Mojokerto, Bidik-kasusnews.com – Kolonel Marinir Kakung Priyambodo menegaskan peran strategisnya dalam membangun kekuatan bangsa dari akar rumput melalui pemberdayaan potensi wilayah yang terintegrasi dengan pembinaan generasi muda bahari. Melalui Jung Kwatu di Desa Kwatu Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto, ia menghadirkan pendekatan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga dayung, tetapi juga pada penguatan kapasitas wilayah sebagai pusat pertumbuhan sosial, ekonomi, dan karakter. Model ini menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda dapat menjadi katalisator transformasi desa menuju kemandirian dan daya saing. Dengan mengusung filosofi laut adalah masa depan, Kolonel Kakung memanfaatkan potensi perairan lokal sebagai ruang strategis pembinaan. Jung Kwatu berkembang menjadi pusat aktivitas produktif yang memadukan olahraga, edukasi kebaharian, dan pembentukan karakter kepemimpinan. Para atlet tidak hanya dilatih untuk meraih prestasi, tetapi juga dibentuk sebagai agen perubahan yang membawa nilai disiplin, militansi, dan semangat kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat. Pemberdayaan potensi wilayah diwujudkan melalui optimalisasi kawasan long storage Desa Kwatu yang kini bertransformasi menjadi pusat olahraga air dan destinasi wisata berbasis masyarakat. Aktivitas yang tumbuh di kawasan ini mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui kehadiran UMKM, kuliner, serta sektor pendukung lainnya. Sinergi antara pembinaan olahraga dan pemberdayaan ekonomi menjadikan desa sebagai ruang hidup yang produktif, inspiratif, dan berkelanjutan. Penguatan karakter generasi muda juga dilakukan melalui integrasi nilai nilai kepramukaan yang selaras dengan semangat kebaharian. Kemandirian, kepemimpinan, kedisiplinan, dan cinta tanah air ditanamkan secara konsisten, sehingga melahirkan generasi yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian terhadap lingkungan. Pendekatan ini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi unggul yang mampu menghadapi tantangan global. Kepala Desa Kwatu, Chosim, menyampaikan bahwa kehadiran Jung Kwatu telah membawa dampak nyata bagi masyarakat. Generasi muda kini memiliki arah dan semangat baru, sementara desa semakin dikenal sebagai pusat kegiatan positif yang produktif. Perubahan ini menunjukkan bahwa pembinaan yang tepat mampu mengangkat potensi wilayah menjadi kekuatan strategis pembangunan. Sebagai pembina, Kolonel Kakung Priyambodo menempatkan generasi muda sebagai kekuatan utama dalam mewujudkan kebangkitan maritim Indonesia. Baginya, pemberdayaan potensi wilayah yang dipadukan dengan pembinaan generasi bahari adalah investasi jangka panjang bangsa untuk menciptakan kemandirian, kesejahteraan, dan kejayaan maritim Indonesia di masa depan. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMAN 1 Surade. Tiga siswanya dipastikan lolos dan berhak memperkuat Kabupaten Sukabumi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (PORPROV) 2026, setelah sukses melewati Babak Kualifikasi (BK) PORPROV Atletik. Sebelumnya, empat siswa SMAN 1 Surade mendapat panggilan resmi dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sukabumi untuk mengikuti BK PORPROV Atletik Jawa Barat yang digelar di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, pada 4–6 Desember 2025. Mereka adalah Muhamad Fahmi Mubarok kelas XI-F6, Dirli Nugraha kelas XI-F7, Muhamad Dafa Sahreza kelas XI-F4, serta Carissa Huwaidah kelas X-E12. Berdasarkan hasil pertandingan, tiga atlet dinyatakan lolos ke PORPROV Jawa Barat 2026. Carissa Huwaidah tampil di nomor tolak peluru putri dan berhasil meraih peringkat ketiga BK PORPROV. Muhamad Fahmi Mubarok lolos di nomor lari cepat 100 meter serta estafet 4×100 meter, sementara Dirli Nugraha memastikan tiket PORPROV di nomor lempar lembing. Selama mengikuti BK PORPROV, para atlet memperoleh dukungan fasilitas dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Fasilitas dan akomodasi yang didapatkan berupa transportasi pulang-pergi Sukabumi–Bandung, akomodasi hotel, konsumsi, uang saku, serta perlengkapan pakaian latihan dan pertandingan. Pihak sekolah menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil pembinaan berkelanjutan, kolaborasi dengan pelatih, serta dukungan orang tua dan pemerintah daerah dalam mendorong prestasi olahraga pelajar di tingkat provinsi. Perlu dicatat, prestasi hebat yang dicapai tidak terlepas dari kontribusi dua tokoh kunci yang terus memotivasi anak didiknya hingga mampu mengharumkan nama sekolah Kepala Sekolah SMAN 1 Surade Hardika dan guru kesiswaan Sugeng Nuryanto. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kegiatan pembukaan Open Tournament Bupati Cup X Cikarang Cup digelar di Lapang Sepak Bola Kiara Jangkung, Desa Cikarang, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (14/11/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Acara berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari warga. Pembukaan turnamen dipantau langsung oleh jajaran pemerintah kecamatan dan desa. Hadir Kapolsek Jampangkulon Iptu Muhlis S.Ip MM bersama bhabinkamtibmas, Camat Jampangkulon Dading S.Pd KP, Kepala Desa Cikarang Asep Yudistira S.Ip dan Kasi Binwas Deni Kurniawan. Turut hadir Kasi Trantib Mail, KOK Nurman Saleh A.Ma, Ketua Karang Taruna Yogi Suntoyo, perwakilan Satpol PP Asep, serta jajaran Karang Taruna Desa Cikarang yang dipimpin Teguh Iman Permana. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Jampangkulon Iptu Muhlis menegaskan dukungan penuh Polsek terhadap kegiatan kepemudaan yang bersifat positif. Ia menyebut turnamen sepak bola seperti ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persatuan serta mengalihkan generasi muda dari aktivitas negatif. Kapolsek juga mengapresiasi kerja sama Karang Taruna, pemerintah desa, dan seluruh pihak yang telah menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Sementara itu, Camat Jampangkulon Dading menekankan bahwa turnamen ini menjadi bagian dari upaya membangun semangat sportivitas dan kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan rutin seperti Bupati Cup X dan Cikarang Cup mampu menjadi ruang ekspresi bagi pemuda sekaligus mempererat hubungan antarwilayah. Ia berharap turnamen berjalan lancar hingga penutupan serta mampu melahirkan bibit atlet sepak bola daerah. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari unsur pemerintah daerah dan panitia penyelenggara. Momen tendangan bola pertama menjadi simbol dibukanya secara resmi turnamen yang telah memasuki gelaran kelima ini. Seusai seremoni, pertandingan perdana langsung mempertemukan Tim PCP dan SMAN 1 Kalibunder. Turnamen tahun ini mengusung tema “Ka cai jadi saleuwi, ka darat jadi salebak-sauyunan, silih anteur kahayang”, sebagai semangat kebersamaan dan persatuan pemuda dalam kegiatan positif. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Kontingen Kabupaten Sukabumi mencatat sejarah manis pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Barat XIV 2025. Cabang olahraga atletik menjadi penyumbang medali emas pertama sekaligus memecah kebuntuan perolehan medali. Atlet SMAN 1 Surade, Carissa Huwaidah, sukses meraih emas pada nomor tolak peluru. Tambahan medali perunggu disumbangkan Dirli Nugraha dari nomor lempar lembing. Kedua nomor ini dipertandingkan di Venue Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (23/9/2025). Sorak bangga mengiringi penampilan gemilang Carissa dan Dirli. Momen haru mewarnai podium ketika bendera Kabupaten Sukabumi dikibarkan, menandai awal manis perjuangan Sukabumi di ajang olahraga pelajar tingkat Jawa Barat. Kepala SMAN 1 Surade, Suhendi, S.Pd., M.Pd. melalui Wakasek Humas, Dian Wardiana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kedua atlet dan guru PJOK, Rami Paisal A.J., S.Pd. atas perjuangan mereka. “Prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga bagi SMAN 1 Surade, PASI, dan KONI Kabupaten Sukabumi. Terima kasih kepada semua pihak, khususnya Disbudpora Kabupaten Sukabumi yang terus memberikan dukungan,” ujarnya, Rabu (24/9/2025). Ketua PASI Kabupaten Sukabumi, Sukandar, S.Kom, berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi pelajar lain untuk terus meningkatkan kemampuan. “Teruslah berlatih, berprestasi, dan menjadi inspirasi generasi muda. Kami targetkan hasil POPDA ini dapat memperkuat kontingen Sukabumi di BK Porprov 2025 dan Porprov Jabar 2026,” tegasnya. Pada POPDA Jabar XIV, cabor atletik Kabupaten Sukabumi mengoleksi dua medali emas dan satu perunggu. Hasil ini menjadi modal penting untuk menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi dan nasional berikutnya. (Dicky)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Ho Chi Minh City, Vietnam – Tim voli Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara pada International Police Volleyball Tournament 2025 yang berlangsung pada 26–30 Agustus 2025 di National Defense Sports Stadium II, Military Region 7, Ho Chi Minh City, Vietnam. Turnamen bergengsi ini diikuti enam tim kuat dari empat negara ASEAN, yakni: Vietnam: Public Security (CAND), Army “The Cong – Tan Cang”, dan Hanoi Club Indonesia: Jakarta Bhayangkara Presisi Laos: Lao Ministry of Public Security Kamboja: Ministry of Interior / Visakha Sejak fase penyisihan, JBP tampil dominan tanpa sekalipun menelan kekalahan. Puncaknya, di partai final, mereka sukses menundukkan tim tuan rumah Vietnam Public Security (CAND) dengan skor 3-1 (18-25, 25-20, 27-25, 25-23). Tidak hanya meraih trofi utama, dua pemain JBP juga berhasil menyabet penghargaan individu. Nizar Zulfikar dinobatkan sebagai Best Setter, sementara Agil Angga Anggara meraih gelar Best Outside Hitter. Keberhasilan ini tak lepas dari kepemimpinan Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., selaku Ketua PBV Polri sekaligus Manajer Tim. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut menjadi bukti nyata semangat juang dan kerja keras para atlet Polri. “Kemenangan bukan hanya soal siapa yang tercepat, tetapi siapa yang tidak pernah menyerah. Prestasi ini membuktikan Polri mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional melalui olahraga,” ujar Irjen Pol. Pipit Rismanto. Ia juga menekankan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi sarana diplomasi olahraga yang dapat mempererat hubungan antarnegara ASEAN, khususnya di kalangan institusi keamanan. Dengan kemenangan ini, Jakarta Bhayangkara Presisi sekali lagi menunjukkan eksistensinya sebagai klub voli profesional yang tak hanya berjaya di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di level internasional. Selain itu, prestasi tersebut turut memperkuat citra positif Polri dalam mendukung perkembangan olahraga nasional. (Agus)
TANGERANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Tim Basket Korbrimob Polri berhasil meraih prestasi membanggakan dengan menempati posisi ketiga pada ajang Kapolri Cup 2025 Basketball Tournament 5on5 yang digelar di MS Sport Arena, BSD, Tangerang, pada 18–20 Agustus 2025. Kejuaraan yang diikuti oleh tim basket perwakilan Polda dan Satker se-Indonesia ini berlangsung ketat. Korbrimob Polri yang dipimpin AKP Pinilih Waluyo Jati tampil konsisten sejak babak penyisihan. Mereka mencatat kemenangan telak atas Polda Bangka Belitung (72–43), Polda Sumatera Selatan (52–44), serta Polda Lampung (58–43), sehingga keluar sebagai juara grup. Performa solid berlanjut di fase gugur dengan menumbangkan Polda Papua (62–56). Namun, langkah menuju final harus terhenti usai melalui laga sengit melawan Polda Bali di semifinal dengan skor tipis 53–55. Meski demikian, tim Korbrimob tetap pulang dengan torehan Juara III. Menurut AKP Pinilih Waluyo Jati, capaian ini menjadi bukti bahwa semangat juang dan kekompakan personel Korbrimob tidak hanya terlihat saat bertugas menjaga keamanan, tetapi juga di arena olahraga. “Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus membina potensi personel dan meraih hasil yang lebih tinggi di ajang berikutnya,” ujarnya. Keberhasilan Korbrimob Polri dalam Kapolri Cup 2025 sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mengembangkan olahraga sebagai sarana pembinaan fisik, disiplin, serta mempererat solidaritas antaranggota kepolisian dari seluruh Indonesia.(Gs)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Sebanyak 16 cabang olahraga (cabor) akan mewakili Kota Sukabumi pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Barat yang digelar 23 September 2025. Persiapan Training Center (TC) diserahkan kepada masing-masing cabor, sementara Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) bersama Badan Pembinaan Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi). “Bapopsi yang menentukan kuota atlet, sementara Disporapar bertindak sebagai pemegang kuasa anggaran,” kata Kabid Olahraga Disporapar, Yanto Arisdianto, Jumat (15/8/2025). Menurutnya, idealnya persiapan dilakukan tiga bulan, namun sisa waktu satu bulan diharapkan dapat dimanfaatkan maksimal. Yanto menegaskan setiap cabor yang tampil harus menargetkan medali, termasuk tinju yang dibebani target tiga emas. Sukabumi akan menurunkan sembilan petinju dari empat sekolah (SMA 3, SMA 4, SMA 5, dan SMA MY), meski sejumlah daerah seperti Bandung absen mengirimkan atlet tinju. Penasehat Sasana Tiger Boxing Academy, Ivan Kurniawan, optimistis target bisa tercapai. “Dari sebelumnya hanya meraih satu perunggu lewat Salsa, kini kami akan mengoptimalkan semua kelas yang dipertandingkan untuk membawa pulang tiga emas,” ujarnya. Ivan menambahkan, dukungan Pemerintah Kota Sukabumi terhadap olahraga, termasuk tinju, sangat besar baik secara moril maupun materil. “Sasana Tiger sudah menyiapkan talenta sejak dini, sehingga keterbatasan waktu persiapan tidak terlalu berpengaruh,” tuturnya. (Usep)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – 26 Juli 2025 | Atmosfer sepak bola di Jepara kembali memanas. Persijap Jepara, tim kebanggaan Laskar Kalinyamat, akan menjamu tamu istimewa dari timur Indonesia, Persipura Jayapura, dalam laga persahabatan yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Sabtu (26/7/2025). Pertandingan ini bukan sekadar uji coba antar klub, melainkan simbol persahabatan dan penghormatan antar dua tim yang memiliki sejarah panjang di dunia sepak bola Tanah Air. Persipura—yang dijuluki Mutiara Hitam—datang sebagai tamu kehormatan, sementara Persijap menyambut laga ini sebagai bagian dari rangkaian launching tim musim 2025/2026. Namun, antusiasme tinggi suporter menjadi perhatian utama. Demi memastikan jalannya laga tetap aman dan tertib, Polres Jepara menyiagakan ratusan personel gabungan dari berbagai unsur. > “Kami mengerahkan 465 personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, hingga steward klub. Ini demi kenyamanan dan keselamatan semua pihak,” jelas AKP Dwi Prayitna, Kasihumas Polres Jepara. Pola Pengamanan 3 Ring, Suporter Diimbau Tertib Pihak kepolisian juga menerapkan sistem tiga ring pengamanan, dengan rincian: Ring 1: Area dalam stadion, dipantau steward internal. Ring 2: Sekeliling stadion, dikawal personel TNI-Polri. Ring 3: Titik akses masuk penonton, termasuk pemeriksaan barang bawaan. Koordinasi juga telah dilakukan dengan Panitia Pelaksana, Pemerintah Daerah, DPRD, hingga korlap suporter untuk memastikan laga ini berjalan lancar. > “Kami ingin pertandingan ini menjadi ajang hiburan sekaligus pemersatu. Jangan rusak suasana dengan tindakan yang tidak bertanggung jawab,” tegas AKP Dwi. Ajang Silaturahmi, Bukan Ajang Provokasi Laga ini diharapkan menjadi pesta sepak bola yang penuh kegembiraan. AKP Dwi juga mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat, terutama suporter, menjaga sikap, menghormati tamu, dan tidak merusak fasilitas stadion. “Ini bukan pertandingan biasa. Ini momen silaturahmi antar klub besar. Mari sambut dengan hangat dan penuh sportivitas,” tambahnya. Dengan pengamanan maksimal dan semangat kebersamaan, laga Persijap vs Persipura diharapkan menjadi contoh bagaimana sepak bola bisa menyatukan, bukan memecah belah.(Wely-jateng) Sumber:humas polres jepara
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Babak grand final grasstrack Kembar Wijaya yang digelar di Sirkuit Tegallaja, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (20/7/2025), berlangsung meriah dan dipadati penonton. Event rutin yang digagas oleh pengusaha suku cadang lokal ini selalu menyedot perhatian warga karena menghadirkan hiburan otomotif langka serta kehadiran para crosser dari luar daerah. “Alhamdulillah kami bisa hadir menyaksikan atraksi para pembalap dari luar Sukabumi. Ini tontonan langka yang wajib disaksikan,” ujar Majid, warga Kecamatan Surade, yang mengaku penggemar berat otomotif. Namun di balik kemeriahan tersebut, muncul kekecewaan dari seorang crosser asal Sumedang yang mengaku kecewa berat atas ketidaktegasan panitia yang tidak cekatan mengantisipasi ledakan penonton yang hadir di sirkuit. Lewat sebuah video yang viral di media sosial Facebook, pembalap ini mengungkapkan kekesalannya terhadap ketidaktertiban penonton yang membuat dirinya kehilangan posisi saat berlaga di babak final. “Saya merasa sangat dirugikan. Sudah keluar biaya besar untuk ikut balapan ini, datang jauh-jauh dari Sumedang. Tapi saat putaran terakhir, saya harus menghindari penonton yang maju ke lintasan, dan akhirnya kehilangan posisi,” keluhnya dari atas podium. Rekan sesama pembalap asal Sumedang juga menyuarakan hal serupa, bahkan menyebut adanya indikasi kurangnya profesionalisme dari pihak panitia penyelenggara. Menanggapi hal ini, Kepala Desa Buniwangi, Dadan Hermawan, menegaskan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang. “Ini harus jadi perhatian serius bagi panitia ke depan. Ketertiban penonton harus jadi prioritas utama,” tegasnya. (Dicky)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Suasana khidmat dan penuh semangat persaudaraan menyelimuti Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Sabtu malam (19/7), saat sebanyak 278 warga tingkat satu dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Khusus se-DKI Jakarta resmi disahkan menjadi bagian keluarga besar PSHT.(19/7/2025) Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB dan berlangsung hingga selesai menjadi puncak dari proses latihan panjang dan pembinaan mental-spiritual para calon warga. Pengesahan ini bukan hanya sebagai seremoni, tetapi juga penegasan komitmen terhadap pelestarian nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya bangsa dan pembentukan karakter generasi muda Indonesia. Ketua Umum PSHT, Ir. Muhammad Taufik, dalam sambutannya menekankan bahwa menjadi warga PSHT bukan sekadar gelar, melainkan tanggung jawab moral untuk terus menjunjung tinggi nilai kejujuran, loyalitas, dan pengabdian kepada masyarakat. “Pengesahan ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal dari pengabdian sebagai warga PSHT yang berguna bagi sesama, bangsa, dan negara,” tegas Taufik di hadapan ratusan peserta dan undangan. Pengesahan ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Mayjen TNI Totok Imam Santoso dan Brigjen Pol Pujo Laksono selaku Kepala Cabang PSHT Jakarta Barat, serta tokoh-tokoh lain dari perguruan silat lain seperti Persaudaraan Setia Hati (PSH) dan Tapak Suci, AS’AD yang turut memberikan dukungan dan semangat solidaritas lintas perguruan. Mayjen TNI Totok Imam Santoso Yang juga senior di PSHT dalam pesannya mengungkapkan kebanggaannya terhadap peran pencak silat dalam membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, dan cinta tanah air. Ia menegaskan bahwa TNI selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif yang menanamkan semangat nasionalisme melalui pendekatan budaya. Acara pengesahan berlangsung dengan penuh makna dan tradisional, menampilkan prosesi khas PSHT yang menggambarkan nilai-nilai luhur persaudaraan, kerendahan hati, dan keteguhan jiwa. Suasana malam penuh haru dan kebanggaan terasa kental, menjadi saksi hadirnya Warga baru dalam keluarga besar PSHT. Dengan bertambahnya 278 warga baru, PSHT Cabang Khusus se-DKI Jakarta semakin menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pilar pelestari budaya sekaligus pembina karakter bangsa melalui jalur seni bela diri.(Agus)