Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Majalengka melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Gabungan di wilayah hukum Polres Majalengka, pada Sabtu malam, 7 Februari 2026. Kegiatan KRYD Gabungan tersebut melibatkan personel Polres Majalengka yang dilaksanakan secara terpadu sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada malam akhir pekan dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops Polres Majalengka Kompol M. Simangunsong, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan KRYD merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menciptakan rasa aman dan nyaman. “KRYD Gabungan ini difokuskan pada pencegahan tindak kriminalitas, penyakit masyarakat, serta gangguan kamtibmas lainnya. Dengan kehadiran personel di lapangan, diharapkan situasi wilayah tetap kondusif,” jelas Kompol M. Simangunsong. Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan melalui patroli dan pemantauan di titik-titik rawan, sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Polres Majalengka berkomitmen untuk terus melaksanakan KRYD secara berkelanjutan sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Majalengka. (Asep.R)

CIREBON KOTA Bidik-kasusnews.com,.Ratusan warga terdampak banjir di Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, mendapatkan titik terang di tengah kepungan air. Pada Sabtu (7/2/2026), jajaran Polres Cirebon Kota turun langsung menyalurkan bantuan makanan di Perumahan Villa Intan, Desa Klayan, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang aktivitasnya lumpuh total. ​Atensi Langsung Kapolres ​Penyaluran bantuan ini merupakan atensi khusus dari Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. Melalui Kasat Lantas AKP Ridwan Maulana, S.H., M.H., C.PHR, pihak kepolisian menyasar warga yang paling terdampak genangan air dan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. ​Begitu petugas tiba di halaman Balai Pertemuan Kampung (Baperkam), warga yang sudah menunggu sejak pagi segera berkumpul. Petugas membagikan paket bantuan berupa. ​Snack/Makanan Ringan,Mi Instan ​Air Mineral. Bantuan ini dinilai sangat krusial mengingat banyak dapur rumah tangga warga yang terendam air sehingga tidak dapat digunakan untuk memasak. ​Suara warga di tengah genangan ​Kondisi banjir yang merendam permukiman membuat warga, terutama anak-anak dan lansia, sangat bergantung pada makanan instan. Eka, salah satu warga Perumahan Villa Intan 3, mengaku sangat terbantu dengan aksi cepat Polres Cirebon Kota. ​”Bantuan ini sangat membantu di tengah keterbatasan kami. Banjir yang berulang ini benar-benar mematikan aktivitas ekonomi keluarga,” ujar Eka. ​Ia juga berharap adanya bantuan lanjutan berupa masakan siap saji, vitamin, serta obat-obatan untuk menjaga kesehatan warga selama genangan belum surut sepenuhnya. ​Komitmen Polri hadir untuk masyarakat.Menanggapi harapan warga, AKP Ridwan Maulana menegaskan bahwa Polri akan terus memantau situasi. Desa Klayan, khususnya Villa Intan, menjadi prioritas karena banyaknya jumlah rumah yang terdampak. ​”Kami terus melakukan pemetaan wilayah dan menyiapkan tambahan logistik sesuai kebutuhan warga, mulai dari makanan siap saji hingga pakaian,” jelas AKP Ridwan. ​Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Warga diminta segera melapor kepada pihak berwenang jika membutuhkan bantuan darurat atau evakuasi lebih lanjut. (Asep.R)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perkosaan terhadap anak yang terjadi di wilayah Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka. Sabtu (07/02/2026). Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, di sebuah rumah yang beralamat di Desa Talaga Wetan, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan secara profesional dan sesuai prosedur hukum terhadap laporan dugaan tindak pidana tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, telah terjadi dugaan tindak pidana perkosaan terhadap anak di bawah umur dengan korban berinisial S.R., yang diduga dilakukan oleh tersangka berinisial J.S.,” ujar AKP Udiyanto. Lebih lanjut dijelaskan, dugaan perbuatan tersebut tidak hanya terjadi satu kali, melainkan dilakukan secara berulang sejak sekitar pertengahan Februari 2025 hingga terakhir pada 14 Januari 2026, di lokasi yang sama. Tersangka diduga melakukan perbuatannya dengan cara memanfaatkan situasi dan memberikan ancaman kepada korban agar menuruti kehendaknya. Dalam proses penyidikan, penyidik Satreskrim Polres Majalengka telah mengamankan sejumlah alat bukti, antara lain keterangan saksi, keterangan tersangka, serta hasil Visum et Repertum. Selain itu, barang bukti berupa satu stel pakaian milik korban dan satu stel pakaian milik tersangka turut diamankan guna kepentingan pembuktian. “Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 473 Ayat (2) huruf b KUHPidana Jo Pasal 415 huruf b KUHPidana, dengan ancaman hukuman sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim. Polres Majalengka menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan maksimal terhadap anak, serta mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mencurigai adanya tindak pidana, khususnya yang melibatkan anak sebagai korban. (Asep.R)

JAKARTA Bidik-kasusnews.com,. Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia. Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo. “Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi” Ujar Brigjen Langgeng. Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung. Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung. Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik. Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram. “Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog.” Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri. Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan. Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Jumat (6/2/2026). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 451 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 451 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 451 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujarnya. Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon melalui layanan hotline 110 atau menghubungi nomor pengaduan 08112497497. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” katanya. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,. Komitmen Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui Program BENGRAS (Bebas Gangguan Penglihatan Katarak). Hingga saat ini, tercatat lebih dari 600 warga Majalengka telah mendapatkan layanan operasi katarak gratis melalui program unggulan tersebut. Bupati Majalengka H. Eman Suherman menyampaikan bahwa Program BENGRAS merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan yang mengalami keterbatasan ekonomi dan gangguan penglihatan akibat katarak. “Program BENGRAS ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat Majalengka agar kembali bisa melihat dengan baik dan menjalani aktivitas secara normal. Alhamdulillah, hingga saat ini sudah lebih dari 600 warga yang berhasil menjalani operasi katarak secara gratis,” ujar Bupati saat menghadiri kegiatan operasi katarak di RSUD Cideres, Kamis (5/2/2026). Menurutnya, gangguan penglihatan akibat katarak tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada produktivitas dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Majalengka terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit dan tenaga medis, agar program ini dapat menjangkau lebih banyak warga. Ke depan, Program BENGRAS akan terus kami lanjutkan dan perluas cakupannya, sejalan dengan visi pembangunan Majalengka Langkung SAE, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Program BENGRAS mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai sangat membantu dan memberikan harapan baru bagi warga penderita katarak. Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan program ini dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di seluruh kecamatan. Sementara Direktur RSUD Cideres, dr. H. Harizal F. Harahap menyampaikan bahwa kegiatan operasi katarak gratis yang diselenggarakan RSUD Cideres merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Program BENGRAS Pemerintah Kabupaten Majalengka, sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186. “Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, RSUD Cideres melaksanakan operasi katarak gratis bagi masyarakat bekerjasama dengan Perdami dan RS Cicendo Bandung. Pada kegiatan kali ini, sebanyak 100 orang pasien telah menjalani tindakan operasi katarak,” ujar dr. Harizal. Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak agar dapat kembali beraktivitas secara normal dan meningkatkan kualitas hidup. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat yang sebelumnya mengalami keterbatasan penglihatan dapat kembali produktif. RSUD Cideres berkomitmen untuk terus mendukung program-program kesehatan Pemkab Majalengka demi terwujudnya Majalengka Langkung SAE,” tambahnya. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon berhasil mengamankankan puluhan pelajar yang tawuran di Jalan Raya Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (5/2/2026) kira-kira pukul 17.30 WIB. Mereka merupakan para pelajar dari sejumlah sekolah di wilayah Cirebon. “Kami juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 5 sepeda motor, 1 buah celurit, dan 14 handphone. Sehingga para pelajar berikut seluruh barang bukti langsung diamankan untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H. Peristiwa bermula saat Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon menerima laporan mengenai sekelompok pelajar yang terlibat tawuran di wilayah Kecamatan Plumbon. Petugas pun merespon cepat laporan tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian “Kami langsung mengejar mereka, karena beberapa di antaranya kabur ketika saat melihat kedatangan petugas Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon. Kemudian terdapat 23 pelajar yang berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mapolresta Cirebon untuk diperiksa lebih lanjut,” terangnya. Pihaknya mengimbau dan mengharapkan para kuwu, RT, RW, dan mandor agar ikut membantu mengawasi warganya, khususnya para orang tua harus lebih memperhatikan anaknya untuk tidak melakukan kegiatan yang negatif. Sehingga mengakibatkan kerugian bagi orang lain yang menjadi korban ataupun dirinya sendiri untuk masa depannya. Ia mengatakan, patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon merupakan salah satu upaya jajarannya dalam mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Dari mulai tawuran hingga aksi tindak kriminalitas lainnya dalam rangka memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon. Selain itu, patroli tersebut merupakan langkah preventif yang dilaksanakan Polresta Cirebon rutin dari mulai siang, sore, dan malam untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Diharapkan patroli tersebut dapat mencegah tindak kriminalitas di Kabupaten Cirebon. Adapun sasaran dari Tim Raimas Macan Kumbang 852 Patroli adalah geng motor, premanisme, peredaran dan penyalahgunaan narkoba maupun miras, knalpot bising, serta kejahatan jalanan lainnya yang meresahkan masyarakat. Dalam patroli tersebut, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan selalu mewaspadai setiap kejadian kriminalitas di sekitar masyarakat. Menurutnya, patroli tersebut juga merupakan respon cepat terhadap aduan masyarakat di media sosial mengenai ancaman pelaku kejahatan di wilayah Kabupaten Cirebon. Sehingga pihaknya pun melibatkan personel gabungan dari Polsek jajaran dan dibackup Satsamapta Polresta Cirebon. “Kami pastikan Polresta Cirebon dan Polsek jajaran tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas dan tindakan keras kepada para pelaku kejahatan yang melakukan aksi kriminalitas di Kabupaten Cirebon. Sehingga situasi kamtibmas juga dapat terjaga secara aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi pergaulan dan kegiatan anak-anaknya terutama pada malam hari sehingga mereka tidak terlibat perbuatan melanggar hukum. Selain itu, para orang tua juga harus menjaga anaknya dari pergaulan dan pengaruh lingkungan negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. “Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan ke Polresta Cirebon maupun Polsek jajaran. Kami memastikan setiap laporan yang diterima akan langsung ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren di wilayah hukum Polresta Cirebon, Kamis (5/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bagian dari upaya mempererat sinergitas dan soliditas antara Polri dengan tokoh agama dan pimpinan pondok pesantren. Kapolresta Cirebon didampingi Kasat Intelkam Kompol Joni Surya Nugraha, S.IP., M.H. serta Kapolsek Pangenan AKP Abdul Majid, S.H., M.H.. Kunjungan silaturahmi dilaksanakan dengan mendatangi Pondok Pesantren Al-Jauhariyah yang berlokasi di Desa Balerante, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, dan disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes KH. Muhammad Faqih Jauhar. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, menanamkan nilai kebangsaan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif. “Silaturahmi ini merupakan komitmen Polri untuk terus menjalin komunikasi dan kebersamaan dengan para ulama dan pimpinan pondok pesantren. Peran tokoh agama sangat penting dalam menjaga persatuan serta menciptakan situasi kamtibmas yang sejuk dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Imara Utama. Selanjutnya, Kapolresta Cirebon beserta rombongan melanjutkan silaturahmi ke Pondok Pesantren Gedongan yang berada di Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Kehadiran Kapolresta Cirebon disambut oleh Sesepuh Ponpes Gedongan KH. Abu Bakar Muhtarom, Ibu Nyai Raudho, serta Ustadz Abdul Muhyi. Silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kapolresta Cirebon kembali menegaskan komitmen Polri dalam membangun sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama. “Polri mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para ulama dan pimpinan pondok pesantren, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Sinergitas ini menjadi kunci dalam mewujudkan wilayah hukum Polresta Cirebon yang aman, damai, dan kondusif,” tegasnya. Selain bersilaturahmi, Kapolresta Cirebon juga menghadiri kegiatan Gedongan Bersholawat dalam rangka Haul Gedongan ke-95 yang diselenggarakan di halaman MA Mamba’ul Hikmah. Kehadiran Kapolresta Cirebon dalam kegiatan keagamaan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan religius masyarakat. Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polresta Cirebon berharap terjalin hubungan yang semakin erat dengan tokoh agama dan pimpinan pondok pesantren, serta terbangunnya sinergitas yang kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Cirebon. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Sukabumi menggelar kegiatan kurve massal serentak sebagai wujud komitmen mendukung kebersihan lingkungan dan peningkatan tata kelola objek wisata di wilayah hukumnya. Kegiatan berlangsung di Alun-alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Jumat (6/2/2026). Kurve dipimpin langsung Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian dan diikuti Pejabat Utama Polres Sukabumi, unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi, serta seluruh personel Polres Sukabumi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Jawa Barat Nomor STR/236/II/OPS.4.2./2026 tentang peningkatan kualitas pengelolaan dan kebersihan objek wisata, sekaligus mendukung hasil Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah terkait kebersihan lingkungan. Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian menegaskan bahwa Polres tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif mendorong kepedulian terhadap lingkungan. “Polres Sukabumi berkomitmen hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga berkontribusi menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, khususnya di kawasan wisata,” ujarnya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh sekaligus memotivasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. “Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan meningkatkan minat kunjungan wisatawan ke Sukabumi,” tambahnya. Polres Sukabumi memastikan kegiatan serupa akan terus didorong sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah serta upaya mewujudkan Sukabumi yang bersih, aman, dan memiliki daya tarik wisata. (Dicky)

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,. Menjelang bulan suci Ramadhan, Tim Satgas Pangan Kota Cirebon melakukan pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional, Kamis (5/2/26). Kegiatan ini melibatkan Satuan Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Cirebon Kota, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, serta Perum Bulog. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana, Wakil Kepala Cabang Bulog, Sandi, Kepala DKP3 Kota Cirebon Sdri. Elmi Masruroh, Kabid DKP3, Didi, serta Kabid DKUKMPP, Fajar. Pengecekan dilakukan di dua lokasi, yakni Pasar Pagi dan Pasar Sentral Jagasatru, Kota Cirebon. Tim secara langsung memantau aktivitas perdagangan sekaligus berdialog dengan para pedagang terkait kondisi stok dan harga bahan pokok. Sebanyak 14 komoditas bahan pokok menjadi fokus pengecekan, di antaranya beras, daging sapi, daging ayam, telur, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, hingga bahan pokok lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Adam Gana mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat menjelang Ramadhan. “Dari hasil pengecekan di lapangan, kami pastikan stok bahan pokok dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan. Harga juga masih relatif stabil dan terjangkau,” ujar AKP Adam Gana. Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Cirebon, Elmi Masruroh, menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kota Cirebon dipastikan mencukupi hingga bulan Ramadhan mendatang. “Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan hari ini, stok bahan pokok di pasar aman dan mencukupi. Harga juga masih dalam batas wajar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas Elmi. Menurutnya, Pemerintah Kota Cirebon bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring pasar serta berkoordinasi dengan Bulog untuk menjaga pasokan bahan pangan strategis. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Cirebon tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman. (Asep.R)