Cirebon,Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Persiapan Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG), Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pesat Gatra Mapolresta Cirebon dengan melibatkan unsur Forkopimda, instansi terkait, hingga stakeholder pendukung pelayanan masyarakat. Rapat koordinasi dipimpin Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., serta Dandim 0620 Kabupaten Cirebon Letkol Inf. Nizar Bachtiar, S.H., M.I.P.. Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon H. Slamet, S.Ag., M.Pd., Kasatpol PP H. Imam Ustadi, S.Si., M.Si., Kadinkes H. Eni Suhaeni, S.KM., M.Kes., Kadishub Dadang Raiman, S.Pd., Kalak BPBD Ikin Asikin, Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., serta sejumlah pejabat lainnya. Selain itu, kegiatan juga dihadiri para kepala rumah sakit di wilayah hukum Polresta Cirebon, perwakilan Polres perbatasan seperti Polres Kuningan, Polres Cirebon Kota, Polres Majalengka, Polres Indramayu, dan Polres Brebes, para pejabat utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, pengelola jalan tol, pengelola objek wisata, perwakilan PLN UPT Cirebon, PT Telkom Area Cirebon, serta pengurus Rest Area KM 228A dan KM 229B. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk membahas kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran Tahun 2026. Ia menegaskan pentingnya evaluasi dari pelaksanaan pengamanan tahun sebelumnya agar berbagai kendala dapat diantisipasi sejak dini. “Fokus utama dalam pengamanan dan pelayanan selama kegiatan Lebaran ini adalah sebagai bentuk operasi kemanusiaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal-hal yang perlu menjadi perhatian dan diantisipasi bersama antara lain kelancaran arus lalu lintas, titik-titik keramaian, potensi kemacetan, serta pengawasan pada rest area,” ujar Kapolresta Cirebon. Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Cirebon memiliki lima gerbang tol yang menjadi akses utama bagi masyarakat maupun para pemudik yang melintasi wilayah tersebut. Selain itu, keberadaan Rest Area KM 228A dan KM 229B juga berpotensi menjadi titik kepadatan kendaraan karena menjadi lokasi istirahat bagi para pemudik. “Wilayah Cirebon merupakan salah satu titik lelah bagi para pemudik. Oleh karena itu, perlu diantisipasi kemungkinan terjadinya penumpukan kendaraan di rest area maupun titik rawan kemacetan lainnya,” katanya. Kapolresta Cirebon juga menekankan pentingnya menjaga keamanan rumah warga yang ditinggalkan mudik serta memastikan keselamatan para pengguna jalan selama periode arus mudik dan balik Lebaran. Sementara itu, Bupati Cirebon Imron Rosyadi menyampaikan bahwa Kabupaten Cirebon merupakan salah satu jalur utama perlintasan pemudik menuju wilayah Jawa Tengah maupun daerah lainnya di Pulau Jawa. Oleh karena itu, koordinasi dan perencanaan yang matang antarinstansi sangat diperlukan untuk menghadapi potensi lonjakan volume kendaraan. “Pemerintah Kabupaten Cirebon mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2026 sebagai upaya memberikan rasa aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan Idulfitri di wilayah Kabupaten Cirebon,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan sejumlah paparan dari Kabag Ops Polresta Cirebon, Kasat Intelkam Polresta Cirebon, Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kadinkes Kabupaten Cirebon, serta perwakilan Polres wilayah III dan Polres Brebes. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) sebagai simulasi perencanaan pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polresta Cirebon yang rencananya akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 12 Maret hingga 25 Maret 2026. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pihak dapat menyamakan persepsi, meningkatkan koordinasi serta memperkuat sinergitas dalam menentukan pola pengamanan, rekayasa lalu lintas, hingga langkah-langkah penanganan apabila terjadi kepadatan kendaraan maupun potensi gangguan kamtibmas selama arus mudik dan balik Lebaran. (Asep Rusliman)

Majalengka, Bidik-kasusnews.com,. Teka-teki penemuan sesosok mayat laki-laki yang sempat menggegerkan warga di kawasan hutan Gunung Pasir Maja akhirnya terungkap. Berdasarkan hasil identifikasi dan koordinasi intensif pihak kepolisian, jenazah tersebut terkonfirmasi sebagai Sdr. Tarmidi (81), seorang buruh harian lepas asal Desa Tenjolayar, Kecamatan Cigasong, yang dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak awal Februari lalu. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., membenarkan penemuan tersebut berdasarkan laporan resmi yang diterima pada Jumat (6/3/2026). Peristiwa penemuan mayat ini bermula pada Selasa, 3 Maret 2026, sekitar pukul 07.00 WIB. Saksi Sdr. Omo Sarma awalnya mendapatkan informasi dari seorang pencari burung mengenai adanya bau menyengat di area Gunung Pasir Maja Blok Cikalapa RT 018 RW 006, Kelurahan Babakan Jawa, Kecamatan Majalengka. Merasa curiga, saksi bersama warga setempat segera melakukan pencarian ke sumber bau dan menemukan sesosok mayat dalam posisi telungkup yang sudah membusuk di tengah hutan. Kejadian tersebut kemudian segera dilaporkan ke pihak Kelurahan Babakan Jawa serta Polsek Majalengka Kota. Merespon laporan warga, Kapolsek Majalengka Kota Iptu Piki Krismanto, S.H., M.H., bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Majalengka, Piket Reskrim SPKT yang dipimpin Pamapta III Ipda Moch. Yusuf, S.I.P., serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Munjul langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas segera melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Majalengka untuk proses evakuasi jenazah menuju RSUD Majalengka guna pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan medis oleh tim nakes Puskesmas Munjul serta dokter forensik RSUD Majalengka, kondisi jasad ditemukan dalam keadaan rusak berat dan sudah sulit diidentifikasi secara visual. Jaringan kulit dan otot pada bagian kepala serta tubuh dilaporkan telah hilang lebih dari 75%, bahkan ditemukan beberapa bagian tulang yang tidak utuh dengan bekas luka tidak beraturan yang diduga akibat gigitan hewan liar. Melihat kondisi jasad yang sudah membusuk, tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari delapan hari sebelum ditemukan. Upaya Polsek Majalengka Kota dalam menginventarisir laporan orang hilang di wilayah sekitar membuahkan hasil saat pihak keluarga korban mendatangi RSUD Majalengka. Berdasarkan ciri-ciri pakaian berupa kaos kampanye partai dan peci yang masih melekat pada jasad, keluarga meyakini bahwa korban adalah Sdr. Tarmidi yang telah pikun dan pergi meninggalkan rumah sejak tanggal 9 Februari 2026. Korban diduga kuat meninggal dunia akibat kelelahan dan kelaparan setelah berhari-hari tersesat di dalam hutan tanpa arah tujuan yang jelas. Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban sebelumnya tinggal di kerabatnya di wilayah Cibatu dan sudah beberapa kali kabur dari rumah karena kondisi kesehatannya yang sudah menurun. Setelah proses identifikasi selesai, Polres Majalengka menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan di tempat pemakaman pribadi Legok, Lingkungan Cibatu, Kelurahan Munjul. Seluruh rangkaian kegiatan penanganan penemuan mayat tersebut berjalan dengan aman dan kondusif. (Asep Rusliman)

Majalengka,Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan kepolisian, Sat Intelkam Polres Majalengka terus mengoptimalkan pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi masyarakat. Kegiatan pelayanan ini terpantau berjalan dengan tertib, cepat, dan humanis di Ruang Pelayanan SKCK Sat Intelkam Polres Majalengka pada Jumat (6/3/2026). Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Intelkam AKP Asep Hendra Mulyana, menyampaikan bahwa pelayanan SKCK merupakan salah satu garda terdepan dalam interaksi kepolisian dengan masyarakat. Oleh karena itu, kenyamanan dan transparansi proses pelayanan menjadi prioritas utama guna memastikan kebutuhan administrasi warga dapat terpenuhi dengan baik, baik untuk keperluan melamar pekerjaan, melanjutkan pendidikan, maupun persyaratan administratif lainnya. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional dan akuntabel. Ruang pelayanan SKCK telah didesain sedemikian rupa agar masyarakat merasa nyaman selama proses pengurusan. Kami juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sistem pendaftaran online guna mempercepat durasi pelayanan di loket,” ujar AKP Asep Hendra Mulyana. Hingga siang hari, aktivitas di Ruang Pelayanan SKCK Sat Intelkam Polres Majalengka terpantau lancar dan kondusif. Masyarakat yang datang memberikan apresiasi atas keramahan petugas serta kejelasan informasi yang diberikan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Polres Majalengka dalam mewujudkan transformasi pelayanan publik yang unggul dan terpercaya di wilayah hukum Polda Jawa Barat. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,Bidik-kasusnews.com,. Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Tim V Safari Ramadhan melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) tingkat Kabupaten Kuningan 1447 H/2026 Mdi Masjid Syiarul Islam, Desa Silebu, Kecamatan Pancalang, Kamis (5/3/2026) malam. . Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 21.00 WIB tersebut menjadi ajang silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah, unsur TNI – Polri, serta masyarakat dalam momentum bulan suci Ramadan. . Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung S.IP., M.Si., M.Sc, Danramil 1514/Pancalang Kapten CBA Sunardi S.Sos, Kapolsek Pancalang Ipda Lukman Hakim, Kepala BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu Nugraha S.STP., M.Si, serta perwakilan dari berbagai perangkat daerah. . Turut hadir pula Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Kuningan Khadafi Mufti S.Pd., M.Si, Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Edi Martono, MARS, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Dr. H. Deni Hamdani, M.Si, perwakilan RSUD Linggarjati Jarwo S.Kep, Kabag Pembangunan Setda Jumhari M.SE, Direktur PDAU Adang Kurniawan, SE, Ketua FKUB Dr. H. Feni Rahman, Camat Pancalang Indra Nugraha Ishak S.STP., M.Si, Kepala Desa Silebu Asep Yusuf Hamdani S.Sos, serta warga Desa Silebu. . Dalam sambutannya, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung menyampaikan bahwa kegiatan Tarawih Keliling bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kebersamaan antara ulama, umaro, dan masyarakat. . “Malam ini kita tidak sekadar melaksanakan salat tarawih. Kita sedang meneguhkan kembali ikatan antara ulama, umaro, dan umat. Sebuah simpul kebersamaan yang sejak dahulu menjadi kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang beradab,” ujarnya. . Menurutnya, Tarawih Keliling merupakan perjalanan batin untuk memaknai nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah. . Ia menegaskan bahwa Ramadan mengajarkan manusia untuk mengendalikan diri, sebagaimana puasa melatih umat menahan hawa nafsu. Nilai tersebut, kata dia, juga relevan dalam proses pembangunan daerah yang membutuhkan kesabaran, kebersamaan, serta konsistensi dalam berikhtiar. . “Perubahan besar selalu dimulai dari pengendalian diri. Begitu pula pembangunan daerah, membutuhkan kesabaran, kebersamaan, dan istiqomah dalam setiap langkah,” ungkapnya. . Dandim juga menekankan bahwa kemajuan Kabupaten Kuningan tidak hanya lahir dari kebijakan di tingkat kabupaten, melainkan tumbuh dari dinamika kehidupan masyarakat di desa dan kecamatan. . Oleh karena itu, ia mengingatkan agar pemanfaatan anggaran desa selaras dengan visi pembangunan daerah, di antaranya melalui penguatan ekonomi masyarakat desa, penanganan kemiskinan berbasis komunitas, pengelolaan lingkungan dan sampah secara berkelanjutan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kehidupan keagamaan masyarakat. . “Pembangunan harus menjaga keseimbangan antara kemajuan dan kelestarian alam,” tambahnya. . Dalam rangkaian kegiatan tersebut, sekitar pukul 20.30 WIB, Dandim 0615/Kuningan yang didampingi Camat Pancalang meninjau kegiatan donor darah yang digelar di Aula Balai Desa Silebu. . Safari Ramadhan atau Tarawih Keliling ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Kuningan setiap bulan suci Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat di tingkat desa. . Selain melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai media penyampaian program pembangunan daerah serta pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat. . Selama kegiatan berlangsung, acara berjalan tertib, lancar, dan aman dengan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. (Asep Rusliman)

CIREBON,Bidik-kasusnews.com,.Polsek Gebang, Polresta Cirebon, kembali menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) pada Sabtu malam (4/4/2026)dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kegiatan yang merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Gebang, AKP Wawan Hermawan. Operasi dilakukan sebagai tindak lanjut perintah pimpinan guna menciptakan rasa tertib dan aman di tengah masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan. Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan razia minuman keras, tetapi juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti aksi geng motor dan tawuran remaja. Sejumlah warung yang diduga menjual minuman keras di wilayah Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, menjadi sasaran dalam operasi tersebut. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan sebanyak 133 botol minuman keras jenis ciu serta dua botol minuman keras pabrikan dari salah satu warung penjual miras. Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Gebang untuk proses lebih lanjut. Pihak kepolisian menegaskan bahwa operasi pekat akan terus dilakukan secara rutin sebagai upaya menekan peredaran minuman keras ilegal serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Polsek Gebang juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas. (Asep Rusliman)

KOTA CIREBON,Bidik-kasusnews.com,. (Kamis, 5/3/2026) – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si didampingi Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom beserta jajaran Forkopimda melaksanakan kegiatan monitoring ketersediaan dan distribusi kebutuhan pokok pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M di wilayah Kota Cirebon. Kegiatan monitoring tersebut diawali dengan titik start dari Balai Kota Cirebon, Kelurahan Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan. Selanjutnya rombongan menuju beberapa titik pemantauan diantaranya Pasar Jagasatru, kemudian meninjau ketersediaan BBM di SPBU yang berada di Jalan Brigjend Darsono By Pass, serta melakukan pengecekan di salah satu supermarket ternama di Kota Cirebon. Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman serta harga-harga di pasaran tetap stabil menjelang dan selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. Selain itu, pengecekan juga difokuskan pada distribusi barang agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Cirebon bersama jajaran Forkopimda juga memastikan bahwa stok bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya tersedia dalam jumlah yang cukup di pasaran. Sementara itu, pengecekan di SPBU dilakukan guna memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat tetap dalam kondisi aman serta distribusinya berjalan lancar menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok dan BBM di wilayah Kota Cirebon dapat tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman. Pada kesempatan tersebut, Dandim 0614/Kota Cirebon menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung upaya pemerintah daerah dalam memastikan distribusi bahan pokok dan BBM berjalan lancar serta aman. “Kami bersama Forkopimda turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan BBM di wilayah Kota Cirebon dalam kondisi aman. Dengan adanya pengecekan ini diharapkan harga tetap stabil dan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan serta menyambut Idul Fitri dengan tenang,” ujar Dandim 0614/Kota Cirebon. (pendim0614)* (Asep Rusliman)

INDRAMAYU Bidik-kasusnews.com,.Menjelang ritual tahunan arus mudik Lebaran yang kian di depan mata, Polres Indramayu Polda Jabar bergerak cepat melakukan sejumlah langkah, salah satunya memastikan jalur arteri Pantura, yang selama ini menjadi urat nadi bagi pemudik, benar-benar siap dan aman untuk dilintasi. . Langkah antisipatif ini dilakukan bukan tanpa alasan. Sebagai jalur legendaris yang selalu menjadi tumpuan utama kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah, kesiapan infrastruktur dan fasilitas penunjang di sepanjang jalan raya Indramayu menjadi kunci utama demi menjamin kenyamanan masyarakat saat pulang ke kampung halaman nanti. . Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. memimpin langsung pengecekan kesiapan infrastruktur jalan dan fasilitas penunjang di sepanjang jalur arteri pantura Kabupaten Indramayu, Selasa (3/3/2026) kemarin. . Langkah cepat ini diambil untuk memastikan jalur utama siap menampung lonjakan kendaraan saat arus mudik nanti. . Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh Wakapolres Indramayu Kompol Tahir Muhiddin, S.E., S.I.K., M.M., CPHR. serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Indramayu. Para Kapolsek di wilayah pun turut mendampingi, di antaranya Kapolsek Lohbener Kompol Ginting Sumantri, S.H., dan Kapolsek Losarang AKP Suhendi, S.H., M.H., serta Kapolsek Sukra IPTU Andi Supriyatna. . “Tidak hanya memantau kondisi jalan raya, bapak Kapolres meninjau beberapa titik strategis yang akan menjadi tumpuan pelayanan. Di antaranya adalah Pos Pam Lingkar Lohbener serta Pos Terpadu UPPKB Losarang. Di lokasi tersebut, Kapolres disambut langsung oleh Korsatpel UPPKB Losarang, Mardian Hidrayanto,” kata Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, Rabu (4/3/2026. . Peninjauan pun berlanjut ke lokasi lainnya seperti Pos Pam Jembatan Sewo, hingga Pos Pam Masjid Jami Miftahul Huda di wilayah Kecamatan Lohbener yang disiapkan secara khusus untuk melayani masyarakat. Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menegaskan salah satu fokus utama pihak kepolisian adalah mengantisipasi faktor kelelahan yang sering melanda pemudik di jalur Pantura. Menurutnya, kelelahan fisik adalah pemicu utama kecelakaan lalu lintas. Sebagai solusinya, pihak kepolisian telah menyiapkan rest area yang terintegrasi dengan sejumlah masjid dan pos pengamanan yang nyaman di sepanjang jalur arteri pantura. . AKP Tarno menghimbau agar para pemudik yang merasa lelah akibat kemacetan tidak memaksakan diri dan segera beristirahat sejenak agar kondisi fisik kembali bugar sebelum melanjutkan perjalanan. . Dengan kesiapan infrastruktur dan keberadaan pos pelayanan yang tersebar luas, Polres Indramayu berkomitmen memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin merayakan hari kemenangan di kampung halaman. . “Kami ingin memastikan masyarakat merasa nyaman dan terlindungi selama dalam perjalanan,” pungkas AKP Tarno. (Asep Rusliman)

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota telah mengungkap kasus perundungan yang terjadi di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kelurahan Kecapi, Kota Cirebon. Kasus ini mencuat setelah viral di media sosial dan menimbulkan keprihatinan masyarakat terhadap keamanan dan kenyamanan anak di lingkungan sekolah. . Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga anak yang diduga sebagai pelaku perundungan. Selain itu, pihaknya juga telah memeriksa orang tua dari siswa yang menjadi korban, serta guru-guru yang mengetahui kejadian tersebut. “Kami sudah periksa anak-anak yang diduga merundung, termasuk orang tua siswa dan guru. Mudah-mudahan proses penanganannya dapat berjalan dengan baik dan sesuai prosedur,” ujarnya, Rabu (4/3/2026). . Menurut AKBP Eko, proses hukum terhadap anak di bawah umur yang terlibat dalam kasus ini mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak. Ia menegaskan bahwa prioritas utama dalam penanganan adalah pembinaan, namun proses pidana tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. “Ini prosesnya masih panjang. Kami perlu mempertimbangkan juga dari Bapas dan Dinas Sosial. Jadi, tidak bisa langsung diputuskan, tetapi kami akan melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional dan terbuka,” terangnya. . Selain penanganan kasus pidana, Polres Cirebon Kota juga menurunkan tim kesehatan untuk melakukan trauma healing kepada korban perundungan agar proses pemulihan secara psikologis berjalan optimal. . Di tempat berbeda, Kepala Sekolah SMPN Kecapi, Euis Sulastri, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah melakukan pertemuan dan pembinaan dengan orang tua kedua belah pihak, baik korban maupun pelaku. “Pertemuan orang tua sudah kami lakukan sejak kasus ini mencuat. Saat ini, kami sedang menunggu hasil dari pihak kepolisian terkait proses hukum yang sedang berjalan,” katanya. . Euis menambahkan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Ia juga berharap, proses hukum dapat berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi semua pihak. . Kasus perundungan ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian, sekolah, dan masyarakat, sebagai pengingat pentingnya perlindungan dan pendidikan karakter anak-anak di lingkungan sekolah. Polres Cirebon Kota berjanji akan terus melakukan penanganan secara profesional dan humanis demi menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA Bidik-kasusnews.com,. Di tengah hamparan perkampungan yang tenang, haru dan rasa syukur menyatu dalam peresmian renovasi empat Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) oleh Polres Majalengka, Polda Jawa Barat, Rabu (4/3/2026). . Program bertajuk ‘Polres Majalengka Bersama Membangun Negeri, Polri untuk Masyarakat Sauyunan Jaga Lembur; ini menjadi simbol nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan warga. . Peresmian dilakukan langsung Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, didampingi para Pejabat Utama (PJU), anggota kepolisian, serta masyarakat setempat. . Kehadiran jajaran kepolisian di tengah warga bukan sekadar formalitas, tetapi penegasan bahwa Polri hadir sebagai pelindung sekaligus mitra masyarakat. . Empat rumah yang kini berdiri lebih layak dan kokoh tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Majalengka. Rumah milik Ibu Naah di Desa Rajagaluh Lor, Kecamatan Rajagaluh, menjadi salah satu titik yang diresmikan. . Begitu pula rumah Bapak Juhro di Desa Pakubeureum, Kecamatan Kertajati, rumah Bapak Rastawi di Desa Buntu, Kecamatan Ligung, serta rumah Ibu Sarti di Desa Surawangi, Kecamatan Jatiwangi. . Dinding yang dulu rapuh kini berganti tembok kokoh. Atap yang semula bocor kini melindungi keluarga dari terik dan hujan, program Rutilahu Polres Majalengka ini menjadi jawaban atas kebutuhan dasar warga akan hunian yang aman dan sehat. Dalam sambutannya, AKBP Rita Suwadi menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat. . “Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan siap membantu. Inilah wujud nyata Polri untuk masyarakat, sauyunan jaga lembur,” ujarnya. . Menurutnya, program Rutilahu ini juga menjadi momentum memperkuat budaya gotong royong dan kebersamaan dalam membangun lingkungan yang lebih baik. . “Sinergi antara Polri dan masyarakat dinilai penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Majalengka,” ungkap AKBP Rita Suwadi. . Warga penerima bantuan pun tak mampu menyembunyikan rasa syukur. Bantuan tersebut bukan hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi keluarga mereka. . Melalui program Rutilahu ini, Polres Majalengka menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus mempererat hubungan emosional antara aparat kepolisian dan warga. . Program Rutilahu ini sebuah langkah konkret bahwa Polri untuk masyarakat bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata di lapangan. (Asep Rusliman)

Kota Cirebon,Bidik-kasusnews.com,.(Sabtu, 4/4/2026), – Aparat berhasil menggagalkan transaksi jual beli narkotika jenis tembakau sintetis (sinte) seberat 15,30 gram dalam operasi yang dilakukan pada Jumat malam (03/04/2026) di kawasan Taman Jalan Harapan Perintis, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Penangkapan dilakukan oleh anggota Unit Intel Kodim 0614/Kota Cirebon terhadap seorang pria berinisial Sdr.( R )alias Debleng yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis tembakau sintetis yang siap edar. Penangkapan bermula sekitar pukul 20.00 WIB, ketika tim Unit Intel Kodim 0614/Kota Cirebon menerima informasi dari jaringan intelijen bahwa akan terjadi transaksi jual beli tembakau sintetis di sekitar Taman Jalan Harapan Perintis, Kecamatan Kesambi. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Unit Intel segera melakukan pemetaan (mapping) dan pemantauan di lokasi yang diduga akan menjadi tempat transaksi. Tidak lama kemudian, terduga pelaku ( R ) alias Debleng datang ke lokasi untuk melaksanakan transaksi. Saat akan diamankan oleh petugas, pelaku sempat berusaha melarikan diri sehingga terjadi pengejaran. Namun pelaku berhasil diamankan oleh anggota Unit Intel Kodim 0614/Kota Cirebon tanpa perlawanan berarti. Dari hasil penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain: Tembakau sintetis (sinte) seberat 15,30 gram 1 unit vape (rokok elektrik) Uang tunai sebesar Rp 30.000 Rokok Neslite 2 batang 3 bungkus rokok merek Sayapmas, Sampoerna Mild, dan Magnum Diketahui bahwa pelaku sebelumnya sudah masuk dalam Target Operasi (TO) aparat. Setelah dilakukan penangkapan dan interogasi awal, pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan kepada Sat Res Narkoba Polres Cirebon Kota untuk proses hukum lebih lanjut. Pihak aparat menegaskan akan terus melakukan penindakan terhadap peredaran narkotika di wilayah Kota Cirebon guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Saat dihubungi oleh media, Dandim 0614 Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han. menyampaikan bahwa keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil kerja sama dan informasi dari masyarakat serta jaringan intelijen di lapangan. Beliau menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen membantu aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika, khususnya di wilayah Kota Cirebon. “Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika di wilayah Kota Cirebon. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan wilayah serta melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungan sekitarnya,” ujar Dandim 0614/Kota Cirebon. Beliau juga menambahkan bahwa sinergitas antara TNI dan masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. (Asep Rusliman)