Bidik-kasus.com,Sekadau Kalimantan Barat “Rumah dinas bupati sekadau yang dibangun dengan menggunakan dana APBD daerah kabupaten Sekadau hingga sampai saat ini tidak ditempati bupati STAR TIME NWES, kamis 27/3/2024 menurut Agustinus S.Pd selaku ketua umum ormas saber, sekaligus sebagai salah satu tokoh masyarakat adat di kabupaten sekadau Menjelaskan rumah dinas yang dibangun dengan menggunakan anggaran APBD Daerah kabupaten sekadau dikelola dari dinas PUPR kabupaten sekadau sampai saat ini tidak di tempati oleh bupati dari priode pertama sampai masa jabatan yang kedua, Berarti ada kurang lebih 10, tahun ini sangat mubazir kan kas daerah kab sekadau yang mana rumah dinas bupati ini dibangun untuk khusus bupati dengan masa jabatannya, Yang menjadi pertanyaan kita disini hanya berselang satu tahun rumah dinas ini dianggarkan untuk perawatan dan sesuai keterangan yang saya dapat Tahun terakhir ini dari 2022 -2023 dan 2024 berturut-turut dianggarkan dana perawatan rumah dinas bupati kabupaten sekadau.dengan pagudana yang tidak jelas..minim informasi tentang besaran anggaran yang di kelola. Menurut Agus kami meminta pihak yang berwenang selaku pejabat theknis dalam pengauditan tentang penganggaran dana perawatan tersebut sehingga tampak ke transfaranan publik sesuai UU. Informasi publik no 14 Th. 2008. Itu penting sehingga bentuk pengawasan dan informasi dapat kita akses bersama jelas agus tinus selaku ketua umum saber sekaligus salah satu Tokoh masyarakat. Dilain tempat tim awak media mencoba menghubungi bagian aset pemda kab sekadau melaui via whatsaaf NURHADI mengatakan memang betul itu adalah aset dan dibangun oleh pemda kab sekadau, Rumah dinas Bupati Namun tidak juga tidak pernah diadakan kegiatan kalau tidak pernah dipakai itu salah tapi biasanya dipakai bupati untuk acara dan kegiatan juga jelasnya, yang lebih tahu itu nanti saya coba berkomunikasi ke PUPR jelas NURHADI kepala bidang bagian aset pemda kabupaten sekadau. Awak media juga mencoba menghubungi RUSDI kabag umum pemda kab sekadau tentang pengelola anggaran pembangunan dan perawatan Rumah dinas Bupati kabupaten sekadau RUSDI, melalui via whatsaaf menjelaskan benar bahwa pembangunan rumah dinas Bupati kabupaten sekadau dikelola oleh dinas PUPR dan juga dianggarkan untuk perawatan, Tahun trakhir dari 2022-2023 dan 2024 itu diangharkan melalui PUPR untuk perawatan rumah dinas bupati dan untuk tahun anggaran 2025 mungkin juga sudah ada perencanaan namun kita lihat kalau masuk kita juga akan jelas kan itu akan dianggarkan namun kita koordinasi dulu ke PUPR jelas RUSDI, RUSDI juga menjelas kan mohon di klarifikasi. Tidak benar kalau Rumah dinas bupati tersebut tidak pernah digunakan, bahkan juga pernah dimanfaatkan untuk fasilitas pertemuan dan menerima pejabat negara jelasnya. Nanti coba kita komunikasikan dengan kadis PUPR untuk penjelasan lebih lanjut kita akan sampaikan paparnya RUSDI kepada awak media. Selain itu awak media juga mencoba menghubungi Bupati sekadau Bapak ARON. SH melalui via whatsaaf namun sampai berita ini diturunkan bupati sekadau tidak dapat dihubungi. (Narasumber AGUS TINUS) (Penulis Mul,ms) Tim Infestigas.Red.
Kuningan, BIDIK-KASUSnews – Menjelang Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan kembali menggelar silaturahmi dan berbagi bersama insan pers. Acara yang berlangsung di Pendopo Bupati Kuningan pada Kamis (27/3/2025) ini dihadiri oleh lebih dari 400 wartawan dari berbagai media. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., didampingi istri serta Wakil Bupati dan jajaran Pemkab, menyambut langsung para awak media. Acara ini merupakan agenda rutin Pemkab Kuningan untuk mempererat hubungan dengan insan pers yang selama ini turut berkontribusi dalam penyebaran informasi pembangunan daerah. Bagi-Bagi Sembako dan Santunan untuk Wartawan Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran jurnalis, Pemkab Kuningan bekerja sama dengan Bank BJB memberikan paket sembako dan santunan kepada wartawan yang hadir. Berdasarkan data dari Diskominfo Kuningan, lebih dari 400 awak media tercatat menerima bantuan tersebut. Namun, beberapa wartawan yang tidak mengisi daftar hadir tidak mendapatkan paket bantuan. “Mohon maaf, bagi yang tidak tercatat dalam list kehadiran tidak bisa mendapatkan paket,” ujar salah satu pegawai Pemkab Kuningan. Meskipun demikian, acara ini tetap berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Para wartawan yang menerima bantuan terlihat antusias dan mengapresiasi perhatian dari Pemkab Kuningan. Pesan Lebaran dari Bupati Kuningan Dalam sambutannya, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan pesan haru dan harapan agar kebersamaan dengan insan pers terus terjalin dengan baik. “Semoga kesucian dan keberkahan Idul Fitri senantiasa menyertai kita semua. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat berlebaran, ya,” ujar Bupati di hadapan para jurnalis. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan doa bersama, menciptakan suasana penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, Pemkab Kuningan berharap sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers terus terjalin demi kemajuan Kuningan. (Rico)
Kuningan, Bidik-kasusnews.com – Berita yang berhembus ke semua Perangkat Desa dan Kepala Desa sekabupaten Kuningan Jabar ini datangnya dari Bank Kuningan yang nota bene merupakan Bank Mitra Desa dalam segala urusan keuangan yang berkaitan dengan Dana Desa dan keuangan lainnya Sebelumnya hampir semua Perangkat Desa dan Kepala Desa mengeluhkan dan berharap agar jelang lebaran , gajinya yang di potong langsung karena adanya perjanjian pinjaman dengan agunan SK Gaji Siltap ( Penghasilan Tetap ) Desa , untuk pertamakalinya kini akan di terima gaji utuh tanpa potongan sepeserpun Otomatis hembusan informasi ini membuat sumringah bahagia bagi semua Perangkat Desa dan para Kepala Desa yang ada di wilayah kabupaten Kuningan Jabar ” semoga gaji tidak ada potongan , maklumlah gaji kita kan di potong utang pinjaman pak. Bayangkan sisa gaji saya kisaran 500 ribu , cukup apa ? besok kan lebaran , banyak kebutuhan “, demikian keluhan dari beberapa Perangkat Desa dan beberapa Kepala Desa yang dilontarkan kepada Arif dari Buser Polkrim. ” Kami pihak Bank Kuningan Jabar ( BPR Kuningan ) tetap memotong Gaji Siltap , sebab jika tidak di potong langsung ini akan menimbulkan masalah bagi Bank dan si nasabahnya , yaitu berkaitan dengan BI Cheking dan SIB. Namun demikian kami berinisiatif agar para perangkat desa dan para kepala desa tetap bisa menikmati gaji utuh karena jelang lebaran ini , maka kami mengambil kebijakan dengan memberikan gaji mereka secara utuh dengan cara mengambilnya dan memberikannya dari uang tabungan beku alias uang blokiran sesuai nilai nominalnya masing masing si nasabahnya ” , demikian penjelasan Ulan SE Humas Bank Kuningan yang mewakili H.Dodo Wahdah SE Direktur Utama Bank Kuningan Jabar ( BPR Kuningan ) Namun setelah adanya kebijakan dari pihak Bank Kuningan Jabar ( BPR Kuningan ) , semua Perangkat Desa dan beberapa Kepala Desa sangat berterimakasih kepada Bank Kuningan ( BPR Kuningan ) dan juga tidak sedikit beberapa Perangkat Desa dan Kepala Desa yang japri kepada awak media karena sudah menindaklanjuti keluhannya dengan cara mengkorfirmasi ke pihak Bank Kuningan Jawa Barat (BPR Kuningan). Asep Rusliman
Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H, melaksanakan pemantauan Jalur Arteri Arus Mudik Lebaran Dalam Rangka Ops Ketupat Lodaya 2025 bertempat di Pos Pelayanan Ramayana Weru, Kabupaten Cirebon, Kamis (27/3/2025). Dalam kegiatan tersebut turut didampingi Kaposyan Ramayana Weru Kompol Sudarman, S.Sos., Kasi Propam Iptu Enjay Sonjaya, S.H., Kasi Humas Ipda Ivan Arief Munandar, S.I.Kom., Personel Gabungan Pos Yan Ramayana Weru (Polresta Cirebon, Kodim 0620 Kab. Cirebon, Dishub Kab. Cirebon, Satpol PP Kab. Cirebon, BPBD Kab. Cirebon, Dinkes Kab. Cirebon, Damkar Kab. Cirebon) beserta Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila. “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat selama arus mudik lebaran 2025 berjalan kondusiv dan lancar. Situasi akan terus dipantau secara intensif, khususnya di titik-titik rawan kepadatan dan anggota sudah tergelar dibeberapa Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan yang ada agar pemudik merasa Aman dan Nyaman,” kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. Pihaknya juga memberikan sosialisasi dengan tagline Mudik Aman, Keluarga Nyaman dan Hotline 110 dapat melaporkan adanya kejadian gangguan kamtibmas, kejahatan jalanan ataupun Aksi Premanisme Berkedok Ormas yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk melaporkan kejadian darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat dan tepat. “Layanan ini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat untuk melaporkan kejadian Aksi Premanisme Berkedok Ormas , kriminalitas, kecelakaan, atau kondisi darurat lainnya,” pungkasnya. Pihaknya juga memberikan himbauan kepada pemudik untuk selama berkendara agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada, dan jika merasa ngantuk agar beristirahat di lokasi – lokasi yang aman dan sudah tersedia. “Kami juga menghimbau kepada seluruh pemudik agar selalu berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada, agar pemudik bisa sampai ke tempat tujuan dengan lancar dan aman,” kata Kapolresta Cirebon. Asep Rusliman
Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Wakapolresta Cirebon Akbp Imara Utama S.H., S.I.K., M.H., mendampingi Kegiatan Tim Supervisi Ops Ketupat Lodaya 2025 – Stamaops Polri di Pos Terpadu KM 188 Palimanan, Kamis (27/3/2025) sore. Kegiatan tersebut bertempat di Pos Terpadu KM 188 Palimanan Tol Cipali. Dalam kegiatan tersebut dihadiri Stamaops Polri yang dipimpin oleh Brigjen Pol Drs. Eko Nugrohadi, M.Si., didampingi Kombes Pol Taufiq Hidayat, S.H., Kombes Pol Abdul Rizal A Engahu, S.I.K., M.Si., Kombes Pol Wawan Setiawan, S.I.K., Akbp Tesyar Rhofadli Prayitno, M.Si. Kegiatan Tim Supervisi Ops Ketupat Lodaya 2025 – Stamaops Polri ini dalam rangka monitoring dan mengecek kesiapan Operasi Ketupat Lodaya 2025 di Pos Terpadu KM 188 Tol Cipali Wilayah Hukum Polresta Cirebon. Kegiatan tersebut diawali dengan Penyambutan Tim Supervisi Ops Ketupat Lodaya 2025, Pengecekan Kesehatan Tim Supervisi Ops Ketupat Lodaya 2025, Pengecekan Pos Terpadu KM 188 Palimanan oleh tim Supervisi Stamaops Polri, Pengisian Buku Supervisi Ops Ketupat Lodaya 2025, Foto bersama, dan Penutup. “Bahwa pelaksanaan kegiatan di Pos Terpadu KM 188 Palimanan merupakan Kegiatan Supervisi Ops Ketupat Lodaya 2025 oleh Stamaops Polri di Wilayah Hukum Polresta Cirebon,” Wakapolresta Cirebon Akbp Imara Utama S.H., S.I.K., M.H. ( Tim )
Kompolnas Berharap Polda Jateng Mampu Pulihkan Kepercayaan Masyarakat Melalui Kesuksesan Dalam Pengamanan Mudik Lebaran JATENG:Bidik-kasusnews.com Polda Jateng, Kota Semarang | Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Sony Irawan, menerima kunjungan Komisioner Kompolnas, Ida Oetari Poernamasari, di Posko Terpadu Gerbang Tol (GT) Kalikangkung pada Kamis (27/3/2025) siang. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau kesiapan jajaran Polda Jateng dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2025, yang difokuskan pada pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. Dalam kegiatan itu, turut hadir Dirkamsel Korlantas Polri, Brigjen Pol Bakharudin Muhammad Syah, Kapolrestabes Semarang, serta para Kasatgas OKC 2025. Dirlantas Polda Jateng memaparkan berbagai langkah yang telah disiapkan guna memastikan kelancaran lalu lintas selama periode Lebaran, termasuk strategi pengaturan arus kendaraan dan upaya antisipasi kemacetan di jalur-jalur rawan. “Kami laporkan bahwa saat ini terjadi sedikit peningkatan arus mudik di Km 70 hingga Km 188, sehingga diberlakukan One Way lokal di wilayah Jawa Barat. Untuk wilayah Jawa Tengah, hingga saat ini kondisi lalu lintas masih terpantau normal. Namun, kami tetap menunggu instruksi dari Korlantas Polri terkait pelaksanaan One Way Nasional,” ujar Kombes Pol Sony Irawan. Dengan menggelar lebih dari 14 ribu personil di 213 pospam, posyan dan pos terpadu, Dirlantas menegaskan bahwa Polda Jateng berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam pelaksanaan OKC 2025. Salah satunya dengan memberikan pelayanan inovatif berupa Valet Ride untuk menjamin kenyamanan dan keamanan pemudik yang menggunakan sepeda motor. “Program ini adalah terobosan dan inovasi dari Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo yang belum pernah dilakukan oleh Polda lain. Dalam program ini, Polda Jateng memfasilitasi keamanan dan kenyamaan pemudik roda dua yang melintasi pantura mulai dari Brebes akan diangkut menuju Semarang naik bus ber-AC, sedangkan kendaraannya diangkut towing. Di pos keberangkatan dan kedatangan juga disediakan berbagai macam fasilitas yang sangat memanjakan pemudik demi kenyamanan mereka,” terangnya. Selain mengamankan arus mudik, pihak kepolisian juga telah mengantisipasi potensi kemacetan di berbagai objek wisata favorit, seperti kawasan Dieng. Kombes Pol Sony menjelaskan bahwa mekanisme pengaturan kendaraan telah dirancang secara matang agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di area wisata. “Jika arus kendaraan menuju Dieng masih dalam batas normal, maka akan diizinkan masuk. Namun, jika sudah padat, maka kami akan menutup sementara akses di area retribusi untuk mengurai kepadatan. Hal ini dilakukan karena tidak tersedia jalur alternatif yang cukup aman di kawasan tersebut,” jelasnya. Dirlantas menegaskan bahwa semua langkah pengamanan arus mudik dan wisata dilakukan melalui sinergi dengan berbagai pihak. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan perjalanan masyarakat selama Lebaran dapat berlangsung dengan aman dan nyaman sesuai tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’. “Kami tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan dari seluruh stakeholder terkait. Insyaallah, dengan kerja sama yang baik, kita bisa mewujudkan mudik yang aman dan lancar,” pungkasnya. Komisioner Kompolnas, Ida Oetari Poernamasari, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Polda Jateng dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. Menurutnya, pengelolaan lalu lintas di masa puncak mudik adalah tugas besar yang tidak bisa ditangani Polri sendirian, sehingga koordinasi dengan berbagai pihak menjadi kunci utama keberhasilan. “Terima kasih kepada Dirlantas dan jajarannya yang telah mendesain pengamanan ini dengan baik bersama stakeholder terkait. Pekerjaan sebesar ini memang harus melibatkan banyak pihak, dan setiap pihak harus tahu persis perannya,” ujarnya. Ida juga menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap pengamanan arus mudik dan balik, terutama saat puncak kepadatan. Selain itu, ia memberikan apresiasi terhadap program Valet Ride yang digagas oleh Polda Jateng, karena dinilai sangat membantu pemudik, khususnya pengguna sepeda motor, agar dapat menempuh perjalanan dengan lebih aman dan nyaman. “Mudah-mudahan dengan keberhasilan pengamanan arus mudik pada Operasi Ketupat Candi ini dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Yang terpenting jaga kekompakan antarinstansi dan jaga mentalitas anggota untuk tetap semangat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.(Wely-jateng) Sumber:humas polda jateng
Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Tim Supervisi Mabes Polri dalam rangka Ops Ketupat Lodaya 2025, melakukan kunjungan di Pos Terpadu Ops Ketupat Lodaya 2025 wilayah hukum Polres Majalengka, Kamis (27/3/2025). Tim dipimpin BRIGJEN Pol Drs. Eko Nugrohadi selaku Karodalops Stamaops Polri didampingi oleh KOMBES Pol Taufik Hidayat, KOMBES Pol Abdul Rizal A Engahu, KOMBES Pol Wawan Setiawan dan AKBP Tesyar Rhofadly Prayitno Karodalops Sops Polri Brigjen Pol Eko Nugrohadi beserta Tim, mengunjungi pos terpadu yang terletak di Res Area KM 166 Tol Cipali Wilayah Majalengka. Kapolres Majalengka yang diwakili oleh Kabag Ops Polres Majalengka KOMPOL Jaja Gardaja, didampingi oleh PJU Polres Majalengka serta Kaposko Ops dan Kasatgas Operasi Ketupat Lodaya 2025 menerima kedatangan tim. Tim Supervisi Mabes Polri mengecek Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan Pospam Terpadu Ops Ketupat Lodaya 2025, untuk memastikan kesiapan personel dan fasilitas pendukung operasi dan guna memastikan proses pengamanan mudik lebaran. Tim memonitor langsung situasi keamanan di berbagai titik strategis melalui sistem pengawasan CCTV. Setelah itu, tim melanjutkan pengecekan ke Pos Terpadu Epicentrum Mall Mataram untuk memastikan kesiapan personel dan fasilitas pendukung operasi. Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto melalui Kabag Ops KOMPOL Jaja Gardaja menjelaskan bahwa kunjungan Tim Supervisi dari Mabes Polri bertujuan memastikan Operasi Ketupat Lodaya 2025 berjalan sesuai prosedur dan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat selama momen Hari Raya Idul Fitri 1446 H. “Operasi Ketupat Lodaya merupakan kegiatan pengamanan yang dilaksanakan mulai sebelum hingga beberapa hari setelah Idul Fitri. Tujuannya adalah memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk arus mudik dan balik,” jelas Kabag Ops. Dalam kunjungan tersebut, Brigjen Pol Eko Nugrohadi mengapresiasi kesiapan Polres Majalengka, baik dari sisi personel, sarana prasarana, maupun koordinasi lintas instansi. Ia menekankan pentingnya menjaga kesiapsiagaan, respons cepat, dan pelayanan prima kepada masyarakat selama operasi berlangsung. Dengan pengawasan ketat dari Mabes Polri dan kesiapan penuh dari jajaran Polres Majalengka, diharapkan Operasi Ketupat Lodaya 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan nyaman. Asep Rusliman
Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Guna meminimalisir terjadinya penumpukan kendaraan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas di Jalur Tol Cipali Wilayah Kabupaten Majalengka, Pihak Kepolisan Polres Majalengka Polda Jabar lakukan rekayasa arus lalu lintas dengan sistem satu arah (one way). One way yang dilakukan secara bergantian melihat situasi kondisi arus lalu lintas baik dari arah Jakarta menuju Jawa dan Sebaliknya Yang dari Jawa Menuju Ke Jakarta, Pada Kamis (27/3/2025). Dalam proses pemberlakuan sistem satu arah tersebut Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto terjun secara langsung ikut melakukan pendorongan arus kendaraan dari arah jakarta menuju jawa maupun sebaliknya dari Jawa menuju jakarta. Bersama jajaran Sat Lantas, Kapolres Majalengka Polda Jabar yang mengendarai sepeda motor tersebut melakukan pendorongan arus kendaraan, guna proses satu arah one way dapat di berlalukan. AKBP Indra Novianto mengatakan bahwa pada hari ini disamping kita melakukan proses pengurasan arus melalui mekanisme one way, yang pelaksanaannya tidak terlalu lama , karena beban jalur Tol Cipali hari ini pun relatif aman sehingga bisa di normalkan kembali menjadi 2 (dua) arah baik arah arus menuju Jawa dan sebaliknya arus menuju ke Jakarta aman lancar. Dengan diberlakukan-nya one way, diharapkan arus kendaraan menjadi lebih lancar dan terorganisir, sehingga mengurangi risiko kecelakaan serta kepadatan lalu lintas yang berlebihan. Ungkap Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto. Namun, bagi pengguna jalan, penting untuk memahami aturan dan rambu-rambu yang berlaku agar tidak salah jalur atau terkena sanksi. Berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai sistem one way atau jalur satu arah, beserta dampak penerapannya yang telah dilansir dari berbagai sumber. Pungkasnya. Asep Rusliman
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara bersama tim dari penjinak Bom (Jibom) Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Tengah melakukan pemusnahan puluhan kilogram obat mercon. Bahan pembuatan petasan yang disita tersebut merupakan hasil sitaan selama operasi penyakit masyarakat (Pekat) jelang hari raya Idulfitri 1446 H/2025 M. Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasatreskrim AKP M. Faizal Wildan Umar Rela mengatakan, sebanyak 10 Kg serbuk mercon yang dimusnahkan merupakan hasil penyitaan dari tiga tempat kejadian perkara (TKP) yang diamankan oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jepara. “Pada hari ini, kami jajaran Satreskrim Polres Jepara bersama tim Sat Brimobda Polda Jawa Tengah memusnahkan barang bukti serbuk mercon sebanyak 10 Kg. Yang kami lakukan ini merupakan bagian dari upaya polri dalam menegakkan hukum dan mencegah penyalahgunaan bahan peledak yang berbahaya bagi masyarakat,” ujar AKP Wildan saat ditemui di lokasi pemusnahan serbuk mercon di lapangan tembak Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara, Kamis (27/3/2025). Pemusnahan dilakukan sesuai prosedur dengan metode disposal untuk memastikan penghancuran total barang bukti. Dengan pemusnahan tersebut, Polri ingin menegaskan bahwa kepemilikan bahan peledak ilegal sangat berbahaya dan dapat menimbulkan ancaman serius bagi masyarakat jika tidak ditangani dengan benar. “Pemusnahan barang bukti ini dilakukan sudah sesuai dengan prosedurnya dengan metode disposal untuk memastikan penghancuran total barang bukti. Kami ingin menegaskan bahwa kepemilikan dan penggunaan bahan peledak ilegal sangat berbahaya dan dapat menimbulkan ancaman serius jika tidak ditangani dengan benar,” ucapnya. Menurutnya, barang bukti berupa bahan peledak harus segera dimusnahkan, karena sifat bahan peledak yang tidak stabil dan berbahaya serta mudah meledak karena sebab-sebab tertentu. AKP Wildan menjelaskan, agar tidak membahayakan dan tidak mengganggu warga disekitar lokasi pemusnahan, pemusnahan 10 Kilogram serbuk mercon tersebut membutuhkan tim dan teknik khusus. “Pemusnahan dengan cara ini hanya menimbulkan efek terbakar tanpa ledakan sehingga tidak akan mengganggu masyarakat sekitar lokasi pemusnahan,” jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna menambahkan, meski seluruh barang bukti telah dimusnahkan, jajarannya akan terus menggencarkan razia petasan. Termasuk pula razia berkait penyakit masyarakat, dan premanisme hingga lebaran. Kegiatan ini merupakan bagian dari operasi pekat yang saat ini tengah dilaksanakan jajaran Polres Jepara. “Apabila ditemukan barang bukti seperti itu lagi, maka akan dimusnahkan,” tegasnya. Razia tersebut dilakukan, kata dia, salah satunya agar ketenangan maupun kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, dapat terjaga. Masyarakat diimbau agar tidak menyimpan maupun memperjualbelikan bahan peledak atau bubuk petasan secara ilegal dikarenakan dapat membahayakan. Selain membahayakan, bagi warga yang memperjualbelikan bahan peledak atau serbuk mercon dapat dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951. “Apalagi jika jumlahnya cukup banyak. Mari mengisi bulan suci Ramadan dengan hal-hal dan kegiatan positif,” pungkasnya.(Wely-jateng) Sumber:Humas Polda jateng
Kuningan, Bidik-kasusnews.com – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi berbagai pihak dalam menghadapi keterbatasan anggaran. Hal tersebut disampaikannya dalam acara silaturahmi bersama jurnalis Kuningan di Teras Pendopo, Kamis siang (27/3/2025). Bupati Dian mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran daerah memerlukan langkah-langkah adaptasi yang tepat. Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah efisiensi anggaran operasional, termasuk pemangkasan hingga 50%, belum lagi tidak diambilnya kendaraan dinas, dan hampir 100% pengurangan kegiatan rapat di hotel. “Saya melihat kondisi ini sebagai tantangan sekaligus peluang untuk kita semua bekerja lebih keras, bersinergi, dan berkolaborasi. Dengan keterbatasan yang ada, kita harus bijak dalam mengambil langkah, memastikan kebijakan tetap berjalan optimal,” Ia juga menyoroti pentingnya peran jurnalis dalam menyampaikan informasi yang objektif dan membangun. Bupati mengapresiasi kerja keras media dalam memberikan berita yang edukatif, terutama dalam menyampaikan kondisi riil yang dihadapi pemerintah daerah. “Saya ingin meyakinkan bahwa setiap kebijakan yang diambil bertujuan untuk kebaikan bersama. Keterbatasan ini bukan penghalang, melainkan tantangan untuk kita lebih inovatif dalam membangun Kuningan,” tambahnya. Bupati Dian menutup pertemuan dengan harapan agar kolaborasi antara pemerintah dan media semakin erat demi kemajuan Kabupaten Kuningan. “Tanpa bantuan rekan-rekan media, perjuangan ini tidak akan mudah. Mari bersama-sama membangun Kuningan agar lebih baik lagi di masa depan,”tuturnya Asep Rusliman