SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Puluhan warga antusias mengikuti kegiatan donor darah bertajuk “Yuk Bukber Sambil Donor Darah” yang digelar RSUD Jampangkulon, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Manajemen lantai 2 RSUD Jampangkulon ini dimulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Acara tersebut menjadi momen kebersamaan di bulan Ramadan, karena selain donor darah juga diisi dengan pembagian takjil, santunan anak yatim, door prize, serta buka puasa bersama. Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis, anggota Koramil Jampangkulon, Direktur RSUD Jampangkulon dr. Lusi Apriani, Kabag TU H. Ramdan Nugraha, Humas RSUD Lia Desty, para tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Para peserta terlihat bersemangat saat menunggu giliran untuk mendonorkan darah. Selain berkontribusi membantu sesama, mereka juga mendapatkan free gift serta kesempatan memenangkan berbagai door prize yang telah disediakan panitia. Direktur RSUD Jampangkulon dr. Lusi Apriani mengatakan kegiatan ini bertujuan membantu menjaga ketersediaan stok darah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat selama Ramadan. “Kegiatan ini bukan hanya untuk menambah stok darah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan berbagi kebaikan di bulan suci Ramadan,” ujarnya. Selain layanan donor darah gratis, dalam kegiatan tersebut juga diberikan santunan kepada anak-anak yatim yang secara simbolis diserahkan oleh Kabag TU RSUD Jampangkulon H. Ramdan Nugraha. Bagi masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah, panitia juga membuka pendaftaran melalui layanan WhatsApp di nomor 0858-1111-3159. Salah seorang peserta mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan sosial tersebut. Ia mengapresiasi inisiatif RSUD Jampangkulon yang menggabungkan kegiatan donor darah dengan momentum buka puasa bersama. “Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat dan bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk berbagi,” ujarnya. (Dicky)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-6-Maret-2026, Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh Squad Nusantara DPC Kabupaten Jepara. Melalui Srikandi Squad Nusantara Jepara yang dipimpin langsung oleh Ketua Srikandi, Ibu Riana Shofa, bersama para anggota menyalurkan makanan berbuka puasa kepada anak-anak panti asuhan di dua lokasi berbeda, Jumat sore. Kegiatan sosial tersebut juga didampingi oleh Kabid Sosial Bapak Syukur, serta dihadiri Ketua DPC Squad Nusantara Jepara Bapak Eko Basuki dan Ketua Harian Bapak Wawan.   Rombongan Squad Nusantara memulai kegiatan dengan mengunjungi Panti Asuhan Insani yang berada di RT 13 RW 04, Desa Bandengan, Kota Jepara. Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 16.10 WIB dan langsung menyerahkan bantuan makanan berbuka puasa kepada anak-anak panti asuhan.   Setelah dari Bandengan, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi kedua, yakni Panti Asuhan Muhammadiyah yang berada di wilayah Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Jepara. Rombongan tiba sekitar pukul 17.00 WIB untuk kembali menyalurkan makanan berbuka bagi anak-anak panti.   Kedatangan rombongan Squad Nusantara disambut dengan penuh antusias oleh anak-anak panti asuhan. Suasana hangat dan haru pun terasa saat para relawan berinteraksi langsung dengan anak-anak yang tampak sangat bersemangat menyambut kedatangan mereka.   Pengurus panti asuhan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Squad Nusantara Jepara kepada anak-anak panti. Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki, berharap kegiatan berbagi ini dapat menjadi bentuk kasih sayang kepada anak-anak panti asuhan sekaligus mengobati kerinduan mereka akan perhatian dan kepedulian dari masyarakat.   “Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan semangat bagi anak-anak panti asuhan, bahwa masih banyak orang yang peduli kepada mereka. Semoga kegiatan ini juga dapat mengetuk hati masyarakat untuk turut berbagi kepada anak-anak yatim piatu, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” ujarnya.   Kegiatan berbagi di dua panti asuhan tersebut berlangsung dengan suasana penuh kebahagiaan. Rasa haru, senang, dan kebersamaan tampak menyatu, memberikan semangat bagi anak-anak panti untuk terus berjuang dan tidak pernah putus asa dalam meraih masa depan mereka.(Wely)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Dugaan praktik denda sepihak hingga pemaksaan pengunduran diri mencuat di lingkungan kerja PT Bipo Teknologi Otomotif cabang Yos Sudarso, Jakarta Utara. Seorang karyawan berinisial R yang bertugas pada kegiatan pameran di Living World Cibubur mengaku mendapatkan perlakuan tidak adil setelah dikenakan denda keterlambatan sebesar Rp200 ribu yang disebut masuk ke rekening pribadi, bukan rekening perusahaan. Kasus ini disebut bermula pada Sabtu, 22 Februari 2026, ketika R berangkat dari kediamannya di kawasan Cengkareng Timur menuju lokasi pameran di Cibubur. Jarak tempuh yang jauh serta kondisi lalu lintas membuat perjalanan memakan waktu lebih dari dua jam. Menyadari potensi keterlambatan, R mengaku telah berinisiatif melakukan koordinasi lebih awal. Pada pukul 15.10 WIB, ia menghubungi rekan kerja yang bertugas pada shift sebelumnya untuk melakukan back-up sementara agar area pameran tetap terjaga hingga dirinya tiba. Koordinasi tersebut juga disebut telah diketahui oleh supervisor setempat. Namun setibanya di lokasi, R justru mendapat informasi bahwa dirinya dikenakan denda keterlambatan sebesar Rp200.000. Meski telah menunjukkan bukti kehadiran dan koordinasi kerja di grup internal, kebijakan denda tersebut tetap diberlakukan oleh manajemen cabang. “Denda itu disebut harus dibayar, sementara menurut saya tidak ada aturan tertulis yang jelas dalam kontrak kerja,” ungkap R. R juga mengaku mendapatkan tekanan setelah menolak membayar denda tersebut. Ia disebut tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan pameran berikutnya, yang menurutnya berdampak langsung pada pendapatan kerja. Akibat tekanan psikologis dan kondisi fisik yang menurun setelah perjalanan panjang, R mengaku sempat mengalami gangguan kesehatan. Dugaan Denda Tak Sesuai Aturan Ketenagakerjaan Dalam perspektif hukum ketenagakerjaan, pengenaan denda terhadap pekerja tidak dapat dilakukan secara sepihak. Regulasi seperti PP Nomor 35 Tahun 2021 serta UU Nomor 6 Tahun 2023 mengatur bahwa sanksi denda harus memiliki dasar jelas dalam Peraturan Perusahaan (PP) atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Jika tidak memiliki dasar tertulis, pemotongan upah atau denda dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak pekerja. Berdasarkan penelusuran awak media, dugaan penerapan denda tersebut disebut tidak hanya dialami oleh R, namun juga beberapa karyawan lainnya. Dugaan Resign Paksa Persoalan semakin kompleks ketika R mengaku dipaksa menandatangani surat pengunduran diri pada 15 Februari 2026. Dalam dokumen tersebut tertulis tanggal efektif pengunduran diri pada 28 Februari 2026. Dalam hukum perdata, tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai cacat kehendak jika terbukti dilakukan di bawah tekanan. KUHPerdata melalui Pasal 1320 mensyaratkan adanya kesepakatan yang bebas dalam sebuah perjanjian. Pasal 1323 dan 1324 juga menegaskan bahwa perjanjian yang dibuat karena paksaan dapat dibatalkan secara hukum. Di sisi lain, aturan ketenagakerjaan juga menegaskan bahwa pemutusan hubungan kerja tidak dapat dilakukan secara sepihak tanpa melalui proses perundingan bipartit sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Tanggapan Manajemen Saat dikonfirmasi, Operation Manager PT Bipo Teknologi Otomotif cabang Yos Sudarso, Pengkus, menyatakan bahwa R telah menandatangani surat pengunduran diri. “Maaf pak, coba baca WA saya di atas. Apakah ada saya sebut soal pungli? Silakan datang ke kantor saja di Bipo Yos Sudarso Sunter,” ujarnya melalui pesan singkat. Sementara itu, Kepala Cabang Bipo Yos Sudarso, Piet Chiang, belum memberikan tanggapan saat dimintai konfirmasi terkait dugaan denda yang masuk ke rekening pribadi serta dugaan pemaksaan pengunduran diri. Desakan Penegakan Hukum Mencuatnya dugaan pungutan tidak resmi dan tekanan terhadap pekerja ini memunculkan harapan agar aparat penegak hukum melakukan penelusuran lebih lanjut jika laporan resmi diajukan. Apabila terbukti terjadi paksaan atau praktik yang melanggar ketentuan ketenagakerjaan, pihak perusahaan berpotensi menghadapi konsekuensi hukum baik secara perdata, ketenagakerjaan maupun pidana. Kasus ini pun menjadi sorotan karena menyangkut perlindungan hak pekerja dan transparansi kebijakan internal perusahaan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap praktik ketenagakerjaan yang adil. (Red) Sumber : Targetberita.co.id

KUNINGAN,Bidik-kasusnews.com,. Aksi modifikasi kendaraan kembali menjadi sorotan aparat kepolisian. Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan mengamankan satu unit sepeda motor jenis Scoopy yang menggunakan pelat nomor luar negeri asal Thailand saat patroli di kawasan jalan protokol Kabupaten Kuningan. . Motor tersebut dihentikan petugas karena menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai dengan standar registrasi kendaraan di Indonesia. Kondisi ini langsung memicu kecurigaan petugas lantaran identitas kendaraan tidak dapat dikenali melalui sistem resmi kepolisian. . Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar menegaskan penggunaan pelat nomor yang tidak diterbitkan oleh Polri merupakan pelanggaran aturan lalu lintas. . “Petugas mengamankan satu unit sepeda motor karena menggunakan pelat nomor Thailand. Pelat kendaraan di Indonesia wajib diterbitkan Polri dan harus sesuai dengan dokumen kendaraan yang sah,” ujarnya, Kamis (5/3). . Menurutnya, penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai ketentuan dapat menimbulkan persoalan hukum, terutama terkait identitas kendaraan dan status kepemilikannya. Hal tersebut juga berpotensi menyulitkan proses pengawasan lalu lintas, termasuk pemantauan melalui sistem tilang elektronik. . Polisi kini melakukan penelusuran lebih lanjut dengan memeriksa dokumen kendaraan, seperti STNK dan BPKB, serta meminta keterangan dari pemilik kendaraan guna memastikan legalitasnya. . Ali Akbar menjelaskan tren penggunaan pelat nomor luar negeri kerap ditemukan pada kendaraan modifikasi yang ingin tampil berbeda di jalan. Meski modifikasi diperbolehkan, identitas kendaraan tetap harus sesuai aturan. . “Silakan memodifikasi kendaraan, tetapi identitas utama kendaraan tidak boleh dihilangkan atau diganti. Pelat nomor adalah bagian penting dari sistem pengawasan lalu lintas,” tegasnya. . Saat ini sepeda motor tersebut diamankan di Mapolres Kuningan untuk pemeriksaan lanjutan. Jika terbukti melanggar, pengendara dapat dijerat Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda maksimal Rp500 ribu. . Kapolres mengingatkan masyarakat agar menggunakan atribut kendaraan sesuai standar pabrikan dan ketentuan yang berlaku. Ia juga mengimbau pengendara selalu membawa dokumen kendaraan saat berkendara di jalan raya. . Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga ketertiban serta mengurangi risiko kecelakaan di jalan. . (Asep Rusliman)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 6 Maret 2026 — Dalam rangka mempererat hubungan kekeluargaan serta menghadirkan suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, Rutan Kelas IIB Jepara menggelar kegiatan buka puasa bersama antara warga binaan dengan keluarga mereka. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan di area rutan, serta disambut antusias oleh para warga binaan dan keluarga yang hadir. Kegiatan buka bersama ini menjadi momen berharga bagi warga binaan untuk bertemu dan berbagi kebersamaan dengan keluarga di bulan suci Ramadhan. Selain menikmati hidangan berbuka puasa, para peserta juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling bertukar kabar, mempererat tali silaturahmi, serta memberikan dukungan moral kepada warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.   Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang humanis sekaligus memberikan dukungan psikologis bagi warga binaan. “Melalui kegiatan buka bersama ini, kami ingin memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk merasakan kembali kehangatan kebersamaan dengan keluarga, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah. Dukungan keluarga sangat penting dalam proses pembinaan dan perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.   Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai kekeluargaan serta membangun motivasi bagi warga binaan agar terus memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.   “Kami berharap momen kebersamaan ini dapat menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk menjalani pembinaan dengan lebih baik, sehingga nantinya mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih positif,” tambahnya.   Kegiatan buka bersama berlangsung dengan aman dan lancar dengan pengawasan petugas rutan. Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Jepara menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga memperhatikan nilai kemanusiaan, kekeluargaan, dan pembinaan mental bagi warga binaan. (Wely) Sumber:Humas Rutan Jepara

SUKABUMI.BIDIK-KASUSNEWS.COM – emerintah Kabupaten Sukabumi kembali melaksanakan rangkaian kegiatan Muhibah Ramadan yang kali ini digelar di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus memperingati malam Nuzulul Quran. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sukabumi. Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan sejumlah program prioritas pemerintah daerah yang tengah berjalan, salah satunya program beasiswa bagi generasi muda Sukabumi yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Menurutnya, pemerintah daerah setiap tahun menyediakan kuota beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Sukabumi. Pada tahun ini, sekitar 150 kuota beasiswa disiapkan melalui kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi, di antaranya Universitas Nusa Putra dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI). “Program beasiswa ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sukabumi. Kami ingin anak-anak Sukabumi memiliki kesempatan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan,” ujarnya. Selain sektor pendidikan, Bupati juga menyinggung program pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang terus digencarkan pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebutkan, pada tahun sebelumnya ratusan rumah warga telah diperbaiki melalui program tersebut. Untuk tahun ini, pemerintah daerah menargetkan pembangunan sekitar 800 unit rumah, termasuk bagi warga yang terdampak bencana. “Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Palabuhanratu,” jelasnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati Asep Japar juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan warga Kecamatan Bantargadung yang saat ini sedang menghadapi musibah pergerakan tanah. “Banyak saudara kita di Bantargadung yang terdampak bencana. Mari kita doakan agar mereka diberikan keselamatan, kesehatan, serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ucapnya. Di hadapan masyarakat yang hadir, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama satu tahun masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan dalam pelayanan dan pembangunan. Ia berharap dukungan serta doa dari masyarakat agar pemerintah daerah dapat terus menjalankan amanah untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah. “Kami akan terus berupaya bekerja maksimal untuk masyarakat. Mohon doa dan dukungannya agar cita-cita pembangunan Kabupaten Sukabumi dapat terwujud,” katanya. Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman mengatakan, kegiatan Muhibah Ramadan di Warungkiara terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan malam Nuzulul Quran. Ia menjelaskan, setelah kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama, agenda dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah, tadarus Alquran, serta ceramah keagamaan. Selain itu, rangkaian kegiatan Muhibah Ramadan tahun ini juga diisi dengan berbagai program sosial seperti bazar murah, pembagian sembako kepada masyarakat, hingga pemberian hadiah umrah bagi warga yang beruntung di setiap titik kegiatan muhibah. “Setiap kecamatan yang disinggahi kegiatan muhibah Ramadan akan mendapatkan satu hadiah umrah bagi masyarakat,” pungkasnya. (Dicky)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta, 5 Maret 2026 – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur meraih penghargaan sebagai wilayah dengan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tertinggi tingkat Provinsi DKI Jakarta. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, dalam kegiatan penunaian ZIS bagi para pejabat dan pimpinan BUMD di Balai Agung, Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (5/3). Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam mengoptimalkan pengumpulan serta pengelolaan dana ZIS untuk kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Jakarta Timur berhasil meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Juara 1 pengumpulan ZIS tertinggi tingkat Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, beberapa wilayah kecamatan, kelurahan, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jakarta Timur juga turut menerima penghargaan serupa atas kontribusinya dalam pengumpulan ZIS. Dalam sambutannya, Gubernur Pramono Anung menyampaikan bahwa program ZIS yang dijalankan saat ini dinilai telah tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dana yang terkumpul melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis DKI Jakarta dinilai mampu membantu pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Ia juga mendorong Baznas Bazis untuk terus melakukan inovasi guna memperluas jangkauan manfaat serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana umat. “Mudah-mudahan seluruh warga Jakarta dapat merasakan manfaat dari kondisi Jakarta yang aman dan nyaman saat ini. Terutama bagi warga yang membutuhkan dan kurang mampu, peran Baznas Bazis sangat diharapkan,” ujar Pramono. Pada kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta bersama para pimpinan wilayah tingkat kota juga menunaikan zakat maal melalui Baznas Bazis DKI Jakarta sebagai bentuk komitmen dalam mendukung penguatan program ZIS di ibu kota. Berikut daftar penghargaan pengumpulan ZIS yang diraih Jakarta Timur: Juara 1 Pengumpulan ZIS Tertinggi Tingkat Provinsi DKI Jakarta. Juara 1 Pengumpulan ZIS Tingkat Kecamatan Provinsi DKI Jakarta, diterima oleh Camat Duren Sawit, Kelik Sutanto. Juara 3 Pengumpulan ZIS Tingkat Kecamatan Provinsi DKI Jakarta, diterima oleh Camat Cakung, Rohmat. Juara 1 Pengumpulan ZIS Tingkat Kelurahan Provinsi DKI Jakarta, diterima oleh Lurah Jatinegara, Faqieh Insani. Juara 1 Pengumpulan ZIS Tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi DKI Jakarta, diterima oleh Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Duren Sawit. Juara 2 Pengumpulan ZIS Tingkat OPD Provinsi DKI Jakarta, diterima oleh Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Ciracas. Juara 3 Pengumpulan ZIS Tingkat OPD Provinsi DKI Jakarta, diterima oleh Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Cakung. Prestasi tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat serta aparatur pemerintah di wilayah Jakarta Timur dalam mendukung program zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan sosial. (Heri)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat sore (06/03/2026) menyebabkan sejumlah pemukiman warga terdampak limpasan air. Di tengah situasi darurat itu, kehadiran Babinsa terasa langsung oleh warga Jalan H. Agus Salim, Gang Safe’i, Kelurahan Kelapa Tiga, Kecamatan Tanjung Karang Pusat. Aksi cepat responsif ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 410-05/TKP, Kodim 0410/KBL, yang langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan dari Ketua RT setempat. Sekitar pukul 15.17 WIB, air dari Sungai Way Awi meluap dan masuk ke rumah-rumah warga melalui lubang pembuangan, menyebabkan kepanikan. Tak hanya melakukan pemantauan, Babinsa bersama Ketua RT dan warga bahu-membahu membantu menguras air yang menggenangi rumah. Momen kebersamaan ini menjadi oase di tengah musibah, mencerminkan kepedulian TNI kepada masyarakat. Salah satu peristiwa yang menjadi perhatian adalah rumah Bapak Reno (45), seorang pengojek. Saat kejadian, Bapak Reno sedang tidak berada di rumah. Ia segera dipulangkan oleh istrinya melalui sambungan telepon dan bergegas pulang untuk membersihkan rumahnya bersama Babinsa dan warga lainnya. “Hujan sangat deras dan tiba-tiba air masuk. Saya panik karena suami sedang kerja, untung Pak Babinsa dan Pak RT cepat datang membantu,” ujar istri Bapak Reno di lokasi kejadian. Berkat kerja sama yang solid, pada pukul 16.35 WIB air yang merendam rumah warga berhasil surut total. Meski sempat merendam perabotan rumah tangga, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Selain rumah Bapak Reno, beberapa warga lain yang terdampak antara lain: · Ibu Melda (47) · Ibu Nisa (34) · Bapak Anwar (62) · Bapak Marsono (63) · Bapak Syaiful (41) · Bapak Zainal Abidin (72) · Ibu Siti Romlah (62) · Bapak Junaidi (44) Sinergi dan Harapan Kehadiran Babinsa di lokasi bencana bukan hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. “Kami turun ke lapangan untuk memastikan keselamatan warga dan membantu semaksimal mungkin. Ini adalah kewajiban kami,” ujar Babinsa Kelurahan Kelapa Tiga di sela-sela kegiatan. Warga pun menyambut baik respons cepat yang ditunjukkan. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem serta solidaritas antarwarga dan aparat. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan jajaran Polsek Amuntai Tengah dengan membagikan takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan di wilayah hukumnya, Jumat (6/3/2026) sore. Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Amuntai Tengah, IPDA Sulistono, S.Sos., bersama anggota kepolisian setempat. Aksi berbagi dimulai sekitar pukul 16.30 WITA dengan menyasar para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Kapolsek Amuntai Tengah IPDA Sulistono., S.SOS menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga, khususnya selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. “Melalui kegiatan berbagi takjil ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga dalam kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi warga,” ujarnya. Takjil yang dibagikan disambut antusias oleh masyarakat, terutama para pengendara yang masih berada di perjalanan saat menjelang waktu berbuka. Selain membantu warga yang belum sempat menyiapkan makanan berbuka, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kegiatan berbagi takjil tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah terpantau aman dan kondusif. Melalui kegiatan sosial seperti ini, jajaran kepolisian berharap dapat terus membangun kebersamaan dengan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman selama bulan Ramadan. (Agus)

Cirebon,Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Persiapan Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG), Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pesat Gatra Mapolresta Cirebon dengan melibatkan unsur Forkopimda, instansi terkait, hingga stakeholder pendukung pelayanan masyarakat. Rapat koordinasi dipimpin Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., serta Dandim 0620 Kabupaten Cirebon Letkol Inf. Nizar Bachtiar, S.H., M.I.P.. Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon H. Slamet, S.Ag., M.Pd., Kasatpol PP H. Imam Ustadi, S.Si., M.Si., Kadinkes H. Eni Suhaeni, S.KM., M.Kes., Kadishub Dadang Raiman, S.Pd., Kalak BPBD Ikin Asikin, Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., serta sejumlah pejabat lainnya. Selain itu, kegiatan juga dihadiri para kepala rumah sakit di wilayah hukum Polresta Cirebon, perwakilan Polres perbatasan seperti Polres Kuningan, Polres Cirebon Kota, Polres Majalengka, Polres Indramayu, dan Polres Brebes, para pejabat utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, pengelola jalan tol, pengelola objek wisata, perwakilan PLN UPT Cirebon, PT Telkom Area Cirebon, serta pengurus Rest Area KM 228A dan KM 229B. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk membahas kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran Tahun 2026. Ia menegaskan pentingnya evaluasi dari pelaksanaan pengamanan tahun sebelumnya agar berbagai kendala dapat diantisipasi sejak dini. “Fokus utama dalam pengamanan dan pelayanan selama kegiatan Lebaran ini adalah sebagai bentuk operasi kemanusiaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal-hal yang perlu menjadi perhatian dan diantisipasi bersama antara lain kelancaran arus lalu lintas, titik-titik keramaian, potensi kemacetan, serta pengawasan pada rest area,” ujar Kapolresta Cirebon. Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Cirebon memiliki lima gerbang tol yang menjadi akses utama bagi masyarakat maupun para pemudik yang melintasi wilayah tersebut. Selain itu, keberadaan Rest Area KM 228A dan KM 229B juga berpotensi menjadi titik kepadatan kendaraan karena menjadi lokasi istirahat bagi para pemudik. “Wilayah Cirebon merupakan salah satu titik lelah bagi para pemudik. Oleh karena itu, perlu diantisipasi kemungkinan terjadinya penumpukan kendaraan di rest area maupun titik rawan kemacetan lainnya,” katanya. Kapolresta Cirebon juga menekankan pentingnya menjaga keamanan rumah warga yang ditinggalkan mudik serta memastikan keselamatan para pengguna jalan selama periode arus mudik dan balik Lebaran. Sementara itu, Bupati Cirebon Imron Rosyadi menyampaikan bahwa Kabupaten Cirebon merupakan salah satu jalur utama perlintasan pemudik menuju wilayah Jawa Tengah maupun daerah lainnya di Pulau Jawa. Oleh karena itu, koordinasi dan perencanaan yang matang antarinstansi sangat diperlukan untuk menghadapi potensi lonjakan volume kendaraan. “Pemerintah Kabupaten Cirebon mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2026 sebagai upaya memberikan rasa aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan Idulfitri di wilayah Kabupaten Cirebon,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan sejumlah paparan dari Kabag Ops Polresta Cirebon, Kasat Intelkam Polresta Cirebon, Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kadinkes Kabupaten Cirebon, serta perwakilan Polres wilayah III dan Polres Brebes. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) sebagai simulasi perencanaan pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polresta Cirebon yang rencananya akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 12 Maret hingga 25 Maret 2026. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pihak dapat menyamakan persepsi, meningkatkan koordinasi serta memperkuat sinergitas dalam menentukan pola pengamanan, rekayasa lalu lintas, hingga langkah-langkah penanganan apabila terjadi kepadatan kendaraan maupun potensi gangguan kamtibmas selama arus mudik dan balik Lebaran. (Asep Rusliman)