SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dua kendaraan truk terlibat kecelakaan di Jalan Raya Simpang Cidahu, Caringin–Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (28/7/2025) sekitar pukul 14.40 WIB. Insiden ini menyebabkan kemacetan parah di jalur arah selatan. Menurut keterangan saksi, kecelakaan terjadi ketika truk wing box bernomor polisi B 9943 UEU yang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor mendadak banting setir untuk menghindari sepeda motor. Akibatnya, truk tersebut kehilangan kendali dan menabrak truk bermuatan air mineral dengan pelat B 9247 KYV yang datang dari arah berlawanan. “Pas lagi ngopi, tiba-tiba terdengar suara benturan keras,” ujar Abah Kumis, warga sekitar lokasi kejadian. Begitu dicek, ternyata truk wing box nabrak truk aqua. Dua-duanya langsung berhenti di tengah jalan, tambahnya. Benturan cukup keras menyebabkan bagian depan kedua kendaraan ringsek. Truk bermuatan air mineral bahkan sempat terguling sebagian ke bahu jalan. ‎Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kedua sopir dilaporkan mengalami syok dan luka ringan. Petugas Satlantas Polsek Cicurug bersama warga setempat segera melakukan evakuasi sementara agar kendaraan lain bisa melintas. Arus lalu lintas dari arah Bogor menuju Sukabumi maupun sebaliknya sempat tersendat hampir dua jam. Kapolsek Cicurug, Kompol Rudi Hartono, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya tengah memintai keterangan dari kedua sopir serta saksi di lokasi. ‎“Diduga kuat, kecelakaan disebabkan oleh pengemudi truk wing box yang menghindari pemotor secara tiba-tiba,” ujarnya. ‎Kedua kendaraan kini telah dievakuasi ke pinggir jalan menggunakan mobil derek. Pihak kepolisian juga tengah menelusuri identitas pemotor yang diduga menjadi pemicu insiden, karena langsung melarikan diri usai kejadian. Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada, menjaga jarak aman, serta tidak melakukan manuver berbahaya di jalanan ramai. Terutama di jalur padat dan sempit seperti kawasan Cidahu yang kerap dilintasi kendaraan berat dan sepeda motor. (Reno)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – 27-juli-2025-Suasana sore yang tenang di Desa Mambak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, mendadak berubah mencekam. Sebuah truk pengangkut kayu melaju kencang dan kehilangan kendali, menghantam tiga kendaraan sekaligus hingga menyebabkan seorang balita mengalami luka di bagian kepala. Kejadian itu berlangsung pada Minggu, 27 Juli 2025, sekitar pukul 15.15 WIB di depan Toko JEJEBAG, yang terletak di tepi Jalan Raya Jepara–Bangsri. Empat Kendaraan Terlibat Kanit Laka Polres Jepara, Ipda Arianto, saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews Minggu 27/7/2025 menyebutkan bahwa kecelakaan melibatkan empat kendaraan: 1. Truk Kayu No. Pol: K 9793 AC 2. Daihatsu Sigra No. Pol: B 2086 BKN 3. Toyota Calya No. Pol: K 1225 VL 4. Sepeda Motor Honda Vario No. Pol: K 4360 GQ Truk yang dikemudikan oleh Yanto (52), warga Mlonggo, Jepara, diketahui melaju dari arah Jepara menuju Bangsri dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, truk tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak mobil Sigra yang datang dari arah berlawanan. Tidak berhenti di situ, truk terus melaju ke luar badan jalan dan menghantam dua kendaraan yang sedang terparkir di halaman toko. Balita Jadi Korban, Luka di Dahi Dalam mobil Sigra tersebut, terdapat seorang balita perempuan bernama Lenas Safwa Naqiyul Khud (3), warga Kaliori, Rembang. Akibat benturan keras, Lenas mengalami luka robek pada bagian dahi dan langsung dilarikan ke RSI Sultan Hadlirin Jepara untuk mendapatkan perawatan. Sementara pengemudi Sigra, Supardi (44) dan penumpangnya Putriningtyas (26) selamat dari kejadian tersebut meski sempat mengalami shock. Kerusakan Parah dan Kerugian Benturan keras mengakibatkan bagian depan mobil Sigra ringsek, begitu juga Toyota Calya dan Honda Vario yang terparkir di halaman toko. Kerusakan cukup parah dan mengundang perhatian warga sekitar yang langsung memadati lokasi kejadian. Langkah Kepolisian Pihak kepolisian langsung datang ke lokasi dan melakukan olah TKP. Sopir truk telah diamankan untuk dimintai keterangan, sementara kendaraan yang terlibat dievakuasi dari lokasi kejadian. “Kami masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, sopir truk kehilangan kendali karena kecepatan tinggi,” ungkap Ipda Arianto. Imbauan Keselamatan Kasus ini menjadi pengingat keras akan pentingnya berkendara secara hati-hati, terlebih di jalur ramai seperti Jepara–Bangsri. Kepolisian mengimbau semua pengemudi agar selalu menjaga kecepatan dan memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – 27-juli-2025-Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jepara. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat setelah terlindas truk tronton di Jalan Raya Jepara-Bangsri KM 17, tepatnya di depan rumah warga bernama Bapak Bagyo, Dukuh Cobaan, Desa Bangsri, Kecamatan Bangsri, Sabtu (26/7/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Korban diketahui bernama Pipit Na’liyatus Solihah (22), warga Desa Guyangan RT 01 RW 06, Kecamatan Bangsri, Jepara. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi K-4207-AHC dari arah utara menuju selatan. Kanit Laka Polres Jepara, Ipda Arianto, saat dikonfirmasi Minggu 27/7/2025 oleh Bidik-kasusnews menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat korban berusaha mendahului truk tronton Isuzu No.Pol H-8431-OW dari sisi kanan. Namun nahas, jarak yang terlalu dekat membuat korban kehilangan kendali hingga terjatuh ke sisi kanan jalan dan terlindas ban belakang kanan truk. “Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan remuk pada jari tangan sebelah kanan. Korban meninggal dunia di tempat kejadian,” terang Arianto. Kejadian tersebut mengundang perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Petugas kepolisian segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama saat menyalip kendaraan besar di jalan raya yang ramai dan sempit.(Wely-jateng)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan Raya Puncak Darma Palangpang, tepatnya di Jembatan Cimarinjung, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (27/7/2025) sekitar pukul 12.30 WIB. Sebuah sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor mengalami kecelakaan dalam perjalanan dari arah Pelabuhanratu menuju Pantai Palangpang Geopark Ciletuh. ‎Berdasarkan laporan dari Polsek Ciemas, kecelakaan mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat dan satu orang lainnya mengalami luka-luka. Korban meninggal diketahui bernama Febriyana, pria berusia 25 tahun asal Bogor. Sementara korban luka bernama Sumarni, perempuan 22 tahun asal Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, SH, MH, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa evakuasi telah dilakukan dengan cepat oleh jajaran Polsek Ciemas dibantu warga sekitar. Karena mengalami luka serius, kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Palabuhanratu untuk penanganan medis lebih lanjut bagi yang mengalami luka-luka. “Korban Febriyana meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara Sumarni mengalami luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit,” terang AKP Deni saat dikonfirmasi Sabtu siang. Pihak kepolisian menduga kecelakaan disebabkan pengendara hilang kendali saat melintasi jalan menurun dan menikung di sekitar jembatan, yang memang dikenal rawan kecelakaan. ‎Motor korban diketahui mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan dan bodi samping. Untuk kebutuhan penyelidikan lebih lanjut, unit kendaraan telah diamankan sementara. Pihak Polsek Ciemas juga berkoordinasi dengan Satlantas Polres Sukabumi untuk penanganan lanjutan dan olah TKP lebih detail. ‎Polisi mengimbau pengguna jalan, terutama wisatawan yang melintas ke kawasan Geopark Ciletuh, untuk lebih berhati-hati, terutama di jalur Puncak Darma yang memiliki kontur jalan menantang dan minim rambu keselamatan. (Dicky)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Raya Jepara – Kudus, tepatnya di Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, pada Selasa pagi (22/4/2025) sekitar pukul 05.55 WIB. Insiden ini melibatkan sebuah truk Hino Traktor Head dan sepeda motor Honda Vario, yang menyebabkan satu korban mengalami luka berat. Kasat lantas AKP Dionisius Yudi Christio Selasa(22/04/2025)Menyapaikan kepada wartawan Korban, Siti Barokah (38), warga Desa Banyuputih, Kalinyamatan, mengalami luka cukup serius setelah tertimpa cabang pohon mahoni yang patah. Saat kejadian, korban tengah mengendarai motor dari arah yang sama dengan truk, dan mencoba menyalip dari sisi kanan. Nahas, cabang pohon yang tertabrak peti kemas truk jatuh menimpanya, hingga membuat korban terpental ke kolong truk dan terlindas ban belakang. Akibat kejadian tersebut, Siti mengalami luka terbuka di paha kiri, serta diduga mengalami patah tulang pada bahu dan paha kiri. Ia segera dilarikan ke RSI Sunan Kudus untuk mendapatkan penanganan medis intensif.ujar Dionisius Truk Hino dengan nomor polisi B-9056-BEI diketahui dikemudikan oleh Budi Eko Prasetyo (33), warga Kota Semarang. Menurut pihak kepolisian dari Satlantas Polres Jepara, sang sopir belum bisa menunjukkan SIM BII Umum. Hal serupa juga terjadi pada pengendara motor, yang saat itu belum diketahui keberadaan SIM C miliknya. Keterangan dari dua saksi mata di lokasi, Sukamto (51) dan Subakir (46), turut memperjelas kronologi kejadian. Keduanya adalah warga sekitar yang melihat langsung detik-detik insiden tersebut.tambanya Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, mencatat identitas para pihak yang terlibat, dan melengkapi dokumen penyidikan. Mengingat insiden ini, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya di area dengan pohon rindang atau jalan yang sempit. Mereka juga menekankan pentingnya membawa dokumen berkendara secara lengkap demi kelancaran dalam proses hukum maupun penanganan darurat. (Wely-jateng)

Sukabumi, Bidik-Kasusnews.com – Sebuah truk bermuatan bumbu masak mengalami kecelakaan di Jalan Nasional Sukabumi – Bogor, di depan SPBU Ongkrak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat ( 18/4/2025 ). Informasi didapat peristiwa laka lantas itu terjadi sekira pukul 07.30 WIB. Badan truk bernopol B 9206 FYX yang terguling dan menutupi badan jalan mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas kedua arah. Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Sukabumi segera tiba di TKP dan melakukan penanganan situasi dan mengatur lalu lintas yang terhambat dengan sistim buka tutup. ” Sudah kami lakukan evakuasi, ” singkat Kasatlantas Polres Sukabumi, Akp Arif Sarpul Harus, Kepada Bidik-Kasusnews.com, Jumat ( 18/4/2025 ). Menurut saksi mata yang melintas di TKP menyebutkan, truk pengangkut bumbu dapur itu melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi. Ketika di TKP saat truk memasuki tikunganke kanan, truk tersebut miring dan ahirnya terguling. ” Truk itu melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi. Namun saat melewati tikungan truk sepertinya oleng dan miring ahirnya terguling ke sisi kiri jalan, ” terangnya. Tidak ada korban jiwa dalam laka lantas tersebut. Sopir truk yang belum diketahui identitasnya mengalami luka ringan, dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis. DICKY /JS

Satgas preventif Polresta Cirebon berikan pertolongan kepada korban laka lantas Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Ketupat Lodaya 2025 Polresta Cirebon menunjukkan respon cepat dan sigap dengan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (4/4/2025). Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Nyi Ageng Serang, Desa Balad, Kecamatan Dukupuntang. Insiden melibatkan dua kendaraan roda dua yang diduga bersenggolan, mengakibatkan salah satu pengendara terjatuh dan mengalami luka. Tim Satgas Preventif yang dipimpin oleh AKP Wahyu Kurniawan Suprapto, S.H., segera mendatangi lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) kepada korban. Identitas korban diketahui bernama Suherman (58), warga Desa Balad, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran petugas dalam Operasi Ketupat Lodaya 2025 tidak hanya difokuskan pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. “Kehadiran personel Polri di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Tindakan cepat terhadap kejadian seperti ini juga menjadi bagian dari upaya kami menjaga kondusivitas dan memberikan pelayanan terbaik,” ungkap Kapolresta. Asep Rusliman

Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2025, Tim Dokkes Polresta Cirebon, yang dipimpin oleh Kasi Dokkes AKP Ilyas S.Sos bersama anggota Sidokkes, melaksanakan evakuasi medis terhadap korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polresta Cirebon. Kejadian tersebut berlangsung di kawasan Lampu Merah Arjawinangun pada Sabtu, 29 Maret 2025. Tim segera merespons dengan sigap, melakukan pemeriksaan awal terhadap korban kecelakaan lalu lintas atas nama DNS, memastikan kondisinya stabil, dan segera mengantarnya ke Rumah Sakit Arjawinangun untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Saat ini, korban masih berada dalam penanganan medis di RS Arjawinangun. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa evakuasi medis ini adalah bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan keselamatan masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2025. Operasi ini bertujuan untuk memberikan pengamanan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang sedang menikmati libur Idul Fitri. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami, dan kami akan terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik dalam setiap situasi darurat, terutama terkait dengan kecelakaan lalu lintas,” ujar Kombes Pol. Sumarni Pihaknya juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Cirebon, untuk bersama-sama untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas dan gangguan kamtibmas lainnya di Wilayah Hukum Polresta Cirebon. “Kami meminta peran aktif dari masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan apabila melihat atau mengetahui tindak kejahatan maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497. Asep Rusliman