SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 dimanfaatkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi untuk mempertegas komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari praktik Halinar. Implementasi di lapangan diwujudkan lewat kegiatan razia gabungan kamar hunian serta tes urine yang digelar pada Senin (6/4/2026). Kegiatan dipimpin Kepala Lapas, Budi Hardiono, dengan melibatkan seluruh jajaran petugas serta dukungan aparat penegak hukum, mulai dari Koramil 0607-07 Warudoyong, Polsek Warudoyong, hingga BNNK Sukabumi. Razia dilakukan secara sistematis di setiap blok hunian warga binaan dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Petugas menyisir seluruh area untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian, seperti perangkat elektronik dan benda berbahan logam. Seluruh barang tersebut langsung diamankan sebagai bagian dari upaya penertiban internal. Temuan itu menjadi bahan evaluasi ke depan bagi Lapas Sukabumi. Tak hanya itu, penguatan pengawasan juga dilakukan melalui tes urine yang menyasar 105 warga binaan dan 35 pegawai. Hasilnya menunjukkan seluruh peserta negatif dari penyalahgunaan narkotika, menandakan lingkungan Lapas Sukabumi dalam kondisi kondusif dan bebas dari peredaran narkoba. Menurut Budi Hardiono, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah berkelanjutan dalam menjaga integritas lembaga. Ia menegaskan, razia dan tes urine akan terus digelar secara rutin sebagai bagian dari deteksi dini serta pencegahan gangguan keamanan. “Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan lapas tetap aman, tertib, dan bebas dari narkoba maupun praktik ilegal lainnya. Sinergi dengan aparat eksternal juga akan terus kami perkuat,” ujarnya. Dengan pelaksanaan kegiatan ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi menegaskan langkah nyata menuju pemasyarakatan yang bersih, profesional, dan berintegritas, selaras dengan semangat Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi untuk memberikan remisi khusus kepada ratusan warga binaan, Sabtu (21/3/2026). Sebanyak 309 narapidana menerima pengurangan masa pidana dalam kegiatan yang berlangsung di lapangan serbaguna lapas setempat. Penyerahan Surat Keputusan (SK) Remisi ini menjadi simbol apresiasi negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan sikap dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Dari total penerima, terdiri atas 2 narapidana kasus korupsi, 180 kasus narkotika, dan 127 kasus pidana umum. Besaran remisi yang diberikan pun bervariasi, yakni 15 hari untuk 68 orang, 1 bulan bagi 207 orang, serta 1 bulan 15 hari untuk 34 orang. Pada tahun ini, tidak ada warga binaan yang langsung bebas atau memperoleh Remisi Khusus II. SK remisi dibacakan oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Eris Rivaldi Jualiansyah, sebelum diserahkan secara simbolis oleh Kepala Lapas, Budi Hardiono kepada perwakilan warga binaan. Dalam sambutannya, Budi menyampaikan pesan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bahwa remisi bukan sekadar pengurangan hukuman, tetapi bentuk penghargaan atas proses pembinaan yang dijalani. “Remisi ini adalah wujud apresiasi negara bagi warga binaan yang telah berupaya memperbaiki diri. Diharapkan Idul Fitri menjadi momentum untuk kembali ke fitrah dan tidak mengulangi kesalahan,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya menjadikan masa pembinaan sebagai sarana introspeksi dan perubahan diri. Menurutnya, lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman, melainkan ruang untuk membangun kembali kehidupan yang lebih baik. “Proses perubahan harus berkelanjutan. Kami berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis agar warga binaan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” tandasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menyongsong bulan suci Ramadhan 1447 H, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi menggelar aksi bersih-bersih di Taman Makam Pahlawan Suryakencana, Rabu (18/02/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Mashudi agar seluruh UPT Pemasyarakatan melaksanakan pembersihan fasilitas umum. Kegiatan dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, dan diikuti pejabat manajerial, staf, regu pengamanan, CPNS, serta peserta magang. Sebagai bagian dari program pembinaan Lapas Sukabumi, sebanyak 15 warga binaan turut dilibatkan. Pelibatan warga binaan tetap mengedepankan aspek keamanan. Seluruh peserta telah melalui sidang TPP dan berada dalam pengawasan serta pengawalan ketat petugas selama kegiatan berlangsung. Budi Hardiono menegaskan, kegiatan ini merupakan implementasi motto Pemasyarakatan, “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat.” “Kami ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan hadir memberi manfaat nyata. Warga binaan dibina agar memiliki kepedulian sosial, rasa tanggung jawab, dan semangat gotong royong sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya. Selain sebagai bentuk kontribusi sosial, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan makam yang bersih dan nyaman menjelang Ramadhan. Mengingat tradisi ziarah kubur yang kerap dilakukan masyarakat sebelum Ramadhan, kondisi TMP yang terawat diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kekhusyukan bagi para peziarah. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Sukabumi menegaskan komitmennya menghadirkan program pembinaan yang positif sekaligus memperkuat citra Pemasyarakatan sebagai institusi yang humanis dan bermanfaat bagi masyarakat. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi kembali mencatatkan capaian membanggakan dengan menerima Piagam Penghargaan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 dari Ombudsman Republik Indonesia. Dalam penilaian tersebut, Lapas Sukabumi meraih nilai 91,58 dengan predikat Kualitas Pelayanan Sangat Baik, sebagaimana tertuang dalam Opini Ombudsman RI yang ditetapkan pada 29 Januari 2026. Penghargaan diserahkan dalam kegiatan Penyerahan Hasil Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Lingkungan UPT Pemasyarakatan Jawa Barat yang berlangsung di Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandung, Kamis (12/2/2026). Acara tersebut dihadiri Anggota Ombudsman RI Dadan S. Suharma Wijaya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Kusnali, serta para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Barat. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, menyampaikan apresiasi atas capaian UPT yang meraih predikat sangat baik. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen jajaran Pemasyarakatan Jawa Barat dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. “Capaian ini harus terus dijaga dan ditingkatkan sebagai bagian dari upaya mempertahankan WBK dan menuju WBBM,” ujarnya. Sementara itu, Anggota Ombudsman RI, Dadan S. Suharma Wijaya, menekankan bahwa Opini Ombudsman bukan sekadar penilaian administratif, melainkan instrumen pembinaan untuk mencegah maladministrasi. “Kami mendorong agar hasil penilaian diintegrasikan dalam perencanaan dan indikator kinerja, serta memperkuat pengelolaan pengaduan masyarakat,” katanya. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi yang telah ditunjukkan. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui inovasi, transparansi, dan orientasi pada kepuasan masyarakat,” pungkasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lapas Kelas IIB Sukabumi menggelar Apel Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas Tahun 2026 di Lapangan Serbaguna Lapas, Senin (19/1/2026). ‎ ‎Apel dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi Budi Hardiono dan diikuti pejabat manajerial, seluruh ASN, serta peserta magang. ‎ ‎Kegiatan diawali dengan menyanyikan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dilanjutkan penandatanganan komitmen bersama oleh pejabat eselon IV dan Kepala Lapas. ‎ ‎Dalam amanatnya, Budi Hardiono menegaskan bahwa komitmen ini merupakan bentuk keseriusan seluruh jajaran dalam menjaga integritas, konsistensi, dan kebersamaan. ‎ ‎”Semua dilakukan untuk mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 serta mempersiapkan langkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” ujarnya, Senin (19/1/2026). ‎ ‎Dia menyampaikan bahwa penandatanganan komitmen bukan sekadar seremonial, melainkan janji moral seluruh pegawai untuk bekerja secara disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab. ‎ ‎”Mempertahankan WBK membutuhkan komitmen yang konsisten dan keterlibatan seluruh unsur pegawai, dengan penguatan delapan area perubahan, khususnya Manajemen Perubahan sebagai fondasi utama,” tandasnya. ‎ ‎Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen oleh seluruh ASN Lapas Kelas IIB Sukabumi dan diakhiri dengan foto bersama. ‎ ‎Melalui apel ini, Lapas Kelas IIB Sukabumi menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat integritas dan kedisiplinan kerja, serta secara konsisten mendukung delapan area perubahan Zona Integritas sebagai langkah menuju WBBM Tahun 2026. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya memperkuat sinergitas antarinstansi terus dilakukan. Kali ini, AKBP Ardian Satrio Utomo melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Lapas Kelas IIB Sukabumi, didampingi Wakapolres Kompol Fajri Anbiyaa beserta jajaran, Senin (19/1/2026). ‎ ‎Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antara Polres Sukabumi Kota dan Lapas Sukabumi, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan masyarakat maupun pemasyarakatan. ‎ ‎Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas penguatan kerja sama lintas sektor serta dukungan Polres terhadap program keamanan dan pembinaan warga binaan. ‎ ‎Kapolres bersama rombongan juga meninjau langsung berbagai unit pembinaan kemandirian, mulai dari produksi bakso, pembuatan keset, Laundry BERSEKA, hingga program ketahanan pangan di area branggang lapas yang mencakup hidroponik pakcoy, stroberi, ayam petelur, dan budidaya ikan lele. Peninjauan turut dilakukan ke blok hunian warga binaan. ‎ ‎Kapolres Sukabumi Kota memberikan apresiasi atas inovasi pembinaan yang dinilai produktif dan berdampak ekonomi. Produk keset dan bakso dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari penguatan UMKM, sekaligus bekal kemandirian bagi warga binaan. ‎ ‎“Kami melihat pembinaan di Lapas Sukabumi berjalan sangat positif. Pemanfaatan lahan terbatas untuk ketahanan pangan serta hasil karya warga binaan adalah potensi besar yang patut didukung. Polres Sukabumi Kota siap bersinergi demi terciptanya lapas yang aman, kondusif, dan produktif,” tegas Kapolres. ‎ ‎Sementara itu, Kalapas Sukabumi Budi Hardiono menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa dukungan Polres Sukabumi Kota sangat penting dalam menunjang tugas pemasyarakatan serta keberlanjutan program pembinaan dan ketahanan pangan di Lapas Kelas IIB Sukabumi. ‎ ‎Kegiatan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol komitmen kuat kolaborasi dan sinergitas antara Lapas Kelas IIB Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khusus poin 6 tentang pemberantasan peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus. Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi melaksanakan kegiatan tes urine bagi petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan dilaksanakan atas kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi, Kamis (8/1/2026). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor : WP.11-PK.08.02-76 2026 Tanggal 6 Januari 2026. Isinya membahas perihal Penugasan Pendataan Senjata Api serta Tes Urine Pegawai dan Narapidana. Diperkuat dengan Surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Nomor : WP.11-PK.08.02.153 Tanggal 6 Januari 2026 Perihal Penugasan Pendataan Senjata Api serta Tes Urine Pegawai dan Narapidana. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan apel bersama di Lapangan Apel Lapas Kelas IIB Sukabumi yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi Bersama BNNK Sukabumi. Peserta terdiri dari seluruh petugas Lapas, dan peserta magang Lapas Kelas IIB Sukabumi. Usai apel, dilakukan tes urine kepada 70 orang petugas Lapas Kelas IIB Sukabumi, 10 orang warga binaan, serta 10 orang peserta magang. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilaksanakan oleh BNNK Sukabumi, seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine bagi petugas dan warga binaan merupakan bentuk komitmen nyata jajaran Lapas Sukabumi dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Khususnya poin 6 tentang pemberantasan peredaran narkoba serta pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan. “Melalui kegiatan tes urine ini, kami melakukan langkah deteksi dini, penguatan pengawasan internal, serta penegakan integritas petugas dan warga binaan. Upaya ini merupakan bagian dari strategi pencegahan dan pemberantasan narkoba guna mewujudkan LABUMI BERSINAR (Lapas Sukabumi Bersih dari Narkoba” tegasnya. Turut hadir kepala BNNK Sukabumi, AKBP Dr. Yuhernawa, S.H., M.M. menyampaikan Pelaksanaan tes urine ini merupakan langkah nyata dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di lingkungan Lapas. “Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat dilakukan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba serta memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Lapas Bersinar (lapas bersih dari narkoba),” ujarnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menerima hibah satu unit kendaraan sepeda motor pengangkut sampah dari Pemerintah Kota Sukabumi. Penyerahan dilaksanakan dalam kegiatan silaturahmi Wali Kota Sukabumi dengan Lapas Kelas IIB Sukabumi di Lapangan Apel Lapas Kelas IIB Sukabumi, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, Kepala DLH Kota Sukabumi, Dr. Ir. H. Asep Irawan, Msc, Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, AMd.I.P., S.H., M.H serta diikuti oleh pejabat manajerial dan seluruh staf Lapas IIB Sukabumi. Kegiatan diawali dengan pembukaan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah kendaraan oleh Wali Kota Sukabumi dan Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi. Turut menyaksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi dan Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Kelas IIB Sukabumi Penyerahan hibah dilakukan secara simbolis melalui penyerahan kunci kendaraan pengangkut sampah dari Wali Kota Sukabumi kepada Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Sukabumi, DLH Kota Sukabumi, serta jajaran Pemerintah Kota Sukabumi atas hibah yang diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Wali Kota Sukabumi beserta jajaran Pemerintah Kota Sukabumi dan Dinas Lingkungan Hidup atas hibah kendaraan pengangkut sampah ini, Bantuan ini sangat bermanfaat dalam menunjang operasional kebersihan lingkungan Lapas Kelas IIB Sukabumi. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan hibah ini secara maksimal serta terus bersinergi mendukung program kebersihan Pemerintah Kota Sukabumi.” Ujar Kalapas “Dalam satu hari, Lapas Kelas IIB Sukabumi menghasilkan kurang lebih 500 kilogram sampah yang berasal dari sisa makanan, kantin dan limbah dari hasil pembinaan kemandirian.” tambahnya Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyampaikan bahwa hibah kendaraan tersebut merupakan bentuk sinergi dan kerja sama antarinstansi dalam mendukung program Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya di bidang kebersihan lingkungan. “Hibah kendaraan pengangkut sampah ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendukung instansi vertikal, khususnya Lapas Kelas IIB Sukabumi,” ujarnya. Dia juga berharap kendaraan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengelolaan kebersihan lingkungan, sehingga sejalan dengan program Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Sukabumi diharapkan dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendukung program-program pembangunan, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki kembali menggaungkan semangat persatuan dan kesatuan untuk lebih banyak lagi meraih prestasi. Hal itu disampaikan dia saat menyerahkan hibah motor sampah kepada Lapas Kelas IIB Sukabumi, Rabu (7/1/2026). “Semangat persatuan menuju kedaulatan akan melahirkan prestasi. Hal itu menjadi sebuah pilihan yang mau tidak mau harus dilaksanakan. Kita mulai dari sampah,” kata Ayep. Dia menambahkan per hari Lapas Kelas IIB Sukabumi, memproduksi sampah sekitar kapasitas satu motor. Selain itu kata dia, hal ini sebagai bentuk sinergitas antara lembaga vertikal dengan Pemkot Sukabumi. “Agar tercipta harmoni antar lembaga yang ada,untuk membangun tata kelola pemerintahan yang solid dan kompak,” tegasnya. Disamping itu menjadi prasyarat untuk mewujudkan kesejahteraan, kemakmuran lahir dan batin yang menjadi cita-cita bersama. Semangat untuk mencapai kondisi ideal itu adalah bersumber dari konstitusi yang terkandung dalam UUD 1945 dan turunannya. Dia juga bersyukur atas kenaikan PAD Kota Sukabumi dari APBD. Di mana sebelumya berada di angka 35 persen sekarang naik 2 persen menjadi 37 persen. “Saya optimis di 2026 akan ada kenaikan-kenaikan lagi termasuk prestasi-prestasi lainnya. Karena semua dilakukan dengan mengacu pada konsep persatuan,” ungkapnya. Kepala Lapas Sukabumi, Budi Hardiono mengapresiasi bantuan dari Pemkot Sukabumi berupa motor sampah tersebut yang bertepatan dengan momentum tahun baru. “Alhamdulillah, tahun baru, semangat baru, motor baru hibah dari Pemkot Sukabumi. Dia berharap dengan bantuan ini kondisi Lapas menjadi lebih bersih lagi. “Sekarang Lapas Sukabumi sudah bersih dan ke depan jauh lebih bersih lagi dari sebelumnya. Terimakasih kepada pak wali kota dan Kepala DLH atas bantuan ini,” ucapnya. Dia menambahkan, limbah sampah per hari berasal dari sisa makanan, limbah dapur ddan hasil kerja kemandiriannya,” kata kalapas. Ada 504 orang warga binaan di Lapas Kelas IIb Sukabumi yang 19 orang diantaranya mutasi ke Lapas Kelas IIa Karawang. Karena pembinaan harus berjalan serta keamanan juga harus kondusif. “Jangan sampai terjadi over kapasitas kita akan lakukan mmutasi ke Lapas Kelas IIa Karawang sebanyak 19 orang warga binaan,” Pungkasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan pelayanan pemasyarakatan sekaligus penguatan pengamanan menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Ceno Hersusetiokartiko, melaksanakan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi, Rabu (31/12/2025). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi beserta jajaran pejabat manajerial. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh aspek pelayanan pemasyarakatan dan sistem pengamanan berjalan optimal. Di mana pada momentum pergantian tahun yang nanti malam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Dalam arahannya, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan dan komitmen jajaran Lapas Sukabumi dalam memberikan pelayanan prima kepada warga binaan serta memperkuat fungsi pengamanan. Ia menilai pelaksanaan apel siaga jelang Tahun Baru 2026 sebagai langkah preventif yang tepat dalam memitigasi potensi gangguan kamtib. “Kesiapan pengamanan menjelang tahun baru merupakan hal yang krusial. Langkah-langkah preventif yang dilakukan Lapas Sukabumi patut diapresiasi untuk menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya. Dalam rangkaian kunjungan, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan didampingi Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi meninjau langsung sejumlah program pembinaan kemandirian warga binaan. Rombongan meninjau peternakan ayam petelur, budidaya ikan lele, pembuatan keset, layanan laundry Labumi Berseka, serta melakukan peninjauan ke blok hunian warga binaan. (Usep)