TEMANGGUNG – bidik-kasusnews.com | Kodim 0706/Temanggung melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 membangun sumur bor di Dusun Plumbon Tiga, Desa Plumbon, Kecamatan Selopampang, Temanggung. Program ini merupakan bagian dari inisiatif “Manunggal Air” yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat berupa air bersih, khususnya saat musim kemarau. Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf. Hermawan Adi Nugroho, menegaskan bahwa air bersih bukan hanya kebutuhan pokok, tetapi juga faktor penting untuk kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. “Air adalah kehidupan. Kehadiran kami bukan hanya untuk membangun sumur, tetapi juga membangun harapan. Program ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir melalui TNI untuk menjawab kebutuhan rakyat,” ujar Letkol Inf. Hermawan, Sabtu (16/8/2025). Selama ini, warga Dusun Plumbon Tiga kerap kesulitan mendapatkan air bersih, terutama di musim kemarau. Melalui pembangunan sumur bor ini, diharapkan kebutuhan air sehari-hari, keperluan pertanian, hingga kegiatan ekonomi masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan. Program “Manunggal Air” sendiri merupakan gagasan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) yang berfokus pada penyediaan air bersih dan sanitasi di wilayah pedesaan. Kepala Desa Plumbon, Harsono, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar warganya. “Kami sangat menunggu program ini, karena air bersih adalah kebutuhan mendesak yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran sumur bor ini menjadi solusi penting bagi kami,” ungkap Harsono. Dalam peninjauan lokasi pembangunan sumur bor, Dandim 0706/Temanggung turut didampingi oleh Perwira Seksi Teritorial, Kapten Cba Muhabib, Komandan Pos Ramil Selopampang Peltu Roziq, serta Babinsa Desa Plumbon Sertu Sochibul. Pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat desa sekaligus meningkatkan taraf hidup mereka di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya air. ( Trimo)

JATENG – Bidik-kasusnews.com | Pati – Tak hanya mengamankan jalannya aksi, para personel TNI Kodim 0718/Pati berjibaku bersama warga membersihkan sampah yang berserakan di lokasi pasca aksi unjuk rasa yang digelar di sekitar Alun-Alun Pati pada Kamis (14/8/2025). Asops Kasdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Teguh Wiratama S.Sos, mengatakan bahwa pembersihan ini bertujuan mengembalikan kondisi fasilitas publik pasca-demonstrasi, sekaligus menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat, Beliau juga menyampaikan harapan agar aspirasi warga tetap tersalurkan melalui jalur yang tepat tanpa perlu menggelar aksi unjuk rasa,” harapnya. Menambahkan, Hingga hari ini, situasi di Kabupaten Pati dilaporkan kembali normal. Aktivitas masyarakat berlangsung seperti biasa, meski dinamika politik daerah masih menjadi perhatian berbagai pihak. Lebih lanjut menyampaikan, tugas TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kebersihan bersama seluruh pihak demi kenyamanan masyarakat dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama,” kata Asops Kasdam. Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi M.Han. menambahkan, pasca unjuk rasa, pihaknya langsung mengerahkan personel untuk menyisir area Alun-Alun dan jalan-jalan sekitar. “Kami tidak ingin sisa sampah mengganggu keindahan kota Pati dan aktivitas warga. Karena itu, selesai pengamanan, kami langsung bergerak,” tegasnya. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, “Banyak warga yang secara sukarela membantu. Ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap kebersihan mulai tumbuh di tengah masyarakat,” ungkapnya. Pihaknya berharap, momen ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, jaga kebersihan, maka kota kita akan lebih indah dan sehat,” ujarnya. “Kami ingin hubungan TNI (Kodim 0718/Pati) dan masyarakat tetap harmonis. Salah satunya lewat kegiatan sederhana namun bermanfaat seperti ini,” pungkasnya. (Kasnadi)

TEMANGGUNG. BIDIK-KASUSNEWS.COM Jateng. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 TA 2025 di bawah koordinasi Kodim 0706/Temanggung menunjukkan semangat pantang menyerah dan kemanunggalan yang kuat antara TNI dan rakyat. Pengecoran jalan di Desa Banaran, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung dilakukan dengan kompak.kamis. 7/8/25 Pengecoran sempat Walapun menghadapi hambatan teknis berupa kerusakan pada mesin pengaduk semen yang menjadi alat utama dalam pengerjaan infrastruktur tersebut. Meski dihadapkan pada kendala teknis, semangat Satgas TMMD tidak luntur. Personel TNI bersama warga setempat segera melakukan perbaikan darurat agar pekerjaan tetap bisa dilanjutkan. Langkah cepat dan tanggap ini mencerminkan soliditas dan kepedulian dalam mencapai target pembangunan yang telah ditentukan. menjadi cerminan nyata kekompakan di lapangan. Masyarakat secara aktif membantu proses pengerjaan jalan secara manual sambil menunggu proses perbaikan mesin molen selesai dilakukan.Dengan semangat Tak kenal Lelah Masyarakat Bahu Membahu. Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Andy Soelistyo menyatakan, TMMD tidak hanya tentang pembangunan fisik. Akan tetapi, juga tentang pembangunan karakter, semangat gotong royong, dan kolaborasi antara TNI dan rakyat. “Kendala teknis di lapangan bukanlah hambatan utama selama semangat dan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat tetap terjaga. TMMD di Temanggung menjadi bukti bahwa semangat kolektif mampu mengatasi segala tantangan demi kemajuan desa,” tuturnya. Program TMMD Reguler ke-125 merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk mempercepat pembangunan di daerah tertinggal, memperkuat ketahanan wilayah, serta mempererat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat. Kegiatan di Desa Banaran ini mencerminkan bagaimana semangat gotong royong mampu menjadi kekuatan utama dalam pembangunan infrastruktur dan sosial kemasyarakatan. Pungkasnya. Junalais ( trm )

Kalbar, Bidik-kasusnews.com – Sintang kalimantan Barat, Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Mohamad Isnaeni, S.E., M.M., M.H., menyambut kedatangan Tim Wasev TMMD Regras ke-125 TA. 2025 Kodim 1205/Stg, di Bandar Udara Tebelian Jl. Tebelian-Nanga Pinoh Kec. Sungai Tebelian Kab. Sintang, Kalimantan Barat, Jumat (08/08/2025). Tim Wasev TMMD Regtas ke-125 Kodim 1205/Stg ini diketuai oleh Kapok Sahli Danpusterad Brigjen TNI Raja Benny Arifin Aritonang. Pada kesempatan ini turut menyambut kedatangan Tim Wasev, Dansatgas TMMD/Komandan Kodim 1205/Sintang Letkol Inf Ranggga Bayu Widhiarta S.AP., Pasiter Kodim 1205/Stg, Kapten Inf H. Didik H Pamungkas, Pasi Intel Kodim 1205/Stg Lettu Inf Ardiansyah. Pada kesempatan tersebut Kasrem 121/Abw menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Wasev, Kasrem 121/Abw menegaskan komitmen jajaran Korem 121/Abw dalam mendukung sepenuhnya pelaksanaan program TMMD sebagai bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya di wilayah – wilayah yang masih membutuhkan percepatan pembangunan. “TMMD bukan hanya program pembangunan insfrastruktur semata, tetapi juga sarana mempererat sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat. Kehadiran Tim Wasev sangat berarti dalam memberikan arah, masukan, dan penilaian terhadap pelaksanaan TMMD agar hasilnya maksimal dan berkelanjutan”, ujar Kasrem. Ketua Tim Wasev Brigjen TNI Raja Benny Arifin Aritonang. dalam tanggapannya memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD secara tepat sasaran, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat “Kami hadir untuk melihat secara langsung pelaksanaan TMMD, mendengar kendala di lapangan, sekaligus memberikan masukan yang konstruktif. Tujuan utama adalah agar program ini benar-benar memberikan manfaat dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di desa sasaran”, jelasnya. Pada kesempatan ini Dansatgas TMMD Regtas ke-125 Kodim 1205/Stg, Letkol Inf Rangga Bayu menyampaikan paparan secara rinci mengenai progres kegiatan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan, baik dalam aspek pembangunan fisik seperti pembukaan akses jalan dan renovasi fasilitas umum, maupun kegiatan non fisik berupa penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, serta peningkatan kapasitas masyarakat desa. Wartawan: H.Riyan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno, S.E., M.M., meninjau pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 Tahun Anggaran 2025 Kodim 0622/Kab. Sukabumi di Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Jumat (8/8/2025). Kunjungan dalam rangka Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) ini dihadiri sekitar 500 orang, dipimpin Dandim 0622/Kab. Sukabumi Letkol Kav Andhi Ardana Valerianda, S.H., M.Si., serta dihadiri jajaran TNI, Forkopimda, OPD, tokoh masyarakat, dan mitra pembangunan. ‎Dandim melaporkan progres fisik TMMD telah mencapai ±85% dan non-fisik 90%. Pekerjaan meliputi pengaspalan jalan 2 km, pembangunan sarana air bersih di lima titik. Lalu rehabilitasi rumah tidak layak huni, perbaikan Pustu dan PAUD, pemberian makanan tambahan cegah stunting, serta penanaman 1.000 bibit pohon. Program didukung hibah APBD Rp 1,15 miliar dan kontribusi TNI Rp 338,3 juta. Brigjen Bambang menegaskan TMMD adalah sinergi nyata TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah tertinggal. Dengan sisa waktu ±13 hari, ia mendorong percepatan penyelesaian, ketertiban administrasi, dan penguatan sosialisasi isu strategis seperti penanggulangan bencana, bahaya narkoba, serta peredaran beras oplosan. ‎Usai paparan, rombongan meninjau lokasi pengaspalan, sumur bor, rehabilitasi Rutilahu, Pustu, PAUD, penanaman pohon, serta penyuluhan Kamtibmas. ‎Kunjungan ditutup dengan pemberian paket bantuan stunting dan sembako, sekaligus penegasan komitmen menjadikan TMMD Ke-125 sebagai momentum percepatan pembangunan yang memberi manfaat langsung bagi warga. (Dicky)

Lampung, Bidik-kasusnews.com Dalam rangka mendukung stabilitas harga pangan khusus nya beras Koramil 421-03/Pnh, Kodim 0421/LS bekerjasama dengan Bulog Lam Sel gelar Bazar Beras Murah SPHP dengan kemasan 5 Kg di Ma Koramil 421-03/Pnh. ” Sasaran penjualan beras murah tersebut adalah masyarakat di jajaran wilayah teritorial Koramil 03/Pnh. Yang mana pada hari ini kita mampu mendistribusikan sebanyak 180 Kemasan atau 900 kg kepada masyarakat dengan harga het pemerintah” Ungkap Dan Ramil 421-03/Pnh ( Kpt. Arm. Darwin Lubis) di sela kegiatan Bazar Beras murah tersebut. Kegiatan Bazar tersebut juga bekerjasama dengan penyuluh-penyuluh pertanian Kec Penengahan yang pada kesempatan itu dapat hadir bersama. Babinsa selalu penggerak dan pembina di wilayah pun turut hadir mengawal warga-warga binaan nya dalam rangka kegiatan Bazar Beras Murah di Koramil 421-03/Pnh. Ibu yanti salah satu warga dari Desa Pasuruan mengatakan ” Dengan ada nya Bazar ini kami sangat terbantu yang mana saat ini harga beras di pasaran sudah cukup tinggi, namun di Bazar Koramil, kami dapat membeli beras dengan harga jauh di bawah pasaran saat ini “. Dengan dengan demikian Koramil 03/Pnh , berkomitmen akan terus berbupaya membantu kesulitan masyarakat di berbagai sektor, dengan cara berkomunikasi dan bekerjasama dengan seluruh instansi yang ada.(Mg)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 terus menggenjot pengerjaan pengaspalan jalan penghubung dua kampung, Sabtu (2/8/2025). Kedua Kampung tersebut adalah Sampalan RT 016 RW 05 dan Kampung Cimanggu 2 RT 029 RW 09, Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Hingga hari ini, perkembangan laporan  pembangunan jalan yang menghubungkan kedua wilayah tersebut telah mencapai 78 persen. Progres pekerjaan tersebut tergolong cepat karena di dalamnya melibatkan semua unsur termasuk keterlibatan warga setempat. Terpantau sebanyak 72 orang terlibat langsung dalam kegiatan ini, terdiri dari 5 personel TNI, 2 aparatur desa, dan 65 warga sekitar. Mereka bahu membahu menyelesaikan target pembangunan dengan semangat gotong royong. Kerja kolektif ini menunjukkan sinergi antara unsur TNI dan masyarakat dalam membangun infrastruktur desa. Jalan yang dibangun ini memiliki panjang sekitar 1.200 meter dan lebar 2,5 meter. Sebelumnya, ruas jalan tersebut hanya berupa jalan tanah yang licin dan sulit dilalui saat musim hujan. ‎Dengan pengaspalan ini, aksesibilitas antar kampung akan meningkat, sekaligus mempermudah warga dalam mengangkut hasil pertanian ke pusat desa dan pasar tradisional terdekat. ‎Selain pengaspalan, Satgas TMMD juga melakukan perbaikan saluran drainase untuk mendukung ketahanan jalan jangka panjang. Pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan kontur dan aliran air agar tidak menimbulkan genangan yang dapat merusak lapisan aspal di kemudian hari. Komandan SSK Satgas TMMD ke-125 menyampaikan bahwa pengerjaan jalan ditargetkan rampung sesuai jadwal sebelum penutupan program TMMD. Ia juga mengapresiasi antusiasme dan partisipasi aktif masyarakat yang menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Dengan kolaborasi yang erat, pembangunan infrastruktur desa diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi menggelar penyuluhan hukum bertema “Jaksa Garda Desa” bagi kalangan pendidikan di Kecamatan Lengkong. ‎Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program non-fisik TMMD yang bertujuan menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini. Agar masyarakat dapat memilah dan memilih jalan kehidupan yang berlandaskan hukum supaya mereka tidak menyesal di kemudian hari.  Kegiatan berlangsung Kamis (31/7/2025). Hadir sebagai narasumber, Kasubsi Intelijen I Kejari Kabupaten Sukabumi, Arief Adhitya Kesuma, S.H., yang memaparkan materi seputar pemahaman hukum dasar kepada pelajar, guru, dan tenaga pendidik. Program ini disambut antusias oleh peserta dari tujuh sekolah, di antaranya SDN Cisuren 1, SMPN 3 Lengkong, MI Cimanggu 1, MA Bumi Persada, SDN Bojong Tugu, MI Wangun Tugu Jaya, dan SDN Cisireum. Kegiatan dipimpin langsung oleh Dansatgas TMMD Ke-125 Kapten Inf Yefri Susanto, didampingi Pelda Anwar. Dalam sambutannya, Kapten Yefri menegaskan pentingnya membangun karakter dan pemahaman hukum di samping pembangunan fisik. ‎“Melalui penyuluhan ini, kami ingin generasi muda menjadi lebih sadar hukum dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” kata Kapten Yefri. Sesi diskusi berlangsung interaktif. Para peserta berkesempatan menyampaikan pertanyaan terkait persoalan hukum yang kerap dihadapi di dunia pendidikan dan masyarakat. ‎”Sinergi antara TNI, Kejaksaan, dan institusi pendidikan ini menjadi langkah konkret membangun desa yang taat hukum dan berwawasan kebangsaan menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Di pelosok Kampung Cisireum, Desa Langkap Jaya, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 Tahun Anggaran 2025 kembali menunjukkan aksi nyata. Pembangunan bak penampungan air bersih ke-4 kini telah mencapai progres 70 persen, membawa harapan baru bagi warga RT 010 RW 03 yang selama ini kesulitan akses air layak. ‎Tak sekadar proyek fisik, bak air ini menjadi simbol gotong royong dan kepedulian. Tiga personel TNI bersama lima warga dan satu aparat desa bergotong royong menyusuri medan terjal, mengerahkan tenaga dan tekad demi masa depan yang lebih baik. ‎“Air bukan hanya kebutuhan, tapi sumber kehidupan. Melalui TMMD, kami hadir untuk menghadirkan harapan,” ungkap salah satu personel Satgas dengan penuh semangat. ‎Selama ini, warga harus menempuh jarak jauh demi setimba air. Namun kali ini, harapan itu kian membuncah dan semakin dekat pada tujuan yang dicita-citakan. ‎Tawa anak-anak dan senyum haru orang tua mewarnai lokasi pembangunan, jadi bukti bahwa kehadiran TNI lebih dari sekadar membangun ia membawa makna dan harapan. TMMD hadir bukan hanya untuk membangun infrastruktur, tapi juga menanamkan semangat mandiri, memperkuat kebersamaan, dan memastikan negara benar-benar hadir hingga ke sudut desa. ‎Satgas TMMD Ke-125 terus bergerak, menembus batas, dan membawa tetesan harapan dalam bentuk air bersih, dalam bentuk kehidupan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sebuah temuan menggemparkan terjadi di pesisir Pantai sebelah timur Ujung Genteng, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Seorang nelayan setempat tak sengaja menemukan kepingan uang koin kuno yang diduga berasal dari zaman dulu kala yang memicu antusiasme warga hingga menarik perhatian aparat TNI AL. Temuan tersebut pertama kali dilaporkan terjadi pada Sabtu, 26 Juli 2025 sekitar pukul 09.38 WIB. Lokasinya berada di wilayah pesisir RT 01 RW 01, Desa Ujung Genteng. Penemunya adalah Sopyan (35), seorang nelayan asal Kampung Cipaku RT 07 RW 02 desa setempat. ‎Menurut pengakuannya, penemuan uang koin kuno itu terjadi secara tidak sengaja pada Selasa, 22 Juli 2025 sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, Sopyan tengah menunggu ombak membawa ikan rebon ke pantai sembari duduk santai. ‎Awalnya, dia iseng menggaruk-garuk pasir, ia terkejut menemukan benda logam bulat yang setelah dibersihkan menggunakan sitrun, tampak sebagai uang koin zaman dahulu. ‎Sopyan kemudian mengunggah penemuannya ke media sosial Facebook. Tak disangka, unggahan itu menjadi viral dan menarik perhatian warga lainnya, baik nelayan maupun masyarakat umum, yang berbondong-bondong datang ke lokasi untuk ikut mencari koin serupa. Melihat situasi tersebut, Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Ujung Genteng langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk memastikan benda yang diduga benda kuno itu. ‎Dipimpin oleh Danposal Letda Laut (P) Andri Kurniawan, aparat melakukan pengamanan terhadap sejumlah koin kuno serta mengumpulkan serpihan besi yang juga ditemukan berserakan di lokasi. “Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami menerjunkan beberapa orang personel untuk mengamankan lokasi agar tempat tersebut steril dari yang tidak berkepentingan,” ujarnya. ‎Sebagai bentuk pengamanan dan penertiban, kegiatan pencarian koin oleh masyarakat sekitar dihentikan sementara. Karena dikhawatirkan banyak warga yang datang ke lokasi penemuan koin-koin tersebut. Selanjutnya, pihak Posal Ujung Genteng berkoordinasi dengan Pangkalan TNI AL (Lanal) Bandung untuk langkah lebih lanjut serta dengan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sukabumi. ‎Saat ini, barang bukti berupa uang koin kuno dan serpihan besi telah diamankan di Posal Ujung Genteng sambil menunggu hasil kajian dan tindak lanjut dari instansi terkait. Temuan ini membuka peluang penelitian lebih lanjut terhadap jejak sejarah maritim di wilayah selatan Sukabumi. (Dicky)