JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA-4-oktober-2026 Wujud kepedulian dan solidaritas kembali ditunjukkan keluarga besar Squad Nusantara (SN) PAC Bangsri. Ketua PAC Bangsri Anto Gayor bersama anggota dan Srikandi SN Bangsri mendatangi kediaman Mas Ucil, salah satu anggota SN Bangsri, untuk menyampaikan belasungkawa. Takziah tersebut dilakukan menyusul meninggalnya ayahanda Mas Ucil, Bapak Sa’di bin Alwi, warga Desa Wedelan, Botosari RT 02 RW 07, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Kedatangan jajaran SN Bangsri merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama anggota sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka. Anto Gayor bersama anggota dan Srikandi SN Bangsri turut mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Keluarga besar Squad Nusantara PAC Bangsri juga menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan.(Wely)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Anggota Babinsa Kelurahan Rajabasa, Pelda Merwansyah, bersama Babinkamtibmas dan aparat terkait lainnya bergerak cepat menangani insiden pohon tumbang yang menimpa pengendara sepeda motor di Jalan Soekarno-Hatta, RT 04/LK 01, Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Minggu (04/10/2026) sore. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.40 WIB. Pohon tumbang menutup jalur lintas Jalan Soekarno-Hatta dan menimpa sepeda motor yang dikendarai Abdul Gopur yang berboncengan dengan Tatik Trihandayani. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Bandar Lampung untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, satu unit sepeda motor milik korban mengalami kerusakan ringan. Mengetahui kejadian tersebut, Babinsa Rajabasa segera melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan Lurah, aparat terkait, serta Kepala Lingkungan dan RT setempat untuk menghubungi BPBD Kota Bandar Lampung. Tidak berselang lama, tim BPBD Kota Bandar Lampung tiba di lokasi kejadian. Proses evakuasi melibatkan Babinsa, Lurah, Kaling, RT, dan Linmas yang bahu-membahu membersihkan ranting serta pohon bersama tim BPBD. Pohon tumbang berhasil dievakuasi dan dipotong menggunakan empat mesin pemotong (senso) dari Tim BPBD dan Pol PP Kota Bandar Lampung yang mengerahkan satu regu berjumlah 10 orang. Turut hadir di lokasi kejadian, Camat Rajabasa, Babinsa, aparat terkait, Ketua Lingkungan, RT 04/LK 02, Linmas, serta Tim BPBD dan Pol PP Kota Bandar Lampung. Kegiatan monitoring dan evakuasi pohon tumbang telah selesai dilaksanakan dengan aman. Akses jalan lintas kembali normal dan dapat dilalui oleh pengendara. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Sebuah pemandangan heroik kembali terukir di tengah kepanikan warga. Di saat kobaran api dengan ganasnya melahap sebuah rumah, sosok Babinsa Kodim 0410/KBL tidak pernah mundur. Mereka adalah benteng terakhir yang berdiri di garis depan, memastikan tidak ada korban jiwa dan berjuang sekuat tenaga untuk meminimalisir kerugian. Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu, 4 Oktober 2026, tepat pukul 13.30 WIB. Lokasi kejadian di Jl. ZA Pagar Alam, Gang Upca, RT 04, LK II, Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, menjadi saksi bisu betapa cepatnya musibah datang. Rumah milik Bapak Asep Arisandi berubah menjadi lautan api dalam hitungan menit. Kronologis kejadian bermula ketika istri Bapak Asep sedang memasak di dapur menggunakan kompor portabel. Diduga kuat kompor tersebut mengalami kebocoran, yang kemudian memicu ledakan dahsyat. Suara ledakan itu disusul dengan semburan api yang dengan cepat menyambar barang-barang di sekitarnya, termasuk sebuah sepeda motor yang terparkir dekat dapur. Api yang terus membesar tak terbendung. Dengan waktu sekejap, si jago merah melalap seluruh bagian rumah. Kepanikan pun tak terhindarkan. Namun, di tengah kekacauan itu, Babinsa bersama aparat terkait dan seluruh elemen masyarakat langsung bergerak cepat. Mereka bahu-membahu, baik dalam upaya pemadaman awal maupun pengaturan evakuasi warga. Aksi sigap ini menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu ada untuk rakyat, dalam kondisi apapun. Pihak Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung yang menerjunkan 8 unit mobil pemadam akhirnya berhasil menjinakkan amukan api. Berkat kerja sama yang solid, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini (Personil: Nihil). Meskipun demikian, kerugian material tidak bisa dihindari. Seluruh rumah dilaporkan hangus terbakar, dan lima unit sepeda motor milik warga ludes menjadi besi tua. Di lokasi kejadian, hadir sejumlah pejabat penting untuk memastikan penanganan berjalan baik, di antaranya Camat Rajabasa, Lurah Rajabasa Nunyai, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Lingkungan/RT, Linmas, serta petugas Damkar KBL. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kebakaran ini diduga murni akibat kelalaian teknis pada kompor portabel. Babinsa di lokasi menghimbau kepada seluruh warga agar lebih berhati-hati dan rutin melakukan pengecekan peralatan rumah tangga, khususnya yang berhubungan dengan gas dan api. Kehadiran Babinsa di tengah musibah ini bukan sekadar tugas, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di saat warga kehilangan tempat bernaung, TNI hadir memberikan kekuatan, harapan, dan bantuan nyata. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 3 Oktober 2026 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara terus berupaya memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan melalui pengelolaan makanan yang dilaksanakan secara tertib dan teratur. Proses tersebut meliputi pengolahan, penyajian, hingga pendistribusian makanan kepada warga binaan. Kegiatan diawali dengan proses pengolahan makanan di dapur Rutan Kelas IIB Jepara. Petugas memastikan setiap tahapan pengolahan berjalan sesuai prosedur yang berlaku dengan memperhatikan kebersihan dan kerapian selama proses memasak. Setelah makanan selesai diolah, makanan kemudian disiapkan dan disajikan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditentukan. Petugas turut memastikan makanan dalam kondisi layak untuk didistribusikan sebelum diberikan kepada warga binaan. Selanjutnya, makanan didistribusikan kepada warga binaan di blok hunian secara tertib. Pendistribusian dilakukan sebagai bagian dari pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan selama menjalani masa pembinaan di Rutan Kelas IIB Jepara. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menyampaikan bahwa pengelolaan makanan merupakan salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan bagi warga binaan. “Kami berkomitmen memastikan proses pengolahan, penyajian, hingga pendistribusian makanan berjalan dengan tertib dan memperhatikan aspek kebersihan serta kelayakan. Hal ini merupakan bagian dari upaya kami dalam memberikan pelayanan yang baik kepada warga binaan,” ungkapnya. Melalui pelaksanaan pengelolaan makanan yang teratur, Rutan Kelas IIB Jepara terus berupaya memberikan pelayanan yang optimal sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang tertib, bersih, dan kondusif.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
AMUNTAI – BIDIK-KASUSNEWS.COM Perkembangan tanaman jagung di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, menjadi perhatian dalam kegiatan monitoring yang dilakukan jajaran Polsek Babirik, Minggu (4/10/2026). Monitoring tersebut dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WITA sebagai bagian dari pemantauan pertumbuhan tanaman jagung pada kuartal III. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi tanaman sekaligus perkembangan lahan pertanian yang dikelola kelompok tani setempat. Lahan yang dipantau merupakan milik Bahri sekaligus menjadi lahan Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia. Area pertanian tersebut memiliki luas sekitar 3 hektare dan ditanami jagung pakan. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung telah memasuki usia 75 hari setelah tanam (HST). Tanaman yang ditanam pada 21 Juli 2026 itu kini memiliki rata-rata tinggi sekitar 175 sentimeter. Untuk budidaya tersebut, petani menggunakan benih jagung varietas Bisi 18 dengan jumlah sekitar 75 kilogram atau 75 bungkus. Sementara untuk pemupukan digunakan NPK Mutiara 16.16.16 dan herbisida Basmilang. Dalam pengelolaannya, lahan masih dikerjakan secara manual tanpa menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Hingga pelaksanaan monitoring, tidak tercatat penggunaan pestisida pada tanaman tersebut. Jika pertumbuhan tanaman berjalan sesuai perkiraan, jagung di lahan seluas 3 hektare itu diproyeksikan memasuki masa panen pada 21 November 2026. Monitoring pertanian ini menjadi bagian dari upaya pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung di wilayah hukum Polsek Babirik, khususnya untuk mengetahui kondisi tanaman dan perkiraan hasil panen dari lahan yang dikelola masyarakat. Dengan usia tanaman yang telah mencapai 75 HST dan tinggi sekitar 175 sentimeter, perkembangan tanaman jagung di Desa Pinangkara selanjutnya masih akan dipantau hingga memasuki masa panen. (Agus)