SUKABUMI-BIDIK-KASUNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi kembali mencatatkan capaian membanggakan dengan menerima Piagam Penghargaan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 dari Ombudsman Republik Indonesia. Dalam penilaian tersebut, Lapas Sukabumi meraih nilai 91,58 dengan predikat Kualitas Pelayanan Sangat Baik, sebagaimana tertuang dalam Opini Ombudsman RI yang ditetapkan pada 29 Januari 2026. Penghargaan diserahkan dalam kegiatan Penyerahan Hasil Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Lingkungan UPT Pemasyarakatan Jawa Barat yang berlangsung di Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandung, Kamis (12/2/2026). Acara tersebut dihadiri Anggota Ombudsman RI Dadan S. Suharma Wijaya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Kusnali, serta para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Barat. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, menyampaikan apresiasi atas capaian UPT yang meraih predikat sangat baik. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen jajaran Pemasyarakatan Jawa Barat dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. “Capaian ini harus terus dijaga dan ditingkatkan sebagai bagian dari upaya mempertahankan WBK dan menuju WBBM,” ujarnya. Sementara itu, Anggota Ombudsman RI, Dadan S. Suharma Wijaya, menekankan bahwa Opini Ombudsman bukan sekadar penilaian administratif, melainkan instrumen pembinaan untuk mencegah maladministrasi. “Kami mendorong agar hasil penilaian diintegrasikan dalam perencanaan dan indikator kinerja, serta memperkuat pengelolaan pengaduan masyarakat,” katanya. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi yang telah ditunjukkan. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui inovasi, transparansi, dan orientasi pada kepuasan masyarakat,” pungkasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lapas Kelas IIB Sukabumi menggelar Apel Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas Tahun 2026 di Lapangan Serbaguna Lapas, Senin (19/1/2026). Apel dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi Budi Hardiono dan diikuti pejabat manajerial, seluruh ASN, serta peserta magang. Kegiatan diawali dengan menyanyikan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dilanjutkan penandatanganan komitmen bersama oleh pejabat eselon IV dan Kepala Lapas. Dalam amanatnya, Budi Hardiono menegaskan bahwa komitmen ini merupakan bentuk keseriusan seluruh jajaran dalam menjaga integritas, konsistensi, dan kebersamaan. ”Semua dilakukan untuk mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 serta mempersiapkan langkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” ujarnya, Senin (19/1/2026). Dia menyampaikan bahwa penandatanganan komitmen bukan sekadar seremonial, melainkan janji moral seluruh pegawai untuk bekerja secara disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab. ”Mempertahankan WBK membutuhkan komitmen yang konsisten dan keterlibatan seluruh unsur pegawai, dengan penguatan delapan area perubahan, khususnya Manajemen Perubahan sebagai fondasi utama,” tandasnya. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen oleh seluruh ASN Lapas Kelas IIB Sukabumi dan diakhiri dengan foto bersama. Melalui apel ini, Lapas Kelas IIB Sukabumi menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat integritas dan kedisiplinan kerja, serta secara konsisten mendukung delapan area perubahan Zona Integritas sebagai langkah menuju WBBM Tahun 2026. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya memperkuat sinergitas antarinstansi terus dilakukan. Kali ini, AKBP Ardian Satrio Utomo melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Lapas Kelas IIB Sukabumi, didampingi Wakapolres Kompol Fajri Anbiyaa beserta jajaran, Senin (19/1/2026). Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antara Polres Sukabumi Kota dan Lapas Sukabumi, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan masyarakat maupun pemasyarakatan. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas penguatan kerja sama lintas sektor serta dukungan Polres terhadap program keamanan dan pembinaan warga binaan. Kapolres bersama rombongan juga meninjau langsung berbagai unit pembinaan kemandirian, mulai dari produksi bakso, pembuatan keset, Laundry BERSEKA, hingga program ketahanan pangan di area branggang lapas yang mencakup hidroponik pakcoy, stroberi, ayam petelur, dan budidaya ikan lele. Peninjauan turut dilakukan ke blok hunian warga binaan. Kapolres Sukabumi Kota memberikan apresiasi atas inovasi pembinaan yang dinilai produktif dan berdampak ekonomi. Produk keset dan bakso dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari penguatan UMKM, sekaligus bekal kemandirian bagi warga binaan. “Kami melihat pembinaan di Lapas Sukabumi berjalan sangat positif. Pemanfaatan lahan terbatas untuk ketahanan pangan serta hasil karya warga binaan adalah potensi besar yang patut didukung. Polres Sukabumi Kota siap bersinergi demi terciptanya lapas yang aman, kondusif, dan produktif,” tegas Kapolres. Sementara itu, Kalapas Sukabumi Budi Hardiono menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa dukungan Polres Sukabumi Kota sangat penting dalam menunjang tugas pemasyarakatan serta keberlanjutan program pembinaan dan ketahanan pangan di Lapas Kelas IIB Sukabumi. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol komitmen kuat kolaborasi dan sinergitas antara Lapas Kelas IIB Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khusus poin 6 tentang pemberantasan peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus. Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi melaksanakan kegiatan tes urine bagi petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan dilaksanakan atas kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi, Kamis (8/1/2026). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor : WP.11-PK.08.02-76 2026 Tanggal 6 Januari 2026. Isinya membahas perihal Penugasan Pendataan Senjata Api serta Tes Urine Pegawai dan Narapidana. Diperkuat dengan Surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Nomor : WP.11-PK.08.02.153 Tanggal 6 Januari 2026 Perihal Penugasan Pendataan Senjata Api serta Tes Urine Pegawai dan Narapidana. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan apel bersama di Lapangan Apel Lapas Kelas IIB Sukabumi yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi Bersama BNNK Sukabumi. Peserta terdiri dari seluruh petugas Lapas, dan peserta magang Lapas Kelas IIB Sukabumi. Usai apel, dilakukan tes urine kepada 70 orang petugas Lapas Kelas IIB Sukabumi, 10 orang warga binaan, serta 10 orang peserta magang. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilaksanakan oleh BNNK Sukabumi, seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine bagi petugas dan warga binaan merupakan bentuk komitmen nyata jajaran Lapas Sukabumi dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Khususnya poin 6 tentang pemberantasan peredaran narkoba serta pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan. “Melalui kegiatan tes urine ini, kami melakukan langkah deteksi dini, penguatan pengawasan internal, serta penegakan integritas petugas dan warga binaan. Upaya ini merupakan bagian dari strategi pencegahan dan pemberantasan narkoba guna mewujudkan LABUMI BERSINAR (Lapas Sukabumi Bersih dari Narkoba” tegasnya. Turut hadir kepala BNNK Sukabumi, AKBP Dr. Yuhernawa, S.H., M.M. menyampaikan Pelaksanaan tes urine ini merupakan langkah nyata dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di lingkungan Lapas. “Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat dilakukan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba serta memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Lapas Bersinar (lapas bersih dari narkoba),” ujarnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menerima hibah satu unit kendaraan sepeda motor pengangkut sampah dari Pemerintah Kota Sukabumi. Penyerahan dilaksanakan dalam kegiatan silaturahmi Wali Kota Sukabumi dengan Lapas Kelas IIB Sukabumi di Lapangan Apel Lapas Kelas IIB Sukabumi, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, Kepala DLH Kota Sukabumi, Dr. Ir. H. Asep Irawan, Msc, Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, AMd.I.P., S.H., M.H serta diikuti oleh pejabat manajerial dan seluruh staf Lapas IIB Sukabumi. Kegiatan diawali dengan pembukaan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah kendaraan oleh Wali Kota Sukabumi dan Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi. Turut menyaksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi dan Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Kelas IIB Sukabumi Penyerahan hibah dilakukan secara simbolis melalui penyerahan kunci kendaraan pengangkut sampah dari Wali Kota Sukabumi kepada Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Sukabumi, DLH Kota Sukabumi, serta jajaran Pemerintah Kota Sukabumi atas hibah yang diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Wali Kota Sukabumi beserta jajaran Pemerintah Kota Sukabumi dan Dinas Lingkungan Hidup atas hibah kendaraan pengangkut sampah ini, Bantuan ini sangat bermanfaat dalam menunjang operasional kebersihan lingkungan Lapas Kelas IIB Sukabumi. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan hibah ini secara maksimal serta terus bersinergi mendukung program kebersihan Pemerintah Kota Sukabumi.” Ujar Kalapas “Dalam satu hari, Lapas Kelas IIB Sukabumi menghasilkan kurang lebih 500 kilogram sampah yang berasal dari sisa makanan, kantin dan limbah dari hasil pembinaan kemandirian.” tambahnya Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyampaikan bahwa hibah kendaraan tersebut merupakan bentuk sinergi dan kerja sama antarinstansi dalam mendukung program Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya di bidang kebersihan lingkungan. “Hibah kendaraan pengangkut sampah ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendukung instansi vertikal, khususnya Lapas Kelas IIB Sukabumi,” ujarnya. Dia juga berharap kendaraan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengelolaan kebersihan lingkungan, sehingga sejalan dengan program Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Sukabumi diharapkan dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendukung program-program pembangunan, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki kembali menggaungkan semangat persatuan dan kesatuan untuk lebih banyak lagi meraih prestasi. Hal itu disampaikan dia saat menyerahkan hibah motor sampah kepada Lapas Kelas IIB Sukabumi, Rabu (7/1/2026). “Semangat persatuan menuju kedaulatan akan melahirkan prestasi. Hal itu menjadi sebuah pilihan yang mau tidak mau harus dilaksanakan. Kita mulai dari sampah,” kata Ayep. Dia menambahkan per hari Lapas Kelas IIB Sukabumi, memproduksi sampah sekitar kapasitas satu motor. Selain itu kata dia, hal ini sebagai bentuk sinergitas antara lembaga vertikal dengan Pemkot Sukabumi. “Agar tercipta harmoni antar lembaga yang ada,untuk membangun tata kelola pemerintahan yang solid dan kompak,” tegasnya. Disamping itu menjadi prasyarat untuk mewujudkan kesejahteraan, kemakmuran lahir dan batin yang menjadi cita-cita bersama. Semangat untuk mencapai kondisi ideal itu adalah bersumber dari konstitusi yang terkandung dalam UUD 1945 dan turunannya. Dia juga bersyukur atas kenaikan PAD Kota Sukabumi dari APBD. Di mana sebelumya berada di angka 35 persen sekarang naik 2 persen menjadi 37 persen. “Saya optimis di 2026 akan ada kenaikan-kenaikan lagi termasuk prestasi-prestasi lainnya. Karena semua dilakukan dengan mengacu pada konsep persatuan,” ungkapnya. Kepala Lapas Sukabumi, Budi Hardiono mengapresiasi bantuan dari Pemkot Sukabumi berupa motor sampah tersebut yang bertepatan dengan momentum tahun baru. “Alhamdulillah, tahun baru, semangat baru, motor baru hibah dari Pemkot Sukabumi. Dia berharap dengan bantuan ini kondisi Lapas menjadi lebih bersih lagi. “Sekarang Lapas Sukabumi sudah bersih dan ke depan jauh lebih bersih lagi dari sebelumnya. Terimakasih kepada pak wali kota dan Kepala DLH atas bantuan ini,” ucapnya. Dia menambahkan, limbah sampah per hari berasal dari sisa makanan, limbah dapur ddan hasil kerja kemandiriannya,” kata kalapas. Ada 504 orang warga binaan di Lapas Kelas IIb Sukabumi yang 19 orang diantaranya mutasi ke Lapas Kelas IIa Karawang. Karena pembinaan harus berjalan serta keamanan juga harus kondusif. “Jangan sampai terjadi over kapasitas kita akan lakukan mmutasi ke Lapas Kelas IIa Karawang sebanyak 19 orang warga binaan,” Pungkasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan pelayanan pemasyarakatan sekaligus penguatan pengamanan menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Ceno Hersusetiokartiko, melaksanakan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi, Rabu (31/12/2025). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi beserta jajaran pejabat manajerial. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh aspek pelayanan pemasyarakatan dan sistem pengamanan berjalan optimal. Di mana pada momentum pergantian tahun yang nanti malam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Dalam arahannya, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan dan komitmen jajaran Lapas Sukabumi dalam memberikan pelayanan prima kepada warga binaan serta memperkuat fungsi pengamanan. Ia menilai pelaksanaan apel siaga jelang Tahun Baru 2026 sebagai langkah preventif yang tepat dalam memitigasi potensi gangguan kamtib. “Kesiapan pengamanan menjelang tahun baru merupakan hal yang krusial. Langkah-langkah preventif yang dilakukan Lapas Sukabumi patut diapresiasi untuk menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya. Dalam rangkaian kunjungan, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan didampingi Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi meninjau langsung sejumlah program pembinaan kemandirian warga binaan. Rombongan meninjau peternakan ayam petelur, budidaya ikan lele, pembuatan keset, layanan laundry Labumi Berseka, serta melakukan peninjauan ke blok hunian warga binaan. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi mengerahkan pengamanan maksimal melalui Apel Siaga dan inspeksi mendadak kamar hunian bersama TNI dan Polri, Rabu (31/12/2025). Apel dipimpin Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, dan diikuti pejabat manajerial, seluruh pegawai, serta peserta magang. Dilakukan penyematan pita merah putih kepada perwakilan petugas menjadi simbol kesiapan dan komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Dalam amanatnya, Kalapas menegaskan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Irjen Pol. Drs. Mashudi terkait larangan keras segala bentuk perayaan malam Tahun Baru di lingkungan Lapas. “Seluruh kegiatan diarahkan pada doa bersama. Pegawai yang menjalani cuti diminta tetap berada di wilayah Sukabumi demi menjaga kesiapsiagaan personel,” ujarnya. Selain penguatan pengamanan, Kalapas juga memaparkan capaian kinerja Lapas Sukabumi sepanjang Tahun Anggaran 2025. Di mana Lapas Sukabumi berhasil meraih tiga penghargaan tingkat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat atas tata kelola anggaran yang akuntabel serta penguatan fungsi kehumasan. Usai apel, dilakukan sidak kamar hunian dipimpin langsung Kalapas bersama jajaran KPLP dan Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, serta melibatkan personel gabungan TNI Koramil 0607-07 Warudoyong dan Polri Polsek Warudoyong. Sidak difokuskan pada pemberantasan handphone ilegal, narkoba, pungutan liar, dan berbagai modus penipuan. Kalapas menegaskan, kegiatan ini merupakan implementasi Poin 6 dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni pemberantasan narkoba dan penipuan di dalam Lapas dan Rutan melalui penguatan pengawasan, penegakan disiplin, serta sinergi dengan aparat penegak hukum. Dalam sidak tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Langkah ini menjadi penegasan komitmen Lapas Kelas IIB Sukabumi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas menyongsong Tahun Baru 2026. (Usep)
BANDUNG-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi menorehkan prestasi membanggakan pada kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Evaluasi Kinerja di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat. Dalam ajang yang berlangsung, Selasa (30/12/2025) tersebut, Lapas Sukabumi berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus. Tiga kategori penghargaan yang diraih yakni Juara I Pencapaian Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik Tahun Anggaran 2025, Juara III Pengelolaan Kehumasan UPT Teratraktif, serta Juara III Pengelolaan Kehumasan UPT Terstar Aksi. Capaian ini merupakan fakta tak terbantahkan Lapas Sukabumi menjalankan manajemen bpengelolaan anggaran secara akuntabel serta inovasi kehumasan yang berkelanjutan. Kegiatan yang digelar di Aula Pandawa LPKA Kelas II Bandung tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi Ida Asep Somara. Selain itu turut hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Gun Gun Gunawan, dan Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Kusnali, serta diikuti seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Barat. Pada kesempatan itu, Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi dipercaya memaparkan capaian kinerja sebagai perwakilan Lapas. Paparan menyoroti berbagai inovasi layanan, penguatan tata kelola, serta strategi peningkatan kinerja sepanjang Tahun 2025. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran. “Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis di tahun 2026,” ujarnya. Prestasi Lapas Sukabumi pada 2025 semakin lengkap dengan diraihnya Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi. Pencapaian ini mempertegas komitmen Lapas Sukabumi dalam mendukung reformasi birokrasi dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas membuahkan hasil. Lapas Sukabumi resmi meraih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Shangri-La Hotel Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas. Predikat WBK menjadi pengakuan atas konsistensi dan keseriusan seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Sukabumi dalam menerapkan prinsip-prinsip integritas, pencegahan korupsi, serta peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan yang profesional dan bertanggung jawab. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pegawai yang secara berkelanjutan menjalankan pembangunan Zona Integritas. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi dorongan untuk terus memperbaiki kinerja dan menjaga kepercayaan publik. “Predikat WBK ini bukan akhir dari proses, melainkan penguat komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujarnya, Selasa (16/12/2025). Ke depan, Lapas Kelas IIB Sukabumi menargetkan peningkatan reformasi birokrasi dengan menjaga predikat WBK sekaligus mempersiapkan langkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui penguatan budaya kerja berintegritas, profesionalisme aparatur, serta inovasi pelayanan publik yang berkelanjutan. (Usep)