Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Sabtu (6/12/2025). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 136 botol miras tradisional ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 136 botol miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari wilayah Kecamatan Babakan dan Pabuaran Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 136 botol miras dari di wilayah Kecamatan Babakan dan Pabuaran, Kabupaten Cirebon. Kemudian penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Minggu (7/12/2025). Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon melalui layanan hotline 110 atau menghubungi nomor pengaduan 08112497497″ pungkasnya. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan Pengecekan Jembatan Gantung Pramuka Penghubung Provinsi Jabar dan Jateng untuk Akses Pejalan Kaki khususnya anak sekolah dan warga di Ds. Kalirahayu Kec. Losari Kab. Cirebon, Jumat (5/12/2025). Kegiatan tersebut dalam rangka mengoptimalkan peran Polri untuk membangun jembatan permanen sebagai rangkaian menjalankan program Bapak Presiden RI. Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI S.I.K.,S.H.,M.H., mengatakan, Jembatan Gantung Pramuka yang menghubungkan Desa Kali Rahayu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dengan Desa Limbangan, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, merupakan salah satu infrastruktur penting yang memudahkan aktivitas masyarakat kedua provinsi. “Pengecekan jembatan ini sebagai bagian dari program Presiden, peran Polri dalam membangun jembatan permanen, menjaga keamanan dan kelancaran infrastruktur selalu menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional” katanya. (Asep Rusliman)
Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka mendukung komitmen Pemerintah Republik Indonesia terhadap diplomasi internasional dan kontribusi nyata pada misi perdamaian dunia, Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menorehkan pencapaian penting melalui keberhasilan salah satu personelnya, Brigadir Renita, yang dipercaya untuk mengemban tugas sebagai bagian dari United Nations Peacekeeping Mission (UNPK). Sosok Polwan muda tersebut kini menjadi salah satu representasi bangsa yang membawa nama baik Polri dan Indonesia di kancah global. Video yang beredar dan menjadi sorotan publik memperlihatkan Brigadir Renita dengan penuh keyakinan serta profesionalitas memakai seragam khusus pasukan perdamaian PBB. Penampilan tersebut bukan semata simbol kebanggaan institusi, tetapi juga bukti konkret bahwa anggota Polri memiliki kapasitas, kapabilitas, dan kualifikasi yang sejajar dengan standar personel internasional. Jejak prestasi Brigadir Renita sekaligus menjawab berbagai opini publik yang kerap meremehkan latar belakang pendidikan atau jenjang kepangkatan tertentu di tubuh kepolisian. Melalui kerja keras, disiplin, serta komitmen yang kuat, ia membuktikan bahwa kualitas seorang anggota Polri ditentukan oleh dedikasi, kecakapan, dan pengabdian, bukan semata latar belakang formal. Dalam proses seleksi penugasan internasional tersebut, Brigadir Renita harus melalui tahapan penilaian yang ketat, meliputi kemampuan bahasa asing, standardisasi penggunaan peralatan operasional internasional, kesiapan fisik, pemahaman human rights law, hingga ketentuan-ketentuan operasional PBB terkait perlindungan warga sipil. Seluruh rangkaian seleksi tersebut berhasil ia capai dengan hasil memuaskan, sehingga nama Brigadir Renita ditetapkan sebagai salah satu personel Polri yang layak dan memenuhi syarat untuk bertugas di bawah payung PBB. Penugasan personel Polri dalam misi perdamaian dunia merupakan bagian dari mandat reformasi internal Polri, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, modern, dan berstandar global. Keberhasilan Brigadir Renita menjadi representasi dari arah kebijakan Polri dalam membangun citra organisasi yang profesional, humanis, serta mampu menjawab tantangan keamanan internasional secara adaptif dan berintegritas tinggi. Kapolri beserta segenap jajaran menyampaikan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Brigadir Renita yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi luar biasa. Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan institusional bagi Polri, serta menjadi contoh inspiratif bagi seluruh personel, khususnya bagi para Polwan muda yang ingin berperan aktif dalam tugas-tugas berskala global. Melalui kontribusi Brigadir Renita, Polri menegaskan kembali komitmennya untuk senantiasa hadir sebagai bagian dari komunitas internasional yang aktif mendukung perdamaian dunia, memperkuat diplomasi keamanan, serta membawa nama baik Indonesia dalam setiap penugasan. Langkah dan kiprah Brigadir Renita diharapkan menjadi motivasi bagi generasi penerus di lingkungan Polri untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjunjung tinggi etika profesi, serta memberikan yang terbaik dalam setiap amanah yang dipercayakan. Dengan demikian, keberadaan Brigadir Renita dalam penugasan internasional ini tidak hanya menjadi pencapaian personal, tetapi merupakan penegasan bahwa Polri memiliki sumber daya manusia yang berkompeten, berdaya saing global, serta siap menjadi bagian dari solusi dalam menjaga stabilitas dan perdamaian internasional. (Redaksi)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Perkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas IIA Kuningan laksanakan kegiatan pemusnahan barang hasil penggeledahan dari blok hunian warga binaan, Kamis(04/12/2025 ) Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Lapas Kuningan dalam menjaga lingkungan bebas dari barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan.Kamis (04/12 /2025). Pemusnahan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali dan disaksikan oleh seluruh jajaran. Barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil temuan dari razia rutin maupun insidental yang dilaksanakan dalam periode 1 Januari 2024 hingga 30 November 2025. Barang bukti yang dimusnahkan meliputi berbagai jenis barang terlarang seperti kabel, alat komunikasi ilegal, benda tajam rakitan serta barang-barang lain yang berpotensi disalahgunakan. Seluruh barang tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar dan dihancurkan, sesuai prosedur keamanan. Dalam keterangannya, Sukarno Ali menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari langkah tegas Lapas Kuningan dalam mencegah gangguan keamanan, sekaligus upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari halinar (handphone, pungli, dan narkoba). “Kegiatan ini menunjukkan komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Razia akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan Lapas tetap dalam kondisi aman dan terkendali. Kami mengapresiasi seluruh jajaran pengamanan yang terus bekerja dengan penuh integritas dan kewaspadaan,” ujarnya. Dengan adanya pemusnahan barang hasil penggeledahan ini, Lapas Kuningan menegaskan kembali komitmennya dalam menjalankan standar keamanan yang tinggi serta menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap kondus. (Asep Rusliman)
INDRAMAYU Bidik-kasusnews.com,.Aksi begal yang menimpa seorang remaja perempuan di Kecamatan Kandanghaur akhirnya terbongkar. Polres Indramayu Polda Jabar menangkap dua pelaku utama berikut satu penadah dalam kasus yang sempat bikin warga resah. Pengungkapan kasus ini disampaikan Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang dalam kegiatan press release di Aula Atmaniwedhana, Kamis (4/12/2025). Ia menjelaskan komplotan itu beraksi secara terang-terangan dan brutal. “Para pelaku memepet motor korban dan mengacungkan celurit berukuran sekitar 1,5 meter hingga korban terjatuh. Setelah korban tidak berdaya, pelaku membawa kabur sepeda motor korban untuk dikuasai,” jelas Kapolres. Dua pelaku yang kini meringkuk di sel tahanan adalah W alias Black (19) dan S alias Denggol (18), keduanya warga Kecamatan Bongas. Ada pula S alias Dabut (27) yang berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan. Sementara satu pelaku lain, Y alias Cungur, masih buron (DPO) dan tengah diburu polisi. Dalam komplotan ini, W alias Black bertugas menakut-nakuti korban dengan celurit, S alias Denggol membawa kabur motor korban, sedangkan Y alias Cungur menjadi joki. Motor hasil Begal itu dijual kepada penadah (DPO) seharga Rp3 juta sebelum uangnya dibagi-bagi. Polisi turut menyita barang bukti antara lain: 1 unit Honda Beat hitam (2019) 1 unit Honda Beat Deluxe biru (2023) 1 bilah celurit panjang 1,5 meter helm, pakaian pelaku, serta dokumen kendaraan (BPKB & STNK). Kapolres menegaskan pihaknya tak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. “Kami tidak akan mentolerir segala tindak kejahatan. Polisi akan bertindak tegas dan terukur terhadap para pelaku agar memberikan efek jera,” tegas AKBP Fajar Gemilang. Para pelaku dijerat Pasal 365 ayat (2) ke-1 dan ke-2 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. Untuk pelaku penadah dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara. (Asep.R)
Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. (kamis, 4/12/2025), – Personel Kodim 0614/Kota Cirebon melaksanakan pekerjaan pengerasan dan pengaspalan jalan gang sebagai bagian dari Program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Jl. Kapten Samadikun Gang 01 RT 01 RW 11, Samadikun Utara, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Pelaksanaan pengaspalan jalan gang RT 01 ini merupakan salah satu sasaran fisik pada program BSMSS tahun 2025. Program tersebut bertujuan meningkatkan sarana dan prasarana umum melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Selain pengaspalan jalan, pada BSMSS tahun ini sasaran fisik lainnya adalah perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Kel. Kesenden Kota Cirebon. Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan sehat. Kegiatan yang melibatkan personel Kodim 0614/Kota Cirebon bersama warga sekitar tersebut berlangsung dengan gotong royong dan penuh antusiasme. Pengaspalan jalan nantinya akan mempermudah akses warga dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus meningkatkan kenyamanan lingkungan. Melalui program BSMSS, Kodim 0614/Kota Cirebon terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah, khususnya pada sektor infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan rakyat. (pendim0614)* (Asep.R)
Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak serta pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Indramayu memastikan seluruh peralatan khusus (alsus) Sat Samapta dalam kondisi siap pakai. Pengecekan dilakukan di Lapangan Apel Mapolres Indramayu, Kamis (27/11/2025), dipimpin Wakapolres Indramayu KOMPOL Tahir Muhiddin, mewakili Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang. Turut hadir Kabag Ops Polres Indramayu KOMPOL Eko Susilo dan Kasat Samapta AKP Wawan, yang bersama-sama memeriksa kelayakan seluruh perlengkapan operasional Sat Samapta. Sejumlah alsus yang dicek meliputi mobil truk, mobil raisa, mobil patroli, unit Raimas roda dua, tameng Samapta, body vest, flash ball, tali Dalmas, hingga berbagai perlengkapan pendukung pengamanan lainnya. Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno menyampaikan, pengecekan ini merupakan bagian dari langkah antisipatif menghadapi agenda besar di penghujung tahun. “Pengecekan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan Polres Indramayu dalam menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu), serta pengamanan Natal dan Tahun Baru. Selain itu, kami juga memastikan kesiapan menghadapi potensi bencana alam,” ujarnya. Ia menambahkan, seluruh fasilitas pendukung harus berada dalam kondisi optimal agar anggota dapat bergerak cepat ketika dibutuhkan. “Dengan kesiapan peralatan, personel dapat bergerak cepat dan efektif saat dibutuhkan, baik dalam pengamanan kegiatan masyarakat maupun penanganan situasi darurat,” katanya. Pemeriksaan rutin ini juga menjadi momen evaluasi kesiapan perangkat operasional, sekaligus memastikan seluruh alsus tetap layak digunakan kapan pun diperlukan. (Asep.R)
Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,.(Rabu, 3/12/2025), – Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom. mendampingi Wakil Wali Kota Cirebon, Ibu Siti Farida Rosmawati, S.Pd.I secara resmi membuka kegiatan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun 2025. Kegiatan pembukaan dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Kejaksan, Jalan Kapten Samadikun, Kota Cirebon. Program BSMSS merupakan salah satu bentuk sinergi antara Pemerintah Daerah dan TNI AD dalam meningkatkan pembangunan fisik maupun nonfisik di wilayah. Kegiatan ini ditujukan untuk mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam sambutannya, Dandim 0614/Kota Cirebon menegaskan bahwa pelaksanaan BSMSS merupakan bagian dari tugas pokok TNI Angkatan Darat, khususnya yang termasuk dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP). “Kegiatan BSMSS ini merupakan salah satu tugas pokok TNI AD dalam OMSP. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata TNI kepada pemerintah daerah dan instansi terkait dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dandim. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mendorong kemajuan pembangunan di wilayah Kota Cirebon, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun kegiatan pemberdayaan. Sementara itu, Wakil Walikota Cirebon Siti Farida Rosmawati menyampaikan apresiasinya pada kegiatan BSMSS ini, serta Pemkot Cirebon akan terus memfasilitasi pelaksanaannya secara berkesinambungan. Siti Farida menjelaskan, BSMSS merupakan agenda penting yang menegaskan kembali kemanunggalan rakyat dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), sebuah sinergi yang sejalan dengan sejarah dan filosofi bahwa TNI lahir dari rahim masyarakat. “Kegiatan ini adalah sarana strategis untuk memupuk persatuan, solidaritas sosial, kekompakan, dan semangat gotong royong antara unsur Pemerintah Daerah, TNI, dan warga masyarakat. BSMSS secara konsisten berupaya mengatasi berbagai permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan,”jelasnya. Pembukaan kegiatan BSMSS tahun 2025 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Kecamatan Kejaksan dan wilayah Kota Cirebon secara umum. (pendim0614)* (Asep.R)
Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,.(Selasa, 2/12/2025), – Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus peninjauan ke dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Kodim 0614/Kota Cirebon, dalam rangka memastikan kelancaran dan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah. Kegiatan sidak ini merupakan upaya Kodim 0614/Kota Cirebon dalam mendukung penuh program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kecukupan gizi bagi masyarakat, khususnya pelajar. Dalam peninjauan tersebut, Dandim0614/Kota Cirebon memfokuskan pemeriksaan pada beberapa aspek penting guna menjaga standar kebersihan dan keamanan dalam pengolahan makanan. Adapun tiga titik perhatian utama yang menjadi sorotan Komandan Kodim 0614/kota cirebon, yaitu: Kondisi dan Ketertiban tempat penyajian makanan sebelum di distribusikan ke penerima manfaat. Beliau menekankan pentingnya kerapihan dan keteraturan dalam proses penyajian agar pelayanan terhadap penerima manfaat dapat berjalan optimal serta memenuhi standar kesehatan. Kemudian mengenai Tempat Sampah atau saluran limbah dari sisa-sisa pengolahan makanan. Beliau menegaskan bahwa kebersihan lingkungan dapur merupakan syarat utama dalam menjaga kualitas makanan yang akan disalurkan. Serta pemeriksaan juga dilakukan pada fasilitas penyimpanan bahan makanan, terutama gudang pendingin. Dandim meminta agar segera dilakukan pembersihan menyeluruh dan penerapan standar sanitasi yang lebih ketat. Letkol Arm Drajat Santoso menekankan bahwa setiap unsur yang terlibat dalam SPPG harus memiliki dedikasi tinggi dalam menjaga kualitas dan higienitas makanan. “Kita bertanggung jawab memastikan makanan bergizi yang diberikan kepada masyarakat, terutama anak-anak sekolah, aman dan layak konsumsi. Kebersihan adalah hal yang tidak bisa ditawar, dan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya. Dandim 0614/Kota Cirebon juga menginstruksikan kepada seluruh personel terkait untuk segera melakukan perbaikan dan pembenahan sesuai temuan di lapangan. Ia berharap, melalui pengawasan dan evaluasi rutin, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi para penerimanya. Dengan adanya sidak ini, Kodim 0614/Kota Cirebon menegaskan komitmennya dalam mendukung keberhasilan Program MBG serta memastikan seluruh fasilitas pendukung berada dalam kondisi terbaik demi pelayanan yang optimal kepada masyarakat. (pendim0614)* (Asep.R)
Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka menekan peredaran minuman keras (miras) ilegal di wilayah hukum Polres Cirebon Kota (Ciko), Sat Reserse Narkoba Polres Ciko melaksanakan operasi penindakan miras tanpa izin. Operasi yang dilaksanakan sekitar pukul 16.00 WIB, dilakukan sesuai dengan target operasi yang sudah direncanakan sebelumnya. Personel Unit Sat Resnarkoba bergerak menuju sejumlah lokasi target operasi terhadap penjual miras tanpa izin sehingga dapat dilakukan secara sistematis sesuai SOP. Target operasi adalah sebuah warung milik seseorang berinisial E yang berlokasi di sebuah wilayah di Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon yang diduga melakukan penjualan miras tanpa izin. Petugas pun langsung melakukan pemeriksaan di seluruh bagian warung. Hasilnya, petugas menemukan miras jenis Atlas yang disimpan pada bagian belakang warung dan dipisahkan dari barang dagangan umum sehingga langsung diamankan sebagai barang bukti. Pemeriksaan lanjutan menunjukkan adanya miras jenis Arcadia yang ditempatkan pada bagian rak tengah dan berada dalam kondisi siap diperjualbelikan. Petugas juga mencatat keberadaan miras jenis Kuda Laut yang disimpan terpisah pada rak tersendiri, sehingga langsung didokumentasikan untuk keperluan pencatatan barang bukti. Seluruh temuan tersebut kemudian dikumpulkan, disita, dan dibawa ke kantor untuk proses penanganan berikutnya. Pemilik warung kemudian dimintai keterangan awal mengenai cara memperoleh barang serta frekuensi penjualannya kepada masyarakat setempat, dimana keterangan tersebut di catat secara detail. Kemudian tim membuat berita acara dan membawa seluruh barang bukti ke kantor Sat Reserse Narkoba Polres Ciko agar proses penanganan dapat dilanjutkan sesuai ketentuan perundangan-undangan. Seluruh rangkaian kegiatan, berjalan sesuai ketentuan prosedural. Kasat Reserse Narkoba Polres Ciko, AKP Otong Jubaedi menyebut bahwa peredaran miras ilegal harus ditekan karena konsumsi minuman beralkohol yang tidak terkontrol dapat memicu keributan, kecelakaan, hingga tindakan kriminal yang merugikan masyarakat. “Sehingga kami mengimbau warga untuk tidak membeli miras tanpa izin dan segera menghubungi layanan Polisi 110 apabila mengetahui adanya kegiatan yang mencurigakan terkait peredaran miras di lingkungannya,” ujarnya. (Asep.R)