Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Sungai Pandan, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan monitoring terhadap perkembangan lahan jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Kegiatan pemantauan dilaksanakan di Desa Sungai Pinang dan Desa Sungai Sandung, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (6/7/2026). Monitoring dilakukan untuk mengetahui kondisi pertumbuhan tanaman jagung sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan agar dapat menjadi bahan evaluasi dalam mendukung peningkatan produksi pertanian. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung di kedua desa tersebut menunjukkan pertumbuhan yang belum merata. Sebagian tanaman tumbuh dengan baik, sementara sebagian lainnya mengalami pertumbuhan yang lambat akibat pengaruh kondisi cuaca yang kurang mendukung. Kapolsek Sungai Pandan melalui personel yang bertugas menegaskan bahwa kegiatan monitoring rutin menjadi bagian dari pendampingan Polri terhadap kelompok tani guna memastikan perkembangan tanaman dapat terus dipantau hingga masa panen. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Agus Tri Saptiawan, S.Hut., Aipda Eddy Khairudin, S.H., dan Briptu Ahmad Hasan. Personel menggunakan kendaraan operasional Polsek Sungai Pandan untuk menjangkau lokasi lahan pertanian yang menjadi sasaran pemantauan. Selain memonitor kondisi tanaman, personel kepolisian juga berkoordinasi dengan para petani guna memperoleh informasi terkait kendala yang dihadapi selama proses budidaya, termasuk dampak cuaca terhadap pertumbuhan jagung. Polres Hulu Sungai Utara terus berkomitmen mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui pendampingan kepada kelompok tani di wilayah hukum masing-masing. Kehadiran Polri di sektor pertanian diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar tetap semangat mengembangkan usaha pertanian. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Monitoring akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya memastikan perkembangan tanaman jagung serta mendukung keberhasilan program swasembada pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Amuntai Utara, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan monitoring terhadap perkembangan lahan jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Pemantauan kali ini difokuskan di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan, Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Senin (6/7/2026). Monitoring dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini tanaman jagung sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi para petani, terutama akibat genangan air yang masih terjadi di sejumlah lahan pertanian. Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung memiliki tinggi sekitar 60 hingga 90 sentimeter. Namun, sebagian besar tanaman mengalami gangguan pertumbuhan akibat kondisi lahan yang masih tergenang air. Tingginya kelembapan tanah menyebabkan daun jagung mulai menguning sehingga berpotensi memengaruhi perkembangan tanaman jika kondisi tersebut berlangsung dalam waktu lama. Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh personel Polsek Amuntai Utara, yakni Aiptu Ferry A.P. dan Bripka Eko P. Kehadiran anggota kepolisian di lapangan merupakan bentuk pendampingan kepada petani sekaligus upaya memastikan perkembangan program swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara tetap terpantau. Kapolsek Amuntai Utara menyampaikan bahwa monitoring akan terus dilakukan secara berkala untuk mengetahui perkembangan kondisi tanaman serta dampak genangan air terhadap lahan pertanian. Hasil pemantauan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi dengan pihak terkait dalam menentukan langkah penanganan yang diperlukan. Selain menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga berkomitmen mendukung program pemerintah di sektor pertanian melalui pendampingan dan pengawasan terhadap kelompok tani binaan. Sinergi dengan masyarakat diharapkan mampu membantu menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan meski menghadapi tantangan cuaca dan kondisi alam. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Amuntai Utara memastikan akan terus mendampingi para petani serta memonitor perkembangan lahan jagung sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui patroli rutin di sejumlah ruas jalan yang rawan kecelakaan, pelanggaran, dan kemacetan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (6/7/2026) mulai pukul 09.00 WITA sebagai upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres HSU. Patroli menyasar sejumlah ruas jalan utama di Kota Amuntai dan sekitarnya, di antaranya Jalan Kuripan, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, Jalan Suwandi Sumarta, Jalan Sungai Malang, Jalan Bihman Villa, Jalan Bayur (Bypass Amuntai), Jalan Poros Amuntai–Kalua, Jalan Amuntai–Alabio, hingga Jalan Jermani Husein Banjang–Amuntai. Kasat Lantas Polres Hulu Sungai Utara menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan rutin kepolisian untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman dan lancar, sekaligus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat. Selain melaksanakan pengaturan lalu lintas dan patroli melalui Unit Turjagwali, personel juga menjalankan tugas penegakan hukum oleh Unit Gakkum, termasuk penyelesaian administrasi penyidikan perkara lalu lintas dan pembaruan data pada sistem IRSMS-ICELL. Sementara itu, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) memberikan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi dan imbauan mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Salah satu fokus penyuluhan adalah mengingatkan orang tua agar tidak mengizinkan anak-anak di bawah usia 12 tahun mengendarai sepeda listrik maupun kendaraan bermotor di jalan raya karena berisiko membahayakan keselamatan. Program “Polantas Menyapa” juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Melalui pendekatan humanis, personel Satlantas berdialog langsung dengan masyarakat dan pengguna jalan untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan serta mengajak seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Patroli dan pengamanan dilaksanakan oleh personel piket Satlantas Polres HSU, yaitu Aipda Saner Y., Brigpol Sumaryono, Briptu M. Widiyonata, S.H., Briptu M. Zainudin, dan Bripda M. Rangga H. Mereka didukung kendaraan operasional, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan selama bertugas di lapangan. Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Hulu Sungai Utara berharap angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas dapat terus ditekan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya tertib berlalu lintas. Selama patroli berlangsung, kondisi cuaca terpantau cerah, arus lalu lintas berjalan lancar, dan tidak ditemukan kejadian menonjol. Situasi di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara tetap aman, tertib, kondusif, serta terkendali. Satlantas Polres HSU mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Sebab, keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Komitmen Polres Hulu Sungai Utara (HSU) dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pendampingan kepada petani. Salah satunya dilakukan Polsek Amuntai Selatan yang bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melaksanakan penanaman jagung pakan di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan kepada kelompok tani binaan Polri guna meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah. Penanaman jagung dilakukan di lahan seluas sekitar tiga hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Suka Tani yang diketuai Ardimansyah dan beranggotakan 20 orang. Varietas jagung yang ditanam adalah NK 6501 Super, yang dikenal memiliki potensi hasil panen yang baik. Kapolsek Amuntai Selatan Ipda Suharnowo, S.H., hadir langsung mendampingi kegiatan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Amuntai Tengah, Iwan, Ketua Poktan Suka Tani beserta para anggotanya, serta Bhabinkamtibmas dan personel Polsek Amuntai Selatan. Sebelum proses penanaman dimulai, jajaran Polsek Amuntai Selatan, PPL, dan kelompok tani terlebih dahulu menggelar koordinasi guna menyamakan langkah terkait teknis budidaya, pola pendampingan, serta upaya meningkatkan hasil produksi jagung. Setelah koordinasi selesai, seluruh peserta melaksanakan penanaman jagung secara bersama-sama di lahan yang telah disiapkan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, dan para petani dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan. Kapolsek Amuntai Selatan menyampaikan bahwa pendampingan kepada kelompok tani merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah di sektor pertanian. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga berkomitmen hadir memberikan motivasi serta pendampingan kepada para petani agar mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Melalui kolaborasi yang erat antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, diharapkan produksi jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara terus meningkat sehingga mampu mendukung kebutuhan pakan ternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Polsek Amuntai Selatan menegaskan akan terus mendampingi kelompok tani binaannya sebagai wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat serta dukungan terhadap pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Korps Kesatria Squad Nusantara PAC Tahunan menggelar puncak Anniversary ke-2 dengan tema “Dua Tahun Mengabdi untuk Negeri”, Minggu (5/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Beach Cafe, Pantai Wisata Desa Teluk Awur RT 05 RW 01, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Acara ini menjadi puncak rangkaian peringatan anniversary PAC Tahunan yang sebelumnya telah diawali dengan potong tumpeng pada 17 Mei 2026 serta doa bersama seluruh anggota Squad Nusantara Kecamatan Tahunan. Dalam kegiatan sebelumnya, turut hadir Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki, bersama Ketua Harian, Wawan. Puncak anniversary kali ini diisi dengan kegiatan santunan anak yatim dan hiburan bersama anggota Squad Nusantara. Acara tersebut dihadiri jajaran DPC Squad Nusantara Jepara, Srikandi Jepara, PAC Squad Nusantara se-Kabupaten Jepara, serta anggota dari berbagai wilayah. Sebanyak 10 anak yatim menerima santunan dari Squad Nusantara PAC Tahunan. Mereka berasal dari wilayah sekitar lokasi kegiatan, yakni lima anak dari Desa Teluk Awur, tiga anak dari Desa Petekeyan, dan dua anak dari Desa Mangunan. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki, yang didampingi Ketua PAC Tahunan H. Purwanto serta perwakilan Srikandi Jepara. Ketua PAC Squad Nusantara Tahunan, H. Purwanto, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, anniversary organisasi tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat. “Kami bersyukur dapat berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim dan seluruh teman-teman anggota Squad Nusantara se-Jepara. Semoga kegiatan ini membawa manfaat serta mempererat rasa persaudaraan,” ujar H. Purwanto. Selain berbagi santunan, kegiatan anniversary ini juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata Kecamatan Tahunan, khususnya Pantai Teluk Awur. H. Purwanto berharap keberadaan kegiatan organisasi di kawasan pantai tersebut dapat mendukung promosi pariwisata Kabupaten Jepara. “Kami ingin ikut mengenalkan wisata Pantai Teluk Awur. Ini merupakan salah satu bentuk dukungan kami terhadap program Pemerintah Kabupaten Jepara dalam mempromosikan potensi wisata daerah,” katanya. Dalam pesannya kepada seluruh anggota, H. Purwanto mengajak agar terus menanamkan semangat kepedulian dan tidak berhenti berbuat baik, meskipun dilakukan melalui hal-hal sederhana. “Jangan pernah lelah berbuat baik, walaupun sedikit. Karena setiap kebaikan di mata Tuhan memiliki nilai ibadah. Kami bangga menjadi bagian dari Squad Nusantara yang lahir untuk mengabdi kepada ibu pertiwi,” tegasnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Srikandi Jepara, Ibu Iriana, serta unsur pembina wilayah, di antaranya Bhabinkamtibmas Polsek Tahunan Bripka Hendrik, Babinsa Koramil Tahunan Munawar, dan Eko dari Koramil Tahunan. Dalam kesempatan itu, Ketua PAC Tahunan juga mengundang sejumlah organisasi masyarakat lain di Kecamatan Tahunan, seperti GRIB, Pemuda Pancasila, dan Lindu Aji. Undangan tersebut sebagai bentuk komunikasi dan upaya menjalin silaturahmi antarlembaga. H. Purwanto menegaskan bahwa organisasi masyarakat harus mampu membangun hubungan yang baik serta saling mendukung dalam kegiatan positif. “Kita sesama ormas harus bersanding, bukan bersaing. Walaupun teman-teman dari beberapa ormas belum dapat hadir karena kendala masing-masing, silaturahmi harus tetap terjalin,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua DPC Squad Nusantara Jepara Eko Basuki mengapresiasi berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan PAC Tahunan selama ini. Ia menilai langkah PAC Tahunan sudah berjalan sesuai prosedur organisasi serta memiliki arah dan tujuan yang positif. Eko Basuki juga berpesan agar seluruh jajaran PAC Tahunan tetap semangat dalam berkarya dan terus membesarkan Squad Nusantara di wilayah Kecamatan Tahunan. (Wely)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Tim Nasional Inggris melawan Meksiko di Makodim 0410/KBL, Senin (6/7/2026) pagi WIB. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat melalui suasana yang penuh keakraban dan kebersamaan. Nobar yang diikuti personel TNI, aparat kewilayahan, tokoh masyarakat, serta pemuda setempat tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi media komunikasi sosial untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Komandan Kodim 0410/KBL mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis yang terus dilakukan jajaran Babinsa dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya saat menjalankan tugas pengamanan maupun pembinaan wilayah, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang mampu mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa kebersamaan. “Melalui kegiatan seperti ini kami ingin semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Semangat juang, kerja sama, dan sportivitas yang ditunjukkan para pemain di lapangan dapat menjadi inspirasi dalam menjaga persatuan serta membangun lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya. Suasana nobar semakin semarak ketika pertandingan berlangsung sengit. Inggris berhasil unggul pada babak pertama melalui dua gol Jude Bellingham yang memanfaatkan peluang dari skema serangan cepat. Sementara Meksiko mampu memperkecil ketertinggalan menjelang turun minum sehingga pertandingan berlangsung semakin menarik. Di sela-sela kegiatan, Babinsa memanfaatkan momentum tersebut untuk berdialog dengan warga mengenai pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat kerja sama dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah. Sejumlah peserta mengaku senang dengan kegiatan yang digelar Kodim 0410/KBL. Selain dapat menikmati pertandingan sepak bola bersama, mereka juga merasa lebih dekat dengan para Babinsa yang selama ini aktif mendampingi masyarakat di wilayah binaan. Kegiatan nobar ditutup dengan diskusi santai mengenai jalannya pertandingan sekaligus penyampaian pesan-pesan kebangsaan kepada para peserta. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menjadi bukti bahwa komunikasi yang dibangun melalui kegiatan sederhana mampu memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Kodim 0410/KBL menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang mendekatkan TNI dengan rakyat. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan rasa persatuan, serta mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kota Bandar Lampung. (Agus)
Martapura, Bidik-kasusnews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Kabupaten Hulu Sungai Utara. Adrian Aqeela berhasil meraih gelar juara pertama pada kategori Under 48 kilogram dalam ajang Martapura Taekwondo Championship 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti kerja keras dan semangat juang Adrian dalam menghadapi persaingan para atlet taekwondo dari berbagai daerah yang ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Adrian Aqeela merupakan putra dari Aiptu Suyuti, personel Polres Hulu Sungai Utara. Prestasi yang diraihnya tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Hulu Sungai Utara di tingkat kejuaraan taekwondo. Sepanjang pertandingan, Adrian mampu menunjukkan kemampuan teknik, disiplin, dan mental bertanding yang baik hingga berhasil mengalahkan lawan-lawannya dan naik ke podium tertinggi pada kelas Under 48 kilogram. Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Kalimantan Selatan, Prigerhani Agustin, S.H., menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Martapura Taekwondo Championship 2026. Di tengah kesibukannya, ia tetap memberikan perhatian penuh terhadap jalannya kejuaraan yang dinilai menjadi wadah penting untuk menjaring sekaligus membina atlet-atlet muda berbakat. Menurutnya, kompetisi seperti Martapura Taekwondo Championship memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas atlet sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas dan prestasi di kalangan generasi muda. Prestasi yang diraih Adrian Aqeela diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih, mengembangkan kemampuan, dan berani berkompetisi di berbagai ajang. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak atlet Kalimantan Selatan yang mampu mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan mengerahkan personel dan peralatan khusus untuk melaksanakan sterilisasi serta pengamanan sejumlah kegiatan yang dipusatkan di Gedung Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Palembang, Minggu (5/7/2026). Pengamanan dilakukan pada rangkaian kegiatan Palembang Bersholawat bersama 250 anak yatim dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah, Aksi Bela Palestina Jilid VI, serta Konser Alam bersama Wali Band. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menghadiri kegiatan keagamaan, sosial, dan hiburan tersebut. Dalam pelaksanaannya, Detasemen Gegana menurunkan tiga unsur utama, yakni Unit Penjinak Bom (Jibom), Unit Penanggulangan Teror (Wanteror), dan Unit Kimia, Biologi, Radioaktif (KBR), yang masing-masing bertugas sesuai fungsi dan keahliannya. Sebelum acara dimulai, personel Unit Jibom melakukan sterilisasi menyeluruh di seluruh area gedung, mulai dari panggung utama, ruang VIP, area penonton, hingga jalur masuk dan keluar lokasi kegiatan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat benda mencurigakan maupun potensi ancaman yang dapat mengganggu jalannya acara. Sementara itu, Unit Wanteror disiagakan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung. Di sisi lain, Unit KBR melakukan deteksi dini guna memastikan area kegiatan bebas dari ancaman bahan kimia, biologi, maupun radioaktif yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Seluruh proses pengamanan dilaksanakan secara profesional, terukur, dan mengedepankan sinergi dengan unsur pengamanan lainnya. Kesiapsiagaan personel di lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap kondusif selama ribuan peserta mengikuti rangkaian kegiatan. Berkat pengamanan yang optimal, seluruh agenda mulai dari Palembang Bersholawat, santunan kepada 250 anak yatim, Aksi Bela Palestina Jilid VI, hingga penampilan Wali Band berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumatera Selatan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran personel Gegana tidak hanya memastikan keamanan kegiatan berskala besar, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi seluruh peserta sehingga setiap rangkaian acara dapat berlangsung dengan khidmat dan sukses. (Agus)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengikuti Kostrad Run 2026 dan berlari bersama sekitar 10 ribu peserta di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (5/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Mengusung tema “Kostrad Prima Mengabdi untuk Indonesia Maju”, Kostrad Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat serta mendorong budaya hidup sehat. Kegiatan secara resmi dilepas oleh Panglima Kostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar. Turut hadir dan mengikuti kegiatan tersebut Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta sejumlah pejabat TNI dan pemerintah. Suasana semakin semarak ketika Kasad bersama Kasal dan Kasau tampil memainkan drum band bersama para kadet Universitas Pertahanan. Penampilan tersebut mendapat sambutan antusias dari para peserta dan masyarakat yang memadati kawasan Monas. Kostrad Run 2026 mempertandingkan nomor lari 5 kilometer untuk kategori umum dan pelajar serta 10 kilometer untuk kategori umum dengan titik start dan finis di kawasan Monas. Antusiasme sekitar 10 ribu peserta mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga sekaligus menunjukkan eratnya hubungan antara TNI dan rakyat. Melalui kegiatan ini, TNI Angkatan Darat terus mendorong terbangunnya sinergi yang kuat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat. Semangat kebersamaan yang terjalin diharapkan semakin memperkokoh persatuan, menumbuhkan gaya hidup sehat, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai modal penting dalam mendukung pembangunan nasional. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan sumber daya alam yang menjadi penopang perekonomian masyarakat. Keindahan Pantai Cicaladi atau Karang Bolong serta melimpahnya hasil laut menjadi kekuatan utama yang terus dikembangkan pemerintah desa. Pantai Cicaladi menawarkan panorama tebing karang yang berpadu dengan ombak Samudera Hindia. Keindahan alam tersebut menjadikan kawasan ini sebagai salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi, terutama bagi wisatawan yang menyukai wisata alam dan aktivitas memancing. Selain menyuguhkan panorama alam, pantai ini juga dikenal sebagai lokasi pencarian lobster, udang, dan berbagai jenis ikan laut. Potensi tersebut didukung keberadaan gazebo dan warung milik warga yang memberikan kenyamanan bagi para pengunjung sekaligus menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat. Di luar sektor pariwisata, Desa Sukatani juga memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang cukup luas dan subur. Kondisi tersebut menjadikan sektor pertanian tetap menjadi mata pencaharian utama sebagian warga, berdampingan dengan aktivitas perikanan tangkap di kawasan pesisir. Penjabat Sementara Desa Sukatani, H. Rimbayana, didampingi Sekretaris Desa Hasan, mengatakan potensi wisata dan sumber daya alam yang dimiliki desa merupakan aset berharga yang harus dikelola secara optimal. “Dengan potensi sebesar ini perlu ada desain pengelolaan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata dia, Senin (6/7/2026). Sementara itu, seorang warga, Ajat (27), mengaku hasil laut masih menjadi tumpuan utama dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Menurutnya, aktivitas mencari ikan, lobster, dan hasil laut lainnya telah menjadi pekerjaan sehari-hari yang memberikan penghasilan bagi masyarakat pesisir. Pemerintah Desa Sukatani pun terus berupaya mengembangkan potensi wisata dan kelautan dengan melibatkan masyarakat, sehingga mampu menciptakan lapangan usaha baru sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sebagai modal pembangunan desa di masa mendatang. (Dicky)