SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ratusan alumni Sekolah Teknik Negeri (STN) 2 Sukabumi dari berbagai generasi memadati Gedung Juang 45 dalam kegiatan reuni akbar yang digelar Minggu (29/3/2026). Kegiatan ini mempertemukan para lulusan dari angkatan 1967 hingga 1994 dalam suasana penuh keakraban dan kenangan masa sekolah. Pemerintah Kota Sukabumi turut memberikan perhatian melalui kehadiran perwakilan Wali Kota Ayep Zaki yang diwakili Sekretaris Daerah Andang Tjahjandi.   Ketua panitia, Ayi Hamdani atau yang dikenal sebagai Kang Omen, menyebut reuni ini menjadi momentum berharga bagi para alumni untuk kembali menjalin komunikasi yang sempat terputus oleh waktu. “Banyak yang sudah puluhan tahun tidak bertemu. Bahkan ada guru kami yang masih hadir, ini jadi momen yang sangat mengharukan,” ungkapnya. Menurutnya, dari total sekitar 150 undangan yang disebar, sebanyak 130 alumni berhasil hadir. Ia menilai antusiasme tersebut menunjukkan kuatnya ikatan emosional antar lulusan STN 2. Reuni ini sendiri merupakan agenda rutin yang digelar setiap tiga tahun sekali. Tahun 2026 menjadi pelaksanaan keempat sejak pertama kali diadakan. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi cerita perjalanan hidup para alumni, termasuk mengenang masa pendidikan yang telah membentuk mereka hingga saat ini. UM

Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Suasana haru menyelimuti keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cirebon Kota (Ciko). Salah satu jurnalis Cirebon Kusyadi, tutup usia setelah berjuang melawan sakitnya di ruang ICU Rumah Sakit PAD Pulasaren, Kota Cirebon. Almarhum Kusyadi dilaporkan menghembuskan napas terakhirnya di RS PAD Pulasaren setelah mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU. Kepergian sosok yang dikenal rendah hati dan berdedikasi ini meninggalkan duka mendalam bagi rekan sejawat di dunia pers Cirebon. Penghormatan Terakhir dilakukan di tempat pemakaman terakhir yang berlokasi di TPU Pamengkang Kabupaten Cirebon. Sejak pagi hari, para pelayat yang terdiri dari keluarga, tetangga, serta puluhan jurnalis Ciko tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Alif Santoso S.H.Ketua PWI Cirebon Kota yang mewakilinya Asih Mintarsih Direktur Media Koran Cirebon hadir langsung di rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Dengan kepergianmu maka tidak akan ada lagi cuitan kata-kata mutiara dan tulisan candaanmu di setiap Group What Up Jurnalis Cirebon,dan tidak akan ada lagi SMS jitu hang engkau layangkan. “Kami kehilangan sosok rekan kerja yang memiliki integritas tinggi. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar salah satu perwakilan PWI Cirebon Kota di lokasi. Saat di rumah duka istri didampingi keluarganya mengungkapkan”Prosesi Pemakaman Setelah disalatkan di masjid setempat, jenazah almarhum diberangkatkan menuju tempat pemakaman dengan iring-iringan dari rekan-rekan jurnalis. Kehadiran komunitas pers di pemakaman ini menjadi bukti nyata solidaritas dan rasa hormat atas dedikasi almarhum selama menjalankan tugas jurnalistik di wilayah Cirebon.ungkapnya. Bahkan puluhan jurnalis dari berbagai media mengatakan”Selamat jalan, Kusyadi. Dedikasimu bagi dunia informasi akan selalu dikenang”.pungkasnya. ( Asep.Rudliman )

Alumni SMAN 2 angkatan 86 cirebon gelar reuni Cirebon, BIDIK-KASUSnews.com – Kebersamaan yang telah terjalin selama puluhan tahun kembali menghangat dalam acara Silaturahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar SMAN ’86. Reuni akbar ini berlangsung penuh kehangatan di Hotel Prima, Cirebon, pada siang hingga sore hari, dihadiri oleh para alumni SMA Negeri 2 Cirebon angkatan 1986, serta para guru yang pernah mendidik mereka. Dengan mengusung tema Berbagi Kebaikan, Meraih Keberkahan, Silaturahmi yang Bermakna, acara ini tidak sekadar menjadi ajang nostalgia, tetapi juga mempererat kembali tali persaudaraan yang sempat terpisah oleh waktu dan jarak. Sebagian besar alumni yang hadir kini telah menetap di berbagai kota seperti Bandung, Jakarta, dan daerah lainnya di Jawa, sehingga momen ini menjadi sangat spesial. Kemeriahan Sejak Awal Acara Sejak siang hari, suasana penuh keceriaan sudah terasa. Para alumni berkumpul di area swimming pool Hotel Prima untuk sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan, diikuti dengan coffee break yang menjadi ajang berbagi cerita dan melepas rindu. Banyak dari mereka yang mengingat kembali masa-masa sekolah, berbagi kisah tentang perjalanan hidup, karier, hingga momen-momen lucu saat masih mengenakan seragam putih abu-abu. Awalnya, acara utama dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB, namun antusiasme para alumni yang asyik bercengkerama membuat jadwal sedikit bergeser menjadi pukul 14.00 WIB. Meski begitu, hal ini justru semakin menambah kehangatan suasana. Puncak Acara: Makan Bersama, Musik, dan Pemberian Cendera Mata Acara puncak digelar di ruang Rent Bar dengan sajian makan bersama yang diiringi musik live. Suasana semakin meriah ketika para alumni bernyanyi bersama, menciptakan momen-momen penuh kebersamaan yang tak terlupakan. Sebagai bentuk apresiasi, para alumni juga memberikan cendera mata kepada guru-guru tercinta yang hadir, sebagai simbol penghormatan dan rasa terima kasih atas ilmu dan bimbingan mereka selama ini. Rencana Reuni Berikutnya Di tengah kehangatan reuni, muncul keinginan untuk mengadakan pertemuan serupa di tahun mendatang. “Kita lihat nanti, tempatnya bisa kita diskusikan lagi. Yang pasti, kita semua ingin terus menjaga silaturahmi ini,” ujar Dany Jaelani, salah satu panitia acara. Reuni SMAN ’86 ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan bukti bahwa persahabatan sejati akan selalu menemukan jalannya untuk kembali bersatu, meski waktu dan jarak mencoba memisahkan. Sampai jumpa di reuni selanjutnya! (Rico)