JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Penanganan kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Tahunan memasuki babak baru. Satreskrim Polres Jepara resmi menetapkan AJ sebagai tersangka setelah penyidik mengumpulkan sejumlah alat bukti. Kasat Reskrim Polres Jepara, Wildan Umarela, menyampaikan bahwa penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi serta barang bukti yang telah dikantongi penyidik. Menurutnya, alat bukti yang dimiliki di antaranya berupa keterangan saksi, percakapan digital yang telah diamankan, serta telepon genggam milik keluarga korban,ungkap Wildan di ruang kerja 11/5/2026. AJ memenuhi panggilan pemeriksaan di Mapolres Jepara pada Senin pagi dengan didampingi penasihat hukum. Dalam pemeriksaan tersebut, status hukumnya resmi dinaikkan menjadi tersangka. Pihak kepolisian menyebut hingga kini baru satu korban yang melapor secara resmi. Meski begitu, proses pendalaman masih terus dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya korban lain dalam perkara tersebut. Selain pemeriksaan saksi, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan kesehatan terhadap korban di rumah sakit sebagai bagian dari kelengkapan berkas penyidikan. Polres Jepara menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur yang berlaku demi memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan kepada korban.(Wely)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Personel SPKT Polres Hulu Sungai Utara bersama piket Polsek Amuntai Tengah bergerak cepat mengevakuasi seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah, Senin (11/5/2026). Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Abdul Azis Gang Swarga, RT 06, Kelurahan Antasari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Petugas menerima laporan dari masyarakat mengenai keberadaan seorang pria yang memerlukan penanganan segera demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Pria tersebut diketahui bernama Ahmad Yani (40). Setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pendekatan secara humanis dan memastikan kondisi yang bersangkutan tetap aman selama proses evakuasi. Selanjutnya, Ahmad Yani dibawa ke RSUD Pembalah Batung untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut. Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur. Kapolsek Amuntai Tengah melalui laporan situasi kamtibmas menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam merespons setiap laporan masyarakat, termasuk penanganan warga yang membutuhkan bantuan medis dan sosial. “Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pertolongan kepada warga yang memerlukan penanganan khusus,” demikian disampaikan dalam laporan resmi. Situasi selama proses evakuasi berlangsung aman dan kondusif. Pihak kepolisian memastikan perkembangan penanganan akan terus dipantau melalui koordinasi dengan pihak rumah sakit dan instansi terkait. Tindakan sigap personel Polres Hulu Sungai Utara dan Polsek Amuntai Tengah ini menjadi wujud nyata implementasi semangat Presisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)
KUNINGAN,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Viral video sejumlah kerusuhan terjadi di Jalan Raya Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Insiden itu terjadi usai nonton bareng yang berlangsung di daerah setempat, pertandingan Persib vs Persija Super League 2025/2026. Menanggapi video viral tersebut, AKP Mugiyono yang juga Kasi Humas Polres Kuningan mewakili Kapolres AKBP Muhamad Ali Akbar, mengatakan, sebanarnya pengamanan dalam laga berlangsung sudah menjadi perhatian petugas keamanan. “Sudah kondusif, dan kemarin pun sejumlah petugas Polres di susul dengan Anggota kepolisian sektor setempat melakukan Patroli di sejumlah titik lokasi nonton bareng,” kata AKP Mugiyono saat di konfirmasi. Bentrokan terjadi usai laga Persib vs Persija akibat dari kalangan mereka ada seseorang yang mengenakan kaos salah satu pendukung. “Kalau dugaan akibat keributan dari adanya seseorang yang mengenakan kaos pendukung bola, kita hingga kini terus melakukan pendalaman. Namun, permalasahan tersebut sudah aman setelah di lerai sekaligus di mediasi petugas Polsek,” katanya. Berita sebelumnya, menghadap pertandingan Persib vs Persija yang berlangsung di Stadion Samarinda, tidak sedikit titik nonton bareng terjadi di Kuningan. “Jumlah titik nonton bareng pertandingan Persib vs Persija, tentu akan mendapat perhatian dan pengawasan. Petugas kami pasti patroli,” kata Kasi Humas Polres Kuningan AKP Mugiyono saat memberikan keterangan kepada awak media. Selain melakukan pengawasan melalui Patroli, kata Mugiyono mengklaim bahwa Polres Kuningan juga melakukan pelarangan terhadap komunitas atau para pendukung Persib menggunakan knalpot brong dan konvoi. “Ya larang selain tidak boleh konvoi dan menggunakan knalpot brong, juga tidak boleh menyalakan petasan atau flare. Juga, tidak boleh melakukan kegiatan anarkis lainnya,” katanya. Informasi sebelumnya, jelang pertandingan Persib vs Persija di Stadion Samarinda dalam laga Liga 1 BRI musim 2025 – 2026. “Sejumlah titik di Kuningan menyiapkan lokasi untuk nonton bareng,” kata Hendra yang juga Bobotoh Persib yang tergabung dalam Biking Distrik Kuningan. Hendra menyebut lokasi nonton bareng saat laga Persib berlangsung. “Sebenarnya sering dilakukan oleh komunitas tertentu di Kuningan. Dan hampir merata titik nobar di Kuningan di adakan saat laga Persib,” katanya. Untuk persiapan agenda nobar sekarang, Hendra mengklaim bahwa kegiatan ini rencanakan sedemikian mewah. Pasalnya, laga Persib vs Persija yang berlangsung di Samarinda tidak boleh di tonton langsung. (Asep Rusliman)
Majalengka, BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Polres Majalengka Polda Jabar terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi seluruh personelnya guna mewujudkan pelayanan terbaik dan profesionalitas Polri yang unggul. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Program Sarjana Ilmu Hukum (S1) dan Magister Ilmu Hukum (S2) yang berlangsung di Aula Kanya Wasistha Tatag Trawang Tungga Polres Majalengka, Senin (11/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di bawah instruksi langsung Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., sebagai upaya mendorong pengembangan pendidikan berkelanjutan bagi para anggota Polri di wilayah hukum Polres Majalengka. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Wakapolres Majalengka Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H., memimpin jalannya sosialisasi dengan menghadirkan narasumber dari Yayasan Aneka Pertama Edukasi Jawa Barat, yakni Ibu Rosi Endah Rosmalasari, S.H. selaku Ketua Yayasan, dan Bapak Rana Suryana, S.H. selaku Wakil Ketua Yayasan. “Fokus kami adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan hal itu hanya bisa dicapai jika SDM kita memiliki latar belakang pendidikan dan pemahaman hukum yang kuat. Pendidikan tinggi bagi personel adalah investasi jangka panjang untuk memperkuat profesionalisme dalam penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan,” ujar Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, para Kapolsek jajaran, serta perwakilan dari masing-masing Polsek. Sosialisasi ini memberikan informasi mendalam mengenai peluang bagi personel untuk melanjutkan studi ke jenjang S1 maupun S2 hukum, guna menunjang karier serta kapasitas intelektual dalam menghadapi dinamika hukum yang semakin kompleks. “Sinergitas antara institusi Polri dengan lembaga pendidikan seperti Yayasan Aneka Pertama Edukasi Jawa Barat sangatlah penting. Kami ingin setiap personel memiliki semangat untuk terus belajar, sehingga wawasan hukum yang luas dapat diimplementasikan secara nyata dalam tugas sehari-hari demi mengayomi masyarakat Kabupaten Majalengka,” tambah Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. (Asep Rusliman)
MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan stimulan untuk penyelesaian pembangunan Masjid Atta’awun yang berlokasi di lingkungan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka, Kamis (7/5/2026). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana. Ia didampingi Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan Embed Humed, Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum Drs. H. Idi Purnama, serta Kepala Divisi Humas dan Protokoler Fijay Muhamad Faozan. Rombongan BAZNAS disambut Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka, Sukma Djaya Negara, di ruang kerjanya sebelum pelaksanaan penyerahan bantuan. Agus Asri Sabana mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung sarana peribadatan sekaligus apresiasi kepada jajaran Kejari Majalengka yang telah rutin menyalurkan zakat profesi melalui BAZNAS. “Ini bagian dari tanggung jawab kami dalam menyalurkan amanah kepada mustahik, sekaligus bentuk apresiasi atas konsistensi zakat profesi dari pegawai Kejari Majalengka,” ujarnya. Sementara itu, Sukma Djaya Negara menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia berharap dukungan tersebut dapat mempercepat proses penyelesaian pembangunan masjid sehingga segera dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah. Ia juga menilai kinerja BAZNAS Majalengka saat ini semakin baik, khususnya dalam hal realisasi program dan pelaporan keuangan. “Transparansi dan akuntabilitas BAZNAS Majalengka sangat baik dan patut dipertahankan,” katanya. Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis di depan bangunan Masjid Atta’awun, disaksikan oleh jajaran dari kedua lembaga. (Asep Rusliman)
JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA -11-mei-2026.Penanganan kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Tahunan kabupaten jepara memasuki babak baru. Satreskrim Polres Jepara resmi menetapkan AJ sebagai tersangka setelah penyidik mengumpulkan sejumlah alat bukti. Kasat Reskrim Polres Jepara, Wildan Umar rela, menyampaikan bahwa penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi serta barang bukti yang telah dikantongi penyidik. Menurutnya, alat bukti yang dimiliki di antaranya berupa keterangan saksi, percakapan digital yang telah diamankan, serta telepon genggam milik keluarga korban,ungkap Wildan di ruang kerja 11/5/2026. AJ memenuhi panggilan pemeriksaan di Mapolres Jepara pada Senin pagi dengan didampingi penasihat hukum. Dalam pemeriksaan tersebut, status hukumnya resmi dinaikkan menjadi tersangka. Pihak kepolisian menyebut hingga kini baru satu korban yang melapor secara resmi. Meski begitu, proses pendalaman masih terus dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya korban lain dalam perkara tersebut. Selain pemeriksaan saksi, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan kesehatan terhadap korban di rumah sakit sebagai bagian dari kelengkapan berkas penyidikan. Polres Jepara menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur yang berlaku demi memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan kepada korban.(Wely)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota MPR RI Iman Adi Nugraha menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung Olahraga (GOR) Gerbang Mapak, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Senin (11/5/2026). Kegiatan yang bekerja sama dengan Kelompok Kerja Hutan Hanjuang Selatan (Pokjahasil) itu berlangsung meriah dan dihadiri berbagai unsur masyarakat serta tokoh daerah. Sosialisasi tersebut bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Demokrat Aris Triyadi, unsur Forkopimcam Jampangkulon yang dipimpin Camat Dading, Ketua KNPI Kabupaten Sukabumi Yandra, serta para kepala desa se-Kecamatan Jampangkulon. Camat Dading dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi Empat Pilar MPR RI memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta menjaga keharmonisan masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kegiatan juga diwarnai sesi dialog dan penyampaian aspirasi masyarakat. Peserta tampak antusias menyampaikan pandangan, harapan, dan masukan terkait pembangunan daerah maupun penguatan nilai kebangsaan di lingkungan masyarakat. Materi sosialisasi disampaikan oleh Asep Abdul Wasit yang memberikan penjelasan mendalam mengenai implementasi Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari. Jalannya acara dipandu oleh Teh Resti selaku pembawa acara dan pengatur waktu kegiatan. Suasana semakin semarak saat Iman Adi Nugraha memberikan apresiasi berupa hadiah uang tunai sebesar Rp500 ribu kepada peserta yang mampu menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan baik dan penuh semangat. Momen tersebut mendapat sambutan meriah dari para peserta yang hadir. Menurut Iman, langkah tersebut menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan penghormatan terhadap simbol-simbol negara di tengah masyarakat. “Kami ingin nilai-nilai kebangsaan ini tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga benar-benar dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar persatuan bangsa tetap terjaga,” ujarnya. Kegiatan ditutup dalam suasana hangat dan penuh semangat kebangsaan, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga negara, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI serta mendukung kemajuan Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
Sumatera Selatan, Bidik-kasusnews.com Personel Batalyon A Pelopor, Detasemen Gegana, dan Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan pengamanan dan penyekatan terhadap aktivitas pengeboran minyak ilegal (illegal drilling) di wilayah hukum Polres Musi Banyuasin, Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya aparat kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mendukung penegakan hukum terhadap praktik illegal drilling yang selama ini dinilai membahayakan keselamatan warga, merusak lingkungan, dan menyebabkan kerugian negara. Dalam operasi tersebut, personel gabungan ditempatkan di sejumlah titik strategis yang diduga menjadi jalur akses keluar-masuk aktivitas pengeboran minyak ilegal. Selain melakukan penyekatan, petugas juga menggelar patroli serta pemantauan intensif guna memastikan situasi di lapangan tetap aman dan terkendali. Kehadiran personel Satbrimob Polda Sumsel di lokasi diharapkan dapat mempersempit ruang gerak para pelaku sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat sekitar. Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Satbrimob Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus mendukung langkah penegakan hukum terhadap berbagai aktivitas ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat dan negara, termasuk praktik illegal drilling yang masih menjadi perhatian serius di Sumatera Selatan. Melalui sinergi antara Satbrimob Polda Sumsel dan Polres Musi Banyuasin, aparat berharap upaya pemberantasan illegal drilling dapat berjalan lebih efektif demi terciptanya keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di wilayah tersebut. (Agus)
Musi Rawas, Bidik-kasusnews.com – Personel Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumsel melaksanakan kegiatan panen jagung yang dipimpin langsung oleh Danki 2 Yon B Por, Iptu Joko Purnomo, pada Minggu, 10 Mei 2026. Kegiatan panen tersebut berlangsung di Desa Rejo Sari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan personel Brimob terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya memanfaatkan lahan produktif untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel bersama-sama melakukan proses panen jagung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Adapun hasil panen yang diperoleh mencapai 1,5 ton jagung dengan jenis varietas Simetal BISI 321. Hasil tersebut dinilai cukup baik dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar serta mendukung program swasembada pangan di wilayah Sumatera Selatan. Iptu Joko Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan pertanian seperti ini akan terus didorong sebagai bentuk kontribusi nyata Brimob kepada masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Dengan adanya kegiatan panen jagung ini, diharapkan sinergi antara aparat dan masyarakat semakin erat serta mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga di Kabupaten Musi Rawas. (Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Sebanyak 20 Perwira Korps Marinir TNI AL yang mengikuti Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Dikreg Seskoal) Angkatan LXV/65 dan Dikreg Seskoad LXVII/67 Tahun 2026 menjalani uji kompetensi di Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur kesiapan, wawasan, dan profesionalisme perwira sebelum melanjutkan ke penugasan. Uji kompetensi ini berada di bawah pengawasan langsung Kadisminpers Kormar Kolonel Marinir Augustinus Purba, S.E., CRMP., selaku Ketua Panitia. Para peserta digembleng melalui materi ujian tertulis yang meliputi keangkuman, nikgarlat/sisbinlat, dan profesi, serta ujian lisan visi dan misi. Setiap komponen dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir strategis, mampu mengintegrasikan pengetahuan akademis, kemampuan analitis, pengalaman operasional, pengambilan keputusan dalam konteks lintas matra dan instansi serta memperkuat karakter kepemimpinan dalam menghadapi dinamika tugas di era globalisasi. Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. berpesan bahwa Korps Marinir menuntut calon-calon komandan satuan mampu menjawab setiap tantangan tugas secara profesional, adaptif, dan berkarakter prajurit pejuang, dengan tetap menjaga nama baik serta kehormatan Korps Marinir. Pangkormar menegaskan bahwa para Perwira Marinir harus menjadi sosok yang cerdas, tangguh, berintegritas, serta memiliki naluri tempur yang kuat sebagai calon pemimpin satuan yang nantinya dituntut mampu menggerakkan prajurit dalam setiap penugasan operasi amfibi, pertahanan pantai, dan operasi tempur lainnya demi menjaga kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah laut Nusantara. Sebagai lembaga pendidikan tertinggi TNI AL, Seskoal secara konsisten menyelenggarakan Dikreg untuk mencetak perwira yang unggul secara intelektual dan berintegritas tinggi. Angkatan LXV/65 Tahun 2026 dipersiapkan untuk mengisi posisi-posisi strategis di lingkungan TNI AL, sehingga hasil uji ini akan menjadi tolok ukur penting dalam pembinaan karier dan penempatan tugas mereka setelah lulus. Pelaksanaan uji kompetensi berlangsung tertib sesuai standar kurikulum yang ditetapkan. Diharapkan, tempaan di Seskoal ini melahirkan perwira Marinir yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga memiliki semangat pengabdian dan kehormatan sebagai penjaga kedaulatan laut Nusantara. (Agus)