SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kabar duka menyelimuti masyarakat Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Kepala Desa Sukatani, H. Sulaeman, meninggal dunia pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di RSUD Jampangkulon setelah menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya.   Kepergian sosok pemimpin yang dikenal sederhana, dekat dengan masyarakat, dan aktif melayani warga itu menyisakan kesedihan mendalam. Tidak lama setelah kabar wafatnya tersebar, rumah duka dipadati warga yang datang silih berganti untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan doa terakhir bagi almarhum. Suasana haru terlihat di kediaman almarhum. Tangis keluarga dan warga pecah saat kabar meninggalnya orang nomor satu di Desa Sukatani itu diterima masyarakat. Banyak warga mengaku kehilangan figur pemimpin yang selama ini dikenal responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat. Sekretaris Desa Sukatani, Hasan, membenarkan kabar meninggalnya H. Sulaeman. Menurutnya, almarhum menghembuskan napas terakhir di RSUD Jampangkulon dengan didampingi keluarga tercinta. “Pada saat-saat terakhir, beliau didampingi istri tercinta Ibu Asma serta putranya, Saudara Pirman. Almarhum berpulang sekitar pukul 19.30 WIB,” ujar Hasan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Semoga almarhum wafat dalam keadaan husnul khatimah, diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni segala khilaf dan dosanya, serta ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan menghadapi ujian ini,” ucapnya. Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan pada Rabu (3/6/2026) di pemakaman keluarga dengan prosesi yang akan dihadiri keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, dan warga Desa Sukatani. Semasa menjabat sebagai Kepala Desa Sukatani, H. Sulaeman dikenal sebagai pemimpin yang memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan desa dan pelayanan masyarakat. Berbagai program kemasyarakatan yang digagasnya menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga. Kepergian H. Sulaeman bukan hanya kehilangan bagi keluarga besar yang ditinggalkan, tetapi juga bagi masyarakat Desa Sukatani yang selama ini merasakan langsung dedikasi dan pengabdiannya. Sosoknya akan dikenang sebagai pemimpin yang hadir di tengah masyarakat dan mengabdikan dirinya untuk kemajuan desa. Selamat jalan H. Sulaeman. Jasa, pengabdian, serta kebaikan yang telah ditorehkan selama memimpin Desa Sukatani akan selalu menjadi kenangan dan teladan bagi masyarakat. Semoga segala amal baktinya menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT. (Dicky)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Kecamatan Cilimus. Seorang pria berinisial MS (38), warga Kota Cirebon, diamankan setelah diduga membawa kabur sepeda motor milik warga yang terparkir di samping rumah dengan kunci kontak masih tergantung. Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Aziz didampingi Kasi Humas AKP Mugiyono menjelaskan, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Minggu (24/5) sekitar pukul 18.30 WIB di halaman samping rumah korban di Dusun Wage, Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Menurut AKP Abdul Aziz, pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan yang meninggalkan sepeda motor dalam kondisi kunci kontak masih menempel. Kesempatan itu kemudian digunakan pelaku untuk membawa kabur kendaraan roda dua tersebut. “Dari hasil penyelidikan, pelaku berinisial MS diduga mengambil sepeda motor saat kunci kontak masih tergantung pada kendaraan,” ujar AKP Abdul Aziz, Selasa (2/6/2026. Setelah menerima laporan dari korban, Satreskrim Polres Kuningan bersama Unit Reskrim Polsek Cilimus segera melakukan penyelidikan. Berbekal analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Kuningan kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka di wilayah Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Dalam penangkapan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Revo tahun 2010 bernomor polisi E-3756-ZC beserta kunci kontaknya. “Alhamdulillah, kendaraan yang dicuri berhasil ditemukan dan diamankan sebagai barang bukti bersama pelaku,” katanya. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ia terancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp500 juta. AKP Abdul Aziz juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam menjaga kendaraan, terutama dengan tidak meninggalkan kunci kontak pada sepeda motor yang diparkir, meskipun berada di lingkungan rumah sendiri. “Kelalaian sekecil apa pun dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Kami mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,.Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat kembali ditunjukkan Polres Cirebon Kota melalui pelaksanaan Upacara Serah Terima Jabatan Kasat Binmas dan Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian yang digelar pada Selasa (02/06/2026) pukul 08.00 WIB hingga 08.45 WIB di Lapangan Mapolres Cirebon Kota sebagai bagian dari pembinaan organisasi dan pengembangan karier personel Polri. Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kinerja satuan kerja agar semakin profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan upacara tersebut dihadiri oleh Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, perwira, personel Polri, dan ASN Polres Cirebon Kota yang turut mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh khidmat. Momentum serah terima jabatan kali ini ditandai dengan dilantiknya Iptu Erni Suhaeni sebagai Kasat Binmas Polres Cirebon Kota yang dipercaya mengemban tugas baru dalam memperkuat fungsi pembinaan dan kemitraan dengan masyarakat. Kapolres Cirebon Kota berharap Iptu Erni Suhaeni dapat mengoptimalkan pengalaman, kemampuan, dan integritas yang dimiliki untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Selain serah terima jabatan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian kepada Ipda Sanusi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, disiplin, dan pengabdian selama menjalankan tugas kepolisian. Kenaikan pangkat penghargaan tersebut menjadi simbol apresiasi institusi kepada personel yang mampu menjaga rekam jejak pengabdian dengan baik dan menunjukkan komitmen tinggi dalam melaksanakan tugas hingga akhir masa dinasnya. Rangkaian kegiatan berlangsung melalui prosesi upacara, laporan resmi Korps Raport, amanat inspektur upacara, pembacaan doa, pemberian ucapan selamat, dan foto bersama sebagai bentuk penghormatan terhadap personel yang menerima amanah maupun penghargaan. Bagi masyarakat, pembinaan karier melalui serah terima jabatan dan kenaikan pangkat penghargaan menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan publik. Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, “Kami mengucapkan selamat kepada Iptu Erni Suhaeni atas amanah sebagai Kasat Binmas Polres Cirebon Kota dan kepada Ipda Sanusi atas kenaikan pangkat pengabdian yang diterimanya, semoga penghargaan dan kepercayaan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan dedikasi terbaik, menjaga integritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.” (Asep Rusliman)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-2-Juni-2026-Bupati Jepara Witiarso Utomo memberikan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Pameran dan Kontes Bonsai Nasional “Indonesia Bonsai Fighter 2” yang akan digelar di Jepara pada Desember 2026 mendatang. Dukungan itu disampaikan saat menerima audiensi pengurus Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia yang dipimpin Ketua PPBI Jepara, Tri Kristianto.   Dalam audiensi tersebut, panitia memaparkan kesiapan pelaksanaan event bonsai nasional yang rencananya berlangsung selama 10 hari di kawasan Alun-alun Jepara 1. Event itu ditargetkan mampu menghadirkan sekitar 1.000 peserta dan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.   Menurut Tri Kristianto, Pemerintah Kabupaten Jepara menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.   “mas Bupati berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang promosi Jepara sekaligus membantu pertumbuhan UMKM dan sektor wisata lokal,” katanya.   Selain menghadirkan kontes bonsai dari berbagai kategori, panitia juga akan menggelar workshop, edukasi bonsai, bazar UMKM, hingga kuliner khas Jepara. Konsep tersebut disiapkan agar masyarakat umum juga dapat menikmati suasana event secara langsung.   Bupati Witiarso Utomo menilai kegiatan berskala nasional seperti “Indonesia Bonsai Fighter 2” dapat menjadi peluang besar bagi Jepara untuk menarik wisatawan dan meningkatkan perputaran ekonomi daerah. “Ketika ribuan orang datang ke Jepara, tentu hotel, kuliner, pedagang kecil, hingga destinasi wisata akan ikut merasakan dampaknya,” ujar Bupati.   Sementara itu, Ketua Panitia Moh Yasin bersama jajaran panitia kini terus mematangkan berbagai persiapan teknis dengan menggandeng pemerintah daerah dan dinas terkait.   Panitia berharap event bonsai nasional tersebut tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu membawa manfaat nyata bagi masyarakat Jepara serta memperkuat citra kota ukir sebagai daerah kreatif dan ramah wisata.(Wely)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Di tengah menguatnya dinamika dan tuntutan yang disampaikan Forum RT dan RW Kota Sukabumi, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menyampaikan jawaban resmi yang bernada optimistis dan mengedepankan semangat kebersamaan. Dia menegaskan bahwa pemerintah tidak memandang aspirasi yang muncul sebagai bentuk pertentangan, melainkan bagian dari kepedulian warga terhadap masa depan Kota Sukabumi. Menurutnya, RT dan RW merupakan bagian yang terpisahkan dan elemen penting yang selama ini menjadi penghubung langsung antara pemerintah dan masyarakat. Peran strategis tersebut menjadikan RT dan RW sebagai mitra yang tidak dapat dipisahkan dari upaya pembangunan maupun pelayanan publik di tingkat lingkungan. Tak dipungkiri kata dia ada kegelisahan yang berkembang di kalangan pengurus RT dan RW, terutama terkait sejumlah program yang menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Sukabumi memilih memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berlarut-larut di tengah masyarakat. Dalam penjelasannya, Ayep juga menyampaikan permohonan maaf atas perbedaan informasi yang sempat muncul mengenai keberadaan Forum RT dan RW. “Pemerintah menghormati seluruh pengurus RT dan RW yang selama ini telah mengabdikan tenaga dan pikirannya untuk membantu penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada warga,” kata Ayep menjawab tuntutan pengunjuk rasa, Selasa (2/6/2026). Sebagai bentuk komitmen nyata lanjut dia, Pemkot Sukabumi memastikan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) akan kembali dilaksanakan melalui Perubahan APBD Tahun 2026. Program yang selama ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tersebut akan didorong melalui dukungan tambahan dana transfer maupun optimalisasi Pendapatan Asli Daerah. Selain memastikan keberlanjutan P2RW, pemerintah juga berkomitmen untuk merealisasikan pembayaran insentif RT dan RW secara tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para pengurus lingkungan yang setiap hari bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Terkait usulan Dana Abadi, Ayep menjelaskan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini masih menghadapi tantangan akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. “Dalam hal ini, pemerintah tidak menutup ruang pembahasan dan akan melakukan konsultasi dengan pemerintah pusat serta lembaga terkait guna mencari formulasi terbaik yang sesuai dengan aturan dan kemampuan fiskal daerah,” ungkapnya. Wali Kota juga menegaskan bahwa pengelolaan Dana Kelurahan tetap dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku. Lagi-lagi pemerintah memastikan tidak ada pembatasan terhadap mekanisme pelaksanaan kegiatan selama seluruh proses berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan dan prinsip akuntabilitas. Di akhir pernyataannya, Ayep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana kondusif serta memperkuat komunikasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi, namun harus diarahkan menjadi energi positif untuk kemajuan bersama. “Pemerintah Kota Sukabumi akan terus membuka ruang dialog dan menerima setiap masukan yang konstruktif. Mari kita bergandengan tangan, memperkuat kebersamaan, dan menjaga semangat gotong royong demi mewujudkan Kota Sukabumi yang lebih baik,” tegas Ayep. Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kota Sukabumi memilih jalur komunikasi dan kolaborasi dalam menyikapi berbagai aspirasi yang berkembang. Di tengah tantangan efisiensi anggaran dan kebutuhan pembangunan yang terus meningkat, pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat dapat tetap menjaga persatuan serta fokus pada tujuan bersama, yakni membangun Kota Sukabumi yang maju, harmonis, dan sejahtera. (Usep)

Palembang, Bidik-kasusnews.com, Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., menggelar audiensi dengan jajaran pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Delegasi Gedung Presisi Mapolda Sumsel. Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pembinaan olahraga karate sekaligus mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Sumatera Selatan. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet, pengembangan bakat generasi muda, serta dukungan terhadap penyelenggaraan berbagai kejuaraan karate di tingkat daerah maupun nasional. Dalam pertemuan tersebut, Kombes Pol. Susnadi menegaskan bahwa karate bukan sekadar cabang olahraga yang berorientasi pada prestasi, tetapi juga sarana efektif untuk membentuk karakter, kedisiplinan, mental tangguh, serta jiwa sportivitas generasi muda. “Olahraga karate memiliki peran penting dalam membangun karakter yang kuat, disiplin, dan bertanggung jawab. Melalui sinergi yang baik antara institusi kepolisian dan organisasi olahraga, kita berharap dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik Sumatera Selatan di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. Menurutnya, pembinaan olahraga yang berkelanjutan menjadi investasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan memiliki semangat kompetitif yang sehat. Oleh karena itu, dukungan terhadap organisasi olahraga seperti FORKI menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Sementara itu, pengurus FORKI Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Dansat Brimob Polda Sumsel terhadap perkembangan olahraga karate di daerah. Mereka berharap kolaborasi yang terjalin dapat memperkuat program pembinaan atlet serta meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai ajang kejuaraan yang akan datang. FORKI Sumsel juga menilai keterlibatan berbagai elemen, termasuk institusi kepolisian, sangat penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang sehat dan berkelanjutan. Dengan dukungan yang kuat, atlet-atlet muda Sumsel diharapkan mampu bersaing di level yang lebih tinggi dan meraih prestasi membanggakan. Selain membahas program pembinaan, audiensi juga menjadi wadah bertukar gagasan mengenai pengembangan olahraga karate sebagai sarana pendidikan karakter bagi generasi muda. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan atlet yang tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis, tetapi juga memiliki integritas dan etika yang baik. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, pertukaran cenderamata, dan foto bersama sebagai simbol komitmen kedua belah pihak untuk terus membangun kerja sama yang harmonis dalam memajukan olahraga karate di Sumatera Selatan. Melalui sinergi antara Satbrimob Polda Sumsel dan FORKI Sumsel, diharapkan pembinaan atlet karate dapat semakin berkembang, melahirkan prestasi baru, serta membawa harum nama Sumatera Selatan di berbagai kompetisi olahraga tingkat nasional maupun internasional. (Agus)

HSU, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama personel Polsek Amuntai Tengah melaksanakan kegiatan Bhakti Religi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan upaya mempererat hubungan antara Polri dengan warga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (02/06/2026) mulai pukul 09.00 WITA di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. Bhakti Religi dipusatkan di dua lokasi, yakni Masjid Raya At Taqwa Amuntai yang berlokasi di Jalan Norman Umar, Kecamatan Amuntai Tengah, serta Masjid Al Karamah Pekacangan. Kegiatan ini diikuti oleh personel Polres HSU dan seluruh personel Polsek Amuntai Tengah yang terlibat sesuai surat perintah pelaksanaan kegiatan. Dalam kegiatan tersebut, personel Polri melaksanakan aksi gotong royong membersihkan area tempat ibadah dan lingkungan sekitarnya. Selain itu, kegiatan juga mencakup ziarah serta perawatan area makam tokoh agama dan makam masyarakat umum sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa bagi masyarakat dan daerah. Bhakti Religi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian, kepedulian sosial, dan penguatan hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi arahan Kapolda Kalimantan Selatan agar momentum Hari Bhayangkara dimaknai tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, Polri ingin menunjukkan bahwa kehadirannya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kelestarian tempat-tempat yang memiliki nilai spiritual dan sosial bagi masyarakat. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat kedekatan emosional serta membangun rasa kebersamaan. Kapolres HSU Agus Nuryanto melalui Kasi Humas Asep Hudzainur mengatakan bahwa kegiatan Bhakti Religi merupakan wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai spiritual dalam pelaksanaan tugas kepolisian. “Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai dengan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bhakti Religi ini bukan hanya kegiatan bersih-bersih, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial, dan memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang mengedepankan responsibilitas, transparansi, dan pelayanan yang humanis. Dengan turun langsung melakukan kerja bakti di tempat ibadah dan area pemakaman, Polri menunjukkan komitmennya untuk hadir sebagai mitra masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Masyarakat dan pengurus tempat ibadah menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi kepedulian Polri yang tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kehadiran personel Polri di lingkungan tempat ibadah dinilai mampu memberikan semangat kebersamaan dan meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Menyambut musim libur sekolah yang segera tiba, manajemen Ancol Taman Impian menyiapkan berbagai program hiburan dan edukasi untuk memberikan pengalaman liburan yang berkesan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Direktur Utama Ancol bersama jajaran manajemen di Restoran Ombak Laut, Pantai Carnaval Ancol, Selasa (2/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, pihak Ancol memaparkan sejumlah agenda spesial yang telah dipersiapkan untuk menyambut lonjakan kunjungan wisatawan selama periode liburan sekolah. Beragam pertunjukan, atraksi tematik, hingga program edukatif akan dihadirkan untuk seluruh kalangan, khususnya anak-anak dan keluarga. Direktur Utama Ancol menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya menghadirkan berbagai konsep hiburan baru yang dikemas lebih interaktif dan menarik agar pengunjung mendapatkan pengalaman berbeda saat berlibur di kawasan wisata terbesar di ibu kota tersebut. “Liburan sekolah menjadi momentum penting bagi keluarga untuk menghabiskan waktu bersama. Karena itu, kami menghadirkan berbagai program spesial yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif dan inspiratif bagi anak-anak,” ujarnya. Berbagai atraksi unggulan yang akan meramaikan liburan sekolah di Ancol antara lain Theater Musical Show, Magical Night Special Firework, Journey of Fantasyland Parade, Summer Weekend Performance, Summer Holiday Performance, Summer Holiday Extravaganza, hingga Robot AI Magic Show yang menggabungkan teknologi kecerdasan buatan dengan pertunjukan hiburan modern. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati Happy Clown Show, Sea World Ancol Parade, Legend of The Ocean, Football Under Water, Giant Pacific Octopus, serta pertunjukan malam bertajuk Sea World Midnight Glow Music yang diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik utama musim liburan tahun ini. Tak hanya menyambut liburan sekolah, rangkaian acara tersebut juga menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-52 Ancol. Dalam momen spesial ini, sejumlah pertunjukan bertema satwa dan kelautan turut dihadirkan, seperti Voice of The Ocean, Dolphin and Friends, Animal Parade, hingga program edukatif Winter with Penguin yang dirancang untuk mengenalkan kehidupan satwa kepada anak-anak. Sebagai destinasi wisata keluarga, Ancol juga menyiapkan berbagai program khusus bagi pelajar. Salah satunya adalah kesempatan mendapatkan tiket masuk gratis dengan syarat dan ketentuan tertentu yang telah ditetapkan oleh pengelola. Untuk menambah kemeriahan suasana liburan, sejumlah artis papan atas Indonesia dijadwalkan tampil menghibur pengunjung dalam berbagai panggung hiburan yang digelar selama periode libur sekolah. Tak hanya fokus pada hiburan, Ancol juga menghadirkan kegiatan olahraga melalui program Ancol Run Loop, sebuah ajang yang ditujukan bagi masyarakat dan komunitas pecinta lari. Program ini diharapkan dapat mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sambil menikmati suasana kawasan wisata tepi pantai. Dengan puluhan agenda menarik yang telah dipersiapkan, Ancol optimistis dapat menjadi destinasi utama wisata keluarga selama musim libur sekolah 2026. Masyarakat yang ingin mengetahui jadwal lengkap acara, promo tiket, dan berbagai informasi lainnya dapat mengakses aplikasi resmi Ancol yang tersedia di Play Store. Beragam hiburan, edukasi, olahraga, hingga pertunjukan spektakuler siap menjadikan liburan sekolah tahun ini lebih berwarna dan berkesan bagi seluruh pengunjung Ancol. (Agung)

BANJANG, Bidik-kasusnews.com, Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Banjang menggelar kegiatan bakti religi dengan melakukan kerja bakti dan pembersihan di Langgar/Mushola Darul Taqwa, Desa Banjang RT 04, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjang, AKP Robby Ansharie Bahasuan, SH., MM, bersama 12 personel Polsek Banjang. Turut terlibat dalam kegiatan itu Kanit Sabhara AIPTU Soeyatmin, SH, Kasium, anggota Polsek, serta tenaga pendukung harian lepas (PHL). Aksi sosial ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan nilai pengabdian, kepedulian sosial, dan kedekatan Polri dengan masyarakat. Para personel bergotong royong membersihkan area dalam dan luar mushola, merapikan lingkungan sekitar, serta memastikan tempat ibadah menjadi lebih bersih dan nyaman bagi jamaah. Kapolsek Banjang mengatakan bahwa kegiatan bakti religi bukan sekadar agenda seremonial menjelang Hari Bhayangkara, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri dalam kehidupan masyarakat. “Kami ingin memberikan manfaat langsung kepada warga. Melalui kegiatan ini, Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berpartisipasi dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan fasilitas umum dan tempat ibadah yang digunakan masyarakat setiap hari,” ujarnya. Mushola Darul Taqwa dipilih sebagai lokasi kegiatan karena berada di wilayah yang dekat dengan Polsek Banjang dan dinilai membutuhkan perhatian dalam aspek kebersihan lingkungan. Dengan semangat gotong royong, personel kepolisian bersama warga setempat membersihkan seluruh area mushola agar lebih nyaman digunakan untuk beribadah. Kegiatan bakti religi ini juga menjadi implementasi program Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat hubungan kemitraan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Interaksi yang terjalin selama kerja bakti berlangsung menunjukkan semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan membangun kehidupan sosial yang harmonis. Warga setempat menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polsek Banjang yang turun langsung membantu membersihkan tempat ibadah. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kolaborasi antara Polri dan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Banjang berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik serta memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam bakti religi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Babirik, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, jajaran Polsek Babirik melaksanakan kegiatan bakti religi di Masjid Al Mubarak dan kawasan makam Almarhum Akhmad Samidi, salah satu tokoh masyarakat yang dikenal sebagai pendiri Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi lingkungan dan tempat-tempat yang memiliki nilai historis serta religius. Personel Polsek Babirik melakukan kerja bakti dengan membersihkan area masjid dan lingkungan makam tokoh masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong, mencerminkan nilai-nilai pengabdian yang terus dijunjung oleh institusi Polri. Kapolsek Babirik menjelaskan bahwa bakti religi merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga berupaya hadir melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Tempat ibadah dan makam tokoh masyarakat merupakan bagian penting dari kehidupan sosial yang perlu dijaga bersama,” ujarnya. Pemilihan Masjid Al Mubarak dan makam Almarhum Akhmad Samidi sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada nilai sejarah dan penghormatan terhadap jasa para tokoh yang telah berkontribusi bagi pembangunan daerah. Selain itu, lokasi tersebut juga menjadi salah satu tempat yang sering dikunjungi masyarakat sehingga kebersihannya perlu terus dijaga. Kegiatan bakti religi ini merupakan tindak lanjut program yang digagas Polda Kalimantan Selatan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 melalui aksi sosial, doa bersama, dan kegiatan kemasyarakatan yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar. Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi keterlibatan anggota kepolisian yang turun langsung melakukan kerja bakti. Kehadiran personel Polsek Babirik dinilai menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara aparat dan warga. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang selama ini menjadi bagian dari budaya masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Babirik berkomitmen terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan rakyat. Dengan mengusung semangat Presisi, Polsek Babirik berharap kegiatan sosial seperti ini dapat semakin mempererat kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)