Tangerang Selatan, Bidik-kasusnews.com Semangat sportivitas, disiplin, dan persatuan mewarnai pembukaan Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup 7 Tahun 2026 yang digelar di Indoor Stadium Tangerang Selatan, Banten, pada Kamis (9/7/2026). Upacara pembukaan kejuaraan dipimpin langsung oleh Perancang Peraturan Kepolisian Utama Tingkat I Divkum Polri Irjen. Pol. Langgeng Purnomo selaku Inspektur Upacara, dihadiri oleh Teknisi KBRN Utama Tk. II Korbrimob Polri Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima, para Pejabat Utama Mabes Polri, pengurus Taekwondo Indonesia, jajaran panitia penyelenggara, pelatih, wasit, ofisial, atlet peserta dari unsur Polri maupun masyarakat umum, serta tamu undangan lainnya. Penyelenggaraan kejuaraan ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi atlet taekwondo dilingkungan Polri dan masyarakat, menjadi sarana pembinaan, pencarian bibit atlet potensial serta regenerasi atlet berprestasi, mempererat tali persaudaraan, sportivitas, disiplin, dan jiwa kompetitif yang sehat. Kejuaraan ini berlangsung selama empat hari, mulai 9 hingga 12 Juli 2026, menjadi ajang bergengsi yang tidak hanya memperebutkan prestasi, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam membina atlet-atlet taekwondo berbakat sekaligus memperkuat soliditas insan olahraga dari seluruh Indonesia. Antusiasme terhadap kejuaraan ini terlihat dari tingginya jumlah peserta. Sebanyak 2.058 atlet ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup 7 Tahun 2026 yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, terdiri atas 1.807 atlet dari masyarakat umum dan 251 atlet dari unsur Polri. Para peserta akan bertanding pada nomor Kyorugi dan Poomsae di berbagai kelompok usia dan kelas pertandingan sesuai ketentuan _Technical Handbook_ serta peraturan Taekwondo Indonesia dan federasi yang berlaku. Korps Brimob Polri turut mengirimkan personel terbaik sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi di lingkungan Polri. Korbrimob diwakili lima atlet nomor Kyorugi, yakni Briptu Fatkhur Rozi (Under 87 Kg), Bripda Rio Handika (Under 68 Kg), Bripda Romi Kurniawan Waruwu (Under 74 Kg), Bripda Dafa Wildan (Under 80 Kg), dan Bharada Rafi Syofia Muharrizal (Under 63 Kg). Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Sang Merah Putih melalui lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan laporan Komandan Upacara dan Ketua Pelaksana, pembacaan janji wasit serta janji atlet sebagai bentuk komitmen menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan _fair play_. Dalam amanatnya, Irjen Pol. Langgeng Purnomo menyampaikan Kejuaraan Taekwondo Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026 menjadi momentum untuk mempererat persatuan, menumbuhkan semangat sportivitas, serta melahirkan atlet-atlet taekwondo Indonesia yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. “Ajang ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung pembinaan olahraga melalui kompetisi yang profesional, jujur, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” ujar Irjen Pol. Langgeng Purnomo. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih, ofisial, panitia, tenaga kesehatan, aparat pengamanan, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan, seraya berharap pertandingan berlangsung aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi kemajuan taekwondo Indonesia. Kegiatan kemudian ditandai dengan pembukaan kejuaraan secara simbolis melalui penekanan tombol sirine yang disambut antusias seluruh peserta dan tamu undangan. Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan atraksi dari Master Taekwondo Indonesia dan N-Lions Indonesia yang menampilkan demonstrasi teknik bela diri taekwondo secara atraktif dan memukau, sekaligus menunjukkan tingginya kualitas pembinaan olahraga taekwondo di Tanah Air. Kehadiran Teknisi KBRN Utama Tk. II Korbrimob Polri Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima mewakili Dankorbrimob Polri pada pembukaan Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup 7 Tahun 2026 menjadi wujud nyata dukungan pimpinan Korps Brimob Polri terhadap pembinaan olahraga prestasi di lingkungan Polri. (Agus)

Surabaya, Bidik-kasusnews.com – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan (Tupdik) dan Wisuda Program Magister Angkatan XII, Program Sarjana Angkatan XLV, serta Program Diploma 3 Angkatan XIX Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) yang berlangsung di Auditorium Gedung Pulau Marore, Kampus Prajurit Teknokrat STTAL, Bumimoro, Surabaya, Kamis (09/07/2026). Upacara dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut (kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla.. Kegiatan tersebut merupakan tradisi akademik yang menandai berakhirnya proses pendidikan sekaligus menjadi momentum pengukuhan para lulusan yang telah menyelesaikan studi sesuai bidang keilmuan masing-masing. Pada tahun ini, STTAL meluluskan 97 mahasiswa yang terdiri atas 3 lulusan Program Magister, 27 lulusan Program Sarjana, dan 67 lulusan Program Diploma 3. Predikat lulusan terbaik Program Magister diraih Mayor Laut (E) Haidir Fajar dari Program Studi S-2 Asro, lulusan terbaik Program Sarjana diraih Kapten Laut (P) Rizky Nursakti Putra Pambudi dari Program Studi S-1 Teknik Manajemen Industri, sedangkan lulusan terbaik Program Diploma 3 diraih Serka TTU Bagus Iman Santoso dari Program Studi D-3 Teknik Informatika. Dalam sambutannya, Kasal menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan pengabdian dan pembelajaran sepanjang hayat. Menurutnya, gelar akademik tidak hanya menjadi pengakuan atas capaian akademik, tetapi juga mengandung amanah dan tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi terbaik bagi TNI Angkatan Laut, TNI, bangsa, dan negara. Kasal juga mengingatkan bahwa profesionalisme prajurit harus dibangun melalui perpaduan antara kompetensi akademik dengan disiplin, kejujuran, loyalitas, integritas, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. Kepala Staf Angkatan Laut berharap para lulusan mampu menjadi prajurit sekaligus insan akademis yang profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan TNI Angkatan Laut yang modern, adaptif, dan mampu menghadapi dinamika lingkungan strategis. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Mabesal, para Kepala Dinas jajaran Mabesal, para Panglima Komando Utama wilayah Barat dan Timur, pimpinan perguruan tinggi, mitra STTAL, Wali Kota Surabaya, Ketua Ikatan Alumni STTAL, serta Dosen dan civitas akademika STTAL. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pembangunan rekonstruksi dan pengaspalan hotmix pada ruas Jalan Kabupaten Leuwi Cagak Hilir–Minajaya di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, mulai dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi. Proyek yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026 tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan rusak. Keberadaan jalan yang lebih baik dinilai akan membawa dampak positif bagi aktivitas masyarakat, mulai dari kelancaran mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan. Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, mengaku bersyukur karena aspirasi masyarakat akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi dan khususnya kepada Bupati Sukabumi, Bapak Asep Japar, yang telah merealisasikan pembangunan jalan ini. Ini merupakan kebutuhan yang sudah lama dinantikan masyarakat,” ujarnya, Kamis (9/7/2026). Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan cukup berat sehingga menghambat aktivitas warga sehari-hari. Dengan dimulainya proses rekonstruksi dan pengaspalan, masyarakat optimistis akses transportasi akan menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Mekar Raya Sejati dengan nilai kontrak sebesar Rp344.078.972,96. Seluruh pembiayaan berasal dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026. Pelaksana lapangan, Eri atau biasa disapa Bebek, memastikan pekerjaan akan dilaksanakan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan. “Insya Allah kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan ini dengan mengutamakan kualitas agar hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” katanya. Ucapan terima kasih juga disampaikan warga Desa Cipeundeuy. Salah seorang warga, Dili, mengaku senang karena harapan masyarakat untuk memiliki jalan yang layak akhirnya terwujud. “Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Desa Bakang Anwar As’Adi yang terus memperjuangkan pembangunan jalan ini. Terima kasih juga kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas PU, khususnya Bapak Bupati Asep Japar. Jalan yang selama ini kami tunggu akhirnya mulai dibangun,” ungkapnya. Masyarakat berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan perekonomian desa, memperlancar arus transportasi, serta menunjang berbagai aktivitas masyarakat di wilayah Desa Cipeundeuy dan sekitarnya. (Dicky)

Ogan Komering Ilir, Bidik-kasusnews.com  Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan terus memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui patroli jarak jauh dan penegakan hukum di kawasan PT BCP Wilmar, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danton 1 Kompi 2 Batalyon C Pelopor, Ipda Kurniawan, S.H., bersama personel regu patroli. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan aktivitas operasional perusahaan berlangsung dengan aman dan lancar. Selama patroli, personel Brimob melakukan penyisiran di sejumlah titik strategis di lingkungan perusahaan. Selain memantau situasi di lapangan, petugas juga berkoordinasi dengan satuan pengamanan (security) dan pihak manajemen PT BCP Wilmar guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan kawasan. Dalam kesempatan tersebut, personel turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada petugas keamanan perusahaan agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban. Patroli jarak jauh ini menjadi salah satu bentuk komitmen Satbrimob Polda Sumatera Selatan dalam memberikan perlindungan dan pengamanan pada kawasan objek vital, sehingga tercipta lingkungan yang aman bagi masyarakat maupun dunia usaha. Kehadiran personel Brimob di lapangan juga diharapkan mampu memberikan rasa aman, memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Melalui kegiatan patroli yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, Satbrimob Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat berjalan tanpa gangguan. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Polsek Amuntai Tengah terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung sekaligus sosialisasi tabel rafaksi harga pangan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (9/7/2026). Monitoring dimulai sekitar pukul 12.00 Wita dan melibatkan personel Polsek Amuntai Tengah, yakni Aiptu Rofik PN, Aipda Sahat MTS, S.H., Bripka Sugeng Ari Bowo, Bripka Eko Wahyudi, serta Brigpol Bayu Fitrianto. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan kendaraan patroli roda empat dan perangkat komunikasi untuk mendukung kelancaran kegiatan di lapangan. Kegiatan ini bertujuan memantau perkembangan tanaman jagung sebagai bagian dari program swasembada pangan sekaligus memastikan kondisi lahan pertanian yang menjadi penopang kebutuhan pangan dan pakan ternak di wilayah tersebut. Selain melakukan monitoring, personel Polsek Amuntai Tengah juga memberikan sosialisasi mengenai tabel rafaksi harga pangan. Edukasi ini diharapkan dapat menambah pemahaman masyarakat dan petani mengenai mekanisme harga serta mendukung terciptanya tata niaga hasil pertanian yang lebih transparan. Kapolsek Amuntai Tengah melalui personelnya menegaskan bahwa pemantauan dilakukan secara berkala untuk memperoleh data perkembangan tanaman jagung yang akurat sebagai bahan laporan kepada pimpinan sekaligus menjadi dasar evaluasi terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan. Program ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung sektor pertanian, mendorong peningkatan produktivitas petani, serta memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Amuntai Tengah berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan monitoring secara berkesinambungan guna mendukung keberhasilan program swasembada jagung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Polsek Banjang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan melalui pemantauan rutin terhadap perkembangan tanaman jagung di wilayah binaannya. Pada Kamis (9/7/2026), personel Polsek Banjang melaksanakan monitoring lahan jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 Wita tersebut dipimpin oleh Aiptu Herry Susanto bersama Aiptu Slamet Rianto, Aiptu Sukadi, dan Aiptu Suyatmin. Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung binaan Polri berkembang sesuai harapan hingga memasuki masa panen. Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin dengan luas sekitar 4 hektare dan dikelola melalui Kelompok Tani (Poktan) Mandiri yang menjadi binaan Polri. Jagung yang ditanam merupakan jenis jagung pakan menggunakan benih hibrida BISI 18, dengan penanaman dilakukan pada 12 Mei 2026. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang telah berusia 59 hari menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan tinggi rata-rata mencapai sekitar 2 hingga 2,10 meter. Tanaman diperkirakan akan memasuki masa panen pada 10 Oktober 2026 apabila kondisi cuaca dan perawatan tetap mendukung. Dalam pengelolaannya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah, sedangkan pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Seluruh proses budidaya masih mengandalkan peralatan manual. Monitoring ini merupakan bagian dari upaya Polsek Banjang dalam mendampingi masyarakat, khususnya petani, guna mendukung keberhasilan program swasembada jagung yang menjadi salah satu fokus penguatan ketahanan pangan nasional. Selain memantau perkembangan tanaman, personel Polri juga memberikan motivasi kepada petani agar terus menjaga kualitas perawatan tanaman sehingga hasil panen dapat maksimal dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Banjang memastikan pendampingan terhadap lahan pertanian akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Personel Polsek Sungai Pandan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan jagung dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional. Monitoring dilaksanakan di Desa Sungai Pinang dan Desa Sungai Sandung, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.00 Wita tersebut dipimpin oleh Aiptu Agus Tri Saptiawan, S.Hut., bersama Aipda Eddy Khairudin, S.H., dan Briptu Ahmad Hasan. Tim menggunakan satu unit kendaraan dinas Polsek Sungai Pandan untuk menjangkau lokasi pertanian. Dalam pemantauan di lapangan, petugas menemukan bahwa tanaman jagung telah tumbuh di sejumlah lahan, namun pertumbuhannya belum merata. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca yang menyebabkan perkembangan tanaman berlangsung lebih lambat dibandingkan dengan yang diharapkan. Meski menghadapi kendala cuaca, monitoring tetap dilakukan secara berkala sebagai bentuk pendampingan dan pengawasan terhadap program swasembada jagung yang menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kapolsek Sungai Pandan melalui personelnya menegaskan bahwa kegiatan monitoring bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi tanaman di lapangan, sehingga setiap perkembangan maupun kendala yang dihadapi petani dapat segera dipetakan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait. Selain memastikan perkembangan tanaman, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat juga menjadi wujud dukungan terhadap para petani agar tetap semangat mengelola lahan pertanian meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Monitoring perkembangan lahan jagung akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung keberhasilan program swasembada pangan serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Polsek Amuntai Selatan terus berupaya mendukung peningkatan perekonomian masyarakat dengan menggelar sosialisasi mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan tabel rafaksi kepada warga serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Rukam Hulu, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (8/7/2026). Sosialisasi dipimpin oleh personel Polsek Amuntai Selatan, yakni Aiptu Budiansyah, Aipda Agus Efendi, S.H., Bripka Desmon R.S., dan Brigpol Maulana Arifin. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengajuan KUR, skema angsuran melalui tabel rafaksi, serta pentingnya memanfaatkan fasilitas pembiayaan resmi untuk mengembangkan usaha. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memahami berbagai kemudahan akses permodalan yang disediakan pemerintah melalui program KUR, sehingga pelaku usaha dapat memperoleh pembiayaan dengan bunga yang terjangkau dan proses yang sesuai ketentuan. Selain memberikan edukasi terkait akses permodalan, personel Polsek juga membagikan brosur berisi informasi mengenai KUR dan tabel rafaksi sebagai bahan referensi bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya. Dalam pelaksanaannya, petugas mencatat masih terdapat sejumlah warga yang memerlukan pendampingan, terutama terkait persyaratan administrasi dalam pengajuan KUR. Karena itu, sosialisasi akan terus dilakukan secara bertahap agar informasi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan pelaku UMKM di wilayah hukum Polsek Amuntai Selatan. Polsek Amuntai Selatan juga menilai perlunya koordinasi yang lebih intensif dengan pihak perbankan agar pelayanan dan penyampaian informasi mengenai program KUR dapat berjalan lebih efektif serta memudahkan masyarakat memperoleh akses pembiayaan. Melalui kegiatan ini, Polsek Amuntai Selatan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memanfaatkan layanan permodalan yang legal, aman, dan sesuai kebutuhan usaha, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com    Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat jajaran Koramil 410-05/TKP. Babinsa Kelurahan Rawalaut, Sertu Jamaludin, melaksanakan Patroli Teritorial skala besar pada Rabu malam (8/7/2026) hingga Kamis dini hari dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kriminal, khususnya aksi begal dan kejahatan jalanan. Patroli yang berlangsung mulai pukul 22.30 WIB tersebut dipusatkan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Bandar Lampung. Kegiatan melibatkan personel Linmas serta warga binaan sebagai bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Berbeda dengan patroli biasa, kegiatan ini mengedepankan pendekatan komunikasi sosial (komsos). Selain melakukan pemantauan wilayah, Babinsa juga berdialog langsung dengan warga, pengguna jalan, dan pelaku usaha yang masih beraktivitas pada malam hari untuk menyerap informasi serta mendengar berbagai masukan terkait kondisi keamanan di lingkungan setempat. Sertu Jamaludin menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan membangun kedekatan dengan warga. “Patroli ini merupakan bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan warga merasa aman sekaligus mengajak mereka berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya. Dalam pelaksanaannya, patroli dilakukan secara mobile dengan pemeriksaan di sejumlah lokasi strategis yang dinilai berpotensi menjadi titik aksi kriminalitas. Langkah tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Koramil 410-05/TKP dalam memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah binaan. Keterlibatan Linmas dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam membangun sistem keamanan lingkungan yang responsif terhadap berbagai potensi ancaman. Selama patroli berlangsung, situasi di wilayah Kelurahan Rawalaut terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang mengganggu keamanan masyarakat. Ke depan, patroli teritorial akan terus dilaksanakan secara rutin, terutama pada jam-jam dan lokasi yang dianggap rawan. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini melalui kerja sama antara TNI, aparat terkait, dan warga. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat paripurna dengan sejumlah agenda strategis di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (9/7/2026). Selain menerima laporan hasil reses kedua Tahun 2026, rapat juga menjadi momentum dimulainya pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Dalam rapat tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar yang diwakili Wakil Bupati H. Andreas memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah yang akan menjadi dasar penyusunan APBD Tahun 2027. Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan penguatan sektor agroindustri dan pariwisata sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah. Wakil Bupati menjelaskan, penyusunan KUA-PPAS dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, kebutuhan belanja wajib, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta kesinambungan program-program prioritas yang telah dirancang pemerintah. “Fokus pembangunan tahun 2027 diarahkan pada terciptanya ekosistem yang mampu memperkuat sektor agroindustri dan pariwisata sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Andreas. Selain membahas kebijakan anggaran, rapat paripurna juga menghasilkan persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Pelindungan Masyarakat untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Menurut Andreas, keberadaan regulasi tersebut akan memperkuat kepastian hukum dalam penyelenggaraan ketertiban umum sekaligus meningkatkan perlindungan bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi. “Peraturan daerah ini diharapkan menjadi pedoman dalam menciptakan kondisi daerah yang aman, tertib, nyaman, serta memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat,” katanya. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mengatakan laporan hasil reses dari enam daerah pemilihan merupakan representasi langsung kebutuhan masyarakat yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan maupun pengalokasian anggaran. Berbagai aspirasi yang diterima anggota DPRD, lanjutnya, didominasi usulan pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, pelayanan publik, hingga persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat dalam berbagai forum rapat bersama organisasi perangkat daerah. “Hasil reses merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk menyampaikan kebutuhan riil masyarakat. Seluruh aspirasi tersebut telah kami serahkan kepada pemerintah daerah agar dapat menjadi bahan penyusunan program pembangunan ke depan,” ungkap Budi. Pada kesempatan yang sama, DPRD juga mengumumkan adanya perubahan susunan alat kelengkapan dewan dari Fraksi PDI Perjuangan. Perubahan tersebut, menurut Budi, merupakan hal yang lazim dan telah sesuai dengan tata tertib DPRD karena hanya menyangkut perpindahan posisi antaranggota. Ia optimistis pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat diselesaikan dalam waktu singkat melalui pembahasan bersama antara badan anggaran DPRD dan tim anggaran pemerintah daerah. “Insyaallah proses pembahasannya bisa dituntaskan dalam waktu sekitar satu minggu sebelum masuk ke tahapan berikutnya sesuai mekanisme yang berlaku,” pungkasnya. (Dicky)