SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Nuansa kebahagiaan dan keberkahan mulai dirasakan masyarakat seiring datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriani, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat Muslim, khususnya masyarakat Pajampangan, Jumat (20/2/2026). Dalam pernyataannya, dr. Lusi mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat kepedulian sosial, sekaligus menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa. “Marhaban ya Ramadhan. Atas nama keluarga besar RSUD Jampangkulon, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga bulan penuh berkah ini menjadi sarana memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat selama Ramadhan. Masyarakat diimbau memperhatikan asupan gizi saat sahur dan berbuka, menjaga kecukupan cairan tubuh, serta tetap beraktivitas secara seimbang. Menurutnya, Ramadhan bukan hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah spiritual, tetapi juga momentum mempererat solidaritas sosial, termasuk dalam menjaga kesehatan bersama. “Semoga di bulan suci ini, kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah. Semoga Ramadhan membawa kedamaian serta keberkahan bagi seluruh masyarakat,” katanya. Selain menyampaikan pesan Ramadhan, RSUD Jampangkulon juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya melalui penerapan budaya kerja 5S, yaitu senyum, salam, sapa, sopan, dan santun, yang diterapkan kepada seluruh pegawai. Budaya 5S tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan pelayanan yang lebih humanis, nyaman, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. “Kami mengajak seluruh pegawai RSUD Jampangkulon untuk konsisten menerapkan 5S, baik kepada pasien maupun sesama rekan kerja. Tegur kami jika pelayanan belum sesuai dengan semangat 5S,” tegas dr. Lusi. Dengan semangat Ramadhan, RSUD Jampangkulon berharap dapat terus hadir sebagai mitra kesehatan masyarakat, tidak hanya melalui layanan medis, tetapi juga edukasi kesehatan dan kepedulian sosial selama bulan suci. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – RSUD Jampangkulon menggelar rapat koordinasi Unit Ambulans pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula lantai 1 tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum, Iyus, SKM, bersama jajaran tim terkait. Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya RSUD Jampangkulon dalam memperkuat kesiapan layanan gawat darurat, khususnya melalui optimalisasi peran dan fungsi unit ambulans. Kolaborasi antartim dinilai menjadi kunci utama dalam memberikan layanan cepat dan tepat kepada masyarakat. Dalam pembahasan rapat, sejumlah aspek teknis dan operasional menjadi perhatian, mulai dari kesiapan armada, kelengkapan peralatan medis, hingga pola koordinasi petugas saat menangani kondisi darurat di lapangan. Seluruh tim diharapkan memiliki kesiapsiagaan yang sama dalam setiap situasi. Kasubag Kepegawaian dan Umum RSUD Jampangkulon, Iyus, SKM, menegaskan bahwa layanan ambulans tidak bisa dipisahkan dari kecepatan dan ketepatan respons. “Setiap detik sangat berarti dalam upaya penyelamatan pasien,” kata Iyus. Melalui rakor ini, RSUD Jampangkulon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan gawat darurat. Ambulans bukan hanya sarana transportasi, melainkan bagian penting dari sistem pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan dan kemanusiaan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menanggapi video yang beredar luas di media sosial TikTok, Kabag Tata Usaha RSUD Jampangkulon, Ramdan Nugraha menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelayanan yang diterima dirasakan belum optimal. Pihak rumah sakit, kata dia, sangat menghargai kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. “RSUD Jampangkulon saat ini telah menerapkan sistem antrean online, sehingga pasien tidak perlu lagi datang sejak dini hari untuk mengambil nomor antrean. Pasien cukup hadir 30 hingga 60 menit sebelum estimasi waktu pelayanan yang tertera pada aplikasi pendaftaran online,” jelas Ramdan, Sabtu (13/12/2025). Ia juga menjelaskan terkait kehadiran dokter pada salah satu poliklinik yang terekam dalam video, yakni Poli Saraf. Menurutnya, pada hari Kamis sesuai waktu pengunggahan video tersebut, dokter yang bertugas merupakan dokter tamu yang juga memiliki jadwal praktik di rumah sakit lain. “Dokter harus terlebih dahulu melaksanakan visitasi di rumah sakit asal sebelum menuju RSUD Jampangkulon, dengan waktu tempuh sekitar satu hingga dua jam. Karena itu, pelayanan baru dapat dimulai sekitar pukul 10.00 WIB,” ujarnya. Sementara itu, Humas RSUD Jampangkulon Lia Desti menuturkan, kondisi serupa juga terjadi pada pelayanan dokter bedah. Meski bukan dokter tamu, dokter bedah memiliki kewajiban melaksanakan visitasi setiap pagi, mulai dari IGD hingga ruang rawat inap. “Visitasi ini penting untuk memastikan kondisi pasien pascaoperasi serta menjamin seluruh pelayanan medis berjalan optimal,” tambahnya. Terkait lokasi pengambilan video, Lia menegaskan bahwa rekaman tersebut dilakukan di area Farmasi Rawat Jalan. “Artinya, sebagian besar pasien sudah mendapatkan pelayanan medis di poliklinik dan saat itu tinggal menunggu pengambilan obat,” jelasnya. Lia Desti menegaskan, pihaknya memandang video tersebut sebagai masukan yang konstruktif. RSUD Jampangkulon, lanjutnya, akan terus melakukan pembenahan dan meningkatkan komitmen pelayanan dengan dukungan serta partisipasi masyarakat. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik, aman, dan profesional bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ribuan warga Pajampangan memadati RSUD Jampangkulon dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 yang digabung dengan HUT rumah sakit ke-23, Sabtu (15/11/2025). Sejak pagi, masyarakat antusias mengikuti rangkaian layanan dan kegiatan edukasi kesehatan yang disiapkan panitia. Acara dibuka dengan koordinasi panitia sebelum dilanjutkan sunatan massal yang diikuti 60 anak. Senam bersama dan jalan santai menambah semarak suasana. Di waktu bersamaan, layanan donor darah menarik puluhan peserta, sementara screening jantung anak di Poli Rawat Jalan diikuti sekitar 40 peserta. Pada acara inti, Ketua Panitia menyampaikan laporan kegiatan. Direktur RSUD Jampangkulon, Dr. Lukman Yanuar Rahman, menegaskan komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat edukasi kesehatan. ”Promosi kesehatan (Promkes) tahun ini difokuskan pada pencegahan TBC, Germas, dan penanganan stunting,” kata Yanuar. Peringatan tersebut kata dia juga menjadi momentum memperluas kerja sama dengan sekolah-sekolah di Pajampangan untuk program edukasi kesehatan serta kegiatan donor darah tahun 2026. Rumah sakit turut memberikan penghargaan kepada pendonor darah aktif dengan jumlah donor terbanyak sepanjang tahun 2025. Setelah pembacaan doa, jajaran manajemen meninjau bazar UMKM, layanan kesehatan, serta sejumlah aktivitas edukatif. Kemeriahan berlanjut dengan hiburan, doorprize, perlombaan, dan pengumuman pemenang setelah waktu istirahat siang. Perayaan tahun ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga ajang memperkuat sinergi RSUD Jampangkulon dengan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi terhadap layanan kesehatan. (Dicky)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 3 November 2025 — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R.A. Kartini Jepara mengumumkan bahwa pelayanan Klinik Sore Spesialis Jantung akan dihentikan sementara mulai tanggal 4 hingga 11 November 2025. Pelayanan klinik tersebut akan kembali dibuka dan beroperasi normal pada 14 November 2025. Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk penyesuaian jadwal pelayanan serta kebutuhan internal rumah sakit, agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal ke depannya. Kepala Humas RSUD R.A. Kartini Jepara menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat. “Kami mohon maaf atas gangguan sementara ini. Klinik Sore Spesialis Jantung akan kembali melayani pasien pada 14 November. Kami berterima kasih atas pengertian dan kepercayaan masyarakat kepada RSUD R.A. Kartini Jepara,” ujarnya. Meski Klinik Sore Spesialis Jantung ditutup sementara, pelayanan kesehatan untuk pasien jantung tetap tersedia melalui Poli Jantung reguler pada jam pelayanan pagi dan siang, serta layanan gawat darurat (IGD) bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera. RSUD R.A. Kartini Jepara berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan yang terbaik, aman, serta profesional.(Wely-jateng)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polemik soal kenaikan tarif layanan di RSUD R. Syamsudin S.H Kota Sukabumi atau Rumah Sakit Bunut akhirnya dijawab tuntas. Direktur RSUD, Yan Yan Rusyandi, menegaskan bahwa penyesuaian tarif bukan keputusan sepihak atau ugal-ugalan, melainkan langkah yang sesuai dengan regulasi dan hasil kajian menyeluruh. “Sebelumnya tarif RSUD ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota, terakhir pada 2016, jelas Yan Yan, Kamis (16/10/2025). Lanjut dia, setelah terbitnya Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), mekanismenya berubah. Kini tarif BLUD harus ditetapkan lewat Peraturan Daerah, tambahannya. Ia menuturkan, dasar hukum penyesuaian tersebut adalah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Pihak rumah sakit juga telah berkoordinasi dengan Wali Kota Sukabumi selaku pemilik (owner) dan Dewan Pengawas (Dewas) sebelum menerapkan kebijakan ini. “Setelah Perda disahkan, kami lakukan sosialisasi dan penyesuaian sistem. Tarif baru mulai berlaku sekitar April 2025,” katanya. Salah satu tarif yang paling banyak disorot adalah layanan rawat jalan yang naik dari Rp40 ribu menjadi Rp65 ribu. Menurut Yan Yan, angka tersebut disusun berdasarkan perhitungan unit cost yang mencakup biaya operasional, investasi, pemeliharaan, dan pelayanan, di luar biaya obat. “Tarif ini juga mempertimbangkan kemampuan dan kesediaan masyarakat membayar. Dibanding rumah sakit lain, tarif kita masih paling rendah di tempat lain bahkan sudah di atas Rp100 ribu,” terangnya. Ia juga menepis anggapan bahwa penyesuaian tarif tersebut akan memberatkan masyarakat. “Tarif ini hanya berlaku bagi pasien tunai. Sedangkan warga Kota Sukabumi telah tercakup Universal Health Coverage (UHC), jadi pemegang BPJS Kesehatan tetap gratis selama mengikuti prosedur rujukan,” tegasnya. Yan Yan menambahkan, dengan dasar hukum baru tersebut, tata kelola keuangan RSUD kini lebih transparan dan akuntabel. “Mohon dipahami, ini bukan tarif ugal-ugalan. Ini penyesuaian yang rasional, adil, dan sesuai amanat undang-undang,” pungkasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- RSUD Jampangkulon memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 dengan semangat promosi kesehatan dan kepedulian sosial. Rangkaian kegiatan digelar sejak Rabu hingga Kamis (16/10/2025), mengusung tema besar “Tangan Bersih, Pelayanan Sehat, RSUD Jampangkulon Hebat”. Beragam kegiatan edukatif dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya kebersihan tangan, baik bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat. Pada hari Rabu, tim RSUD mengadakan edukasi cuci tangan di Curug Cikaso dan Ujunggenteng, podcast PPI tentang Hari Cuci Tangan Sedunia, serta launching lomba cuci tangan untuk pelajar SMA se-Wilayah VI Jampangkulon. Kegiatan ditutup dengan evaluasi cuci tangan di ruang Amandaratu dan Panenjoan serta pembagian 50 paket snack bagi pengunjung dan keluarga pasien. Keesokan harinya, kegiatan berlanjut dengan edukasi cuci tangan di area rawat jalan lantai 1 dan 2, disertai pembagian balon untuk pasien anak, 100 snack bagi pasien rawat jalan, serta goody bag untuk pasien hemodialisa dan thalasemia. Kabag Tata Usaha RSUD Jampangkulon, Ramdan Nugraha, SKM., MM., menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk nyata komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada keselamatan pasien. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun budaya hidup bersih dan sehat, baik di lingkungan rumah sakit maupun masyarakat sekitar. HUT ke-23 ini menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan prima dan kebersamaan seluruh pegawai,” ujar Ramdan. Selain kampanye cuci tangan, puncak peringatan HUT ke-23 juga akan diisi dengan ceremonial syukuran yang melibatkan seluruh keluarga besar RSUD Jampangkulon. Acara meliputi sambutan Direktur, ceramah dan doa bersama, pemutaran video kegiatan, pemotongan kue ulang tahun, serta penyerahan nasi tumpeng dari Bank BJB sebagai simbol sinergi dan dukungan mitra. Tak ketinggalan, dilakukan pula pemberian cokelat secara simbolis kepada pegawai, yang kemudian akan dibagikan ke tiap ruangan, serta peragaan tepuk cuci tangan bersama, foto bersama, dan makan bersama sebagai wujud keakraban. Ramdan menambahkan, melalui peringatan ini RSUD Jampangkulon berkomitmen terus bertransformasi menjadi rumah sakit daerah yang unggul, ramah, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Semangat ulang tahun ini kami jadikan energi baru untuk meningkatkan mutu layanan dan memperkuat kepercayaan publik,” tegasnya. (Dicky)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara –13-September-2025 Kabar baik datang untuk masyarakat Kabupaten Jepara. RSUD R.A. Kartini Jepara kini membuka layanan baru berupa Klinik Sore Spesialis Ortopedi, yang akan memberikan kemudahan bagi pasien dalam mendapatkan penanganan kesehatan tulang, sendi, dan otot. Klinik sore ini akan ditangani langsung oleh dr. Risang Setyo Argo, Sp.OT, seorang dokter spesialis ortopedi yang siap memberikan konsultasi dan tindakan medis. Layanan dibuka setiap hari Selasa, pukul 15.15 – 17.00 WIB, sehingga masyarakat memiliki pilihan waktu yang lebih fleksibel di luar jam pelayanan reguler. Manajemen RSUD R.A. Kartini Jepara menjelaskan, hadirnya layanan klinik sore ini merupakan upaya rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas akses kesehatan bagi masyarakat. “Kami ingin memberikan kemudahan bagi pasien, terutama yang memiliki kesibukan di pagi atau siang hari, agar tetap bisa memperoleh layanan kesehatan dengan nyaman,” demikian keterangan resmi pihak rumah sakit. Klinik Sore Spesialis Ortopedi ini menjadi salah satu bentuk komitmen RSUD R.A. Kartini dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat. 📍 Lokasi: RSUD R.A. Kartini Kabupaten Jepara 📞 Informasi lebih lanjut: 0821-3779-1415 Dengan adanya layanan ini, masyarakat Jepara diharapkan dapat lebih mudah menjaga kesehatan tulang, sendi, maupun otot, serta memperoleh penanganan medis tepat dari tenaga ahli yang berkompeten. (Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-6-September-2025 Memiliki gigi yang rapi dan sehat bukan sekadar soal penampilan. Susunan gigi yang baik dapat memudahkan proses mengunyah, menjaga kesehatan gigi dan gusi, serta mencegah berbagai masalah mulut di kemudian hari. Kini, Anda tak perlu jauh-jauh mencari layanan ortodonti. RSUD R.A. Kartini Jepara telah menghadirkan Klinik Spesialis Ortodonti dengan dokter berpengalaman, drg. Alma Kasita, Sp.Ort., yang siap membantu Anda mendapatkan senyum terbaik. Mengapa Perawatan Ortodonti Penting? Membetulkan posisi gigi yang tidak rapi Mengatasi masalah gigitan yang mengganggu Meningkatkan rasa percaya diri saat tersenyum Menjaga kesehatan mulut dalam jangka panjang Jadwal Layanan Klinik Untuk kenyamanan Anda, jadwal praktik drg. Alma Kasita, Sp.Ort. tersedia pada: Senin Rabu Jumat Sabtu Dengan jadwal tersebut, pasien bisa lebih fleksibel dalam menentukan waktu konsultasi dan perawatan. Komitmen RSUD R.A. Kartini Jepara Sebagai rumah sakit andalan masyarakat Jepara, RSUD R.A. Kartini terus meningkatkan kualitas pelayanan. Klinik Ortodonti hadir sebagai bukti nyata komitmen memberikan perawatan gigi dan mulut yang profesional, ramah, dan terpercaya. 🌟 Jangan tunda lagi, wujudkan senyum sehat dan percaya diri bersama Klinik Ortodonti RSUD R.A. Kartini Jepara! (Wely-jateng) Sumber:humas RSUD R.A Kartini
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, Jawa Tengah 9-juni-2025– RSUD RA Kartini Jepara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berpihak pada masyarakat. Mulai Februari 2025, rumah sakit ini secara resmi akan memberikan layanan ambulans jenazah secara gratis bagi pasien kurang mampu dengan kriteria tertentu. Kebijakan ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah berduka dan memiliki keterbatasan secara ekonomi. Dengan layanan ini, keluarga tidak perlu lagi memikirkan biaya pengantaran jenazah dari rumah sakit ke rumah duka atau tempat pemakaman. Direktur RSUD R.A Kartini jepara,Dr.Tri iriantiwi saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews Senin 9/6/2025 menyapaikan Layanan ambulans jenazah gratis ini diberikan kepada pasien dengan kriteria sebagai berikut: Peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), yaitu pasien yang iuran bulanannya ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah pusat atau pemerintah kabupaten. Peserta BPJS Mandiri Kelas 3. Pasien yang dirawat di RSUD RA Kartini Jepara dengan kelas perawatan Kelas 3. Dengan kata lain, semua pasien yang dirawat di kelas 3 dan termasuk dalam kategori PBI atau peserta BPJS Mandiri kelas 3 akan secara otomatis mendapatkan layanan ambulans jenazah gratis bila dibutuhkan.ungkap Dr Tri Prosedur yang Otomatis dan Mudah Pasien atau keluarga tidak perlu mengurus sendiri layanan ini. Proses pemesanan ambulans jenazah dilakukan secara otomatis oleh pihak ruangan kepada bagian ambulans RSUD RA Kartini. Jenazah akan diantar dengan ambulans rumah sakit ke lokasi yang dituju tanpa dipungut biaya sepeser pun. Manfaat Langsung Bagi Warga Kurang Mampu Kebijakan ini sangat meringankan beban warga kurang mampu, khususnya saat menghadapi situasi kehilangan anggota keluarga. Biaya pengantaran jenazah yang sering kali menjadi kekhawatiran kini tidak lagi menjadi masalah. “Kami memahami bahwa dalam kondisi berduka, keluarga pasien tidak hanya menghadapi beban emosional, tetapi juga beban ekonomi. Layanan ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial kami untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ujar Dr Tri Akan Hadir: Layanan “Go Ambulance” Terintegrasi 112 Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan pelayanan, RSUD RA Kartini juga merencanakan peluncuran layanan inovatif bernama “Go Ambulance”, yaitu sistem penjemputan ambulans yang terintegrasi dengan layanan darurat Jepara Tanggap 112. Program ini akan dilaunching pada Juni 2025 dan diharapkan dapat mempercepat respons dalam kondisi darurat, memperkuat kesiapsiagaan, serta meningkatkan akses layanan kegawatdaruratan di wilayah Kabupaten Jepara. Penutup Melalui kebijakan layanan ambulans jenazah gratis dan inovasi layanan Go Ambulance, RSUD RA Kartini Jepara terus menegaskan visinya sebagai rumah sakit yang berorientasi pada pelayanan kemanusiaan, tidak hanya dalam penyembuhan, tetapi juga dalam menghantarkan kepulangan yang bermartabat bagi pasien yang telah berpulang. (Wely-jateng)