MANADO, Bidik-kasusnews.com — Polisi Militer Kodam (Pomdam) XIII/Merdeka berhasil menggagalkan dugaan penyalahgunaan sekitar 4,7 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar di wilayah Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Empat warga sipil beserta barang bukti telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut, Selasa (12/5/2026). Pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen Kodam XIII/Merdeka dalam mendukung upaya pemerintah dalam menjaga distribusi energi nasional agar BBM subsidi benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak. Kasus ini bermula dari adanya antrean panjang di sejumlah SPBU serta informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan BBM subsidi. Menindaklanjuti laporan tersebut, Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Novem J. Rajagukguk, S.H., M.Th., memerintahkan Kasigakkum Pomdam XIII/Merdeka Mayor Cpm I Nyoman Riarsa bersama 14 personel melakukan pengecekan ke lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan solar subsidi di Jalan Kabima, Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara. Dari hasil pemeriksaan, anggota mengamankan sekitar 4,7 ton solar subsidi beserta empat warga sipil berinisial DHW, RF, TG, dan SW. Selanjutnya, para terduga pelaku berikut barang bukti diserahkan ke Ditreskrimsus Polda Sulawesi Utara untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav Sofyan menegaskan bahwa pengawasan distribusi BBM subsidi menjadi perhatian serius Kodam XIII/Merdeka guna memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap terjaga. “Kodam XIII/Merdeka mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjaga distribusi BBM subsidi agar benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Penyalahgunaan BBM subsidi sangat merugikan rakyat dan dapat mengganggu stabilitas distribusi energi di daerah,” ujarnya. Kapendam juga menyampaikan bahwa Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., memberikan apresiasi kepada jajaran Pomdam XIII/Merdeka atas respons cepat dan langkah tegas dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut. Kodam XIII/Merdeka bersama aparat terkait akan terus memperkuat pengawasan dan sinergi guna mencegah berbagai bentuk penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Agus)

Indramayu,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Suasana semangat anak muda menggelora di Sekretariat Karang Taruna Cerdas Berkarya, Rabu (13/05/2026). Puluhan pemuda dari berbagai Blok/RT/RW berkumpul dalam momentum bersejarah yaitu Pelantikan Pengurus Karang Taruna Cerdas Berkarya Masa Bakti 2026–2031. Acara dihadiri Muspika,Karang Taruna Kabupaten,RT RW tamu Undangan,dalam Acara yang penuh energi itu menjadi semakin hidup ketika Kuwu Desa Limbangan H Nurwenda memberi Sambutan danpesan siap untuk mendukung Karang taruna yang baru hadir memberikan pesan tajam, jujur, dan penuh motivasi. Kita tidak ada waktu lagi utk bertikai mari kita satukan tujuan untuk memajukan karang taruna di Desa Limbangan Dari sambutan Ketua Karang Taruna Rasono mengajak semua anggota dan elemen masyarakat saling bersinergi. Dan di sambung lagi dari perwakilan karang taruna kecamatan dan kabupaten yang memberikan Motifasi utk bersatu membangun desa Karang taruna Legal formalnya sdh ada payung hukum Lewat Permendagri No 18 THN 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Permensos No 9 th 2025 memperkuat peran karang taruna sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda dan pencegahan masalah sosial di tingkat desa atau kelurahan dengan profesional dan akuntabilitas Kalimat itu langsung mendapatkan tepuk tangan panjang dari peserta yang hadir. Menurut Nurwenda, masa depan Desa tidak boleh terjebak dalam konflik ego antargenerasi maupun organisasi. Desa Limbangan membutuhkan energi kebersamaan, bukan persaingan yang melemahkan. Karang Taruna disebut bukan sekadar organisasi sosial, tetapi mesin perubahan. Dengan gaya khas yang humoris namun berbobot, Nurwenda sempat bercanda soal usianya. “Saya ini pemuda Menginjak 50tahun. Kelihatannya masih Mudah kan?” “Saya belajar dari kalian yang berusia 20, 30, 40 tahun. Karena kalianlah masa depan Limbangan” katanya. Nurwenda menyinggung fenomena generasi digital yang mudah mengkritik, tetapi sering kali berhenti di komentar tanpa aksi nyata. “Sampaikan kritik, tapi kritik yang menjaga amanah. Bukan yang membakar, tapi membangun,” ujarnya. Ia menuturkan, pemerintah butuh pemuda yang aktif mengawasi, bukan aktif menghujat. Kuwu Limbangan H Nurwenda juga mengingatkan identitas Limbangan sebagai pelopor Desa Bahari Bandung berhenti menjadi kota yang terbuka terhadap gagasan baru,” ujar Farhan. “Pegang nilai agama, nilai kebenaran, nilai kepatutan. Moral itu fondasi, bukan aksesori.” “Kalian bukan generasi pengikut. Kalian generasi yang menentukan arah Desa ini,” ujarnya. Ia berharap pengurus Karang Taruna yang baru tak hanya aktif mengadakan kegiatan seremonial, tetapi hadir dalam isu sosial, kemiskinan, anak muda rawan, lingkungan, edukasi dan solidaritas warga. Dengan resminya Rasono sebagai Ketua Karang Taruna Desa Limbangan periode 2026-2031 organisasi ini kini mengemban peran strategis, menjadi jembatan solidaritas sosial, ruang kolaborasi lintas generasi, dan pabrik pemimpin masa depan. Karang Taruna Desa Limbangan kini punya tantangan besar, bukan hanya ramai di panggung pelantikan tapi hadir nyata di kehidupan masyarakat. Untuk bisa menggali potensi ekonomi yang ada di Desa Limbangan menjalin kemitraan dengan Perusahaan setempat. (Asep Rusliman)

Majalengka, BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Polres Majalengka Polda Jabar terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Majalengka. Hal ini diwujudkan melalui pemberian layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang mengedepankan prinsip kemudahan, kecepatan, dan transparansi di ruang pelayanan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Majalengka, Rabu (13/05/2026). Kegiatan pelayanan ini dilaksanakan di bawah instruksi langsung Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., sebagai bagian dari upaya Polri dalam mewujudkan pelayanan yang Presisi serta meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Lantas AKP Pandu Renata Surya, S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap proses penerbitan SIM, baik baru maupun perpanjangan, dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Mulai dari pendaftaran, identifikasi, hingga ujian teori dan praktek, seluruhnya diarahkan untuk memberikan kemudahan bagi pemohon. “Fokus kami adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami memastikan seluruh fasilitas pendukung di Satpas Polres Majalengka dalam kondisi prima, sehingga warga yang datang merasa nyaman. Selain itu, petugas kami di lapangan selalu siap memberikan pendampingan dan penjelasan yang jelas mengenai mekanisme ujian agar masyarakat benar-benar kompeten dalam berkendara,” ujar Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Selain proses teknis, Sat Lantas Polres Majalengka juga secara konsisten memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas (safety riding) kepada para pemohon SIM. Hal ini bertujuan agar setiap pemegang SIM tidak hanya memiliki legalitas berkendara, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi dalam mematuhi aturan lalu lintas demi menekan angka kecelakaan di jalan raya. “Sinergitas antara pelayanan yang profesional dan kesadaran masyarakat dalam berkendara adalah kunci utama keselamatan. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga yang memiliki SIM dari Polres Majalengka adalah pengemudi yang cerdas dan bertanggung jawab. Pelayanan yang ramah dan bebas pungutan liar adalah janji kami kepada warga Majalengka,” tambah Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. (Asep Rusliman)

Majalengka, BIDIK-KASUSNEWS.COM,– Dalam rangka menjaga integritas, profesionalisme, serta kedisiplinan anggota Polri, Subbid Provos Bid Propam Polda Jabar melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) di Mapolres Majalengka, Rabu (13/05/2026). Pada saat pelaksanaannya Wakapolres Majalengka Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H.mendampingi Tim dari Bid Propam Polda Jabar dipimpin langsung oleh Kasubbid Provos AKBP Yanna Nurhandiana, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Kaur Binplin Kompol Firdaus Iskandarsyah, S.I.Kom., M.H., Kanit Hartib AKP Ani Sudarti, S.H., serta sejumlah personel Hartib lainnya. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan mendalam dengan sasaran yang meliputi gampol (seragam kepolisian), sikap tampang, hingga kelengkapan surat nyata diri. Tidak hanya itu, tim juga memeriksa kelaikan senjata api dinas (Senpi), kelengkapan surat kendaraan (Ranmor R2 dan R4), hingga melakukan deteksi dini penyalahgunaan narkoba melalui tes urine kepada personel secara acak. “Fokus kami adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan hal itu harus dimulai dari internal yang bersih dan disiplin. Gaktibplin ini bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan upaya pengawasan untuk memastikan setiap anggota Polres Majalengka patuh terhadap aturan yang berlaku, baik secara administratif maupun etika profesi,” ujar Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Selain pemeriksaan personel, tim Bid Propam Polda Jabar juga melakukan pengecekan ke ruang tahanan guna memastikan keamanan dan SOP penjagaan, melakukan penertiban penggunaan Strobo, Sirene, dan Rotator pada kendaraan yang tidak sesuai peruntukan, serta melakukan pencegahan dan penindakan terhadap praktik judi online di lingkungan internal. Tak luput, keberadaan CCTV di setiap ruang penyidikan juga diperiksa guna menjamin transparansi dalam proses hukum. “Sinergitas antara fungsi pengawasan dari Polda dan Polres sangat penting untuk menjaga marwah institusi. Kami tidak akan mentoleransi adanya pelanggaran, terutama terkait narkoba dan judi online. Kehadiran tim provos ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh jajaran agar tetap menjadi teladan yang baik bagi masyarakat Kabupaten Majalengka,” tambah Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Satuan Reserse Kriminal Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus dugaan penganiayaan berat yang terjadi di wilayah Kecamatan Cibeureum, Kuningan, Selasa (12/5). Dalam waktu kurang dari 1×24 jam, polisi berhasil menangkap terduga pelaku berinisial AN (25) di kawasan Alun-alun Cimahi, Kota Bandung. Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz didampingi Kasi Humas AKP Mugiyono menjelaskan, korban dalam peristiwa tersebut adalah Jaja Jamanudin (35), warga Desa Cibingbin, Kecamatan Cibingbin, Kuningan. Peristiwa bermula saat korban memenuhi undangan pelaku untuk bersilaturahmi sambil ngopi di rumah pelaku yang berada di Desa Cimara, Kecamatan Cibeureum. Setelah sempat makan bersama, korban kemudian diajak masuk ke kamar oleh pelaku. “Sesampainya di kamar, korban diduga disiram air panas lalu dibacok menggunakan golok oleh terduga pelaku,”ujar AKP Abdul Aziz, Rabu (13/5/2026). Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala sebelah kiri dan tangan. Bahkan, dua jari korban dilaporkan nyaris putus dan saat ini masih menjalani penanganan medis intensif. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga motif penganiayaan dipicu rasa cemburu dalam hubungan pribadi antara korban dan pelaku. Keduanya diduga memiliki hubungan sesama jenis. “Motif sementara yang kami dalami, diduga karena persoalan asmara sesama jenis dan adanya rasa cemburu dari pelaku terhadap korban,”jelasnya. Usai melakukan aksi penganiayaan, pelaku melarikan diri sambil membawa telepon genggam milik korban. Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kuningan kemudian melakukan pengejaran, hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku di wilayah Cimahi sekitar pukul 08.30 WIB. “Kurang dari 1×24 jam, pelaku berhasil kami tangkap,”kata AKP Abdul Aziz. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa sebilah golok yang ditinggalkan di lokasi kejadian serta alat yang digunakan untuk menyiram air panas kepada korban. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal terkait dugaan tindak pidana penganiayaan berat dengan ancaman hukuman antara lima hingga sembilan tahun penjara. Polisi saat ini masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan melengkapi alat bukti lainnya. Pelaku dijerat pasal 466,467 dan 468 KUHAP dengan ancaman hukuman 5 sampai 9 tahun penjara. (Asep Rusliman)

BANDUNG, Bidik-kasusnews.com — TNI Angkatan Darat menggelar Seminar Nasional bertema “Transformasi Militer: _From Combat Force to Strategic Force_ – Transformasi TNI AD melalui Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP), _Artificial Intelligence_ (AI), dan Ekonomi Nasional” di Aula Dr. Satrio, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Bandung, Rabu (13/5/2026). Seminar tahunan Seskoad ini menjadi forum strategis untuk membahas arah transformasi TNI AD menuju kekuatan yang tidak hanya unggul dalam aspek tempur, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu mendukung pembangunan nasional dan ketahanan negara secara menyeluruh. Dalam seminar tersebut, Perwira Siswa (Pasis) Seskoad Letkol Inf Denny Sopyan memaparkan konsep transformasi kekuatan militer modern yang kemudian dibahas bersama para narasumber dan peserta seminar. Salah satu fokus utama ialah pengembangan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) sebagai satuan yang memiliki kemampuan tempur sekaligus mendukung pembangunan wilayah dan pemberdayaan masyarakat. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan menghimpun berbagai masukan guna mendukung pelaksanaan program-program Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya yang berkaitan dengan tugas dan pengabdian TNI AD di lapangan. “Ini memang salah satu kegiatan yang rutin dilakukan, yakni pengkajian yang dilanjutkan seminar saat pelaksanaan pendidikan Seskoad. Namun, di tengah banyaknya program-program Presiden yang baik, nanti akan kita detailkan lagi kepada pihak-pihak yang memiliki peranan langsung mengenai berbagai permasalahan di lapangan. Rekan-rekan TNI yang bertugas di daerah juga dapat menjelaskan kondisi di wilayah masing-masing. Kajian-kajian ini akan terus dilanjutkan melalui seminar agar mendapatkan masukan dari berbagai pihak, sekaligus dapat menjelaskan kepada masyarakat,” terang Kasad. Kasad juga menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terkait keberadaan Yonif TP yang tidak hanya berfungsi sebagai kekuatan pertahanan wilayah, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan daerah, penanggulangan bencana, hingga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain membahas transformasi organisasi, seminar turut menyoroti pemanfaatan _Artificial Intelligence_ (AI) dalam sistem pertahanan modern. Direktur Peneliti Surya Research Education Center, Yohanes Surya, Ph.D., memaparkan materi bertema “Kedaulatan Teknologi AI untuk TNI AD”, yang menekankan pentingnya penguasaan teknologi AI guna mendukung efektivitas pengambilan keputusan, sistem komando dan pengendalian, analisis intelijen, serta modernisasi alutsista. Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan membawakan materi “Transformasi Ekonomi Menghadapi Tantangan Global”, sedangkan Prof. Sri Fatmawati, Ph.D., memaparkan tema “Biodiversitas Sebagai Aset Strategis” yang menyoroti pentingnya stabilitas keamanan dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Melalui seminar ini, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi kekuatan strategis yang profesional, modern, adaptif, dan responsif terhadap tantangan masa depan guna mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaulat. (Agus)

Bidik-kasusnews.com | Hulu Sungai Utara – Satuan Polisi Perairan dan Udara Polres Hulu Sungai Utara kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menghadirkan layanan kesehatan melalui program Klinik Terapung di wilayah Sungai Kali Negara, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (13/5/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA ini dipusatkan di Desa Banyu Tajun Pangkalan. Program tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap prioritas Kabaharkam Polri sekaligus wujud pelayanan humanis kepada masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran sungai dan daerah perairan yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan darat. Layanan Kesehatan Datang Langsung ke Permukiman Warga Pelaksanaan Klinik Terapung dipimpin Kasat Polairud bersama personel Satuan Polisi Perairan dan Udara Polres Hulu Sungai Utara dengan dukungan tenaga medis dari Dokkes Polres Hulu Sungai Utara. Menggunakan sarana transportasi air, petugas mendatangi masyarakat secara langsung untuk memberikan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pemberian obat-obatan ringan, serta edukasi tentang pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kehadiran layanan kesehatan keliling ini disambut antusias oleh warga yang merasa sangat terbantu karena tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Satpolairud Sampaikan Pesan Kamtibmas Selain pelayanan kesehatan, personel Satpolairud juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah perairan serta selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk membantu warga di kawasan perairan. Polri Presisi yang Menyentuh Langsung Kebutuhan Warga Kapolres Hulu Sungai Utara Agus Nuryanto melalui Kasi Humas Asep Hudzainur menyampaikan bahwa Klinik Terapung merupakan implementasi nyata program Polri Presisi yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui Klinik Terapung, Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan sosial dan kemanusiaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah perairan,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pelayanan publik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga di seluruh wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Bidik-kasusnews.com | Hulu Sungai Utara – Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Utara berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu dalam rangka Operasi Antik 2026. Seorang pria berinisial Badarudin alias Udin, yang masuk dalam target operasi (TO), diamankan di Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa malam (12/5/2026). Penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.10 WITA di Gang H. Yus’an saat tersangka tengah mengendarai sepeda motor. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua paket sabu yang disimpan di dalam kotak rokok yang diletakkan di bagasi samping sepeda motor. Barang Bukti Sabu Hampir 10 Gram Berdasarkan hasil penimbangan, total berat keseluruhan barang bukti mencapai 10 gram dengan berat bersih 9,60 gram. Selain sabu, polisi juga menyita satu unit telepon genggam Xiaomi Redmi A2, satu unit sepeda motor Yamaha Mio, plastik klip transparan, tisu, serta kotak rokok yang digunakan untuk menyimpan narkotika. Kasat Resnarkoba Polres HSU menjelaskan bahwa tersangka diduga berperan sebagai kurir dalam jaringan peredaran narkotika di wilayah Hulu Sungai Utara. Dijerat Pasal Peredaran Narkotika Tersangka kini menjalani proses penyidikan lebih lanjut di kantor Polres Hulu Sungai Utara. Ia disangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika terkait menawarkan, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara, atau memiliki narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat melebihi lima gram. Bagian dari Operasi Antik 2026 Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya intensif kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba melalui Operasi Antik 2026. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus menindak tegas setiap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika demi menjaga keamanan serta melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif memberikan informasi kepada aparat kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga terkait peredaran narkotika di lingkungan sekitar. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Program pembinaan kerohanian melalui kegiatan baca tulis Al-Qur’an di Rutan Kelas IIB Jepara terus dioptimalkan guna meningkatkan kualitas spiritual warga binaan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam sistem pemasyarakatan yang bertujuan membentuk karakter dan moral, sekaligus memberikan bekal bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik. Dengan mayoritas peserta beragama Islam, kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an dinilai sebagai indikator penting keberhasilan pembinaan mental.   Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026, bertempat di Masjid Attaubah, dengan melibatkan pembina kerohanian, peserta magang, serta warga binaan. Selama pelaksanaan, suasana berlangsung tertib dan khidmat. Para peserta mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian, baik saat menerima materi maupun saat praktik langsung membaca dan menulis Al-Qur’an sesuai kaidah yang benar.   Melalui program ini, diharapkan terjadi peningkatan signifikan dalam literasi keagamaan warga binaan, khususnya dalam memberantas buta aksara hijaiyah serta meningkatkan kelancaran membaca Al-Qur’an sesuai tajwid. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap pembentukan perilaku, ketenangan emosional, serta menciptakan lingkungan rutan yang lebih religius, disiplin, dan kondusif.   Secara keseluruhan, optimalisasi pembinaan kerohanian ini dinilai efektif dalam mendukung proses rehabilitasi mental warga binaan. Ke depan, program ini diharapkan dapat terus berlanjut secara rutin dengan dukungan sarana yang memadai serta kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan sistem pemasyarakatan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara melaksanakan pemindahan 10 narapidana ke sejumlah lembaga pemasyarakatan pada Rabu (13/05/2026). Pemindahan tersebut terdiri dari 4 narapidana perempuan dan 6 narapidana laki-laki yang diberangkatkan menuju Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang, Lapas Kelas IIA Kendal, serta Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal.   Kegiatan pemindahan dipimpin langsung oleh Kepala Subsie Pelayanan Tahanan bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Rutan Kelas IIB Jepara.   Sebanyak 10 warga binaan diberangkatkan menggunakan satu unit kendaraan Trans PAS dengan pengawalan ketat dari petugas Rutan Jepara guna memastikan keamanan dan kelancaran selama perjalanan menuju lapas tujuan.   Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi optimalisasi pembinaan lanjutan agar warga binaan dapat mengikuti program pembinaan yang lebih terarah sesuai tahapan masa pidana dan kebutuhan masing-masing.   Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menjelaskan bahwa pemindahan narapidana tidak hanya bertujuan untuk penataan hunian, tetapi juga untuk memberikan kesempatan yang lebih maksimal kepada warga binaan dalam mengikuti berbagai program pembinaan, baik pembinaan kepribadian maupun kemandirian. “Melalui pemindahan ini, warga binaan diharapkan dapat memperoleh program pembinaan yang lebih optimal sesuai dengan klasifikasi dan kebutuhan pembinaan lanjutan,” ujarnya.   Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh warga binaan tiba di lembaga pemasyarakatan tujuan masing-masing.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara