BANDAR LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com  Wajah Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, kini kian bersolek. Gelak tawa dan rasa haru mewarnai setiap sudut jalan desa seiring dengan bergulirnya Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 0410/Kota Bandar Lampung. Memasuki hari ke-6 pelaksanaan pada Selasa (21/7/2026), progres pengerjaan di lapangan menunjukkan hasil yang sangat signifikan. Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., turun langsung memimpin jajaran Babinsa Koramil 0410 untuk menyusuri perkampungan dan bekerja bahu-membahu bersama warga setempat. Kehadiran tentara di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas pertahanan, melainkan membawa secercah harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup warga. Berbagai sasaran fisik utama terus digenjot dengan semangat gotong royong yang membara. Salah satu fokus utama adalah perbaikan kualitas hidup warga melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kebahagiaan mendalam salah satunya dirasakan oleh Bapak Syahrul, warga RT 03 Lingkungan 2, serta Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya. Rumah mereka yang dulunya rentan dan kurang layak kini dipoles menjadi hunian yang kokoh, aman, dan nyaman. Program serupa juga menyasar kediaman warga di RT 07 Lingkungan 01. Tak hanya hunian pribadi, kesehatan masyarakat turut menjadi perhatian mendasar. Satgas TMMD membangun fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Pos Linmas serta MCK umum di Jalan Bukit Pinang Jaya guna memastikan sanitasi lingkungan warga tetap terjaga dengan baik. Guna mengantisipasi bencana alam dan memperlancar infrastruktur, prajurit TNI bersama masyarakat juga memacu pembangunan infrastruktur fisik pendukung di Jalan Nangka. Pembangunan tersebut meliputi pengerjaan Talud sepanjang 35 meter dengan lebar 40 cm dan tinggi 250 cm, serta pembangunan saluran Drainase sepanjang 35 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 125 cm. “TMMD ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Memasuki hari ke-6 ini, kami melihat semangat gotong royong warga Pinang Jaya luar biasa. Kami hadir bukan hanya untuk membangun semen dan batu, tetapi untuk membangun rasa kebersamaan, ketenangan, dan masa depan yang lebih baik bagi saudara-saudara kita di sini,” ujar Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan di lokasi kegiatan, Selasa (21/7/2026). Sentuhan hangat Babinsa dan ketegasan kerja prajurit TNI di lapangan meninggalkan kesan mendalam bagi warga Pinang Jaya, menjadikan TMMD ke-129 sebuah catatan sejarah manis tentang gotong royong yang tak lekang oleh waktu. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling. Memasuki hari kelima pelaksanaan, Senin (20/7/2026), sinergi antara personel TNI dan masyarakat terus mendorong percepatan penyelesaian berbagai sasaran fisik. Kebersamaan tersebut terlihat di sejumlah titik pembangunan. Salah satunya pada renovasi Musala Baitul Saudah yang dilengkapi dengan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), tempat wudu, dan area cuci. Hingga Senin (20/7/2026), progres pekerjaan telah mencapai sekitar 65 persen. Di lokasi lain, personel Satgas TMMD bersama warga juga terus mengerjakan pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat RT 04. Jalan sepanjang 210 meter dengan lebar 2 meter itu kini telah mencapai progres sekitar 50 persen. Meski akses menuju lokasi cukup sempit, proses pembangunan tetap berjalan lancar. Material seperti semen, pasir, dan batu belah didistribusikan secara bergotong royong oleh prajurit TNI dan masyarakat, sehingga pekerjaan dapat terus berlangsung sesuai target. Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif masyarakat yang turut terlibat dalam setiap tahapan pembangunan. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari terjalinnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang menjadi nilai utama dalam program tersebut. “Semangat gotong royong yang kita lihat hari ini menunjukkan bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan masyarakat. Prajurit TNI dan warga bekerja berdampingan, saling membantu menyelesaikan pembangunan demi kepentingan bersama. Inilah semangat yang terus kami jaga melalui TMMD,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Ia berharap sinergi yang telah terbangun selama pelaksanaan TMMD dapat terus dipelihara, sehingga tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga memperkuat rasa persatuan, kepedulian sosial, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui program TMMD ke-129, Kodim 0410/KBL berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga dalam mewujudkan lingkungan yang lebih maju, nyaman, dan sejahtera. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Kolonel Arm Roni Hermawan, melakukan inspeksi langsung ke sejumlah sasaran fisik TMMD di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Senin (20/7/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus memenuhi standar kualitas konstruksi yang telah ditetapkan. Selain mengevaluasi progres pembangunan, Dansatgas juga memberikan arahan kepada personel agar tetap mengutamakan mutu di setiap tahapan pekerjaan. Salah satu lokasi yang ditinjau adalah pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat RT 04. Hingga hari kelima pelaksanaan TMMD, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 50 persen dari total panjang jalan 210 meter dengan lebar 2 meter. Dalam kesempatan itu, Kolonel Arm Roni Hermawan memeriksa langsung kualitas hasil pengecoran, termasuk komposisi campuran semen, pasir, dan batu belah. Ia juga memastikan distribusi material bangunan berjalan lancar sehingga tidak menghambat proses pembangunan. Selain proyek jalan, Dansatgas turut meninjau pembangunan fasilitas sanitasi dan renovasi Musala Baitul Saudah yang kini telah mencapai 65 persen. Selanjutnya, ia mengunjungi lokasi bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya. Pembangunan rumah tersebut saat ini telah memasuki tahap pondasi dan pemasangan struktur utama dengan progres sekitar 40 persen. Menurut Kolonel Arm Roni Hermawan, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari kecepatan penyelesaian pekerjaan, tetapi juga dari kualitas hasil pembangunan yang nantinya akan dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. “Setiap anggaran negara dan setiap kerja keras prajurit harus menghasilkan pembangunan yang berkualitas. Saya menekankan kepada seluruh personel agar tidak mengurangi spesifikasi material maupun kualitas pekerjaan. Jalan, rumah, maupun fasilitas umum yang dibangun harus benar-benar kokoh, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya. Ia menambahkan, pengawasan terhadap kualitas pekerjaan akan terus dilakukan secara berkala selama pelaksanaan TMMD. Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh sasaran fisik selesai tepat waktu dengan hasil yang sesuai standar. Melalui evaluasi rutin dan pengawasan langsung di lapangan, Kodim 0410/KBL berkomitmen menghadirkan pembangunan yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas, sehingga manfaat program TMMD ke-129 dapat dirasakan masyarakat Kelurahan Pinang Jaya dalam jangka panjang. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com    Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial melalui program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan. Memasuki hari kelima pelaksanaan TMMD, Senin (20/7/2026), Satgas TMMD di bawah pimpinan Komandan Satgas, Kolonel Arm Roni Hermawan, resmi memulai proses rehabilitasi rumah milik Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi kurang layak huni, dengan bagian atap yang mengalami kerusakan dan dinding yang telah lapuk, mulai dibongkar untuk dibangun kembali menjadi tempat tinggal yang lebih kokoh, aman, dan sehat. Proses pembongkaran dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama warga sekitar. Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Setelah tahap pembongkaran bangunan lama selesai, pengerjaan dilanjutkan dengan pembangunan pondasi dan pemasangan struktur utama rumah. Hingga Senin (20/7/2026), progres pembangunan RTLH tersebut telah mencapai sekitar 40 persen. Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan program bedah rumah merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak. “TNI lahir dari rakyat dan bertugas untuk rakyat. Kami ingin memastikan rumah yang dibangun tidak hanya berdiri kokoh, tetapi juga menjadi hunian yang aman, sehat, dan nyaman bagi keluarga Ibu Nur Hayati. Semangat personel di lapangan semakin bertambah ketika melihat kebahagiaan masyarakat yang menerima manfaat dari program ini,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Ia menambahkan, distribusi material bangunan seperti semen, pasir, dan batu belah terus dilakukan secara bertahap agar proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai target yang telah ditetapkan. Program bedah RTLH menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain memperbaiki kondisi hunian, kegiatan ini juga memperkuat nilai gotong royong serta kebersamaan antara TNI dan warga dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Melalui TMMD ke-129, Kodim 0410/KBL menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan dasar warga, termasuk penyediaan rumah yang layak huni. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com    Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki hari kelima pelaksanaan, Senin (20/7/2026), sejumlah sasaran fisik di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, berhasil mencatat kemajuan yang signifikan berkat kerja sama antara personel TNI dan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Komandan Satgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, seluruh personel terus mengoptimalkan pekerjaan agar setiap target pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal dengan tetap mengedepankan kualitas. Salah satu sasaran utama, yakni pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2, Gang Alpukat, RT 04, kini telah mencapai progres sekitar 50 persen. Jalan sepanjang 210 meter dengan lebar 2 meter tersebut diharapkan menjadi solusi atas kendala akses yang selama ini dialami warga, terutama saat musim hujan. Selain pembangunan jalan, Satgas TMMD juga melanjutkan renovasi Musala Baitul Saudah beserta pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Hingga hari kelima pelaksanaan, progres pekerjaan telah mencapai 65 persen. Pekerjaan meliputi perbaikan tempat wudu, area cuci, serta pembangunan bilik MCK yang lebih layak dan higienis guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beribadah. Kelancaran pekerjaan didukung oleh ketersediaan material yang terus dipasok ke lokasi. Setelah material tahap awal dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan, pada Senin (20/7/2026) kembali didatangkan pasokan pasir, semen, dan batu belah guna menjaga ritme pekerjaan di lapangan. Komandan Satgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, menegaskan bahwa pengelolaan logistik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga percepatan pembangunan. “Kami tidak ingin ada waktu yang terbuang karena kendala logistik. Ritme kerja prajurit dan warga sudah sangat solid, sehingga pasokan material harus selalu tersedia agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu, bahkan bila memungkinkan lebih cepat dari jadwal,” ujarnya saat meninjau lokasi pembangunan. Menurutnya, sinergi antara personel TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan program TMMD. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur, program ini juga mempererat semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat. Dengan progres yang terus meningkat dari hari ke hari, Kodim 0410/KBL optimistis seluruh sasaran fisik TMMD ke-129 di Kelurahan Pinang Jaya dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses jalan dan kualitas fasilitas umum. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kehadiran Jembatan Garuda Suci membawa harapan baru bagi masyarakat di Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur yang menghubungkan wilayah Sukamantri dan Cikaret itu kini resmi difungsikan setelah rampung dibangun melalui kolaborasi TNI bersama masyarakat dalam waktu sekitar 35 hari. Peresmian jembatan dilakukan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih didampingi Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Senin (20/7/2026). Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas di berbagai daerah. Bagi warga, keberadaan jembatan ini mengakhiri keterbatasan akses yang selama bertahun-tahun dirasakan. Jalur yang sebelumnya hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua kini sudah dapat digunakan kendaraan roda empat, sehingga distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan menjadi lebih mudah. “Alhamdulillah sekarang mobil sudah bisa melintas. Kalau dulu harus mencari jalan lain yang lebih jauh. Sekarang semuanya lebih cepat,” ujar Udat (72), warga Cikaret. Menurutnya, perubahan tersebut memberikan dampak nyata terhadap aktivitas masyarakat sehari-hari. Selain memangkas waktu tempuh, biaya transportasi juga menjadi lebih efisien. Warga lainnya, Lina, menuturkan jembatan tersebut juga berfungsi sebagai jalur alternatif saat arus lalu lintas di ruas jalan utama mengalami kepadatan. Keberadaannya dinilai semakin memperlancar mobilitas masyarakat menuju sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi. Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan pembangunan Jembatan Garuda Suci menjadi bukti bahwa kerja sama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan warga. Menurutnya, jembatan bukan sekadar penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi karena memperlancar distribusi barang, hasil pertanian, dan aktivitas masyarakat. “Manfaatnya akan dirasakan dalam banyak sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan sosial. Karena itu kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan ini,” ujarnya. Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih berharap Jembatan Garuda Suci dapat menjadi sarana yang memperkuat hubungan antarwarga sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Dalam rangkaian peresmian tersebut, pemerintah bersama TNI juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan dengan warga sekitar. (Dicky)

JEMBER, Bidik-kasusnews.com – Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 509/Balawara Yudha (BY) Kostrad, Letkol Inf Juni Fitriyan, S.H., M.H.I., M.Han., memimpin Upacara Bendera 17-an yang digelar di Lapangan Yonif 509/BY Kostrad, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh prajurit sebagai wujud penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih sekaligus memperkuat semangat nasionalisme, disiplin, dan pengabdian kepada bangsa serta negara. Dalam upacara tersebut, Danyonif 509/BY membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme prajurit, penguatan soliditas satuan, serta penegakan disiplin dalam setiap pelaksanaan tugas. Kasad juga mengingatkan seluruh prajurit TNI Angkatan Darat agar senantiasa menjaga kehormatan pribadi dan nama baik satuan, menghindari segala bentuk pelanggaran hukum maupun disiplin, serta mengamalkan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Jam Komandan yang dipimpin langsung oleh Letkol Inf Juni Fitriyan. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya meningkatkan kesiapan operasional melalui latihan yang terencana, terukur, dan berkesinambungan agar setiap prajurit selalu siap menghadapi berbagai dinamika tugas. Selain kesiapan operasional, Danyonif juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kebugaran fisik, kesehatan, serta meningkatkan rasa tanggung jawab dalam setiap amanah yang diberikan. Menurutnya, prajurit yang profesional harus memiliki kemampuan, integritas, dan disiplin yang tinggi. Tak hanya itu, Letkol Inf Juni Fitriyan menekankan pentingnya memperkuat loyalitas, soliditas, dan kebersamaan di lingkungan Yonif 509/BY Kostrad. Ia juga mengimbau seluruh prajurit agar bijak dalam menggunakan media sosial, menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi, serta selalu menjaga citra positif TNI di tengah masyarakat. Melalui pelaksanaan Upacara Bendera 17-an yang dirangkaikan dengan Jam Komandan, Yonif 509/BY Kostrad berharap seluruh Ksatria Condromowo semakin memperkokoh jiwa nasionalisme, meningkatkan profesionalisme, dan mempertegas komitmen untuk memberikan pengabdian terbaik dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com    Program Pra-TMMD ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menunjukkan progres positif. Salah satu sasaran fisik yang menjadi prioritas adalah pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat RT 04, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, guna meningkatkan akses transportasi dan mobilitas masyarakat. Memasuki hari ke-12 pelaksanaan, Sabtu (18/7/2026), personel Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong royong mempercepat proses pengecoran jalan sepanjang 210 meter dengan lebar 2 meter. Pembangunan ini diharapkan mampu menggantikan kondisi jalan sebelumnya yang masih berupa tanah berbatu dan kerap licin saat musim hujan. Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung selaku Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan sekaligus mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari. Menurutnya, akses jalan yang baik akan memberikan dampak positif bagi berbagai sektor, mulai dari kelancaran transportasi, kemudahan anak-anak menuju sekolah, hingga memperlancar distribusi hasil pertanian dan usaha masyarakat di wilayah Kelurahan Pinang Jaya. “Pembangunan jalan ini bukan hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya. Kelancaran pekerjaan didukung oleh ketersediaan material konstruksi yang terus dipasok ke lokasi, termasuk semen dan pasir untuk kebutuhan pengecoran. Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan warga, mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD. Melalui program TMMD ke-129, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung berharap pembangunan jalan rabat beton ini dapat segera diselesaikan sesuai target sehingga masyarakat dapat menikmati akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan layak digunakan dalam mendukung aktivitas sehari-hari. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Program Pra-TMMD ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menyasar pembangunan sarana yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu fokus pekerjaan saat ini adalah renovasi Mushola Baitul Saudah di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat RT 04, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, termasuk pembangunan fasilitas sanitasi untuk mendukung kenyamanan jamaah. Memasuki hari ke-12 pelaksanaan Pra-TMMD, Sabtu (18/7/2026), Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mempercepat pembangunan tempat wudhu, area cuci, serta fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) berukuran 2 x 1 meter di lingkungan mushola. Hingga saat ini, progres pembangunan fisik MCK telah mencapai sekitar 60 persen. Sementara itu, pembangunan septic tank sebagai bagian dari sistem sanitasi juga hampir rampung dengan capaian sekitar 90 persen. Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan penyediaan fasilitas sanitasi yang memadai di rumah ibadah merupakan bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah sekaligus mendukung pola hidup bersih dan sehat. “Tempat wudhu dan fasilitas sanitasi yang layak akan memberikan kenyamanan bagi jamaah serta menciptakan lingkungan rumah ibadah yang lebih bersih, sehat, dan representatif,” ujarnya. Untuk mendukung percepatan pembangunan, distribusi material terus dilakukan ke lokasi. Persediaan semen dan pasir ditambah agar proses plesteran dinding, penyelesaian struktur bangunan, serta tahapan pekerjaan lainnya dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Program renovasi Mushola Baitul Saudah menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kelurahan Pinang Jaya. Selain memperbaiki kualitas bangunan, program ini juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan warga dalam membangun fasilitas ibadah yang lebih nyaman dan layak digunakan. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com    Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain membangun infrastruktur umum, Satgas TMMD juga melaksanakan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan membedah rumah milik dua warga di Jalan Walet, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Dua penerima manfaat, yakni Bapak Hendi dan Bapak Hasanudin, kini mulai merasakan perubahan pada tempat tinggal mereka. Rumah yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak huni dibongkar dan dibangun kembali menjadi hunian yang lebih kokoh, sehat, dan aman untuk ditempati bersama keluarga. Memasuki hari ke-12 pelaksanaan Pra-TMMD, Sabtu (18/7/2026), progres pembangunan di kedua lokasi terus menunjukkan perkembangan. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bergotong royong menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan agar dapat selesai sesuai target. Di rumah milik Bapak Hendi, pekerjaan difokuskan pada pemasangan dinding bata serta distribusi material bangunan. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 10 persen, didukung ketersediaan material berupa pasir dan semen untuk melanjutkan proses konstruksi. Sementara itu, di rumah Bapak Hasanudin, personel Satgas tengah mengerjakan pemasangan slof beton, yaitu struktur penting yang berfungsi memperkuat bangunan dengan mendistribusikan beban dinding ke pondasi. Tahapan awal pembangunan di lokasi ini telah mencapai sekitar 3 persen, dengan persediaan material seperti batu bata, pasir, dan semen yang mencukupi untuk mendukung pekerjaan berikutnya. Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan program bedah rumah merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan sehat. Menurutnya, rumah yang layak huni tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan keluarga. Karena itu, program RTLH menjadi salah satu sasaran prioritas dalam pelaksanaan TMMD. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program bedah rumah ini diharapkan mampu menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun lingkungan yang lebih baik di Kelurahan Pinang Jaya. (Agus)