BIDIK-KASUSNEWS.COM  Bandar Lampung, 1 April 2026 – Dalam rangka mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif, khususnya di kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat serta potensi pariwisata Kota Bandar Lampung, aparat terkait dari jajaran teritorial Kelurahan Sukadanaham menunjukkan aksi cepat dan responsif dalam menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Raden Imba Kusuma Ratu, Kelurahan Sukadanaham, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Rabu (1/4/2026) sore. Kejadian bermula ketika sebuah truk Mitsubishi bernomor polisi BE 8516 CN yang dikemudikan oleh Suhendi melintas di tanjakan jalan tersebut. Diduga karena kendaraan di depannya berhenti mendadak, pengemudi truk terkejut dan melakukan pengereman. Akibat posisi jalan yang menanjak, truk mundur dan menabrak dua kendaraan di belakangnya, yakni mobil Nissan Marc BE 1609 BO dan Toyota Vios BE 1739 SEA. Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil berupa kerusakan pada ketiga kendaraan. Begitu menerima informasi, aparat terkait segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan para pemilik kendaraan. Dengan pendekatan kekeluargaan dan komunikasi yang baik, mereka memfasilitasi musyawarah antara pihak-pihak yang terlibat. Hasilnya, pengemudi truk bertanggung jawab atas perbaikan kedua kendaraan yang ditabrak dan dibuatkan surat pernyataan kesepakatan bersama. Seluruh proses berjalan aman, terkendali, dan diterima dengan baik oleh semua pihak. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran aparat terkait yang sigap di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan kewilayahan tetapi juga dalam memberikan rasa aman dan solusi cepat atas permasalahan warga. Kejadian seperti ini jika tidak segera ditangani bisa mengganggu ketertiban umum dan berpotensi mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat termasuk kegiatan pariwisata di sekitar,” ujar salah satu petugas yang terlibat. Pihak kesatuan aparat terkait di wilayah tersebut mengapresiasi tindakan cepat anggotanya yang berhasil meredam potensi konflik dan memastikan penyelesaian secara musyawarah. Hal ini sejalan dengan komitmen bersama dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah Bandar Lampung. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi para pengendara untuk selalu waspada, menjaga jarak aman, dan memastikan kondisi kendaraan terutama saat melintas di jalur tanjakan. Dengan sinergi antara aparat terkait dan masyarakat, diharapkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat diminimalisir, sehingga Kota Bandar Lampung tetap menjadi destinasi yang aman dan nyaman bagi wisatawan. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana siang di Desa Talagamurni, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, mendadak riuh setelah dua sepeda motor bertabrakan di jalur tikungan Kampung Gunung Batu, Senin (27/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. ‎ ‎Insiden itu menyebabkan dua warga asal Cilacap mengalami luka cukup berat dan harus dilarikan ke rumah sakit. Kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat Street tanpa nomor polisi yang dikendarai Halir (43), warga Desa Talagamurni, hendak berbelok ke kanan. ‎ ‎Tiba-tiba dari arah belakang, muncul sepeda motor Honda Beat Street bernomor polisi R 3371 AAB yang dikendarai Abdul Rahman (46) dengan penumpang Tursiyah (55), keduanya warga Desa Kawunganten, Kabupaten Cilacap. ‎ ‎Karena jarak terlalu dekat, kendaraan Abdul Rahman menyenggol bagian kanan motor Halir hingga keduanya hilang keseimbangan. ‎ ‎Benturan tersebut membuat Abdul Rahman dan Tursiyah terpental ke arah kanan jalan dan menabrak bagian depan mobil Mitsubishi Carry yang melintas dari arah berlawanan. ‎ ‎Warga sekitar segera berlarian menolong korban yang tergeletak di badan jalan. Abdul Rahman mengalami luka sobek di leher kanan dan paha, sementara Tursiyah menderita luka berat di kaki kanan serta lebam di wajah. ‎ ‎Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi. Seluruh korban segera dievakuasi ke RSUD Jampang Kulon untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. ‎ ‎Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, respons cepat masyarakat membantu proses evakuasi sehingga korban dapat segera ditangani. ‎ ‎“Kami berterima kasih kepada warga yang sigap melapor dan membantu petugas di lokasi. Begitu laporan masuk, anggota kami langsung turun ke TKP untuk melakukan penanganan awal,” ujarnya. ‎ ‎Ia menambahkan, penyelidikan sementara menunjukkan kecelakaan dipicu kelalaian dalam menjaga jarak aman serta kurangnya kewaspadaan pengendara saat hendak berbelok. ‎ ‎“Pengendara harus memastikan kondisi lalu lintas di belakang sebelum mengambil manuver, terutama di jalan sempit yang ramai aktivitas warga,” tegasnya. ‎ ‎Iptu Ade Hendra juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati di jalan pedesaan yang seringkali memiliki tikungan tajam dan permukaan tidak rata. ‎ ‎“Keselamatan menjadi tanggung jawab bersama. Gunakan helm standar, perhatikan kecepatan, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Sebuah ambulans berplat merah bernomor polisi F 9937 S terguling di Jalan Raya Cibolang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/10/2025). ‎ ‎Detik-detik kecelakaan tersebut sempat direkam warga dan beredar luas di media sosial. Dalam video berdurasi 12 detik, tampak warga berhamburan memberikan pertolongan kepada penumpang di dalam ambulans. ‎ ‎Akibat kejadian itu, arus lalu lintas Cisaat–Cibadak sempat mengalami kamacetan cukup panjang dan sempat menjadi tontonan warga yang kebetulan berada di lokasi kejadian. ‎ ‎Antrean panjang kendaraan dari dua arah membuat jalanan krodit sebelum akhirnya petugas Satlantas Polres Sukabumi tiba untuk melakukan olah TKP sekaligus mengurai kemacetan. ‎ ‎Hingga kini, polisi belum merilis keterangan resmi mengenai penyebab kecelakaan yang terjadi ruas jalan nasional itu. ‎ ‎Namun, keterangan sejumlah saksi mata menyebut ambulans yang melaju dari arah Cisaat menuju Cibadak mencoba menyalip angkot, lalu menghindari motor yang dikendarai seorang ibu, hingga akhirnya terguling. ‎ ‎“Ambulans itu berisi empat orang penumpang. Alhamdulillah, semua penumpang selamat. Mereka saat itu juga dievakuasi menggunakan kendaraan lain, “ujar salah seorang saksi di lokasi kejadian. (Reno) ‎

KUNINGAN – BIDIK-KASUSnews.com Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sampora, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin (24/8). Seorang pengendara motor tewas di lokasi setelah menabrak bus dan terseret sejauh 10 meter. Berdasarkan keterangan Unit Laka Lantas Polres Kuningan, kecelakaan bermula ketika Bus Putri Luragung bernomor polisi E 7732 YL melaju dari arah Kuningan menuju Cirebon. Saat tiba di depan sebuah toko aksesoris pelek mobil, bus berwarna kuning-hijau itu berpapasan dengan sepeda motor Honda Beat hitam bernopol E 3900 ZR yang dikendarai seorang pemuda bernama Oki, warga Sangkanhurip. “Motor tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cirebon menuju Kuningan. Saat menyalip kendaraan lain, pengendara tidak sempat kembali ke jalurnya sehingga menabrak bagian bemper kanan depan bus,” terang pihak kepolisian melalui laporan resmi. Benturan keras membuat korban terjepit di bagian depan bus dan terseret sekitar 10 meter sebelum akhirnya meninggal dunia di tempat. Motor yang dikendarai korban pun tersangkut di bemper bus. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati di jalan, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang. Kasus kecelakaan ini kini masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Kuningan. Rico

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Tipar Gede, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Senin (18/8/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan kerusakan parah pada sejumlah kendaraan. ‎Peristiwa bermula ketika mobil jenis Kayla dengan nomor polisi T 1038 BT melaju kencang dari arah Ramayana menuju depan BCA Tipar. Kendaraan tersebut tiba-tiba menabrak mobil APV bernopol F 1257 SY yang tengah terparkir di tepi jalan. Benturan keras membuat APV terpental hingga melintang di badan jalan. Tak berhenti sampai di situ, mobil Kayla yang dikendarai seorang perempuan berhijab tersebut juga menghantam tiga sepeda motor dan satu sepeda yang sedang terparkir. ‎Seluruh kendaraan roda dua itu ringsek setelah tergilas. Idam (46), juru parkir sekaligus pedagang di sekitar lokasi, mengaku terkejut mendengar dentuman keras dari tabrakan. ‎“Suara benturannya seperti bom, sangat keras. Saya kaget sekali, apalagi istri saya ada di dekat motor yang ikut ditabrak,” ujarnya. ‎Santi Dewi, istri Idam yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima (PKL), mengaku masih trauma karena kejadian berlangsung tepat di depan matanya. ‎“Saya baru mau makan, tiba-tiba mobil menghantam motor dan sepeda. Saya sampai tidak bisa bergerak karena kaget,” ucapnya. ‎Seorang saksi mata lainnya mengatakan mobil Kayla meluncur dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya menabrak mobil dan motor yang terparkir. ‎Akibat tabrakan tersebut, dua orang yang berada di dekat kendaraan terseret dan mengalami luka-luka. Keduanya langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat perawatan medis. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Kamis (14/8/2025) sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Raya Selabintana, tepatnya dekat RM Bebek Jontor, RT 04/05 Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi. Insiden melibatkan satu unit kendaraan Suzuki Carry pikap nomor polisi F-8116-OP yang dikemudikan DS (29) warga Kebon Pedes, dengan satu unit sepeda motor Honda Beat nomor polisi F-3146-OW yang dikendarai AD (42) warga Sukabumi. Unit Laka Lantas Polres Sukabumi segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan olah TKP, mencari saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi, mengamankan barang bukti, serta mengecek kondisi korban di RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi. ‎Akibat tabrakan tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan. Pengendara sepeda motor, AD, menderita luka-luka dan langsung dibawa ke RSUD R. Syamsudin, S.H. untuk mendapatkan perawatan medis. ‎Berkaca pada kejadian tersebut, polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi peraturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan. “Hindari kebut-kebutan di jalan karena dapat mengundang bahaya untuk diri sendiri maupun orang lain. Ingat keluarga yang menunggu di rumah, kata seorang petugas di lokasi kejadian,” ujarnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Sebuah kecelakaan tragis menewaskan RP (26), pemotor asal Sukabumi, di Jalan Raya Palabuhan II, Kampung Sampora, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Sabtu (9/8/2025) pagi. ‎Korban mengalami luka parah, korban akhirnya meninggal di lokasi kejadian setelah tergilas truk tronton Isuzu bernopol F 9379 FH. ‎Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit, menjelaskan, peristiwa bermula saat RP yang mengendarai Honda Scoopy F 6596 WAO keluar dari gang kecil menuju arah Pangleseran tanpa memperhatikan arus lalu lintas. ‎”Korban diduga tidak melihat kendaraan dari arah belakang,” ujarnya. Pada saat bersamaan, Honda PCX F 2984 UCQ yang dikendarai RD (24) melaju dari arah belakang dan bersenggolan dengan motor korban. Akibat bersenggolan  membuat RP terjatuh ke sisi kanan jalan, tepat di jalur truk tronton yang datang dari arah berlawanan. ‎“Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar,” kata Wangsit. Korban yang tidak memakai helm mengalami luka parah di kepala dan meninggal di tempat. Jenazahnya dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak. ‎Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengendara PCX dan sopir truk. Polisi juga mengamankan barang bukti kendaraan untuk penyelidikan lebih lanjut. ‎Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat memasuki jalan utama, terutama dari gang kecil yang kerap membatasi jarak pandang. Kondisi jalan yang ramai di jalur Palabuhan II juga menuntut pengendara untuk selalu memeriksa arus lalu lintas dari kedua arah. ‎Satlantas Polres Sukabumi mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan helm berstandar SNI, menjaga kecepatan, dan memastikan kondisi aman sebelum keluar dari gang atau persimpangan. Langkah kecil ini, menurut polisi, dapat menghindarkan dari risiko kecelakaan fatal. (Reno)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- M. Nurul Alifin warga Kampung Cilogong Hilir RT 06/02, Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu mengalami kecelakaan parah yang merenggang nyawanya. ‎Ia tewas di tempat setelah terlibat kecelakaan maut dengan sebuah truk di Jalan Raya Palabuhanratu, tepatnya di Kampung Pasir Reungit RT 03/05, Desa/Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (3/8/2025) pagi. Peristiwa tragis sekitar pukul 07.30 WIB itu diduga kuat dipicu kurangnya kehati-hatian korban saat bermanuver di jalur menanjak dan menikung. Kapolsek Warungkiara, AKP H.R. Panji Setiaji, mengonfirmasi insiden tersebut. Menurutnya, kecelakaan melibatkan truk Hino bernomor polisi B 9584 ZJ dan sepeda motor Honda Scoopy nomor polisi F 4635 UCO. “Kecelakaan bermula saat truk Hino yang dikemudikan sopir berinisial A melaju dari arah Kota Sukabumi menuju Palabuhanratu,” ujar AKP Panji. Sesampainya di Km 27, tepat di tikungan menanjak Kampung Pasir Reungit, dari arah berlawanan muncul motor Honda Scoopy yang dikendarai M. Nurul Alifin. ‎“Diduga karena kurang konsentrasi saat melintasi tanjakan yang menikung tersebut, pengendara motor kehilangan kendali dan melebar ke lajur kanan,” lanjutnya. Nahas, pada saat bersamaan truk Hino datang dari arah berlawanan. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak terelakkan. Akibat benturan keras itu, motor korban terpental hingga sejauh lima meter. ‎Korban mengalami luka parah di bagian kepala serta luka sobek dan lecet di beberapa bagian tubuh. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). “Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu menggunakan ambulans Puskesmas Bantargadung,” ujar Kapolsek. Sementara itu, pengemudi truk sempat diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian. Kasus kecelakaan ini kini dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Sukabumi. Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi pengguna jalan agar selalu waspada dan menjaga konsentrasi, terlebih saat berkendara di jalur berbahaya seperti tanjakan dan tikungan tajam. (Reno)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan penghubung Desa Sukosono menuju Desa Kerso, tepatnya di jembatan Gayam, wilayah Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, pada Rabu malam (30/7/2025) pukul 21.30 WIB. Sebuah truk bermuatan kayu jati glondongan terguling ke dalam sungai akibat ambrolnya jembatan yang dilintasi. Truk naas tersebut adalah Isuzu bak kayu bernomor polisi K 8775 OF yang dikemudikan oleh Juwono (38 tahun), warga Desa Balong, Kecamatan Kembang. Ia didampingi seorang penumpang, Muhammad Soleh (45 tahun), warga Desa Wedelan, Kecamatan Bangsri. Menurut informasi dari Kanit Laka Polres Jepara, Ipda Arianto saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews via WhatsApp kamis 31/7/2025 Menyapaikan, truk tersebut melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan pelan. Saat melintas di jembatan Gayam, struktur jembatan tidak mampu menahan beban berat dari kayu jati glondongan, hingga akhirnya truk terperosok dan terguling ke dasar sungai. “Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 100 juta,” ujar Ipda Arianto Data Singkat Kecelakaan: Jenis Kecelakaan: Laka lantas tunggal Kendaraan Terlibat: Truk Isuzu bak kayu (K 8775 OF) Kerusakan Material: Sekitar Rp 100 juta Korban: Nihil (tidak ada korban jiwa maupun luka) Kejadian ini kembali menyoroti kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah pedesaan Kabupaten Jepara. Dugaan sementara, usia jembatan yang sudah tua dan tidak dirancang untuk menopang kendaraan bermuatan berat menjadi penyebab utama ambrolnya jembatan. Pihak kepolisian kini telah mengamankan lokasi dan akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan evaluasi serta perbaikan jembatan. Masyarakat diminta lebih berhati-hati, khususnya bagi kendaraan pengangkut barang yang melintas di jalur-jalur jembatan lama. (Wely-jateng)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Ongkrak, Kampung Sundawenang, Desa Ongkrak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (30/7/2025) sekitar pukul 18.15 WIB. Seorang bocah perempuan berusia 9 tahun meninggal dunia usai sepeda motor yang ditumpanginya tergilas truk tronton. Peristiwa terjadi saat sepeda motor Honda Supra bernomor polisi F 4778 KA yang dikendarai oleh EL (34), seorang ibu rumah tangga asal Parungkuda, melaju dari arah Cibadak menuju Parungkuda. ‎Di tengah kondisi hujan, jalan menurun, serta lalu lintas padat merayap, kendaraan melaju di bahu jalan berbatu (gili-gili) dan berusaha mendahului truk tronton Hino bernomor polisi B 9887 FH yang dikemudikan UK (38), warga Jampang Kulon. Diduga karena kehilangan kendali, sepeda motor tersebut tergelincir dan jatuh ke arah kanan tepat di bagian depan truk. ‎Nahas, penumpang motor, DA (9), yang merupakan anak dari pengendara, mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia di tempat. Sementara EL hanya mengalami luka ringan. Kondisi jalan diketahui beraspal baik namun licin akibat hujan, dengan arus lalu lintas cukup ramai dan terdapat marka jalan. Lokasi kejadian berada di area pemukiman warga. Kerugian materiil akibat kecelakaan diperkirakan sebesar Rp200 ribu. Kasus ini ditangani oleh pihak berwajib guna proses penyelidikan lebih lanjut. ‎Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edi Wibowo, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Betul, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu korban jiwa. Sepeda motor yang melaju di bahu jalan kehilangan kendali dan terjatuh ke arah ban depan truk tronton,” ujar Ipda Wangsit. ‎Mengambil pelajaran dari kasus ini Ipda Wangsit mengimbau dengan adanya peristiwa tersebut kepada para pengendara, khususnya saat membawa anak-anak, agar lebih berhati-hati saat berkendara di jalur rawan, terlebih saat cuaca buruk dan kondisi jalan licin. “Utamakan keselamatan, jangan memaksakan mendahului dari sisi jalan yang tidak aman,” tambahnya. Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi truk dan menyelidiki lebih lanjut kronologi kecelakaan. (Dicky)