Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang digelar jajaran Babinsa Kodim 0410/KBL bersama warga di Aula Makodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Tanjung Verde, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan silaturahmi serta memperkuat komunikasi antara Babinsa dan masyarakat. Suasana penuh keakraban tampak mewarnai acara. Babinsa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga warga sekitar duduk bersama menikmati jalannya pertandingan yang berlangsung sengit dan menghibur. Babinsa wilayah setempat, Sertu Zainal Abidin, mengatakan kegiatan nobar merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis TNI kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga menjadi sahabat masyarakat di berbagai kegiatan. “Kami ingin membangun kedekatan dengan warga melalui kegiatan yang sederhana namun penuh makna. Kebersamaan seperti ini diharapkan semakin memperkuat persatuan, kekompakan, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya. Pertandingan berlangsung dramatis. Argentina yang berstatus juara bertahan harus bekerja keras menghadapi perlawanan Tanjung Verde. Lionel Messi membuka keunggulan pada menit ke-29 setelah memanfaatkan umpan terobosan Lisandro Martinez dan menaklukkan kiper Vozinha. Memasuki babak kedua, Tanjung Verde berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Deroy Duarte pada menit ke-59 sehingga laga berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal usai. Di babak tambahan waktu, Lisandro Martinez kembali membawa Argentina unggul pada menit ke-92. Namun Tanjung Verde kembali menyamakan skor lewat sepakan Sidny Lopes Cabral pada menit ke-103. Kemenangan Argentina akhirnya dipastikan pada menit ke-111 setelah bola hasil sundulan Cristian Romero berbelok masuk ke gawang Tanjung Verde, memastikan skor akhir 3-2 sekaligus mengantarkan Argentina melaju ke perempat final. Di sela-sela pertandingan, Babinsa juga berdialog santai dengan para pemuda dan warga. Mereka mengajak masyarakat meneladani semangat pantang menyerah, sportivitas, serta pentingnya kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Salah seorang warga, Ahmad (45), mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, nobar bersama Babinsa menghadirkan suasana yang hangat dan mempererat hubungan antara masyarakat dengan aparat TNI. “Kami merasa lebih dekat dengan Babinsa. Suasananya santai dan penuh kekeluargaan. Kegiatan seperti ini membuat hubungan kami semakin akrab,” katanya. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme hingga pertandingan berakhir. Melalui momen kebersamaan tersebut, Kodim 0410/KBL kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya memperkuat konektivitas di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi terus dilakukan melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Kampung Selaeurih, Desa Nangela, Kecamatan Tegalbuleud. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi akses vital bagi masyarakat di tiga desa, yakni Nangela, Bangbayang, dan Sirnamekar. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., pada Jumat (3/7/2026). Kegiatan itu sekaligus menjadi awal dimulainya pengerjaan jembatan yang selama ini dinantikan warga karena akan memangkas hambatan mobilitas antardesa. Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Agung Ariwibowo mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari program pemerintah yang bertujuan membuka keterisolasian wilayah pedesaan. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia agar pembangunan infrastruktur mampu menjangkau daerah-daerah yang masih memiliki keterbatasan akses. Menurutnya, keberadaan jembatan tidak hanya memudahkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tetapi juga mempercepat distribusi hasil pertanian, memperlancar akses pendidikan, serta mempermudah masyarakat memperoleh layanan kesehatan. Ia berharap seluruh elemen masyarakat ikut berperan aktif dalam proses pembangunan sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi warga. Kepala Desa Nangela, Sudin, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, infrastruktur itu menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini harus menghadapi keterbatasan akses untuk menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial. Ia menilai perhatian pemerintah melalui pembangunan jembatan gantung menjadi bukti komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh warga menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong agar pembangunan berjalan lancar. Jembatan gantung perintis ini dirancang memiliki panjang sekitar 100 meter dengan lebar 1,2 meter, melintasi sungai selebar 26 meter, serta mampu menahan beban hingga satu ton. Keberadaannya diproyeksikan melayani sekitar 560 jiwa atau 191 kepala keluarga yang selama ini bergantung pada akses penyeberangan tersebut. Pengerjaan fisik dilakukan secara kolaboratif oleh personel Subdenzibang 022/III Sukabumi bersama Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan oleh warga. Turut hadir dalam kegiatan itu Danramil 2212/Tegalbuleud Kapten Arm Herawan, S.IP., Danramil 2202/Palabuhanratu Kapten Chk Agus Hermansyah, Kasi PMD Kecamatan Tegalbuleud Suhenda, unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga yang menyaksikan dimulainya pembangunan jembatan. (Dicky)
BANDUNG,-Bidik-kasusnews.com,. 3 Agustus 2026 – Dalam rangka menyemarakkan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Humas Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Jawa Barat, Suwardi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2026. Ajakan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sekaligus sebagai upaya memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurut Suwardi, Bendera Merah Putih bukan sekadar lambang negara, tetapi juga simbol perjuangan, pengorbanan, persatuan, serta identitas bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dihormati oleh seluruh rakyat. “Bulan Agustus merupakan momentum yang sangat istimewa bagi seluruh bangsa Indonesia. Mari kita kibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kantor, sekolah, tempat usaha, maupun di lingkungan masing-masing sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus mempertegas komitmen kita menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Suwardi. Ia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati melalui seremoni tahunan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga toleransi, memperkuat gotong royong, serta berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Suwardi juga mengajak seluruh pengurus dan anggota FRIC di seluruh wilayah Jawa Barat agar menjadi teladan dalam menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dengan memasang Bendera Merah Putih serta ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang membangun kebersamaan di tengah masyarakat. “Semoga semangat perjuangan para pahlawan senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta bersama-sama membangun Indonesia yang semakin maju, aman, dan sejahtera,” tambahnya. Melalui momentum Bulan Kemerdekaan Tahun 2026 ini, DPW FRIC Jawa Barat berharap semangat nasionalisme terus tumbuh di seluruh lapisan masyarakat sehingga nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap Tanah Air semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa di masa depan. (Asep Rusliman) Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Cirebon Kota,-Budik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota melaksanakan pemeriksaan sejumlah tempat hiburan malam dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai upaya menjaga ketertiban masyarakat serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, Sabtu (01/08/2026) mulai jam 23.00 WIB. Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghani, S.H., M.H., M.M., mengatakan pemeriksaan tempat hiburan malam dilakukan secara terpadu bersama Polres Cirebon Kota beserta Satpol PP Kota Cirebon dan Satpol PP Kabupaten Cirebon sebagai langkah pengawasan untuk memastikan setiap tempat usaha beroperasi sesuai ketentuan serta mencegah potensi gangguan terhadap ketertiban masyarakat. Kegiatan tersebut berada di bawah tanggung jawab Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., dengan sasaran sejumlah tempat hiburan malam yang beroperasi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota melalui pemeriksaan secara menyeluruh terhadap aktivitas operasional maupun kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan pada dua lokasi di wilayah Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, serta wilayah Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Selain memeriksa aktivitas di dalam lokasi usaha, petugas juga melakukan pengecekan terhadap kelengkapan administrasi, kondisi tempat usaha, serta barang-barang yang menjadi objek pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing instansi yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, petugas Satpol PP melakukan penyitaan sejumlah minuman beralkohol yang ditemukan di kedua lokasi sebagai bagian dari penegakan peraturan daerah sesuai kewenangannya. Petugas gabungan juga melaksanakan tes urine terhadap pihak-pihak yang menjalani pemeriksaan di lokasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif, sehingga tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya preventif untuk meningkatkan pengawasan terhadap operasional tempat hiburan malam sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga ketertiban masyarakat melalui langkah pengawasan yang terukur dan berkesinambungan. Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau seluruh pengelola tempat hiburan malam agar senantiasa mematuhi ketentuan yang berlaku, menjaga ketertiban lingkungan usaha, serta bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman bagi masyarakat. “Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk menjalankan kegiatan usahanya secara tertib, mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kota Cirebon demi terciptanya lingkungan yang nyaman bagi semua,” ujarnya. (Asep Rusliman)
GARUT,-Bidik-kasusnews.com,. 2 Agustus 2026 – Dugaan tindak pidana penipuan dengan modus memperlihatkan video hasil editan atau yang dikenal masyarakat sebagai praktik “uka-uka” kembali terjadi di Kabupaten Garut. Seorang warga asal Aceh diduga menjadi korban dengan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp70 juta. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada 1 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Tidak lama setelah menerima informasi, anggota Kodim Garut yang dipimpin Danunitintel Lettu Ctp Hendra Gunawan bergerak cepat melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan dua terduga pelaku di sekitar kawasan Garut Kota. Kedua terduga pelaku diketahui berasal dari daerah yang berbeda, yakni seorang warga Kabupaten Garut dan seorang lainnya berasal dari Provinsi Gorontalo. Modus yang diduga digunakan para pelaku adalah memperlihatkan video hasil editan untuk meyakinkan korban sehingga korban percaya terhadap skenario yang dibangun. Dengan tipu muslihat tersebut, korban diduga mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta. Keberhasilan pengamanan kedua terduga pelaku di sekitar Garut Kota mendapat apresiasi karena dinilai mencegah kemungkinan para pelaku melarikan diri. Setelah diamankan oleh anggota Kodim Garut, kedua terduga pelaku selanjutnya diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Hingga berita ini diterbitkan, identitas lengkap korban maupun kedua terduga pelaku belum diumumkan secara resmi. Aparat masih mendalami kronologi kejadian, mengumpulkan barang bukti, serta menelusuri kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa. Tutur Lettu Ctp Hendra Gunawan Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan yang memanfaatkan teknologi digital, termasuk penggunaan video hasil rekayasa untuk memperdaya calon korban. Masyarakat yang mengetahui atau mengalami kejadian serupa diimbau segera melapor kepada aparat penegak hukum agar dapat segera ditindaklanjuti. (Asep Rusliman)
Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., resmi dipercaya memimpin Polres Kuningan. Perwira menengah Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006 ini memiliki pengalaman panjang di bidang reserse kriminal, pemberantasan narkoba, hingga manajemen sumber daya manusia. Sebelum mendapat amanah sebagai Kapolres Kuningan, AKBP Bellen menjabat Koordinator Staf Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polda Sumatera Utara sejak 25 Juni 2024. Perwira kelahiran Bandar Lampung, 28 Maret 1985 tersebut menggantikan AKBP Muhammad Ali Akbar yang memperoleh promosi jabatan sebagai Kapolres Brebes, Polda Jawa Tengah. Rekam Jejak Pendidikan dan Karier Dalam perjalanan pendidikannya, AKBP Bellen menyelesaikan pendidikan di Akpol pada 2006. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2015 dan mengikuti Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri pada 2023. Selain pendidikan kedinasan, ia juga menempuh pendidikan umum hingga jenjang magister. Gelar S2 diraihnya dari Universitas Tanjungpura, Pontianak, pada 2021. Karier AKBP Bellen membawanya bertugas di sejumlah wilayah, termasuk Polda Sulawesi Tengah, Polda Kalimantan Barat, dan Polda Sumatera Utara. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari Kasat Reskrim Polres Ketapang, Kapolsek Pontianak Selatan, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara, hingga Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara. Sebelum dipercaya menjadi Kapolres Kuningan, ia menjalankan tugas sebagai Koorspripim Polda Sumatera Utara. Memiliki Kompetensi di Bidang SDM dan Penanganan Kejahatan Keuangan Selain berpengalaman dalam tugas operasional, AKBP Bellen juga memiliki sejumlah kompetensi pendukung di bidang manajemen sumber daya manusia. (Asep Rusliman)
Hawaii, Bidik-kasusnews.com – Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut terus meningkatkan kemampuan tempur modern melalui latihan Military Operations in Urban Terrain (MOUT) atau Operasi Militer di Wilayah Perkotaan yang dilaksanakan di Marine Corps Training Area Bellows (MCTAB), Hawaii, Amerika Serikat, Sabtu (27/06/2026). Military Operations in Urban Terrain (MOUT) merupakan latihan yang melatih kemampuan prajurit dalam menghadapi pertempuran di lingkungan perkotaan dengan medan kompleks berupa bangunan, jalan sempit, serta keberadaan masyarakat sipil. Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan taktik, ketelitian, koordinasi, dan pengambilan keputusan dalam menghadapi situasi operasi militer modern. Dalam pelaksanaannya, prajurit Marinir Indonesia disimulasikan melaksanakan operasi di kawasan perkotaan yang dikuasai oleh musuh bersenjata. Prajurit dituntut mampu melakukan pembersihan wilayah, mengidentifikasi ancaman, serta membedakan antara kombatan musuh dan masyarakat sipil guna menghindari kesalahan dalam bertindak. Latihan MOUT dipimpin langsung oleh Pasiops Unsur Marinir RIMPAC 2026 Letda Marinir Mohammad Irvan Sugianto, S.Tr.Han. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan menerapkan prosedur operasi modern, mulai dari perencanaan, manuver pasukan, komunikasi antarunsur, hingga evaluasi hasil latihan. Dalam latihan tersebut, prajurit Marinir Indonesia dan unsur lawan menggunakan Laser Tactical Engagement Simulation (TESS) sebagai sistem simulasi pertempuran yang memberikan gambaran realistis mengenai kondisi peperangan. Teknologi ini mampu merekam setiap keterlibatan personel sehingga dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan tempur prajurit. Komandan Unsur Tugas Marinir RIMPAC 2026 menyampaikan bahwa latihan MOUT menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan prajurit menghadapi dinamika peperangan modern yang semakin kompleks. “Latihan ini memberikan pengalaman berharga bagi prajurit untuk meningkatkan kemampuan taktik, koordinasi, serta pengambilan keputusan di medan operasi perkotaan dengan skenario yang realistis,” ujar Dan UT. (Agus)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Suasana penuh semangat dan kekeluargaan mewarnai penyambutan Komandan Kodim (Dandim) 0617/Majalengka yang baru, Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto, di Markas Kodim 0617/Majalengka, Jalan KH Abdul Halim No. 403, Kelurahan Tonjong, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Minggu (28/6/2026). Prosesi penyambutan dipimpin oleh Kasdim 0617/Majalengka, Mayor Inf Sugianto. Kegiatan tersebut diikuti oleh para Perwira Staf, Danramil jajaran, prajurit, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0617/Majalengka. Penyambutan berlangsung dengan penuh rasa hormat sebagai bentuk penghargaan kepada pejabat baru yang akan memimpin Kodim 0617/Majalengka. Momentum ini juga menjadi simbol kebersamaan dan soliditas seluruh keluarga besar Kodim dalam menyambut kepemimpinan baru. Kasdim 0617/Majalengka, Mayor Inf Sugianto, menyampaikan bahwa seluruh personel siap memberikan dukungan kepada Dandim yang baru dalam melanjutkan program pembinaan teritorial serta pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Majalengka. Dengan kehadiran Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto sebagai Dandim 0617/Majalengka, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan di Kabupaten Majalengka. (Asep Rusliman) (Pendim_0617)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Suasana keakraban dan kekeluargaan begitu terasa di Aula Makodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) ketika jajaran Babinsa menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan seru Piala Dunia 2026 bersama warga sekitar. Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menjadi sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi antara aparat teritorial dan masyarakat binaan . Acara yang digelar di Aula Kodim 0410/KBL ini dihadiri oleh para Babinsa dan puluhan warga yang antusias menyaksikan laga sengit antara Kroasia melawan Ghana. Sejak peluit awal dibunyikan, sorak-sorai dan diskusi santai mewarnai jalannya pertandingan. Momen kegembiraan memuncak saat Kroasia berhasil unggul melalui gol spektakuler Petar Sucic, dan semakin meriah ketika Nikola Vlasic mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir. Komandan Kodim 0410/KBL dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini bukan sekadar menonton pertandingan sepak bola, tetapi merupakan wadah untuk memperkuat komunikasi sosial (komsos) antara Babinsa dan warga. “Kami ingin menghadirkan ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat untuk menikmati ajang dunia sekaligus mempererat silaturahmi. Kegiatan seperti ini menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi yang lebih dekat, menumbuhkan rasa persaudaraan dan sportivitas di tengah masyarakat,” ujar Dandim . Salah seorang warga yang hadir mengaku sangat senang dapat berkumpul dan menikmati pertandingan bersama para Babinsa. “Yang penting kami bisa berkumpul, tertawa, dan bersemangat bersama. Ini pengalaman yang tak terlupakan. Kami merasakan langsung kedekatan TNI dengan rakyat,” ujarnya dengan antusias . Kegiatan nobar yang berlangsung penuh keakraban ini kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah, berbincang santai sambil menikmati hidangan ringan yang disediakan. Kodim 0410/KBL berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk memperkuat sinergi dan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat di wilayah Bandar Lampung . (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Respons cepat ditunjukkan Babinsa Koramil 410-06/Kedaton, Sertu Frendi Nijardo, saat membantu proses pemadaman kebakaran yang melanda sebuah gudang penyimpanan barang rongsok di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Surabaya, Kota Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.47 WIB itu menghanguskan gudang milik Antoni (65) yang berisi tumpukan kayu dan kain bekas. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp10 juta. Setelah menerima informasi dari Ketua RT setempat, Sugiono, Sertu Frendi segera menuju lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi, ia langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan membantu mengamankan area agar api tidak merembet ke permukiman warga yang berada di sekitar gudang. Selain membantu proses pengamanan, Babinsa juga mengarahkan warga untuk menjaga jarak aman sekaligus mendukung upaya pemadaman. Sinergi antara personel TNI, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (BPBD) Kota Bandar Lampung, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran. “Saat tiba di lokasi, prioritas kami adalah memastikan tidak ada korban jiwa dan membantu petugas mengendalikan api agar tidak meluas ke rumah-rumah warga,” ujar Sertu Frendi. Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kobaran api. Setelah bekerja selama lebih dari satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 15.12 WIB. Kehadiran Babinsa di tengah situasi darurat menjadi wujud nyata peran TNI dalam membantu masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan saat terjadi bencana maupun keadaan darurat. Hingga proses pemadaman selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Warga setempat menyampaikan apresiasi atas kesigapan seluruh petugas yang terlibat sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas. (Agus)