Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan Police Goes To School Polresta Cirebon di Pondok Pesantren Manbaul Falah Desa Babakan Kec. Ciwaringin Kab. Cirebon, Jumat (10/10/2025). Kegiatan untuk mengedukasi santri Pondok Pesantren Manbaul Falah Babakan dalam mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sehingga terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Wilayah Hukum Polresta Cirebon. Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan, Polresta Cirebon berelililng tidak hanya ke Ponpes tapi ke sekolah – sekolah umum untuk memastikan anak – anak generasi penerus bangsa lancar dalam meraih Cita – Citanya. Pihaknya mengingatkan untuk meraih cita – citanya, anak – anak harus mau belajar, berusaha dengan baik, berperilaku yang baik, tidak melanggar aturan dan yang paling utama minta restu dari Orangtua. “Anak – anak sekalian Indonesia itu kaya dan merdeka ada contohnya negara seperti Palestina disana mau makan dan minum susah maka dari itu kita patut bersyukur diberikan segala kemudahan dengan cara belajar dengan baik jauhi hal yang dilarang dan gapai cita – cita yang di inginkan,” katanya. Ia mengajak kaum perempuan harus mandiri dan jangan murahan jauhi hal seksual sebelum menikah karena banyak di media sosial beredar foto dan video tidak senonoh karena perempuan ini tertipu oleh Pelaku atau pacarnya maka dari itu tolong anak – anak perempuan jangan mudah tertipu. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kab. Cirebon TEGUH RUSDIANA MERDEKA, S.H., menyampaikan, kehadirannya kali ini diajak oleh Kapolresta Cirebon untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan santri Pondok Pesantren Manbaul Falah. Ia mengaku bangga terhadap Polresta Cirebon karena rutin bersilaturahmi di pelosok – pelosok kabupaten Cirebon salah satunya di Pondok Pesantren Manbaul Falah. “Arahan yang disampaikan ibu Kapolresta Cirebon dan jajarannya harus selalu diingat oleh para santri Pondok Pesantren Manbaul Falah karena sangat penting sebagai bekal untuk meraih cita-cita di masa depan serta terhindar dari hal-hal tidak diinginkan,” pungkasnya. (Asep Rusliman)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Majalengka melaksanakan kegiatan Penegakan, Ketertiban, dan Disiplin (Gaktiblin) terhadap personel dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes) Polres Majalengka, Jumat (10/10/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Majalengka, IPTU Yudhi Simanjuntak, bersama sejumlah anggota Propam. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kelengkapan administrasi pribadi seperti KTP, KTA, SIM dinas dan umum, hingga penampilan serta kerapihan seragam dinas anggota. IPTU Yudhi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya internal Polri untuk menjaga disiplin dan profesionalisme anggota, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Gaktiblin ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi sebagai bentuk pengawasan internal agar setiap anggota tetap disiplin dan menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat,” ujar IPTU Yudhi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar anggota Sie Dokkes telah memenuhi standar kedisiplinan dan administrasi. Namun, bagi anggota yang ditemukan belum lengkap atau tidak sesuai, diberikan arahan dan teguran untuk segera melakukan perbaikan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang dilakukan Sie Propam guna memastikan seluruh personel Polres Majalengka senantiasa berada dalam kondisi siap tugas serta menjaga citra positif institusi Polri di mata publik. (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon mengamankan 3 pengedar obat keras terbatas (OKT) tanpa izin resmi berinisial KR (25), JU (30) dan DP (26). Kedua pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda, yakni wilayah Kecamatan Sumber, Kecamatan Arjawinangun, dan Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon pada Senin (6/10/2025). Petugas pun berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan ketiganya yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Diantaranya, 2644 butir Trihex, 617 butir Tramadol, 3 handphone, sepeda motor, uang tunai diduga hasil penjualan OKT senilai Rp 16,6 juta, dan lainnya. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiganya dijerat Pasal 435 Juncto Pasal 138 UU RI Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara,” kata Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Rabu (8/10/2025). Ia mengatakan, hingga kini keduanya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolresta Cirebon. Namun, dari hasil pemeriksaan sementara dipastikan ketiganya tidak saling berkaitan karena beroperasi masing-masing di wilayah berbeda. Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya termasuk OKT di wilayah Kabupaten Cirebon. “Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan yang mengganggu situasi kamtibmas melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497. Dipastikan setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti secepatnya,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Dalam rangka meningkatkan motivasi kerja dan memperkuat sinergitas antara Polri dan pemerintah desa, Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan Apel Jam Pimpinan sekaligus Pemberian Penghargaan kepada Anggota Polri Polresta Cirebon yang Berprestasi serta Desa Presisi Terbaik di Wilayah Hukum Polresta Cirebon, Kabupaten Cirebon, Senin (7/7/2025) di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., serta diikuti oleh para pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, perwira, ASN, dan seluruh personel Polresta Cirebon. Dalam kesempatan tersebut, penghargaan diberikan kepada: 1. AKP Abdul Majid, S.H., Kapolsek Pangenan Polresta Cirebon — atas prestasi dan dedikasinya dalam pelaksanaan tugas kepolisian. 2. Kuwu Desa Ciawigajah, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Bapak Nunung Nurhadi — sebagai penerima penghargaan Desa Presisi Terbaik. Dalam amanatnya, Kapolresta Cirebon menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dedikasi anggota Polri yang berprestasi sekaligus dapat menjadi contoh positif bagi seluruh personel Polresta Cirebon agar terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam melayani masyarakat, serta mengapresiasi pemerintah desa yang telah mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayahnya. “Hari ini kita melaksanakan pemberian penghargaan kepada anggota Polri yang berprestasi serta penghargaan kepada Kuwu yang berhasil mengelola Desa Presisi. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar seluruh personel dan perangkat desa terus berinovasi serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Sumarni. Ia menegaskan bahwa penghargaan kepada desa diberikan kepada desa yang berhasil menjaga kebersihan, keamanan, serta terbebas dari peredaran minuman keras dan narkoba. “Kami berharap para Kuwu dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Kehadiran Polri harus dirasakan masyarakat melalui pelayanan, pembinaan, dan tindakan preventif di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” lanjutnya. Kapolresta juga menekankan pentingnya sinergi dalam memelihara kamtibmas dan mendukung program Asta Cita pemerintah, seperti swasembada jagung pipil, program makan bergizi gratis, dan distribusi beras SPHP. Ia mengingatkan agar setiap pelaksanaan kegiatan di SPPG makan bergizi gratis dicek sesuai SOP (standar operasional prosedur) serta melibatkan Dokes Polresta Cirebon untuk memastikan kelayakan makanan bergizi bagi penerima manfaat. Selain itu, Kapolresta Cirebon juga menegaskan agar seluruh personel meningkatkan kegiatan preventif, patroli dialogis di wilayah rawan kejahatan, serta aktif memberikan penyuluhan di sekolah-sekolah untuk mencegah kenakalan remaja dan tindak kekerasan. Sementara itu, Kuwu Desa Ciawigajah, Bapak Nunung Nurhadi, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Polresta Cirebon. “Penghargaan ini merupakan anugerah dan kebanggaan bagi kami. Desa Presisi menjadi terobosan luar biasa yang mendorong desa-desa di Kabupaten Cirebon untuk lebih maju, mandiri, dan berdaya, terutama dalam menjaga kamtibmas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, program Desa Presisi telah memberikan banyak pembelajaran penting bagi pemerintahan desa, khususnya dalam upaya menjaga ketertiban, ketahanan pangan, pengembangan UMKM, serta kebersihan lingkungan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kapolresta Cirebon atas inovasi ini. Melalui program Desa Presisi, kami merasakan betul bahwa Polri hadir dan menjadi bagian dari masyarakat. Semoga Polresta Cirebon semakin dekat di hati masyarakat,” tuturnya. Kuwu Nunung juga mengajak seluruh kepala desa di Kabupaten Cirebon untuk terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban sebagai modal utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing. Dengan keamanan dan ketertiban yang terjaga, persatuan dan kesejahteraan masyarakat akan terwujud,” pungkasnya. Kegiatan apel dan pemberian penghargaan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama serta ucapan selamat dari Kapolresta Cirebon kepada para penerima penghargaan. (Asep Rusliman)
SUKABUMi-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra,S.Pd, menegaskan tidak ada larangan bagi setiap individu untuk mengekspresikan ide, gagasan, kritik dan saran lewat media sosial. Namun dengan catatan harus disampaikan dengan cara santun dan bijaksana. Karena jika dengan sengaja menyebarkan informasi tanpa didukung data-data valid, ”Sekali lagi saya tegaskan, warga harus lebih bijak dalam bermedia sosial, jangan sampai merugikan diri sendiri dan orang lain. Karena semua memiliki dampak hukum bagi setiap pelakunya,” kata Iptu Ade, selasa (7/10/2025). Dia menambahkan, peristiwa yang dialami keluarga mulyadi warga Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi siappun. Alih-alih terkenal, pelaku malah terancam dijerat Pasal 27 ayat (1) UU 1/2024 tentang Undang-undang ITE. “Ada konsekuensi hukum bagi setiap pelanggar,” ujarnya. Kanit Reskrim Polsek Surade Aipda Rijal, orang paling sibuk melakukan rekonsiliasi antara kedua belah pihak saat kasus Salsabila mencuat di Medsos. Betapa tidak Aipda Rijal berusaha mempertemukan antara pihak pengadu Yayasan Gunung Gede Bersahaja dan pihak teradu Nurhayati Dewi. ”Kami sangat mengapresiasi langkah kepolisian yang bergerak cepat mempertemukan ke dua belah pihak sehingga masalah tersebut bisa diselesaikan dengan baik dan tidak berlarut-larut,” kata seorang warga. Ketua Yayasan Gunung Gede Bersahaja, Bambang Jatnika Baroy, menuturkan laporan pengaduan dilakukan karena selama ini gempuran dari kira dan kanan serta atas dan bawah selalu dibiarkan tanpa ada sanggahan apalagi perlawanan. ”Cukup kami berdiam diri selama ini. Dengan pelaporan ini kami sekarang akan melawan segala jenis informasi yang menyesatkan dan berbau hoax karena merugikan nama baik yayasan,” tegasnya. (Dicky)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) tetap kondusif, Sat Samapta Polres Majalengka kembali menggelar kegiatan Patroli Perintis Presisi di wilayah hukumnya pada Senin malam, (06/10/2025). Patroli yang dilaksanakan oleh personel Sat Samapta ini menyasar lokasi-lokasi rawan gangguan kamtibmas, termasuk daerah yang kerap menjadi titik kumpul remaja, jalur sepi, hingga kawasan pemukiman dan pusat keramaian masyarakat. Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif Polres Majalengka dalam mencegah berbagai tindak kejahatan, khususnya C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), aksi tawuran antar remaja, konvoi geng motor, serta potensi kriminalitas malam hari lainnya. Dalam pelaksanaannya, petugas juga melakukan dialog dengan masyarakat, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta mengajak warga untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Warga yang kedapatan nongkrong hingga larut malam juga diberikan teguran secara humanis. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Samapta AKP Adam Rohmat Hidayat, S.H., M.H. menjelaskan bahwa Patroli Perintis Presisi merupakan program prioritas yang terus ditingkatkan demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. “Kami akan terus hadir di tengah masyarakat melalui patroli dialogis ini. Tujuannya adalah memberikan perlindungan, mengantisipasi gangguan keamanan, dan meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan,” ujarnya Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa lebih tenang dan terlindungi dengan kehadiran polisi di jam-jam rawan. Dengan terus digalakannya Patroli Perintis Presisi ini, Polres Majalengka berharap dapat mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari gangguan kriminalitas, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan, jajaran Polresta Cirebon berikan Surprise Pemberian Tumpeng dan Kue dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 Tahun 2025, pada Minggu (5/10/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H., dan diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, serta personel dari berbagai satuan fungsi. Adapun lokasi yang dikunjungi dalam kegiatan tersebut antara lain Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Korem 063/SGJ, Yon Arhanud 14/PWY, Lanal Cirebon, Lanud Sugiri Sukani, Denpom III/3 Cirebon, serta Koramil jajaran Kodim 0620/Kabupaten Cirebon. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni beserta rombongan PJU Polresta Cirebon menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-80 kepada seluruh jajaran TNI. “Atas nama keluarga besar Polresta Cirebon, kami mengucapkan Dirgahayu TNI ke-80 semoga TNI semakin Prima, TNI semakin dekat dengan Rakyat, untuk Indonesia Maju”. ucap Kapolresta Cirebon. Melalui momentum ini, diharapkan sinergitas TNI–Polri di wilayah hukum Polresta Cirebon akan terus terpelihara dengan baik, guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta mewujudkan masyarakat Cirebon yang aman dan harmonis. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kapolsek Surade Polres Sukabumi, Iptu Ade Hendra, S.Pd menegaskan bahwa sinergi dan solidaritas antara TNI dan Polri adalah kunci menjaga stabilitas keamanan dan keutuhan bangsa. Hal itu disampaikannya saat memimpin kegiatan “Surprise Party Ucapan HUT TNI” di Markas Koramil 0622-14 Surade, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/10/2025). “Kami berharap kebersamaan ini terus terjalin erat. Sinergi TNI dan Polri sangat penting dalam menjaga kedaulatan negara serta memperkuat koordinasi di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap Iptu Ade Hendra. Kegiatan tersebut disambut hangat oleh Sersan Mayor Entang Suhendar yang mewakili Danramil Surade, Kapten Infanteri Didik, beserta anggota lainnya. Sebanyak empat personel dari Polsek Surade turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan tersebut. Acara diawali dengan penyerahan kue ulang tahun dari Kapolsek Surade kepada Sersan Mayor Entang Suhendar sebagai simbol ucapan selamat HUT TNI ke-80. Menurut Kapolsek, kegiatan sederhana namun penuh makna ini menjadi momentum untuk terus mempererat komunikasi dan kolaborasi antara TNI dan Polri di lapangan. “Dengan kebersamaan, kita bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tambahnya. Kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh kehangatan hingga rombongan Polsek Surade meninggalkan lokasi dengan situasi tetap kondusif. (Dicky)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Majalengka melaksanakan Apel Kesiapan Pengamanan Weekend yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Rudy Sudaryono, S.I.K., M.M., bertempat di Mapolres Majalengka pada Sabtu (4/10/2025). Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Rudy Sudaryono, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa apel kesiapan ini merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh personel siap dalam memberikan pelayanan, pengaturan, penjagaan, dan pengamanan arus lalu lintas khususnya pada akhir pekan. “Kegiatan apel kesiapan ini bertujuan untuk memantapkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi dinamika lalu lintas pada akhir pekan, sekaligus menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Majalengka,” ujar AKP Rudy Sudaryono. Dalam kegiatan apel tersebut, dilakukan pengecekan kelengkapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta arahan terkait strategi pengamanan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan. Seluruh rangkaian kegiatan apel kesiapan pengamanan weekend berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. (Asep.R)
CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Polresta Cirebon terus menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda. Pada Kamis (2/10/2025) malam, jajaran Polresta Cirebon menggelar Ceramah Kamtibmas dan Kesadaran Hukum di Pondok Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., dan dihadiri oleh sekitar 800 santri dan santriwati, beserta dewan pengasuh Ponpes Assalafie. Kehadiran jajaran Polresta Cirebon di pesantren besar ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia yang tangguh, berkarakter, disiplin, dan taat hukum. Turut hadir jajaran pejabat utama Polresta Cirebon, antara lain Kasat Lantas Kompol Mangku Anom Sutresno, Kasat Narkoba AKP Heri Nurcahyo, Kasat Binmas AKP Marjoko, Kapolsek Ciwaringin AKP Sri Nuryati, Kasi Propam IPTU Enjay Sonjaya, Kasiwas IPTU Endang Widianti, Kasi Humas IPDA Ivan Arief Munandar, serta Kanit PPA Satreskrim IPDA Sri Muyanti. Dari pihak pesantren, hadir pula KH. Azka Hammam Syaerozi, Lc., KH. Yasyif Maemun Syaerozi, KH. Aziz Hakim Syaerozi, S.Fil., KH. Abdul Muiz Syaerozi, M.H.I., Dr. KH. Arwani Syaerozi, MA., dan jajaran pengasuh lainnya. Dalam ceramahnya, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni menyampaikan pesan inspiratif kepada para santri untuk selalu menjaga cita-cita dan menolak segala bentuk penyimpangan. “Kami ingin kalian menggantungkan cita-cita setinggi langit. Jadilah orang-orang hebat yang bermanfaat bagi bangsa. Tapi ingat, jangan pernah dekat-dekat dengan narkoba, jauhi kekerasan, dan jaga harga diri kalian,” tegas Kapolresta Cirebon. Ia juga menyinggung pentingnya menjaga persatuan bangsa dalam keberagaman. “Kita harus berbangga menjadi bangsa Indonesia. Dari berbagai suku, budaya, dan bahasa, kita tetap bersatu. Anak-anakku sekalian, tugas kalian adalah menjaga persatuan ini, belajar dengan tekun, dan selalu taat hukum,” tambahnya. Kapolresta Cirebon menambahkan masa depan pasti banyak hal – hal yang sulit maka dari itu anak – anak siapkan dari sedini mungkin. Hal yang paling utama yang tidak bisa digantikan yaitu pangan. “Anak – anak sekalian ingat pertahankan pertanian kita salah satunya dengan mempertahankan lahan pertanian kita,” ujarnya. Kapolresta juga mengingatkan santri sebagai generasi muda harus memiliki filter digital yang kuat agar mewaspadai ancaman hoaks, ujaran kebencian, dan paham radikalisme yang menyebar melalui perkembangan teknologi digital. “Santri harus cerdas digital jangan sembarangan membagikan foto pribadi yang bisa disalahgunakan. Gunakan media sosial secara bijak, jangan ikut menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian. Anak-anak sekalian, masa depan ada di tangan kalian,” pesannya. Kasat Narkoba AKP Heri Nurcahyo menegaskan bahwa narkoba adalah ancaman serius bagi generasi muda. “Banyak bangsa besar hancur karena narkoba, seperti Cina yang dijajah melalui Opium dan Amerika yang banyak wilayahnya rusak karena narkoba. Itu pelajaran bagi kita semua,” katanya. Ia menjelaskan bahwa narkoba kini beredar dalam berbagai bentuk yang menipu. “Jangan terkecoh, sekarang narkoba ada yang berbentuk kue, permen, keripik pisang, bahkan liquid vape. Semua itu menipu, dan yang pertama kali rusak adalah otak. Jadi, tolong jangan pernah mau jika ada yang menawarkan,” ujarnya tegas. Kanit PPA Satreskrim Polresta Cirebon, IPDA Sri Muyanti, S.H., memberikan pemahaman tentang bahaya bullying dan kekerasan seksual. “Bullying itu perilaku agresif yang dilakukan berulang kali baik fisik, psikis, maupun seksual. Ini dilarang undang-undang dan pelakunya bisa dipidana,” jelasnya. Ia mengingatkan agar para santri berhati-hati dalam pergaulan. “Bullying bisa merusak mental korban dan berdampak panjang. Maka anak-anakku, jangan pernah melakukan perundungan atau kekerasan. Jadilah pelindung bagi teman kalian,” pesannya. Dari sisi keselamatan jalan, Kasat Lantas Kompol Mangku Anom Sutresno menekankan pentingnya disiplin lalu lintas. “Pesan saya sederhana, selalu gunakan helm saat berkendara motor, patuhi rambu, jangan kebut-kebutan. Ingat, ketika kalian tertib berlalu lintas, bukan hanya keselamatan diri sendiri yang terjaga, tapi juga keselamatan orang lain,” ujarnya. Kegiatan ceramah kamtibmas ini berlangsung penuh antusias. Para santri mendengarkan dengan seksama, bahkan beberapa di antaranya mengajukan pertanyaan terkait narkoba dan etika pergaulan di era digital. Salah seorang santri mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Biasanya kami hanya tahu bahaya narkoba dari berita. Tapi malam ini dijelaskan langsung oleh polisi, jadi lebih paham. Saya jadi lebih semangat untuk menjaga diri dan teman-teman saya,” ungkap seorang santri. Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Assalafie, KH. AZIZ HAKIM SYAEROZI S.Fil., menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polresta Cirebon yang memberikan pengetahuan yang mungkin belum diketahui para santri. Sehingga ilmu baru yang didapatkan tersebut sangat bermanfaat untuk bekal para santri di masa depan. “Salah satunya bahaya tentang penyalahgunaan Narkoba maupun Obat – obatan terlarang sehingga para santri bisa menghindarinya karena sangat membahayakan. Oleh Karena Itu Kami atas nama Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Assalafie Mengucapkan Terimakasih sebesar besarnya kepada Polresta Cirebon,” pungkasnya. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata upaya Polresta Cirebon dalam membangun kemitraan dengan dunia pendidikan, khususnya pesantren. Adapun materi yang disampaikan antara lain Disiplin dan Keselamatan Berlalu Lintas, Bahaya penyalahgunaan narkoba, Pencegahan kenakalan remaja & bullying, Kejahatan Siber dan Etika Digital, Waspada hoaks, ujaran kebencian, dan radikalisme di media sosial, Karakter disiplin, wawasan kebangsaan, kesadaran hukum dan Bela Negara, Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pelecehan dilingkungan pendidikan, serta Kegiatan Positif dan Pengembangan Diri. Melalui kegiatan ini, Polri berharap para santri dapat tumbuh menjadi generasi emas yang cerdas, disiplin, bebas narkoba, anti bullying, dan taat hukum. “Dengan pembekalan seperti ini, kami berharap santri-santri bisa menjadi benteng bangsa, berkarakter kuat, dan siap menghadapi tantangan global di masa depan,” pungkas Kapolresta Cirebon. (Asep.R)