SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sejumlah wartawan di Kabupaten Sukabumi mengecam keras pernyataan akun media sosial @Rere Said Subakti yang dinilai merendahkan profesi jurnalis. Unggahan tersebut menyebut wartawan yang menyoroti persoalan tiket masuk kawasan wisata Tenda Biru Ujunggenteng sebagai “wartawan bodrex”. Dalam postingan yang beredar, akun itu menuding wartawan hanya mencari sensasi demi popularitas di media sosial, tanpa benar-benar memahami situasi di lapangan. Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi dari kalangan insan pers yang merasa unggahan itu merendahkan martabat wartawan. Salah seorang wartawan media online, Maulana Yusuf Kuncir, menyatakan kekecewaannya dan menilai ucapan tersebut telah melecehkan profesi jurnalis. “Kami menyayangkan pernyataan itu. Kami akan mengonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan. Jika diperlukan, kami siap menempuh jalur hukum karena ini sudah masuk ranah pelecehan profesi,” tegasnya, Kamis (26/3/2026). Ia menegaskan, tugas wartawan adalah menyampaikan informasi kepada publik sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial, termasuk mengkritisi kebijakan atau pengelolaan objek wisata yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Sejumlah jurnalis lainnya juga menilai kritik terhadap kebijakan, seperti tarif atau tiket masuk wisata, merupakan bagian dari kerja jurnalistik yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dari sisi hukum, pernyataan yang mengandung unsur penghinaan atau pencemaran nama baik dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) junto UU Nomor 19 Tahun 2016. Dalam Pasal 27 ayat (3), diatur larangan mendistribusikan informasi elektronik yang bermuatan penghinaan atau pencemaran nama baik. Selain itu, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) juga mengatur soal penghinaan melalui Pasal 310 dan 311 terkait pencemaran nama baik dan fitnah, baik terhadap individu maupun kelompok. Para wartawan berharap pihak yang bersangkutan segera memberikan klarifikasi serta permintaan maaf secara terbuka guna meredam polemik. Namun jika tidak ada itikad baik, langkah hukum disebut akan menjadi opsi lanjutan. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, serta tetap menghormati profesi lain, termasuk wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik demi kepentingan publik. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kehadiran aparat kepolisian biasanya identik dengan pengamanan. Namun pemandangan berbeda justru terlihat di kawasan Pantai Palabuhanratu, Rabu (25/3/2026). Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, bersama jajaran Polres Sukabumi hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membawa keceriaan bagi para wisatawan, khususnya anak-anak. Sebanyak 300 es krim dibagikan langsung kepada anak-anak yang tengah bermain di pesisir. Momen tersebut disambut antusias, dengan gelak tawa dan raut bahagia yang mewarnai suasana pantai. AKBP Samian menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan humanis Polri agar semakin dekat dengan masyarakat. “Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat, terutama anak-anak,” ujarnya. Selain berbagi kebahagiaan, Kapolres juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengingatkan pentingnya keselamatan saat berwisata di pantai selatan yang dikenal memiliki arus kuat. Ia mengimbau pengunjung untuk selalu mematuhi rambu-rambu, tidak berenang di zona berbahaya yang ditandai bendera merah, serta memastikan anak-anak tetap dalam pengawasan orang tua. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Polres Sukabumi dalam menciptakan suasana liburan yang aman dan nyaman. Pendekatan yang lebih humanis dinilai efektif dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Dengan cara sederhana namun penuh makna ini, Polres Sukabumi berharap kehadiran Polri dapat semakin dirasakan sebagai pelindung sekaligus pengayom yang dekat dengan masyarakat, serta menjaga Pantai Palabuhanratu tetap ramah bagi wisatawan keluarga. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Keluarga Besar Asep Saeful Anwar merampungkan renovasi makam ayahanda mereka, H. Munawar, sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya menjaga nilai-nilai keluarga lintas generasi, Minggu (22/3/2026). Perbaikan yang dilakukan tidak sekadar memperindah fisik makam, tetapi juga memperkuat fungsi lokasi sebagai ruang ziarah, refleksi, dan pengikat silaturahmi antar anak, cucu, hingga keturunan berikutnya. Asep Saeful Anwar menyampaikan, renovasi ini menjadi simbol bakti keluarga kepada sosok ayah yang dinilai memiliki peran besar dalam membimbing dan menanamkan nilai kehidupan. “Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi bentuk penghormatan kami atas jasa dan teladan ayahanda,” ujarnya. Proses renovasi turut melibatkan unsur keluarga besar serta pengurus TPU Ciherang. Ketua TPU Ciherang, H. Dedi Kurniadi (KDK), menyebut pembenahan makam tersebut diharapkan menjadi contoh nyata pentingnya merawat situs keluarga sebagai bagian dari sejarah dan budaya lokal. “Perawatan makam bukan hanya tanggung jawab keluarga, tapi juga bagian dari menjaga nilai-nilai leluhur agar tidak hilang,” kata Dedi. Kini, makam H. Munawar tampil lebih tertata dan representatif, sehingga diharapkan mampu menjadi tempat ziarah yang nyaman sekaligus sarana memperkuat ikatan emosional keluarga. Selain keluarga besar Asep Saeful Anwar, kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pengurus TPU Ciherang, di antaranya sekretaris H. Sabhari, bendahara Irman, serta anggota lainnya. Renovasi ini menjadi penegasan bahwa penghormatan kepada orang tua tidak berhenti pada kenangan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat berkelanjutan bagi generasi penerus. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi untuk memberikan remisi khusus kepada ratusan warga binaan, Sabtu (21/3/2026). Sebanyak 309 narapidana menerima pengurangan masa pidana dalam kegiatan yang berlangsung di lapangan serbaguna lapas setempat. Penyerahan Surat Keputusan (SK) Remisi ini menjadi simbol apresiasi negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan sikap dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Dari total penerima, terdiri atas 2 narapidana kasus korupsi, 180 kasus narkotika, dan 127 kasus pidana umum. Besaran remisi yang diberikan pun bervariasi, yakni 15 hari untuk 68 orang, 1 bulan bagi 207 orang, serta 1 bulan 15 hari untuk 34 orang. Pada tahun ini, tidak ada warga binaan yang langsung bebas atau memperoleh Remisi Khusus II. SK remisi dibacakan oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Eris Rivaldi Jualiansyah, sebelum diserahkan secara simbolis oleh Kepala Lapas, Budi Hardiono kepada perwakilan warga binaan. Dalam sambutannya, Budi menyampaikan pesan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bahwa remisi bukan sekadar pengurangan hukuman, tetapi bentuk penghargaan atas proses pembinaan yang dijalani. “Remisi ini adalah wujud apresiasi negara bagi warga binaan yang telah berupaya memperbaiki diri. Diharapkan Idul Fitri menjadi momentum untuk kembali ke fitrah dan tidak mengulangi kesalahan,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya menjadikan masa pembinaan sebagai sarana introspeksi dan perubahan diri. Menurutnya, lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman, melainkan ruang untuk membangun kembali kehidupan yang lebih baik. “Proses perubahan harus berkelanjutan. Kami berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis agar warga binaan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” tandasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di Kota Sukabumi setelah beredarnya temuan makanan tidak layak dari dapur SPPG di wilayah Citamiang. Kasus ini mencuat dari laporan orang tua siswa SDN CBM Pakujajar yang mendapati kondisi makanan jauh dari standar kelayakan. Selain buah yang tidak segar, ditemukan pula bangkai cicak dalam menu yang dibagikan kepada siswa. Informasi tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu keprihatinan publik. Menanggapi hal itu, Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, menyatakan pihaknya langsung melakukan penelusuran terhadap dapur penyedia makanan. “Berdasarkan informasi awal, dapur tersebut sempat dikaitkan dengan Ketua DPRD Kota Sukabumi,” kata Andri, Jumat (20/3/2026). Namun di sisi lain, Wawan Djuanda memastikan dirinya tidak memiliki keterlibatan dalam pengelolaan dapur SPPG tersebut. Ia menyebut dapur itu dikelola oleh Ernawati dan Agus Juniar. Ia mengakui pernah membantu pada tahap awal pelaksanaan program, khususnya dalam menjangkau penerima manfaat. Namun, bantuan tersebut tidak berkaitan dengan kepemilikan maupun investasi. “Tidak ada keterlibatan sebagai pemilik atau mitra. Hubungan kami sebatas pertemanan, termasuk dalam kegiatan sosial,” tegasnya. Peristiwa ini menjadi perhatian serius berbagai pihak dan dinilai sebagai momentum evaluasi dalam pelaksanaan MBG, terutama terkait standar higienitas dan sistem pengawasan distribusi makanan kepada penerima manfaat. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, bersama seluruh anggota DPRD menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi kepada umat Islam, khususnya masyarakat Kabupaten Sukabumi. Dalam momentum hari kemenangan ini, Budi Azhar Mutawali turut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas nama pribadi maupun lembaga. Ia berharap Idul Fitri menjadi ajang untuk kembali ke fitrah serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat. “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua dapat merayakan hari yang suci ini dengan penuh kebahagiaan serta memulai lembaran baru dengan hati yang bersih,” ujarnya, Jumat (20/3/2026). Lebih lanjut, DPRD Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan, serta memperkuat nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, semangat Idul Fitri harus menjadi energi positif dalam membangun daerah menuju Sukabumi yang Mubarokah, yakni Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah. “Semoga Idul Fitri ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mendorong kita semua menjadi pribadi yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari,” ppungkasnya (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Erpa Aris Purnama, mengajak umat Islam untuk mengoptimalkan ibadah di penghujung bulan suci Ramadhan. Menurutnya, sisa waktu yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Ia menekankan bahwa akhir Ramadhan merupakan momen penting untuk memperbanyak amal ibadah, baik secara kuantitas maupun kualitas. Selain itu, kesempatan ini juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik. “Penghujung Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri. Mari kita tingkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya, Rabu (18/3/2026). Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera tersebut juga mengingatkan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh berkah, ampunan, dan rahmat. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan berharga ini. Selain meningkatkan ibadah wajib, ia juga mendorong umat Islam untuk memperbanyak doa dan istighfar, terutama di malam-malam terakhir Ramadhan yang memiliki keutamaan besar. “Semoga setiap doa dan istighfar yang kita panjatkan di akhir Ramadhan ini diterima oleh Allah SWT, serta menjadikan kita pribadi yang lebih bertakwa,” pungkasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Partai Golkar Kota Sukabumi memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat barisan internal. Melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar Selasa (17/3/2026), konsolidasi partai ditegaskan sebagai langkah awal menghadapi kontestasi politik 2029. Kegiatan yang berlangsung di Aula DPD Golkar, Jalan Pabuaran, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong itu diikuti sekitar 100 kader, mulai dari pengurus DPD, Pimpinan Kecamatan (PK), hingga perwakilan 33 kelurahan. Kehadiran lintas struktur ini menjadi sinyal bahwa penguatan organisasi dilakukan dari akar rumput. Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Sri Widagdo, menegaskan bahwa soliditas tidak bisa dibangun secara instan, melainkan harus dipupuk sejak sekarang. “Kalau kita ingin besar di 2029, kuncinya satu yaitu solid. Tidak ada ruang untuk berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya. Ia juga menyoroti meningkatnya partisipasi kader dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, hal itu menjadi indikator positif bahwa semangat kebersamaan di tubuh Golkar masih terjaga, meski di tengah tekanan kondisi ekonomi. Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Hasen Candra, menekankan bahwa Ramadan bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga momentum memperkuat persatuan organisasi. “Silaturahmi ini bukan seremonial. Ini bagian dari merawat kekuatan partai dari bawah agar tetap satu barisan,” ujarnya. Ia menegaskan, target politik ke depan tidak main-main. Golkar Kota Sukabumi membidik minimal 20 persen kursi DPRD bisa kembali diraih. “Target itu realistis, tapi hanya bisa tercapai kalau kita kompak dan bekerja bersama,” tandasnya. Selain konsolidasi internal, DPD Golkar Kota Sukabumi juga terus memperluas komunikasi politik melalui silaturahmi ke berbagai daerah di Jawa Barat selama Ramadan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat jaringan sekaligus memastikan mesin partai tetap bergerak, dengan satu tujuan: mengembalikan kejayaan Golkar di Kota Sukabumi. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah warga di wilayah Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (17/3/2026) pagi. Insiden terjadi di Kampung Cimahi, RT 003 RW 004, Desa Citanglar, sekitar pukul 07.05 WIB. Bangunan semi permanen seluas kurang lebih 13 x 9 meter milik Idim (73) tidak dapat diselamatkan setelah api dengan cepat membesar dan merusak sebagian besar struktur rumah. Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh gangguan instalasi listrik. Salah seorang warga, Ade Priatna, menuturkan bahwa api pertama kali terlihat di bagian atas rumah. Kepulan asap segera disusul kobaran api yang membesar, sehingga warga berinisiatif melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya sambil meminta bantuan petugas. Petugas pemadam kebakaran dari Pos Surade tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan bersama unsur TNI-Polri serta masyarakat setempat. Setelah hampir satu jam berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta. Seluruh bagian rumah mengalami kerusakan berat. Usai kejadian, tim gabungan dari Forkopimcam Surade, BPBD, P2BK, pihak PLN, serta pemerintah desa melakukan pendataan dan penanganan awal di lokasi. Korban saat ini diketahui mengungsi sementara ke rumah keluarga terdekat. Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik guna menghindari kejadian serupa. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Cibenda bersama masyarakat menggelar aksi gotong royong membersihkan kawasan wisata Geosit Curug Puncak Manik yang berada di Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Cibenda, Ade Rizwan yang akrab disapa Hurung. Kegiatan bersih-bersih ini merupakan bagian dari penerapan program K4 yang dicanangkan Pemerintah Desa Cibenda, yakni Kebersihan, Keindahan, Ketertiban, dan Kegotongroyongan. Program tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih tertata sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan wisata setempat. Dalam kegiatan tersebut, Kades bersama perangkat desa dan masyarakat bergotong royong membersihkan sampah, merapikan area sekitar curug, serta memangkas rumput yang tumbuh di sepanjang jalur menuju lokasi wisata. Hurung mengatakan, langkah tersebut dilakukan agar kawasan Geosit Curug Puncak Manik tetap terjaga kebersihannya sehingga memberikan kenyamanan bagi para wisatawan yang berkunjung. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan serta keindahan kawasan wisata yang menjadi salah satu kebanggaan Desa Cibenda,” kata dia, Selasa (17/3/2026). Menurutnya, melalui kegiatan gotong royong seperti ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dapat semakin meningkat. Pemerintah Desa Cibenda berharap, dengan kondisi kawasan wisata yang bersih, rapi, dan tertata, Geosit Curug Puncak Manik dapat terus berkembang serta mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk datang berkunjung. Upaya ini sekaligus diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat ssetempat (Dicky)