BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Selasa (10/03/2026) sore, menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa rumah milik Damin (60), warga Jalan P. Antasari Gang H. Thoyib, Kelurahan Tanjung Baru. Akibat kejadian tersebut, bagian atap kamar depan dan ruang tengah rumah mengalami kerusakan. Peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meski kerugian material masih dalam proses pendataan. Mengetahui adanya musibah tersebut sekitar pukul 18.30 WIB, Babinsa Kelurahan Tanjung Baru dari Koramil 410-04/TKT, Sertu Fadli, langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Setibanya di lokasi, Sertu Fadli segera memastikan kondisi penghuni rumah dalam keadaan selamat serta meninjau kerusakan yang ditimbulkan akibat pohon yang masih menindih bangunan. “Prioritas kami memastikan tidak ada korban dan segera melakukan evakuasi pohon agar tidak menimbulkan bahaya tambahan,” ujar Sertu Fadli di sela-sela kegiatan penanganan di lokasi. Dalam penanganan tersebut, Babinsa juga berkoordinasi dengan aparat kelurahan, Bhabinkamtibmas, serta menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selain itu, ia turut mengajak warga sekitar untuk bergotong royong membersihkan ranting dan batang pohon yang menimpa rumah korban. Dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, proses evakuasi pohon tumbang dapat dilakukan secara bertahap meski kondisi lokasi cukup sempit. Ranting-ranting pohon yang menjuntai dipotong menggunakan peralatan yang tersedia untuk mempermudah proses pembersihan. Pemilik rumah, Damin, mengaku bersyukur atas bantuan cepat dari aparat dan warga sekitar yang langsung turun tangan membantu proses evakuasi. “Saya sangat berterima kasih atas bantuan Pak Babinsa dan warga yang langsung datang membantu membersihkan pohon yang menimpa rumah saya,” ujarnya. Hingga malam hari, proses pembersihan masih dilakukan untuk memastikan lingkungan sekitar kembali aman dan aktivitas warga dapat berjalan normal. Kejadian ini sekaligus menunjukkan peran aktif aparat kewilayahan, khususnya Babinsa, dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat serta memperkuat semangat gotong royong di tengah warga. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM NIAS SELATAN – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. meresmikan sekaligus meninjau jembatan Bailey yang dibangun Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan di Desa Sifalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa (10/3/2026). Jembatan Bailey tersebut dibangun sebagai sarana penghubung antara Desa Sifalago Gomo dan Desa Balohili Gomo yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor sehingga sempat menghambat mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Pada kesempatan tersebut, Kasad menyampaikan bahwa pembangunan jembatan yang dilaksanakan TNI terus berjalan di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di daerah terdampak bencana. Hingga saat ini, ratusan jembatan telah berhasil diselesaikan dan masih banyak yang dalam proses pembangunan. “Sudah jadi 220 sebetulnya per hari ini, sudah jadi di seluruh Indonesia. Di wilayah bencana 145 jembatan sudah jadi. Kalau akan dibangun, sekarang yang berproses ada 1.076 jembatan, jadi setiap hari ada saja yang jadi, jembatan ini,” ungkap Kasad. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga di wilayah tersebut. Jembatan Bailey yang dibangun memiliki panjang 33 meter dan lebar 3,65 meter dengan kapasitas angkut hingga 10 ton. Struktur jembatan dilengkapi papan lantai serta balok pengapit untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintas. Pembangunan jembatan dilaksanakan secara intensif oleh personel TNI dari Zidam I/Bukit Barisan dan Yonzipur 1/DD dengan dukungan Kodim 0213/Nias, serta melibatkan berbagai material dan kendaraan konstruksi guna mempercepat penyelesaian pekerjaan. Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan TNI AD atas upaya pemulihan infrastruktur yang dilakukan, khususnya pembangunan jembatan yang sangat membantu akses perekonomian masyarakat serta mobilitas pelajar menuju sekolah. Dengan selesainya jembatan tersebut, konektivitas antarwilayah di Kecamatan Boronadu diharapkan semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Agus) Sumber : Dispenad
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bekasi – Upaya meningkatkan konektivitas masyarakat terus dilakukan melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Gantung Manggala “Garuda” yang dilaksanakan di Kp. Bojong Cisaat RT 02/04, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Senin, (09/03/2026). Kegiatan video conference (vicon) launching pembangunan 218 titik Jembatan Gantung Garuda di seluruh Indonesia ini juga dilaksanakan di wilayah teritorial Kodam Jaya/Jayakarta Korem 051/Wkt, Kodim 0509/Kab. Bekasi, tepatnya di Jembatan Gantung Garuda Manggala Sungai Cikarang Dua, Kampung Bojong RT 02/RW 04, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu. Jembatan gantung yang melintasi Sungai Cikarang 2 ini memiliki panjang sekitar 80 meter dengan lebar 1,20 meter, dan menjadi jalur penghubung penting bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Setu dan Serang Baru. Dengan diresmikannya Jembatan Gantung Manggala “Garuda”, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin mudah, aman, serta mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Bekasi. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh warga, mempermudah akses pendidikan bagi anak sekolah, serta memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat. Sementara itu, dalam sambutannya Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan program strategis yang dilaksanakan oleh TNI AD bersama masyarakat dan sejumlah pihak untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi. “Program ini bertujuan mempercepat konektivitas antar desa, mempermudah akses pendidikan, pertanian dan ekonomi masyarakat pedesaan,” kata Presiden. Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut. “Jika seluruh jembatan ini bisa terselesaikan tahun ini, berarti saudara-saudara telah memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya. (Agus/Red) Sumber: Pendam Jaya
Majalengka,Bidik-kasusnews.com,. Menanggapi tingginya intensitas curah hujan yang masih melanda wilayah Kabupaten Majalengka, jajaran Polres Majalengka meningkatkan kesiapsiagaan personel terhadap potensi bencana alam. Hal tersebut ditegaskan dalam pelaksanaan Apel Pagi di Lapangan Apel Mapolres Majalengka, Kamis (9/4/2026). Kegiatan apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Majalengka Kompol Mangapul Simangunsong, S.H., M.H., mewakili Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Apel ini diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polres, jajaran Perwira, Bintara, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri di lingkungan Polres Majalengka. Dalam arahannya, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops memberikan penekanan khusus terkait kewaspadaan terhadap bencana alam, terutama di wilayah selatan Majalengka yang memiliki topografi dataran tinggi. Wilayah seperti Lemahsugih, Malausma, dan sekitarnya dinilai memiliki kerawanan tinggi terhadap bencana tanah longsor saat musim hujan. “Personel Polri harus memiliki sikap aware atau peduli terhadap situasi lingkungan, baik di tempat bertugas maupun di sekitar tempat tinggal masing-masing. Terutama bagi anggota yang berdomisili atau bertugas di wilayah selatan, pantau terus perkembangan situasi dan segera lakukan langkah cepat jika terjadi tanda-tanda bencana,” ujar Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Selain masalah mitigasi bencana, Kabag Ops juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kantor. Mengingat musim hujan seringkali menimbulkan genangan air yang dapat menjadi sarang penyakit, seluruh personel diinstruksikan untuk rutin membersihkan area kerja dan halaman mako demi menunjang kenyamanan pelayanan publik. “Kebersihan lingkungan kantor bukan hanya soal keindahan, tetapi juga kesehatan dan profesionalisme kita dalam melayani masyarakat. Jangan sampai ada sampah atau saluran air yang tersumbat di lingkungan Polres maupun Polsek jajaran,” tegas Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. (Asep Rusliman)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Respons cepat aparat kewilayahan berhasil mencegah kebakaran meluas di kawasan Gedung Pelelangan Ikan (PPI) Lempasing, Senin (9/3/2026) malam. Babinsa Kelurahan Way Tataan, Serka M. Fikri dari Koramil 410-03/Teluk Betung Utara, bergerak cepat bersama tim gabungan untuk memadamkan api yang muncul dari tower air di area pelelangan ikan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WIB di kawasan PPI Lempasing yang berada di Jalan RE Martadinata. Kebakaran diketahui berasal dari mesin pompa air otomatis yang terpasang di tower air di atas gedung pelelangan. Informasi awal diperoleh Babinsa dari laporan warga yang melihat kepulan asap dari bagian atas bangunan. Mendapat laporan tersebut, Serka M. Fikri langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan unsur terkait guna melakukan penanganan cepat. Sesampainya di lokasi, Babinsa bersama warga segera melakukan upaya awal pemadaman sambil menunggu bantuan pemadam kebakaran. Tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam dari wilayah Teluk Betung Timur tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Berkat penanganan cepat, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat sehingga tidak sempat merambat ke bagian lain gedung yang menjadi pusat aktivitas para nelayan dan pedagang ikan. “Alhamdulillah api dapat segera dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa. Kerugian material diperkirakan hanya pada satu unit mesin pompa air yang terbakar,” ujar Serka M. Fikri saat melakukan pemantauan pascakejadian. Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah unsur turut hadir membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi, di antaranya aparat kecamatan, pihak kelurahan, personel kepolisian, serta anggota Polairud Polda Lampung dan masyarakat setempat. Sinergi antara aparat kewilayahan dan warga dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas. Kehadiran Babinsa di lokasi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar yang sempat panik saat melihat kepulan asap dari bangunan pelelangan ikan. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi pengelola fasilitas umum untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik dan mesin guna mencegah potensi kebakaran di kemudian hari. (Agus/Red)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., membuka bazar murah yang diselenggarakan Kodam Jaya sekaligus menyerahkan bingkisan Ramadhan secara simbolis kepada perwakilan prajurit dan warakawuri di Lapangan Jayakarta Makodam Jaya, Jakarta Timur, Senin (9/3/2026). Bazar murah ini digelar sebagai bentuk kepedulian Kodam Jaya dalam membantu meringankan kebutuhan prajurit, PNS, serta keluarga besar TNI AD menjelang dan selama bulan suci Ramadhan. Berbagai kebutuhan pokok disediakan dengan harga terjangkau sehingga dapat dimanfaatkan oleh prajurit dan keluarganya. Dalam sambutannya, Pangdam Jaya menyampaikan bahwa penyelenggaraan bazar murah merupakan wujud perhatian pimpinan kepada prajurit beserta keluarga besar Kodam Jaya dalam menyambut bulan penuh berkah. “Melalui bazar murah ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan prajurit dan keluarga, sekaligus mempererat kebersamaan serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan Kodam Jaya,” ujar Pangdam. Pada kesempatan tersebut, Pangdam Jaya juga menyerahkan bingkisan Ramadhan secara simbolis kepada perwakilan prajurit Kodam Jaya dan warakawuri sebagai bentuk tali asih kepada keluarga besar prajurit. Acara ini turut dihadiri Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Jaya Ny. Sandi Deddy Suryadi beserta pengurus Persit KCK Daerah Jaya, para Pejabat Utama Kodam Jaya, para Komandan Satuan jajaran Kodam Jaya, serta prajurit dan PNS Makodam Jaya. Antusiasme terlihat dari prajurit, PNS, dan warakawuri yang memanfaatkan bazar tersebut. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Kodam Jaya. (Agus)
Kota Cirebon,Bidik-kasusnews.com,.(Senin) 9/3/2026), – Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E. meresmikan jembatan gantung yang berada di wilayah Kriyan Barat RW.17 Kel. Pegambiran, Kota Cirebon. Dalam peresmian tersebut, jembatan yang sebelumnya dikenal sebagai Jembatan Gantung Kriyan kini resmi berganti nama menjadi Jembatan Perintis Garuda III. Kegiatan peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah. Jembatan Kriyan merupakan jembatan penghubung dua wilayah kecamatan yaitu Pegajahan Selatan RW.05, Kel. Jagasatru Kec. Pekalipan dan Kriyan Barat RW.17 Kel. Pegambiran, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Dalam kegiatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi didampingi oleh Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Drajat Santoso, S.Kom serta dihadiri oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si bersama jajaran Forkopimda Kota Cirebon. Turut hadir pula, Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, S.E., Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Adi Vivid Agustian, S.I.K., M.Hum., Danrem 063/Sgj, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han, serta sejumlah pejabat TNI, Polri, dan unsur pemerintahan daerah. Turut mendampingi Pangdam III/Siliwangi yaitu Ketua Persit KCK Daerah III/Siliwangi bersama pengurusnya, serta Ketua Persit KCK Cabang XXV Kodim 0614/Kota Cirebon, Ny. Nina Drajat beserta pengurusnya. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotongan pita sebagai simbol bahwa jembatan tersebut telah resmi digunakan oleh masyarakat. Dengan diresmikannya jembatan tersebut, kini Jembatan Perintis Garuda III dapat kembali dimanfaatkan oleh warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama sebagai sarana penghubung antar wilayah yang selama ini menjadi akses penting bagi masyarakat sekitar. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi menyampaikan bahwa pembangunan dan peresmian jembatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar mobilitas warga. Pangdam III/Slw berharap, keberadaan jembatan Garuda Merah Putih dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat mobilitas dan mendukung kegiatan ekonomi warga. “Mudah-mudahan jembatan yang diresmikan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan bisa mempercepat jarak tempuh dalam aktivitas ekonomi sehari-hari,” pungkasnya. Usai meresmikan jembatan gantung, Pangdam III/Slw didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat berkesempatan memberikan bingkisan tali asih kepada warga masyarakat sekitar dan dilanjutkan mengikuti video conferent bersama Kasad dalam rangka lounching peresmian 200 jembatan gantung di wilayah indonesia. Usai melaksanakan kegiatan tersebut, Dandim 0614/Kota Cirebon menyampaikan bahwa keberadaan Jembatan Perintis Garuda III diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dalam menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sosial lainnya. Dengan telah diresmikannya jembatan tersebut, masyarakat di sekitar wilayah Kriyan kini dapat kembali menggunakan jembatan sebagai jalur penghubung yang aman dan nyaman dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. (pendim0614)* (Asep Rusliman)
Majalengka,Bidik-kasusnews.com,.Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0617/Majalengka tetap menunjukkan semangat tinggi dalam melaksanakan pembangunan saluran irigasi atau solokan di kiri dan kanan jalan di Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Sabtu (7/3/2026). . Pengerjaan saluran irigasi tersebut merupakan salah satu sasaran fisik dalam program TMMD yang bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur desa serta mendukung kelancaran aliran air, terutama saat musim hujan agar tidak terjadi genangan di sepanjang jalan desa. . Perwira Pengawas TMMD ke-127, Danramil 1705/Cikijing Kapten Inf Nana Rusmana menyampaikan bahwa pembangunan saluran irigasi ini dilakukan secara bertahap bersama anggota Satgas TMMD dan masyarakat setempat. . Menurutnya, keberadaan saluran irigasi yang baik sangat penting untuk menjaga kondisi jalan agar tetap awet serta mengalirkan air dengan lancar. “Pengerjaan saluran irigasi di kiri dan kanan jalan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pembangunan infrastruktur desa. Kami berharap hasilnya nanti dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Kapten Inf Nana Rusmana. Ia juga menambahkan bahwa meskipun kegiatan berlangsung di tengah bulan Ramadan, para anggota Satgas TMMD bersama warga tetap antusias dan kompak dalam menyelesaikan setiap pekerjaan yang menjadi target program TMMD. Melalui program TMMD ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. . Sumber : (Pendim_0617) (Asep Rusliman)
Kuningan,Bidik-kasusnews.com,.Lapas Kelas IIA Kuningan menggelar kegiatan panen raya dalam rangka program ketahanan pangan yang dilaksanakan di area Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi, Selasa (7/4). Kegiatan ini menjadi wujud nyata pembinaan kemandirian warga binaan melalui pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Lapas. Kegiatan panen raya diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan beserta jajaran pejabat struktural, staf, CPNS, peserta magang, serta warga binaan yang terlibat langsung dalam program pembinaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Dalam kegiatan tersebut, warga binaan berhasil memanen berbagai komoditas pertanian dan perikanan. Hasil panen yang diperoleh di antaranya selada sebanyak 70 kilogram yang disalurkan ke kebun Yunma, serta jagung sebanyak 145 kilogram, dengan rincian 140 kilogram dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas dan 5 kilogram dibagikan kepada pegawai. Selain itu, hasil perikanan berupa ikan bawal sebanyak 1 kuintal 20 kilogram dan ikan nila sebanyak 20 kilogram turut disalurkan kepada pedagang perorangan. Salah satu pedagang yang menerima hasil panen, Tatang, pengusaha jual beli ikan di Kuningan, memberikan apresiasi terhadap kualitas hasil perikanan dari Lapas Kuningan. Ia menyampaikan bahwa ikan yang dihasilkan memiliki kualitas yang sangat baik. “Ikan dari Lapas Kuningan kualitasnya bagus, segar, dan ukurannya besar-besar, sehingga sangat layak untuk dipasarkan,” ungkapnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional dan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kuningan berupaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan serta meningkatkan produktivitas kegiatan kerja warga binaan. Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan serta dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2026. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan mampu berkontribusi secara produktif sekaligus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan,” ujarnya. Melalui kegiatan ini diharapkan program ketahanan pangan di Lapas Kelas IIA Kuningan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat yang berkelanjutan, baik dalam mendukung kebutuhan internal Lapas maupun dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan. (Asep Rusliman)
Majalengka,Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.H melaksanakan pengecekan kebersihan di lingkungan Mako Polres Majalengka, Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut didampingi oleh Kasi Humas AKP Yayan Suripna H., S.H serta Kanit Provos Aiptu Dani, dengan menyasar sejumlah area penting di lingkungan markas komando, mulai dari ruang kerja, halaman, hingga fasilitas umum lainnya. Dalam kegiatan pengecekan tersebut, Kapolres menekankan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari disiplin dan tanggung jawab seluruh personel. Lingkungan kerja yang bersih tidak hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga mendukung kesehatan serta meningkatkan kinerja anggota. AKBP Rita Suwadi menyampaikan bahwa kebersihan Mako merupakan cerminan kesiapan dan profesionalisme institusi. “Kebersihan harus menjadi perhatian bersama. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana kerja yang sehat dan produktif,” ujarnya. Selain melakukan pengecekan, Kapolres juga memberikan arahan kepada personel agar rutin melaksanakan kegiatan kebersihan serta menjaga kerapihan di masing-masing ruang kerja. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Majalengka semakin meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, sehingga tercipta suasana kerja yang nyaman, sehat, dan kondusif. (Asep Rusliman)