KUNINGAN – BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Terjadi pergantian jabatan Wakapolres Kuningan, Polda Jawa Barat. Jabatan yang sebelumnya diemban oleh Kompol Deny Rahmanto, S.S, S.I.K, M.M kini resmi diserahterimakan kepada Kompol Eryda Kusumah. S.I.K, M.H, CPHR Kompol Deny Rahmanto mendapat amanah baru sebagai Wakapolres Garut, sementara Kompol Eryda Kusumah yang sebelumnya menjabat di Ka Siaga 1 Bagdalops Roops Polda Jabar kini dipercaya mengisi posisi Wakapolres Kuningan. Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar, menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran dan peningkatan kinerja. “Pergantian jabatan ini adalah bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier serta peningkatan kinerja institusi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kompol Deny Rahmanto atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Kuningan,” ujarnya. Selain itu, Kapolres juga menyampaikan sejumlah pesan penting kepada pejabat baru Wakapolres Kuningan agar dapat langsung beradaptasi dan menjalankan tugas secara optimal. “Saya berharap Wakapolres yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan situasi dan karakteristik wilayah Kuningan, membangun sinergi yang solid dengan seluruh personel, serta menjaga kekompakan internal,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan humanis kepada masyarakat serta peningkatan kehadiran polisi di tengah masyarakat. “Utamakan pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif. Jadilah teladan bagi anggota serta hadir sebagai solusi di tengah masyarakat,” lanjut AKBP Muhamad Ali Akbar. Tak hanya itu, Kapolres Kuningan juga mengingatkan seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. “Jaga integritas, hindari pelanggaran, dan terus tingkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui kinerja nyata di lapangan,” pungkasnya. Pergantian jabatan ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam meningkatkan kinerja Polres Kuningan, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Kuningan. Selain Wakapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar juga mengmbil sumpah jabatan Kapolsek Cibingbin IPTU Trisno Pambudi, S.E menggantikan AKP Afriando yang memasuki purna tugas dan IPTU Dahroji mendapat tugas dan tanggung jawab sebagai Kasiwas Polres Kuningan. (Asep Rusliman)

Majalengka,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.‎Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar pada hari Sabtu (02/05/2026) di Gelanggang Generasi Muda Majalengka dengan penuh khidmat. Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, ASN, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. ‎Dalam kesempatan tersebut, AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan. Ia menekankan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu menghadapi tantangan zaman. ‎“Melalui momentum Hari Pendidikan Nasional ini, kita diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan serta menanamkan nilai-nilai disiplin, integritas, dan tanggung jawab kepada generasi muda sebagai penerus bangsa,” ujarnya. ‎Kapolres juga mengajak seluruh pihak, termasuk aparat keamanan, tenaga pendidik, dan masyarakat, untuk bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi proses belajar mengajar. Menurutnya, keamanan dan ketertiban merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan. ‎Upacara Hardiknas tahun ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan tekad seluruh peserta untuk terus memajukan pendidikan di Kabupaten Majalengka. (Asep Rusliman)

Majalengka,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Satres Narkoba Polres Majalengka mengungkap kasus tindak pidana di bidang kesehatan berupa peredaran sediaan farmasi tanpa izin.(2/5/26). ‎Seorang tersangka berinisial R A Bin Aep diamankan pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 10.25 WIB di Desa Rawa, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka. ‎ ‎Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa uang tunai Rp2.650.000, dua unit handphone, serta sediaan farmasi jenis Trihexyphenidyl dan Tramadol. ‎ ‎Pengembangan dilakukan ke rumah seorang saksi yang dititipi barang oleh tersangka. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan ratusan butir obat keras, terdiri dari 707 butir Tramadol dan 416 butir Trihexyphenidyl. ‎Total barang bukti yang diamankan yakni 707 butir Tramadol dan 423 butir Trihexyphenidyl, serta barang lainnya. Tersangka diduga mengedarkan sediaan farmasi tanpa keahlian dan kewenangan serta tidak memenuhi standar keamanan dan mutu. ‎ ‎Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 435 jo Pasal 138 ayat (2) atau Pasal 436 ayat (2) jo Pasal 145 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. ‎ ‎Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Majalengka untuk penyidikan lebih lanjut. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2026 dimanfaatkan DPRD Kabupaten Sukabumi untuk menegaskan kembali pentingnya pembangunan sektor pendidikan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan bahwa kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan masyarakatnya. Dalam keterangannya, ia menilai bahwa penguatan pendidikan tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, keluarga, serta masyarakat luas agar tujuan menghadirkan pendidikan yang adil dan berkualitas dapat tercapai. “Pendidikan harus menjadi prioritas bersama. Kita ingin memastikan tidak ada lagi kesenjangan akses, baik di perkotaan maupun di wilayah pelosok,” ungkapnya, 2 Mei 2026. Menurutnya, DPRD akan terus menjalankan fungsi strategisnya dalam memastikan kebijakan pendidikan berjalan optimal, termasuk dalam pengalokasian anggaran yang tepat sasaran, peningkatan kualitas guru, serta pengembangan fasilitas pendidikan yang memadai. Selain itu, apresiasi turut disampaikan kepada para guru yang selama ini berperan besar dalam membentuk generasi penerus bangsa. Nilai-nilai yang diwariskan Ki Hajar Dewantara dinilai tetap relevan sebagai fondasi dalam membangun pendidikan yang berorientasi pada karakter dan kepribadian bangsa. Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini, DPRD Kabupaten Sukabumi berharap seluruh elemen masyarakat semakin solid dalam mendukung terciptanya sistem pendidikan yang merata, inklusif, dan mampu menjawab tantangan masa depan. (Dicky)

CIREBON,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Cirebon diwarnai aksi pembakaran ban hingga penutupan jalan oleh massa mahasiswa, Jumat 1 Mei 2026. Meski aksi tersebut sempat memanas, pihak kepolisian memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Usai pengaman aksi unjuk rasa Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, mengungkapkan sebanyak 250 personel Polisi diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi di sejumlah titik. Aparat juga mengedepankan pendekatan humanis guna menjaga kondusivitas di lapangan. “Untuk personel yang kita kerahkan ini ada 250 personel. Kita melayani adik-adik mahasiswa dalam menyampaikan pendapatnya kepada DPRD Kota Cirebon. Alhamdulillah, hari ini situasinya berjalan kondusif,” ungkapnya. Aksi sempat memuncak di jalur Pantura, tepatnya di perempatan lampu merah Pemuda, Jalan Brigjen Dharsono. Massa membakar ban bekas di tengah jalan, berorasi, hingga menutup sebagian arus lalu lintas. Bahkan, sebuah truk sempat dihentikan dan dijadikan panggung orasi. Namun, polisi memastikan kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan tidak menimbulkan dampak signifikan. “Tadi sempat ada satu truk yang dihentikan untuk memasang spanduk dan orasi. Tidak lama, tidak menyebabkan kemacetan berarti, dan tidak menimbulkan gesekan di masyarakat,” ujar AKBP Eko Iskandar. Kapolres juga memastikan situasi tetap dalam kendali aparat di lapangan. “Ini bagian dari dinamika penyampaian pendapat. Namun kami pastikan semuanya bisa dikendalikan, tidak ada konflik, dan masyarakat tetap merasa aman,” ucapnya. Kapolres menambahkan rangkaian peringatan May Day di Kota Cirebon masih akan berlanjut dengan agenda bersama unsur pemerintah dan perwakilan buruh. “Kami menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan May Day di Kota Cirebon, baik yang dilakukan mahasiswa maupun buruh. Polisi hadir untuk melindungi semua pihak. Rencananya hari Mqinggu akan ada kegiatan bersama perwakilan buruh dengan Wali Kota dan Forkopimda,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

Indramayu,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Penilaian ini mengacu pada mekanisme Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD), yang dilakukan secara berkala dengan indikator terukur. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Kabupaten Indramayu menempati posisi kelima dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia. Menanggapi capaian itu,Luki Hakim menekankan,penghargaan ini seharusnya menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,bukan kebanggaan simbolik. Memastikan program yang dijalankan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat. “Kami akan terus meningkatkan pelayanan dan transparansi,memastikan program benar-benar dirasakan masyarakat ,”kata Luki Hakim. Luki juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang dinilai berkontribusi dalam capaian tersebut,mulai dari Legislatif hingga masyarakat. Namun tantangan kedepan tetap terbuka,terutama dalam menjaga konsistensi kinerja dan memastikan indikator penilaian berbanding lurus dengan kondisi rill dilapangan. Dengan capaian ini,publik akan menanti apakah peningkatan kinerja tersebut dapat berlanjut dan dirasakan secara nyata oleh masyarakat Indramayu. Wakil Mentri Dalam Negri Bima Arya Sugiarto menyebut Luki Hakim masuk lima besar karena dinilai unggul dalam berbagai indikator kinerja pemerintah. Penilaian ini mengacu pada mekanisme Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah(EPPD),yang dilakukan secara berkala dengan indikator terukur. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut ,Kabupaten Indramayu menempati posisi kelima dari total 514 Kabupaten /Kota di Indonesia. (Asep Rusliman)

HSU – Bidik-kasusnews.com- Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten HSU ke-74, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Hulu Sungai Utara melaksanakan kegiatan pengamanan lomba balap jukung yang berlangsungmulai dari tanggal 1-2 Mei 2026, mulai pukul 07.30 WITA hingga 17.30 WITA. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Siring Itik Kota Amuntai serta sepanjang aliran Sungai Nagara yang menjadi lintasan utama perlombaan. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan personel Sat Polairud Polres HSU, dipimpin langsung oleh Kasat Polairud bersama seluruh anggota. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk memastikan jalannya kegiatan tetap aman, tertib, dan lancar, baik bagi peserta lomba maupun masyarakat yang hadir menyaksikan. Selain melakukan pengawasan di sepanjang jalur lomba, personel juga melaksanakan patroli air menggunakan perahu dinas guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memberikan respon cepat apabila terjadi situasi darurat di perairan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kegiatan lomba balap jukung sendiri merupakan tradisi tahunan yang selalu dinantikan masyarakat HSU. Selain sebagai ajang hiburan rakyat, kegiatan ini juga menjadi sarana pelestarian budaya lokal yang memiliki nilai historis dan kearifan lokal masyarakat bantaran sungai. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi HSU. “Kami dari Polres HSU khususnya Sat Polairud telah melaksanakan pengamanan secara maksimal guna memastikan kegiatan lomba balap jukung ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keselamatan dan mematuhi aturan selama kegiatan berlangsung,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur juga menambahkan bahwa sinergi antara aparat keamanan, panitia, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif. Dengan adanya kerja sama yang baik, kegiatan besar seperti ini dapat berlangsung sukses tanpa adanya gangguan berarti. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Antusiasme masyarakat yang tinggi terlihat dari banyaknya penonton yang memadati area Siring Itik dan tepian Sungai Nagara, namun tetap dapat dikendalikan dengan baik oleh petugas di lapangan. Dengan terlaksananya pengamanan ini, diharapkan seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten HSU ke-74 dapat berjalan dengan sukses dan memberikan kesan positif bagi masyarakat, sekaligus mempererat kebersamaan serta semangat membangun daerah. (Agus)

Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat,Sabtu-02-Mei 2026. Persoalan banjir yang terus menghantui kawasan Lintas Melawi dan sekitarnya diduga bukan semata akibat hujan deras. Warga menyoroti adanya penutupan saluran drainase yang seharusnya menjadi jalur pembuangan air menuju sungai-sungai kecil dan Sungai Melawi. Penutupan itu diduga dilakukan oleh sejumlah pemilik bangunan ruko dan tempat perbelanjaan di kawasan tersebut.   Akibatnya,aliran air tersumbat dan kehilangan jalur keluar. Saat hujan turun dengan intensitas tinggi, air pun meluap dan menggenangi jalan utama serta permukiman warga. Genangan yang terjadi disebut cukup tinggi dan mengganggu aktivitas masyarakat. Ironisnya, rumah ibadah pun tak luput dari dampak buruk tata kelola lingkungan yang amburadul itu. Masjid Al-Amin dilaporkan ikut terdampak banjir akibat tersendatnya aliran air di kawasan tersebut. “Air masuk sampai ke area masjid. Ini bukan pertama kali terjadi. Kalau drainase ditutup seperti ini, ke mana air mau mengalir?” ujar salah seorang jamaah Masjid Al-Amin yang meminta identitasnya dirahasiakan saat diwawancarai media. Warga menilai persoalan ini tidak boleh lagi dianggap sepele. Jika dibiarkan, genangan musiman bisa berubah menjadi bencana rutin yang merugikan masyarakat luas. Mereka menuding lemahnya pengawasan menjadi penyebab persoalan terus berulang. “Pemerintah Kabupaten Sintang, DPRD Kabupaten Sintang, dan Instansi terkait harus segera mengambil sikap tegas. Jangan tunggu dampaknya makin parah baru sibuk turun tangan,” tegas narasumber tersebut. Publik kini menunggu keberanian pemerintah menertibkan bangunan yang diduga menutup saluran air. Sebab bila kepentingan bisnis dibiarkan mengorbankan kepentingan umum, maka banjir hanyalah soal waktu yang akan terus datang berulang. Drainase bukan pajangan, melainkan urat nadi kota. Ketika saluran air dipersempit atau ditutup demi kepentingan pribadi, maka masyarakatlah yang harus menanggung akibatnya. Pemerintah tak boleh tutup mata, sebab banjir ini diduga terjadi bukan karena alam semata, melainkan karena kelalaian manusia. *** // TIMRED [*]

Jakarta – Bidik-kasusnews.com  Perkembangan Pragosa Bag sebagai salah satu produk kreatif unggulan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 2 Yonkav 7 Cabang XIII Brigkav 1 PD Jaya terus menunjukkan tren positif. Kemajuan tersebut tidak terlepas dari peran aktif serta dukungan penuh pimpinan, khususnya Ketua Persit, Ny. Irma Wahyuansyah. Dalam berbagai kesempatan, Ny. Irma Wahyuansyah secara konsisten memberikan pembinaan, arahan, dan motivasi kepada seluruh anggota Persit agar mampu mengembangkan potensi diri melalui kegiatan produktif yang bernilai ekonomi. Ia menekankan bahwa pemberdayaan anggota Persit merupakan bagian penting dalam meningkatkan kemandirian sekaligus kesejahteraan keluarga prajurit. Upaya tersebut diwujudkan melalui dukungan moral, fasilitasi pelatihan, hingga keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan pameran dan promosi. Langkah ini dinilai mampu menciptakan iklim organisasi yang kondusif bagi tumbuhnya kreativitas dan inovasi di kalangan anggota. Tidak hanya sebatas arahan, Ketua Persit juga turun langsung mendampingi kegiatan pembinaan serta promosi produk. Kehadiran tersebut menjadi bukti nyata komitmen dalam mendorong berkembangnya usaha kreatif anggota Persit, termasuk Pragosa Bag yang kini semakin dikenal. Dukungan ini juga sejalan dengan perhatian Komandan Batalyon Kavaleri 7 yang terus memberikan ruang dan apresiasi terhadap berbagai program pemberdayaan Persit. Sinergi antara satuan dan organisasi Persit tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga besar Yonkav 7. Ke depan, Pragosa Bag diharapkan terus berkembang, baik dari segi kualitas maupun daya saing produk. Dengan dukungan berkelanjutan dari pimpinan, produk ini diharapkan mampu menjadi salah satu contoh keberhasilan nyata program pemberdayaan Persit sekaligus menginspirasi anggota lainnya untuk terus berkarya. (Agus)

Sumsel – Bidik-kasusnews.com – Kepala Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., menghadiri kegiatan Rembuk Buruh bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (tanggal menyesuaikan). Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara pemerintah daerah dan perwakilan buruh dalam menyampaikan aspirasi serta membahas berbagai isu ketenagakerjaan di wilayah Sumatera Selatan. Selain Dansat Brimob, acara tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan, Kapolda Sumatera Selatan, Pangdam II/Sriwijaya, serta para pejabat utama (PJU) dari unsur pemerintah daerah. Dalam suasana yang kondusif dan penuh kebersamaan, para peserta rembuk buruh berdiskusi secara terbuka mengenai berbagai tantangan yang dihadapi para pekerja, termasuk kesejahteraan, perlindungan tenaga kerja, serta stabilitas hubungan industrial. Kehadiran unsur Forkopimda menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung terciptanya iklim kerja yang harmonis. Kombes Pol. Susnadi, S.I.K. menyampaikan bahwa jajaran Brimob Polda Sumsel siap mendukung pengamanan serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih efektif antara buruh dan pemerintah, sehingga setiap aspirasi dapat ditindaklanjuti secara konstruktif demi kemajuan bersama di Provinsi Sumatera Selatan. (Agus)