Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolres, Kasatresnarkoba, sejumlah Kapolsek, serta Kasikum pada Senin (7/9/2026). Upacara yang berlangsung mulai pukul 08.00 Wita tersebut digelar di Lapangan Apel Polres Hulu Sungai Utara dan dipimpin langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. Sertijab tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi di lingkungan kepolisian sekaligus momentum bagi para pejabat baru untuk melanjutkan tugas dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres HSU. Sejumlah jabatan yang mengalami pergantian dalam sertijab tersebut yakni Wakapolres HSU, Kasatresnarkoba, Kapolsek Sungai Pandan, Kapolsek Banjang, Kapolsek Babirik, Kapolsek Amuntai Utara, Kapolsek Danau Panggang, dan Kasikum Polres HSU. Untuk jabatan Wakapolres HSU, Kompol Sony Fratago Lumban Gaol, S.E., M.M. menyerahkan tugas kepada pejabat baru, Kompol Matnur, S.H., M.M. Sementara itu, jabatan Kasatresnarkoba Polres HSU yang sebelumnya diemban AKP Sutargo, S.H., M.M., kini dijabat oleh Iptu Erik Saputra Ante, S.H. Pergantian juga berlangsung di tingkat kepolisian sektor. Kapolsek Sungai Pandan diserahterimakan dari Ipda M. Rusdi, S.Sos. kepada Ipda Rahmadi Ansyar, S.H. Selanjutnya, Kapolsek Banjang beralih dari AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M. kepada Iptu Fajar Hendratmo, S.H. Sedangkan posisi Kapolsek Babirik yang sebelumnya dijabat Iptu Fajar Hendratmo, S.H. kini dipercayakan kepada AKP Didik Suryanto, S.H. Untuk Kapolsek Amuntai Utara, jabatan diserahterimakan dari Ipda Ngatiman, S.H. kepada Ipda Alamsyah, S.H. Kemudian, Kapolsek Danau Panggang yang sebelumnya dijabat Iptu Makmur kini diemban oleh Ipda Parmanto, S.H. Adapun jabatan Kasikum Polres HSU yang sebelumnya dijabat AKP Didik Suryanto, S.H., kini dipercayakan kepada Ipda Ngatiman, S.H. Dalam kegiatan tersebut, para pejabat yang melaksanakan sertijab juga mengikuti pengucapan sumpah atau janji jabatan serta penandatanganan pakta integritas. Upacara dihadiri para pejabat utama Polres HSU, Kapolsek jajaran, perwira, personel Polres HSU, ASN, serta Bhayangkari Cabang Hulu Sungai Utara. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Setelah upacara sertijab, kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit yang berlangsung di Aula Jananuraga Polres Hulu Sungai Utara. Melalui pergantian jabatan tersebut, Polres HSU diharapkan terus menjaga soliditas internal sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Hulu Sungai Utara. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi mulai menyiapkan cara baru untuk mendorong masyarakat agar lebih disiplin membayar pajak. Di tengah sejumlah target pendapatan yang dinilai belum berjalan maksimal, pola menabung untuk pembayaran pajak menjadi salah satu strategi yang kini tengah didorong. Gagasan tersebut dibahas dalam pertemuan bersama Bank BJB yang melibatkan seluruh camat, lurah, serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Sukabumi. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, masyarakat perlu membiasakan diri menyisihkan sebagian kecil uang secara rutin agar tidak terbebani saat kewajiban pembayaran PBB-P2 dan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tiba. Menurutnya, sistem tersebut cukup sederhana. Jika total kewajiban pajak seseorang mencapai Rp300 ribu dalam setahun, maka masyarakat dapat menyisihkan sekitar Rp6 ribu setiap minggu. “Kalau Rp300 ribu dibagi untuk ditabung selama 50 minggu, kurang lebih hanya Rp6 ribu per minggu. Jadi ketika waktu pembayaran tiba, uangnya sudah ada,” ujar Ayep, usai sosialisasi PAD di Ruper BJB, Senin (7/9). Ia berharap kebiasaan menabung tersebut dapat membantu mengurangi tunggakan sekaligus meningkatkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Ayep menegaskan, upaya meningkatkan pendapatan daerah bukan dilakukan dengan menambah beban masyarakat melalui kenaikan tarif pajak. Pemerintah justru ingin memaksimalkan potensi penerimaan dari pajak yang sudah berjalan. “Yang ingin kita tingkatkan adalah pendapatannya, bukan tarifnya. Tarif tidak ada yang naik. Kalau pola ini berjalan dengan baik, peningkatan pendapatan bisa sampai 100 persen,” tegasnya. Selain sektor pajak, Pemkot Sukabumi juga menaruh perhatian terhadap penghimpunan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas. Target penghimpunan tahun ini dipasang sebesar Rp19 miliar. Namun, Ayep mengakui pencapaian target tersebut masih menghadapi tantangan. “Target tahun ini Rp19 miliar. Mudah-mudahan tercapai, walaupun memang kelihatannya cukup berat. Banyak target yang belum tercapai,” katanya. Ia menekankan, penghimpunan zakat, infak, dan sedekah tetap harus didasarkan pada kesadaran serta keikhlasan masyarakat. Sementara itu, Pemkot Sukabumi juga masih memantau perkembangan kondisi lingkungan menyusul potensi dampak abu vulkanik. Sebagai langkah antisipasi, kegiatan belajar tatap muka bagi siswa TK, SD, dan SMP untuk sementara waktu diliburkan. Meski demikian, proses pembelajaran tetap berlangsung melalui sistem daring dengan pendampingan tenaga pengajar. Ayep mengatakan, kebijakan tersebut akan dievaluasi berdasarkan kondisi di lapangan. Jika situasi telah kembali normal dan tidak lagi ditemukan paparan debu vulkanik, kegiatan sekolah akan kembali dilaksanakan seperti biasa. “Kalau hari ini mereda dan besok sudah tidak ada lagi debu, otomatis aktivitas bisa kembali normal,” ujarnya. Selain menerapkan kebijakan pembelajaran daring, Pemerintah Kota Sukabumi juga telah melakukan pembagian masker kepada masyarakat sebagai upaya perlindungan dari dampak paparan abu vulkanik. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari respons cepat pemerintah dalam menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat di tengah situasi yang terus dipantau agar lebih diperhatikan dan mendapat atensi. (Usep).
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Kapolsek Malausma Polres Majalengka, IPDA Riyana, S.Sos., mengajak masyarakat untuk semakin bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial di tengah derasnya arus informasi digital. Menurut IPDA Riyana, media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kemudahan dalam menerima dan menyebarkan informasi harus diimbangi dengan sikap kritis agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong, provokasi, maupun informasi yang belum terverifikasi. “Gunakan media sosial dengan bijak. Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Saring sebelum sharing,” ujar IPDA Riyana. Ia menegaskan, setiap pengguna media sosial memiliki tanggung jawab untuk menjaga ruang digital tetap aman, sehat, dan kondusif. Masyarakat juga diimbau menghindari unggahan yang mengandung ujaran kebencian, fitnah, provokasi, maupun konten yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat. Kapolsek Malausma juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam memberikan komentar maupun membagikan konten di dunia maya. Jejak digital, kata dia, dapat berdampak terhadap diri sendiri maupun orang lain. “Jadikan media sosial sebagai sarana untuk menyebarkan informasi positif, mempererat silaturahmi, serta membangun komunikasi yang baik. Jangan sampai media sosial justru menjadi sumber perpecahan,” tambahnya. IPDA Riyana berharap masyarakat Kecamatan Malausma dapat menjadi pengguna media sosial yang cerdas, santun, dan bertanggung jawab, sehingga tercipta lingkungan digital yang positif sekaligus mendukung terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Bijak bermedia sosial bukan sekadar pilihan, tetapi bentuk tanggung jawab kita bersama dalam menjaga ruang digital tetap sehat dan damai. (Asep Rusliman)
Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat,Senin-07 September 2026. DPW Profesional Jaringan Mitra Negara (PROJAMIN) Kalimantan Barat melontarkan kritik keras terhadap Depot PT Pertamina Patra Niaga Sintang yang dinilai belum menunjukkan langkah nyata dalam merespons persoalan kelangkaan BBM di Kabupaten Sintang maupun surat resmi yang telah dilayangkan sejak beberapa bulan lalu. Ketua DPW PROJAMIN Kalbar,Eko Jatmiko, menegaskan bahwa surat tersebut dikirim sebagai permintaan klarifikasi sekaligus dorongan agar Pertamina memberikan penjelasan terkait distribusi dan ketersediaan BBM yang kerap dikeluhkan masyarakat.Namun hingga kini, menurutnya, tidak ada jawaban maupun tindak lanjut resmi dari pihak depot. “Sudah berbulan-bulan surat kami masuk secara resmi, tetapi hingga hari ini belum ada respons.Sikap diam seperti ini justru menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat,” tegas Eko. PROJAMIN menilai persoalan BBM di Sintang tidak bisa dianggap sepele, terlebih Kalimantan Barat sedang menghadapi musim kemarau berkepanjangan yang berdampak pada aktivitas ekonomi, transportasi, hingga distribusi kebutuhan pokok di sejumlah wilayah. Keluhan masyarakat mengenai antrean panjang, keterbatasan pasokan, hingga sulitnya memperoleh BBM di beberapa titik disebut terus bermunculan. Karena itu, PROJAMIN mempertanyakan sejauh mana langkah konkret Depot Pertamina Patra Niaga Sintang dalam mengantisipasi kondisi tersebut. “Yang dibutuhkan masyarakat bukan sikap bungkam, tetapi penjelasan dan solusi. Ketika distribusi BBM menjadi kebutuhan vital, transparansi adalah kewajiban,” ujar Eko. DPW PROJAMIN Kalbar menyatakan tengah menyiapkan somasi apabila Depot PT Pertamina Patra Niaga Sintang tetap tidak memberikan tanggapan atas surat resmi yang telah dikirim. Somasi tersebut, menurut Eko, merupakan langkah hukum administratif untuk meminta pihak Pertamina segera memberikan jawaban tertulis sekaligus menjelaskan penanganan persoalan distribusi BBM yang menjadi perhatian publik. “Kalau surat resmi terus diabaikan, kami akan melayangkan somasi. Ini bukan untuk mencari sensasi, tetapi agar ada kepastian dan akuntabilitas kepada masyarakat,” katanya. PROJAMIN menegaskan akan terus mengawal persoalan ini sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial terhadap pelayanan publik. Organisasi tersebut juga mendesak Pertamina Patra Niaga membuka informasi secara transparan mengenai kondisi stok, pola distribusi, serta langkah antisipasi kelangkaan BBM di Kabupaten Sintang. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Depot PT Pertamina Patra Niaga Sintang belum memberikan keterangan resmi maupun tanggapan atas surat DPW PROJAMIN Kalimantan Barat yang telah dilayangkan beberapa bulan lalu. Berita ini memuat pernyataan dan sikap resmi DPW PROJAMIN Kalbar. Pihak PT Pertamina Patra Niaga Sintang memiliki hak memberikan klarifikasi atau tanggapan, dan redaksi akan memuatnya secara berimbang apabila diterima. (Team/read)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Utara, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melakukan pengecekan langsung atau ground check terhadap titik yang diduga menjadi lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Kamayahan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Minggu (6/9/2026). Pengecekan dilakukan sekitar pukul 14.30 WITA setelah adanya informasi mengenai titik lahan terbakar yang berada di wilayah Desa Kamayahan RT 05. Informasi awal mengenai lokasi tersebut diperoleh melalui siaran langsung (live streaming) di media sosial TikTok. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Amuntai Utara bersama perangkat desa dan warga langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. Kegiatan ground check melibatkan tiga personel Polsek Amuntai Utara, yakni Aipda Djayeng T Gunade, Brigadir M. Syaiful F dan Bripda Dio Bastanta N.P. Selain itu, turut terlibat Sekretaris Desa Kamayahan, anggota BPD Kamayahan serta warga setempat. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lahan yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi atau sekitar 0,2 hektare. Lokasi kebakaran diketahui cukup sulit dijangkau. Akses menuju titik tersebut hanya dapat dilalui menggunakan kendaraan roda dua. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam proses penanganan di lapangan. Selain akses yang terbatas, sumber air juga berada cukup jauh dari lokasi. Jarak sumber air diperkirakan sekitar 700 meter dari titik kebakaran. Beruntung, lokasi lahan yang terbakar berada cukup jauh dari permukiman warga Desa Kamayahan. Meski demikian, personel kepolisian bersama masyarakat tetap melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas. Dalam penanganan tersebut, petugas didukung sejumlah peralatan, di antaranya dua unit sepeda motor, perangkat GPS, peralatan tangan, kamera, alat tulis kantor (ATK), serta alat penerangan. Keterlibatan warga bersama aparat desa dalam penanganan kebakaran menjadi bagian penting untuk mempercepat respons terhadap kejadian karhutla, terutama di lokasi yang memiliki keterbatasan akses kendaraan dan sumber air. Polsek Amuntai Utara juga terus memantau perkembangan situasi di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api maupun meluasnya area yang terdampak. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi lingkungan mudah terbakar. Warga juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Kepolisian menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun masyarakat. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali meningkatkan kegiatan patroli malam melalui Blue Light Patrol pada Minggu (6/9/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA hingga selesai tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres HSU. Patroli menyasar sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat, sekaligus titik yang dinilai memerlukan kehadiran personel kepolisian. Rute patroli meliputi Jalan Muhajirin, Jalan Patmaraga, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Pembalah Batung, Jalan Abdul Azis, Jalan Brigjen Hasan Baseri, hingga Jalan Suwandi Sumarta. Petugas juga melanjutkan pemantauan di Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Norman Umar, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Biman Villa, Jalan Negara Dipa, Jalan Empu Jatmika, hingga jalur poros Amuntai-Tabalong. Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas melaksanakan pengaturan, penjagaan dan patroli (Turjawali), terutama di lokasi yang berpotensi terjadi pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas. Kasat Lantas Polres HSU menempatkan personel untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan pengguna jalan dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Patroli tersebut dilaksanakan oleh Bripka Mushafani Sarofi, S.H., Brigpol Noviar Gusna, S.H., Briptu Rudiansyah dan Bripda Arya P.S. Mereka menggunakan mobil patroli Hilux Lantas, perangkat komunikasi HT Motorola APX 1000, serta perlengkapan pendukung lainnya. Selain melakukan pemantauan arus lalu lintas, kehadiran personel di lapangan juga ditujukan untuk memberikan respons apabila masyarakat membutuhkan pelayanan atau bantuan kepolisian. Dari hasil kegiatan, situasi lalu lintas di wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau tertib, aman, kondusif, lancar dan terkendali. Tidak ditemukan kejadian menonjol maupun kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan patroli. Kegiatan Blue Light Patrol ini menjadi salah satu langkah preventif Satlantas Polres HSU dalam menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas sekaligus membangun rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada malam hari. Polres HSU mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta berhati-hati selama berkendara. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan. Keselamatan untuk Kemanusiaan. (Agus)