SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – RSUD Jampangkulon menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui aksi bersih-bersih yang digelar pada Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Nasional Indonesia ASRI yang mengusung konsep Aman, Resik, dan Indah. Aksi tersebut juga menindaklanjuti imbauan pemerintah melalui Surat Edaran Gubernur Jawa Barat tentang pentingnya keterlibatan seluruh elemen dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dalam pelaksanaannya, seluruh civitas hospitalia turut ambil bagian dalam berbagai kegiatan, mulai dari pembersihan area taman, selasar, ruang tunggu pasien hingga saluran air di lingkungan rumah sakit. Selain itu, dilakukan pula pemilahan sampah organik dan anorganik langsung dari sumbernya. Tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada pasien dan pengunjung mengenai pentingnya menjaga kebersihan di fasilitas kesehatan. Untuk menambah kenyamanan, dilakukan penanaman tanaman hias di sejumlah titik strategis di area rumah sakit. Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desty menegaskan bahwa peran rumah sakit tidak hanya sebatas memberikan pelayanan pengobatan. “Gerakan ASRI ini sangat sejalan dengan misi kami. Rumah sakit harus menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Lingkungan yang bersih dan indah diyakini dapat membantu proses pemulihan pasien serta memberikan kenyamanan bagi tenaga kesehatan dan pengunjung,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, RSUD Jampangkulon berharap dapat mendorong kesadaran bersama, baik di lingkungan instansi maupun masyarakat luas, untuk terus menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang sehat dimulai dari sekitar masing-masing. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampangkulon menggelar kegiatan halal bihalal bersama keluarga besar dan para mitra, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri. Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriani, menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan serta ajang untuk saling memaafkan. “Momentum ini dimanfaatkan untuk melebur segala khilaf dan membangun hubungan yang lebih harmonis antarpegawai dan mitra kerja,” ujarnya. Selain dihadiri internal rumah sakit, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah unsur mitra, mulai dari tokoh keagamaan, unsur pemerintah kecamatan, hingga aparat keamanan. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan di wilayah Jampangkulon. Rangkaian acara diisi dengan tausiah, diskusi ringan, serta silaturahmi bersama para pemangku kepentingan, termasuk perwakilan MUI, kepala puskesmas wilayah, unsur Forkopimcam, pemerintah desa, hingga jajaran TNI dan Polri. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Halal bihalal ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, sebagai simbol persatuan dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, RSUD Jampangkulon berharap semangat kebersamaan dan kekompakan terus terjaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Puluhan warga antusias mengikuti kegiatan donor darah bertajuk “Yuk Bukber Sambil Donor Darah” yang digelar RSUD Jampangkulon, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Manajemen lantai 2 RSUD Jampangkulon ini dimulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Acara tersebut menjadi momen kebersamaan di bulan Ramadan, karena selain donor darah juga diisi dengan pembagian takjil, santunan anak yatim, door prize, serta buka puasa bersama. Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis, anggota Koramil Jampangkulon, Direktur RSUD Jampangkulon dr. Lusi Apriani, Kabag TU H. Ramdan Nugraha, Humas RSUD Lia Desty, para tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Para peserta terlihat bersemangat saat menunggu giliran untuk mendonorkan darah. Selain berkontribusi membantu sesama, mereka juga mendapatkan free gift serta kesempatan memenangkan berbagai door prize yang telah disediakan panitia. Direktur RSUD Jampangkulon dr. Lusi Apriani mengatakan kegiatan ini bertujuan membantu menjaga ketersediaan stok darah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat selama Ramadan. “Kegiatan ini bukan hanya untuk menambah stok darah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan berbagi kebaikan di bulan suci Ramadan,” ujarnya. Selain layanan donor darah gratis, dalam kegiatan tersebut juga diberikan santunan kepada anak-anak yatim yang secara simbolis diserahkan oleh Kabag TU RSUD Jampangkulon H. Ramdan Nugraha. Bagi masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah, panitia juga membuka pendaftaran melalui layanan WhatsApp di nomor 0858-1111-3159. Salah seorang peserta mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan sosial tersebut. Ia mengapresiasi inisiatif RSUD Jampangkulon yang menggabungkan kegiatan donor darah dengan momentum buka puasa bersama. “Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat dan bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk berbagi,” ujarnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – RSUD Jampangkulon kembali menggelar bakti sosial donor darah dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung ketersediaan stok darah sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriani, melalui Humas Lia Desty, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan agenda rutin yang sarat nilai kemanusiaan dan menjadi bentuk kontribusi nyata rumah sakit terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. “Kegiatan ini kami laksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, terutama di momentum Ramadan yang penuh berkah,” ujarnya kepada awak media, Rabu (4/3/2026). Donor darah dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026, mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Manajemen Lantai II RSUD Jampangkulon. Pendaftaran dilakukan secara langsung di lokasi kegiatan. Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat umum, pegawai rumah sakit, serta unsur terkait lainnya yang memenuhi persyaratan sebagai pendonor. Adapun syarat umum di antaranya dalam kondisi sehat, tidak sedang menstruasi, serta tidak mengonsumsi obat-obatan tertentu. Seluruh proses donor akan dilaksanakan sesuai standar kesehatan dan keselamatan yang berlaku. Lia menambahkan, donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan pendonor. Terlebih di bulan Ramadan, kebutuhan darah di fasilitas kesehatan tetap tinggi sehingga partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Selain aksi donor darah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembagian takjil dan buka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan. Pihak RSUD turut mengundang para Kepala Puskesmas wilayah VI Jampangkulon serta sejumlah pejabat terkait untuk berpartisipasi. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berbagi kebaikan. Setetes darah yang didonorkan sangat berarti bagi keselamatan dan kehidupan orang lain,” pungkasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Nuansa kebahagiaan dan keberkahan mulai dirasakan masyarakat seiring datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriani, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat Muslim, khususnya masyarakat Pajampangan, Jumat (20/2/2026). Dalam pernyataannya, dr. Lusi mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat kepedulian sosial, sekaligus menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa. “Marhaban ya Ramadhan. Atas nama keluarga besar RSUD Jampangkulon, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga bulan penuh berkah ini menjadi sarana memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat selama Ramadhan. Masyarakat diimbau memperhatikan asupan gizi saat sahur dan berbuka, menjaga kecukupan cairan tubuh, serta tetap beraktivitas secara seimbang. Menurutnya, Ramadhan bukan hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah spiritual, tetapi juga momentum mempererat solidaritas sosial, termasuk dalam menjaga kesehatan bersama. “Semoga di bulan suci ini, kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah. Semoga Ramadhan membawa kedamaian serta keberkahan bagi seluruh masyarakat,” katanya. Selain menyampaikan pesan Ramadhan, RSUD Jampangkulon juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya melalui penerapan budaya kerja 5S, yaitu senyum, salam, sapa, sopan, dan santun, yang diterapkan kepada seluruh pegawai. Budaya 5S tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan pelayanan yang lebih humanis, nyaman, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. “Kami mengajak seluruh pegawai RSUD Jampangkulon untuk konsisten menerapkan 5S, baik kepada pasien maupun sesama rekan kerja. Tegur kami jika pelayanan belum sesuai dengan semangat 5S,” tegas dr. Lusi. Dengan semangat Ramadhan, RSUD Jampangkulon berharap dapat terus hadir sebagai mitra kesehatan masyarakat, tidak hanya melalui layanan medis, tetapi juga edukasi kesehatan dan kepedulian sosial selama bulan suci. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – RSUD Jampangkulon menggelar rapat koordinasi Unit Ambulans pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula lantai 1 tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum, Iyus, SKM, bersama jajaran tim terkait. Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya RSUD Jampangkulon dalam memperkuat kesiapan layanan gawat darurat, khususnya melalui optimalisasi peran dan fungsi unit ambulans. Kolaborasi antartim dinilai menjadi kunci utama dalam memberikan layanan cepat dan tepat kepada masyarakat. Dalam pembahasan rapat, sejumlah aspek teknis dan operasional menjadi perhatian, mulai dari kesiapan armada, kelengkapan peralatan medis, hingga pola koordinasi petugas saat menangani kondisi darurat di lapangan. Seluruh tim diharapkan memiliki kesiapsiagaan yang sama dalam setiap situasi. Kasubag Kepegawaian dan Umum RSUD Jampangkulon, Iyus, SKM, menegaskan bahwa layanan ambulans tidak bisa dipisahkan dari kecepatan dan ketepatan respons. “Setiap detik sangat berarti dalam upaya penyelamatan pasien,” kata Iyus. Melalui rakor ini, RSUD Jampangkulon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan gawat darurat. Ambulans bukan hanya sarana transportasi, melainkan bagian penting dari sistem pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan dan kemanusiaan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menanggapi video yang beredar luas di media sosial TikTok, Kabag Tata Usaha RSUD Jampangkulon, Ramdan Nugraha menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelayanan yang diterima dirasakan belum optimal. Pihak rumah sakit, kata dia, sangat menghargai kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. “RSUD Jampangkulon saat ini telah menerapkan sistem antrean online, sehingga pasien tidak perlu lagi datang sejak dini hari untuk mengambil nomor antrean. Pasien cukup hadir 30 hingga 60 menit sebelum estimasi waktu pelayanan yang tertera pada aplikasi pendaftaran online,” jelas Ramdan, Sabtu (13/12/2025). Ia juga menjelaskan terkait kehadiran dokter pada salah satu poliklinik yang terekam dalam video, yakni Poli Saraf. Menurutnya, pada hari Kamis sesuai waktu pengunggahan video tersebut, dokter yang bertugas merupakan dokter tamu yang juga memiliki jadwal praktik di rumah sakit lain. “Dokter harus terlebih dahulu melaksanakan visitasi di rumah sakit asal sebelum menuju RSUD Jampangkulon, dengan waktu tempuh sekitar satu hingga dua jam. Karena itu, pelayanan baru dapat dimulai sekitar pukul 10.00 WIB,” ujarnya. Sementara itu, Humas RSUD Jampangkulon Lia Desti menuturkan, kondisi serupa juga terjadi pada pelayanan dokter bedah. Meski bukan dokter tamu, dokter bedah memiliki kewajiban melaksanakan visitasi setiap pagi, mulai dari IGD hingga ruang rawat inap. “Visitasi ini penting untuk memastikan kondisi pasien pascaoperasi serta menjamin seluruh pelayanan medis berjalan optimal,” tambahnya. Terkait lokasi pengambilan video, Lia menegaskan bahwa rekaman tersebut dilakukan di area Farmasi Rawat Jalan. “Artinya, sebagian besar pasien sudah mendapatkan pelayanan medis di poliklinik dan saat itu tinggal menunggu pengambilan obat,” jelasnya. Lia Desti menegaskan, pihaknya memandang video tersebut sebagai masukan yang konstruktif. RSUD Jampangkulon, lanjutnya, akan terus melakukan pembenahan dan meningkatkan komitmen pelayanan dengan dukungan serta partisipasi masyarakat. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik, aman, dan profesional bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ribuan warga Pajampangan memadati RSUD Jampangkulon dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 yang digabung dengan HUT rumah sakit ke-23, Sabtu (15/11/2025). Sejak pagi, masyarakat antusias mengikuti rangkaian layanan dan kegiatan edukasi kesehatan yang disiapkan panitia. Acara dibuka dengan koordinasi panitia sebelum dilanjutkan sunatan massal yang diikuti 60 anak. Senam bersama dan jalan santai menambah semarak suasana. Di waktu bersamaan, layanan donor darah menarik puluhan peserta, sementara screening jantung anak di Poli Rawat Jalan diikuti sekitar 40 peserta. Pada acara inti, Ketua Panitia menyampaikan laporan kegiatan. Direktur RSUD Jampangkulon, Dr. Lukman Yanuar Rahman, menegaskan komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat edukasi kesehatan. ”Promosi kesehatan (Promkes) tahun ini difokuskan pada pencegahan TBC, Germas, dan penanganan stunting,” kata Yanuar. Peringatan tersebut kata dia juga menjadi momentum memperluas kerja sama dengan sekolah-sekolah di Pajampangan untuk program edukasi kesehatan serta kegiatan donor darah tahun 2026. Rumah sakit turut memberikan penghargaan kepada pendonor darah aktif dengan jumlah donor terbanyak sepanjang tahun 2025. Setelah pembacaan doa, jajaran manajemen meninjau bazar UMKM, layanan kesehatan, serta sejumlah aktivitas edukatif. Kemeriahan berlanjut dengan hiburan, doorprize, perlombaan, dan pengumuman pemenang setelah waktu istirahat siang. Perayaan tahun ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga ajang memperkuat sinergi RSUD Jampangkulon dengan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi terhadap layanan kesehatan. (Dicky)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 3 November 2025 — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R.A. Kartini Jepara mengumumkan bahwa pelayanan Klinik Sore Spesialis Jantung akan dihentikan sementara mulai tanggal 4 hingga 11 November 2025. Pelayanan klinik tersebut akan kembali dibuka dan beroperasi normal pada 14 November 2025. Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk penyesuaian jadwal pelayanan serta kebutuhan internal rumah sakit, agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal ke depannya. Kepala Humas RSUD R.A. Kartini Jepara menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat. “Kami mohon maaf atas gangguan sementara ini. Klinik Sore Spesialis Jantung akan kembali melayani pasien pada 14 November. Kami berterima kasih atas pengertian dan kepercayaan masyarakat kepada RSUD R.A. Kartini Jepara,” ujarnya. Meski Klinik Sore Spesialis Jantung ditutup sementara, pelayanan kesehatan untuk pasien jantung tetap tersedia melalui Poli Jantung reguler pada jam pelayanan pagi dan siang, serta layanan gawat darurat (IGD) bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera. RSUD R.A. Kartini Jepara berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan yang terbaik, aman, serta profesional.(Wely-jateng)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polemik soal kenaikan tarif layanan di RSUD R. Syamsudin S.H Kota Sukabumi atau Rumah Sakit Bunut akhirnya dijawab tuntas. Direktur RSUD, Yan Yan Rusyandi, menegaskan bahwa penyesuaian tarif bukan keputusan sepihak atau ugal-ugalan, melainkan langkah yang sesuai dengan regulasi dan hasil kajian menyeluruh. “Sebelumnya tarif RSUD ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota, terakhir pada 2016, jelas Yan Yan, Kamis (16/10/2025). Lanjut dia, setelah terbitnya Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), mekanismenya berubah. Kini tarif BLUD harus ditetapkan lewat Peraturan Daerah, tambahannya. Ia menuturkan, dasar hukum penyesuaian tersebut adalah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Pihak rumah sakit juga telah berkoordinasi dengan Wali Kota Sukabumi selaku pemilik (owner) dan Dewan Pengawas (Dewas) sebelum menerapkan kebijakan ini. “Setelah Perda disahkan, kami lakukan sosialisasi dan penyesuaian sistem. Tarif baru mulai berlaku sekitar April 2025,” katanya. Salah satu tarif yang paling banyak disorot adalah layanan rawat jalan yang naik dari Rp40 ribu menjadi Rp65 ribu. Menurut Yan Yan, angka tersebut disusun berdasarkan perhitungan unit cost yang mencakup biaya operasional, investasi, pemeliharaan, dan pelayanan, di luar biaya obat. “Tarif ini juga mempertimbangkan kemampuan dan kesediaan masyarakat membayar. Dibanding rumah sakit lain, tarif kita masih paling rendah di tempat lain bahkan sudah di atas Rp100 ribu,” terangnya. Ia juga menepis anggapan bahwa penyesuaian tarif tersebut akan memberatkan masyarakat. “Tarif ini hanya berlaku bagi pasien tunai. Sedangkan warga Kota Sukabumi telah tercakup Universal Health Coverage (UHC), jadi pemegang BPJS Kesehatan tetap gratis selama mengikuti prosedur rujukan,” tegasnya. Yan Yan menambahkan, dengan dasar hukum baru tersebut, tata kelola keuangan RSUD kini lebih transparan dan akuntabel. “Mohon dipahami, ini bukan tarif ugal-ugalan. Ini penyesuaian yang rasional, adil, dan sesuai amanat undang-undang,” pungkasnya. (Usep)