Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan kegiatan donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan. Kegiatan tersebut digelar di Fitra Hotel, Kabupaten Majalengka, pada Senin (10/8/2026). Kegiatan donor darah diikuti oleh berbagai unsur, di antaranya anggota Polres Majalengka, anggota TNI, serta anggota Pramuka. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergitas sekaligus kepedulian bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI. ”Momentum Hari Kemerdekaan tidak hanya kita maknai dengan berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga dengan menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi. Setetes darah yang kita donorkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar AKBP Muhammad Aldy Sulaiman. Pelaksanaan donor darah juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara unsur TNI-Polri dan Pramuka. Semangat gotong royong yang ditunjukkan melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya kepedulian di tengah masyarakat. Selain sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, kegiatan donor darah juga mencerminkan semangat pengabdian dan kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan. Polres Majalengka berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat serta membantu memenuhi kebutuhan ketersediaan darah bagi masyarakat yang memerlukan. Dengan mengusung semangat HUT Kemerdekaan RI ke-81, Polres Majalengka terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memperkuat sinergitas antarinstansi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (Asep Rusliman)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., memberikan arahan kepada jajaran personel Polres Majalengka dalam kegiatan yang berlangsung di GOR Sarja Arya Racana Polres Majalengka, Senin (10/8/2026). Dalam arahannya, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menyampaikan pentingnya seluruh personel memahami dan mengimplementasikan program utama Kapolri, yaitu **Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan)**, dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Kapolres menegaskan bahwa konsep Presisi harus menjadi pedoman bagi seluruh anggota dalam menjalankan tugas, baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, maupun dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum. “Program Presisi merupakan pedoman utama dalam pelaksanaan tugas Polri. Oleh karena itu, seluruh personel harus mampu mengimplementasikannya dalam setiap tugas, sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar AKBP Muhammad Aldy Sulaiman. Lebih lanjut, Kapolres Majalengka menekankan bahwa implementasi Presisi membutuhkan komitmen dan tanggung jawab dari seluruh personel. Setiap anggota dituntut untuk bekerja secara profesional, responsif, humanis, serta mengedepankan transparansi dan keadilan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, penerapan konsep prediktif dapat diwujudkan dengan kemampuan personel membaca potensi gangguan kamtibmas dan mengambil langkah pencegahan secara tepat. Sementara responsibilitas diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang cepat, tepat, dan penuh tanggung jawab. “Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga sikap dan perilaku sebagai anggota Polri, serta terus tingkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tegasnya. Kapolres juga mengajak seluruh personel Polres Majalengka untuk terus meningkatkan kinerja dan soliditas dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan berorientasi kepada kepentingan masyarakat. Melalui arahan tersebut, diharapkan seluruh jajaran Polres Majalengka dapat semakin memahami serta mengimplementasikan nilai-nilai Presisi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga mampu mewujudkan Polri yang semakin profesional, modern, terpercaya, dan dekat dengan masyarakat. (Asep Rusliman)
MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Majalengka menggelar kegiatan Bakti Sosial berupa aksi donor darah dan penyerahan bantuan sembako kepada keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar. Aksi kemanusiaan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Majalengka ini diikuti oleh jajaran pegawai dan peserta magang di Lapas Majalengka yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Majalengka. Selain donor darah, sebanyak 30 paket sembako yang didukung oleh Baznas Kabupaten Majalengka disalurkan secara langsung kepada keluarga warga binaan dan masyarakat yang membutuhkan di sekitar area operasional Lapas. Kalapas Majalengka menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan momentum dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81, serta menyampaikan apresiasi kepada pihak PMI dan Baznas yang telah bekerja sama dalam pelaksanaan kegiatan ini. “Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-81. Kita berkolaborasi bersama Baznas dan PMI Majalengka dalam menyukseskan kegiatan ini, untuk itu kami mengucapkan terima kasih banyak. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini mendapat balasan dari Allah SWT. ” ujarnya. Melalui sinergi yang terjalin erat antara Lapas Kelas IIB Majalengka, PMI Majalengka, dan Baznas Majalengka, aksi nyata ini menjadi bukti konkret komitmen jajaran Pemasyarakatan untuk senantiasa hadir dan memberikan dampak positif secara luas, menegaskan bahwa Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat. (Asep Rusliman)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Dugaan praktik penangkapan ikan menggunakan aliran listrik kembali menjadi perhatian aparat kepolisian di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Seorang pemuda berinisial M.Z. (18) diamankan personel Polsek Sungai Pandan saat berada di kawasan persawahan Jalan Alabio–Babirik, Gang Pesantren RT 004, Desa Rantau Karau Hulu, Kecamatan Sungai Pandan, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 17.30 WITA. Penindakan tersebut dilakukan setelah polisi menemukan aktivitas yang diduga berkaitan dengan penangkapan ikan menggunakan perangkat yang dialiri listrik. Selain mengamankan M.Z., petugas juga membawa sejumlah peralatan yang diduga digunakan dalam aktivitas tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit sampan kayu, mesin tempel, genset, aki, jaring, serok yang terhubung kabel, serta sejumlah perlengkapan lainnya. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, membenarkan adanya penanganan perkara tersebut. “Benar, anggota telah mengamankan seorang laki-laki berinisial M.Z. yang diduga melakukan penangkapan ikan menggunakan alat yang dialiri arus listrik. Dari lokasi, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut serta hasil tangkapan ikan,” ujar IPTU Asep. Menurut kepolisian, penggunaan aliran listrik untuk menangkap ikan tidak hanya berisiko terhadap keselamatan orang yang menggunakannya, tetapi juga berpotensi mengganggu ekosistem perairan. Dari lokasi, petugas mengamankan satu unit sampan kayu dengan panjang sekitar 6,5 meter yang dilengkapi mesin tempel Yamaha NZ300. Polisi juga menemukan bambu sepanjang kurang lebih 2,5 meter yang pada ujungnya dipasang serok dan terhubung dengan kabel berwarna hitam serta merah. Selain itu, terdapat dua jaring berwarna hijau, dua baskom hitam, satu aki GS Astra Premium 12 Volt, serta satu unit genset Yamaha EF2600 220 Volt. Petugas turut mengamankan sebuah kotak berwarna biru yang berisi sejumlah perlengkapan. Di antaranya senter kepala, aerator untuk ikan hasil tangkapan, busi dan peralatan lain yang diduga telah dirakit untuk menghubungkan serta mengalirkan arus listrik. Ratusan Ikan Turut Diamankan Dalam penindakan tersebut, polisi juga menemukan hasil tangkapan ikan dalam jumlah cukup banyak. Rinciannya, sebanyak 99 ekor ikan nilam atau puyau, 106 ekor ikan sepat, satu ekor ikan nila dan tujuh ekor ikan betok atau papuyu. Seluruh barang bukti tersebut kemudian diamankan petugas untuk kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. IPTU Asep mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan cara-cara yang berpotensi merusak lingkungan dalam menangkap ikan. “Kami mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan setrum, bahan peledak, bahan kimia maupun cara-cara lain yang dapat merusak ekosistem perairan dalam menangkap ikan. Selain membahayakan keselamatan, cara tersebut dapat mengancam keberlangsungan sumber daya ikan,” tegasnya. Kepolisian juga mengajak masyarakat ikut menjaga kelestarian perairan di wilayah HSU. Jika menemukan aktivitas penangkapan ikan yang diduga menggunakan cara-cara merusak lingkungan, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum. Terancam Proses Hukum M.Z. saat ini masih menjalani proses pemeriksaan di Polsek Sungai Pandan. Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta melengkapi proses penyidikan untuk memastikan fakta dan unsur pidana dalam perkara tersebut. Dalam penanganan perkara ini, M.Z. diduga melakukan tindak pidana terkait penangkapan ikan dengan menggunakan alat dan/atau cara yang dapat merugikan atau membahayakan kelestarian sumber daya ikan dan/atau lingkungannya. Perkara tersebut dikaitkan dengan ketentuan Pasal 84 Ayat (1) dan/atau Pasal 86 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku. Kepolisian menegaskan proses hukum akan dilakukan secara profesional berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh. Penindakan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga ekosistem perairan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi juga seluruh masyarakat. Penggunaan metode penangkapan ikan yang merusak lingkungan dikhawatirkan dapat berdampak pada keberlangsungan sumber daya ikan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) meningkatkan kegiatan patroli malam di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan kecelakaan, pelanggaran dan kemacetan. Kegiatan patroli sekaligus Blue Light Patrol tersebut dilaksanakan pada Senin (10/8/2026) mulai pukul 20.00 Wita hingga selesai. Petugas menyambangi sejumlah ruas jalan di wilayah Amuntai hingga Banjang untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif. Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli di antaranya Jalan Jenderal A. Yani Amuntai, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, Jalan Bihmanvilla, Jalan Suwandi Sumarta, Jalan Murung Sari, Jalan Rakha, Jalan Bayur Bypass, Jalan Pelampitan serta Jalan Jermani Husein, Banjang. Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas tidak hanya melakukan pemantauan arus lalu lintas, tetapi juga memberikan teguran kepada pengguna jalan yang ditemukan melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan. Salah satu perhatian petugas adalah penggunaan lampu strobo pada kendaraan pribadi yang dinilai dapat menyilaukan pengguna jalan lainnya. Selain itu, petugas juga memberikan perhatian terhadap kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berkendara. “Patroli ini merupakan upaya preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus menekan risiko kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas,” demikian tujuan kegiatan yang dilaporkan Satlantas Polres HSU. Personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Aipda Osman, S.Sos., Brigpol Widianto, Briptu Eko Rafli Maulana, Briptu Hendra Kirana dan Briptu Rudrigo Hansetiawan. Dari kegiatan patroli, situasi lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang dipantau dapat terjaga aman dan kondusif. Kehadiran petugas juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. Satlantas Polres HSU menegaskan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat diimbau selalu mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan serta tidak menggunakan perlengkapan kendaraan yang dapat membahayakan pengguna jalan lain. Melalui kegiatan patroli rutin tersebut, Polres HSU berupaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukumnya. “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan. Keselamatan untuk Kemanusiaan”. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, memperkuat koordinasi bersama unsur kepemudaan dan keagamaan dalam mempersiapkan rangkaian peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) dan Hari Besar Islam (PHBI). Langkah tersebut dilakukan melalui pertemuan yang digelar Kepala Desa Tanjungsari, Aom Muharam, bersama Ketua Karang Taruna Desa Tanjungsari sekaligus Ketua Panitia PHBN, Asep, serta Sekretaris MUI Desa Tanjungsari yang juga dipercaya sebagai Ketua Panitia PHBI, Ustadz Ade, Senin (10/8/2026). Pertemuan menjadi momentum untuk menyatukan persepsi sekaligus mematangkan berbagai persiapan kegiatan yang akan dilaksanakan di tingkat desa. Koordinasi dinilai penting agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ketua Karang Taruna sekaligus Ketua Panitia PHBN, Asep, menyampaikan apresiasi atas perhatian serta dukungan yang diberikan Pemerintah Desa Tanjungsari. Apresiasi serupa disampaikan Ustadz Ade selaku Ketua Panitia PHBI. Menurut Kades Aom Muharam, koordinasi perlu dilakukan sejak awal karena pelaksanaan peringatan PHBI tahun ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Besar Nasional di bulan Agustus. “Karena peringatan Hari Besar Islam tahun ini bertepatan dengan bulan Agustus yang juga menjadi momentum Hari Besar Nasional, maka seluruh rencana kegiatan harus disusun dan dimatangkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Aom. Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah desa, Karang Taruna, MUI, panitia, serta seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan setiap kegiatan yang akan digelar. Aom berharap seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial, meningkatkan kebersamaan, serta memperkuat semangat persatuan dan persaudaraan di tengah masyarakat. “Kita berharap Desa Tanjungsari terus maju dan masyarakatnya semakin sejahtera. Mari bersama-sama bersinergi dan berkontribusi dalam setiap kegiatan yang memberikan manfaat, sekaligus mempererat tali persaudaraan demi kemaslahatan bersama,” katanya. Dengan terbangunnya koordinasi dan kesepahaman antarunsur masyarakat, persiapan PHBN dan PHBI di Desa Tanjungsari diharapkan dapat berjalan optimal. Seluruh kegiatan pun diharapkan terlaksana secara tertib, lancar, serta mampu memperkokoh kerukunan dan kebersamaan masyarakat Desa Tanjungsari. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM– Kepedulian terhadap warga yang hidup dalam keterbatasan kembali ditunjukkan jajaran Polres Sukabumi. Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung menyambangi seorang lansia yang hidup seorang diri di Kampung Simpang RT 01/02, Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/8/2026). Lansia tersebut diketahui bernama Mak Yani. Di usia senjanya, Ma Yani harus menjalani kehidupan tanpa sanak saudara yang tinggal bersamanya. Ia bahkan menumpang di rumah warga dan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari masih mengandalkan uluran tangan para tetangga. Kondisi semakin memprihatinkan lantaran kesehatan Mak Yani mulai menurun. Ia diketahui kerap mengalami sakit sehingga membutuhkan perhatian dan pendampingan dari lingkungan sekitar. Melihat kondisi tersebut, Kapolres Sukabumi bersama Tim Sidokkes Polres Sukabumi melakukan anjangsana sekaligus memastikan kondisi kesehatan Mak Yani. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai bentuk pelayanan langsung kepolisian kepada masyarakat, khususnya warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian. Tak hanya datang untuk melihat kondisi, rombongan Polres Sukabumi juga membawa bantuan sosial berupa kebutuhan sehari-hari. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar Ma Yani sekaligus meringankan beban yang selama ini harus dijalani seorang diri. Kehadiran Kapolres Sukabumi menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian tidak semata-mata berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Di tengah masyarakat, polisi juga dituntut mampu hadir, mendengar, membantu, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang berada dalam kondisi rentan. Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Sukabumi melalui semangat “Bhayangkara Jaga dan Rawat Sukabumi.” “Kami ingin memastikan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk merawat dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia yang hidup dalam keterbatasan,” ujar Benny, Selasa (11/8/2026) Menurutnya, kepedulian terhadap warga bukan hanya menjadi tugas satu pihak. Dibutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian, pemerintah, serta masyarakat agar warga yang hidup dalam keterbatasan tetap mendapatkan perhatian dan tidak merasa sendirian. “Semoga kunjungan dan bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari serta memberikan semangat dan dukungan moril kepada Ibu Ma Yani,” katanya. Benny juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan masing-masing. Menurutnya, perhatian sederhana terhadap warga yang membutuhkan dapat menjadi kekuatan besar dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih hangat dan penuh kebersamaan. Anjangsana tersebut pun mendapat respons positif dari Ma Yani dan warga sekitar. Kehadiran Kapolres bersama Tim Sidokkes bukan hanya menghadirkan pemeriksaan kesehatan dan bantuan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberikan perhatian serta dukungan moril bagi seorang lansia yang selama ini menjalani kehidupan seorang diri. Melalui kegiatan tersebut, Polres Sukabumi kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sosok Bhayangkara yang tidak hanya menjaga, tetapi juga merawat. Semangat “Bhayangkara Jaga dan Rawat Sukabumi” diwujudkan melalui kepedulian nyata agar keamanan, pelayanan, dan rasa kemanusiaan dapat berjalan beriringan di tengah masyarakat. (Dicky)