Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com          Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Polsek Jatinegara. Salah satunya melalui kegiatan dialog santai yang dipimpin langsung Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, S.H., M.H., bersama warga Rumah Susun (Rusun) Jatinegara, Senin (3/8/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut dihadiri jajaran Polsek Jatinegara, para ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat. Pertemuan dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan apresiasi atas kinerja personel Polsek Jatinegara yang dinilai rutin melaksanakan patroli malam di kawasan permukiman. Kehadiran polisi di lapangan dinilai memberikan rasa aman bagi masyarakat, baik bagi warga yang masih beraktivitas maupun yang sedang beristirahat pada malam hari. Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono mengatakan bahwa komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat merupakan salah satu kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Menurutnya, dukungan dan partisipasi warga sangat dibutuhkan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, seperti aksi pencurian, tawuran, hingga tindak kriminal jalanan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan Rusun Jatinegara. Warga pun berharap patroli malam yang selama ini dilakukan personel Polsek Jatinegara dapat terus dipertahankan karena terbukti memberikan rasa tenang dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri. Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolsek menegaskan bahwa Polsek Jatinegara akan terus mengintensifkan patroli preventif serta membangun komunikasi yang erat dengan masyarakat sebagai langkah menjaga keamanan wilayah. Melalui kegiatan seperti ini, Polsek Jatinegara berharap kemitraan dengan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Sinergi antara Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen warga diharapkan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan di wilayah Jatinegara. (Agung)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kabupaten Sukabumi kembali menggelar Rapat Paripurna ke-12 Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Utama DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (3/8/2026). Sidang tersebut menjadi momentum penting dalam tahapan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), ditandai dengan tercapainya kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali didampingi Wakil Ketua I Yudha Sukmagara dan Wakil Ketua II H. Usep. Hadir dalam kesempatan itu Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan. Kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 diawali dengan penyampaian laporan Badan Anggaran DPRD yang dibacakan Wakil Ketua I DPRD, Yudha Sukmagara. Laporan tersebut kemudian menjadi dasar penandatanganan nota kesepakatan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebagai pijakan penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027. Selain menyelesaikan agenda tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga mengajukan Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026. Dokumen itu disampaikan Bupati sebagai bentuk penyesuaian terhadap dinamika pelaksanaan APBD tahun berjalan agar arah kebijakan anggaran tetap selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah. Dalam rapat yang sama, Bupati turut menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan badan hukum Perumda Air Minum Tirta Jaya menjadi Perseroan Terbatas Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perseroda). Tahapan selanjutnya, pembahasan raperda tersebut akan dilakukan oleh Komisi III DPRD. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, mengatakan seluruh agenda yang dibahas merupakan rangkaian proses yang harus ditempuh dalam memastikan penyusunan anggaran dan pembentukan regulasi berjalan sesuai ketentuan. “Hari ini kita menyelesaikan beberapa agenda penting. Pertama, penandatanganan kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 yang telah dibahas bersama. Kedua, Pemerintah Daerah menyampaikan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 untuk selanjutnya dibahas oleh Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah,” ulasnya. Ketiga, kata Budi menerima jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi terkait Raperda perubahan badan hukum Perumda Air Minum Tirta Jaya menjadi Perseroda yang pembahasannya akan dilaksanakan oleh Komisi III DPRD, tambahnya. Menurutnya, perubahan APBD merupakan mekanisme yang lazim dilakukan apabila terdapat perkembangan kondisi keuangan daerah maupun penyesuaian terhadap prioritas pembangunan. Karena itu, setiap perubahan harus dibahas bersama secara cermat agar anggaran yang ditetapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Budi menambahkan, DPRD juga telah menetapkan jadwal lanjutan pembahasan. Rapat Gabungan Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah akan berlangsung pada 4 hingga 5 Agustus 2026 untuk membahas Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026. Selanjutnya, hasil pembahasan tersebut akan dibawa ke Rapat Paripurna pada 6 Agustus 2026 guna memperoleh persetujuan bersama. Melalui rangkaian agenda tersebut, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya menjaga proses penganggaran daerah tetap akuntabel, transparan, dan berpihak pada kebutuhan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat. (Dicky)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com                Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan pentingnya penguatan organisasi TNI Angkatan Darat agar semakin adaptif, profesional, dan siap menghadapi perkembangan lingkungan strategis serta tuntutan tugas yang terus berkembang. Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad), Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Dansecapaad), sekaligus Alih Komando Pengendalian (Kodal) tiga batalyon infanteri ke jajaran Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Mabesad, Jakarta, Senin (3/8/2026). Jabatan Danpuspomad diserahterimakan dari Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, S.H., kepada Brigjen TNI Irsyad Hamdie Bey Anwar, MAFSC., M.H., CFrA., sedangkan jabatan Dansecapaad diserahterimakan dari Mayjen TNI Abdul Rahman Said kepada Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, S.Sos., M.M. Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan personel dan regenerasi kepemimpinan guna meningkatkan efektivitas organisasi. Pada kesempatan yang sama, Kasad juga memimpin Alih Kodal Yonif 753/Arga Vira Tama dan Yonif 756/Wimane Sili dari Kodam XVII/Cenderawasih, serta Yonif 310/Kidang Kencana dari Kodam III/Siliwangi menjadi bagian dari jajaran Kostrad sebagai langkah memperkuat kesiapan operasional satuan. Dalam arahannya, Kasad menekankan bahwa seluruh jajaran TNI AD harus terus melakukan pembenahan internal dan meningkatkan kualitas organisasi agar mampu mengikuti perkembangan zaman serta menjawab tantangan pertahanan yang semakin kompleks. “Bagaimana sekarang meng-_upgrade_ yang sudah dibuat. Kita Angkatan Darat harus terus mengikuti perkembangan yang ada. Kita tahu bersama, Presiden sangat antusias mengembangkan Angkatan Darat. Karena itu, kita di internal juga harus terus melakukan berbagai perbaikan,” tegas Kasad. Kasad juga menyampaikan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama mengemban amanah jabatan. Kepada para pejabat baru, Kasad berpesan agar segera beradaptasi, memperkuat kepemimpinan, meningkatkan pembinaan satuan maupun kualitas penyelenggaraan pendidikan, sehingga mampu melaksanakan tugas secara optimal. Bergabungnya Yonif 753/Arga Vira Tama, Yonif 756/Wimane Sili, dan Yonif 310/Kidang Kencana ke dalam jajaran Kostrad diharapkan semakin memperkuat kemampuan, profesionalisme, dan kesiapsiagaan operasional satuan dalam menghadapi berbagai dinamika tugas ke depan. Melalui pembinaan organisasi yang berkelanjutan, TNI Angkatan Darat terus memperkuat kualitas kepemimpinan, struktur organisasi, dan kesiapan satuan guna mewujudkan matra darat yang modern, adaptif, profesional, serta senantiasa siap menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus memperkuat dukungan terhadap program swasembada jagung melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan pertanian di wilayah binaannya. Pada Senin (3/8/2026), personel kepolisian melakukan pemantauan lahan jagung di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 Wita tersebut dilaksanakan oleh AIPTU Rofik PN, AIPDA Sahat MTS, SH, BRIPKA Sugeng Ari Bowo, BRIPKA Eko Wahyudi, dan BRIGPOL Bayu Fitrianto. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan satu unit kendaraan patroli Polsek Amuntai Tengah serta perangkat komunikasi untuk mendukung koordinasi selama kegiatan berlangsung. Monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya melalui pengawasan perkembangan tanaman jagung di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. Selain memantau kondisi lahan, kegiatan ini juga bertujuan mengumpulkan data perkembangan tanaman sebagai bahan evaluasi dan laporan kepada pimpinan. Program pendampingan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi jagung untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak maupun kebutuhan pangan masyarakat. Kehadiran personel kepolisian di tengah petani juga menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian sebagai salah satu pilar kemandirian pangan. Kapolres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Polsek Amuntai Tengah menegaskan bahwa kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan program swasembada jagung berjalan sesuai target. Sinergi antara Polri, petani, dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi pemantauan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Amuntai Tengah berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan program ketahanan pangan sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung pembangunan nasional di sektor pertanian. (Agus)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan stabilitas kesiapan operasional, kelaikan sarana prasarana, serta pemeliharaan inventaris dinas di lingkungan Polres Majalengka Polda Jabar, kegiatan pemeriksaan kendaraan operasional terus dioptimalkan. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian di bidang pemeliharaan dan perawatan sarana pendukung tugas ini difokuskan pada pengecekan fisik serta kelengkapan kendaraan guna mendukung mobilitas personel dalam melayani masyarakat, Senin (03/08/2026). ‎Dalam pelaksanaannya di lapangan, kegiatan Apel Gelar Kendaraan Dinas (Randis) R6, R4, dan R2 tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. bertempat di Lapangan Apel Mako Polres Majalengka. Apel pengecekan ini diikuti oleh Wakapolres Majalengka Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H., Kabag Log Polres Majalengka Kompol Endoy Sahru, S.Sos., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, serta seluruh personel Polres dan Polsek jajaran yang memegang kendaraan dinas. ‎Pemeriksaan secara menyeluruh dilakukan terhadap kondisi mesin, kebersihan, kelengkapan rotator, sirine, hingga administrasi kendaraan operasional R6, R4, maupun R2. Pengecekan ini menjadi bentuk nyata komitmen pimpinan dalam memastikan seluruh kendaraan dinas siap pakai (ready to use) kapan saja dibutuhkan untuk merespons aduan masyarakat serta menjaga kondusifitas wilayah. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan stabilitas keamanan, kelancaran acara adat budaya, serta mempererat tali silaturahmi dan sinergitas antarinstansi di wilayah Kabupaten Majalengka, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar mengoptimalkan kehadiran dan pengamanan kegiatan masyarakat. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian di bidang kemitraan masyarakat dan pengamanan objek tradisi daerah ini difokuskan pada pengawalan prosesi adat hingga berjalan khidmat, aman, dan lancar, Senin (03/08/2026). Dalam pelaksanaannya di lapangan, Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. menghadiri secara langsung kegiatan Peresmian Wajah Baru Ruang Museum Talaga Manggung sekaligus Prosesi Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung yang berlokasi di Museum Talaga Manggung, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka. Acara adat sakral dan peresmian tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M. Turut hadir mendampingi yakni Wakil Bupati Majalengka Dena Muhammad Ramdhan, Sekda Majalengka Aeron Randi, serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat Dr. H. Dedi Supandi, S.STP., M.Si. (mantan Pj. Bupati Majalengka), beserta jajaran Forkopimda dan tokoh adat setempat. Sinergitas yang terjalin antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan para pemangku adat ini bertujuan nyata untuk melestarikan cagar budaya sekaligus memberikan rasa aman bagi para tamu undangan dan masyarakat yang menyaksikan jalannya prosesi tradisi tahunan tersebut. Kehadiran pimpinan daerah dan kepolisian di tengah-tengah acara tradisi ini menjadi momentum penting dalam merawat nilai sejarah serta memperkuat persatuan warga. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Golkar Komisi II, Mochamad Reza Taojiri, menyambut positif terpilihnya Yusuf Taojiri sebagai Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Senin (3/8). Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa semangat perubahan dan mempercepat pembangunan di tingkat desa. Menurut Reza, terpilihnya kepala desa melalui mekanisme PAW merupakan proses demokrasi yang harus dihormati seluruh pihak. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemerintahan desa agar dapat bekerja secara maksimal dalam melayani kepentingan warga. Ia menegaskan, kepala desa memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola pemerintahan, termasuk memastikan penggunaan anggaran desa dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan tata kelola yang baik, pembangunan desa diyakini akan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Reza juga menilai sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemajuan Desa Cibolang. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebagai legislator yang membidangi pemerintahan di Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Reza menyatakan siap mendukung berbagai program pembangunan desa yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia berharap kepemimpinan Yusuf Taojiri dapat menjaga kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata, komunikasi yang baik, dan pelayanan yang optimal. Di akhir keterangannya, Reza mengajak seluruh warga Desa Cibolang untuk menjaga persatuan dan kebersamaan pascapemilihan PAW. Menurutnya, dukungan seluruh elemen masyarakat akan menjadi modal utama dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan semakin berkembang. (Dicky)

Bidik-kasusnews.com,Sanggau Kalimantan Barat Viral di media sosial sebuah video yang diduga memperlihatkan aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menggunakan drum dan jeriken dalam jumlah cukup besar di SPBU No. 66.785.02 Balai Sebut,Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Dalam video yang beredar,terlihat adanya aktivitas pengisian BBM menggunakan wadah dalam jumlah banyak. Kondisi tersebut menuai sorotan karena BBM bersubsidi pada prinsipnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak dan penggunaannya memiliki ketentuan serta pengawasan dari pemerintah. Praktik pengisian BBM bersubsidi menggunakan drum dan jeriken dalam skala besar tersebut diduga berpotensi merugikan masyarakat apabila BBM yang seharusnya dinikmati konsumen yang berhak justru disalurkan kepada pihak tertentu untuk kepentingan lain. Sorotan terhadap SPBU No. 66.785.02 Balai Sebut juga bukan kali pertama mencuat. Berdasarkan informasi dan pemberitaan yang beredar sebelumnya, SPBU tersebut disebut telah beberapa kali menjadi perhatian publik terkait dugaan aktivitas pengisian BBM bersubsidi dalam jumlah besar menggunakan wadah penampung. Namun, hingga kini salah seorang warga masih mempertanyakan langkah konkret aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait dalam menindaklanjuti dugaan tersebut. Muncul pertanyaan di tengah apakah pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi di wilayah Balai Sebut sudah berjalan secara maksimal atau justru terdapat kelemahan pengawasan sehingga dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi dapat terus terjadi. Jika benar ditemukan adanya penyimpangan dalam penyaluran BBM bersubsidi, aparat penegak hukum bersama instansi berwenang diharapkan tidak hanya melakukan pengawasan administratif, tetapi juga mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat juga meminta pihak berwenang melakukan pemeriksaan terhadap rekaman CCTV, transaksi penjualan, kendaraan yang melakukan pengisian, serta asal-usul dan tujuan BBM yang diduga ditampung menggunakan drum dan jeriken tersebut. Selain itu, perlu dilakukan pemeriksaan terhadap pihak pengelola SPBU untuk memastikan apakah aktivitas pengisian dalam jumlah besar tersebut dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan penyaluran BBM bersubsidi. Pengawasan menjadi penting mengingat BBM bersubsidi merupakan barang yang mendapat dukungan negara dan ditujukan untuk masyarakat yang memenuhi kriteria. Penyalahgunaan dalam distribusinya berpotensi menimbulkan kerugian negara sekaligus mengganggu akses masyarakat terhadap BBM bersubsidi. Publik pun mempertanyakan, apakah dugaan praktik tersebut memang tidak diketahui oleh pihak berwenang, atau terdapat persoalan lain dalam pengawasan sehingga aktivitas serupa diduga dapat berlangsung berulang kali? Pertanyaan tersebut tentu harus dijawab melalui pemeriksaan dan penindakan yang transparan, bukan sekadar berdasarkan asumsi maupun pemberitaan di media sosial. Hingga berita ini diterbitkan awak media masih berupaya melakukan konfirmasi terkait, dugaan praktik tersebut masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi dari pihak SPBU No. 66.785.02 Balai Sebut, BPH Migas, Pertamina, kepolisian, serta instansi terkait lainnya. (Team/read)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menggelar program Police Go To School (PGTS) sebagai upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada generasi muda. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di MAN 1 Amuntai pada Senin (3/8/2026), dengan Kasat Lantas Polres HSU, IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 Wita tersebut merupakan bagian dari implementasi program Polantas KARIB (Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas), yang bertujuan memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Dalam amanatnya, IPTU Tri Widodo Setiawan mengajak seluruh siswa untuk membangun karakter disiplin, menjunjung tinggi integritas, serta mematuhi peraturan, baik di lingkungan sekolah maupun saat berada di jalan raya. Ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditanamkan sejak usia sekolah. Selain menjadi pembina upacara, Kasat Lantas juga menyampaikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Kegiatan tersebut turut diikuti Kanit Kamsel Satlantas Polres HSU AIPDA Eddy Gusfa, BRIPTU Rio Dwian Putra, dan BRIPTU Nurhafizah. Kehadiran personel Satlantas disambut antusias oleh para guru dan siswa yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Melalui program Police Go To School, Satlantas Polres Hulu Sungai Utara berharap para pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sekaligus mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas secara berkelanjutan. Satlantas Polres HSU menegaskan akan terus menggencarkan kegiatan edukatif di sekolah-sekolah sebagai bagian dari komitmen membangun generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya keselamatan di jalan dengan semangat “Safety for Humanity”. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Batu Panginten di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam favorit bagi pencinta aktivitas berkemah. Berada tidak jauh dari kawasan Pantai Ujunggenteng, lokasi ini menawarkan panorama tebing yang langsung menghadap Samudra Hindia dengan suasana alam yang masih asri. Keunggulan Batu Panginten terletak pada hamparan rumput hijau di atas tebing yang menjadi lokasi ideal untuk mendirikan tenda. Dari titik ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan laut lepas, gugusan karang, serta ombak besar khas pantai selatan yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut. Memasuki malam hari, suasana di Batu Panginten berubah semakin memikat. Hembusan angin laut yang sejuk berpadu dengan suara deburan ombak dan langit yang dipenuhi bintang menghadirkan pengalaman berkemah yang menenangkan, jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Lokasinya juga mudah dijangkau. Berjarak sekitar lima kilometer sebelum Pantai Ujunggenteng, akses menuju kawasan wisata ini dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Area perkemahan berada di tengah kebun kelapa sehingga memberikan suasana teduh dan nyaman bagi para wisatawan. Bagi pengunjung yang belum memiliki perlengkapan camping, pengelola menyediakan layanan penyewaan tenda dengan biaya Rp30.000 per malam. Tarif tersebut sudah mencakup lampu penerangan serta penggunaan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK), sehingga wisatawan cukup datang tanpa perlu membawa perlengkapan sendiri. Salah seorang pengelola penyewaan tenda, Uwey, mengatakan jumlah wisatawan yang datang untuk berkemah terus menunjukkan peningkatan. Bahkan di luar musim liburan, kawasan ini tetap ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. “Alhamdulillah setiap Minggu selalu ada yang datang. Di luar musim liburan saja bisa puluhan pengunjung yang menginap. Kebanyakan dari Kota Sukabumi, Bandung, Bogor hingga Jakarta. Mereka bilang suasananya tenang dan pemandangannya berbeda dari tempat lain,” ujar Uwey, Minggu (2/8/2026). Selain menyediakan tenda, pihak pengelola juga berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung. Fasilitas penerangan, MCK gratis, hingga sajian kuliner khas berupa nasi liwet lengkap dengan ikan bakar dapat dipesan untuk menambah kenyamanan selama berkemah. Kesan positif juga disampaikan Andri Haryanto, seorang wirausahawan asal Bogor yang baru pertama kali menikmati suasana Batu Panginten. Menurutnya, panorama alam yang masih alami menjadi daya tarik utama yang membuat pengalaman berkemah terasa berbeda. Hal serupa diungkapkan Rosita, wisatawan asal Cianjur yang datang bersama keluarganya. Ia menilai kawasan Batu Panginten bersih, memiliki udara yang sejuk, serta ramah bagi anak-anak. Kemudahan menyewa tenda dan memesan makanan membuat liburan terasa praktis, sehingga dirinya berharap dapat kembali menikmati keindahan Batu Panginten di kesempatan berikutnya. (Dicky)