JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Srikandi Squad Nusantara menunjukkan kepeduliannya dengan menghadiri acara takziah di rumah salah satu anggota PAC Squad Nusantara Pakis Aji, bertempat di kediaman Ibu Khomsatun, RT 8 RW 4 Desa Swawal Timur, Rabu (20/8/2025). Acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. Hadir dalam kesempatan itu Kabid Sosial Squad Nusantara, Wahyudi, Ketua Srikandi Squad Nusantara, Ibu Riana, beserta jajaran anggota yang didampingi langsung oleh Ketua PAC Squad Nusantara Pakis Aji. Kehadiran Srikandi Squad Nusantara bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum/almarhumah, tetapi juga wujud nyata solidaritas dan rasa persaudaraan yang selalu dijunjung tinggi dalam organisasi. Ketua Srikandi Squad Nusantara, Ibu Riana, menyampaikan bahwa kegiatan takziah ini menjadi momentum penting untuk terus mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang sedang berduka. “Semoga almarhum/almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan,” ujarnya. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh masyarakat setempat, diikuti seluruh hadirin dengan penuh khusyuk. (Wely-jateng)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Sebuah rumah tinggal milik Rustandi (23), warga Kampung Dangdeur RT 06/ RW 10, Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, ludes dilalap api pada Rabu (20/8/2025) sore. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ini diduga dipicu korsleting arus pendek listrik. Menurut laporan, api pertama kali terlihat membesar dari bagian atap rumah. Warga yang melihat kejadian itu langsung berteriak meminta pertolongan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun kobaran api terus membesar hingga melahap hampir seluruh bangunan. Kemungkinan besar harta benda milik korban sulit diselamatkan. “Sekitar pukul 16.15 WIB, api baru berhasil dipadamkan oleh petugas Pos Damkar Surade dibantu warga. Kondisi rumah habis terbakar, hanya tersisa dinding tembok saja,” ujar Solih Sunarya, petugas P2BK Kecamatan Surade. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta. Seluruh isi rumah hangus, termasuk barang-barang berharga milik korban. Unsur pemerintahan Kecamatan Surade yang terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, Lurah Surade, P2BK, serta warga sekitar langsung turun ke lokasi membantu pemadaman api dan melakukan pendataan. Ade Budiman dari Tagana Kecamatan Surade menuturkan, pihaknya bersama relawan membantu proses evakuasi dan mendata kebutuhan mendesak korban. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi korban mengalami kerugian besar. Kami masih melakukan asesmen untuk rencana bantuan,” jelasnya. Atas kejadian ini, aparat kecamatan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi korsleting listrik. Warga juga diingatkan untuk segera melapor ke petugas apabila terjadi kebakaran, agar penanganan bisa lebih cepat dan kerugian dapat diminimalisir. (Dicky)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia turut dimeriahkan oleh PAC Bangsri Squad Nusantara dengan menggelar acara syukuran di Bescem Bangsri pada Rabu (20/8/2025). Acara ini berlangsung meriah dengan hiburan orkes Lorenzo Jadul yang berhasil menarik perhatian para tamu undangan. Menambah semangat perayaan, panitia juga memberikan hadiah khusus bagi peserta yang hadir dengan nuansa jadul. Hadiah diserahkan langsung oleh Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki. Dalam kesempatan itu, Eko Basuki menyampaikan apresiasi kepada jajaran PAC Bangsri dan seluruh anggota Squad Nusantara yang hadir. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengingat jasa para pahlawan bangsa. “Ini bukan sekadar perayaan, tapi juga bentuk kebersamaan kita dalam menjaga persatuan dan rasa nasionalisme. Semoga Squad Nusantara semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran pengurus dan anggota Squad Nusantara dari berbagai wilayah di Jepara. Suasana penuh keakraban dan kekompakan tampak mewarnai jalannya kegiatan hingga selesai. (Wely-jateng)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Program Peningkatan Partisipasi Rukun Warga (P2RW) dipastikan tetap berlanjut pada tahun anggaran 2025. Kepastian ini disampaikan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam pertemuan bersama seluruh Ketua RW di Gedung Juang, Rabu (20/8/2025). Ayep menegaskan, setiap RW akan kembali memperoleh dana hibah Rp25 juta yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan lingkungan dengan prinsip transparan dan akuntabel. “Sudah disepakati bersama, seluruh Ketua RW siap menandatangani pernyataan komitmen agar dana P2RW digunakan sesuai aturan,” ujarnya. Dana P2RW hanya boleh dialokasikan untuk enam kegiatan, yakni perbaikan talud, drainase, jalan lingkungan, penanganan sampah, posyandu, serta sarana keagamaan. Pencairan dijadwalkan mulai Oktober setelah Perubahan APBD 2025 ditetapkan. Secara keseluruhan, Pemkot Sukabumi menyiapkan Rp30 miliar anggaran kemasyarakatan pada 2025. Dari jumlah itu, Rp21 miliar untuk insentif RT/RW dan Rp8,9 miliar khusus P2RW. “Jangan sampai ada laporan fiktif atau tidak sesuai aturan, karena bisa jadi temuan BPK,” tegas Ayep. Sebelumnya sempat muncul wacana mengganti P2RW dengan program padat karya. Namun mayoritas Ketua RW menolak karena menilai P2RW sudah lama berjalan dan terbukti bermanfaat langsung bagi masyarakat. Di sisi lain, Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Hasan Asari, M.Pd., menyebutkan pasca Pemilu 2024 pemerintah daerah terus menyelaraskan pembangunan dengan pusat dan provinsi. Untuk periode 2025–2029, arah pembangunan sudah disepakati bersama DPRD, dengan fokus pada penguatan SDM dan infrastruktur. “Kalau ingin berjalan cepat, bisa sendiri. Tapi kalau ingin berjalan jauh, harus bersama-sama. Membangun ekonomi kota yang kuat bukanlah perjalanan singkat, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan kolaborasi,” kata Hasan. Ia menambahkan, program yang digagas Wali Kota, termasuk pembentukan dana abadi dan pemanfaatan teknologi, menjadi instrumen penting untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Tim Voli Ball PDAM menjuarai turnamen Voli Ball dalam rangka memperingati HUT RI dan Hari Lahir Adhyaksa ke-80 di Lapang Hotel Augusta Sukabumi, Rabu (20/8/2025). Turnamen tersebut diikuti oleh empat tim yaitu Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, karyawan Augusta, Augusta Tennis Club (ATC) dan PDAM. Kompetisi berlangsung dengan sistem setengah kompetisi. Adu skill berjalan fairplay dan penuh kegembiraan sesekali diselingi gelak tawa. Menariknya, selama pertandingan berlangsung, dimeriahkan aksi drumband. Pada pertandingan final PDAM mengakhiri perlawanan dari Tim Kejaksaan dengan kemenangan head to head. Dalam pertandingan yang berjalan sengit PDAM mengantongi dua kali menang dan satu kali kalah. Sementara itu bertengger di posisi ketiga tim ATC dengan dua kemenangan dan sekali mengalami kekalahan. Tim digawangi para pemain yang merupakan kombinasi senior dan junior. Ketua panitia H. Asep Suparwan mengatakan, meskipun hanya pertandingan eksibisi, namun tim yang bertanding bermain lepas dan tanpa beban tapi bermain sportif. ”Jangan di lihat hanya pertandingan biasa-biasa saja, tapi semua tim bermain tidak setengah hati apalagi cari aman. Semua telah mengeluarkan seluruh kemampuan yang dimiliki dengan mengandalkan kekompakan tim,” ujarnya. Kejari Sukabumi Romiyasi usai menyerahkan piala dan uang kadeudeuh mengungkapkan rasa optimis hasil dari pertandingan ini akan melahirkan bibit-bibit pemain potensial di masa mendatang. ”Secara khusus saya minta pada H. Asep selaku panitia untuk menyelengarakan turnamen dengan skala yang lebih besar lagi pada tahun depan. Kalau bisa jumlah peserta juga lebih ditingkatkan agar kompetisi berjalan lebih meriah,” tandasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Dalam Rangka HUT RI dan Hari Lahir Adhyaksa ke-80 tahun 2025, Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi mengadakan turnamen voli ball yang diikuti oleh empat tim yakni Kejari Kabupaten Sukabumi, Augusta, ATC dan PDAM. Kegiatan berlangsung di Lapang Augusta, Rabu (20/8/2025). Ketua panitia turnamen voli ball dalam rangka HUT RI dan Hari Adhyaksa ke-80 H. Asep Suparwan mengatakan, persiapan kompetisi dilaksanakan secara dadakan. Dengan kata lain panitia tidak cukup banyak waktu untuk menggelar turnamen ini. ”Meskipun dengan persiapan minim, tapi dengan niat baik penuh ketulusan, Ahamdulillah kegiatan bisa berjalan dengan baik. Untuk kebaikan kita jangan pernah surut untuk melangkah,” kata Asep. Dia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi atas kehadiran Kajari Kabupaten Sukabumi, Romiyasi di event tersebut. Menurutnya kehadiran Kajari jadi motivasi tersendiri bagi para peserta. ”Kegiatan ini satu untuk semua. Bukan hanya untuk Kejari, Augusta atau masyarakat tapi untuk kemajuan Kejari di masa yang akan datang. Sekali melangkah kita pantang untuk mundur,” ujarnya. Asep juga berpesan agar Kajari Sukabumi yang baru menjabat agar tidak betah di tempat dia bekerja saat ini. “Kalau boleh saya usulkan, pak kajari untuk segera mencari tempat berlabuh yang baru demi karir beliau di masa depan,”tandasnya. Sementara itu Kajari Romiyasi menitipkan pesan kepada para atlet yang akan bertanding untuk tetap menjaga sportifitas dan semangat fairplay. ”Kita bertanding di sini bukan untuk mencari juara tapi untuk kebersamaan dan bersilaturahmi. Pokoknya untuk berkeringat agar tubuh tetap sehat dan bugar dan selalu berpikiran positif,” tegas Romiyasi. Dia menambah dengan event ini diharapkan muncul Bibit-bibit atlet berbakat dan penuh talenta untuk dapat berbicara di event yang levelnya lebih tinggi lagi. ”Saya berharap, pak haji Asep bisa mengadakan event yang lebih besar lagi. Melalui kejuaraan ini akan membawa para atlet ke puncak prestasi baik tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Sejumlah perwakilan Ketua Rukun Warga (RW) Kota Sukabumi mendatangi kantor DPRD Kota Sukabumi untuk menyampaikan aspirasi agar Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) tidak dihentikan. Mereka menyerahkan surat resmi kepada wakil rakyat sebagai bentuk desakan agar program tersebut tetap diperjuangkan. Karena dinilai mampu menjembatani antara pemerintah dan warga dalam pembangunan di setiap wilayah. Salah satu perwakilan Ketua RW, Mauly Fahlevi Prawira, menilai penghapusan P2RW justru menjadi kemunduran demokrasi. “Dihilangkannya P2RW merupakan langkah kemunduran demokrasi,” tegasnya, Selasa (19/8/2025). Menurut Mauly, P2RW terbukti jauh lebih bermanfaat karena dalam setiap tahapan yang dilalui melibatkan langsung unsur pengurus RT, RW, hingga kelurahan, serta hasilnya bisa dirasakan masyarakat. Ia menambahkan, meski Wali Kota berencana meluncurkan program padat karya, keberadaan P2RW tetap harus dipertahankan. Dia menegaskan, program yang sudah berjalan baik seharusnya dilanjutkan, bukan justru dihentikan. Karena itu, ia bersama perwakilan Ketua RW lain berikhtiar menyampaikan aspirasi secara terbuka melalui jalur demokratis. “Atas nama Ketua RW se-Kota Sukabumi yang berjumlah 356 orang, kami sepakat agar P2RW tetap ada. Kami berharap Wali Kota terbuka pintu hatinya dan memperhatikan aspirasi ini,” pungkas Mauly. Para Ketua RW juga menekankan, P2RW menjadi sarana pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan di tingkat akar rumput. Jika program ini dihentikan, mereka khawatir akan berdampak pada partisipasi warga dalam pembangunan daerah. (Usep)
JATENG – Bidik-kasusnews.com | Pati – Suasana kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa di lingkungan Kodim 0718/Pati. Kodim 0718/Pati menggelar perlombaan 17-an di lapangan Makodim yang diikuti perwakilan dari berbagai kewedanan di wilayah Kabupaten Pati. Selasa, 19 Agustus 2025 Rangkaian perlombaan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Berbagai cabang lomba dipertandingkan untuk mempererat persaudaraan sekaligus menumbuhkan jiwa sportivitas di kalangan peserta. Dalam hasil akhir perlombaan, Kewedanan *Jakenan* berhasil tampil sebagai juara umum setelah menunjukkan keunggulan di berbagai cabang lomba. Beragam pertandingan unik seperti *voli sarung, merias wajah penyamaran oleh ibu, memakai baju sambil menerbangkan balon, hingga estafet tepung* menghadirkan suasana penuh tawa, keceriaan, sekaligus kebersamaan. Setiap peserta dan penonton larut dalam semangat kemerdekaan yang dikemas dengan cara sederhana namun penuh makna. *“Perlombaan ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan dan menyalakan kembali semangat kemerdekaan di tengah-tengah kita,”* ujar Dandim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han. Kegiatan ini telah menjadi tradisi tahunan di Kodim 0718/Pati, yang bukan hanya menumbuhkan semangat nasionalisme, tetapi juga menghadirkan keceriaan dan kegembiraan dalam memaknai arti kemerdekaan. (Kasnadi)
JATENG – Bidik-kasusnews.com | Pati – Polsek Tayu mendapatkan dukungan penuh dari Organisasi Kepemudaan Karang Taruna Kecamatan Tayu untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pasca aksi unjuk rasa yang berlangsung pada 13 Agustus 2025. Pertemuan ini dilaksanakan pada Selasa (19/8/2025) pukul 13.30 WIB hingga selesai di Mapolsek Tayu. Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada Karang Taruna Kecamatan Tayu yang dipimpin Ibu Ferry Rachmawatie Suryaning Tyas, SSiT., MKes. Kehadiran dan komitmen mereka menjadi bukti nyata bahwa pemuda siap bersinergi menjaga kondusifitas wilayah,” ujarnya. Ketua Karang Taruna Kecamatan Tayu, Ibu Ferry menegaskan bahwa generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan. “Kami siap bersama Polsek Tayu menjaga Kamtibmas, baik di tingkat kecamatan maupun di wilayah Kabupaten Pati secara umum. Ini adalah wujud tanggung jawab sosial kami sebagai pemuda,” katanya. AKP Aris menambahkan bahwa Polsek tidak dapat bekerja sendiri. “Kamtibmas adalah tanggung jawab kita bersama. Peran organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna sangat besar dalam mencegah potensi gesekan sosial. Dengan kebersamaan, kita bisa memastikan masyarakat tetap tenang pasca unjuk rasa,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Tayu, Ibu Ferry Rachmawatie, kembali menekankan pentingnya menjaga persatuan. “Kami tidak ingin suasana kondusif yang sudah terjaga di Pati terganggu oleh isu-isu yang bisa memecah belah. Karang Taruna Tayu akan terus bersinergi dengan kepolisian, perangkat desa, dan masyarakat,” ungkapnya. Kapolsek Tayu juga menegaskan komitmennya untuk merangkul semua elemen masyarakat. “Kami membuka ruang komunikasi dengan siapa pun, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna. Intinya, kita bersama-sama menjaga Tayu agar tetap aman,” jelasnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Karang Taruna Kecamatan Tayu, Ibu Ferry menambahkan harapannya agar semangat kebersamaan ini bisa ditularkan ke desa-desa lain di Pati. “Kami mengajak pemuda di seluruh wilayah Pati untuk ikut ambil bagian dalam menjaga keamanan. Dengan gotong royong, semua persoalan bisa dihadapi tanpa menimbulkan konflik,” tandasnya.(Kasnadi) Sumber(Humas Polresta Pati)
JATENG – Bidik-Kasusnews.com | Pati – Suasana kondusif pasca aksi unjuk rasa pada 13 Agustus 2025 terus menjadi perhatian bersama. Pada Senin (18/8/2025) sekitar pukul 18.30 WIB, sejumlah warga Kecamatan Sukolilo mendatangi Mapolsek Sukolilo untuk menyampaikan aspirasi agar kepolisian tetap aktif menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah mereka. Kehadiran warga dipimpin oleh Wahyudi, salah satu tokoh masyarakat Desa Sukolilo. Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan kehadiran polisi sebagai pengayom dalam menjaga stabilitas situasi pasca dinamika aksi unras yang sempat menimbulkan keresahan. Kapolresta Pati melalui Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan, menyambut langsung kedatangan warga tersebut. Menurutnya, langkah warga mendatangi Polsek merupakan wujud sinergi positif antara masyarakat dan kepolisian. “Kami sangat mengapresiasi kepedulian warga. Kehadiran bapak-bapak ke Polsek menandakan adanya semangat kebersamaan untuk menjaga keamanan Sukolilo tetap damai,” ujar AKP Sahlan. Setelah dialog singkat, tiga orang warga bersama petugas Polsek Sukolilo melaksanakan patroli bersama di sejumlah titik rawan. Patroli ini dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan sekaligus sebagai bentuk nyata keterlibatan masyarakat dalam mendukung Polri. “Patroli bersama ini penting, supaya warga juga melihat langsung bahwa polisi bekerja terbuka dan masyarakat ikut berperan,” kata AKP Sahlan. Wahyudi, tokoh masyarakat Desa Sukolilo, menyatakan bahwa langkah yang diambil Polsek Sukolilo sudah tepat. “Kami sebagai warga merasa lebih tenang bila polisi hadir langsung di lapangan. Dengan patroli bersama, masyarakat juga bisa ikut serta menjaga lingkungannya,” ungkapnya. AKP Sahlan menambahkan, pihaknya akan terus berkomitmen menjaga kondusifitas di wilayah hukum Polsek Sukolilo. “Kami siap meningkatkan patroli, baik siang maupun malam. Intinya, Polri hadir untuk menjamin rasa aman masyarakat,” tegasnya. Ia juga mengimbau agar warga tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah. Dalam kesempatan yang sama, Wahyudi kembali menegaskan harapannya agar kerjasama ini terus dipelihara. “Kami percaya Polsek Sukolilo di bawah pimpinan AKP Sahlan mampu menjaga wilayah kami tetap kondusif. Semoga suasana aman ini bisa berlanjut,” ujarnya. Sebagai penutup, AKP Sahlan mengingatkan bahwa keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama. “Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk melapor jika ada potensi gangguan. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa menjaga Sukolilo tetap damai dan Pati semakin kondusif pasca unras,” pungkasnya.(Kasnadi) Sumber(Humas Resta Pati)