SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Di era bisnis yang serba cepat, pemanfaatan AI menjadi kunci menjaga keunggulan kompetitif dari segi produktifitas. Dengan implementasi yang tepat, AI dapat membantu pelaku usaha maupun professional untuk menghemat waktu, menyederhanakan alur kerja, dan mendukung keputusan yang berbasis data. Transformasi inilah yang menjadi fokus utama Samsung melalui solusi AI yang terintegrasi di perangkat Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 Fitur AI di Galaxy Z Series membantu pelaku usaha dan professional mulai dari melakukan riset, work/ business plan, berkomunikasi dengan lebih efisien, hingga membuat konten pemasaran lebih mudah hanya dalam satu perangkat yang praktis. “Ini bukan lagi tentang kemampuan AI, tetapi bagaimana AI yang terintegrasi sempurna dapat membantu segala aktivitas bisnis sehari-hari. Bayangkan seorang pengusaha menyelesaikan analisis pasar, negosiasi lintas bahasa, dan produksi konten profesional dalam satu alur kerja yang lancar. Galaxy Z Series dengan perpaduan Galaxy AI dan Gemini mewujudkan hal tersebut, ia hadir layaknya rekan kerja cerdas yang mengembalikan fokus dan waktu bagi profesional untuk berinovasi,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia. Riset dan Analisa yang Lebih Personal dengan Tenaga AI Dalam dunia bisnis yang dinamis, landasan keputusan haruslah data yang akurat dan terkini. Circle to Search pada Galaxy Z Series memungkinkan pelaku usaha untuk mengidentifikasi produk atau tren secara visual hanya dengan melingkarnya di layar. Kemampuan ini sangat berguna untuk riset kompetitor yang impulsif dan cepat. Pelaku usaha tidak perlu lagi membuang waktu untuk beralih antar aplikasi. Untuk analisis yang lebih mendalam, Gemini Live dengan Share Screen menghadirkan kolaborasi real-time. Fitur ini memungkinkan AI memberikan analisis data langsung selama pelaku usaha presentasi atau berdiskusi. Sementara itu, Gemini Deep Research bertindak sebagai asisten riset pribadi yang menganalisis informasi kompleks dari berbagai sumber. Kombinasi ketiganya memastikan setiap strategi yang dibangun di atas insight yang mendalam dan dapat dipertanggungjawabkan. Freddie Kashawan, Entrepreneur & Content Creator, membagikan dampak positif penggunaan AI dalam menjalankan bisnisnya. “Sebelumnya, riset pasar secara manual bisa memakan waktu lebih dari 3 hari. Sekarang dengan Galaxy Z Fold7, proses yang sama selesai dalam 1 hari. Ini memungkinkan tim saya bekerja lebih efisien dan fokus pada eksekusi yang maksimal, bukan lagi hanya pengumpulan data. Waktu yang tadinya habis untuk ‘pindah-pindah’, sekarang jadi waktu untuk berpikir strategis,” ujarnya. Dari Percakapan Multibahasa hingga Catatan yang Detail Efektivitas eksekusi sangat bergantung pada kelancaran komunikasi, terutama dalam skala global. Live Translate menghilangkan kendala bahasa dalam panggilan bisnis internasional secara real-time. Fitur ini memastikan negosiasi berjalan lancar tanpa ada hal yang terlewat. Kini, berkolaborasi dengan partner dari berbagai belahan dunia terasa seperti berbicara dalam bahasa yang sama. Setelah percakapan penting, Transcript Assist secara otomatis mengubah rekaman suara menjadi transkrip tertulis yang rapi. Dokumen ini kemudian dapat disempurnakan dengan Writing Assist untuk menghasilkan laporan atau email yang profesional. Proses ini memastikan tidak ada detail atau kesepakatan yang terlewat dari setiap interaksi bisnis. Alur kerja yang terdokumentasi dengan baik ini meningkatkan akuntabilitas dan kecepatan eksekusi tim. Ubah Ide Menjadi Konten Profesional dalam Sekejap Tahap akhir dari strategi adalah mengubah ide menjadi output yang konkret dan mudah dipahami. Note Assist dengan sigap mengubah catatan hasil rapat yang berantakan menjadi poin-poin penting yang terstruktur. Hasilnya, pelaku usaha akan memiliki panduan yang jelas untuk dieksekusi tanpa kebingungan. Brainstorming yang intens langsung dapat diarahkan menjadi rencana kerja yang terukur. Untuk kebutuhan komunikasi pemasaran, Gemini Canvas dapat mengubah poin-poin tersebut menjadi materi presentasi visual yang menarik. Sementara itu, Gemini Nano Banana di Galaxy Z Series menghasilkan aset kreatif untuk komunikasi pemasaran hanya dari sebuah ide atau deskripsi singkat. Kedua fitur ini mempercepat proses kreatif hingga berkali-kali lipat. Dengan demikian, penggunaan waktu dari konsep hingga eksekusi menjadi sangat singkat dan efisien. Efisiensi ini juga dirasakan oleh Freddie, berkat Galaxy Z Series dan Gemini AI yang mempercepat produksi konten pemasaran secara signifikan “Kemampuan membuat visual ini adalah game-changer bagi bisnis saya. Kecepatan kreasi konten meningkat hingga 10x lebih cepat sehingga efisiensi bisnis pun meningkat hingga 30%. Banyak pekerjaan yang sebelumnya memakan waktu dan sumber daya besar, kini bisa saya lakukan dengan lebih efektif berkat AI.” Akselerasi Bisnis Anda dengan Galaxy Z Fold7 | Flip7 Rasakan pengalaman kerja paling cerdas dengan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7. Dapatkan penawaran spesial hingga 31 Oktober 2025 dengan total benefit senilai hingga Rp5 juta, termasuk cashback, program PWP, serta akses gratis Google AI Pro selama enam bulan. Opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan juga tersedia di berbagai mitra penjualan resmi Samsung. Galaxy Z Flip7 tersedia dalam varian 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000). Terdapat opsi warna Blue Shadow, Jetblack, Coral-red, dan Mint (online exclusive) yang bisa kamu pilih sesuai kepribadian. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.samsung.com/id. (Usep)

CIREBON — Bidik-Kasusnews.com Aktivitas galian tanah di Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, kini menjadi sorotan publik. Di tengah proses perizinan yang disebut belum tuntas, kegiatan pengerukan tanah tetap berjalan lancar. Tak hanya persoalan administrasi, aroma intimidasi dan dugaan keterlibatan aparat pun turut membayangi lokasi galian tersebut. Peristiwa ini bermula ketika tim media mencoba mengonfirmasi legalitas aktivitas galian, namun justru mendapat perlakuan yang tidak pantas. Seorang pria yang diketahui sebagai RW setempat sekaligus mandor lapangan malah mengeluarkan ucapan bernada ancaman. “Jangan macam-macam, nanti nggak bisa pulang,” ujarnya dengan nada tinggi kepada wartawan di lokasi. Ucapan tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai transparansi dan etika hukum di balik kegiatan pertambangan tanah yang seharusnya tunduk pada regulasi lingkungan dan perizinan resmi. Di sisi lain, sebagian warga Desa Wanayasa memang memperoleh penghasilan dari aktivitas galian ini. Mereka mengaku lahan yang digali telah dibeli oleh pihak pengusaha. Namun, kerusakan lingkungan mulai tampak nyata: kontur tanah rusak, jalan desa berdebu dan rusak akibat lalu-lalang truk bertonase berat, serta meningkatnya polusi udara di sekitar pemukiman. Lebih mengejutkan lagi, di lokasi galian terlihat seorang oknum anggota TNI berpangkat Peltu yang disebut bertugas sebagai pengaman lapangan. Kehadirannya menimbulkan pertanyaan serius: apakah aparat negara kini turut menjaga kegiatan yang belum berizin penuh? Berdasarkan informasi yang dihimpun, izin galian tersebut dikabarkan masih “menunggu tahap akhir”. Meski begitu, aktivitas di lapangan sudah berlangsung penuh — alat berat terus bekerja, truk keluar-masuk membawa tanah, dan warga sekitar harus menanggung dampak lingkungan setiap harinya. Kondisi ini menunjukkan lemahnya pengawasan pemerintah daerah dan dinas terkait, terutama dalam menegakkan aturan mengenai kegiatan tambang rakyat. Bila praktik seperti ini terus dibiarkan, maka hukum hanya akan menjadi formalitas, sementara kepentingan ekonomi segelintir orang mengorbankan keselamatan lingkungan dan masyarakat. Aktivitas galian di Wanayasa bukan sekadar persoalan tanah, melainkan potret bagaimana kekuasaan, keuntungan, dan ketakutan bisa menindas kebenaran. Apabila aparat dan instansi terkait tidak segera bertindak, bukan hanya tanah yang terkikis — keadilan dan keberanian untuk bersuara pun akan terkubur di bawah debu galian. (Tim Investigasi Bidik-Kasusnews.com)

CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Di tengah sorotan terhadap dunia pendidikan yang kerap diwarnai isu negatif, SDN 1 Banjarwangunan, Kecamatan Setupatok, Kabupaten Cirebon, justru menghadirkan kabar yang menyejukkan. ‎Sederet prestasi anak-anaknya menembus tingkat kabupaten dan membawa kebanggaan bagi sekolah serta masyarakat sekitar. ‎Dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Kabupaten yang digelar di SMP Mundu, dua tim dari SDN 1 Banjarwangunan tampil memukau. ‎Mereka bukan sekadar membawa nama sekolah, tetapi juga semangat anak-anak desa yang berjuang dengan ketulusan dan kerja keras. Tim Tari Kreasi sukses meraih Juara 1 Tingkat Kabupaten, menyingkirkan puluhan peserta dari berbagai kecamatan. Dengan gerakan yang anggun, ekspresi penuh makna, dan kostum bercorak budaya lokal. Mereka menampilkan harmoni antara tradisi dan modernitas. Penampilan itu bukan hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan moral bahwa dari pelosok desa pun bisa lahir bintang seni yang menginspirasi. ‎Sementara itu, di cabang Lomba Baca Puisi, seorang siswa SDN 1 Banjarwangunan berhasil meraih Juara 3 Tingkat Kabupaten. ‎Dengan suara lembut namun berkarakter, ia menyampaikan puisi bertema semangat belajar, cinta tanah air, dan keteguhan menghadapi keterbatasan. Kepala SDN 1 Banjarwangunan, Nia Nurani, S.Pd, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. ‎“Anak-anak kami adalah cerminan semangat pantang menyerah. Mereka berlatih tekun meski dengan fasilitas terbatas. Ini membuktikan bahwa pendidikan bukan soal besar kecilnya gedung, tetapi sebesar apa hati dan semangat di dalamnya,” ujarnya dengan mata berbinar. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah dasar di wilayah pinggiran pun mampu bersaing di tingkat kabupaten. Lebih dari sekadar kemenangan, capaian ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan berani bermimpi. Para orang tua pun tak kuasa menahan haru.“Kami sangat bangga. Anak-anak kami bisa membuktikan bahwa desa tidak kalah dari kota. Semua ini hasil kerja sama guru, orang tua, dan semangat anak-anak sendiri,” ujar salah satu wali murid. ‎Kini, nama SDN 1 Banjarwangunan mulai dikenal luas, bukan karena fasilitas megah, tetapi karena semangat besar yang tumbuh di ruang-ruang belajarnya. ‎Dari sekolah sederhana di Setupatok ini, lahir generasi kecil yang menari dan bersyair bukan untuk gengsi, tetapi untuk menginspirasi. Karena pada akhirnya, pendidikan sejati bukan hanya mencetak nilai, tetapi menumbuhkan nilai-nilai kehidupan dan semangat itu kini hidup di SDN 1 Banjarwangunan, Kabupaten Cirebon. (Amin)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komitmen PT Berkah Semesta Maritim (BSM) terhadap peningkatan kesehatan masyarakat kembali dibuktikan melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kegiatan bertema “Anak yang Sehat Akan Cerdas dan Menjadi Harapan Masa Depan Bangsa.” Fokus utama program ini adalah mendukung pencegahan stunting di Desa Buniwangi, Kecamatan Surade. ‎Dalam kegiatan yang digelar di Kantor Desa Buniwangi, Kamis (23/10/2025), PT BSM menyerahkan bantuan berupa susu, timbangan bayi, timbangan Posyandu, dan vitamin. Penyerahan dilakukan secara simbolis dengan melibatkan unsur Forkopimcam Surade, Kepala Desa Buniwangi, tenaga kesehatan Puskesmas, kader Posyandu, serta para ibu hamil dan menyusui yang menjadi sasaran program. Site Manager PT BSM, Muhklis Syahrul, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang telah dijalankan perusahaan. Menurutnya, peningkatan gizi anak dan kesehatan keluarga menjadi perhatian utama. ‎“Kami ingin terus berkontribusi bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam menekan angka stunting. Program Keluarga Sehat PT BSM menjadi wujud nyata komitmen kami untuk ikut menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas,” ujar Muhklis. ‎Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa PT BSM akan terus berupaya menjalankan program sosial yang berdampak langsung bagi warga. ‎“Kami tidak mengejar hal yang besar secara instan, tapi memilih langkah nyata yang konsisten. Sedikit demi sedikit, yang penting terus berjalan dan memberi manfaat,” tuturnya. ‎Kepala Puskesmas Buniwangi, Yogianto, menyambut positif dukungan yang diberikan PT BSM. Menurutnya, kolaborasi sektor swasta dengan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan dalam menurunkan angka stunting. ‎“Bantuan ini sangat membantu kegiatan Posyandu dan kesehatan anak. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memperkuat upaya kami dalam menjaga tumbuh kembang anak-anak,” ucapnya. PT BSM berencana melanjutkan program CSR di bidang kesehatan secara berkesinambungan agar hasilnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. ‎Melalui kerja sama lintas sektor dan peningkatan kesadaran masyarakat, diharapkan Desa Buniwangi menjadi contoh nyata keberhasilan kolaborasi dalam menekan angka stunting di Kecamatan Surade. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, tahun 2025 berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. ‎ ‎Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke makam leluhur Surade, Eyang Santri Dalem, di Kampung Cigangsa, Desa Kadaleman. ‎ ‎Acara ini diikuti unsur Forkopimcam Surade, TNI AU, para kepala UPTD, kepala desa, ormas, OKP, paguyuban, ASN, Damkar Pos XI Surade, komunitas, serta ribuan santri dan warga sekitar. ‎Ketua Panitia HSN Surade 2025, Hamdin Almurdani, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang luar biasa dalam memeriahkan peringatan tahun ini. ‎ ‎“Alhamdulillahirrahmanirrahim, hari ini puncak peringatan Hari Santri Nasional di Surade. Rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak kemarin sore dengan ziarah ke makam Eyang Santri Dalem bersama para santri dan kiai,” ujarnya, Rabu (22/10/2025). ‎ ‎Puncak kegiatan diisi dengan apel peringatan HSN dan liwetan bersama. Panitia menyiapkan 2.000 kastrol, namun jumlah peserta bahkan melebihi 1.000 kastrol yang datang dari berbagai desa, instansi, dan komunitas. ‎ ‎“Antusiasme warga luar biasa, semua bergembira mengikuti apel dan makan bersama,” kata Hamdin. ‎ ‎Sejak siang hingga sore, peringatan HSN dimeriahkan dengan penampilan seni dan budaya santri di panggung utama Lapang Lodaya Setra. ‎ ‎Setelah itu, ribuan santri mengikuti pawai keliling Surade yang diiringi drum band dan hadroh. Malam harinya, acara dilanjutkan dengan tabligh akbar bersama para kiai dan ustaz. ‎ ‎Selain kegiatan seremonial, panitia juga menggelar donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan layanan perekaman KTP elektronik bagi santri. ‎ ‎Hamdin menegaskan, rangkaian kegiatan ini menjadi momentum penguatan semangat dan kemandirian santri di Surade. ‎ ‎”Kami ingin menunjukkan bahwa santri berdaulat dan berperan menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di Kecamatan Surade,” tegasnya. ‎ ‎Peringatan HSN Surade ditutup dengan tabligh akbar dan doa bersama yang dihadiri para kiai, pimpinan pondok pesantren, lembaga keagamaan, serta masyarakat dari berbagai kalangan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, terus memperjuangkan keseimbangan fiskal daerah di tengah tantangan pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. ‎ ‎Melalui langkah efisiensi dan optimalisasi anggaran, Pemkot Sukabumi berupaya menjaga agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan pelayanan publik. ‎ ‎Dalam Rapat Pembahasan APBD bersama Gubernur Jawa Barat dan Kementerian Dalam Negeri di Gedung Kemendagri, Jakarta, Rabu (22/10/2025), Ayep menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang adaptif terhadap kondisi fiskal nasional. ‎ ‎“Kita harus realistis menghadapi penurunan TKD dengan strategi efisiensi yang cermat. Setiap anggaran harus benar-benar berdampak dan produktif,” ujarnya. ‎ ‎Menurutnya, efisiensi bukan berarti pemangkasan program, melainkan penataan ulang prioritas agar dana publik digunakan secara tepat sasaran. ‎ ‎Ia menilai kondisi keuangan Kota Sukabumi masih cukup sehat, dengan rasio pendapatan 75 persen dan belanja 70 persen. ‎ ‎“Kita jaga keseimbangan agar tidak menimbulkan SILPA yang tinggi, karena itu akan memengaruhi daya dorong ekonomi daerah,” jelasnya. ‎ ‎Ayep menyebut, pemerintah daerah kini dihadapkan pada situasi di mana sumber pendanaan eksternal makin terbatas, sementara kebutuhan pembangunan terus meningkat. ‎ ‎Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya perencanaan yang efisien dan sinergi lintas sektor agar target pembangunan tetap tercapai. ‎ ‎“Kami berjuang agar setiap rupiah anggaran memiliki nilai manfaat yang jelas bagi masyarakat. Fokusnya adalah efisiensi, bukan penghematan buta,” kata Ayep. ‎ ‎Selain itu, Pemkot Sukabumi juga memperkuat sistem pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital untuk meningkatkan transparansi dan akurasi penerimaan pajak serta retribusi. ‎ ‎Upaya ini, kata Ayep, merupakan bagian dari reformasi fiskal menuju tata kelola keuangan yang lebih modern dan akuntabel. ‎ ‎“Digitalisasi pendapatan menjadi solusi jangka panjang. Dengan sistem yang efisien dan transparan, kita bisa menjaga kepercayaan publik sekaligus menutup celah kebocoran anggaran,” tambahnya. ‎ ‎Ayep menegaskan, perjuangan menjaga keseimbangan fiskal ini bukan sekadar urusan administrasi, tetapi juga tanggung jawab moral pemerintah terhadap masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa meski TKD menurun, semangat membangun Sukabumi tidak ikut menurun,” tutupnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ribuan santri memadati Stadion Korpri Gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/10/2025), dalam peringatan Hari Santri tingkat Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, didampingi Wakil Bupati H. Andreas, serta dihadiri Forkopimda dan para tokoh masyarakat. ‎ ‎Dalam amanatnya, H. Asep Japar menegaskan bahwa Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan santri di era modern. Ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi, sains, dan bahasa dunia bagi generasi pesantren. ‎ ‎“Santri sekarang harus menguasai dunia digital juga. Dunia digital menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,” ujarnya. ‎ ‎Pada kesempatan sama dia mengajak santri untuk membawa semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja, hingga kancah internasional. ‎ ‎“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawat tradisi pesantren, tapi peluk juga inovasi zaman. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi,” tegasnya. ‎ ‎Bupati Asep juga mengingatkan, dalam sepuluh tahun sejak ditetapkannya Hari Santri pada 2015, kontribusi pesantren kian nyata di berbagai bidang. ‎ ‎Dari lembaga pendidikan inilah lahir banyak tokoh bangsa, pejuang, dan pemimpin yang kini berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional. ‎ ‎“Santri tidak boleh hanya jadi penonton perubahan zaman. Mereka harus hadir sebagai pelaku sejarah baru yang membawa nilai Islam rahmatan lil’alamin untuk membangun peradaban dunia yang damai dan berkeadaban,” katanya. ‎ ‎Di akhir sambutan, H. Asep berharap semangat Hari Santri menjadi dorongan untuk berkolaborasi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah. ‎ ‎Sebagai catatan sejarah, penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari tahun 1945. ‎ ‎Dalam masa itu KH. Hasyim Asy’ari ‎membangkitkan semangat perjuangan rakyat mempertahankan kemerdekaan hingga meletusnya peristiwa 10 November yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Gerakan Anti Narkoba (GAN) Kota Sukabumi terus menggencarkan kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. ‎ ‎Melalui kegiatan sosialisasi di Jamiatul Muta’alimin, Nagrak Taman Bahagia, GAN mengajak masyarakat memperkuat kesadaran akan bahaya narkoba serta pentingnya peran pendidikan dalam melindungi anak-anak dari pengaruh negatif. ‎ ‎Ketua GAN Kota Sukabumi, Rahmat, menegaskan perlunya langkah sistematis agar edukasi bahaya narkoba menjadi bagian dari kurikulum dan program resmi pemerintah. ‎ ‎“Sudah saatnya pemerintah daerah menjadikan edukasi bahaya narkoba sebagai program wajib. Jangan hanya seremonial, tapi harus ada sistem pencegahan berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (22/10/2025). ‎ ‎Rahmat juga menyoroti lemahnya kontrol sosial dan keluarga terhadap anak-anak. Ia menilai, pesantren memiliki peran strategis dalam membentengi generasi muda melalui pendidikan moral dan karakter. ‎ ‎“Momentum Hari Santri ini mengingatkan bahwa pesantren adalah ruang terbaik untuk menanamkan nilai kebaikan dan kedisiplinan. Orang tua jangan ragu memilih pesantren sebagai tempat pendidikan anak,” tambahnya. ‎ ‎Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat penjelasan tentang jenis narkoba yang sering disalahgunakan, dampaknya terhadap kesehatan, serta sanksi hukum bagi pelaku. ‎ ‎Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi tentang langkah pencegahan di lingkungan masing-masing. ‎ ‎Rahmat berharap kegiatan seperti ini menjadi pemicu kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam menekan penyebaran narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa. ‎ ‎“Mencegah lebih baik daripada menyesal. Melindungi anak-anak berarti menyelamatkan masa depan bangsa,” pungkasnya.

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-10 di Kota Sukabumi menjadi momentum bagi Nahdlatul Ulama (NU) untuk meneguhkan kembali peran santri sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan dan persatuan. ‎Wakil Ketua I PCNU Kota Sukabumi, H. Ismatullah Fauzi, menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi pengingat akan kontribusi besar kaum santri terhadap lahir dan berdirinya Indonesia. ‎“Santri sejak dulu diajarkan untuk mencintai bangsa dan menjaga keutuhan negara. Rasa cinta tanah air itu bukan slogan, tapi sudah menjadi bagian dari napas perjuangan pesantren,” ujarnya usai upacara peringatan HSN, Rabu (22/10/2025). ‎Ismatullah menyampaikan, rangkaian kegiatan HSN tahun ini digelar sejak 18 Oktober, di antaranya pelatihan manajemen masjid, penentuan arah kiblat, bersih-bersih tempat ibadah, apel kader, hingga ziarah ke makam para masyayikh. ‎“Semua kegiatan ini adalah bentuk pengabdian santri kepada umat dan bangsa,” tambahnya. ‎Ia juga berharap pemerintah daerah semakin memperhatikan keberadaan pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi berilmu, tetapi juga berakhlak dan berkarakter. ‎“Pesantren bisa mandiri, tapi dukungan pemerintah sangat penting agar peran santri makin optimal,” kata Ismatullah. Menanggapi isu pemberitaan negatif tentang pesantren di salah satu stasiun televisi nasional, Ismatullah menilai hal itu sangat disayangkan. ‎Menurutnya, pesantren justru menjadi benteng moral bangsa yang menanamkan nilai-nilai adab, hormat, dan toleransi. ‎“Pesantren tidak bisa diintervensi. Di sana diajarkan akhlak dan budaya menghormati sesama tanpa melihat latar belakang. Itulah pendidikan karakter sejati yang seharusnya menjadi teladan bagi seluruh anak bangsa,” tandasnya. (Usep)

TANGSEL, BIDIK-KASUSNEWS.com – Selasa (21/10/2025) pukul 16.00 WIB, bertempat di Jalan Garuda RT.02/01 Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, telah berlangsung kegiatan Silaturahmi ke Komunitas Rummah Goa dalam rangka Kolaborasi dengan Potensi Masyarakat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Ciputat Timur, KOMPOL Bambang Askar Sodiq, S.H., M.H dan dihadiri oleh Mayor Inf. Tarsan (Danramil 05 Ciputat), Aipda R. Yoga (Bhabinkamtibmas Kel. Sawah Baru), Serka M. Azis (Babinsa), Bapak H. Dik Doank (Pemilik Rummah Goa), Bapak Ralf, serta Bapak H. Heru (Tokoh Masyarakat). Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Ciputat Timur menyampaikan pentingnya membangun sinergitas antara kepolisian, TNI, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan. Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dengan berbagai komunitas dan potensi masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Ciputat Timur. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antara aparat keamanan dengan tokoh masyarakat serta komunitas kreatif di wilayah tersebut. Kegiatan berjalan dengan lancar, penuh keakraban, dan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat ( Agung)