Cirebon,Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon. Dalam razia miras di malam Lebaran Idul Fitri tersebut petugas berhasil mengamankan ribuan botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 1.970 botol jenis miras pabrikan dari berbagai merek dan miras tradisional. Razia tersebut digelar di wilayah Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami mengamankan 1.970 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisonal dari wilayah hukum Polresta Cirebon. Kemudian penjualnya juga diproses tipiring yang ditangani jajaran Polresta Cirebon,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Minggu (30/3/2025). Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran Polresta Cirebon. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan ke Hotline 110 atau Nomer Pengaduan Polresta Cirebon 08112497497 di wilayah hukum Polresta Cirebon. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima akan langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H Asep Rusliman.
Lampung, Bidik-kasusnews.com – Lapangan Mapolda Lampung menjadi saksi syiar Islam yang semakin luas dengan pelaksanaan Salat Idulfitri yang berlangsung khidmat. Salat yang diimami oleh KH. Asep Kholis Nur Jamil ini dihadiri oleh jajaran kepolisian dan masyarakat sekitar dalam suasana penuh keberkahan. Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa ibadah Ramadan merupakan bentuk ketakwaan yang bertujuan untuk semakin meningkatkan keimanan. “Ibadah Ramadan adalah bentuk ketakwaan kepada Allah, sebagai pengingat bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah bagian dari takdir-Nya,” ujar Kapolda, Senin (31/3/2025). Dengan mengusung tema Ibadah Ramadan, Nuzulul Quran, dan Idulfitri Meningkatkan Iman, Takwa, dan Amal Saleh Guna Mewujudkan Polri Presisi, Kapolda menekankan pentingnya menjalankan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam tugas sebagai anggota kepolisian. Selain menjalankan ibadah, dalam kesempatan ini juga dilakukan doa bersama untuk mengenang tiga personel kepolisian yang gugur dalam menjalankan tugas. Doa tersebut menjadi bentuk penghormatan dan penghargaan bagi para pahlawan yang telah mengabdikan diri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pelaksanaan Salat Idulfitri di Mapolda Lampung ini diharapkan semakin memperkuat persatuan dan kebersamaan, serta menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan bagi seluruh peserta yang hadir.(Agus)
Cirebon,Bidik-kasusnews.com – Polresta Cirebon menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Malam Takbir Idul Fitri 1446 H Tahun 2025. Apel tersebut dilaksanakan di lapangan apel Mapolresta Cirebon dan dipimpin oleh Wakapolresta Cirebon, AKBP Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. Hadir dalam apel tersebut, di antaranya, PJU Polresta Cirebon seperti Kabag, Kasat, Kasi, serta para Perwira Asistensi dan Pama Polresta Cirebon. Apel juga melibatkan total 115 personel yang terdiri dari berbagai satuan tugas (Satgas), Polresta Cirebon telah menyiapkan segala aspek pengamanan dengan baik, mulai dari pengaturan arus lalu lintas hingga pengamanan kegiatan takbir keliling yang dilaksanakan oleh masyarakat. Selain itu, pengamanan juga dilakukan demi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Idul Fitri. Dengan adanya apel kesiapan ini, diharapkan seluruh personel dapat bersinergi dan bekerja sama dalam menjaga kondusivitas dan ketertiban selama malam takbir. Wakapolresta Cirebon menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi tugas pengamanan yang berlangsung selama beberapa hari ke depan. Ia juga mengingatkan agar seluruh anggota pengamanan tetap mengedepankan sikap humanis dan responsif terhadap setiap situasi yang ada. Apel Kesiapan Pengamanan Malam Takbir Idul Fitri 1446 H Tahun 2025 ini menandakan keseriusan Polresta Cirebon dalam memastikan seluruh kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Dengan koordinasi yang baik antar berbagai satuan tugas dan instansi terkait, diharapkan masyarakat dapat merayakan malam takbir dengan khusyuk dan damai. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., melalui Wakapolresta Cirebon AKBP Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pengamanan malam takbir merupakan tanggung jawab bersama, dan kesuksesan pengamanan sangat bergantung pada kerjasama yang solid antara pihak kepolisian, masyarakat, serta instansi terkait. Ia juga menegaskan pentingnya disiplin dan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas, serta mengingatkan seluruh personel untuk selalu menjaga komunikasi yang efektif di lapangan. Dengan persiapan yang matang, Polresta Cirebon siap memastikan kelancaran perayaan malam takbir dan menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat yang merayakan Idul Fitri. Melalui apel kesiapan ini, diharapkan seluruh personel pengamanan dapat menghadapi tugas ini dengan penuh dedikasi dan profesionalisme, sehingga perayaan malam takbir dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi semua pihak. Asep Rusliman
Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Polresta Cirebon melaksanakan Patroli KRYD Dalam Rangka Bulan Puasa Ramadhan 1446 H Tahun 2025, Sabtu (29/3/2025) malam. Pelaksanaan kegiatan tersebut dibagi menjadi 3 Zona diantaranya Zona Barat, zona tengah, dan zona timur. “Patroli KRYD ini merupakan kegiatan rutin dengan mengoptimalkan tindakan preventif atau pencegahan terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas, khususnya selama bulan suci Ramadhan,” kata Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI S.I.K.,S.H,M.H. Ia mengatakan, dalam kegiatan KRYD ini dilaksanakan pula pengecekan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2025 di beberapa pos pam dan pos yan Wilayah hukum Polresta Cirebon. Pengecekan tersebut dilakukan guna mengecek Sarana dan Prasarana pendukung pengamanan yang ada di pos serta kelengkapan administrasi, kesiapsiagaan personil, maupun pengecekan Jalur dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1446 H Tahun 2025 di Wilayah Hukum Polresta Cirebon dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Adapun Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif, terutama pada malam hari yang digunakan untuk beribadah seperti tarawih dan aktivitas lainnya,” pungkasnya. Asep Rusliman
Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2025, Tim Dokkes Polresta Cirebon, yang dipimpin oleh Kasi Dokkes AKP Ilyas S.Sos bersama anggota Sidokkes, melaksanakan evakuasi medis terhadap korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polresta Cirebon. Kejadian tersebut berlangsung di kawasan Lampu Merah Arjawinangun pada Sabtu, 29 Maret 2025. Tim segera merespons dengan sigap, melakukan pemeriksaan awal terhadap korban kecelakaan lalu lintas atas nama DNS, memastikan kondisinya stabil, dan segera mengantarnya ke Rumah Sakit Arjawinangun untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Saat ini, korban masih berada dalam penanganan medis di RS Arjawinangun. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa evakuasi medis ini adalah bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan keselamatan masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2025. Operasi ini bertujuan untuk memberikan pengamanan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang sedang menikmati libur Idul Fitri. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami, dan kami akan terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik dalam setiap situasi darurat, terutama terkait dengan kecelakaan lalu lintas,” ujar Kombes Pol. Sumarni Pihaknya juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Cirebon, untuk bersama-sama untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas dan gangguan kamtibmas lainnya di Wilayah Hukum Polresta Cirebon. “Kami meminta peran aktif dari masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan apabila melihat atau mengetahui tindak kejahatan maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497. Asep Rusliman
Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon, Sabtu (29/3/2025). Dalam razia miras menjelang Lebaran tersebut petugas berhasil mengamankan ratusan botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 956 botol jenis miras pabrikan dari berbagai merek dan miras tradisional ciu. Razia tersebut digelar di wilayah Kecamatan Klangenan, Panguragan, Lemahabang dan Babakan, Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami mengamankan 956 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisonal ciu dari lima warung di empat kecamatan tersebut. Kemudian penjualnya juga diproses tipiring yang ditangani jajaran Polresta Cirebon,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran Polresta Cirebon. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Asep Rusliman
Jakarta , BIDIK KASUSnews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan langsung pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran 2025 di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Sabtu (29/3/2025). Peninjauan tersebut juga dilakukan bersama para Menteri dan pihak terkait lainnya. “Jadi dari pemantauan kami terkait dengan jalur darat dan kemarin juga kita melihat stasiun kereta dan hari ini kita melihat secara langsung dan menanyakan kepada masyarakat yang menempuh perjalanan dengan menggunakan udara,” kata Sigit di Terminal 1 Bandara Soetta. Dalam hal ini, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk rutin patroli jalan kaki di tiap titik-titik untuk memastikan pemudik merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan mudik. “Melaksanakan patroli jalan kaki pada sejumlah titik rawan yang memerlukan kehadiran petugas,” ucap Sigit. Dari hasil peninjauan dan dialog langsung dengan para pemudik, Sigit menegaskan bahwa pengamanan dan pelayanan arus mudik di Bandara Soetta berjalan optimal. Menurut Sigit, berdasarkan laporan dari otoritas bandara, tercatat ada kenaikan jumlah penumpang sekitar 4,9 persen, jika dibandingkan dengan tahun 2024. “Dari aspek pelayanan dan pengamanan kami tanyakan semuanya berjalan baik. Terjadi kenaikan penumpang sekitar 4,9 persen dibandingkan tahun 2024 pada saat mudik,” ujar Sigit. Kenaikan penumpang tersebut, kata Sigit, menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap akses penerbangan dalam melakukan perjalanan mudik. “Rata-rata perjalanan terbanyak ke Kualanamu kemudian ke Denpasar, Surabaya, ada juga ke Yogya, Palembang, Pontianak juga ada,” tutup Sigit. ( Rico )
Jakarta, BIDIK-KASUSnews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian untuk meningkatkan pengamanan di sekitar stasiun guna mencegah tindak kejahatan selama musim mudik. Langkah ini diambil demi memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api. Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Kapolri saat melakukan peninjauan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Sabtu (29/3). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Menko PMK Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwogandhi, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. “Tadi kami berbincang dengan beberapa penumpang dan petugas, hingga saat ini belum ada laporan tindak kejahatan di sekitar stasiun. Namun, kami tetap mengingatkan jajaran untuk terus waspada,” ujar Kapolri kepada awak media. Selain menyoroti aspek keamanan, Sigit juga mengajak masyarakat untuk mempertimbangkan kereta api sebagai moda transportasi utama saat mudik maupun arus balik. Menurutnya, kereta api menawarkan kenyamanan, keamanan, serta ketepatan waktu yang lebih baik dibandingkan transportasi darat lainnya. “Berdasarkan data, tingkat keterisian kereta api saat ini masih sekitar 86 persen, sehingga masih ada cukup banyak kursi yang tersedia. Ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk menghindari kepadatan di jalur darat,” jelasnya. Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa penggunaan kereta api dapat membantu mengurangi kemacetan di jalur darat selama puncak arus mudik dan balik. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan moda transportasi ini untuk perjalanan yang lebih lancar dan aman. Dengan pengamanan yang diperketat serta opsi transportasi yang lebih nyaman, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berjalan dengan aman dan tertib.(Rico)
Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat pada Operasi Ketupat Lodaya 2025, Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto membantu pemudik ban kendaraan yang bocor. Kendaraan ban bocor tersebut pas di bahu jalan Tol Cipali Majalengka, sehingga Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto saat Pantau arus lalin Tol Cipali dengan sigap membantu mengganti ban yang bocor. “Setelah membantu untuk ganti ban serep. Alhamdulillah bisa kembali melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan,” kata Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto, Sabtu (29/3/2025). Ia menyampaikan, membantu pemudik kendaraan yang ban bocor merupakan cermin dari tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sehingga harapan kedepan Institusi Kepolisian semakin dicintai oleh masyarakat. Membantu kepada masyarakat yang membutuhkan ini, merupakan bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat,” ujarnya. Kapolres menambahkan, mengingat arus Mudik lebaran Idul Fitri sejumlah ruas jalan tol Cipali kerap mengalami kemacetan. Ia menghimbau kepada warga yang hendak berlibur diharapkan untuk berhati-hati dan semoga selamat sampai tujuan. Asep Rusliman
Cirebon, BIDIK-KASUSnews.com – Memasuki tiga hari jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, arus mudik di wilayah Cirebon terpantau mulai lancar dibandingkan dua hingga tiga hari sebelumnya yang sempat mengalami kepadatan. Jalur Tol Ciperna arah Jawa Tengah dan Jawa Timur masih ramai oleh pemudik, namun sudah tidak sepadat sebelumnya. Volume kendaraan di beberapa titik utama pun mulai berkurang, memberikan kelancaran bagi pemudik yang ingin pulang ke kampung halaman.(29/03/2025) Pantauan langsung dari lapangan menunjukkan bahwa kendaraan pribadi masih mendominasi, baik mobil keluarga maupun sepeda motor. Selain itu, moda transportasi umum seperti bus dan ELF juga menjadi pilihan bagi banyak pemudik. Arus kendaraan di jalur utama seperti dari Tol Ciperna hingga perbatasan Kota dan Kabupaten Cirebon di Tugu Pegambiran Mundu tampak terkendali dan aman dilewati. Meski demikian, ada satu persoalan klasik yang masih terjadi, yakni keberadaan terminal bayangan di depan Terminal Bus Harjamukti Cirebon. Sejumlah bus dan ELF terlihat ngetem sembarangan di ruas jalan by pass Ahmad Yani, menyebabkan penyempitan jalur dan menghambat arus kendaraan lain. Para sopir enggan memasuki terminal resmi dengan alasan minimnya penumpang di dalam area terminal, sehingga memilih menunggu penumpang di pinggir jalan meski di bawah rambu larangan berhenti. Kondisi ini dikeluhkan oleh sejumlah pengguna jalan. Salah seorang pemudik asal Jawa Tengah yang hendak menuju Bandung menyatakan kendaraannya harus melambat karena adanya bus dan ELF yang berhenti sembarangan. “Kami harus mengurangi kecepatan dan terkadang berhenti sebentar karena jalan menyempit akibat bus-bus yang ngetem di sini. Seharusnya ada tindakan tegas dari Dishub dan Kepolisian,” ujarnya kepada wartawan di lokasi. Petugas gabungan yang berjaga di sekitar jalur mudik pun sigap dalam mengatur lalu lintas dan memberikan imbauan kepada pengendara agar tetap berhati-hati. Pos pengamanan 24 jam didirikan untuk memastikan kelancaran arus mudik di kawasan ini. Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri, diharapkan pihak terkait dapat lebih tegas dalam menertibkan kendaraan umum yang berhenti sembarangan demi kenyamanan dan kelancaran pemudik lainnya. Meskipun arus mudik mulai terkendali, penertiban terminal bayangan diharapkan menjadi perhatian serius agar tidak menghambat perjalanan masyarakat yang hendak merayakan lebaran di kampung halaman. Berita ini menyoroti kelancaran arus mudik di Cirebon dengan tetap mengangkat permasalahan terminal bayangan yang kerap menjadi kendala. Jika ada tambahan atau revisi, silakan beri tahu saya! (Rico)