HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM      Jajaran Polsek Amuntai Tengah terus menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan melalui pemantauan perkembangan lahan pertanian jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, monitoring dilaksanakan di Desa Mawar Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (3/11/2026), mulai pukul 12.00 WITA. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh empat personel Polsek Amuntai Tengah, yakni AIPTU Eko Yuli S. selaku Bawas, AIPTU Rofik PN, AIPDA Iwan Krisnawan, dan BRIGPOL Juliansyah. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat (R4) serta alat komunikasi handy talky (HT) Motorola APX 1000 untuk mendukung kelancaran kegiatan di lapangan. Monitoring ini bertujuan memantau perkembangan lahan pertanian jagung sekaligus mendukung upaya mewujudkan kemandirian pangan, terutama dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan dan pakan ternak melalui hasil produksi pertanian masyarakat. Namun, dalam pemantauan tersebut, terdapat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian. Salah satunya adalah kondisi kemarau panjang yang berpotensi menghambat aktivitas penanaman jagung di sejumlah lahan pertanian dalam beberapa bulan ke depan. Kondisi cuaca tersebut membuat sebagian lahan belum memungkinkan untuk kembali ditanami. Karena itu, pemantauan terhadap kondisi lahan dan ketersediaan air menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui perkembangan situasi pertanian. Polsek Amuntai Tengah menyatakan akan terus melakukan monitoring terhadap perkembangan lahan jagung serta debit air yang menggenangi lahan milik petani. Hasil pemantauan tersebut nantinya menjadi bahan laporan kepada pimpinan sekaligus dasar dalam memberikan rekomendasi dan menentukan langkah yang diperlukan sesuai kondisi di lapangan. Melalui kegiatan ini, kepolisian berupaya memperkuat sinergi dengan masyarakat dan mendukung keberlangsungan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan daerah. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, yakni membangun kerja sama dengan warga dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM      Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional, jajaran Polsek Babirik melaksanakan monitoring perkembangan tanaman jagung di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (3/11/2026) pukul 08.00 WITA. Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi dan perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan program pertanian yang dikelola kelompok tani berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil monitoring, lahan pertanian milik Bahri yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia memiliki luas sekitar 3 hektare. Lahan tersebut ditanami jagung pakan sejak 21 Juli 2026 dan pada saat pemantauan telah memasuki usia 105 hari setelah tanam (HST). Tanaman jagung yang dibudidayakan menggunakan benih varietas Bisi 18 tersebut tercatat memiliki tinggi rata-rata sekitar 185 sentimeter. Adapun kebutuhan benih yang digunakan sebanyak 75 kilogram atau 75 bungkus. Dalam proses perawatannya, petani menggunakan pupuk NPK Mutiara 16.16.16 serta herbisida Basmilang. Sementara itu, pengolahan dan pemeliharaan lahan masih dilakukan secara manual dengan mengandalkan peralatan sederhana. Berdasarkan perkiraan dalam laporan monitoring, tanaman jagung tersebut dijadwalkan memasuki masa panen pada 21 November 2026. Melalui kegiatan monitoring ini, Polsek Babirik turut menunjukkan dukungan terhadap para petani sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kehadiran personel kepolisian di tengah kegiatan pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi kepada kelompok tani untuk terus mengembangkan sektor pertanian serta meningkatkan produktivitas hasil panen. Program Polisi Bersama Masyarakat ini menjadi salah satu bentuk dukungan Polri terhadap pembangunan masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan. Dengan adanya pemantauan secara berkala, perkembangan tanaman dapat diketahui sehingga berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi hasil produksi dapat lebih cepat diidentifikasi. (Agus)

MAJALENGKA, Bidik-kasusnews.com Menanamkan kesadaran hukum sejak dini serta membentengi generasi muda dari bahaya kenakalan remaja, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka menggencarkan program terobosan Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK). ‎ ‎Melalui program tersebut, Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., hadir secara khusus bertindak sebagai Pembina Upacara Bendera Hari Senin di SMPN 1 Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Senin (2/11/2026). ‎Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakapolres Majalengka Kompol Ngadiman, S.Kom., M.M., Kapolsek Kasokandel, perwakilan dari Koramil setempat, jajaran Pejabat Utama Polres Majalengka, serta Kepala Sekolah dan dewan guru SMPN 1 Kasokandel. ‎ ‎Kehadiran jajaran Polres Majalengka dan TNI di tengah-tengah ratusan siswa disambut dengan antusiasme tinggi. Dalam amanatnya, AKBP M Aldy Sulaiman memberikan edukasi komprehensif mengenai pencegahan perkelahian antarpelajar, kesadaran hukum, bijak bermedia sosial, serta pentingnya membangun karakter pelajar yang berprestasi. ‎ ‎Di hadapan para pelajar, Kapolres Majalengka menekankan agar para siswa menjauhi segala bentuk kekerasan, perundungan (bullying), pengeroyokan, hingga perkelahian yang kerap berawal dari masalah sepele seperti saling mengejek, kesalahpahaman, atau provokasi di dunia maya. ‎”Melalui program POLIDIK ini kami hadir untuk mengingatkan adik-adik sekalian. Hindari perkelahian dan jangan jadikan kekerasan sebagai cara menyelesaikan masalah. Utamakan komunikasi dan musyawarah. Perlu diingat, perkelahian, pengeroyokan, penganiayaan, hingga membawa senjata tajam memiliki konsekuensi hukum yang tegas. Usia muda bukan berarti terbebas dari jerat hukum,” tegas AKBP M Aldy Sulaiman di halaman SMPN 1 Kasokandel, Senin (2/11/2026). ‎ ‎Selain itu, Kapolres juga mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menggunakan media sosial. Ia meminta para pelajar agar tidak mudah terpancing emosi, sindiran, atau tantangan di dunia maya yang sengaja disebar untuk memprovokasi aksi tawuran. ‎ ‎Dalam arahannya, AKBP M Aldy Sulaiman turut mengingatkan para siswa untuk menjauhi narkoba, minuman keras, serta pintar memilih lingkungan pergaulan yang positif. Ia mendorong para pelajar agar mengisi waktu luang dengan kegiatan bermanfaat seperti olahraga, belajar, dan mengukir prestasi. ‎ ‎Sinergitas antara sekolah, TNI-Polri, dan orang tua juga disorot pentingnya dalam meningkatkan pengawasan pergaulan anak serta membangun komunikasi cepat apabila terindikasi adanya potensi gesekan antarpelajar. ‎ ‎”Adik-adik sekalian, masa depan kalian jauh lebih berharga daripada sebuah perkelahian. Jangan korbankan cita-cita, pendidikan, dan kebahagiaan orang tua hanya karena emosi sesaat. Jadilah pelajar yang berani menolak kekerasan, berani mengatakan tidak terhadap tawuran, serta berani meraih prestasi,” pesan Kapolres dengan penuh penekanan. (Asep Rusliman)

Jabar – Bidik-kasusnews.com            Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi, S.I.K., M.H., memimpin rapat pembahasan kesiapan pelaksanaan Launching POLIRAN Job Fair. Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pematangan konsep, koordinasi lintas instansi, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan optimal. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek persiapan, mulai dari teknis pelaksanaan, kesiapan sarana dan prasarana, koordinasi dengan instansi pemerintah, pendataan perusahaan penyedia lapangan pekerjaan, hingga strategi menjaring masyarakat pencari kerja agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. POLIRAN Job Fair dirancang sebagai kegiatan bursa kerja dengan konsep hybrid, yaitu perpaduan layanan secara online dan offline. Melalui konsep ini, masyarakat dapat mencari serta memilih lowongan pekerjaan sesuai minat dan kualifikasi melalui aplikasi NYARI GAWE atau formulir pendaftaran online. Peserta yang telah melakukan pendaftaran akan memperoleh QR Code sebagai tanda registrasi untuk mengikuti kegiatan. Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi menegaskan bahwa persiapan kegiatan harus dilakukan secara matang dan melibatkan seluruh pihak terkait. Menurutnya, POLIRAN Job Fair bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kolaborasi untuk membantu masyarakat memperoleh akses terhadap kesempatan kerja. “POLIRAN Job Fair ini harus kita persiapkan dengan sebaik-baiknya. Kita ingin kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan koordinasi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, serta seluruh pihak yang terlibat,” ujar Wakapolda Jabar, Selasa (3/11/2026) Lebih lanjut, Wakapolda Jabar menekankan pentingnya memastikan perusahaan yang berpartisipasi memiliki kebutuhan tenaga kerja yang nyata sehingga kesempatan yang ditawarkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Selain itu, penyebarluasan informasi dan pendataan calon peserta juga perlu dilakukan secara maksimal agar kegiatan ini dapat menjangkau lebih banyak pencari kerja. POLIRAN Job Fair juga akan mempertemukan tiga unsur utama, yakni masyarakat pencari kerja, perusahaan penyedia lapangan pekerjaan, serta lembaga pelatihan kerja seperti Balai Latihan Kerja (BLK) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan LSP Satpam ABUJAPI untuk mendukung pelaksanaan uji kompetensi profesi satuan pengamanan. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Jabar juga mendorong agar setiap bagian yang terlibat memahami tugas dan tanggung jawab masing- masing, termasuk kesiapan pelayanan pendukung seperti pelayanan SKCK dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan kelengkapan administrasi dalam proses melamar pekerjaan. Rencananya, Launching POLIRAN Job Fair akan dilaksanakan pada Rabu, 11 November 2026, bertempat di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung. Sementara itu, kegiatan uji kompetensi Satpam akan dilaksanakan di The Lodge Maribaya, Kabupaten Bandung Barat. “Harapan kita, melalui kegiatan ini dapat tercipta ruang kolaborasi yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan, meningkatkan kompetensi, sekaligus mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan tenaga kerja yang tersedia. Kita ingin kehadiran Polri dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” tambah Wakapolda Jabar Melalui rapat kesiapan ini, Polda Jawa Barat berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh aspek penyelenggaraan POLIRAN Job Fair berjalan sesuai rencana. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu bentuk kontribusi Polri dalam mendukung peningkatan kesempatan kerja, pengembangan kompetensi masyarakat, serta penguatan kesejahteraan sosial melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan. (Asep Rusliman)

KUNINGAN – Bidik-kasusnews.com Dalam rangka Operasi Patuh Lodaya 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan Kanit Regident IPTU Budi Hardiawan, S.H., C.H.R., dan anggota nya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui program pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang mengedepankan kemudahan, transparansi, dan pelayanan prima. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pelayanan administrasi SIM dengan didukung fasilitas pelayanan yang telah disiapkan petugas. Mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, pengambilan foto, hingga tahapan administrasi lainnya. Dalam pelaksanaannya, petugas Satlantas Polres Kuningan terlihat memberikan pendampingan dan arahan kepada masyarakat agar setiap tahapan pelayanan dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai prosedur. Selain pelayanan di kantor, video kegiatan juga memperlihatkan pemanfaatan mobil pelayanan SIM keliling sebagai salah satu upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Program ini menjadi bagian dari komitmen Satlantas Polres Kuningan untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan aturan lalu lintas, tetapi juga melalui pelayanan publik yang mudah dijangkau dan humanis. Melalui momentum Operasi Patuh Lodaya 2026, Satlantas Polres Kuningan berharap kesadaran masyarakat dalam memenuhi persyaratan administrasi berkendara semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas. Polisi hadir untuk melayani. Pelayanan yang humanis, transparan, dan profesional menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Asep Rusliman)

KUNINGAN – Bidik-kasusnews.com Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi menggelar prosesi pelantikan dan pengukuhan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kuningan periode 2025–2030, bertempat di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan, Jl. Siliwangi No. 88, pada Selasa (3/11/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta para tamu undangan dari berbagai organisasi wanita dan pelaku usaha kerajinan lokal. Turut hadir Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, yang mengungkapkan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak. “Terima kasih karena teman-teman sudah bekerja secara maksimal. Cukup banyak dinas yang sudah ikut terlibat,” ungkap Noneng Komara Nengsih. Prosesi pengukuhan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan dengan pelantikan resmi para pengurus baru di hadapan jajaran pimpinan daerah yang mengenakan seragam dinas batik khas daerah senada dengan pengurus yang dikukuhkan. Ketua Dekranasda Kabupaten Kuningan yang baru dikukuhkan, Hj. Ela Helayati, S.Sos., siap mengemban amanah untuk memajukan kerajinan lokal Kuningan. Pihak panitia penyelenggara dari Bagian Perekonomian & SDA Setda Kuningan menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan baru ini merupakan momentum penting untuk membangkitkan kembali sektor industri kreatif dan kerajinan tangan lokal agar mampu bersaing di kancah yang lebih luas. Kepengurusan Dekranasda untuk lima tahun ke depan diharapkan dapat menjadi jembatan yang kuat dalam memfasilitasi, membina, dan mempromosikan produk-produk unggulan dari para pengrajin di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara pengurus Dekranasda yang baru dilantik dengan jajaran Forkopimda Kuningan di panggung utama Pendopo. Dengan dikukuhkannya kepengurusan yang baru ini, Dekranasda Kabupaten Kuningan siap tancap gas menyusun program-program strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis kerakyatan dan kearifan lokal. (Asep Rusliman)

Kelapadua, Bidik-kasusnews.com    Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Korps Brimob Polri, Korps Brimob Polri menggelar kegiatan Bakti Kesehatan berupa donor darah serentak bersama jajaran Satuan Brimob Polda di seluruh Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2026, mulai pukul 07.30 WIB, bertempat di Gedung Satya Haprabu, ini menargetkan sebanyak 8.100 peserta donor darah. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial Korps Brimob Polri terhadap masyarakat sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara melalui aksi kemanusiaan. Donor darah merupakan bentuk kontribusi sederhana namun memiliki manfaat besar dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya pasien yang menjalani perawatan medis, tindakan operasi, maupun penanganan kondisi darurat. Pelaksanaan donor darah serentak ini melibatkan jajaran Mako Korps Brimob Polri yang diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari perwira tinggi (Pati), perwira, bintara, hingga tamtama berpangkat Bharada, serta ibu-ibu Bhayangkari. Partisipasi lintas golongan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas dalam membantu sesama melalui aksi kemanusiaan, dengan target sebanyak 1.100 peserta, terdiri dari Kelapadua sebanyak 400 peserta termasuk 50 peserta Bhayangkari, Cikeas sebanyak 250 peserta, Kedung Halang sebanyak 300 peserta, dan Kedaung sebanyak 150 peserta. Sementara itu, jajaran Satbrimob Polda di seluruh Indonesia turut berpartisipasi dengan target sebanyak 7.000 peserta. Dalam pelaksanaannya, Korps Brimob Polri bekerja sama dengan Keluarga Besar Wirawati Catur Panca, UTD RS Fatmawati, UTD RS Persahabatan, serta Palang Merah Indonesia (PMI). Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan donor darah terlaksana secara terkoordinasi, aman, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Kegiatan donor darah serentak ini sejalan dengan arah kepemimpinan Kapolri melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menekankan pentingnya kedekatan Polri dengan masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta kehadiran Polri dalam memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan Bakti Kesehatan ini, Korps Brimob Polri turut mendukung implementasi program prioritas Polri, khususnya dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat, serta membangun budaya pengabdian yang humanis dan berintegritas. Selain itu, Kabid Kesjas Korps Brimob Polri Kombes Pol. dr. Bambang Wiji Asmoro M.han menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen Polri khususnya Korps Brimob Polri dalam mendukung pembangunan nasional melalui peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Kehadiran Brimob tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Semangat solidaritas, gotong royong, dan kepedulian kemanusiaan yang ditunjukkan dalam kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. “Setetes darah yang disumbangkan menjadi harapan bagi kehidupan. Brimob tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk kemanusiaan.” Brimob Untuk Nusa dan Bangsa (Red)