihak yang masih berurusan dengan Koko, silakan langsung hubungi yang bersangkutan secara pribadi,” tandasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Sebuah warung milik warga hangus dilalap si jago merah. Peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan pesisir Pantai Palangpang, Kampung Palangpang RT 04 RW 11, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jumat (25/7/2025), sekitar pukul 06.40 WIB. ‎Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar merupakan milik Yadi (56), warga Kampung Kokoncong, RT 04/11, Desa Ciwaru. ‎”Benar telah terjadi kebakaran sebuah warung di kawasan pesisir Palangpang. Dugaan sementara penyebabnya karena korsleting listrik,” ujar AKP Deni. Beruntung, akibat kebakaran tidak sampai menelan korban jiwa. Namun pemilik warung diperkirakan mengalami kerugian materi hingga mencapai Rp70 juta. Beredar informasi, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama Soleh (30). Sekitar pukul 07.00 WIB, ia melihat kepulan asap dari bangunan warung milik korban. “Saksi melihat api semakin membesar dan membakar bagian belakang bangunan warung. Lalu saksi berteriak meminta bantuan warga. Kemudian warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya,” ungkap AKP Deni. Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api cepat menjalar dan membakar habis warung tersebut. Saat kejadian, pemilik warung tengah berada di rumahnya bersama istri dan anaknya sehingga tidak mengetahui langsung awal mula kebakaran. Petugas kepolisian bersama warga kemudian melakukan upaya pemadaman manual hingga api berhasil dikendalikan. Meski sempat panik, warga sekitar sigap membantu mengamankan lokasi agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Hingga berita disiarkan Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang meluluhlantakkan bangunan yang digunakan untuk mencari nafkah keluarga korban. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bintang muda dari Tanah Jampang kembali bersinar. Setelah Tessa Yasmin Sophia dinobatkan sebagai Putri Otonomi Kabupaten Sukabumi 2025, dan Siti Nurhalimah menjuarai MQKAN 2025 tingkat nasional, kini giliran Repan Agwino mencuri perhatian publik. Pemuda kelahiran Sukabumi, 7 Agustus 2000, ini terpilih sebagai Duta Pelopor Seni Budaya Jawa Barat 2025. Sosoknya dikenal penuh semangat, disiplin, dan kreatif, terutama dalam bidang seni tari yang telah digelutinya sejak lama. ‎Saat menyambut tim penilai Pemuda Pelopor Jabar, Repan tampil memukau. Dengan balutan kostum yang dirancang khusus, ia menyuguhkan tarian khas daerah lengkap dengan senyum dan sikap percaya diri menjawab pertanyaan para juri. ‎Kepiawaiannya di atas panggung membuatnya kerap diundang tampil di berbagai event kesenian. Sepanjang Juli 2025, ia turut memeriahkan tiga hajatan besar nelayan, masing-masing di Ujunggenteng, Ciwaru, dan Minajaya. ‎Namun, padatnya aktivitas membuat kondisi fisiknya sempat menurun. “Maaf ya saya masih di rumah sakit, mungkin kecapean. Sepulang dari Minajaya saya langsung tumbang,” ujarnya, Jumat (25/7/2025) malam. ‎Pemuda yang tinggal di Kampung Cisuren, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade ini mengisi kesehariannya dengan berkreasi lewat seni tari. Baginya, kesenian bukan sekadar ekspresi budaya, melainkan sarana untuk membangun semangat pemuda di Pajampangan. “Saya ingin memotivasi remaja agar terus mengembangkan potensi dan menoreh prestasi. Selain itu, saya juga ingin ikut memajukan daerah saya tercinta ini,” pungkas Repan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Setiap Jumat pagi, siswa-siswi SDN Nyangkowek 02 di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, melaksanakan kegiatan rutin bertajuk SEHATI (Sedekah, Duha, Tausiyah Islami). Program tersebut menjadi salah satu ciri khas sekolah dalam menanamkan nilai spiritual, kedisiplinan, dan kepedulian sosial sejak dini. ‎Sejak pukul 07.00 WIB, siswa-siswi bersama orang tua dan guru berkumpul di lapangan sekolah untuk melaksanakan salat Duha berjamaah. Mereka datang lebih awal dengan membawa perlengkapan salat masing-masing. ‎Seusai salat, kegiatan dilanjutkan dengan pengumpulan sedekah yang akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. “Alhamdulillah wasyukurillah, kegiatan ini sudah berjalan kurang lebih tiga tahun,” ujar guru agama Ibu Tati Lisnawati, S.Pd.I. kepada BIDIK-KASUSNEWS.COM, Jumat (25/7/2025). ‎Ia menambahkan bahwa selain memperkuat keimanan, kegiatan ini juga membentuk karakter peduli sosial dalam diri siswa. Hal ini penting dilakukan agar jiwa mereka terpatri untuk selalu membantu sesama. ‎Salah satu siswi kelas 3, Daniswara, berbagi kesan tentang kegiatan ini “Salat Duha dan bersedekah membuat saya merasa lebih dekat dengan Allah dan peduli terhadap orang lain.” ‎Ungkapan tersebut sederhana namun menggambarkan makna mendalam dari rutinitas ibadah yang dijalani. Rutinitas yang ditanamkan sejak dini akan lekat membekas hingga akhir dikandung hayat. Aneng Setiawan, S.Pd.SD, selaku imam salat dan pencetus kegiatan SEHATI, berharap partisipasi orang tua bisa lebih meningkat. “Sekarang baru sebagian yang ikut, mungkin karena berhalangan atau belum tersentuh,” ungkapnya. ‎Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara sekolah dan orang tua penting dalam membentuk karakter anak yang utuh. Hal senada disampaikan Mamah Lilis, wali murid kelas 2, yang merasa sangat terinspirasi. “Kegiatan ini jadi motivasi juga buat saya. Ruhani dan jasmani anak-anak terpenuhi. Pokoknya, is the best! Hanya di SD Nyangkowek, hari Jumat jadi hari wajib salat Duha dan tausiyah keagamaan,” tuturnya penuh semangat. ‎Selain salat Duha dan sedekah, kegiatan SEHATI juga diisi dengan tausiyah islami yang disampaikan oleh guru atau tokoh masyarakat. Materi tausiyah meliputi akhlak mulia, pentingnya berbagi, hingga semangat menjalankan ajaran agama dalam keseharian. Sesi ini menjadi penguatan rohani yang memberi bekal moral kepada para siswa. ‎Kegiatan SEHATI mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah dan komite. Kepala sekolah SDN Nyangkowek 02 mengapresiasi keterlibatan semua pihak yang menjaga keberlangsungan kegiatan. ‎“Kami ingin menjadikan SEHATI sebagai identitas sekolah bukan hanya unggul akademis, tapi juga membentuk karakter religius dan berakhlak,”ujarnya. ‎Ke depan, sekolah berencana memperluas jangkauan program ini dengan melibatkan alumni serta masyarakat sekitar. ‎”Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, SEHATI diharapkan menjadi gerakan kebaikan yang menginspirasi sekolah lain di Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya,”tuturnya. (Reno)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM –  Peringatan Hari Nelayan ke-13 di Pantai Minajaya, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Kamis (24/7/2025), menjadi ajang syukur dan pesta rakyat nelayan. ‎Kegiatan yang menyedot animo masyarakat itu sebagai wujud rasa syukur atas limpahan rezeki dari laut, sekaligus momentum penguatan ekonomi dan pariwisata pesisir. Asisten Daerah II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Sukabumi, Puji Widodo, menyatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk rasa syukur dan pengungkit kesejahteraan nelayan serta UMKM lokal. “Dengan bersyukur, mudah-mudahan nelayan Minajaya makin sejahtera. Ke depan, acaranya harus lebih meriah untuk menarik wisatawan dan mendongkrak ekonomi,” ujarnya. ‎Kegiatan tahunan kata dia diramaikan berbagai atraksi Memukau berupa parade drumband ibu-ibu nelayan, bazar murah, lomba, olahraga, upacara adat, dan hiburan rakyat. ‎Sementara itu, Kadis Perikanan Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menilai syukuran ini strategis untuk membangkitkan semangat nelayan sekaligus menggairahkan sektor perikanan dan pariwisata. ‎“Jumlah nelayan Minajaya ribuan, tapi sarana seperti dermaga masih minim. Kami terus perjuangkan agar dibangun sandaran perahu. Harapannya didengar Pemprov Jabar dan KKP,” katanya. ‎Ketua Panitia Ambari menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dan memohon maaf jika terdapat kekurangan dalam pelayanan. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kadis Perikanan, Kabid Disbudpora Luki Mufti, unsur Forkopimcam Surade, Danposal Ujunggenteng Letda Laut Andri Kurniawan, Polsus KKP, Kades Pasiripis, pengurus HNSI, dan para tokoh masyarakat. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Struktur pengurus di RT dan RW bukan sekadar membidangi administratif, melainkan garda terdepan dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Kota Sukabumi. Hal itu ditekankan Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, dalam sosialisasi administrasi kependudukan bagi pengurus RT dan RW se-Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kamis (24/7/2025). ‎“RT dan RW itu pasukan garis depan, saya panglimanya. Kita harus solid dari hulu ke hilir,” ujar Ayep. Ia menambahkan, penguatan dari sisi anggaran dan pelatihan menjadi kunci terciptanya pelayanan publik yang tertib dan merata hingga ke akar rumput. ‎Menurut Ayep, pembenahan sistem anggaran bukan sekadar teknis, melainkan bentuk nyata dari upaya menghadirkan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan sila kelima Pancasila. “Kalau dikelola secara terstruktur, tiga tahun ke depan hasilnya akan terasa,” ungkapnya. ‎Sejalan dengan itu, Pemkot terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur lingkungan melalui pelatihan teknis, khususnya di bidang administrasi kependudukan, agar pelayanan semakin cepat, akurat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Wali Kota juga mengungkapkan komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan warga. Tahun ini, Pemkot mengalokasikan anggaran Rp11 miliar untuk insentif. ‎Bahkan, jika target dinaikkan menjadi Rp1 juta per penerima bagi 25 ribu orang, dibutuhkan sekitar Rp25 miliar. “Tahun depan target kita Rp70 sampai Rp80 miliar, termasuk untuk RT, RW, dan Linmas,” ujarnya. ‎Meski angka kemiskinan di Sukabumi tergolong sangat rendah hanya sekitar 25 orang menurut data BPS Ayep menegaskan, Pemkot tidak akan lengah. Pemerintah terus menjaga daya beli warga, terutama terhadap kebutuhan pokok. ‎“Selama saya menjabat, insyaAllah tak boleh ada warga yang tidak mampu membeli beras,” tegasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM-Pemerintah Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, bekerja sama dengan RSUD Jampangkulon Provinsi Jawa Barat dan berkolaborasi dengan Puskesmas Kecamatan Cibitung menggelar aksi sosial donor darah pada Kamis, (24/7/2025). ‎Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Cibitung mulai pukul 09.30 WIB. Sampai dengan selesai, Kepala Desa Cibitung, H.Iji Pahrudin menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh warga desa dalam kegiatan ini. Aksi donor darah ini merupakan salah satu upaya nyata Pemerintah Desa Cibitung dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah. ‎Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan darah di wilayah Kabupaten Sukabumi, Khususnya wilayah Pajampangan yang seringkali mengalami kekurangan stok darah. ‎”Kami mengajak seluruh warga Desa Cibitung untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah ini. Setetes darah yang kita sumbangkan dapat menyelamatkan nyawa orang lain,” ujar Kades Iji . ‎Kades Iji  juga menambahkan bahwa kegiatan donor darah ini yang kedua kalinya, merupakan bentuk kepedulian sosial Pemerintah Desa Cibitung terhadap masyarakat. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya, ujarnya. “Kami berharap, kegiatan donor darah ini dapat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Dengan demikian, kita dapat terus membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Kabupaten Sukabumi,” katanya. ‎Sementara itu, Koordinator Petugas medis RSUD Jampangkulon, Hamdan Ahadian, SKM.,MM, di temani tiga orang rekan kerjanya, diantaranya, Tendi Agiandi, AMd.Kes, Eddy Nuryadi, SKM, Tendi Setiawan, dan Raden Eri Ramdan Setia Permana, SKM. ‎Hamdan Ahadian mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Cibitung dalam menggelar aksi donor darah ini. Ia mengatakan, kegiatan ini sangat penting untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Kabupaten Sukabumi. ‎”Kami sangat mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Cibitung dalam menggelar aksi donor darah ini. Kegiatan ini sangat penting untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Kabupaten Sukabumi,” ujar Hamdan Ahadian. Hamdan juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut mendonorkan darah. Ia menjelaskan, donor darah merupakan kegiatan yang aman dan tidak berbahaya. “Donor darah merupakan kegiatan yang aman dan tidak berbahaya. Selain itu, donor darah juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke,” jelas Hamdan Ahadian. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibadak, Aipda Emin, mendampingi Kelompok Tani (Poktan) Turus Tani dalam kegiatan pembenahan lahan (ngaruag) usai panen timun di Kampung Sekarwangi RT 01/28, Kelurahan Cibadak, Kamis (24/7/2025) pukul 10.30 WIB. Pendampingan ini merupakan bagian dari sinergi Polri dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. ‎Kapolsek Cibadak, AKP I. Jubaedi, S.H., melalui Aipda Emin menyatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat, termasuk mendampingi petani, sejalan dengan arahan Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si. “Langkah ini menjadi wujud nyata Polri dalam mendorong ketersediaan pangan berkelanjutan serta menjaga stabilitas keamanan wilayah,” ujar Aipda Emin. Kegiatan ngaruag ini bertujuan menyiapkan lahan agar dapat segera ditanami kembali dan menghasilkan panen optimal. ‎Ini membuktikan keseriusan Polri dalam berkontribusi nyata dalam program ketahanan pangan yang akan mengubah wajah Indonesia ke depan. ‎Melalui pendampingan tersebut, diharapkan terbangun komunikasi yang erat antara petani dan Polri, guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. “Kolaborasi berkelanjutan seperti ini menjadi sarana memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat demi terciptanya rasa aman dan nyaman,” pungkasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Warga Jampangtengah menyambut antusias peletakan batu pertama pembangunan Alun-Alun Kecamatan Jampangtengah oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Rabu (23/7/2025). Ruang terbuka publik ini dibangun di bekas Terminal Bojonglopang sebagai bagian dari program prioritas pemerintah daerah. Salah satu warga, Marni dari Desa Cijulang, menyatakan dukungannya atas pembangunan tersebut. Ia berharap hasil pembangunan berkualitas dan fasilitas yang ada dapat dijaga dengan baik. “Semoga hasilnya bagus dan bisa menjadi ikon Jampangtengah,” ucapnya. ‎Bupati Asep Japar menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi proses pembangunan. “Saya ingin alun-alun ini berkualitas dan bermanfaat bagi warga. Mohon doanya dan bantu awasi,” ujarnya. Alun-alun ini juga diharapkan menjadi taman interaksi warga yang memadukan unsur inovasi, olahraga, dan kreativitas. Sekretaris Dinas Perkim, Herdiawan Waryadi, menyebutkan bahwa pembangunan akan mencakup lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi dari total area 7.500 meter persegi. Di dalamnya akan dibangun berbagai fasilitas seperti jogging track, arena bermain anak, foodcourt, dan lainnya. (Dicky)